TOPIK ISLAMI > Aqidah & Akhlaq

Fatwa Dr. Yusuf Qaradawi

<< < (5/9) > >>

aptx:
Karena sy tdk bermaksud memojokkan TS sehingga saya bertanya pada semua agar kesannya netral.

kaitoru:

--- Kutip dari: abu_ahmad syafiq pada Januari 29, 2008, 08:55:06 pm ---Itulah kelebihan bermanhaj salafy, tidak fanatik kepada satu 'ulama saja atau satu ustadz saja. yang menjadi patokan adalah benarnya hujjah yang dikeluarkannya.

--- Akhir Kutipan ---

lalu bagaimana akh abu menjelaskan ini (saya copast lagi) :


--- Kutip dari: kaitoru Ditulis pada: Januari 29, 2008, 10:15:12 am ---"Tidak boleh membaca kitab-kitab ahlu bid’ah maupun mendengarkan kaset-kaset mereka. Kecuali orang yang ingin membantah dan menjelaskan kerusakan mereka." (Lihat Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi, Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah, hal. 111, catatan kaki).

"Hingga siapa saja yang memuji, memuliakan, mengagungkan kitab-kitab mereka, atau memberi udzur (maaf) untuk mereka, maka samakan dia dengan mereka (ahlul bid’ah dan ahlu ahwa’), dan tidak ada kemuliaan bagi mereka semua." (Lihat Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi, Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah, hal. 133, catatan kaki).

"Hati-hati engkau terhadap kitab-kitab ini. Ini adalah kitab-kitab bid’ah dan sesat, berpeganglah kalian kepada atsar." (Lihat Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi, Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah, hal. 112, catatan kaki).
--- Akhir Kutipan ---

kabarnya yang di cetak tebal tsb diambil dari 'buku' karangan ulama salafi yang di rekomendasikan oleh ulama salafi Shalih bin Fauzan (ulama yg sering akh abu nukil disini)

yang bener yang mana nih akh abu yang antum bilang, atau yang cetak tebal?? (yang cetak tebal banyak beredar di internet makanya saya tanya akh abu kebenarannya, syapa tau di internet cuma fitnah doank)

saya juga penasaran dengan salafy tentang "label" dari Dr Qaradawi apakah beliau ulama atau ahlu bidah??  :D ,cuz banyak beredar di internet ulama yang salafy anggap sesat dan ahlu bid’ah antara lain; Hasan Al-Banna, Sayyid Quthb, Muhammad Quthb, Abul A’la Al-Maududi, Taqiyuddin An-Nabhani, Muhammad Al-Ghazali, Muhammad Surur, Hasan Turabi, Yusuf Qaradhawi, dan lain-lain.

bagaimana ini  :-??

abu_ahmad syafiq:
apa tujuan ana meukilkan fatwa Dr. Ysusf qardawi?
tujuan ana bahwa ulama mereka(yang mengaguminya) menyuruhnya untuk menegakkan syariat Islam pada dirinya sendiri sebelum menuntut penegakkan syariat Islam kepada penguasa. Dan ini kebanyakan tidak dihiraukan.

Ya, Dr. yusuf qaradawi ahlul bid'ah dan ana sendiri telah membacanya sendiri dalam kitab halal wal haram yang ana pnjem dari temen kuliah ana karena keperluan bikin makalah. Ana gak sanggup membac asampei selesai karena banyak sekali penyimpangannya.

si awam:

--- Kutip dari: abu_ahmad syafiq pada Januari 31, 2008, 01:15:10 pm ---Ya, Dr. yusuf qaradawi ahlul bid'ah dan ana sendiri telah membacanya sendiri dalam kitab halal wal haram yang ana pnjem dari temen kuliah ana karena keperluan bikin makalah. Ana gak sanggup membac asampei selesai karena banyak sekali penyimpangannya.

--- Akhir Kutipan ---

Hmm...jd menurut anda Dr Yusuf Qaradhawi itu ahlul bid'ah ya? hebat euy =D>
Kata2 beliau adalah ahlul bid'ah anda nukil dari siapa? atau itu murni pendapat anda sendiri?

lantas bgmn pendapat anda ttg kutipan di bawah ini?

--- Kutip ---Imam Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albany—ahli hadits terkemuka abad 20, yang dikatakan oleh Imam Asy-Syahid Abdullah ‘Azzam, bahwa saat ini tidak ada manusia di kolong langit ini yang lebih tahu tentang hasits dibandingkan Syaikh Al-Albany—berkata, “Saya diminta (Al-Qaradhawy) untuk meneliti riwayat hadits serta menjelaskan ke-shahih-an dan ke-dhaif-an hadits yang terdapat dalam bukunya (“Halal wal Haram”). Hal itu menunjukkan ia memiliki akhlak yang mulia dan pribadi yang baik. Saya mengetahui itu semua secara langsung. Setiap dia bertemu saya dalam satu kesempatan, ia akan selalu menanyakan kepada saya tentang hadits atau masalah fiqih. Dia melakukan itu agar ia mengetahui pendapat saya mengenai masalah itu dan ia dapat mengambil manfaat dari pendapat saya tersebut. Itu semua menunjukkan kerendahan hatinya yang sangat tinggi serta kesopanan dan adab yang tiada tara. Semoga Allah SWT mendatangkan manfaat dengan keberadaannya.” (Muhammad Nashiruddin Al-Albany, “Ghayatul Maram fi Takhrijil Hadits Halal wal Haram”)

sumber
--- Akhir Kutipan ---

abu_ahmad syafiq:
Syaikh Ibnu 'Utsaimin pernah ditanya tentang perkataan Yusuf Al Qaradhawi,
seandainya Allah menampakkan dirinya kepada manusia. Syaikh menjawab :
"Na'udzubillah! Wajib bagi dia untuk bertobat. Jika tidak, maka dia murtad
karena telah memposisikan makhluk lebih tinggi daripada Khaliq. Wajib baginya
untuk bertobat kepada Allah. Jika mau bertobat kepada Allah maka itu akan
diterima-Nya dan jika tidak maka wajib bagi pemerintah Muslim untuk memenggal
lehernya." (Dikutip dari suara Syaikh 'Utsaimin yang terekam dalam kaset)

Navigasi

[0] Indeks Pesan

[#] Halaman berikutnya

[*] Halaman sebelumnya

Ke versi lengkap