Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Topik - dinie_bgt

Halaman: [1] 2 3 ... 5
1
Cerita Lucu / SUAMI VS ISTRI
« pada: Mei 29, 2012, 03:26:44 pm »
Seperti biasa, copas dari forum sebelah.. Lumayan buat nyengir.. :D


Sepasang suami istri sedang berada dalam mobil, menyusuri jalan
dalam kota, dan saling mendiamkan karena beberapa menit lalu mereka
baru saja beradu argurmen.

Tak lama, mereka melewati sebuah areal
persawahan di mana banyak terapat kambing dan sapi yang sedang
merumput. Si Suami menunjuk ke kawanan kambing dan sapi itu sambil
berkata sinis kepada si Istri,”Saudara – saudara mu ya tuh?”
“Iya, jawab si Istri,”Saudara ipar.”   :D

2
Cerita Lucu / Kisah Si Udin dan ayamnya...
« pada: Mei 10, 2012, 06:17:05 pm »
Copas dari forum tetangga...



Alkisah, disuatu rumah dekat beranda RSJ, terdapatlah udin yg disuruh abahnya mengantarkan ayam.

Abah :”Din, anterin ayam pesenan mang Juned nih 50 ekor.. Ini alamatnye” (sambil ngasi kartu nama)

Udin :”Siap bos!”

Ayam-ayam itu diiket ke motor, 25 dikiri, 25 dikanan, Dijalan Udin jatoh. Ayamnya pada kabur, tapi Udin malah ketawa- ketawa. Warga yg melihatnya pun terheran- heran..

Warga :”Din, kenapa? Kok lo malah ketawa- ketawa?”

Udin :”Itu ayam mau pada kabur kemane coba…???… Kan alamatnya ada sama Gua...….  :D

3
Cerita Lucu / Einstein VS Mr. Bean
« pada: November 21, 2011, 05:06:00 pm »
Just for fun: Einstein ( E ) dan Mr. Bean ( B ) sedang dalam suatu penerbangan. Untuk mengisi waktu, Einstein mengajak Mr. Bean main tebak-tebakan.

E: jika kamu tidak bisa menjawab pertanyaanku, kau harus bayar $5. Bila aku yang tidak bisa jawab pertanyaanmu, aku bayar $500. Bagaimana?

B: okelah kalo beg..gitu!

E: berapa jarak bumi ke bulan?

Tanpa berpikir lama, Mr. Bean mengeluarkan dompet dan memberikan $5 kepada Einstein yg dg segera mengambilnya sambil tertawa kemenangan..

B: sekarang giliranku. Apa yang bila naik bukit menggunakan 3 kaki, kalo turun bukit pake 4 kaki?

Einstein berpikir keras. karena belum juga menemukan jawabannya, dia segera mengeluarkan laptopnya. Searching di google. Lalu mengontak kawan-kawan superjenius di klubnya.

Setelah satu jam belum juga terjawab, akhirnya Einstein menyerah. dan membayar $500 kepada Mr. Bean..

Mr. Bean hanya tersenyum kecil. Einstein rupanya masih penasaran.

E: ngomong-ngomong, apa yang bila naik bukit menggunakan 3 kaki dan jika turun bukit pake 4 kaki, Bean?

Tanpa bicara, Mr. Bean mengeluarkan dompetnya kembali dan menyerahkan kepada Einstein $5...! :s. :/. X_X.  =))



Copas dari forum tetangga (lagi) :D

4
Cerita Lucu / Ganti warna
« pada: November 21, 2011, 04:59:59 pm »
BREAKING NEWS: Pemerintah memutuskan utk mengganti warna tabung gas 3kg dgn warna kuning, kelabu, merah muda dan biru stlh mengingat lagu balonku, ada kemungkinan penyebab tabung gas 3kg gampang meledak krn warnanya hijau!!  :))
 

5
Cerita Lucu / Warisan FB
« pada: November 21, 2011, 04:45:20 pm »
Kakek : maya. Kakek sudah tidak kuat lg, kakek mohon kamu teruskan perkebunan kakek.

Maya : jangan bicara begitu kek (dalam hati, asiiiikkk dpt warisan).

Kakek : segala isi perkebunan, ternak, villa, traktor untuk kamu.. Tolong rawat baik2, jangan lupa disiram tiap hari tanaman kakek.

Maya : baikk kek, tenang saja.. Tapi dimana perkebunan kakek? Mayatidak pernah tahu kek..

Kakek : di facebook kakek, FARMVILLE cuk, nanti kakek kasi tau paswordnya.

Maya :’( :’(



Copas dari forum tetangga..  :D
Nanti perkebunan saya juga harus diwariskan ke anak cucu nich.. :))

6
Berita & Politik / Ditabrak Dua Kali, Bocah ini Bertahan Hidup
« pada: Oktober 21, 2011, 12:25:24 pm »
Individualisme yang "kebablasan...  :(



GUANGDONG - Ditabrak dan dibiarkan saja tanpa dibantu, tentunya menjadi pengalaman mengerikan. Hal ini dialami seorang balita di China, dirinya kini mencoba bertahan hidup.

Sebelumnya bocah bernama Yue Yue mengalami kecelakaan maut yang cukup mengerikan, saat ini balita tersebut berada dalam kondisi koma. Seorang sopir yang menabraknya balita malang ini akhirnya ditangkap polisi.

Yue Yue masih dalam kondisi koma saat pascakecelakaan maut menimpa dirinya di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, China. Setelah menjalani perawatan, gadis kecil ini sudah dapat bernapas dengan bantuan respirator, dirinya juga sudah dapat menggerakkan tangannya.

Dua orang sopir yang menabrak bocah malang ini pun berhasil ditangkap. Selain kedua orang itu, beberapa orang lainnya juga ditangkap karena mengabaikan nyawa bocah malang yang ditabrak mobil ini.  Demikian diberitakan Daily Mail, Rabu (19/10/2011).

Bocah ini akhirnya mendapatkan donasi dari beberapa orang di China. Salah seorang sopir bahkan dikabarkan menelpon ayah Yue Yue dan menawarkannya uang, sebelum akhirnya sopir itu ditangkap oleh polisi.

Hal serupa juga dilakukan oleh seorang kolektor di Foshan. Chen Xianmei memberikan donasinya, diikuti oleh beberapa perusahaan yang ada di kota tersebut.

"Yue Yue adalah anak yang manis, bila saya sedang berseteru dengan istri saya, dan istri saya menangis, Yue Yue akan menghampirinya dan menyuruhnya agar tidak menangis. Yue Yue juga selalu menghibur kami, saya hanya ingin putri saya terbangun lagi dan memanggil saya 'ayah'" ujar ayah Yue Yue pada wartawan.

Banyak warga China dikabarkan enggan untuk menolong seseorang yang sedang mengalami kesulitan. Mereka takut menjadi pihak yang disalahkan apabila mereka menolong seseorang.

Sementara insiden kecelakaan ini juga sudah menghebohkan media-media di dunia ini. Banyak juga yang mengecam warga China atas ketidakpekaannya dalam insiden ini.(rhs)


SUMBER: http://international.okezone.com/read/2011/10/19/413/517638/ditabrak-dua-kali-bocah-ini-bertahan-hidup

Ada videonya juga: http://www.facebook.com/video/video.php?v=2068706517880

7
Silaturrahim / Where is everybody???
« pada: September 23, 2011, 12:40:36 am »
Assalamu'alaikum... Halo, anybody's home?? temen2, om2, tante2, adik2, kakak2???

Kenapa ga ada orang sama sekali di sini...  :(( :(( :((




8
Cerita Lucu / Cinta Laura Beli Kucing
« pada: Mei 23, 2011, 03:15:50 pm »


Cinta Laura/CL : "Ada koucing anggora?"
Penjaga toko/PT : "Nggak ada mbak..."
CL: "Kalou koucing Perrsia?"
PT : "Ga ada juga mbak,"
CL : "Ooh my God....!" Gimana kl koucing kampoeng..?"
PT: "Di sini ga jual kucing mbaaaak...!"(sembari teriak)
CL: "Hey....!!! So....! Kenapa di depan kamu tulis "TOKO CAT??"   #:-S   :D


copas dari KORAN FESBUK

9
Cerita Lucu / Aku ganteng...
« pada: April 27, 2011, 03:28:25 pm »
Seorang pria sedang duduk dan curhat kepada temannya:

A: "Akhirnya aku putus sama sisil..."

B: "Lha kamu kenapa putus? Bukannya sudah pernah sepakat mau menikah?"

A: "Iya, tetapi batal."

B: "Kenapa?"

A: "Beda keyakinan..."

B: "Beda agama gitu?"

A: "Bukan, aku berkeyakinan bahwa aku ganteng, tapi si sisil tidak yakin..." 


COPAS lagi dari forum tetangga... :D
__________________

10
Telah terjadi kecelakaan pada rombongan anggota DPR , bis yang mereka tumpangi terperosok ke dalam sebuah lubang galian yang dalam dan curam.

bis terbalik di dasar galian, dan beberapa warga datang tapi bukannya menolong, tapi mereka malah mengambil cangkul dan mulai menimbun galian dengan tanah , hal ini menarik perhatian salah seorang wartawan dan mewancarai beberapa warga ,

Wartawan : kejadiannya bagaimana pak ? kok bisa bis masuk lubang galian malah di timbun tanah ?

Warga : lah , kan udah mati semua pak , langsung dikubur masal aja

Wartawan : yakin sudah mati semua neh ??? kok asal maen kubur aja

Warga : kayaknya tadi sih ada satu orang masih idup, teriak2 katanya masih idup, tapi namanya juga anggota DPR bang , omongannya mana bisa dipercaya ? yaa gw ama warga lainnya gak percaya tuh orang masih idup , tetep kita lanjutkan aja kubur tuh bis ama penumpangnya

Wartawan : ??????


itu yang tinggal satu orang ya si Juki , gw mau ikutan ngubur aaaah  :p


copas dari forum sebelah...




11
Artikel Pilihan / Ayah Renungkanlah... !!
« pada: November 11, 2010, 09:22:43 am »
Dapet dari Smart Parenting di facebook... Seperti curahan hati kebanyakan "desperate housewifes"...  :D


<Oleh : Ustd. M.Fauzil Adhim di copy dari notes seorang teman..
Ada pesanan member untuk men-share note ini via Inbox.. mengingat feedback di Page luar biasa..>

Bila malam sudah beranjak mendapati subuh, bangunlah sejenak. Lihatlah istri anda yang sedang terbaring letih menemani bayi anda. Tataplah wajahnya yang masih dipenuhi oleh gurat-gurat kepenatan karena seharian ini badannya tak menemukan kesempatan untuk istirah barang sekejap. Kalau saja tak ada air wudhu yang membasahi wajah itu setiap hari, barangkali sisa-sisa kecantikannya sudah tak ada lagi.

Sesudahnya, bayangkanlah tentang esok hari. Disaat anda sudah bisa merasakan betapa segar udara pagi, tubuh letih istri anda barangkali belum benar-benar menemukan kesegarannya. Sementara anak-anak sebentar lagi akan meminta perhatian bundanya, membisingkan telinganya dengan tangis serta membasahi pakaiannya dengan pipis tak habis-habis. Baru berganti pakaian, sudah dibasahi pipis lagi. Padahal tangan istri anda pula yang harus mencucinya.

Disaat seperti itu, apakah yang anda pikirkan tentang dia?

Masihkan anda memimpikan tentang seorang yang akan senantiasa berbicara lembut kepada anak-anaknya seperti kisah dari negeri dongeng sementara disaat yang sama anda menuntut dia untuk menjadi istri yang penuh perhatian, santun dalam berbicara, lulus dalam memilih setiap kata serta tulus dalam menjalani tugasnya sebagai istri, termasuk dalam menjalani apa yang sesungguhnya bukan kewajiban istri tetapi dianggap sebagai kewajibannya.

Sekali lagi, masihkan anda sampai hati mendambakan tentang seorang perempuan yang sempurna, yang selalu berlaku halus dan lembut? Tentu saja saya tidak tengah mengajak anda membiarkan istri membentak anak-anak dengan mata membelalak. Tidak. Saya hanya ingin mengajak anda melihat bahwa tatkala tubuhnya amat letih, sementara suami tak pernah menyapa jiwanya, maka amat wajar kalau ia tak sabar.

Begitu pula manakala matanya yang mengantuk tak kunjung memperoleh kesempatan untuk tidur nyenyak sejenak, maka ketegangan emosinya akan menanjak. Disaat itulah jarinya yang lentik bisa tiba-tiba membuat anak menjerit karena cubitannya yang bikin sakit.

Apa artinya? Benar, seorang istri shalihah memang tak boleh bermanja-manja secara kekanak-kanakan, apalagi sampai cengeng. Tetapi istri shalihah tetaplah manusia yang membutuhkan penerimaan. Ia juga butuh diakui, meski tak pernah meminta kepada anda.

Sementara gejolak-gejolak jiwa memenuhi dada, butuh telinga yang mau mendengar. Kalau kegelisahan jiwanya tak pernah menemukan muaranya berupa kesediaan utuk mendengar, atau ia tak pernah anda akui keberadaannya, maka jangan pernah menyalahkan siapa-siapa kecuali dirimu sendiri jika ia tiba-tiba meledak.

Jangankan istri anda yang suaminya tidak terlalu istimewa, istri Nabi pun pernah mengalami situasi-situasi yang penuh ledakan, meski yang membuatnya meledak-ledak bukan karena Nabi SAW tak mau mendengarkan melainkan semata karena dibakar api kecemburuan. Ketika itu, Nabi SAW hanya diam mengjadapi ‘Aisyah yang sedang cemburu seraya memintanya untuk mengganti mangkok yang dipecahkan.

Ketika menginginkan ibu anak-anak anda selalu lembut dalam mengasuh, maka bukan hanya nasehat yang perlu anda berikan. Ada yang lain. Ada kehangatan yang perlu anda berikan agar hatinya tidak dingin,apalagi beku, dalam menghadapu anak-anak setiap hari. Ada penerimaan yang perlu kita tunjukkan agar anak-anak itu tetap menemukan bundanya sebagai tempat untuk memperoleh kedamaian, cinta dan kasih sayang.

Ada ketulusan yang harus anda usapkan kepada perasaan dan pikirannya, agar ia masih tetap mememilki energi untuk tersenyum kepada anak-anak anda, sepenat apapun ia.

Ada lagi yang lain : PENGAKUAN. Meski ia tak pernah menuntut, tetapi mestikah anda menunggu sampai mukanya berkerut-kerut.

Karenanya, anda kembali ke bagian awal tulisan ini. Ketika perjalanan waktu melewati tengah malam, pandanglah istri anda yang terbaring letih itu, lalu pikirkanlah sejenak, tak adakah yang bisa anda lakukan sekedar mengucapkan terima kasih atau menyatakan sayang bisa dengan kata yang berbunga-bunga, bisa tanpa kata. Dan sungguh, lihatlah betapa banyak cara untuk menyatakannya. Tubuh yang letih itu, alangkah bersemangatnya jika di saat bangun nanti ada secangkir minuman hangat yang diseduh dengan dua sendok teh gula dan satu cangkir cinta.

Sampaikan kepadanya ketika matanya telah terbuka,“ada secangkir minuman hangat untuk istriku. Perlukah aku hantarkan intuk itu?“

Sulit melakukan ini? Ada cara lain yang bisa anda lakukan. Mungkin sekedar membantunya meyiapkan sarapan pagi untuk anak-anak, mungkin juga dengan tindakan-tindakan lain, asal tak salah niat kita. Kalau anda terlibat dengan pekerjaan di dapur, memandikan anak, atau menyuapi si mungil sebelum mengantarkannya ke TK, itu bukan karena gender-friendly; tetapi semata karena mencari ridha Allah, sebab selain niat ikhlas karena Allah, tak ada artinya apa yang anda lakukan.

Anda tidak akan mendapati amal-amal anda saat berjumpa dengan Allah di yaumil-qiyamah. Alaakullihal, apa yang ingin anda lakukan, terserah anda. Yang jelas, ada pengakuan untukknya, baik lewat ucapan terima kasih atau tindakan yang menunjukkan bahwa dialah yang terkasih. Semoga dengan kerelaan anda untuk menyatakan terima kasih, tak ada airmata duka yang menetes baginya, tak adal lagi istri yang berlari menelungkupkan wajah di atas bantal karena merasa tak didengar. Dan semoga pula dengan perhatian yang anda berikan lepadanya, kelak istri anda akan berkata tentang anda sebagaimana Bunda ‘Aisyah RA berucap tentang suaminya, Rasulullah SAW,”Ah, semua perilakunya menakjubkan bagiku”.

Sesudah engkau puas memandangi istrimu yang terbaring letih, sesudah engkau perhatikan gurat-gurat penat di wajahnya, maka biarkanlah ia sejenak untuk meneruskan istirahatnya. Hembusan udara dingin yang mungkin bisa mengusik tidurnya, tahanlah dengan sehelai selimut untuknya.

Hamparkanlah ke tubuh istrimu dengan kasih sayang dan cinta yang tak lekang oleh perubahan. Semoga engkau termasuk laki-laki yang mulia, sebab tidak memuliakan wanita kecuali laki-laki yang mulia.

Sesudahnya, kembalilah ke munajat dan tafakkurmu. Marilah anda ingat kembali ketika Rasulullah SAW berpesan tentang istri. “wahai manusia, sensungguhnya istri kalian mempunyai hak atas kalian sebagaimana kalian mempunyai hak atas mereka. Ketahuilah.”kata Rasulullah SAW melanjutkan.” kalian mengambil wanita itu sebagai amanah dari Allah, dan kalian halalkan kehormatan mereka dengan kitan Allah. Takutlah kepada Allah dalam mengurusi istri kalian. Aku wasiatkan atas kalian untuk selalu berbuat baik.”

Anda telah mengambil istri anda sebagai amanah dari Allah. Kelak anda harus melaporkan kepada Allah Ta’ala bagaimana anda menunaikan amanah dari-Nya. Apakah anda mengabaikannya sehingga guratan-guratan dengan cepat menggerogoti wajahnya, jauh awal dari usia yang sebenarnya? Ataukah, anda sempat tercatat selalu berbuat baik untuk istri.

12
Kuliner / Pisang bakar goreng kriuk kriuk...
« pada: Juli 28, 2010, 09:08:22 am »
Resep ini terinspirasi begitu saja..
Melihat pisang uli yg udah kelamaan alias hampir bonyok, sayang klo dibuang...
Bosen juga klo cuma dibikin pisang goreng biasa...

Bahan2:
Pisang uli yg sudang amat sangat matang sebanyak 3 buah
Terigu 4 sdm
Mentega 2 sdm
Garam 1 sdt
Gula 1/2 sdm
Coklat (bisa meses, coklat masak atau coklat topping/leleh)
Kulit lumpia yg beli jadi 10 lembar

Cara memasak:
Haluskan pisang, masukan terigu, mentega, gula dan garam lalu aduk rata...
Panaskan wajan anti lengket, beri sedikit margarin, panggang adonan sedikit demi sedikit samapai kecoklatan kedua bagiannya...
Potong adonan pisang yg sudah matang seukuran lumpia (sekitar 2x4 cm)...
Siapkan kulit lumpia, masukan potongan adonan pisang, tambahkan coklat lalu gulung...
Berhubung diriku ga suka telur, jadi aku menggunakan adonan terigu sebagai perekat kulit lumpianya...
Lakukan sampai adonan habis...
Panaskan minyak, goreng sebentar sampai kecoklatan dengan api kecil saja, karena amat sangat mudah gosong...
Angkat sajikan panas biar tetap garing...  :great:

13
Artikel Pilihan / MANDIKAN AKU MAMA....
« pada: Juli 13, 2010, 06:50:12 pm »
Copas dari fesbuk temen...
Cerita yg sangat mengharukan...  :((





Posted on Agustus 24, 2007 by Muhammad Yasrif

.....

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ”Why not the best,” katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.


Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ‘’selevel”; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah ”alif” dan huruf terakhir ”ya”, jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.

Setulusnya saya pernah bertanya, ”Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal? ” Dengan sigap Rani menjawab, ”Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!” Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak.

”Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.” Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ”memahami” orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.

Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ”malaikat kecilku”.

Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ”Alif ingin Bunda mandikan,” ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ”Bunda, mandikan aku!” kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ”Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.” Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.

Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.

Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ”Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,” ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ”Ini sudah takdir, ya kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan?” Saya diam saja.

Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ”Ini konsekuensi sebuah pilihan,” lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.


Tiba-tiba Rani berlutut. ”Aku ibunyaaa!” serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ”Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..” Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif.

Senja pun makin tua.


(copas from AYO KLIK SHARE's note)

14
Kuliner / Sandwich ala dinie_bgt
« pada: Februari 07, 2010, 09:58:47 pm »
Bahan2:

Roti tawar 4 lembar
Mentega secukupnya
Bawang putih 2 siung, cincang kasar
Bawang bombay 1/2, iris tipis
Sosis sapi / ayam 2 buah, belah 2 trus panggang dengan mentega
Kentang, potong memanjang trus goreng (french fries)
tomat, iris tipis
timun iris tipis
oregano secukupnya
lada hitam bubuk secukupnya
keju cheddar potong tipis atau parut kasar

Cara membuat:
1. Panaskan mentega, tumis bawang putih sampai layu trus masukkan oregano... Tumis sebentar aja...
2. Oles roti tawar dengan mentega, tambahkan tumisan bawang putih + oregano, tambahkan keju, tomat, timun, bwg bombay, sosis, kentang goreng, bubuhkan lada hitam...
3. Tumpuk dengan selembar roti lagi, kemudian panggang sebentar dengan teflon sampai roti menjadi berwarna kecoklatan... Ulangi step2 tsb di atas sampe bahan2nya abis...
4. Angkat, sajikan hangat....

Nyammie dech... Sandwich ala dinie_bgt dengan sedikit sentuhan itali thanks to oregano...  ;)

15
Puisi / My baby
« pada: Januari 23, 2010, 09:33:55 pm »
Pipi mbem nan menggoda..
Mata bulat yg ceria..
Langkah kaki mulai melangkah..
Celoteh lucu serta manja..
Tangis yg kdg menggema..

Sungguh hadirmu cinta..
Beri kesejukkan dalam jiwa..
Penghibur hati saat duka..
Pencipta suasana yg bahagia..



Halaman: [1] 2 3 ... 5