Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Topik - ^_^chusni@.maniez

Halaman: [1] 2 3 ... 6
1
Dear diary... / datar....
« pada: Februari 27, 2010, 05:21:42 pm »
kata suamiku
ketika aku mengeluhkan kata datar
dia bilang aku kurang syukur
dulu....
ketika aku iri pada si itu
yang nampak perfect
dan ada yang bilang, mungkin yang di rasakannya tak seperti yang ku lihat

pantaskah aku mengeluhkan?
setelah semua yang pernah ada dalam genggamanku ku dapatkan?
sampai aku hampir melupakan teman  teman yang selalu menghiburku ketika aku sedih
bukannya lupa
hanya saja banyak kesibukan yang membuatku jarang menyapa, sekalipun sekedar say hello

ntah kenapa
sepertinya semua de javu
aku pernah memimpikannya semua ini
impianku tercapai semua
dan sebentar lagi
mungkin cita - citaku.....yang lama terpendam

kadang aku merasa malu pada Tuhan
aku yang masih amburadul begini
mengapa begitu di sayang Nya?
bukan aku tak bersyukur
tapi aku takut terlena
sungguh............
kenapa beliau, atau si itu yang menurutku lebih baik dariku seperti di beri ujian yang lebih
kata suamiku
baik di hadapan manusia, belum tentu baik pula di hadapan Tuhan
sesungguhnya tak ada seorang pun manusia yang berhak menghakimi sesama manusia lainnya
ah ngawur...
itu kata suamiku sih....

syukur...syukur....syukur....
harus itu
gag boleh lupa sama temen  temen yang sudah banyak berbuat banyak buat ku
jadi kangen mereka
mbak , om, kak........hiks.....
 :(( :(( :(( :(( :(( :((

kok jadi lost komunikasi gini
bis kalau ku mau sms
takut di marahin istrinya
padahal pan, semua akhwat itu baik to ya
atau takut nganggu aktivitasnya
ya sud, cukup memantau dari FB nya
 ;D ;D ;D ;D ;D

2
Kuliner / Ajarin buat masakan sunda dunk?
« pada: November 28, 2008, 10:05:46 pm »
Emang beda masakan khas sunda ama jawa apa ya?
katanya kalau sunda pedes kalau jawa manis...

aku takut salah bumbu.....siapa yang bisa ngajarin online dunk?
plis

3
Freedom of Speech / Tantangan Jurit Malam Buat Dududngers
« pada: November 28, 2008, 08:03:38 am »
Sapa berani hayu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Idenya dari mas vian lho....aku cuma buat thread nya

4
Jodoh & Pernikahan / Masih Ada Dia Di Hatinya
« pada: November 25, 2008, 07:58:10 pm »
Assalamualaikum

Masalah klasik sebenarnya, bukan cemburu atau gimana - gimana. Mungkin cemburu tapi ya belum punya wewenang apapun.

Kadang, aku suka bertanya pada nya.

" Masih sayang ya sama teteh?"

" Ya begitulah...tapi juga sayang kamu "

Lagi bareng, ku tahu dia membuka inbox HP nya dan feeling wanita dari dia.

Bagaimana biar aku bisa cuek ya? Aku kadang merasa terluka, ntahlah rasa apa itu

5
Dear diary... / Akhirnya Inget paswordnya lagi
« pada: November 25, 2008, 07:44:26 pm »
Assalamualaikum....

Akhirnya setelah berusaha keras, mengotak atik...oalah aku pake pasword yang lain tho di ID ni
akhirnya inget lagi.....
alhamdulillah..minusku banyak amat ya?  ;D hmm.....ganti pasword dulu ah.....biar gak lupa lagi

6
Dear diary... / permohonan maaf untuk dudunger'S semuanya
« pada: Juni 10, 2008, 03:52:28 pm »
assalamualaykum all

karena beberapa alasan mungkin mingg - minggu terakhir ana OL
ada banyak yang harus nia lakukan di luar sana
banyak kekacauan yang nia buat di dalam kehidupan nia sendiri
tapi percayalah nia ga sebaik yang kalian atau mereka kira
ntuk semua yang pernah ku sakiti

kang dajjal, thanks tak pernah komplain bila aku mengaca boardmu
pak arif, ayah idaman, beruntung banget jadi thifal, makasih waktu di istiqlal itu ya?
mas tofan, kakak yang terbaik untukku meski tahu aku dari aib ku sampai baikku pasti selalu bilang tanya yang bersangkutan saja. aku kagum pada prinsipmu itu
mas david, makasih mas atas nasihat - nasihatnya
mas arta, hmm....masih tetap akan selalu menjadi masku yang paling baik
om dudung, makasih msih tetap di iznkan mengacau
kak ravi, makasih jga bat all
bang ritz, makasih dah di traktir 2 kali
kak luthi, met berjuang ya
da iam, selalu yang paling mengerti aku
uda salendra, undangannya ya?
kak sai, makasih untuk semuanya
kak himmura, thanks for all jua
kak ifen, makasih jg buat all
om faritz, terimakasih
aa riqi, makasih ya?
aa zeni , makasih juga ya?
kak kiki, makasih ya?
pak wied, saya gak secentil itu kali, makasih ya?
MAS AWAM, ntah apa yg harus ku ucapkan padamu..thanks semuanya
kak gerandd, ayo dukung tim futsal
om futa, sampaikn salamku padanya ;D
kak adi princ, masih yang menjadi mptivatorku
kak esthu, engkau masih punya janji padaku
deniikhwan, jangan melow2 banget, ente ikhwan lho
om imam, hmmm.....met berjuang ya om
mas aqim, aku blm tua masih 18 tahun
tante fera, makasih tan for all


mbak nda, nia sayang ko sm mbak
mbak ajeng, sis love u
nees, aku sng pnya temen kayak dirimu
calon akhwat, seharusnya jangan mengingatku
amie, semangat ya dek
phika, semangat ri
kak syifa , go go mujahadah.....
mbak ninis, keep smile ya
mbak ani, mbak tewwe, gak dapat ku sebutkan satu persatu
maafkan diriku

masa depanku msh sangat panjang untk sekedar mati muda
masa depanku msh terbentang luas
dan masih banyak hal yg ku lakukan

team futsal <= kayaknya gak bs meracau lagi deh bagai mask ke sarang penyamun
mas akim lebih pantas jadi  manager, ku semengati lewat doa aja ya?

yoa...aku hrs menjemput masa depanku yg sangat panjang
aku masih ingin menjadi akhwat sejati sesuai kapasitasku
meski tak seperfct mbak2 ku di sini

kalian sudah menjadi keluarga selama ini
bahkan tak ada yang ku cintai selain dudung.net dan dia yg menyayangiku
akan selalu di hatiku
sepanjang sisa umurku

semangat...semangat!!!! ;D

aku tak sebaik yg kalian kira percaya deh ;D

walaykumsalam


ps.hari ko dikantua ambo tatakan bana nyo,ya Allah ,

baban banyak ko alahmambuek ambo ndak kuek lai do.apolai baban nan

lain,ambo litak jo nan ado ko,ambo ingin iduik samo takah takah urang lain...

nampaknyo ambo harus pai maningga an kasadoalahnyo.,

maafkan ambo karano mambuek salah taruih,

maafkan ambo karano mambuek urang2 nan ambo sayangi kacewa,maafkan ambo



7
Silaturrahim / Dudungers Myqers kemari....
« pada: Juni 05, 2008, 05:07:00 pm »
assaamualaykum

akhir2 ini sering melihat ID2 yg tak asing bagi sayah
usut punya usut setelah di selediki dengan kaca pembesar ternyata sayah melihatnya di porum sebelah

nah bagi anda sekalin yang Dudungers juga myqers  jangan lupa ngabsen di sini

di dudung ID saya ^_^chusni@.maniez

di myq ID saya chusni@.maniez_dudung.net

semoga silaturahmi masih terjalin erat dengan sama - sama aktifnya di dua forum yang berbeda

dapat saling bertukar ilmu yang bermanfaat

walaykumsalam

8
Referensi Buku / setulus kasih mas!!!
« pada: Mei 31, 2008, 06:46:20 pm »
SETULUS KASIH MAS!!!

CHAPTER I
Agustus 2003

Pagi yang cerah, langit biru di hiasai arak – arakan awam putih. Mentari bersinar dengan lembutnya. Di depan cermin besar ruang kamarnya Ochie nampak tengah mengancingkan jilbabnya dengan peniti kecil. Berkali – kali ia membongkar dan memasang kembali jilbab putihnya. Dari mulutnya terdengar lagunya Hijjaz mengalun dengan fals. Lagu itu baru ia dengar dari Tape kakaknya beberapa waktu lalu.

Aduhai ptriku sayang
Malumu maghligai yang tak perlukan singgsana
Hingga ia berkuasa di salam diri dan agama…..
……………

Tiba – tiba ia menekuk wajahnya.
“ Arghhhh……susah amat sih pakai jilbab yang segiempat?” di letakan jilbab putih yang masih nampak baru itu. Lalu duduk di sisi pembaringan dengan mimic wajah di tekuk dua belas jari.
“ Ibuuuuuu………………Ochie pakai jilbab bergo aja ya? Susah nih pakai yang segiempat “ teriaknya, Belum selesai teriak, sang ibu sdah melongokkan kepalanya di pintu kamar.
“Jilbab bergo itu terkesan krang resmi, kurang rapi. Apalagi di pakai di lingkungan isntansi pemerintah seperti sekolah. Ayo dong belajar pakai jilbab segiempat biar bisa” Ibu mengambil jilbab yang terserak di atas kasur. Ibu sudah rapi jail dengan pakaian dinasnya dan jilbab warna ijo.
“ Sini ibu bantuin!” wajah manyun Ochie langsung bersinar cerah dan beranjak menuju depan cermin.
“ Bu, kira – kira teman – teman SMP ku ngeledekin nggak ya? Pasti pada heboh gitu! Secara aku kan trouble makernya SMP 1. Tapi trouble maker yang cerdas buktinya aku masuk sepuluh besar juara umum “ cerocos Ochie narsis.
“ Iya saking troublenya sampai ibu dan Bapak kelimpungan ngadepin protes ibu sama bapak guru “ timpal Bu Ning.
“ Tapi sekarang aku nggak akan bandel – bandel lagi Bu, aku kan dah pakai jilbab. Paling – paling ak Cuma manjat pohon sama main bola dan mancing belut di sawah. Masih boleh kan Bu?” Bu Ning tersenyum.
“ Emang Ochie nggak malu kalau masih main bola, masih main di sawah sama masih suka main panjat – panjatan ?”
“ Iih Ibu…kalau hal itu mah Ochie nggak bisa ngilangin…….”
“ Oh ya Bu…kata Mas Tofan kalau aku udah pakai jilbab aku di suruh masuk Rohis. Kata Mas, aku harus belajar jadi akhwat ¹. Kayak Mbak – Mbak temennya Mas Tofan itu lho Bu. Yang jilbabnya lebar, lemah lembut, baik hati sama suka pakai gamis. Tapi emang Ochie bisa ya Bu kayak gitu?”
“ Ya kan semua perlu belajar, nanti juga kalau Ochie sudah lebih dewasa akan ada perubahan “ Ochie tersenyum sambil tetep tegak duduk menunggu ibunya merapikan jilbab. Bu Ning tersenyum mendengar ocehan putrid bungsunya. Ochie memang tergolong tomboy dan hiperaktif.  Bahkan suer hiperaktif, kayak bola bekel yang nggak ada diamnya.
“ Nah udah rapi. Tuh kan Ochie lebih cantik pakai jilba segi emat di bading pakai jilbab bergo “
“ Makasih ya Bu “ Ibunya mengangguk. Ochie tersenyum manis.
“ Udah setengah tujuh, cepat sarapan! Ntar telat lho “ Ochie mengibas kan roknya. Dan kakinya di lebarkan.
“ Ibu pinter banget buat model roknya yang lebih lebar di bawah. Nggak sempit di pakai dan bisa buat di bawa lari – lari “
“ Ya ibu kan tahu apa yang terbaik untuk anak ibu yang cantik ini “ bersamaan dengan mereka kelar kamar, Tofan kakaknya Ochie juga keluar dari kamarnya. Hari ini hari pertama kuliah pasca masa orientasi mahasiswa baru.
“ Ceile…….adiknya Mas nggak kalah deh sama mbak – mbak yang biasa mangkal di Nurul Ulum “ godanya. Nurul Ulum adalah nama masjid kampsnya Unsoed. Universitas Jenderal Soedirman. Universitas yang di miliki kota satria, Purwokerto.
“ Iih….Mas bisa aja, tahun depan pasti Ochie bisa kayak Mbak – Mbak temennya Mas waktu di Rohis sama di Nurul Ulum “ jawab Ochie menahan malu. Dia memang merasa lebih anggun dengan memakai jilbab. Hidungnya mengembang.
“ Amien deh…moga- moga beneran jadi perempuan tulen “ Ochie merengut ke kakaknya.
“ Eh ayo, anak – anak ibu ndang ² sarapan! Ibu manggil Bapak dulu lagi di kolam belakang “ Tofan mendorong adiknya ke ruang makan. Sembari menggoda adiknya.
“ Awas kalau nanti jilbab Ochie berantakan oleh ulah Mas. Butuh waktu sejam nih buat bisa kayak gini “ancam Ochie.
“ Halah…paling ibu yang makein “ Ochie tersipu malu.
“ Iya sih “ Tofan menjulurkan lidahnya.  Tak berapa lama Bapak dan Ibu muncul beriringan dari pintu dapur. Bapak masih mengenakan kaos singlet dan sarung kotak – kotak merah kesayangannya. Bapak ke kantor jam delapan.
“ Bu…mana uang sakuku?” ibu membuka dompet dan mengangsurkan dua lembar uang ribuan.
“ Iih ibu, masa aku jajan seribu doang di sekolah? Ochie kan mau naik angkot! Nggak mau di anterin lagi. Belajar naik angkot biar nggak mabokan lagi! Kalo di anterin Mas dia pasti ngebut, terus jilbabku rusak deh sampai sekolah”
“ Yo wes, ni Bapak tambahin dua ribu lagi. Pas kan? Angkot anak sekolah kan Cuma limaratus, masih bisa jajan tiga ribu di sekolah. Martabak dapat enam “
“ Nah gini dong! Ibu jangan njemput aku juga ya! Soalnya nanti sore aku mulai ikut Rohis. Jadi pulang telat “ Ochie melirik jam dinding.
“ Aku berangkat dulu, udah siang” buru – buru ia memakai tas ranselnya. Dan bergantian mencium tangan Bapak, Ibu dan kakaknya. Dengan terburu – buru pula.
“ Assalamualaykum” sambil berlari ia langsung keluar dari rumah dan menyetop angkot di jalan depan rumahnya.
Tak sampai 15 menit ia sudah di depan gerbang SMA 1. Di dekat tugu depan Polres Banyumas. Di jalan Jendral Soedirman.
Yah…gerbang sekolah impiannya. Meski ia ingin di SMA 2 dengan system KBK nya namun SMA 1 tentu jauh lebih baik dari SMA 2. Dia bangga memandang gerbang SMA nya. Dulu Bapak di sini, begitu juga dengan Mas Tofan. Hanya ibu yang lulusan SPG yang sekarang menjadi SMA 5. Dia bertekad untuk dapat sehebat orangtuanya juga kakaknya .
                                                                                        ********
Oh ya, Ochie belum dikenali secara mendetail. Namanya Yoshiana Putri Djatmiko. Djatmiko di ambil dari nama belakang Bapaknya. Iman Djatmiko. Sedang Yoshiana di ambil dari kosa kata Jepang dialek Haka yang berarti matahari atau fajar. Tapi di rumah, di sekolah dan oleh teman – temannya biasa di panggil Ochie.
Gadis berusia 14 tahun. Seharusnya ia memang masih SMP. Namun karena ia di sekolah lebih cepat di banding kawan – kawan sebayanya jadilan ia sdah SMA. Usia 14 tahunnya genap nanti bulan Oktober.
Ochie dari SMP 1. SMP di sebelah timur alun – alun kota Purwokerto. Dia adalah gadis yang ceria, periang, tomboy, baik hati dan polos. Sedikit manja juga cerdas. Pantas bila ia manja karena ia anak bungsu. Kedua orangtuanya amat menyayanginya. Begitu juga dengan Tofan, kakak satu – satunya.
Ia masuk SMA 1 dengan bobot nilai tiga mata pelajaran yang di kali 5, 3, 3 dengan jumlah 104. Nilai matematikan di kali 5, Bahasa Indonenesia di kali 3 dan Bahasa Inggris di kalikan 3 juga dan akhirnya sampai pada nilai standar untuk di jadikan patokan masuk SMA 1. Jumlah minimal di SMA 1 adalah 90, 20 sedang SMA 2 adalah 89, 80. Tapi Bapak lebih mendukungnya masuk SMA 1 meskipun di SMA 2 sudah memakai system KBK sebagai percontohan nasional.
Tofan Ariefandi Djatmiko. Mahasiswa tingkat I Universitas Jendral Soedirman. Usianya baru menginjak angka 17 tahun 3 minggu lalu, bersamaan dengan saat pengumuman SPMB. Namun ia di terima di Unsoed dengan PMDK. Sebenarnya ia juga di terima di ITB lewat jalur SPMB namun ia lebih memilih di kota Purwokerto. Di dekat keluarganya.
Tofan, sejak SMA sudah aktif di kegiatan dakwah. Dia pernah menjabat sebagai wakil ketua Rohis SMA 1. Di ATSAR ( Ajang Temu Silaturahmi Antar Rohis Kab. Banyumas ) dia juga menjabat sebagai Sekretaris Umum. Belum lagi prestasinya di bidang akademik . Juara umum speech contest Karesidenan Banyumas dan Pekalongan. Juara Olympiade Komputer dan juara Umum SMA 1. Nilai matematikanya 10 di ujian akhir SMA. Saat SD, bila ia sedang di ajar biasanya bermain sendiri di kolong meja. Namun bila di panggil ke kelas enam untuk mengerjakan soal –soal matematika kelas enam ia lebih pintar daripada murid kelas enam.
Pak Iman Djatmiko, seorang Kepala Desa di lereng gunung Slamet. Di desa Baturaden. Seorang yang idealis , keras, bertanggungjawab dan tak kenal kompromi dengan yang namanya kebathilan. Seorang Bapak yang lembut namun juga keras. Suami yang baik. Pemimpin yang arif. Tak heran bila banyak yang segan dan menarh hormat kepadanya.
Bu Tuning Andayani. Seorang guru TK juga guru SD. Pagi hari sampai jam sepuluh beliau mengajar di TK Aisyah. Sedang jam sepuluh beliau mengajar kelas 2 SD di SDN Baturaden 02. Selain mengajar belia juga sebagai tim penggerak PKK kecamatan Baturaden. Sosok ibu yang baik bagi anak – anaknya juga seorang istri yang setia, nrimo ing pandhum. Sebagai pengajar Bu Ning, biasa di panggil juga seorang guru yang bijak dan sabar. Sedang sebagai abdi Negara beliau benar – benar mencurhakan segala kemampannya tanpa mengesampingkan keluarga.
Tipikal kelarga bahagia dan harmonis. Itulah madrasah tempat dimana di besarkannya Ochie dan Tofan. Di didik oleh dua orang yang hebat. Berada di dalam rumah yang mawadah .
Semoga keduanya dapat menjadi anak yang berbakti kepada orangtuanya, agamanya juga bangsanya.
                                                                                *******
Sampai di koridor kelas 1. A, Ochie masih terus mengemut permen lolipopnya. Kebiasan yang tak pernah bisa di hilangkan. Ochie dan Lolipop. Di dekat pohon beringin ia berpapasan dengan Andri, kawan SMP nya yang sama –sama pernah aktif di Pramuka dulu. Tapi Andri tak menyapanya meski sekilas memandangnya dengan dahi berkerut.
Tapi Ochie tetap cuek berjalan menyusuri koridor kelas 1. Kelasnya kelas 1. 5, berada di dekat Lab. Biologi. Di depan kelas 1. 3 ia melihat Ayu dan Ririn, teman SMP nya juga berbisik – bisik memandanginya.
“ Eh, kayak kenal deh? Mirip Si Ochie ya? Gaya jalannya, juga tuh ngemut lollipop. Persis Ochie, dia sekolah di sini juga kan? Pas MOS aku masih ketemu dia” bisik Ayu. Ririn menimpali.
“ Persis banget, coba nanti ku tanyakan sama Dimas yang sekelas “ Ochie tetap berlalu. Dia sedang malas berama tamah. Begitu sampai di depan kelasnya berpapasan dengan bel masuk. Ia berdiri sejenak di pintu dan mencari – cari bangku yang kosong. Di bangku nomor dua mepet tembok yang di isi oleh satu siswi berjilbab ia meletakkan tasnya tentu dengan seizing si empunya.
“ Aku boleh nggak duduk di sini?” si gadis berjilbab mengangguk sambil tersenyum. Ochie langsung duduk dan tak berapa lama guru Biologi yang jga wali kelasnya masuk. Beberapa pasang mata yang pernah mengenalnya nampak penasaran. Ochie mengelarkan buku pelajarannya. Dia lupa belum membeli LKS ( Lembar Kerja Siswa ) padahal Pak Budi menyurh murid – murid membuka LKS. Ia nampak kebingungan. Teman sebangkunya menengahkan LKS miliknya.
“ Kita barengan ya?” tawarnya sembari memberikan senyum yang manis. Ochie mengucapkan terimakasih. Gadis yang baik dan manis. Dia mengulurkan tangannya.
“ Kita belum kenalan. Namaku Ochie dari SMP 1 “ si gadis manis menyambut uluran tangan Ochie.
“ Fajrin, dari SMP 8 “ keduanya tersenyum. Ochie yakin, Fajrin pasti menjadi kawan yang baik. Dia memang gadis yang manis dan cantik, bisik Ochie dalam hati.
Bel istirahat berdentang. Ochie mengambil Lolipop di tasnnya. Dan mengemutnya . Tak lupa ia mengulurkan pada Fajrin namun gadis itu menampiknya.
“ Terimakasih, buat Ochie aja. “
“ Fajrin nggak ke kantin?” dia menggeleng.
“ Shaum ya?”
“ Insya Alloh “ Tiba – tiba serombongan anak kelas sebelah masuk ke kelas 1. 5.
“ Ini Ochie kan?” teriak Agung. Karib Ochie di SMP. Kawan – kawan akrab Ochie rata – rata cowok. Karena dia memang tomboy. Ochie nyengir.
“ Ini masih aku kok, emang aku punya kembaran apa?”
“ Hiy..emang kamu betah gitu pakai kerudung gitu? Nggak gerah gitu Chie?” Tanya Andrie. Ochie menggeleng.
“ Nggak…aku malah ngerasa nyaman  banget hari ini. Comfort “
“ Gak percaya deh,seorang Ochie si trouble maker pakai jilbab?” sambung Ayu.
“ Kata ibuku sama Masku, aku udah mulai beranjak dewasa. Bukan anak kecil lagi jadinya aku sudah wajib nutup aurat gitu “ jawab Ochie sambil mengerjapkan matanya.
“ Ah Ochie pasti nggak asyik lagi nih. Pasti nggak mau main bola lagi “ desah Agung.
“ Eh sapa bilang, aku masih boleh main bola kok Gung “ Agung tersenyum.
“ Besok sore pertandingan sama anak SMA 2 lho. Di lapangan SMA 2. Kami dateng kan?” Ochie mengangguk.
“ Pasti lah….aku dateng! Sumbangan buat taruhan berapa?”
“ Seperti biasa 10 ribu per anak. Nih mau ngider kelas nyari anak – anak buat narikin uang “ kali ini Andri yang menjawab.
“ Duh aku gak bawa uang segitu, besok aja di lapangan ya?” teman – temannya berlalu. Fajrin memandangnya, Ochie merasa.
“ Kenapa?”
“ Kamu taruhan ya?” tanyanya.
“ Nggak kok, itu buat beli minum sama buat bayar ke yang menang, Ntar pada ngumpulin uang. Biasanya minimal 100 ribu dari per kelompok. Emang sih nggak banyak tapi kalo menang kan gengsi bisa ngalahin sekolah lain. Kadang juga antar kelas. Mereka tadi temen – temenku waktu SMA “
“ Ochie….maaf ya kalau nanti aku di bilang menggurui. Tapi tetep aja itu mendekati taruhan. Udah kaya taruhan, haram hukumnya. Maaf ya?” Ochie mengerutkan dahi. Ia berfikir sebentar. Mungkin nanti akan bertanya ke Mas nya. Selama ini ia tak pernah kepikiran.
“ Oo gitu ya?” Ochie merasa senang bisa berteman dengan Fajrin.
“ Eh nama belakang kamu itu nama Bapakmu ya?” Ochie mengangguk.
“ Nama Bapakku Iman Djatmiko “ Fajrin nampak mengerutkan dahi.
“ Kayak nama Kepala Desa Baturaden “ Ochie tersenyum.
“ Kok tahu?”
“ Temannya Bapakku. Kebetulan sering ketemu di pendopo Si Panji terus ternyata teman SMA nya “
“ Oo…bapakmu namanya siapa?”
“ Cahyadi Marif “ Ochie terhenyak.
“ Itu nama Pak Dhe Yadi, Lurah Grendeng kan?” Fajrin mengangguk.
“ Ternyata Bapak kita berteman ya?” keduanya tersenyum.
“ Aku mau ikut Rohis hari ini. Ikut Rohis yuk!” ajak Fajrin. Ochie menepuk pipinya kegirangan.
“ Aku juga mau ikut Rohis…ntar bareng ya?” Ochie senang mendapat teman yang baik juga sama – sama ingin masuk Rohis. Dia merasa cocok dengan Fajrin. Padahal biasanya ia tak begitu bisa dekat dengan cewek. Karena nggak asyik! Ternyata Fajrin asyik dan nggak cerewet “
                                                                      ******

Note :
1.   Akhwat : sebutan untk wanita – wanita berjilbab lebar yang aktif di pengajian dan partai
2.   Ndang : cepat


nb. ini sebuah serial kelarga, moga2 nggak melow dan tanpa2 cinta2 an..novel teenleet gitu
nia pesembahin buat mas tofan, kak adi, mas david, mas vian, mas arta, uda salendra, om faritz, kak iam, mbak nda, teh irma, uni rima, teh dhinie, mbak dhinie, om serunting, kang dajal, kak luthi, aa ree Q kak zeni, ness, ria, calon akhwat, ami, om imam, pak arif dan thifa...dan dudunger yg nia sayangi. makasih dah sayang banget sama nia...jga buat om dudung dan bu herny
juga untk myqers senior yang banyak membantu nia : om syahril, om ipinz, om fera, om wahyu, uni ku, jga kakakku dan aa..makasih ya

ADA YG KELUPAAN: jg mbak ninis, teh dhiya, bang sholeh, mbak ajeng, jga ibu bapakku d syurga sana......

9
Dear diary... / met milad buat sahabatku
« pada: Mei 28, 2008, 07:58:10 pm »
besok

ya besok umurmu henep 20tahun

meskipn dirimu suka nyebelin

marah2 bahkan saat aku pinje kompimu gak di kasih dengan alasan qota overload

tapi dirimu ttep sahabatku yg baik

yg tiba2 saat kehausann membawakan minum

yg nganterin ke angkot kalaupulang kantor malam

yg tadi ngasi cuklat

yg suka salah tingkah kalau ke ruanganku

met milad ya....cepet dewasa...OK

jgn suka marah2 lagi
trs jangan pindah ya

ntar siapa yg mbantuin aku?

hiks,,,hiks

10
Freedom of Speech / bang sholeh online
« pada: Mei 26, 2008, 12:13:54 pm »
 :D :D :D :D :D :D

akhinya nungul juga


setelah menikah kagak nungul2

gimana hasil sama teh evia? dah isi blm?

adek kesayanganmu dah mau melahirkan lho


welcome back bang .....

11
Cerita Lucu / ada kembar siam online
« pada: Mei 24, 2008, 10:19:49 pm »
    47 Pengunjung, 3 Pengguna (1 Sembunyi)
Pengguna aktif dalam 15 menit terakhir:
arifrahman, arif budiman

12
Berita & Politik / sophan sofyan meninggal
« pada: Mei 21, 2008, 01:15:48 pm »
akhirnya

ku bilang begini

" afwan nia dah punya kakak terlalu banyak sampai nia bingung membagi kasih sayang "

nia gak bs lanjutin

nia shyok karena ternyata pak sofyan sophan beneran meninggal...kirain cuma becandaan  :(( :(( :((

belia tokoh yang nia kagumi di samping Ustad rahmat abdullah

13
Gaul dan gaya hidup Islami / dilema akhwat naik Ojek
« pada: Mei 21, 2008, 11:01:14 am »
maju mundr.....adanya cuman ojek
mau jalan jauh
angkot juga jauh
taxi mahal kantong gak kuat

ojek......gimana ya? :(( :((

14
Freedom of Speech / Adakan Kajian Muslimah Dudung yukkkkkkkkkk
« pada: Mei 18, 2008, 09:46:03 am »
Assalamualaykum

terinspirasi dari satu obrolan dengan seorang dudungers akhwat
selama ini acara sosial sudah berjalan
nah belum ada pengisian ruhani untuk para dudunger serta untuk ajang silaturahmi para akhwat

bagaimana kalau para akhwat di sekitar jakarta ngadain acara kajian muslimah. Ya nyontek - nyontek dikit sama forum lain sih.....

saya kira jumlah akhwat cukup banyak di jakarta dan sekitar...
semoga usul saya di tanggapi oleh para akhwat

no OOT please

walaykumsalam Wr. Wb

15
Silaturrahim / PENGUMUMAN ganti ID YM
« pada: Mei 15, 2008, 07:57:33 pm »
assalamualaykum all

tertanda sejak malam ini pukul 00.00 nia udah nggak pake ID yang kerudungkrem yang biasa nia pakai begitu juga ID lain - lainnya

tapi nia sudah ganti ID lain yang nanti nia kirim via PM

maaf karena semua YM nia itu suka numpuk2 di add contak dan buanyak banget
jadi mau di pilah2
kalo berasa di add jangan di kasih tahu siapa2

awas !!!!!!!! B-) B-) B-) ( berasa artis banget sih )

syukron pak momod....

wasalamualaykum

Halaman: [1] 2 3 ... 6