Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - laut

Halaman: [1] 2 3 ... 10
1
Fiqih Islam / HUKUM MELAFADZKAN N I A T
« pada: Desember 11, 2012, 10:13:24 pm »
Tulisan mendalam Ust. Muhammad Mu’afa tentang HUKUM MELAFADZKAN NIAT…smoga mencerahkan..  :)

http://abuhauramuafa.wordpress.com/tag/hukum-melafadzkan-niat/

Di dalamnya dijelaskan 11 argumentasi terpenting yang menunjukkan MUBAHNYA pelafalan niat…12 tanggapan beliau thd. sebagian kaum muslimin yang berpendapat bahwa melafalkan niat dalam ibadah adalah haram, bahkan bid’ah…tanggapan thd. pendapat yang mensunnahkan dan mewajibkan…DAFTAR NAMA PARA ULAMA YANG TIDAK MELARANG PELAFALAN NIAT..dan terakhir adalah pesan beliau ttg. penyikapan dalam adab/tata krama terhadap ikhtilaf ulama…

Berikut kutipannya...

"Melafalkan niat untuk melakukan ibadah hukumnya mubah bukan haram, wajib atau sunnah/mandub/mustahabb. Kemubahan ini  tidak  membedakan apakah ibadah tersebut ibadah Mahdhoh seperti shalat, puasa Wudhu, Mandi Junub, Tayamum,  Zakat, Haji, Umroh, berkurban, Kaffaroh,I’tikaf dll  ataukah Ghoiru Mahdhoh seperti berbakti kepada orangtua, shilaturrahim, membezuk orang sakit dll, juga tidak membedakan apakah ibadah tersebut manfaatnya juga dirasakan hamba yang lain seperti menghajikan orang lain ataukah tidak, juga tidak membedakan apakah ibadah tersebut dilakukan langsung setelah pelafalan ataukah ada jarak waktu.  Semuanya mubah selama lafadz niatnya tidak bertentangan dengan syara’, baik untuk kepentingan mengajari, menguatkan niat, menghilangkan was-was, menegaskan maksud, dan semua kepentingan yang syar’i.  Namun kemubahan ini adalah mubah dari segi pelafalan  itu sendiri, bukan menjadi syarat sah, sifat wajib, apalagi rukun niat. Jika niat dilafalkan, hendaknya tidak dilakukan terus menerus, dan mengucapkannya juga harus pelan jika dimungkinkan mengganggu ibadah orang lain. Jika pelafalan niat itu untuk selain ibadah seperti jual beli, ijaroh, wakalah, syirkah, nikah, talak, rujuk, sumpah, nadzar dan yang semisal, maka lebih jelas lagi kemubahannya."

2
Assalamu'alaikum...
Hadiiir  :)

Alhamdulillah, masih bisa masuk di dudung...  :cool:

3
Freedom of Speech / KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS
« pada: Februari 28, 2010, 09:30:55 pm »
(Oleh Dr.M. Anjad Khan)


Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di
Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.
Tugasnya,mencatat semua merk barang, makanan & obat-obatan.

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran,
bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM
Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui
berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut
dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam
bentuk matematis seperti E-904, E-141.

Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran
lalu menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang
dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan
jangan banyak tanya ...!

Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai
mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang
dia temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh
negara bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging
babi.

Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di
Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit.
Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan
dengan hwan lainnya. Namun, orang Eropa & Amerika berusaha menghindari
lemak-lemak itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi
tersebut ? Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin
pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.
Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka
pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji
cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata
berhasil.

Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan.
Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap
produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan
dari lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada
kemasan produknya. Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan
diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam,
maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi & domba. Meskipun begitu
lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai
syariat Islam.Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya
produsen menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan
mereka diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang
dicapai bisa mencapai miliaran dollar.

Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM,
sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E ? CODES,
E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional,
antara lain :
pasta gigi, permen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng,
buah2an kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis makanan
& obat2an lainnya.

Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk
memeriksa secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya
dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode
di bawah ini, positif mengandung lemak babi :
E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari'at Islam dan
juga memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.
Semoga manfaat,
M. Anjad Khan
Medical Research Institute United States
****************

Dear all ...
Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak ada
embel2 lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya
yakni bahwa "origin"nya adalah pork or varken (babi)
Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim
Groningen the Netherlands & ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk
mengecek content / ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan
dibeli. Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti
tawar. Karena itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg
istilah biological bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga
lebih mahal (1/2 blok roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg
emulsifier),yang pentingkan halal.
****************************

FYI ....
E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak
dari tulang babi.
E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak
tulang babi.
Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty
acid).

Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2
berikut :
Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll
Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk,
coffee cream, marshmallo, jelly, dsb.
Demikian sekilas info, semoga manfaat

http://www.facebook.com/notes/asmaul-husna/halal-hare-gene-gitu-lho-1/301478474842
http://www.facebook.com/notes/asmaul-husna/halal-hare-gene-gitu-lho-2/301555364842
http://www.facebook.com/notes/asmaul-husna/halal-haree-gene-gitu-lho-3/301573429842

Wallahu'alam bi shawab

lebih jelas -> http://www.facebook.com/note.php?created&&suggest&note_id=327377476104


semoga bermanfaat...

4
Tidak akan ada asap bila tidak ada api. Kalau benar pengucuran dana talangan (bail-out) Bank Century sebesar Rp 6,7 Triliun itu adalah keputusan yang benar, yang didasarkan pada pertimbangan yang benar, serta dilakukan untuk tujuan yang benar, mestinya tidak perlu terjadi kehebohan seperti yang sekarang ini tengah berlangsung. Fakta bahwa saat ini di DPR tengah menggelinding tuntutan adanya Pansus untuk menyelidiki skandal Bank Century disertai demo dan pernyataan para tokoh di mana-mana dengan tuntutan serupa bahkan tuntutan mundur kepada Wapres Budiono dan Menkeu Sri Mulyani, menunjukkan bahwa pasti ada sesuatu yang tidak beres dari keputusan pemberian dana talangan tadi. Sebelumnya, bahkan Jusuf Kalla, saat masih menjabat sebagai Wapres telah mengatakan, bahwa ini merupakan perampokan uang negara.

Ketidakberesan penanganan Bank Century sesungguhnya sudah berlangsung sejak awal proses merger. Menurut ahli hukum perbankan dan pasar modal, Sutito, SH. MH., memang sejak awal, yakni dimulai pada bulan Desember tahun 2004, Bank Indonesia (BI) terlalu memberikan berbagai kemudahan dan kelonggaran kepada Bank CIC, Bank Pikko dan Bank Danpac untuk melakukan merger. Bank Century ini ibarat layang-layang yang dibuat dari dua kerangka yang sudah keropos kemudian dijahit dengan benang yaitu Bank Danpac. Belakangan memang terbukti, dari hasil audit sementara BPK, ternyata merger ini diduga semata-mata adalah untuk menghindari penutupan Bank CIC dan Bank Pikko.

Kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Bank Indonesia tersebut antara lain berupa: (1) Asset dalam bentuk Surat-Surat Berharga yang semula dinyatakan macet oleh BI, kemudian dianggap lancar untuk memenuhi performa Capital Adequacy Ratio (CAR); (2) Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang dinyatakan tidak lulus fit and proper test tetap dipertahankan; (3) Pengurus Bank yaitu Komisaris dan Direksi bank ditunjuk tanpa melalui fit and proper test dan (4) laporan Keuangan Bank Pikko dan Bank CIC yang dijadikan dasar merger diberikan opini disclaimer oleh kantor akuntan publik, padahal jelas bahwa kedua bank ini bermasalah dari segi permodalan dan cash flow.

Sejak dilakukan merger ternyata Bank Indonesia tidak pernah bersikap tegas kepada bank hasil merger ini, padahal bank ini berkali-kali mengalami posisi CAR negatif, melakukan pelanggaran BMPK dan pelanggaran Posisi Devisa Neto. Buruknya performa dan kinerja Bank Century tersebut dimulai sejak dua bulan setelah merger atau sekitar bulan Februari 2005. Akan tetapi BI terus saja membiarkan keadaan tersebut dan tidak mengambil tindakan apapun terhadap kondisi tersebut.

Rekayasa lainnya terjadi pada bulan November 2008, dengan cara BI mengubah Peraturan Bank Indonesia (PBI) mengenai syarat pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dari semula CAR minimal 8% menjadi CAR positif. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memenuhi permintaan dari Bank Century yang mengajukan permohonan FPJP, sementara CAR Bank Century hanya dalam posisi positif 2,35% per September 2008. Padahal saat PBI diubah dan FPJP untuk Bank Century dicairkan, posisi CAR Bank Century sudah dalam keadaan negatif 3,53%. Hal ini berarti bahwa Bank Century seharusnya TIDAK layak untuk mendapatkan FPJP, akan tetapi Budiono, Gubernur BI pada saat itu terus saja memberikan FPJP.

Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy, melihat bahwa penetapan Bank Century sebagai Bank gagal berdampak sistemik oleh BI, semata-mata hanya didasarkan pada analisis yang bersifat psikologi pasar dan mengesampingkan analisi kuantitatif terhadap kondisi Bank Century. Sebab secara kuantitatif ternyata Bank Century semestinya langsung saja ditutup dan tidak berhak mendapatkan bail-out.

Ada peristiwa yang penting yang terjadi menyangkut mekanisme penetapan Bank Century sebagai Bank Gagal Berdampak Sistemik. Yakni rapat konsultasi Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) pertama yang dimulai pukul 23.00 WIB tanggal 20 November 2008 hingga pukul 04.00 WIB tanggal 21 November 2008. Peserta rapat menyatakan TIDAK SETUJU dengan analisis BI bahwa Bank Century adalah Bank Gagal Berdampak Sistemik.

Baru setelah rapat dilanjutkan pada tanggal 21 November 2008 pukul 04.25 WIB hingga pukul 06.00 WIB, yang dihadiri hanya oleh MENTERI KEUANGAN selaku ketua KSSK dan GUBERNUR BI selaku anggota, serta Sekretaris KSSK, rapat menyatakan bahwa Bank Century dalam status Bank Gagal Berdampak Sistemik. Hal ini berarti bahwa peranan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia pada waktu itu sangat vital, dimana dalam rapat sebelumnya yang berlangsung semalam suntuk, diubah begitu saja hanya dalam waktu 1,5 jam. Dan bisa dilihat betapa bagi kedua pejabat ini, Bank Century memiliki arti penting, sehingga mereka rela datang ke rapat pada waktu dini hari menjelang subuh.

Sebagai konsekwensi ditetapkan Bank Century menjadi Bank Gagal Berdampak Sistemik, maka diberikanlah kucuran dana untuk menstabilkan kondisi CAR Bank Century dari negatif 3,53% agar menjadi posistif 8%. Berdasarkan perhitungan, dana untuk menaikkan CAR tersebut agar positif 8% adalah hanya sebesar Rp 632 milliar. Akan tetapi dalam kenyataannya, dana yang dicairkan untuk “penyelamatan” Bank Century tersebut adalah sebesar Rp 6,76 triliun. Pertanyaan penting yang harus dijawab adalah, ke mana dana-dana tersebut digunakan, kepada siapa dana-dana tersebut dialirkan dan untuk keperluan apa dana-dana tersebut digunakan? Sementara ribuan nasabah kecil dari Bank Century ini terus melakukan protes karena uang mereka tidak kunjung kembali. Jadi kemana uang yang Rp 6,7 triliun itu?

Selama dalam masa pengawasan khusus sejak 6 November 2008, berdasarkan Peraturan BI No.6/9/PBI/2004, sebagaimana yang diubah dengan PBI No.7/38/PBI/2005, Bank Century dilarang untuk mencairkan penarikan dana dari rekening simpanan milik pihak terkait. Akan tetapi Bank Century dan BI serta LPS membiarkan saja penarikan yang dilakukan oleh beberapa pihak dalam jumlah besar, di antaranya juga dibekingi oleh petinggi kepolisian melalui surat kepada Bank Century.

Berdasar fakta-fakta di atas, Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan:

1.      Pengucuran dana talangan yang begitu besar jumlahnya kepada Bank Century yang dilakukan melalui mekanisme yang tidak wajar jelas merupakan sebuah kejahatan negara (state crime) yang dilakukan oleh pejabat negara demi keuntungan sekumpulan orang termasuk untuk kepentingan politik tertentu. Berbagai pelanggaran hukum dan upaya sistematis untuk menempatkan Bank Century sebagai Bank Gagal Berdampak Sistemik tersebut, secara sengaja dilakukan agar dapat menjadikan Bank Century ini sebagai pintu masuk dalam rangka merampok uang negara, melalui mekanisme bail-out. Inilah state corruption, satu jenis korupsi paling jahat karena korupsi ini justru dilakukan sendiri oleh (pejabat) negara. Kejahatan semacam ini jelas tidak boleh dibiarkan. Harus diusut tuntas, dan pelakunya harus dihukum setimpal.

2.      Dari segi paradigma ekonomi, pemberian bail-out kepada sektor swasta ini merupakan resep standar ala Washington Consensus, yang menjadi rumus standar bagi IMF dalam menyelesaikan permasalahan modal swasta, yaitu negara yang harus menanggung beban pembiayaan dan permodalan bagi sektor swasta yang bangkrut. Tentu saja pembiayaan ini pada akhirnya dibebankan kepada rakyat melalui pembayaran pajak. Inilah yang menyebabkan sistem ekonomi Kapitalisme terus dipertahankan oleh para pemilik modal dan penguasa, karena sangat menguntungkan mereka agar dapat terus hidup mewah melalui uang hasil “rampokan” perbankan yang sekarat.

3.      Maka, skandal Bank Century adalah bukti ke sekian kali dari rapuhnya sistem perbankan nasional yang berbasis ribawi dan birokrat yang berjiwa korup. Karena itu, skandal Bank Century ini justru seharusnya semakin meneguhkan keyakinan masyarakat akan kebobrokan sistem perbankan dan keuangan ribawi khususnya dan sistem ekonomi kapitalistik pada umumnya. Sebagai gantinya, masyarakat harus menuntut untuk tegaknya sistem ekonomi yang adil, yang bersumber dari Dzat Yang Maha Adil, itulah sistem ekonomi syariah.

4.      Skandal ini juga menjadi momentum pembuktian, bahwa sistem sekuler dan rezim korup yang tengah berkuasa memang tidak bisa dipercaya. Sebagai gantinya, harus tegak sistem Islam dengan penguasa yang amanah, karena hanya dengan cara itu saja Indonesia akan benar-benar bersih dari rezim yang korup tapi juga dari sistem yang korup. Itulah sistem Islam yang diterapkan secara kaffah oleh seorang Khalifah.

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia
Muhammad Ismail Yusanto

Hp: 0811119796 Email: Ismaily@telkom.net
Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine

5
Pernyataan HTI: “Kapal AS Terobos Perairan Natuna”

Nomor : 162/PU/E/06/09

PERNYATAAN
HIZBUT TAHRIR INDONESIA

“KAPAL AS TEROBOS PERAIRAN NATUNA”

Di tengah kesibukan pemerintah dan rakyat Indonesia menjelang Pilpres 2009, secara diam-diam kapal perang AS telah menerobos peraian sebelah utara Kabupaten Natuna, tepatnya di kawasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), antara perairan Pulau Laut dan Pulau Subi, Selasa (23/06/2009). Enam kapal milik negara adidaya itu, salah satunya kapal induk, dengan merek lambung USS Ronald Reagen berlayar di dekat perairan Indonesia.

Untuk apa dan ke mana tujuan Kapal Induk yang ditemani satu unit Kapal tangker dan empat kapal jenis Destroyernya melintasi alur laut Indonesia masih dalam tanda tanya besar. Setelah diawasi oleh Pesawat pengintai TNI-AL jenis Cassa selama tiga jam, iring-iringan kapal perang USA ini pun menjauh ke arah Utara perairan Natuna.

Peristiwa ini baru mencuat, setelah Koran Jawa Pos Group mengangkat kasus tersebut pada hari Kamis, 25 Juni 2009. Sehari kemudian, Jum’at (26/06/2009), Mabes TNI baru mengeluarkan pernyataan resmi mengenai peristiwa tersebut, sebagaimana yang dimuat dalam situs resmi Depkominfo RI. Dalam pernyataan persnya, Mabes TNI Angkatan Laut membenarkan pesawat patroli maritim TNI AL U-621 telah mendekteksi enam kapal perang AS di perairan Natuna. Menurut Kadispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (26/6), konvoi kapal perang AS itu saat melewati perairan ZEEI tidak melakukan pelanggaran karena berada di rezim freedom of navigation dan tidak perlu izin. Jika benar kapal-kapal tersebut tidak melanggar, mengapa harus digiring untuk menjauh ke arah utara perairan Natuna? Jika peristiwa ini merupakan peristiwa serius yang bisa mengancam wilayah Indonesia, mengapa baru tiga hari kemudian ada pernyataan resmi dari pihak terkait, itu pun setelah diangkat oleh media? Ataukah ada sesuatu yang lain?

Pada tanggal 24 Mei 2009 yang lalu, media massa telah memberitakan, bahwa USS Ronald Reagan dari Carrier Strike Group (CSG) 7 akan meninggalkan San Diego, 27 Mei 2009 untuk memulai penugasan rutin di wilayah Pasifik Bagian Barat. CSG 7 meliputi kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz USS Ronald Reagan (CVN 76), berikut Carrier Air Wing (CAW) 14, kapal penjelajah USS Chancellorsville (CG 62), dan kapal komando, skuadron perusak (COMDESRON) 7 terdiri dari kapal perusak USS Decatur (DDG 73), USS Howard (DDG 83), USS Grindley (DDG 101) dan frigate USS Thach (FFG 43), serta satuan Explosive Ordnance Disposal Mobile Unit (EODMU) 11. Sedangkan CAW 14 terdiri dari Strike Fighter Squadron (VFA) 22 “Redcocks”, VFA 25 “Fist of the Fleet”, VFA-113 “Stingers”, VFA-115 “Eagles” dan Airborne Early Warning Squadron (VAW) 113 “Black Eagles”, Tactical Electronic Warfare Squadron (VAQ) 139 “Cougars”, Carriers Logistics Support (VRC) 30 Detachment 1 “Hustlers”, Helicopters Anti Submarine Squadron (HS) 2 “Black Knights”. Bagi AS, penugasan ke luar negeri adalah bagian dari politik luar negeri, yang tak lain adalah politik penjajahan, baik langsung maupun tidak. Inilah yang harus diwaspadai.

Berkenaan dengan hal ini, Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan:

1. Memperingatkan pemerintah AS untuk tidak mengobok-obok wilayah Indonesia, dan menggunakan justifikasi konvensi Hukum Laut Internasional untuk kepentingan penjajahan AS, khususnya terhadap Indonesia. Jika itu tetap dilakukan, maka prinsip mutual respect (saling menghormati) sebagaimana yang dipidatokan oleh Obama hanyalah slogan belaka.

2. Peristiwa ini juga menunjukkan, bahwa apa yang sering digembar-gemborkan oleh para penguasa negeri ini mengenai komitmen mereka untuk menjaga keutuhan wilayah Indonesia itu nyatanya sangat rapuh. Jangankan untuk menghadapi kapal perang AS yang sangat canggih, menghentikan tindakan provokasi kapal Kepolisian Diraja Malaysia saja tidak bisa. Lalu di manakah tanggungjawab mereka dalam menjaga keutuhan wilayah negeri ini?

3. Peristiwa penerobosan kapal-kapal perang asing ke wilayah Indonesia membuktikan, bahwa memang tidak mudah untuk menjaga wilayah yang demikian luas, terlebih dengan dana dan peralatan yang serba seadanya. Karena itu, diperlukan kekuatan, kemampuan dan sarana yang mencukupi untuk bisa melakukan hal itu. Kekuatan itu akan bisa diraih bila umat Islam bersatu sehingga seluruh potensi negeri-negeri Muslim bisa dioptimalkan untuk menjaga kedaulatan wilayah dari negeri-negeri Muslim itu. Di sinilah relevansi dari gagasan syariah dan Khilafah, karena hanya Khilafahlah yang akan bisa menyatukan dunia Islam, dan menjadi negara adidaya sehingga mampu melindungi setiap jengkal wilayah negeri Muslim, termasuk Indonesia, dari intervensi negara penjajah. Oleh karena itu, sesungguhnya Indonesia membutuhkan Khilafah.

Jakarta, 30 Juni 2009/7 Rajab 1409 H

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia

Muhammad Ismail Yusanto

Hp: 0811119796 Email: Ismaily@telkom.net

6
Diumumkan bahwa ini merupakan tahun pelajaran yang terakhir dimamana siswi setingkat SMA dobolehkan memakai hijab di sekolah-sekolah Belgia. Selanjutnya, untuk tahun pelajaran 2009-2010 semua siswi dilarang mengenakan hijab.

Nuruddin ath-Thawil, asal Maroko, Dirjen Badan Eksekutif kaum Muslim, yang mengurusi komunitas Muslim di Belgia, mengatakan bahwa seorang perempuan yang menjadi Direktur Sekolah Menengah di kota "Antwerp" memutuskan untuk melarang para siswi Muslim memakai hijab di sekolahnya, mulai tahun pelajaran baru.

Ath-Tawil menambahkan dalam pernyataan pers bahwa ini yang terakhir para siswi diperbolehkan memakai hijab di sekolah ini. Ia mengusulkan kepada para siswi untuk berpartisipasi dalam melakukan protes terhadap keputusan ini.

Ath-Tawil meminta kepada masyarakat Muslim untuk mengadakan protes pada hari pertama tahun pelajaran, dan tidak mengirim anak-anak mereka ke sekolah." Begitu juga ia menyerukan untuk berdemonstrasi di awal September guna memprotes keputusan tersebut. Ia berkata: "Kami merasa bahwa perempuan Muslim adalah identitas ... ia merupakan pendidik generasi, sehingga apabila identitasnya hilang, maka akan hilang kaum Muslim bersamanya."

Flamz Blang, dari partai ekstrim kanan berpendapat bahwa ath-Tawil punya maksud lain di balik itu, yaitu “ancaman mendirikan sekolah Islam. Seharusnya ia sadar bahwa sampai kapanpun ini tidak kan pernah terjadi”.

Namun, ath-Tawil menyangkal bahwa dalam pernyataannya ke berbagai media ia mengatakan sebanarnya ia sangat mendukung diadakannya dialog. Sebagaimana ia menuntut dibukanya dialog dengan pihak sekolah yang bersangkutan, "meskipun para pejabat sekolah tidak membuka dialog dengan para siswi atau orang tua, sebelum membuat keputusan pelarangan pemakaian hijab tersebut."

Ini terjadi setelah hampir enam tahun sejak undang-undang di Perancis pada Desember 2003 menetapkan larangan pemakaian hijab untuk pakaian seragam perempuan Muslim di sekolah-sekolah dan institusi pemerintah, dengan alasan bahwa pemakaian hijab ini bertentangan dengan prinsip kebebasan bagi setiap individu, termasuk perempuan. (akhbaralaalam.net, 29/06/2009)

8
Cerita Lucu / Re:Tempat OOT!
« pada: Juli 02, 2009, 07:58:06 pm »
Alhamdulillaah.. dah dua bulan aku bergabung ma dudung.net, senang rasanya bisa nambah ilmu dan mengenal dudungers termasuk moderator.. buat semua maaf ya.. kalau pernah buat salah.. o ya, saya masih nggak enak ma mas Sai, sudah buat beliau bad mood ma saya.. Sai san e, maaf yach..

Mungkin sekitar dua bulan atau lebih aku nggak bisa gabung ma dudung coz sebagai mahasiswa aku harus KKN. Sekali lagi saya minta maaf buat semua kalau pernah buat salah..kesalahan apapun itu.

Besok dah brangkat insyaaAllaah...

Hontonigomennasai ne...

9
Obrolan Ummat / Re:HTI
« pada: Juli 02, 2009, 09:50:44 am »
Copas dari anak HT
Adi Victoria menulis pada 23 Juni 2009 jam 21:34
Hizbut tahrir itu NATO alias Not Action Talk Only, ini yang sering dituduhkan kepada jamaah dakwah yang satu ini. Pemahaman ini berawal dari pemahaman yanga sangat sempit akan arti ‘berwacana’ dan ‘hanya berwacana’. Seolah-olah yang berbuat itu hanya orang-orang atau kelompok yang masuk ke dalam parlemen saja.

Jika dikatakan bahwa Hizbut Tahrir itu berwacana itu benar, namun jika yang dimaksud adalah hanya berwacana maka itu adalah salah besar!!! Ana ulangi SALAH BESAR!!!. Kenapa? Bukankah aktivitas yang dilakukan oleh hizbut tahrir merupakan tindakan nyata akan firman Allah dalam surat Al Imron ayat 104 yang terjemahannya sebagai berikut :

“Hendaklah segolongan umat diantara kalian yang menyerukan kepada al khair (kebajikan) menyuruh dari yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung”

Bukankah yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir sekarang adalah sesuai dengan perintah yang ada di ayat itu???

Dalam ayat itu dapat kita fahami bahwa aktivitas sebuah jamaah dakwah ada 2, yakni : 1. Menyerukan kepada al khair atau islam 2. Melakukan aktifitas amar ma’ruf nahi munkar.

Nah, Hizbut Tahrir selama ini dalam berdakwah juga mengajak kepada al khair (islam) atau berupaya agar orang-orang yang tadinya belum islam akhirnya masuk ke dalam agama islam, dengan menanamkan aqidah yang benar. Banyak para agama lain yang telah menjadi muallaf, salah satunya adalah pada waktu acara KKI 12 Agustus 2007 yang lalu ada 200 orang Kristen yang telah menjadi muallaf, subhanallah, dan ana yakin, pasti banyak di tempat lain yang insha Allah juga seperti itu. Apalagi dengan eksisnya Hizbut tahrir di 40 negara, subhanallah…Allahu akbar.

Kemudian aktifitas amar ma’ruf nahi mungkar, Hizbut Tahrir memahami bahwa segala bentuk kemungkaran itu ada yang dilakukan oleh individu, kelompok, dan juga negara, nah karena faktanya demikian, maka menurut Hizbut Tahrir bahwa akan lebih efektif jika aktifitas amar ma’ruf nahi mungkar itu dilakukan oleh negara. Dalam hal ini adalah negara yang menerapkan hukum islam, tidak mungkin sebuah negara yang tidak menerapkan hukum islam akan melakukan sebuah aktifitas tersebut, yang notabene amar ma’ruf nahi mungkar itu hanya bisa dilakukan oleh negara yang menerapkan hukum islam. Dan ini bukan berarti Hizbut Tahrir mentiadakan amar ma’ruf nahi mungkar yang dilakukan oleh perindividu atau kelompok. Namun sekali lagi hizbut Tahrir melihat akan lebih efektif jika negara yang melakukan itu, karena tugas dari sebuah negara adalah dakwah dan jihad.

Kembali ke wacana. Bukankah setiap orang, partai juga berwacana ketika kampanye politik??? Bukankah ide perubahan yang ditawarkan masing parpol itu sebuah wacana??? Bukankah janji-janji manis para penguasa itu juga hasil dari sesuatu yang bernama wacana???

Sama dengan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir, ketika mengoreksi kebijakan-kebijakan para penguasa yang dzalim, bukankah Hizbut tahrir juga sekaligus menawarkan solusi yakni solusi dengan kembali ke syariat islam. Masih ingat kritik HT akan BBM?, UU Air, kasus Freeport, kasus blok Cepu, dll bukankah semuanya dikritik oleh hizbut tahrir sebagai bentuk kedzaliman kepada masyarakat kemudian menawarkan solusi alternatif satu-satunya yakni syariat islam, kenapa negeri yang mayoritas muslim ini tidak mau berhukum dengan hukum allah? Astaghfirullah…

Sesuatu dikatakan hanya berwacana tanpa melakukan aksi real itu adalah jika aktivitas mengkritik penguasa tanpa pernah menawarkan solusi atas kehancuran dan kerusakan yang terjadi. Tanpa siap dengan konsep perubahan yang diinginkan ketika menginginkan adanya sebuah perubahan, masih ingat kan saat reformasi??? Lihatlah! Seluruh komponen massa bergerak menuntut turunnya presiden Soeharto dengan menginginkan adanya perubahan yakni reformasi, tapi lihatlah ketika Soeharto turun tahta, apa orang-orang tersebut siap dengan konsep perubahannya? Jawabnya TIDAK!!! Lihatlah yang terjadi semakin terpuruknya kehidupan bangsa ini, na’udzubillah summa na’udzubillah…

Mungkin karena ketidakikutsertaan Hizbut Tahrir kedalam parlemen kemudian dikatakan bahwa Hizbut Tahrir itu NATO. Tidak ikut masuk kedalam parlemen bukan berarti HT mengharamkan parlemen atau pemilu seperti yang selama ini dituduhkan kepada hizbut Tahrir, itu tidak lain karena Hizbut Tahrir yakin bahwa parlemen atau pemilu bukan satu-satunya jalan menuju ke sebuah perubahan. Parlemen hanyalah salah satu sarana yang merupakan sebuah pilihan bukan keharusan.

Perubahan yang diinginkan oleh hizbut Tahrir adalah perubahan yang bersifat menyeluruh atau taghyir, bukan seperti islahiyyah atau perbaikan yang bersifat tidak menyeluruh. Aktivitas seperti itu sama dengan seperti tambal sulam, ibarat baju, baju yang sudah rusak kemudian di jahit sana sini agar rusaknya tidak terlihat, ini berarti malah memperpanjang usia baju yang telah lusuh itu. Sama ketika kita mengibaratkan sebuah system yang sudah terbukti rusak sejak dari lahirnya kemudian diperbaiki sana-sini ini berarti memperpanjang system tersebut.

Sudah saatnya kita kembali ke metode dakwah yang benar, metode dakwah yang telah digariskan oleh rasulullah SAW. Dakwah yang bersifat membangun pola berfikir dari berfikir dangkal menjadi barfikir cemerlang. Kecemerlangan berfikir yang akan menuntun kepada realitas kehidupan sehingga akan ditemukan obat yang manjur untuk setiap penyakit yang mendera kehidupan itu, yakni syariat islam di bawah naungan daulah al khilafah.

Wallahu’alam bis shawab.

Saudaramu,

10
Freedom of Speech / Re:Jika dunia satu mata uang
« pada: Juli 02, 2009, 08:29:54 am »
@ mas そら
InsyaAllah melihat cara ybs berargumentasi, maka dengan cara empiris pun mas tidak akan bisa menerima sistem dinar apalagi dengan cara normatif. Yang di kedepankan bukan lagi pemikiran rasional tetapi pemikiran emosional yang sangat meluap2. (Smg  Allah memberikan hidayah)

Satu tambahan, bahwa memang benar bhw kemungkinan volume ketersediaan emas tdk akan mencukupi seluruh transaksi dunia. Hal itu terjadi dlm sistem sekarang (Kapitalisme) yang didominasi transaksi sektor finansial dan menyebabkan nilai dan volume transaksi meluap2 jauh meninggalkan nilai riil perdagangan dan jasa.

Karena itu, dalam sistem konvensional emas tdk pula dapat menjadi solusi bahkan akan sangat membatasi transaksi ekonomi.

Dalam Islam tdk ada sektor finansial spt pasar modal, pasar komoditas berbasis portofolio, dan pasar uang, trmasuk perbankan, shg yg ada hanya transaksi riil. Krn itu emas yg sdh ada (blm trmasuk yg msh terpendam di perut bumi) sangat cukup untuk kebutuhan transaksi ekonomi.

Bayangkan, dari krisis kemaren saja nilai toxic paper di pasar modal thn 2008 mencapai 516 trilyun dollar AS sedangkan nilai out put dunia (PDB) sekitar 50 trilyun dollar. Nilai transaksi perdagangn jauh lebih kecil lg dr nilai PDB.

Kesimpulan, ibarat emas itu banyaknya sebesar bola dunia (bumi) maka tdk akan bisa memenuhi nafsu serakah manusia.
Wallahualam, ini saja yg bisa saya jelaskan.

11
Freedom of Speech / Re:Jika dunia satu mata uang
« pada: Juli 02, 2009, 08:16:41 am »


btw, cerita diatas merupakan hadits atau bualan?
jika harga bahan makanan utama tidak dijaga dan disesuaikan dengan daya beli, rakyat kelaparan bung.
Insya Allah hadits shahih bisa dilihat dalam riwayat Tirmidzi no. 1235, Imam Abu Daud no. 2994, Ibnu Majah no. 2191. Imam Ahmad no. 11381& 13545, ad-Darimi 2433. Mohon maaf kalau sebelumnya tidak dicantumkan dengan lengkap riwayatnya.
Insya Allah saya bukan orang yang senang membual.

Insya Allah rakyat tidak akan kelaparan, karena negara akan berperan aktif memenuhi kebutuhan masyarakat misalnya dengan melakukan operasi pasar seperti yang pernah dilakukan oleh Amirul Mukminin Umar bin Khaththab ra. Para pemimpin muslim seperti Umar bin Khaththab sampai rela berkeliling Madinah untuk memantau dan menjaga kehidupan rakyatnya.

Ini belum pernah saya alami dalam sistem demokrasi, padahal saya sudah tinggal cukup lama dalam sistem demokrasi. Atau Anda pernah mengalami dikunjungi pemimpin negara Anda, dan tetangga Anda yang fakir langsung dipanggulkan bahan makanan oleh pemimpin Anda?

Berat betul hidup dalam sistem kapitalisme-demokrasi seperti saat ini. Banyak rakyat kelaparan.

Kutip
Tidak ada nilai khayalan disitu selain khayalan anda sendiri. Uang kertas juga memiliki patokan nilai baik itu emas atau komoditi lain(ex: minyak, FER/AR, etc). Uang digital juga seperti itu.
Maaf saya katakan khayalan karena Anda tidak menyebutkan uang digital itu sandarannya/patokannya apa? Jika patokannya emas berarti Anda setuju dengan pengalihan sistem keuangan pada emas dan perak, dong?  :) Untuk tingkat kestabilan yang tinggi, saya rasa jawaban teman-teman yang lain di forum ini sudah cukup lengkap dibandingkan jawaban saya. hanya emas dan perak yang memiliki tingkat kestabilan tinggi. terima kasih atas postingan teman-teman.

Kutip
Tidak nol. Uang digital juga memiliki anchor currency yang dibasiskan pada emas atau komoditi lain. Jadi tidak nol. Dengan menganggapnya nol membuktikan bahwa anda tidak mengerti konsep uang itu sendiri.
Sudah terjawab, menurut saya.tambahannya sistem mata uang saat ini tidak riil didasarkan pada emas dan perak. banyak artikel yang membahas maslaah ini

Kutip
Eksploitasi. Dan jumlah yang diambil semakin lama semakin banyak. Anda mengira jumlah yang diambil dengan teknologi saat ini (dan akan datang) adalah sama dengan teknologi primitif?
Kita bicara fakta saja, bukankah sampai hari ini belum pernah terjadi keguncangan harga emas? Malah di pasar nasional saja harga emas terus meningkat, padahal eksplorasi emas sudah dilakukan dengan teknologi canggih, seperti di Papua oleh Freeport. Well, fakta sudah bicara. Ada baiknya mas survey harga emas di toko-toko dan di berbagai bursa komoditi.

Kutip
Baca ulang tulisan saya.
Saya menulis Variasi, bukan Volume.
what? sistem ekonomi anda tidak dapat membedakan harga 1 gram silicon dengan 1 gram processor? atau 1 barrel minyak mentah dengan 1 barrel avtur?
btw, volume juga jelas berbeda. Kecuali sistem ekonomi anda terlalu primitif untuk melihatnya, dan terlalu sombong untuk mengakuinya.
Dari kapsitas angkut alat transportasi saja sudah jauh berbeda.
Bukti otentik: Volume angkut MV Colombo Express jauh lebih besar dibanding kapal layar manapun.
Atau anda ingin membandingkan kapasitas angkut truk Volvo FL atau VN dengan unta?
Hmm, tidak perlu marah mas. saya juga jadi bingung siapa yang sombong, soalnya anda sendiri sering menggunakan istilah yang mendiskriditkan Islam itu sebagai primitif dan 'onta'. Ketika saya meyakini bahwa sistem ekonomi Islam mampu menjawab aneka transaksi modern yang bervariasi dan bervolume besar, itu karena saya meyakini Allah telah mendatangkan agama yang benar, maka saya ingin keimanan saya adalah pasti bukan lagi mungkin. Hal seperti itu, maksudnya variasi dan aneka volume transaksi bisnis sudah pernah terjadi di masa lampau. Kafilah dagang masa lalu ketika mengangkut barang dagangan bukan hanya pakai 1-2 ekor unta, tapi bisa sampai ratusan bahkan ribuan ekor. Dan pada masa itu volume emas dan perak yang beredar juga tidak sebanyak hari ini karena eksplorasi yang masih sederhana.

Jadi ketika di jaman modern transaksi bisnis itu bervariasi dan dalam volume besar, Allah pun beri kemampuan pada manusia untuk mengeksplorasi emas dan perak dalam jumlah yang besar pula lewat teknologi yang semakin canggih. Bukankah ini sunnatullah yang luar biasa?

Saya jadi teringat dengan kekhawatiran Malthus bahwa akan terjadi kelaparan dahsat karena laju pertumbuhan jumlah penduduk tidak diimbangi dengan pertambahan bahan makanan. ternyata itu tidak terjadi karena umat manusia mampu mengembangkan teknologi pertanian yang lebih baik lagi sehingga bahan pangan bisa dihasilkan dalam volume lebih besar dan lebih cepat.

Andaipun hari ini terjadi kelaparan tapi bukan sesuatu yang dahsyat seperti yang diramalkan Malthus, dan itu terjadi karena ketidakadilan sistem ekonomi saat ini yang berpihak pada kaum kaya saja, dan akibat penjajahan ekonomi besar-besaran oleh negara-negara maju.

Kutip
Negara islam AKAN? :))
Pernah dalam sejarah selama 13 abad dan AKAN TERWUJUD LAGI Insya Allah karena Allah dan RasulNya menjanjikannya bahwa hal ini akan terwujud. Bila mas penasaran untuk melihatnya maka beri kesempatan kepada sistem Khilafah dan syariat Islam menata negara ini. Insya Allah rasa penasaran mas akan terjawab secara langsung. Ini bukan sombong tapi keyakinan.

Kutip
Anda mengerti isi Bretton Woods system?
Atau anda hanya menulis sesuatu yang baru anda dengar secara tersamar 1-2 kali?
btw, sumber data? HT? :))
Alhamdulillah, saya paham sedikit (kalau saya bilang banyak nanti takut anda bilang sombong --   :). Wah mas, anda seperti orang yang baru berinternet saja. Banyak artikel di dunia maya ini yang membahas sistem Bretton Woods yang bisa diunduh. Kok Anda sepertinya takut atau benci pada HT? Kalau mereka berjuang untuk yang benar alhamdulillah, tapi kalo mereka berjuang untuk yang salah ya sama-sama diluruskan. Saya lebih takut bangsa ini amburadul karena tidak memakai ekonomi Islam dan sistem khilafah. Atau mas lebih suka kondisi negeri kita seperti ini; chaos? Jangan, mas

12
Freedom of Speech / Re:Jika dunia satu mata uang
« pada: Juli 02, 2009, 07:20:55 am »

:))
emas dalam bentuk apapun tetap menjadi komoditi
. Anda mendapatkan emas tanpa biaya?
:))
anda penyihir? atau?


aqidah...mungkin sama
......syariah....sepertinya beda. saya tidak sealiran dengan anda (dari gaya menulis anda sepertinya anda ht)
fakta? :))  =)) dibagian mana?

Senang rasanya bertemu dengan orang yang suka merendahkan orang lain, air beriak tanda tak dalam. Mohon maaf. Tentu saja emas akan dieksplorasi dengan biaya besar, itu pasti. Jangan khawatir biaya eksplorasi itu sudah disiapkan melalui pos pendapatan dalam negara Islam, tanpa membebani rakyat dengan pajak atau hutang luar negeri yang mengandung riba. Jadi bukan dengan sihir, mohon maaf saya bukan penggemar acara the master, kalau anda?

memang tidak dipungkiri dan Islam tidak melarang emas diperjualbelikan ataupun dijadikan perhiasan. Akan tetapi Negara Khilafah akan mengawasi terjadinya penimbunan emas dan perak dan akan ada sanksi untuk itu.

Saya pikir dalam masalah akidah tidak ada istilah "mungkin"  :)); contoh; mungkin beriman mungkin atheis, mungkin tuhan mungkin setan, mungkin pria mungkin wanita, mungkin tunggal mungkin tiga. Yang pasti-pasti aja, mas; iman atau tidak.

Saya juga baru tahu kalau akidah bisa dipisahkan dari syariah; pantas ada muslim yang suka menyiksa pembantu, suka korupsi, suka mencela saudaranya sendiri, suka merendahkan orang lain, suka mengecilkan agamanya sendiri. Itulah akibat tidak memakai syariah. Masya Allah.

Saya rasa sudah banyak orang yang berbicara soal dinar dan dirham, bukan saja HTI. nampaknya anda ketinggalan kereta, mas.

13
Freedom of Speech / Re:Jika dunia satu mata uang
« pada: Juli 02, 2009, 07:15:31 am »
dari sepanjang tulisan yang anda kutip saya punya pertanyaan :
1. apa yang dimaksud dengan uang emas?
2. mengapa hanya sistem negara khilafah yang bisa menerapkan hal itu? jelaskan!
1. Mata uang emas adalah mata uang berbasiskan emas; bisa berupa uang itu terbuat dari emas atau bentuk lain --kertas atau koin--
   tapi tetap berbasiskan emas.
2. karena hanya syariat Islam yang memiliki aturan utuh mengenai pengelolaan mata uang berbasikan emas. dan syariat Islam tidak
   akan bisa dijalankan tanpa institusi khilafah.

14
Aqidah & Akhlaq / Re:Kata-kata syirik yang tak disadari
« pada: Juni 26, 2009, 02:35:19 pm »
Seorang kenalan kepingin mempunyai anak, lalu dia ke makam seorang wali di kuningan utk berdo'a, dan berhasil mempunyai anak. Kemudian kenalan yg lain mengikutinya tetapi gagal ---------> syirikkah mereka ?



Salaam,

Berdoa di mana saja boleh, asalkan ditujukan kepada Allah dan yakin yang mengabulkan Allah. Ada tempat-tempat tertentu yang dibarakahi Allah dan itu disebut dalam nash, bukan berdasarkan pengalaman manusia. Berdoa di tempat yang tidak disebutkan dalam nash -- seperti kuburan -- apalagi meyakini tempat itu lebih utama dari yang lain, sudah merupakan khurafat/keyakinan yang tak berdasar. Dan jika meyakini bahwa kuburan itu yang mengabulkan doa, itu jatuh pada perbuatan syirik

Jika pun dikabulkan itu kehendak Allah. Tapi benar atau salah tidak ditentukan dari terkabul atau tidaknya sebuah doa. Bisa jadi ada orang meminta keburukan lalu dikabulkan Allah, bukan karena Ia ridlo tapi karena istidraj, memberikan kesempatan nikmat pada pelakunya untuk kemudian dibalas dengan azabNya.

15
Freedom of Speech / Re:Jika dunia satu mata uang
« pada: Juni 26, 2009, 02:21:31 pm »
Mohon maaf kalau ada tulisan2 saya yang nggak berkenan.

Qs.Az-Zumar 17-18

I Tesalonika 5:21

Saya persilahkan kepada para moderator tuk memberikan rep.negatif kalau saya melakukan kesalahan.
InsyaaAllaah saya terima dengan senang hati...

Halaman: [1] 2 3 ... 10