Komunitas DUDUNG.NET

TOPIK ISLAMI => Kajian Quran dan Hadits => Topik dimulai oleh: BINGUNG !!! pada Agustus 01, 2008, 11:18:15 pm

Judul: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: BINGUNG !!! pada Agustus 01, 2008, 11:18:15 pm
berhubung beberapa hari yg LaLu tgL 27 Rajab, yaitu peringatan hari isra' mi'raj...jd banak haL yg ingin sya tanyakan, d antara na :

1. maksud dari "naik k Langit k 7" d sini apa? apakah Langit emg bnar2 7 Lapis ato gmna?

2. menurut jumhur uLama, rasuLuLLah d isra' kan beserta jasad na, tdak hanya ruh na saja...tyuz mengendarai buroq yg konon kcepatan na sperti kcpatan cahaya, bahkan kata na mLebihi kcpatan cahaya...yg jd pertanaan, apa bisa suatu materi (jasad) bergerak sperti / mLebihi kcptan cahaya tanpa ada Lecet sdkit pun? spengetahuan sya, suatu benda jika bergerak sperti kcpatan cahaya, maka benda tsb akan hancur.

3. derajat hadis ini apa, "jika bukan karenamu wahai muhammad, maka ALLAH tidak akan menciptakan aLam smesta ini" ?


sbnar na msih ada Lagi, tp smentara itu dLu denk :D

tengkyu ;)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dewa pada Agustus 03, 2008, 01:24:06 pm
asslamualaikum. kebetulan pertanyaan qt sama. mengenai pertanyaan pertama,maaf ane jg ga' tau jawabannya. tapi mengenai pertanyaan kedua, menurut ceramah yg ane degar, memang rasululullah naik beserta jasadnya (justru di sini letak yg menguatkan  bahwa peristiwa ini bukan peristiwa biasa, sehingga dalam kecepatan yg seprti itu jasad tidak hancur). lebih dari itu, dalam peristiwa isra mi'ra ini, logika/akal kita tidak akan bisa sampai untuk mengkaji nya, hanya IMAN yg bisa menjawab, apa qt ragu? atau justru iman qt bertambah dengan adanya peristiwa ini.
pertanyaan ke 3 ane jg tidak paham (mohon maaf)

hanya ini yg bisa ane sharing,klu ada kekurangan mohon  di maafkan, karna yg tau kebenaran peristiwa ini hanya Allah dan rasulNya.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: BINGUNG !!! pada Agustus 09, 2008, 08:33:16 pm
apa mungkin perjaLanan rasuL mengaLami perubahan :

materi --> energy --> kmudian materi Lagi ?

 :-??
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: reSkyadi pada Agustus 10, 2008, 02:27:05 am
mau nambahin, dari kisah yg pernah ku baca,
menerangkan bahwa dibawakanya buroq oleh malaikat Jibril a.s turun ke bumi untuk dibawakannya kepada Nabi Muhammad saw (semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepadanya beserta keluarganya)
dikarenakan sebelumnya langit menghadap Allah swt dengan berkata :
"ya Allah, engkau telah mengabulkan permintaan orang yang tertimpa bahaya, apabila mereka berdoa kepada Engkau. aku tidak dapat menjawab soalan bumi oleh itu aku minta kepada-Mu ya Allah supaya Muhammad Engjau dinaikkan kepadaku (langit) sehingga aku menjadi mulia dengan kebagusannya dan berbangga."
lalu Allah swt mengabukan permintaan langit.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: reSkyadi pada Agustus 11, 2008, 10:40:25 am
kalo mau berteori mengenai kecepatan cahaya itu kayak mesin waktu kali yah :D
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: e91 pada Agustus 11, 2008, 08:09:33 pm
mungkin saya hanya mencoba menjawab pertanyaan no.3
klo ga salah derajat hadisnya palsu, Insya alloh lusa saya sampaikan agak terperinci Wallohu'alam
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 12, 2008, 11:26:39 am
1. maksud dari "naik k Langit k 7" d sini apa? apakah Langit emg bnar2 7 Lapis ato gmna?

naik atau miraj artinya keatas.
atas adalah lawannya bawah. sebagai bawah adalah matahari karena kita membicarakan di solar sistem ini.. kalau dianggap naik tetapi siang hari maka akan ke pusat jatuh / matahari sehingga namanya tetep turun.
sedang kan naik atau miraj adalah dan harus di malam hari, senhingga menjauh dari pusat gravitasi.

yang di maksud langit ada tujuh harus dirincci dulu.
arti langit biasanya adalah sama dan jamaknya samawat.
sedangkan keterangan sama adalah seperti bumi permisalannya.
bearti seperti bumi itu ada tujuh. makanya samawat 7. kata lainnya 7 langit.
apabenar seperti bumi itu ada tujuh?
kalau kita mempelajari tatasurya kita, nyatalah bahwa bahwa sesudah bumi itu ada tujuh planet.
dan satelit tidak dihitung

itu dulu ya...
saya ambil sedikit dari buku " al Qur'an : tanya jawab ilmiah "
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 12, 2008, 12:43:41 pm
1. maksud dari "naik k Langit k 7" d sini apa? apakah Langit emg bnar2 7 Lapis ato gmna?
naik atau miraj artinya keatas.
atas adalah lawannya bawah. sebagai bawah adalah matahari karena kita membicarakan di solar sistem ini.. kalau dianggap naik tetapi siang hari maka akan ke pusat jatuh / matahari sehingga namanya tetep turun.

ko harus menelaah Solar system? Mengapa tidak kearah sistem perjalanan Beliau?(khan yang menjadi masalah itu adalah masalah ruang dan waktu tersebut, bukan :) ). Pernah belajar tentang, Travel Time, Parallel Worlds(dunia paralel), Black Hole/Black White dan lubang cacing, ataupun semacamnya?
Jika pernah maka kita akan dapat mengetahui akan "pengendalian" ruang dan waktu...

Kutip

sedang kan naik atau miraj adalah dan harus di malam hari, senhingga menjauh dari pusat gravitasi.
Klo dulu memang kita menggunakan fisikanya Newton, namun jika kita harus menelaah masalah ruang dan waktu ada baiknya kita mempelajari Fisika Quantum, karena memang pelajaran itu yang agak "mampu" menjawab masalah ruang dan waktu.

Kutip
yang di maksud langit ada tujuh harus dirincci dulu.
arti langit biasanya adalah sama dan jamaknya samawat.
sedangkan keterangan sama adalah seperti bumi permisalannya.
bearti seperti bumi itu ada tujuh. makanya samawat 7. kata lainnya 7 langit.
apabenar seperti bumi itu ada tujuh?

Kutip
kalau kita mempelajari tatasurya kita, nyatalah bahwa bahwa sesudah bumi itu ada (2)tujuh planet.
Wew.. lalu Nebula, Galaxy, Super Cluster dikemanain ;))
(2) Bagaimana dengan benda2x yang berada di luar kuiper belt? Bukan berarti sesuatu yang sama itu dapat mewakili sesuatu yang serupa.. :) Bukan itu maksudnya

Kutip
dan satelit tidak dihitung
Ko bisa?

Afwan, bgt ana bukan mematahkan semangat ukhti, tapi gpp khan klo pernyataan ukhti ana testing :D Tenang aja, dulu banyak ko org2x berfikir demikian.. namun setelah kita mengetahui bahwa jagat raya itu luas maka.. langit ke 7 bisa berupa sesuatu yang lain dari lapisan2x yang dapat diserupakan.. misal dunia paralel dimana ada dunia lagi selain dunia seperti bumi yang ada di alam semesta lainnya(kira2x pernajabarannya begitu) lalu makna 7 dapat diartikan(pleh para penafsir) tidak terhingga... Berarti ada terdapat banyak alam semesta atau sesuatu yang kita belum tahu yang Allah menciptakannya dalam kuantitas yang luar biasaya banyaknya ataupun minimal 7 saja. :) Kira2x baru segitu yang saya tahu dari arti 7 langit tersebut :) 
Wallahu Alam :)

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 12, 2008, 12:53:29 pm
apa mungkin perjaLanan rasuL mengaLami perubahan :
materi --> energy --> kmudian materi Lagi ?
 :-??

Akhi tahu kan konsep pengiriman virtual, seperti email, telephone dan fax dll...(Dari data awal dikirim melalui sinyal listrik dan penerima mendapat data tersebut) Nah akhi pernah tahu ngak tentang teleportasi?(yang jelas belum pernah ditemukan alat tersebut di dunia ini untuk saat ini) Dimana suatu benda dapat diantarkan oleh sebuah mediator semacam gelombang2x listrik yang nanti alat penerima akan menerjemahkan sinyal tersebut kemudian me-re built objek yang dikirimkan, lalu Mengapa kita tidak memikirkan Bahwa Yang Maha Sempurna tidak dapat menciptakan hal tersebut dan mengapa kita tidak yakin jika alat yang dibuat oleh Tuhan Yang Maha Sempurna tersebut dapat jauh lebih hebat dari apa yang kita tahu?. Jadi ngak ada kata mustahil untuk pengendalian ruang dan waktu dalam konteks seperti ini, akuilah bahwa ilmu kita akan ilmu ruang dan waktu itu masih sangat minim :)

 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 12, 2008, 12:58:54 pm
kalo mau berteori mengenai kecepatan cahaya itu kayak mesin waktu kali yah :D
aku coba nanggapin ah :D
Kata einstein, jika kita bergerak pada kecepatan cahaya, maka kita akan menjadi abadi :-?? Jadi kita bisa simpulkan jika kita berkecepatan lebih dari kecepatan cahaya maka, kita akan mendapatkan waktu yang telah kita dapatkan sebelumnya. Artinya kita bisa kembali ke "masa lalu " namun, bagi saya, hal tersebut tidak akan menghentikan pergerakan waktu dimana kita hanya akan menunggu datangnya cahaya yang datangnya lebih lambat dari pergerakan kita lantaran kita bergerak lebih cepat dari cahaya :) (ngerti ngak?? pasti binun :D Afwan klo binun :D )
Konsep ruang waktu?? aku belum dapet :D
 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: reSkyadi pada Agustus 12, 2008, 04:19:00 pm
kubilang seperti mesin waktu disitu maksudnya
miraj kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: salendra_kms pada Agustus 12, 2008, 04:29:32 pm
klu dari yg apa pernah saya dapet coba baca lagi ayat tersebut di awali dengan kata "maha suci ALLAH" itu artinya tuk menyakini hal tersebut ya dengan iman bukan dg nalar manusia yg terbatas (wallahu'lam)  :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 12, 2008, 04:47:35 pm
klu dari yg apa pernah saya dapet coba baca lagi ayat tersebut di awali dengan kata "maha suci ALLAH" itu artinya tuk menyakini hal tersebut ya dengan iman bukan dg nalar manusia yg terbatas (wallahu'lam)  :)

Subhanallah... Insya Allah, bener tu akh :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 12, 2008, 04:49:56 pm
kubilang seperti mesin waktu disitu maksudnya
miraj kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.
Afwan. klo masalah kadar waktu itu setahu saya bukan masalah mesin waktu melainkan ruang dan waktu serta relatifitas...
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 13, 2008, 10:57:43 pm
bahwa perjalanan nabi pada waktu itu adalah satu malam ( 12 jam ) bukan satu hari,
dan tidak boleh lebih dari 12 jam karena menyalahi kata 1 malam ( isra’ ),  berangkat dan pulang max 12 jam.
dan nabi dalam keadaan sadar ( diberkahi sekelilingnya ) dan yg bergerak adalah jiwa dan raga. ruh dan jasad. terbukti dengan kata /ayat selanjutnya " KAMI  perlihatkan ayat-ayatKU "
jadi nabi harus bisa melihat dengan mata sendiri.
jarak yang ditempuh nabi sejalan sejauh 45 au. dan 1 au ( astonomical unit ) adalah 1 jarak matahari ke bumi. jadi nabi bergerak sejauh 2 x 45 au = 90 au.
tetapi bergeraknya nabi bukan karena kehebatan nabi atau keinginnan nabi, tetapi atas kehendak ALLAH. Maha suci ALLAH dapat diartikan Maha penggerak ALLAH.
perhitungan para ahli tentang sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit atau 1 au = 8 menit cahaya. 8 menit X 90 = 720 menit atau 12 jam.. karena nabi singgah di suatu tempat yg bernama masjidil Aqsha di Muntaha sebagai planet ke 7 di atas bumi. maka kecepatan gerak nabi harus lebih cepat dari gerak cahaya.
Makanya kalau nabi turun dan naik beberapa kali sambil menawar saya kurang yakin.
dan nabi tidak berubah dari materi ke immateri dan kembali ke materi lagi, karena itu menyalahi  perkataan nabi sendiri. kalau mengenai alat atau pesawat apa yg dipakai maka ilmu kita sekarang belum sanggup menganalisanya. yg jelas nabi mendahului  di zamannya.

setiap bintang yg di langit yg jumlahnya jutaan bahkan mungkin milyaran adalah matahari bagi 1 solar sistem mereka. setiap matahari mempunyai planet, dan sebagian planet bersatelit.
dimanapun planet yg ada maka ada daabahnya, ada kehidupan manusiannya. tetapi matahari dan satelitnya / bulan tidak ada kehidupannya.
itu yang dinamakan paralel.
jarak bintang / matahari lain terdekat diperhitungkan 4.3 tahun cahaya.  sebegitu jauhnya maka manusia dulu, kini dan nanti tidak akan sanggup menjangkaunya. makanya kita tidak dapat memperhitungkan. Termasuk nebula dan teman-temannya.
Yang dapat dijangkau atau dipelajari dan didatangi adalah planet-planet dalam solar sisitem matahari masing-masing. bila kita di bumi ardhi berarti cuma sekitar matahari kita, yaitu merkurius, venus bumi mars dst sampai pluto dan muntaha sbg planet terakhir.

cara belajar /  metode / manhaj dalam menyelesaikan masalah itu bagaimana?
Kalau saya caranya sbb. Misalnya langit ternyata aslinya sama dan langit jamak  samawat.. kemudian kata sama itu dicari dalam Al Qur’an. Nanti akan dapat beberapa ayat. Dari situ akan didapat pengertian yg pasti, dengan pengertian itu saya membandingkan dgn ayat ayat yg ada di alam , yg nyata bisa dilihat atau di bantu alat dpt dilihat. ( kecuali tentang yg ghaib dan abstrak )
Ternyata di dekat kata sama ada kata daabah, maka kemudian kata daabah dicari dalam Al Qur’an lagi maka akan didapat beberapa ayat. Dari situ akan didapat pengertian yg pasti, dan pengertian ini mudah didapat. ( krn apapun masalahnya kembalikan ke Al Qur’an ) begitupun dengan 7 ( tujuh ) langit.
Begitupun dengan buroq. / baroq, silahkan coba.

Mungkin ada cara belajar yg lain selain membaca hasil  tulisan orang.
Karena dokter baca Al qur’an maka dia akan menemukan ttg kedokteran. Begitupun ahli laut ia akan menemukan kelautan dari Al Qur’an,  juga ahli kulit, juga ahli astronomi, juga ahli kimia.. dan semuanya.
Siapa yang tahu cara belajar yg lain, mudah , universal dan praktis?

 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: reSkyadi pada Agustus 14, 2008, 09:01:08 am
subhanallah..

mantab dah!

add rep yant_138
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: reSkyadi pada Agustus 14, 2008, 09:01:26 am
subhanallah..

mantab dah!

add rep yant_138
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dark_elf pada Agustus 14, 2008, 09:23:35 am
^dobel postingan tuh
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 14, 2008, 02:21:30 pm
Subhanallah, Maha Suci Allah...
Boleh ku tanggapi khan ukht ;)

Kutip
bahwa perjalanan nabi pada waktu itu adalah satu malam ( 12 jam ) bukan satu hari,
dan tidak boleh lebih dari 12 jam karena menyalahi kata 1 malam ( isra’ ),  berangkat dan pulang max 12 jam.
Yakin 12 jam? Dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi?

Bia gimanapun, maafkan atas segala khilaf kami(atas satu hari tersebut).

Kutip
(1)jarak yang ditempuh nabi sejalan sejauh 45 au. dan 1 au ( astonomical unit ) adalah 1 jarak matahari ke bumi. jadi nabi bergerak sejauh 2 x 45 au = 90 au.
(2)tetapi bergeraknya nabi bukan karena kehebatan nabi atau keinginnan nabi, tetapi atas kehendak ALLAH. (3)Maha suci ALLAH dapat diartikan Maha penggerak ALLAH.
(1)Aduh2x... ini asumsi siapa Ukh, jika langit ke 7 di asumsikan dengan 90 AU atau sama dengan 12 jam, lalu bagaimana dengan awan nebula yang jaraknya 1000 Tahun cahaya galaksi yang lebarnya 100.000 tahun cahaya atau langit yang radiusnya diatas 10 Milyar tahun cahaya :-??
(2)Yup saya setuju :)
(3)Hati2x dalam penafsiran suatu ayat, afwan. Bukannya apa, namun cenderung berbahaya.

Kutip
perhitungan para ahli tentang sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit atau 1 au = 8 menit cahaya. 8 menit X 90 = 720 menit atau 12 jam.. karena nabi singgah di suatu tempat yg bernama masjidil Aqsha di Muntaha sebagai planet ke 7 di atas bumi. (2)maka kecepatan gerak nabi harus lebih cepat dari gerak cahaya.
(1) Berhati2xlah atas pernyataan itu.
(2)Berarti 45 AU itu terpatahkan, bukan lantaran 45 AU itu diukur dari kecepatan cahaya dikalikan lama waktu tempuh. Harus melebihi kecepatan cahaya? Ko harus, apakah dengan kecepatan yang sebegitu kencang sang Nabi tidak rusak kulitnya dengan berbagai medan yang dilewatinya termasuk Atmosfer? Mengapa harus mengorbankan pesawat yang kencang untuk mencapai Sidratul Muntaha? Mengapa kita tidak berfikir tentang pemuluran waktu dan teleportasi(pemindahan dari alam manusia ke Alam Ghaib(baca: Sidratul Muntaha))?. Dan pastinya akan merawat sang nabi dalam keaadaan ini. Dan perlu diketahui apakah dengan kita bisa menembus langit dan tiba ditempat sidratul muntaha yang dimaksud ukhti berarti kita sudah sampai ke sana? Bukankah Sidratul Muntaha, Syurga dll adalah sesuatu yang Ghaib? Hal ini bisa diartikan, sehebat apapun jangkauan kendaraan yang dapat ditempuh, sehingga kita mendapatkan satu tempat terjauh yang kita beri nama langit ke 7 maka sebenarnya kita ngak sampai ke langit ke 7 yang Allah maksud,lantaran langit ke 7 dan apa yang ada “didalamnya” adalah Hal yang Ghaib. Kita seharusnya mengetahui bahwa Alam ghaib jelas berbeda dengan Alam manusia, bukan berarti dari alam ghaib itu sendiri terdapat alam manusia, melainkan keadua alam tersebut berada “ditempat” terpisah. Bagaikan Alam jin, apakah dengan kita mengendarai sesutu ke suatu tempat berarti kita sudah berada di alam jin? Bukan begitukan yang kita maksud, yang jelas alam jin itu ada di “tempat” lainnya selain dari alam kita di waktu yang sama, bukan?. Maaf, ada bantahan? 

Kutip
Makanya kalau nabi turun dan naik beberapa kali sambil menawar saya kurang yakin.
Loh ko bisa? :-O apa karena terori 45 AU itu yang menyebabkan ukhti ngak percaya? Mengapa ukhti tidak mencari “jalan keluar” lainnya untuk menyempurnakan pernyataan ukhti?

Kutip
dan nabi tidak berubah dari materi ke immateri dan kembali ke materi lagi, karena itu menyalahi  perkataan nabi sendiri.
Siapa bilang? Apakah mungkin tidak terjadi, sedngkan dari alam manusia ke alam gaib di butuhkan alat peng-konvert-asi, sehingga beliau dapat Melihat Allah?. Subhanallah...

Kutip
kalau mengenai alat atau pesawat apa yg dipakai maka ilmu kita sekarang belum sanggup menganalisanya. yg jelas nabi mendahului  di zamannya.

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)

Kutip
setiap bintang yg di langit yg jumlahnya jutaan bahkan mungkin milyaran adalah matahari bagi 1 solar sistem mereka. (1)setiap matahari mempunyai planet, (2)dan sebagian planet bersatelit.
Jawab:
(1) Yakin? Sedangkan ilmuan masih meragukan bahwa setiap matahari memiliki Planet.
(2)Yakin?. Sedangkan planet itu sendiri tidak membutuhkan satelit, jadi, darimana kita bisa tahu di setiap planet terdapat satelitnya?. Lalu bagaimana dengan Venus dan Merkurius? Dan bagaimana kita bisa menelaah bahwa di solar sistem lainnya terdapat planet yang eksemuanya memiliki satelit?

Kutip
(1)dimanapun planet yg ada maka ada daabahnya, ada kehidupan manusiannya. tetapi matahari dan satelitnya / bulan tidak ada kehidupannya. (2)itu yang dinamakan paralel.
(2)Masya Allah, bagaimana bisa hal tersebut dikatakan pararel jika planet tersebut masih berada pada alam semesta yang sama?. Yang dimaksud paralel disitu maksudnya adalah ini (http://en.wikipedia.org/wiki/Parallel_universe_(fiction))
   yang dimana paragraf atas menjelaskan bahwa:
   “Parallel universe or alternative reality is a self-contained separate reality coexisting with our own.”

Kutip
jarak bintang / matahari lain terdekat diperhitungkan 4.3 tahun cahaya.  sebegitu jauhnya maka manusia dulu, kini dan nanti tidak akan sanggup menjangkaunya. makanya kita tidak dapat memperhitungkan. Termasuk nebula dan teman-temannya.
Jawab
(1)Maaf, sampai pada kalimat ini aku merasa binun, Apakah itu sudah melewati langit ke tujuh kah? Sedangkan batas langit pertama adalah langit yang tidak ada bintangnya (saya pernah mendapatkan info ini beberapa waktu lalu, dan saya lupa akan hadist nya) sedangkan langit ke tujuh yang Ukhti usut disini adalah jarak 45 AU atau sama dengan 6.732.000.000 Km  dan 4 tahun 4 bulan tersebut berharga 40.792.896.000.000 km jika demikian bintang tersebut berada sidratul muntaha? Sedangkan batas langit pertama ngak ada bintangnya. Dan, jika Sateli Voyager yang berada di Kuiper Belt(berada disekitar daerah pluto(kira2x 80-90AU) sudah berada di Sidratul Muntaha(karena jaraknya sebanding dengan 12 jam perjalanan cahaya tersebut), begitukah menurut ukhti? Jika demikian berarti setiap org yang berada sampai daerah tersebut maka sudah berada di Sidratul Muntaha? Bagaimana Dengan istilah Ghaib atas Allah dan Segala Apa yang di ghaib-kan-Nya?
(2) Maaf ukh, apa yang harus di perhitungkan :-?

Kutip
(1)Yang dapat dijangkau atau dipelajari dan didatangi adalah planet-planet dalam solar sisitem matahari masing-masing. bila kita di bumi ardhi berarti cuma sekitar matahari kita, yaitu merkurius, venus bumi mars dst sampai (3)pluto dan (2)muntaha sbg planet terakhir.
(1)Bagaimana Bisa,sedangkan bintang pertama aja kita g "kesampaian" ;))
Kutip
sebegitu jauhnya maka manusia dulu, kini dan nanti tidak akan sanggup menjangkaunya.
masih ingat kan dengan kata2x ini ;)
(2)Afwan, ana takut nanti org bisa salah kaprah akan ini. Bagaimana dengan istilah Ghaib bagi Sidratul Muntaha tersebut, apakah hanya segitu sempitkah langit ini? Bagaimana dengan bintang, Nebula, Galaksi dan Superclusters?
(3) Apakah pluto planet ukht? Sedangkan pluto disebut sebagai Dwarf Planet (http://en.wikipedia.org/wiki/Dwarf_planet)(planet kerdil(dan tidak di klasifikasikan sebagai planet) lalu bagaimana dengan Sedna (http://en.wikipedia.org/wiki/Sedna_(astronomical_object)) dan Quaoar (http://en.wikipedia.org/wiki/50000_Quaoar) jika diresmikan sebagai planet, apakah kita akan memaksakan kehendak jika langit ke 7 adalah salah satu diantara planet tersebut? :)

Kutip
cara belajar /  metode / manhaj dalam menyelesaikan masalah itu bagaimana?
Kalau saya caranya sbb. Misalnya langit ternyata aslinya sama dan langit jamak  samawat.. kemudian kata sama itu dicari dalam Al Qur’an. Nanti akan dapat beberapa ayat. Dari situ akan didapat pengertian yg pasti, dengan pengertian itu saya membandingkan dgn ayat ayat yg ada di alam , yg nyata bisa dilihat atau di bantu alat dpt dilihat. ( kecuali tentang yg ghaib dan abstrak )
Ngak bisa begitu, bukan artinya mirip berarti adalah hal tersebut, afwan. Misal mon*et makan pisang, lalu manusia makan nasi, bagimana jika mon*et makan nasi dan manusia makan pisang, apakah manusia adalah mon*et(lantaran memakan apa yang dimakan mon*et)? Ya ngak begitu bukan :)

Kutip
Karena dokter baca Al qur’an maka dia akan menemukan ttg kedokteran. Begitupun ahli laut ia akan menemukan kelautan dari Al Qur’an,  juga ahli kulit, juga ahli astronomi, juga ahli kimia.. dan semuanya.
Siapa yang tahu cara belajar yg lain, mudah , universal dan praktis?
Sip ;)

Sekali lagi saya tidak bermaksud untuk mematahkan semangat ukhti.. kita sama2x belajar ukh :)
Afwan.. sekali lagi,... jgn pernah trauma ya :) :D
Ana ngak bermaksud menjatuhkan ukhti.. plis deh.. jgn membenci saya... Plisss... :)
Semoga Allah Senantiasa Memberikan Keberkahan kepada kita Semua.. amiin.. aminn Ya Rabb
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Agustus 14, 2008, 04:08:42 pm
kalau kita mempelajari tatasurya kita, nyatalah bahwa bahwa sesudah bumi itu ada tujuh planet.
dan satelit tidak dihitung
afwan, agak mundur sebentar..
saya pengen tau, tujuh planet sesudah bumi tu apa aja ya?
sebutin dong..
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 14, 2008, 11:12:59 pm
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
dan planet-planet tersebut adalah konkrit bukan ghaib.
konkrit adalah nyata seperti kita dgn segala keadaannya. ghaib adalah ALLAH dan roh atau pada masa yg jauh dan tidak teranalisakan. adalagi sebutan tersembunyi atau abstrak untuk malaikat dan jin.
dan mengenai yg ghaib maka nabi juga rasul tidak ada yg tahu, yg tahu cuma ALLAH,

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)

jadi nabi sendiri tidak tahu yg ghaib. 6/59, 27/65, 11/49, 6/50, 7/188, 2/33, 34/14
malaikat juga tdk tahu yg ghaib, demikian juga dgn jin. Apakah Nabi melihat dzat ALLAH?
jawabnya tidak krn ALLAH selalu dlm keadaan ghaib. kalau begitu apa yg dilihat ?
Ayat-ayat KAMI. KAMI di ayat ini maksudnya daerah kekuasaan ALLAH / arsy yg sangat luas besar takterkira, yg tersusun dgn planet-planet dan bumi dengan sempurna. ( tentunya planet-planet ada mataharinya sebagai sumber sinar )

jadi pada waktu miraj, nabi menuju tempat yg nyata/konkrit, yaitu muntaha.
apaan muntaha?
muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.
di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi, disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. disitu ada jannah tetapi artinya taman atau kebun.
Disana juga ada kabah seperti di bumi, kabahnya dilingkungan masjidil aqsha, inilah yang dikunjungi nabi, selain diperlihatkan ayat-ayat tentang susunan tatasurya yg rapi dgn ukuran yg sesuai. Nabi betul betul kesana dengan jasad dan ruhnya, tanpa kematian. karena mati itu cuma 2x dan hidup juga 2x.

53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui.  ingat tdk melampaui berarti batas terakhir.
mungkin ada ilmuwan yg lain pendapat tapi mereka tdk dijamin benar. Kalau Nabi Muhammad Rasulullah dengan Al Qur'annya dijamin pasti haq ( logis, benar,benar benar )


2)Yakin?. Sedangkan planet itu sendiri tidak membutuhkan satelit, jadi, darimana kita bisa tahu di setiap planet terdapat satelitnya?. Lalu bagaimana dengan Venus dan Merkurius? Dan bagaimana kita bisa menelaah bahwa di solar sistem lainnya terdapat planet yang eksemuanya memiliki satelit?

2)dan sebagian planet bersatelit.  ( sebagian berarti ada yg punya 1, 2,dst dan ada yg tdk )
makanya tdk bisa melampauinya, Nabi tdk bisa dan itu sebagai patokannya.

memang isra miraj ini adalah ujian bagi keimanan, ilmu dan pengetahuan kita.
tetapi jawabannya juga sudah ada dlm Al Quran, dan boleh open book.

maaf apakah bahasa saya sulit dipahami?
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 15, 2008, 12:09:18 am
6/59, 27/65, 11/49, 6/50, 7/188, 2/33, 34/14 << What The means of this number?
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 15, 2008, 09:38:25 am
Kutip
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
Lalu bagaimana dengan asteroid yang mengelilingi matahari? Dan Elektron yang mengelilingi Proton? Apakah ini juga di sebut langit itu sendiri?
Ok lah jika menganggap bisa dipecah hingga 30.000 pecahan meteorit, berarti setidaknya.. terdapat 30.000 langit, demikiankah menurut ukhti?

Kutip
dan planet-planet tersebut adalah konkrit bukan ghaib.
konkrit adalah nyata seperti kita dgn segala keadaannya.
ghaib adalah ALLAH dan roh atau pada masa yg jauh dan tidak teranalisakan. adalagi sebutan tersembunyi atau abstrak untuk malaikat dan jin. dan mengenai yg ghaib maka nabi juga rasul tidak ada yg tahu, yg tahu cuma ALLAH,
(1)Masya Allah...
(2)Masa yang jauh khan.. jika masa yang dimaksud adalah waktu lalu bagaimana dengan 45 AU itu(yang menyatakan jarak :-? ) apakah juga di sebut ghaib?

Kutip
jawabnya tidak krn ALLAH selalu dlm keadaan ghaib. kalau begitu apa yg dilihat ?
Ayat-ayat KAMI. KAMI di ayat ini maksudnya daerah kekuasaan ALLAH / arsy yg sangat luas besar takterkira, yg tersusun dgn planet-planet dan bumi dengan sempurna. ( tentunya planet-planet ada mataharinya sebagai sumber sinar )
Darimana ukhti bisa mnyimpulkan hal ini? Apakah dari hadist?Terutama saya masih binun terhadap “planet2x” yang ukhti maksud. Afwan

Kutip
(1)jadi pada waktu miraj, nabi menuju tempat yg nyata/konkrit, yaitu muntaha.
apaan muntaha?

(2)muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.(3)di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi, disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. (4)disitu ada jannah tetapi artinya taman atau kebun.
Disana juga ada kabah seperti di bumi, (5)kabahnya dilingkungan masjidil aqsha, inilah yang dikunjungi nabi, selain diperlihatkan ayat-ayat tentang susunan tatasurya yg rapi dgn ukuran yg sesuai. (6)Nabi betul betul kesana dengan jasad dan ruhnya, tanpa kematian. karena mati itu cuma 2x dan hidup juga 2x.
(1)Yakin ukht? Hati2x lo dalam berpendapat, cobalah membuka rujukan.. Afwan :)
(2)Yakin ukht? Apakah ukhti akan menyangkal jika pernah ditemukan sebuah plenet yang jaraknya kira2x 15 miliyar km atau sebesar 100 AU?
(3) ummm :-? Saya mencoba pahami...
(4)Yakin kah ukhti akan pernyataan tersebut? Darimana “planet” tersebut memiliki pepohonan dan kebun? Sedangkan cahaya matahari tidak “sanggup” untuk menghangatkan permukaan “planet” yang berjarak 45 AU tersebut(sehingga dapat memungkinkan manusia(baca:nabi adam) untuk dapat tinggal ke sana).. jgnkan demikian... hmm... kita lihat aja jupiter yang jaraknya sekitar 5 AU, ukhti tahu berapa suhu permukaannya? Suhu rata2x permukaan jupiter adalah sekitar 165 K, sedangkan bumi 287 K.. mungkinkah pepohonan dapat berfoto sintesis di planet “nyata”(tidak ghaib :whistle: ) yang jaraknya 45 AU itu? Mungkinkah :-?? atau mungkin planet tersebut dulunya pernah mendekat ke matahari? Jika demikian, bagaimana dengan teknologi atmosfernya, oksigennya, nitrogennya(yang jelas untuk bernafas) dll... dan bagaimana nabi adam dan siti hawa dapat melihat syait*n di planet yang ukhti anggap syurga tersebut?.
(5)Yakin? Sedangkan Al Aqsha itu ada di palestina(bumi(earth)), jika itu memng benar, maka adakah bukti atau hadist yang menjelaskan ayat tersebut?
(6)saya kira semuanya yang membaca thread ini sepakat bahwa memang Rasul tidak mengalami kematian, atau mungkin ukhti berfikir bahwa teleportasi dan konvertasi antara sesuatu yang nyata menjadi ghaib adalah proses kematian? Wew...

Kutip
53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan (1)melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan (2)Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui.  (3)ingat tdk melampaui berarti batas terakhir.
(4)mungkin ada ilmuwan yg lain pendapat tapi mereka tdk dijamin benar. Kalau Nabi (5)Muhammad Rasulullah dengan Al Qur'annya dijamin pasti haq ( logis, benar,benar benar ) 
(1)Yakin? Apa bahasa arabnya Solar System? Sekali lagi afwan ukh.. hati2x... bgt dalam masalah penelaahan suatu keadaan... apalagi menyangkut masalah Rasulullah.. Afwan..
(2)saya meyakininya ko... ;)
(3)Ukhti meyakini bahwa jarak yang rasul lihat pada jarak 45 AU tersebut adalah daerah terjauh? Bagaimana bisa? Sedangkan masih banyak objek2x langit yang diatas nilai 45 AU tersebut. Lalu bagaimana dengan sedna(jaraknya 100AU ) aja deh...
(4)Yup... namun apakah kita harus membantah apa yang telah di telaah oleh seorg ilmuan dengan memaksakan diri untuk meruntuhkannya? Mengapa tidak dengan ayat lain saja? Mengapa hanya berpatokan dengan satu ayat saja?
(5)Saya rasa kita semua ngak menyangkalnya, namun jika harus membawa alam semesta.. saya lebih baik cari ayat lain yang bisa mencocokkan, misal, tentang gugusan bintang:
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), (Al Hijr:16)
Afwan.. Afwan.. Afwan...

Kutip
(1)dan sebagian planet bersatelit.  ( sebagian berarti ada yg punya 1, 2,dst dan ada yg tdk )
makanya tdk bisa melampauinya, Nabi tdk bisa dan itu sebagai patokannya.
(1) Baiklah saya maklumi :)
(2)Masya Allah... bagaimana dengan ini:
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.(ArRahman:33)

Kutip
(1)memang isra miraj ini adalah ujian bagi keimanan, ilmu dan pengetahuan kita.
tetapi jawabannya juga sudah ada dlm Al Quran, dan boleh open book.
(1) Namun ngak memaksakan suatu pendapat khan ukh.. lantaran AlQuran itu luas :)
Afwan.. Afwan.. Afwan :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Agustus 15, 2008, 04:53:17 pm
afwan, agak mundur sebentar..
saya pengen tau, tujuh planet sesudah bumi tu apa aja ya?
sebutin dong..
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
kalo ga termasuk bumi berarti ada 8 planet (termasuk pluto) + 1 muntaha
jadi bilangan 7-nya berasal dari mana ya?
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 16, 2008, 12:31:58 am
17/1 AL ISRA AYAT1...... linuriyahu minaayatinaa....
          Untuk KAMI perlihatkan kepada dia sebagian dari ayat-ayat KAMIi.
53/18 laqhod roaayati robbihilkubro
         sungguh betul dia telah melihat ayat-ayat Tuhannya yg paling besar
15/87 wa laqhod aa taynaka saban minalmatsaani wal quraanal adhiim
         dan sungguh betul Kami datangkan padamu tujuh dari yg berulang ulang dan alquran yg
         agung / besar
         Depag mengartikan tujuh ayat yg dibaca berulang-ulang ( fathihah )

karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. sementara untuk planet pecah tidak dihitung karena tdk untuk kehidupan. makanya langit shaf 7.  dan planet yg 7 itu berulang-ulang berkali-kali mengorbit diatas bumi

dan sebelum Muhammad yg nabi terakhir, sdh ada yg mengalami penerbangan antar planet. 2 orang turun Adam dan Isa. 2 orang naik dan turun Ibrahim 6/75 dan Muhammad.
6/75  Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan-kerajaan planet-planet dan
        bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk
        orang-orang yang yakin.

menurut sebagian ilmuwan bahwa 2 planet di bawah bumi tertalu panas dan 7 planet di atas bumi terlalu dingin. karena terlalu panas dan terlalu dingin seperti contoh jupiter maka tdk bisa untuk kehidupan. itu menurut mereka. mar kita bahas.

6/38
daabah diartikan binatang-binatang melata
22 /18
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di planet-planet, apa yg ada di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan adzab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

di depan kata samawat ada kata manfil/s, dan didepan kata ardhi ada manfil itu menunjukkan bahwa di samawat ada penghuninya.  juga ada kata dawaabu diartikan binatang-binatang melata. semua yg disamawat dan dibumi sujud untukNYA.

65/12
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. ....

.... ALLAH lah yg menciptakan tujuh planet dari bumi persamaannya, Akan simpang siur urusan diantara semuanya, agar kamu ketahui bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu, dan bahwa ALLAH sungguh menguasai ilmu tiap sesuatunya.


di semua langit / planet itu ada daabahnya perhatikan ayat ini.
16/49
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.

untuk ALLAH bersujud apa yg di planet-planet dan apa yg di bumi dari daabah / makhluk berjiwa serta malekat dan mereka tdk menyombong.


tentang jenis daabah diterangkan di ayat ini: 
24/45
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

daabah  ada yg berjalan atas perutnya, ada yg berjalan atas 2 kaki, dan ada yg berjalan atas 4 kaki.   dan daabah itu ada di langit / samawat dan bumi.
 
tetapi daabah ada yg kafir juga
8/55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

karena yg berbeban cuma 2 yaitu manusia dan jin maka daabah pada ayat diatas untuk 2 golongan itu.

inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, dan semua berbondong bondong masuk Islam. Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.
2. Ilmuwan tadi juga baru menduga-duga, dan kalau kita ikuti dugaan-dugaan mereka sangat besar resiko tersesatnya.
3. memang jupiter apalagi muntaha itu jauh dari matahari, tetapi mar'a yg melingkupi juga tdk setebal bumi selain itu rotasinya juga lebih lambat dari bumi , bahkan ada yg 1 kali rotasi 24 tahunan. walaupun demikian gravitasinya sama dgn bumi.
jangan dibandingkan dgn bulan yg memang tdk ada pemadatan, tanpa mar'a ( atmosfir ) , tanpa rotasi dan gravitasinya juga ringan.
4. maka 2 planet yg ada dibawah bumi beratmosfir tebal dan berotasi cepat. selain itu mereka berevolusi  / orbitnya juga lebih cepat karena lbh dkt matahari.
5. yg mereka ukur suhunya adalah luar planet atau atmosfir bagian terluar sehingga didapati hal demikian yaitu suhu 2 planet dibawah bumi panas dan planet-planet diatas bumi terlalu dingin. terbukti dgn pesawat yang mencoba memasuki 2 planet dibawah bumi tdk memberikan sinyal radio ketika memasuki atmosfir planet tsb. pesawat terbakar seperti meteorit yg memasuki bumi. 

Bila ada masalah seperti ini maka yg terbaik di kembalikan ke ALLAH.
maksud di kembalikan ke ALLah adalah ke Al Qur'an.

3/83
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di samawat / planet / langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

demikian uraian saya, semoga bahasanya mudah dimengerti.
bagaimana menurut anda apakah mira'j dan apakah  benar langit ada 7?
mengenai 4.3 tahun cahaya tdk ada pesawat yg mampu melaju sejauh itu. awak pesawat mati. bahan bakar habis. padahal itu bintang terdekat.
pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.

saya tdk memaksakan diri kok, diterima ya ada dasarnya, tdk diterima ya bukan menentang saya. bahkan karena pernah keluar angkasa ( miraj)  maka nabi juga tahu orbit bumi dan planet lain 16/15, 20 /53  . Bahwa bumi dan planet lain terayun 43/10. dan bahwa orbit bumi itu juga tdk selalu dititik inklinasi matahari, alias zig-zag 71/19, 71/20, gerak bumi bumi terulur keutara dan keselatan 16/48.  bahwa matahari bersinar tetapi bulan dan planet-planet cuma memantulkan sinar tadi. bahkan nabi juga tahu big bang sebagai terompet 1 dan lain lain masih sangat banyaak dan luas.

saya juga tahu kalau dimasyarakat umum isra miraj diartikan menjemput perintah shalat. mampir ke baitul magdis. baru kelangit ke 7. itu pun turun dan naik beberapa kali.
mereka lupa kalau nabi sebelumnya shalat seperti nabi Isa , risalah dan ajarannya sama. sebelum mirajpun nabi shalat bersama istrinya sebelum meninggal,  khadijah. bahkan ada yg menambahi kalau di baitul magdis nabi Muhammad me_imami shalat jamaah para nabi yg lain yg sdh meninggal  ( Lho mereka lupakan ).
juga mereka lupa kalau tdk ada untungnya mampir ke baitul magdis yg dipalestina, disana saat itu digunakan untuk menyembah selain ALLAH ( salib dan yesus ). Bahkan namanya juga bukan masjidil aqsho, tetapi tembok ratapan atau kuil Sulaiman. Entah mulai kapan diberi nama masjidil aqsho?
kalau miraj itu terjadinya sebelum hijrah ke madinah, maka kapan masjidil Aqsho yg skr dipalestina itu di bangun? Dalam catatan sejarah pasti sesudah hijrah, apa berarti saat itu nabi ke masjid khayalan. kalau  khayalan maka akan runtuh kepercayaan pada nabi Muhammad.
 
padahal aqsho itu artinya jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali,  bukan yag dekat.
Buka surat ar ruum( 30), disitu ada kata negeri yg dekat. 


silahkan dipertimbangkan tetapi maaf kalau menyinggung.

 























Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 16, 2008, 12:47:14 pm
Kutip
karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. (1)kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. sementara untuk planet pecah tidak dihitung karena tdk untuk kehidupan. makanya (1)langit shaf 7.  dan planet yg 7 itu berulang-ulang berkali-kali mengorbit diatas bumi
(1)Yakin bisa? Adakah makluk yang dapat hidup pada suhu kurang dari -60 Derajat Celsius? Dan makluk apakah itu, apakah manusia?Hati2x ukh, jgn lah mengada2x dalam masalah ini.. afwan :) Jgnkan demikian, udara saja tidak terdapat disana. Bagaimana bisa terjadi kehidupan.. masa harus bernafas dengan amoniak.. [-(
(2)Maaf saya kira kita sedang membahas masalah langit dan bukan masalah planet, lantas mengapa ukhti berpendapat bahwa langit = planet?. Atau mungkin ukhti menyamaratakan antara planet dan langit itu sendiri :-? Jika demikian.. lantas.. lalu apakah sebuatan bagi langit yang meneduhi planet2x tersebut? Atau anda tidak menganggap itu bukan langit?

Kutip
dan sebelum Muhammad yg nabi terakhir, sdh ada yg mengalami penerbangan antar planet. 2 orang turun Adam dan Isa. 2 orang naik dan turun Ibrahim 6/75 dan Muhammad.
6/75  Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan-kerajaan planet-planet dan
        bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk
        orang-orang yang yakin.

Jika yang ukhti maksud ayat tersebut adalah surat Al An'am:75, sepertinya ukhti salah menerjemahkan.. Afwan.

Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin. (Al An'am:75) 
Adakah kata planet di dalam ayat tersebut? Atau mungkin, ukhti/sumber beranggapan bahwa di langit ini hanya ada planet saja, begitukah? :-? Berarti Matahari ngak ada dong :-? Sekali lagi.. hati2x :)

Kutip
6/38
daabah diartikan binatang-binatang melata
22 /18
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di planet-planet, apa yg ada di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan adzab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

Apakah yang ukhti maksud adalah ayat ini:
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.(AlHajj:18)

Mana kata “Planet” nya? Apakah sama antara planet dan Langit? Jika demikian, apakah mungkin langit ngak berZikir(karena “langit” diartikan “planet”, sehingga makna langit sendiri tidak ada.(oh ya satu lagi, bagaimana dengan dark matter, bintang2x, awan nebula terutama adalah energi?? apakah “mereka” tidak berzikir?))?

Klo masalah ada atau tidaknya daabah itu sendiri, (bagi saya)cukup ini saja yang bisa menjelaskan:

dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal[820] dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.(AnNahl: 8)

Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp? Karena didalam langit masih banyak materi2x selain planet yang “tinggal” disana selain matahari bumi bulan gunung pohon2x binatang2x melata.


Kutip
di depan kata samawat ada kata manfil/s, dan didepan kata ardhi ada manfil itu menunjukkan bahwa di samawat ada penghuninya.  juga ada kata dawaabu diartikan binatang-binatang melata. semua yg disamawat dan dibumi sujud untukNYA.
Yup...

Kutip
65/12
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. ....

.... ALLAH lah yg menciptakan tujuh planet (1)dari bumi persamaannya, Akan simpang siur urusan diantara semuanya, agar kamu ketahui bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu, dan bahwa ALLAH sungguh menguasai ilmu tiap sesuatunya.

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. (AtThalaq:12)

(1)Yakin, begitukah kalimatnya?


Kutip
di semua langit / planet itu ada daabahnya perhatikan ayat ini.
16/49
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.

untuk ALLAH bersujud apa yg di planet-planet dan apa yg di bumi dari daabah / makhluk berjiwa serta malekat dan mereka tdk menyombong.

tentang jenis daabah diterangkan di ayat ini: 
24/45
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

daabah  ada yg berjalan atas perutnya, ada yg berjalan atas 2 kaki, dan ada yg berjalan atas 4 kaki.   dan daabah itu ada di langit / samawat dan bumi.

tetapi daabah ada yg kafir juga
8/55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

karena yg berbeban cuma 2 yaitu manusia dan jin maka daabah pada ayat diatas untuk 2 golongan itu.

inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

Saya setuju ko dengan ayat tersebut, namun yang dijelaskan pada ayat tersebut bukannya masalah tentang semua planet/suatu tempat memiliki daabah-nya... melainkan semua yang ada di langit dan bumi berzikir kepada Allah, bukan?

Kutip
bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, (2)dan semua berbondong bondong masuk Islam. (3)Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  (4)kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.
(1)Ini namanya klaim. Hati2x berbicara, yang jadi ilmuan itu bukan hanya org2x nasoro atau yahudi saja, banyak ko Muslim yang menajdi Ilmuan. Masalah kebenaran apa yang telah di dapat oleh ilmuan tidak pernah mau menyembunyikannya, karena dia memang berkerja untuk menemukan apa yang belum di temukan, afwan.
(2)menurut mereka apakah masuk islam itu rugi?. Ukhti tahu klo salah satu pengurus Dicovery channel masuk islam ketika dia mengetahui bahwa ada air asin yang tidak tercampur dengan air air tawar pada surat ArRahman.. Ilmuan bukan komunis ukh :) Mereka menerima jika ternyata kenyataannya benar :)
(3) Klo ngak salah ini bukan “pemikiran” ilmuwan deh.. :-?
(4)Banyak ko ilmuwan yang menyetujui akan hal itu.. Justru akan terlihat aneh jika dengan adanya Milyaran galaksi yang didalamnya terdapat 200-400 Milyar bintang tidak memiliki planet yang menunjang kehidupan.

Kutip
2. Ilmuwan tadi juga baru menduga-duga, dan kalau kita ikuti dugaan-dugaan mereka sangat besar resiko tersesatnya.
Atau ukhti yang menduga2x bahwa mereka menduga2x ;;) Kita harus tahu bahwa para ilmuan tidak “akan” menerima suatu masukan jika hal tersebut belum terbukti. Jadi bagaimana mungkin dia mengatakan suatu planet tidak ada kehidupan jika mereka sendiri tidak menganalisa dan melakukan perjalanan ke planet tersebut. Afwan

Kutip
memang jupiter apalagi muntaha itu jauh dari matahari, (1)tetapi mar'a yg melingkupi juga tdk setebal bumi (2)selain itu rotasinya juga lebih lambat dari bumi , (3)bahkan ada yg 1 kali rotasi 24 tahunan. (4)walaupun demikian gravitasinya sama dgn bumi.
(1)Yakin?. Sedangkan tekanan atmosfernya jauh lebih extrim dari bumi ;))
(2)Yakin? Sedangkan jupiter berotasi selama kurang lebih 10 jam. ;))
(3)Jika boleh saya tahu, apakah itu ukht? Ya, saya ngak memaksakan ukhti untuk membuka2x data2x dari suatu planet.
(4)Yakin? Muntaha sama besar kekuatan grafitasinya, atau jupiter sama dengan bumi? Bagaimana bisa sedangkan jupiter 24.79 m/s²  dan bumi adalah 9.780327 m/s² > Apakah dengan cara ini ilmuan berusaha untuk membodohi seseorg dan menyebabkan banyak org tidak masuk islam? Jawabannya cuma satu, “ngak nyambung” ukhti [-(
Dan dari jawaban no 1,2,3 pendapat ukhti tersebut diambil dari mana?

Kutip
jangan dibandingkan dgn bulan yg memang tdk ada pemadatan, tanpa mar'a ( atmosfir ) , tanpa rotasi dan gravitasinya juga ringan.
Haduuuh ;)) [-( Setahu saya Rotasi bulan = (hampir sama) Revolusi bulan terhadap bumi sehingga bulan terlihat tidak berputar.

Kutip
(1)maka 2 planet yg ada dibawah bumi beratmosfir tebal (3)dan berotasi cepat. selain itu mereka berevolusi  / orbitnya juga lebih cepat karena lbh dkt matahari.[/b]

(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan atas?
(2)Ngak semuanya, merkurius hampir tidak ada sama sekali, afwan
(3)Kate siape, justru mereka berdua itulah yang paling lama berotasi ;)) Merkurius 58.646 day 1407.5 h; Venus −243.0185 day (minus karena berlawanan arah dari planet lainnya) sedangkan bumi hanya satu hari.. jgnkan bumi, pluto saja hanya 6.4 hari :) Afwan
(4)Yup

Kutip
(1)yg mereka ukur suhunya adalah luar planet atau atmosfir bagian terluar sehingga didapati hal demikian yaitu suhu 2 planet dibawah bumi panas dan planet-planet diatas bumi terlalu dingin. (2)terbukti dgn pesawat yang mencoba memasuki 2 planet dibawah bumi tdk memberikan sinyal radio ketika memasuki atmosfir planet tsb. pesawat terbakar seperti meteorit yg memasuki bumi.

(1)Setahu saya dengan adanya kita mengetahui kandungan suatu atmosfer, sehingga kita dapat mengetahui akan apa yang terdapat pada yang ada di bawahnya :)
(2)Kapan, dan pesawat apakah itu. Klo ngak salah tidak adanya sinyal radio dikarenakan adanya Solar Wind deh.. yang dimana sinyal radio akan tergangu,(Di bumi pun juga lumayan sering mengalami hal ini) dan kebetulan hal tersebut terjadi kepada dua planet tersebut dimana keduanya “lumayan” dekat dengan matahari. :)

Kutip
Bila ada masalah seperti ini maka yg terbaik di kembalikan ke ALLAH.
maksud di kembalikan ke ALLah adalah ke Al Qur'an.
Yup...

Kutip
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di samawat / planet / langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.
Masya Allah, apakah dengan saya mengajukan “gugatan” ini berarti saya durhaka kepada Allah :-/
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet :) ini yang membuat saya "kurang terima" :)

Kutip
bagaimana menurut anda apakah mira'j dan apakah  benar langit ada 7?
mengenai 4.3 tahun cahaya tdk ada pesawat yg mampu melaju sejauh itu. awak pesawat mati. bahan bakar habis. padahal itu bintang terdekat.
pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.
Kata siapa ilmu itu terbatas? Sedangkan Allah “menantang” kita untuk menembus langit dan bumi pada surah ArRahman:33Masa, menembus bintang sudah terbatas(terkesan ilmu ngak boleh melampaui bintang tersebut [-( )

Kutip
kalau miraj itu terjadinya sebelum hijrah ke madinah, maka kapan masjidil Aqsho yg skr dipalestina itu di bangun? Dalam catatan sejarah pasti sesudah hijrah, apa berarti saat itu nabi ke masjid khayalan. kalau  khayalan maka akan runtuh kepercayaan pada nabi Muhammad.
 
padahal aqsho itu artinya jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali,  bukan yag dekat.
Buka surat ar ruum( 30), disitu ada kata negeri yg dekat. 

Ummmm....
di negeri yang terdekat[1162] dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang (ArRum:3)
[1162]. Maksudnya: terdekat ke negeri Arab yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Rumawi Timur.

Afwan.. Afwan.. Afwan...
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 16, 2008, 06:54:21 pm
lho gimana ini?  "naik k Langit k 7"

(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan atas?

lho kok nggak ada,  klau ada naik ya ada turun, kalau ada atas ya ada bawah. kalau ndak ada pengertian antara atas dan bawah nanti tdk ada miraj donk.

antara atas dan bawah itu ket nya sbb:
saya di jawa menginjak bumi maka bumi adalah bawah
george w bush di amerika menginjak bumi maka bumi dibawah.
walaupun arah kami berlawanan kami tetap mengatakan bumi dibawah.
begitupun benda jatuh didua tempat itu maka akan dikatakan kebawah walaupun berlawanan arah.

demikian pula matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.
yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst....


Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp?
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet , ini yang membuat saya "kurang terima"

kalau kurang terima.... ya ganti terangkan ttg
1. naik apaan tuh?
2. langit apaan tuh ? jumlah 7 sebutkan donk?
3. kondisi a) jasad dan ruh  b) jasad only c) ruh only

ada yg jawab begini.
" tuh " sambil nunjuk eternit
" namanya langit-langit kalau tingkat 7 namanya 7 langit "
ada yg nambahi.
" sejauh mata memandang"
" kalau dalam rumah langitnya ya eternit "
" kalau luar rumah langitnya ya angkasa "

memang ada data planet yg saya terangkan salah, untung dikoreksi, makasih yaa......


merdeka.......merdeka.......merdeka.......




Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 17, 2008, 03:22:16 am
Assalammualaikum...

Wah, Subhanallah, saudara-saudari yang ada di forum ini benar2 membuat mia kagum akan pengetahuannya. terasa banget bodohnya diri ini. Boleh ikut nimbrungkan (boleh...) *tanya sendiri jawab sendiri hehehe*. maaf kalo pengetahuan mia masih terasa sederhana banget dan ga mendalam kayak akhwan2 yang ada di sini. apalagi ilmu hitungnya, Maknyusss. jadi puyeng pas ngeliat angka-angka yang di post2 sebelumnya *maklum, mia kan matematikanya jeblok banget huks huks huks*

karena sederhananya pemikiran mia, maka maaf juga penjelasannya sederhana juga. maafkanlah kebodohan anggota baru ini.

1. Yang menjadi mengganjal di pikiran mia adalah persoalan planet yang diartikan sama dengan langit.

Anoo... Bukankah planet itu SANGAT BERBEDA ARTINYA DENGAN LANGIT.

Planet itu adalah salah satu bagian dari isi langit. sedangkan langit itu adalah yang menaungi seluruh penjuru isi langit, termasuk ruang angkasa (Di kutip dari buku Harun Yahya). Saking luasnya pengertian langit, alam semesta pun termasuk yang di naungi oleh langit. dengan pengertian yang sangat luas ini, tidak mungkinlah planet disamakan dengan langit. Kalo masih kurang jelas, mia jelaskan apa aja isi langit yang mia ketahui selama ini (kalo ada yang kurang lengkap, mohon maklum. ilmu Mia masih sampai di situ hehehe)

Langit. Isi langit adalah alam semesta. Isi dari alam semesta adalah Galaksi. Bahkan bukan satu Galaksi, Tapi di dalam alam semesta ada terdapat beribu-ribu Galaksi yang tak akan pernah secara pasti dapat di ketahui manusia berapa banyaknya (kecuali dengan izin Allah). Dalam satu Galaksi terdiri dari milyaran bintang-bintang. Terdapat sekitar tiga trilliun bintang dalam galaksi yang terbesar. Pada umumnya setiap galaksi berisi 200 hingga 300 milyar bintang, sementara galaksi kecil memiliki 100 milyar bintang.  Diperkirakan galaksi berumur 12-14 biliun tahun dan terdiri dari 100 biliun bintang. sejauh ini, inilah List Galaksi yang baru di temukan manusia

1. Galaksi Bima Sakti; 0; Rumah galaksi bagi Bumi
2. Canis Major Dwarf Galaxy; 25,000 ly; Satelit Bima Sakti
3. Virgo Stellar Stream; 30,000 ly; Ditemui Oktober 2005 astro-ph/0510589
4. Galaksi Sagittarius Elips Kerdil; 81,000 ly; Satelit Bima Sakti
5. Awan Magellanik Besar (LMC); 168,000 ly; Satelit Bima Sakti
6. Awan Magellanik Kecil (SMC); 200,000 ly; Satelit Bima Sakti
7. Galaksi Kerdil Ursa Minor; 240,000 ly; Satelit Bima Sakti
8. Galaksi Kerdil Sculptor; 254,000 ly; Satelit Bima Sakti
9. Galaksi Kerdil Draco; 280,000 ly; Satelit Bima Sakti
10. Galaksi Kerdil Sextans; 320,000 ly; Satelit Bima Sakti
11. Ursa Major Dwarf; 330,000 ly; Satelit Bima Sakti
12. Galaksi Kerdil Carina; 360,000 ly; Satelit Bima Sakti
13. Galaksi Kerdil Fornax; 460,000 ly; Satelit Bima Sakti
14. Galaksi Kerdil Leo II; 680,000 ly
15. Galaksi Kerdil Leo I; 820,000 ly
16. Galaksi Kerdil Phoenix; 1,300,000 ly
17. Galaksi Barnard (NGC 6822); 1,630,000 ly
18. NGC 185; 2,010,000 ly; Satelit Andromeda
19. Andromeda; II 2,130,000 ly; Satelit Andromeda
20. NGC 147; 2,200,000 ly; Satelit Andromeda
21. Leo A; 2,250,000 ly
22. IC 1613; 2,350,000 ly
23. Andromeda I; 2,430,000 ly; Satelit Andromeda
24. Andromeda III; 2,440,000 ly; Satelit Andromeda
25. Kerdil Cetus; 2,460,000 ly
26. M32 (NGC 221); 2,480,000 ly; Satelit Andromeda
27. Andromeda VII; 2,490,000 ly
28. Andromeda IX; 2,500,000 ly
29. LGS 3; 2,510,000 ly; Satelit Triangulum
30. Andromeda V; 2,520,000 ly
31. Andromeda VI; 2,550,000 ly
32. Galaksi Andromeda (M31); 2,560,000 ly
33. Galaksi Triangulum (M33); 2,640,000 ly; M33 is likely the most distant naked eye object.
34. M110 (NGC 205); 2,690,000 ly; Satelit Andromeda
35. Andromeda VIII; 2,700,000 ly
36. Galaksi Kerdil Tucana; 2,840,000 ly
37. Andromeda X; 2,900,000 ly
38. Galaksi Irregular Kerdil Pegasus; 3,000,000 ly
39. Galaksi Wolf-Lundmark-Melotte (WLM); 3,040,000 ly
40. Galaksi Kerdil Aquarius; 3,490,000 ly
41. IC 10; 4,200,000 ly
42. Galaksi Irregular Kerdil Sagittarius; 4,200,000 ly
43. Sextans A; 4,310,000 ly
44. NGC 3109; 4,500,000 ly
45. Kerdil Antila; 4,600,000 ly
46. Sextans B; 4,700,000 ly
47. UGCA 92; 4,700,000 ly
48. UKS 2323-326; 4,700,000 ly
49. IC 5152; 5,800,000 ly
50. NGC 55; 5,870,000 ly; ahli kumpulan Sculptor galaksi?
51. UGCA 86; 6,200,000 ly
52. ESO 294-010; 6,260,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
53. Camelopardalis A; 6,500,000 ly
54. IC 5152; 6,750,000 ly; ahli kumpulan Sculptor?
55. NGC 300; 7,010,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
56. UGCA 438 (ESO 407-018); 7,270,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
57. NGC 1560; 7,500,000 ly
58. NGC 1569; 7,500,000 ly
59. GR 8; 7,900,000 ly
60. NGC; 404 8,000,000 ly
61. UGC; 8508 8,350,000 ly
62. NGC 3741; 10,210,000 ly
63. NGC 2366; 10,400,000 ly; ahli kumpulan M81 galaksi
64. DDO 44; 10,400,000 ly; ahli kumpulan M81
65. UGC 4483; 10,470,000; ly; ahli kumpulan M81
66. UGCA 105; 10,630,000; ly
67. NGC 2403; 10,760,000 ;ly; ahli kumpulan M81
68. Camelopardalis B; 10,800,000 ly
69. DDO 6 (ESO 540-031); 10,900,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
70. NGC 1560; 10,960,000 ly
71. Holmberg II (DDO 50, UGC 4305); 11,060,000 ly; ahli kumpulan M81
72. ESO 540-030 (KDG 2); 11,100,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
73. FM1; 11,150,000 ly; ahli kumpulan M81
74. ESO 540-032; 11,200,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
75. KK77; 11,350,000 ly; ahli kumpulan M81
76. DDO 71; 11,420,000 ly; ahli kumpulan M81
77. M82; 11,510,000 ly; ahli kumpulan M81
78. K52;11,580,000 ly; ahli kumpulan M81
79. NGC 2976; 11,610,000 ly; ahli kumpulan M81
80. DDO 53 (UGC 4459); 11,610,000 ly; ahli kumpulan M81
81. K61 11,740,000 ly[4] ahli kumpulan M81
82. M81 11,840,000 ly[4] ahli kumpulan M81
83. UGC 5442 (K64) 12,070,000 ly[4] ahli kumpulan M81
84. K73 12,070,000 ly[4] ahli kumpulan M81
85. DDO 78 12,130,000 ly[4] ahli kumpulan M81
86. F8D1 12,300,000 ly[4] ahli kumpulan M81
87. BK5N 12,330,000 ly[4] ahli kumpulan M81
88. Camelopardalis A 12,330,000 ly[4]
89. NGC 3077 12,460,000 ly[4] ahli kumpulan M81
90. Holmberg I (DDO 63, UGC 5139) 12,520,000 ly[4] ahli kumpulan M81
91. BK6N 12,560,000 ly[4] ahli kumpulan M81
92. NGC 7793 12,800,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
93. KKH57 12,820,000 ly[4] ahli kumpulan M81
94. NGC 253 12,900,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
95. UGC 6541 12,920,000 ly[4]
96. DDO 82 (UGC 5692) 13,050,000 ly[4] ahli kumpulan M81
97. BK3N 13,110,000 ly[4] ahli kumpulan M81
98. IC 2574 (DDO 81) 13,110,000 ly[4] ahli kumpulan M81
99. NGC 247 13,300,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
100. Galaksi Kerdil Irregular Sculptor 13,400,000 ly[5] | ahli kumpulan Sculptor
101. UGC 7298 13,600,000 ly[4]
102. Sc 22 13,700,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
103. ESO 471-06 (UGCA 442) 13,900,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
104. UGC 7242 14,000,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
105. ESO 245-005 14,400,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
106. UGC 6456 14,450,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
107. NGC 4236 14,510,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
108. NGC 5204 14,510,000 ly[4]
109. DDO 165 (UGC 8201) 14,910,000 ly[4] ahli kumpulan M81?

Okeh, agar ga pusing, mari kita persempit ilmunya dengan menjabarkan Galaksi 'kita' sendiri, rumah dari planet bumi; Jreng... Jreng... Jreng...*Background musik Doraemon* GALAKSI BIMASAKTI!!!
Seperti yang kita ketahui, bahwa dalam satu galaksi memiliki bertrilyun2 bintang. Dan Matahari termasuk Bintang. Jadi bisa di bayangkan ada berapa banyak jumlah matahari yang ada di dalam galaksi bimasakti kita ini. Lalu, di mana letak Matahari kita? Matahari terletak sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti. Matahari bukanlah bintang yang istimewa, tetapi hanyalah salah satu dari 200 milyar buah bintang anggota Bima Sakti. Bintang bintang anggota Bima Sakti ini tersebar dengan jarak dari satu bintang ke bintang lain berkisar 4 sampai 10 tahun cahaya. Bintang terdekat dengan matahari adalah Proxima Centauri (anggota dari sistem tiga bintang: Alpha Centauri), yang berjarak 4,23 tahun cahaya. Semakin ke arah pusat galaksi, jarak antar bintang semakin dekat, atau dengan kata lain kerapatan galaksi ke arah pusat semakin besar.

Pusing ya? sammmmaaa *mulut mulai berbusa-busa* hehehehe marilah kita persempit lagi ilmunya dengan membahas sistem tatasurya kita.Dalam Tata Surya, terdapat sembilan planet besar dengan 61 satelit dan asteroid yang tak terhitung jumlahnya, semuanya berevolusi mengelilingi satu bintang yang bernama matahari. Matahari terletak di pusat Tata Surya. Sembilan planet ini, yang merupakan bagian dari Solar system (Tata Surya), saling berevolusi mengelilingi matahari dalam sebuah keteraturan. nama-nama planet dari yang terdekat dengan matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto (Yang akhirnya di'kualifikasi' dari jabatannya sebagai planet, tetapi sebagai planet kerdil (dwarf planet) dan disamakan dengan Cheron).

Nah... dari sini saya akan mengutip postingan dari saudar/i yant_138

 bila kita di bumi ardhi berarti cuma sekitar matahari kita, yaitu merkurius, venus bumi mars dst sampai pluto dan muntaha sbg planet terakhir.
 

Pluto sudah di klaim sebagai bukan Planet, hal ini berarti: Jika Muntaha adalah planet ketujuh dari 6 planet yang ada seperti pendapat anda, bukankah dengan tidak hadirnya pluto berarti Muntaha jadi planet yang ke 6 dari planet yang ada? Anda mengatakan juga: pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.

Dari sekian panjangnya saya menjelaskan apa saja yang terkandung dalam langit, apakah pantas, langit juga di sebut planet? Apakah dalam planet terkandung galaksi, bintang, dan 'planet' di dalam planet seperti halnya langit? Jelas Planet itu bukanlah langit. jadi muntaha itu bukanlah planet. jikalau pun muntaha itu sebuah planet. saya berpikir, planet Muntaha itu tidak berada di dalam sistem surya kita, tidak pula dalam gagasan bimasakti kita, tidak juga berada dalam ruang angkasa ini, tidak pula berada dalam langit ini. Kenapa saya berpikir demikian?

Allah berfirmann, langit itu mempunyai 7 lapisan. saya berpikir, langit yang membungkus alam semesta ini hanya merupakan lapisan langit yang pertama saja. Masih ada lapisan kedua,ketiga,keempat dan sampai ketujuh yang tidak bisa kita lihat. Kenapa? langit kita yang merupakan lapisan pertama dari langit saja kita ga tau sampai dimana batasnya, apalagi untuk melihat langit kedua dan seterusnya. Hanya Nabi Muhammad dan nabi yang telah di angkat Allah lah yang pernah melihat batas langit pertama ini, dan melihat langit kedua dan seterusnya. Tapi itu pemahaman saya. Wallahu'alam. Hanya Allah yang Maha Mengetahui. Tapi mia juga berpikir, sidharatul muntaha ini tidak juga berada di langit ke tujug. Tapi di atas langit ketujuh (langit ketujuh merupakan batas langit terakhir menuju sidharatul muntaha) dalilnya ada di postingan selanjutnya

untuk point pertama ini saya batasi pendapat saya dengan menyatakan. LANGIT TIDAK SAMA DENGAN PLANET.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 17, 2008, 03:23:13 am
2. Tentang pemahaman anda dimana planet di atas bumi dan di mana di bawah bumi. Inilah kutipan anda: 
demikian pula matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst..
Dan juga ini:
karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. Saya ingin memperjelas maksud anda dengan 7 planet tersebut adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto dan Muntaha. Bener kan?

Bagaimana bisa anda mengatakan bahwa merkurius dan venus adalah plnet di'bawah' bumi? dan mars sampe pluto (apakah muntaha harus mia sertakan?) adalah para planet di atas bumi? biasanya hal yang dapat dikatan sebagai atas dan bawah karena adanya kedudukan yang vertikal. Apakah anda dapat memastikan letak para planet ini membentuk garis vertikal dengan posisi matahari terletak paling bawah kemudian di ikuti jajaran para planet yang membentuk garis vertikal keatas. Bagaimana jika mataharilah yang terletak di tempat yang teratas dengan di ikuti para planet membentuk garis vertikal kebawah. Bukankah jadinya ada 2 planet berada di atas bumi, dan enam (atau tujuh, KALAU saya menyertakan 'planet muntaha') berada di bawah bumi? Bukankah definisi langit anda adalah sesuatu yang berada di atas? dengan keadaan seperti itu tentu 'planet muntaha' anda berada di bawah, bukan di atas.

Dan bagaimana misalnya para planet mengelilingi matahari itu bergerak dalam garis horizontal, jadi bagaimana caranya kita mengetahui mana berada yang diatas dan mana yang di bawah. Jadi teori planet Merkuri, venus berada di bawah bumi dan selebihnya berada di atas bumi tidak dapat dipastikan.

Tapi... Ok. saya mengambil dari titik pemikiran anda yang mengatakan merkuri dan venus berada di bawah bumi dan 6 (atau 7) lainnya berada di atas bumi. saya kutip titik pemikiran anda:
 ...matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.
yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst....

mungkin maksud anda pusat jatuh itu adalah tempat planet berputar atau berevolusi atau pusat yang di kelilingi oleh planet. para planet yang mengelilingi Matahari itu adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto (dan anggap saya setuju dengan anda) terakhir Muntaha.

Okeh dari sini... Saya mau bertanya sama siapa aja. karena ini adalah pendapat saya. tolong di berikan petunjuk kalo salah. Dimanakah Tuhan berada? inilah pertanyaan simple dan sederhana yang jawabannya mungkin jadi sederhana mungkin jadi rumit. Jawaban simpelnya adalah Tuhan berada di surga.

Di Manakah Surga Berada?

Allah subhanahu wata'ala berfirman, artinya,
"Dan sesungguhnya, dia (Muhammad) telah melihatnya(dalam rupanya yang
asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada
surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril)ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya dan tidak (pula) melampauinya. Sungguh, dia telah melihat sebagaian tanda-tanda(kebesaran) Tuhan-nya yang paling besar" (QS. 53:13-18)

Mia membuka langsung Al-Quran tafsir untuk ayat ini. pada ayat 14 ada catatan kaki. " Sidratul Muntaha yaitu tempat yang paling atas pada langit yang ke 7."
Ayat ini menunjukkan bahwa surga itu berada di atas langit, karena Sidratul
Muntaha berada di atas langit.

(oh ya, dengan adanya ayat ini saya ingin mengkoreksi artian ayat yang anda post. anda membuat: 53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui. 

Jelas di ayat ini tidak ada di jelaskan melihat susunan tata surya dan melihat bumi dari temppat lain. Mia udah nanya ke ustadz en ngacak2 internet buat mencari maksud dari surat an_Najm ayat ke 13. "Dan sungguh, dia (muhammad) telah melihatnya (dalam rupa aslinya) pada waktu yang lain". Siapakah yang di lihat Muhammad? dari pertanyaan mia ke ustadz dan jawaban yang mia temukan di internet (Untuk kepastiannya, saya melihat dari berbagai sumber. di sini akan saya cantumkan tiga dari sekian banyak hasil yang saya dapatkan yaitu; dari situs http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg00438.html dan http://www.hdn.or.id/index.php/artikel/2008/hikmah-dari-isra-mi-raj dan http://e-quran.sourceforge.net/chapter/053.html) kalo masih kurang puas dengan 3 situs ini, anda dapat mencarinya di google. dengan kata kunci. "arti Surat an-Najm ayat 13" di sana anda akan menemukan lebih banyak situs lagi.

Pada surat An Najm ayat 13 itu saya mendapat penjelasan bahwa yang di lihat Muhammad dalam rupanya yang asli itu adalah: JIBRIL. bukan tata surya atau bumi seperti yang telah anda katakan itu.
semoga untuk ke depannya anda berhati2 dalam menafsirkan Al-Quran karena satu kata saja salah tafsir dan salah mengartikan maka bahaya akibatnya. jika kurang jelas, carilah informasi lebih banyak agar ga terjadi kesalahtafsiran. Ini Ayat Al_quran Lho. Berhati2lah lain kali. Semoga Allah melindungi kita dari dan memaafkan atas kesalahan kita. Amieeen...)

Okeh kembali ke topik. Anoo... tadi sampai di mana ya? *ngeliat ke atas lagi* Oh ya, sampai ngomongin surga. Okeh... Tempat Tuhan adalah di surga. tapi di surga yang mana dulu? Bukankah ada bermacam2 tingkatan Surga? di Surga manakah Tuhan? Di sinilah kita mengenal kata Arasy yang sering di sebut di Al-Quran.

dimanakah Arasy itu?

Rasulullah bersabda: Surga itu ada seratus tingkat. Jarak tiap-tiap tingkat itu sama antara langit dan bumi. Jannatul Firdaus berada pada tingkat yang tinggi sekali. Dari sinilah terpancarnya empat buah sungai dalam surga. Dan di atasnya adalah arasy Tuhan. Kalau kamu ingin meminta pada Allah, mintalah Firdaus (HR. Bukhari)

Jadi Jelas, Tuhan ada di Arasy. dan Arasy itu di tingkatan surga yang paling atas. Arasy lah Rumah Allah

Di Bumi, tentu saja kita mengenal Ka'bah yang berada di Mekkah sana menjadi Rumah Allah. Ka'bahlah menjadi pusat kiblat kalo kita Shalat dan pusat orang-orang pergi haji melakukan thawaf, kita berputar mengelilingi ka'bah. Apakah ada yang tau, gerakan mengelilingi ka'bah atau rumah Allah ini mengingatkan kalian seperti gerakan apa?

Yah... Gerakan satelit yang mengelilingi planet sebagai pusatnya, gerakan planet yang mengelilingi Matahari sebagai pusatnya (coba teman-teman amati, arah pergerakan orang thawaf mengelilingi ka'bah, searah dengan gerakan Planet mengelilingi Matahari). pertanyaannya, jika Satelit mengelilingi planet dan planet mengelilingi matahari, lalu matahari mengelilingi apa?

“Tidakkah kamu perhatikan, bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, dan bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia?....QS: 22 ( Al Hajj:18)”

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, MATAHARI dan BULAN. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edar (Orbit) (QS 21 Al anbiyaa: 33)”

Nah dari ayat di atas jelas bahwa matahari juga mempunyai garis edar atau orbit, sama dengan bulan dan planet-panet lainnya.

Kalau bulan mengelilingi bumi selama 30 hari, dan bumi dan bulan secara bersama mengelilingi matahari (Heliosentris) selama lebih kurang lebih 365 hari (1 tahun). Dan kalau kita ketahui diperkirakan ukuran matahari 1.000.000 juta kali bumi, berapakah diameter orbit matahari? 364 hari X 1.000.000 = 1 juta tahun (ini paling sedikit? sebab mia ga tahu diameter orbit matahari pastinya)

Apakah yang dikelilingi oleh matahari dan seluruh benda langit itu? Apa yang menjadi “titik sentral dari orbit di alam semesta ini?

“Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan. Tumbuh-tumbuhan dan pepohonan sama-sama TUNDUK (kepadaNya). Allah meninggikan langit dan Dia Ciptakan keseimbangan (QS Ar Rahman:5-7)

Kalau kita ketahui malaikat di langit berputar mengelilingi (Thawaf) pada Arsy Allah yang Maha LUAS (super Makrokosmos) itu...dan karena sangat banyaknya jumlah malaikat itu, Allah menggantinya dengan Baitul Makmur.(bangunan mirip Ka’bah) dan sekali berthawaf setiap hari 70.000 malaikat, dan saking banyaknya setiap malaikat HANYA DAPAT BERTHAWAF SEKALI DALAM SEUMUR HIDUPNYA.

Berapakah banyaknya jumlah malaikat itu...apakah malaikat lebih banyak dari bintang (Renungkan sendiri) Demikian pula malaikat di bumi dan manusia di bumi juga Thawaf mengelili suatu poros tepat dibawah Baitul Makmur dan poros itu bernama Baitul Ka’bah.

Maka jelaslah tiada lain seluruh alam semesta ini pun harus thawaf juga (mengelilingi Arsy Allah), sebagai rasa tunduk dan mengagungkan KEMAHA PERKASAAN ALLAH. Dengan demikian titik sentral alam semesta ini pastilah Arsy Allah yang Maha Luas itu. Untuk itu lihatlah ayat Al Quran di bawah ini:

“Sesungguhnya Allah, Tuhan kamu yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang, yg mengikutinya dengan cepat. Begitu juga Tuhan menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang tuduk kepada perintah-Nya. Ingatlah!Segala PENCIPTAAN dan Urusan itu menjadi Hak-Nya, Maha Suci Allah, TUHAN SELURUH ALAM (QS Al Al A’raaf:54)

Dengan penjelasan ini, terbantahlah teori anda bahwa SIDARATUL MUNTAHA ADALAH PLANET KE 7 YANG BERADA DI ATAS BUMI. Jika planet ke 7 yang anda klaim sebagai Muntaha atau Surga, maka seharusnya seluruh PLANET, BINTANG, MATAHARI DAN SELURUH ISI LANGIT INI BERPUTAR MENGELILINGI PLANET MUNTAHA YANG ANDA SEBUTKAN ITU. Bukankah Allah berada di Arasy, yang kedudukannya di atas surga atau muntaha?

Dari sini... anda dapat mengerti point saya bukan?  ^_^

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 17, 2008, 04:59:15 am
Kutip
lho gimana ini?  "naik k Langit k 7"
(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan lho kok nggak ada,  klau ada naik ya ada turun, kalau ada atas ya ada bawah. kalau ndak ada pengertian antara atas dan bawah nanti tdk ada miraj donk.
Iya tahu.. namun klo kita menjelajah keluar angkasa namanya bukan “naik” [-( Karena jika kita keluar dari bumi kita tidak tidak akan mengetahui lagi mana arajh mata angin.. yang jelas segala arah adalah tempat tertinggi(bisa dipahami dengan bentuk bumi yang bulat :) )....

Kutip
Kutip
Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp?
Karena masih banya
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet , ini yang membuat saya "kurang terima"
kalau kurang terima.... ya ganti terangkan ttg
1. naik apaan tuh?

Alat konvertasi dari muatan abstark manusia(baca: alam nyata) ke muatan Ghaib(mungkin gambarannya serupa dengan org yang pernah “bertamasya” ke alam jin). Biar gimanapun Syurga, Muntaha dll Adalah Sesuatu yang ghaib, atau sesuatu yang tidak dapat terlihat oleh manusia biasa. Lagi pula Langit ke tujuh itu khan tempat Arsy itu berada :-? Bukankah begitu? (anehnya, mengapa Arsy berada di tempat yang gelap dan dingin(baca: Sabuk Kuiper). Dan dari hal ini saya bisa menyimpulkan bahwa sejauh apapun kita bepergian keluar angkasa, tetap saja, itu adalah alam nyata dan bukannya alam ghaib(baca langit ke sekian setelah langit ke 2-7). Sekarang kita begini saja.. Misal sebagai patokannya adalah ayat ini:

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.(Al Isra:31)

Dari ayat tersebut kita dilarang berjalan di muka bumi dengan sombong, dan setiap makhluk yang sombong itu berdosa, bukan? Jika demikian maka nantinya org tersebut pasti akan dihisab, khan?. Nah bagaimana jika org tersebut menjadi astronot yang pergi suatu tempat, misal bulan, lalu apakah dia tidak dihisab lantaran dia tidak berdosa karena dia berjalan dengan sombong di bulan(bukan di bumi)? Apakah demikian? 

Ok deh, jika hal itu sulit untuk di cerna, misal gini aja, ada suatu larangan dalam agama yang menerangkan bahwa “Janganlah kamu berzinah di bumi ini”. Berarti jika ada org yang berzinah di planet lain(bukan di bumi) maka ngak dilarang? Begitukah?
Jadi maksud saya disini adalah, semua tempat abstrak yang dapat dilihat oleh manusia serta dapat ditinggali adalah sesuatu yang nyata alias tidak ghaib lantaran ghaib itu tidak dapat dilihat oleh manusia itu sendiri. Dan jika bukan ghaib berarti org tersebut masih ada di “alamnya”.

Justru akan terasa aneh jika planet2x tersebutlah yang disama ratakan dengan langit yang begitu besar. Mengapa? Karena jika memang benar plenet2x setelah bumi seperti mars, jupiter dst adalah “langit” maka apa yang akan terbayangkan jika Rasulullah pernah naik turun dari langit satu ke langit berikutnya untuk mempertimbangkan lagi masalah waktu shalat yang terasa masih terlihat berat bagi kaumnya, sesuai dengan usul dari para nabi yang “menghuni” masing2x langit tersebut. Lalu apakah Nabi2x tersebut “tinggal” di langit(baca:planet) tersebut(masuk akal kah :-/ hidup di planet yang memiliki atmosfer yang beracun? ) padahal hadist menjelaskan bahwa Rasulullah naik turun langit untuk mempertimbangkan masalah waktu shalat tersebut.

Kutip
2.langit apaan tuh ? jumlah 7 sebutkan donk?

[-( Hanya Allah Yang Maha Tahu... hanya saja saya memiliki konsep dimana saya meyakini akan adanya Alam semesta parallel yang ada di alam semesta lain selain alam semesta yang kita huni saat ini. Hal ini saya ambil dari rujukan bahwa adanya Alam Ghaib(bisa berupa alam jin alam malaikat, dan alam2x lainnya) dan Alam Absrak. Bisa jadi alam tersebut adalah alam bagi para makhluk Allah yang lain seperti Alam Jin, Alam Mailakat, Alam Syurga( wew ?? ) Atau alam yang lainnya, yang jumlahnya ada 7(atau mungkin bisa lebih dari itu) Nah karena setiap alam berbeda oleh karena itu dipisah2xkan "jenis"2xnya sehingga terciptalah sebuah karakteristik dari langit2x tersebut(baca: Alam paralel) Karakteristik yang saya maksud itu adalah alam semesta yang memang benar2x sama seperti kita, dimana disana ada suatu tempat yang dapat menunjang para nabi tinggal. Sehingga dapat memberikan masukan kepada Rasulullah untuk menawar perintah shalat bari kaum Beliau. Wallahu Alam, hanya segitu hasil yang saya peroleh sejauh ini.

Kutip
3.kondisi a) jasad dan ruh  b) jasad only c) ruh only
Yang jelas adalah Jasad dan ruh dapat terpindahkan oleh alat "konversi" tersebut(namany juga Alam Semesta Pararel), seperti peristiwa dimana ada org yang pernah "nyasar" ke alam jin. Pertanyaannya adalah, apakah org tersebut sedang tertidur(sehingga hanya ruhnya saja yang pergi)? Atau jasad dan ruhnya pun ikut juga?.
Setahu saya, yang berpindah dari alam dia ke alam jin itu adalah seluruhnya.(karena  setahu saya tidak ada bukti yang menjelaskan bahwa jasad yang sedang pingsan ataupun tertidur, selama ruh nya berpergian(kecuali sedang bermasalah dalam tidurnya)). Lalu apakah hal ini mustahil? Tidak... Hal ini saya klaim sebagai konversi dari suatu alam ke alam lain tanpa harus "menkorupsi" antara jasad dan ruh, lanatarn dasar saya memahami ini adalah masalah alam semesta parallel. :)

Alam2x yang dijadikan makna 7 langit tersebut lah yang disebut (≈) paralel, dimana alam tersebut ada di alam semesta lain selain dari Alam semesta kita. Dan dari “pemandangan” seperti ini Insya Allah justru makin membuka lebar pemikiran kita bahwa.. Allah tidak menciptakan hanya sebuah Alam semesta yaitu hanya alam semesta kita saja yang megah ini(Subhanallah), melainkan terdapat banyak alam semesta di luar alam Semesta kita. :)
 
Kutip
ada yg jawab begini.
" tuh " sambil nunjuk eternit
" namanya langit-langit kalau tingkat 7 namanya 7 langit "
ada yg nambahi.
" sejauh mata memandang"
" kalau dalam rumah langitnya ya eternit "
" kalau luar rumah langitnya ya angkasa "
Lalu saya bertanya lagi...  di atas angkasa tersebut ada apa lagi?

Kutip
memang ada data planet yg saya terangkan salah, untung dikoreksi, makasih yaa......
Terimakasihlah kepada Allah, karena telah menciptakan Wikipedia agar saya bisa meng copy-paste data2x tersebut. :D
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 17, 2008, 05:18:37 am
Inilah Topik kesukaan Mia fufufufufufu tentang Planet. Dari SD kelas 5 Mia udah tergila2 ma planet2 di tata surya dan mengumpulkan kliping, bela-bela beli Buku pintar pada waktu itu terasa sangat mahal di kantong saya sebagai anak SD(Mia beli buku pintar waktu SD kelas 5 atau enam karena tertarik ada pembahasan tentang planetnya. Cukup lama nabung buat beli buku satu itu. hiks...), ngerengek ma papa minta beli-in cd ensiklopedia waktu SMP (I love that cd^^) ,save-an dari internet pokoknya segala hal mengenai tentang ke-9 planet ini baik dari mithology dan dari ilmu fisika (kecuali hal hitung2annya seperti rumus mengukur massa planet, lingkar tengahnya, rumus jarak planet dll). males liat rumus huhuhuhu ketauan bego matematika^^. Tapi dari banyak yang mia baca, lebih sedikit yang nempel ma otak daripada banyak ingatnya hahahaha
Makanya waktu pluto di nyatakan bukan sebagai planet lagi.... AKU SEDIIIIIIIH padahal pluto adalah salah satu planet favo Mia selain Venus. Kenapa? Karena Mia suka Sailor Pluto dan Sailor Venus. Bagi yang tidak tahu siapa sailor yang Mia bilang, silahkan liat anime Sailormoon hahahaha tapi karena anime itulah Mia jadi suka tentang Planet.

Okeh... daripada postingannya jadi semakin ngaco en mia malah membuat ringkasan film sailormoon, mari kita mulai pembahasan topic ke 3 hari ini. Berikut sekilas Info....^^

3. Mengenai isetiap planet ada kehidupan. Dan adanya manusia di planet lain selain di bumi.

Hmmm... Interesting. Saya tertarik dengan opini anda yang mengatakan:
Dibawah bumi ada 2 planet. kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. sementara untuk planet pecah tidak dihitung karena tdk untuk kehidupan.
dan pernyataan ini:

Inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, dan semua berbondong bondong masuk Islam. Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.

Okeh... mari kita bahas. Bismillah...
A. Pendapat mia, tak ada kehidupan (terutama manusia) selain kehidupan di bumi. Mengapa di bumi ada kehidupan (terutama bagi manusia) dan di planet lain tidak bisa?
Inilah pertamyaan buat diri saya sendiri dan mungkin juga teman2 di sini juga mempertanyakannya dan akan saya jawab sendiri hehehe (kalo ada yang mau menambahi... Monggggooo dengan senang hati untuk melengkapinya ^^)

Mia akan menjawab dari segi ilmu fisika dan astrologi terlebih dahulu. (Sumber data: Buku Fisika SMP, SMU, Buku pintar, beberapa kliping majalah, dari internet dan dari buku Harun Yahya yang banyak berperan di sini)

Sebelumnya, mia akan memaparkan karakteristik dari planet2 yang ada di tata surya kita yang di mulai dari planet paling jauh dari bumi (Walo Pluto udah ga termasuk planet lagi, tapi saudara/i yant_138 pluto adalah sebuah planet menurut pendapatnya. Jadi Pluto akan mia 'seret' dalam pembahasan ini::

Pluto
Pluto adalah planet di lingkaran terluar. Pluto adalah planet terkecil dan terjauh dari matahari. Sangat sulit mengamati planet ini, bahkan teleskop Hubble hanya mampu menunjukkan sekilas permukaannya. Planet ini sungguh merupakan tempat yang dingin. Suhunya sekitar -238°C (-396°F) .Di musim dingin, ketika suhu permukaan bumi sekitar -2 atau -3°C (28 atau 26°F), maka akan membeku. -238°C (-396°F) adalah 100 kali lebih dingin daripada suhu bumi terdingin untuk kita bisa hidup walau sulit. Kedinginan itu akan mengakhiri hidup kita. Dari sisi luar, Pluto nampak seperti bola yang tertutup es.


Neptunus
Mendekati matahari, kita akan menjumpai Neptunus. Planet ini juga sangat dingin; suhu permukaannya sekitar -218°C (-360°F). Atmosfernya mengandung gas yang beracun bagi manusia. Atmosfernya yang terdiri atas gas hidrogen, helium dan metana adalah beracun bagi kehidupan. Kandungan tinggi metana beracun menjadikan atmosfernya berwarna biru. Inilah dunia mematikan yang dipenuhi badai hebat berkecepatan 2000 kilometer per jam (1,250 mil) per jam bertiup di permukaannya

Uranus
Uranus adalah planet terbesar ke-tiga di Tata Surya. Suhunya -214°C (-353°F), berarti planet ini sudah cukup dingin untuk membekukan kita dalam sedetik. Atmosfirnya mengandung gas beracun yang tentunya tidak akan memberikan kehidupan. Planet mati ini sebagian besarnya tersusun atas batu dan es. Perlu waktu 84 tahun bumi bagi Uranus untuk mengelilingi matahari. Atmosfer hidrogen, helium, dan metananya sungguh mematikan bagi kehidupan.

Saturnus
Inilah planet terbesar kedua di Tata Surya. Saturnus dikenal dengan susunan cincin yang mengitarinya. Cincin ini terbuat dari gas, batu-batuan, dan es. Suhu planet ini sekali lagi tidak sesuai bagi kehidupan manusia: -178°C (-288°F). Planetnya sendiri secara keseluruhan tersusun atas gas: 75% hidrogen dan 25% helium. Kerapatan planet ini lebih rendah dari air.
 
Jupiter
Sebagai planet terbesar dalam Tata Surya, Jupiter merupakan planet gas berukuran 318 kali lipat lebih besar dari bumi. Terdapat bintik merah besar pada permukaannya, yang merupakan sebuah badai raksasa yang cukup untuk menelan dua planet Bumi kita. Tak dijumpai daratan pada permukaannya. Suhu Jupiter dingin luar biasa. Terdapat badai besar yang berlangsung ratusan tahun, serta medan magnet yang dapat membinasakan makhluk hidup apa pun. Planet yang mengerikan dan menakutkan ini memiliki bulan yang dipenuhi oleh gunung. Bulan ini dinamakan Io. Io menjadi semacam generator listrik selama bergerak melintasi medan magnet Jupiter, dan mampu membangkitkan tegangan listrik 400.000 volt di antara dua kutubnya.

Mars
Mars adalah planet mati  Tidak ada kehidupan di Mars. Ada beberapa alasan: Pertama, atmosfir Mars merupakan campuran mematikan yang mengandung karbon dioksida pekat. Kedua, tak ada air disana. Ketiga, suhu di Mars sekitar -53oC (-63oF). Terakhir, terdapat angin yang sangat kuat serta badai pasir yang terjadi setiap saat. Mars bersifat racun dengan kandungan karbon dioksida tinggi. Permukaannya penuh dengan kawah akibat tumbukan meteor, serta ngarai sepanjang ratusan kilometer. Mars merupakan bola batu merah yang diliputi angin kencang dan badai pasir yang berlangsung berbulan-bulan.

Venus
Venus merupakan bintang paling terang setelah matahari dan bulan. Karena itulah, manusia telah mengenalnya sejak lama. Meskipun planet-planet yang sama jauhnya dengan Venus juga telah dikenal oleh manusia, Venus memiliki terang yang tak tertandingi baik pada waktu pagi maupun malam. Kebalikan dari planet-planet lain, Venus adalah pemanggang raksasa dengan suhu panas membakar. Suhu permukaannya mencapai 450oC (840oF), cukup untuk meleburkan segala sesuatu. Ciri lain dari Venus adalah ketebalan atmosfirnya yang terdiri atas lapisan karbon dioksida. Selain itu, atmosfir Venus memiliki lapisan asam setebal beberapa kilometer. Tidak ada satupun makhluk hidup yang dapat hidup disana walau sedetik.  Tekanan atmosfer planet ini setara dengan tekanan di Bumi pada kedalaman satu kilometer di bawah laut. Atmosfernya diliputi lapisan-lapisan asam sulfat berketinggian ribuan meter. Karenanya, planet ini selalu diguyur hujan asam mematikan. Tak ada yang dapat hidup dengan atmosfer semacam itu.

Merkurius
Planet ini berada paling dekat dengan matahari. Merkurius berputar amat lambat pada sumbunya. Siang dan malamnya yang amat panjang mengakibatkan belahan yang menghadap matahari menjadi merah membara, sedang belahan yang lain membeku. Lingkungan semacam itu akan mematikan segenap makhluk hidup. Rotasinya sangat lambat karena dekat dengan matahari sehingga planet tersebut hanya membuat tiga putaran penuh selama dua kali berevolusi mengelilingi matahari. Inilah mengapa salah satu sisi Merkurius sangat panas sedangkan sisi lainnya sangat dingin. Perbedaan malam dan siang pada Merkurias sebesar 1,000oC (1,800oF). Tentu saja lingkungan seperti ini tak mendukung adanya kehidupan.

See... Manusia bagaimanakah yang anda maksud untuk dapat tinggal dengan keadaan planet tersebut? Kalo manusia Suparmin eh Superman, Mungkin bisa. lah dia kelemahannya cuma krypton, iyakan * Mulai Out of Topic*.

Dan berikut ini, adalah alasan mia kenapa Bumilah yang dapat menunjang kehidupan makhluk hidup terutama manusia. (aduh... Tangan mia dah mulai keriting ngetik dari postingan pertama *Rebounding jari dulu bentar...*) Tapi berikut ini, mia lebih banyak ngambil bahan dari internet *ngedepak buku smp dan smu *, yang paling banyak mia kutip dari Buku Harun Yahya (Credit to Him a genius one)

BUMI
Para Ilmuwan percaya bahwa Bumi memiliki inti besi dengan suhu 7,500°C (13,500°F). Suhu ini bahkan lebih panas daripada permukaan matahari. Kerak bumi melindungi kita dari panas itu. Allah telah menciptakan kerak bumi yang cukup tebal untuk menjaga dari panas bumi secara langsung. Selain itu, Allah telah menciptakan atmosfer yang nyaman bagi kita. Allah juga memberikan kemampuan tumbuh-tumbuhan untuk memelihara keseimbangan oksigen dan karbon dioksida. Struktur bumi dan kesetimbangan sempurna yang ada padanya membuktikan bahwa bumi ini dirancang secara khusus bagi manusia untuk hidup. Dari atmosfer hingga geografisnya, dari jarak terhadap matahari hingga segala bentuk keseimbangan yang ada, bumi adalah planet khusus yang diciptakan untuk mendukung kehidupan.

Allah membuat keseimbangan sempurna dan aturan yang membuat hidup di atas bumi menjadi mungkin. Allah berfirman dalam Alqur’an:
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh, supaya bumi itu tidak goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan pula di bumi itu jalan-jalan yang luas gar mereka mendapat petunjuk. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara … (Surat al-Anbiya': 31-32)

Selain itu, ternyataaaaa posisi bumi di tempatkan Allah sebagai planet ketiga dari Matahari bukanlah sebagai hal kebetulan. begitupun mengenai jarak dari Bumi ke Matahari. Bagaimana kalo Bumi ini terletak agak dekat ke matahari, tentu nasib bumi akan sama dengan merkurius dan venus. dan bagaimana posisi bumi terletak agak jauh dari matahari. bumi akan senasib dengan mars dst. Semua itu sudah di perhitungkan oleh Allah (Subhanallah...). Tepatnya posisi bumi di tata surya merupakan bukti kesempurnaan ciptaan Allah.
 Penemuan astronomi paling mutakhir menunjukkan arti penting keberadaan panet-planet bagi bumi. Contohnya, arti penting ukuran dan posisi Jupiter. Sebagai planet terbesar di dalam sistem, Jupiter menjadikan bumi stabil berada di orbitnya. Jika planet dengan ukuran serupa tidak berada di posisi Jupiter, bumi akan menjadi sasaran meteor dan komet yang bertebaran di ruang angkasa. Berarti, Jupiter merupakan tameng pelindung bumi. Jika Jupiter ada di orbit yang lain, bumi kita, dan juga kita tak akan dapat hidup lama.

Selain itu, suhu di bumi juga mendukung untuk kehidupan makhluk hidup. Suhu bumi rata-rata adalah 15°C dan 20°C (60-70)°F. Suhu ini berbeda-beda untuk setiap lapisan atmosfir yang lebih tinggi.Kecepatan rotasi bumi juga membantu menjaga keseimbangan penyebaran suhu. Bumi berotasi penuh sekali setiap 24 jam. Karena itulah, pergantian malam dan siang sangatlah singkat. Karenanya, perbedaan suhu antara siang dan malam menjadi sangat kecil.
Sebagai contoh yang paling jelas dapat dilihat di planet Merkurius, disana siang hari akan berakhir setelah lebih dari setahun waktu bumi sehingga perbedaan suhu siang dan malam hampir 1,000°C (1,800°F). Letak geografis juga membantu penyebaran panas di atas bumi secara merata. Perbedaan suhu antara daerah kutub dengan daerah katulistiwa adalah sekitar 100°C (212°F). Jika perbedaan suhu lebih besar dari itu, akibatnya adalah berhembusnya badai angin topan yang akan menghancurkan segala sesuatu.
Bahkan, bumi dipenuhi oleh penghalang geografis yang menghalangi hembusan udara yang kencang sehingga terjadi perbedaan suhu. Penghalang tersebut adalah deret pegunungan yang terbentang dari timur ke barat, dari Himalaya di China, berlanjut ke pegunungan Taurus di Anatolia dan pegunungan Alpen di Eropa.
Sebagaimana kita tahu, setiap ukuran planet berbeda2. Itu bukanlah suatu kebetulan, tapi sudah di atur oleh Allah. begitupun dengan bumi, Allah telah memberikan ukuran yang pas untuk bumi. kenapa maslah ukuran begitu penting? Ternyata ukuran setiap planet bisa juga menjadi penentu suatu kehidupan di planet itu. Jika bumi sedikit lebih kecil dari ukuran yang sekarang, gravitasi akan melemah, sehingga tidak mampu untuk mengikat atmosfer yang mengelilinginya. Tanpa atmosfer, bumi akan rentan terhadap meteor serta radiasi berbahaya dari angkasa. Terlebih lagi, kekurangan oksigen akan merupakan akhir kehidupan. Jika bumi lebih besar, gaya tarik gravitasi akan meningkat, kemudian mengubah atmosfer menjadi campuran mematikan karena ia akan menyimpan berbagai gas beracun. Berkaitan dengan massanya, interior bumi juga didesain secara khusus. Lapisan-lapisan di dalam intinya bergerak saling mengelilingi satu sama lain, gerakan ini menimbulkan adanya medan magnet yang berperan penting untuk melindungi kehidupan. Medan magnet yang meliputi wilayah yang jauh berada diatas permukaan bumi turut melindungi bumi dari efek radiasi berbahaya dari angkasa luar.

Planet biru tempat kita hidup diciptakan Allah secara khusus. Dalam Alqur’an Allah menggambarkan penciptaan yang mengagumkan ini dalam ayat ke-2 surat Al-Furqon
" … Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya."
Barangkali ini pernyataan yang sederhana untuk mengungkapkan berbagai ayat Alqur’an mengenai alam semesta, bahwa pada planet ini, Allah menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 17, 2008, 07:03:28 am
Ciri fisik bumi seperti massa, struktur, suhu, dan sebagainya, benar-benar sesuai bagi kehidupan. Namun, ciri semacam itu saja tidak cukup untuk memungkinkan berlangsungnya kehidupan di Bumi. Penentu teramat penting lainnya adalah susunan atmosfer.

Atmosfer terdiri atas 77% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% karbon dioksida, argon, dan gas-gas lainnya. Sekarang kita cermati oksigen terlebih dahulu. Oksigen sangatlah penting bagi kehidupan, selama energi yang diperlukan untuk hidup didapat melalui proses kimiawi yang melibatkan oksigen dalam jumlah tertentu. Jumlah oksigen dalam Atmosfer sangat tepat. Jika jumlahnya menjadi 22% dari yang seharusnya yaitu 21%, satu kilatan petir saja sudah cukup untuk membakar seluruh hutan. Jika jumlahnya menjadi 25%, api yang besar akan membakar bumi, karena oksigen adalah gas yang mudah terbakar.  Hal menarik di sini adalah bahwa kadar oksigen dalam udara yang kita hirup ditentukan dengan sangat tepat. Dalam bukunya Nature’s Destiny: How the Laws of Biology Reveal Purpose in the Universe, profesor mikrobiologi terkenal Michael Denton menulis:
Dapatkah atmosfer Anda mengandung lebih banyak oksigen namun tetap mendukung kehidupan? Tidak! Oksigen adalah unsur yang sangat mudah bereaksi. Bahkan kandungan oksigen di atmosfer yang sekarang, yakni 21%, sangatlah mendekati ambang batas yang aman bagi kehidupan pada suhu lingkungan. Kemungkinan terjadinya kebakaran hutan meningkat sebesar 70% untuk setiap kenaikan 1% kandungan oksigen dalam atmosfer. (Michael Denton, Nature's Destiny: How The Laws of Biology Reveal Purpose in the Universe, The New York: The Free Press, 1998, hal. 121)

Atmosfer sangat penting untuk kehidupan di bumi. Atmosfer sangat banyak manfaatnya, satu diantara adalah arti penting gas yang membentuk Atmosfer bagi kehidupan manusia. Jika Atmosfer tidak ada, makhluk hidup tak akan dapat bernapas, sehingga tak akan ada kehidupan di atas bumi.  pentingnya gas-gas dalam Atmosfer, seperti oksigen, atau sifat Atmosfer yang melindungi bumi. Namun, ternyata bobot Atmosfer juga sangat penting bagi kehidupan manusia. Fungsi Atmosfer yang lain adalah melindungi bumi kita dari serangan yang berasal dari luar angkasa, misalnya meteor. Atmosfer mencegah meteor jatuh menimpa bumi, dan menimbukan bahaya. Atmosfer juga menghalangi radiasi berbahaya dari ruang angkasa. Dengan Atmosfer ini, hanya 7 % radiasi berbahaya yang dapat sampai di bumi. Di sini terdapat satu hal yang layak kita perhatikan: Radiasi yang mampu menyokong kehidupan di muka bumi hanyalah radiasi yang diterima oleh bumi. Dan ingatlah, bahwa jarak bumi dan matahari adalah tepat, tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat.

Atmosfer terbuat dari udara yang ringan. Hal ini tidak berarti bahwa Atmosfer tidak berbobot. Sebenarnya, lapisan-lapisan udara yang tebalnya berkilo-kilo meter di atas kita ini sangatlah berat.Menurut penelitian, Atmosfer menekan setiap orang hingga berton-ton beratnya. Hal ini dinamakan “tekanan udara”. Terus, bagaimana bisa kita tidak terhimpit? Kita tidak terhimpit olehnya karena tubuh kita memiliki kekuatan untuk menahan bobot Atmosfer. Kita tak akan berfungsi bahkan tak akan ada dalam lingkungan yang memiliki tekanan udara lebih rendah. Itulah mengapa, tanpa tekanan ini, darah yang bersirkulasi dengan cepat dalam tubuh kita akan berusaha menekan dengan hebat pembuluh darah kita. Tanpa keseimbangan oleh tekanan atmospheric ini, pembuluh darah kita akan pecah karena tekanan darah yang tinggi. Karena itulah, manusia tidak mungkin hidup di lingkungan seperti yang terdapat di planet Merkurius, yang tak memiliki Atmosfer. Planet Venus memiliki atmosfer. Karena tekanan di atas Venus 90 kali lebih besar daripada tekanan Atmosfer bumi, maka ia tidak akan sesuai untuk kehidupan manusia. Dengan demikian, kita mengerti bahwa tak satu pun kehidupan ada di planet Venus karena dengan tekanan udara yang besar sekali semua makhluk hidup akan musnah.

Suatu sistem yang sempurna telah memelihara kandungan oksigen di Atmosfer. Hal ini dinamakan sistem daur ulang. Binatang dan manusia menggunakan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Sedangkan tumbuh-tumbuhan, menyerap karbon dioksida serta mengeluarkan oksigen. Mereka memelihara keberlangsungan hidup dengan mengubah kembali karbon dioksida menjadi oksigen. Setiap hari, milyaran ton oksigen dihasilkan oleh tumbuh-tumbuhan dan dilepaskan ke Atmosfer.

Hujan turun ke bumi dalam jumlah tertentu. Jumlah ini hanya diketahui dengan penelitian mutakhir. Perhitungan menyebutkan bahwa 16 juta ton air menguap setiap dua detik. Dalam satu tahun, jumlah ini menjadi 505 trilyun ton. Sekali lagi, setiap tahun, 505 trilyun ton hujan jatuh ke bumi. Karena hujan memiliki siklus, maka jumlah ini selalu sama dari tahun ke tahun. Fakta ini, yang baru saja di temukan oleh ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an 1,400 abad yang lalu:

Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) (Surat az-Zukhruf: 11)
71% permukaan bumi tertutup oleh air. Bumi adalah satu-satunya planet yang airnya berbentuk cair. Air berkumpul dalam kubangan raksasa membentuk lautan, yang sangat penting bagi kehidupan.Sebagai contoh, air mencegah terjadinya perubahan suhu yang tiba-tiba sehingga membantu makhluk hidup untuk berada dalam suhu yang stabil. Air juga membuat iklim menjadi ramah. Bahkan, laut membentuk pantai melalui erosi dan korosi. Tak satu planet pun memiliki sistem demikian. Terlebih lagi, lautan menawarkan berbagai macam ikan dan makanan bagi kita.

Penguapan dan kondensasi dari seluruh jumlah air yang disebutkan di atas, yang dinamakan “siklus air”, memelihara kesinambungan hidup di muka bumi. Perubahan sedikit saja dalam siklus air akan menyebabkan ketidakstabilan di alam dalam waktu singkat, yang berarti akhir dari kehidupan. Bagaimana pun, hal itu tak akan pernah terjadi; permukaan bumi selalu menerima hujan dalam jumlah yang sama. Allah “menurunkan hujan dari langit menurut kadar yang diperlukan …”

Perputaran bumi pada porosnya juga berpengaruh penting terhadap perubahan yang terjadi di Bumi. Perubahan  itu adalah apa yang kita sebut musim.Selama berotasi pada sumbunya, bumi agak miring terhadap orbitnya. Inilah yang menyebabkan terjadinya empat musim: musim semi, panas, gugur, dan musim dingin. Jika Allah berkehendak, bisa saja bumi kita lurus terhadap orbitnya. Dan tak akan ada musim. Suhu udara akan sama di seluruh penjuru bumi. Mulai dari makanan yang kita makan hingga udara yang kita hirup, gaya hidup serta lingkungan kita, semuanya akan berubah

Tidak seperti bumi, Uranus berotasi terhadap sisinya, seolah-olah planet tersebut “terjatuh”. Hal ini menyebabkan planet tersebut “menggelinding” mengelilingi matahari seperti sebuah bejana. Garis Khatulistiwa Uranus kemiringannya mencapai 980 terhadap orbitnya, sehingga kutubnya hampir menghadap ke matahari selama separuh orbitnya. Uranus memerlukan waktu 84 tahun bumi untuk mengitari matahari! Karena itu, selama beberapa tahun pada suatu waktu, tiap kutub terus menerus menerima cahaya matahari atau terus-menerus dalam gelap. Karena itu tidak ada yang bisa hidup di Uranus. Jangankan manusia, tumbuh2an saja tidak bisa bertahan di sana. tumbuh-tumbuhan yang butuh siang dan malam untuk hidup akan hilang dengan segera. Alhasil, hal ini berarti berakhirlah kehidupan.

Begitulah alasan kenapa Bumi adalah satu-satunya planet yang dapat didiami oleh manusia.

Okeh... dari segi Fisika dan astrologi dah mia bahas, sekarang mia bahas dari sisi Agama.

Alasan mia berpendapat, tak ada manusia yang hidup selain di bumi.
1. Di turunkannya Nabi Adam kebumi. Adam adalah, manusia pertama, bapaknya segala manusia. Jika Adam saja merupakan manusia PERTAMA hidup di bumi, jadi bagaimana ada manusia lain ada di planet lain? (Bagi yang ada berpendapat, Adam bukanlah manusia pertama, tapi masih ada manusia sebelum Adam. SIlahkan baca tulisan Mia di thread sebelah, yang berjudul "Qs. Al-Baqoroh ayat 30. Di sana Mia udah menjabarkan alasan mia mengatakan bahwa Adam adalah manusia pertama yang di ciptakan Allah. Dan tak ada manusia yang di ciptakan Allah sebelum beliau)

2. Dengan opini saudari yant_138 yang mengatakan:
Inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, dan semua berbondong bondong masuk Islam. Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.

Perlu anda ketahui, ada sebagian ilmuwan yang sependapat dengan anda lho. Jadi jangan sembarangan menuduh ilmuwan takut kalau di planet lain ada manusianya akan di ketahui bahwa Islam benar maka semua berbondong2 masuk islam.

HUAAALLLLLLLLLOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO.........................

Apakah anda lupa, banyak Ilmuwan yang sampai sekarang BERUSAHA MEMBUKTIKAN ADANYA KEHIDUPAN DI LUAR PLANET BUMI? apalagi ilmuwan Amerika tuh, yang getol melakukan penelitian dengan alat super canggik mereka untuk membuktikan bahwa adanya kehidupan di planet lain. Hal ini dapat di buktikan dengan 'rajinnya' mereka mengirim pesawat luar angkasa, apollo, roket atau apalah namanya untuk di terbangkan ke planet-planet. Baik pesawat itu di kendarai oleh manusia, monyet(Kalo anda tidak tahu, Amerika pernah mengirim simpanse menjadi astronout mereka. ini mia liat di discovery channel dan dari metro TV yang membahas tentang misi perjalanan ke luar angkasa) bahkan robot. Dengan tujuan apa? selain memahami keadaan planet-planet di luar sana, mereka juga mencari bukti adanya tanda-tanda makhluk hidup baik itu berbentuk alien kek, tumbuh2an kek, atau apapun yang setidaknya sejenis makhluk hidup. bersampel-sampel batu dan tanah mereka bawa ke bumi untuk di teliti untuk harapan itu, menemukan tanda2 kehidupan di luar sana.

Tentu anda familiar dengan nama Alien, UFO, atau sejenisnya. itu adalah sedikit bentuk harapan mereka yang mempercayai makhluk itu hidup di planet luar, dan mereka membangun sebuah alat telekomunikasi seperti radar untuk menangkap sinyal-sinyal atau sewaktu-waktu para makhluk angkasa luar itu mengadakan kontak dengan mereka. Salah satu tempat pusat penelitian berteknologi canggih itu adalah di gurun Nevada.

Jadi atas dasar apa anda mengatakan bahwa para ilmuwan itu 'takut' meneliti tentang kehidupan selain planet bumi? Bahkan kegiatan merekalah yang membuat dunia melirik bahkan banyak orang (Dominannya malahan orang non muslim) mempercayai apa yang di percayai oleh para ilmuwan; adanya kehidupan di luar sana. Bahkan... pernahkah anda mendengar adanya pernyataan dari ilmuwan tersebut bahwa Venus dan mars adalah saudara kembarnya bumi? dan bahkan mereka mempercayai dengan di suplainya oksigen ke planet itu, venus dan bumi akan berpotensi menjadi the next earth in the future. bahkan mereka sudah membuat perencanaan, jika suatu hari umat manusia sudah 'membludak' di bumi, sebagian manusia akan di transfer ke sana. berita ini Mia dapatkan ketika mia masih SMP dulu, dan mia adalah 'salah satu dari sekian banyaknya korban' yang mempercayai pendapat para ilmuwan itu.

Tentu saja, ada juga ilmuwan yang berpikir benar logis, dengan menyanggah bahwa adanya kehidupan di planet lain selain bumi. yaitu dengan dasar pemikiran yang telah mia papar di postingan sebelumnya (tentu saja dengan versi yang lebih detail dan lengkap dari yang udah mia tulis sebelumnya). Malah ilmuwan islam lebih banyak yang menyetujui bahwa planet lain selain bumi tidak mendukung kehidupan untuk makhluk hidup. dan mereka menyanggah fenomena UFO dan alien itu hanya ilusi atau karangan manusia belaka, bahkan UFO yang ilmuwan barat percayai, bagi ilmuwan islam itu adalah penampakan sesosok Jin yang mungkin di sambar oleh petir atau api-api dari langit yang di lempar Malaikat karena para Jin yang berusaha mencuri dengar kabar ghoib dari langit. atau bagi yang penasaran, banyak tuh buku2 islami yang membantah denomena UFO dan alien. salah satunya yang udah mia baca adalah 'Berdialog dengan jin islam" atau buku yang islam yang ada kaitannya dengan Dajjal dan Segitiga bermuda, juga berkaitan tentang pembahasan mengenai UFO dan alien ini. SIlahkan di cari dan di baca^^
 
3. Terakhir. Mia mengambil dari hasil pemikiran baru-baru ini. Baru-baru ini? ya... pemikiran ini muncul saat awal tahun 2008 ini. yang mana sebelumnya mia juga percaya adanya makhluk hidup termasuk manusia selain di planet bumi. kenapa mia berpikir seperti itu? Karena, begitu luasnya jagat raya yang di ciptakan oleh Allah, dengan beribu2 juta galaksi yang mempunyai beribu2 biliun juta planet didalamnya. Masak cuma bumi aja 'hidup' dan yang berpenghuni manusia dan makhluk hidp lainnya? Kalo iya bumi satu2nya, sendirian dong kitanya di antara sekian biliun juta planet2 yang ada di langit ini?

Tapi, kemudian. ga tau darimana, tiba-tiba mia berpikir seperti ini:

Agama apakah yang di RIDAHI ALLAH DI SISINYA?

ISLAM!!!

Siapakah yang MEMBAWA AGAMA ISLAM BAGI UMAT MANUSIA?

NABI MUHAMMAD SAW.

Dimanakah nabi Muhammad SAW DI LAHIRKAN DAN KEMUDIAN MENINGGAL?

DI BUMI!!!

Ya... Bumi!!! Tempat dimana Adam di turunkan, dimana keturunannya berkembang, dan di utusnya para Rasu-rasull dan Nabi-nabi Allah untuk menjadi wakil Allah dalam menyampaikan agama dan wahyu Nya kepada ummat manusia, dan Muhammad adalah Nabi dan Rasul terakhir sebagai penutup yang membawa agama terakhir yang di Ridhoi Allah sampai akhir zaman. Islam.

Jadi, bagaimana mungkinkah ada manusia di planet lain selain bumi? Jikapun ada, apa agama mereka? Jika kita mempunyai nabi dan rasul, tentu saja manusia 'disana' juga mempunyai Nabi dan rasul, yang nantinya agama2 yang berkembang di sana, juga di tutup oleh agama Islam. Tapi seperti yang kita ketahui sebelumnya,  Agama Nasrani atau ada juga yang berpendapat Hanif itu di anugrahkan Tuhan kepada Nabi Ibrahim dan kaumnya dengan kitab Taurat, Nabi Daud di anugrahkan Allah dengan kitabnya Zabur (Agamanya apa ya? ada yang tau? mia lupa. kalo yahudi itu umatnya bukan?), dan Nabi Isa di anugrahkan Allah dengan kitab Injil dengan agama kristen, dan Nabi penutup, nabi Muhammad SAW yang di anugrahi kitab penyempurnaan dari kitab sebelumnya: Al-Quran dan agama yang disempurnakan dari agama sebelumnya: Islam.
Islam hanya di anugrahkan Allah untuk Nabi Muhammad sebagai wakilNya untuk meng-islami manusia di bumi. tak ada nabi lain yang di tunjuk untuk membawa agama Islam kepada manusia selain NAbi Muhammad, seperti halnya agama Kristen hanya di berikan kepada nabi Isa untuk di sampaikan kepada manusia pada ummatnya saat itu, dan begitupun dengan nabi2 lainnya. Dan persamaan nabi-nabi Allah tersebut adalah lahir dan meninggal di bumi (Kecuali nabi Isa yang di angkat kelangit dan kemudian diturunkan kembali ke bumi untuk memerangi dajjal)

Dari dasar pemikiran itulah, mia menarik kesimpulan, AGAMA ISLAM YANG DI BAWA OLEH NABI MUHAMMAD SAW ADALAH UNTUK UMMAT MANUSIA DI BUMI. KENAPA DI BUMI? ya dapat anda baca lagi 3 alasan mia di atas hehehehe...

Hufff.... akhirnya selesai juga. Istirahat ahhhhh.....

Di tunggu bagi siapa yang ingin melengkapi yang di anggap perlu guna menambah ilmu kita, dan membetulkan kalo Mia ada kesalahan. Okay....^^

Assalammualaikum wbr...................................................................................................

 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 17, 2008, 07:22:12 am
Kutip
Bagaimana bisa anda mengatakan bahwa merkurius dan venus adalah plnet di'bawah' bumi? dan mars sampe pluto (apakah muntaha harus mia sertakan?) adalah para planet di atas bumi? biasanya hal yang dapat dikatan sebagai atas dan bawah karena adanya kedudukan yang vertikal. Apakah anda dapat memastikan letak para planet ini membentuk garis vertikal dengan posisi matahari terletak paling bawah kemudian di ikuti jajaran para planet yang membentuk garis vertikal keatas. Bagaimana jika mataharilah yang terletak di tempat yang teratas dengan di ikuti para planet membentuk garis vertikal kebawah. Bukankah jadinya ada 2 planet berada di atas bumi, dan enam (atau tujuh, KALAU saya menyertakan 'planet muntaha') berada di bawah bumi? Bukankah definisi langit anda adalah sesuatu yang berada di atas? dengan keadaan seperti itu tentu 'planet muntaha' anda berada di bawah, bukan di atas.
Subhanallah, analogi yang Great.. :D
Bener tuh, "pembalikan" fakta yang fatal :D
Makasih ya ka ;)

Kutip
Yah... Gerakan satelit yang mengelilingi planet sebagai pusatnya, gerakan planet yang mengelilingi Matahari sebagai pusatnya (coba teman-teman amati, arah pergerakan orang thawaf mengelilingi ka'bah, searah dengan gerakan Planet mengelilingi Matahari). pertanyaannya, jika Satelit mengelilingi planet dan planet mengelilingi matahari, lalu matahari mengelilingi apa?
Galaksi :D dan yang jelas galaksi akan mengitari suatu massa yang lebih besar lagi.(Accentris) dan ujung2xnya langit, dan setelah langit barulah disitu urusan Allah(karena saya ngak tahu konsepnya :D ) dalam menentukan Langit untuk mengitari Baithul Makmur :)

baru deh ini ;;)
Kutip
Maka jelaslah tiada lain seluruh alam semesta ini pun harus thawaf juga (mengelilingi Arsy Allah), sebagai rasa tunduk dan mengagungkan KEMAHA PERKASAAN ALLAH. Dengan demikian titik sentral alam semesta ini pastilah Arsy Allah yang Maha Luas itu. Untuk itu lihatlah ayat Al Quran di bawah ini:

“Sesungguhnya Allah, Tuhan kamu telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Kemudian Dia berkuasa di atas Singsana, ditutup-Nya malam dengan siang, yg mengikutinya dengan cepat. Begitu juga Tuhan menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang yang masing-masing menjalankan KEWAJIBANNYA dengan perintah Tuhan. Ingatlah, MENCIPTA dan MEMERINTAH itu Hak Tuhan, Maha Berkat Tuhan, PEMIMPIN SEMESTA ALAM (QS Al Al A’raaf:54)

Kutip
Kalau bulan mengelilingi bumi selama 30 hari, dan bumi dan bulan secara bersama mengelilingi matahari (Heliosentris) selama lebih kurang lebih 365 hari (1 tahun). Dan kalau kita ketahui diperkirakan ukuran matahari 1.000.000 juta kali bumi, berapakah diameter orbit matahari? 364 hari X 1.000.000 = 1 juta tahun (ini paling sedikit? sebab mia ga tahu diameter orbit matahari pastinya)
Ups Afwan ka, hal itu tergantung pada perbandingan masa matahari dan massa bumi... kita ngak bisa dengan serta merta mengalikan dengan cara demikian, apalagi "teknik" revolusi matahari pada galaksi itu semakin lama semakin mendekat(berbeda dengan revolusi bumi terhadap matahari dan bulan mengitari matahari yang cenderung menjauh (lantaran adanya gaya Sentrifugal.(berbeda halnya dengan matahari yang mendekati pusat galaksi(yang dikarenakan) dipusat galaksi tersebut terdapat black hole-nya)).

Kutip
Dengan penjelasan ini, terbantahlah teori anda bahwa SIDARATUL MUNTAHA ADALAH PLANET KE 7 YANG BERADA DI ATAS BUMI. Jika planet ke 7 yang anda klaim sebagai Muntaha atau Surga, maka seharusnya seluruh PLANET, BINTANG, MATAHARI DAN SELURUH ISI LANGIT INI BERPUTAR MENGELILINGI PLANET MUNTAHA YANG ANDA SEBUTKAN ITU. Bukankah Allah berada di Arasy, yang kedudukannya di atas surga atau muntaha?
ummmm :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 17, 2008, 09:18:55 am
Kutip
Bagaimana bisa anda mengatakan bahwa merkurius dan venus adalah plnet di'bawah' bumi? dan mars sampe pluto (apakah muntaha harus mia sertakan?) adalah para planet di atas bumi? biasanya hal yang dapat dikatan sebagai atas dan bawah karena adanya kedudukan yang vertikal. Apakah anda dapat memastikan letak para planet ini membentuk garis vertikal dengan posisi matahari terletak paling bawah kemudian di ikuti jajaran para planet yang membentuk garis vertikal keatas. Bagaimana jika mataharilah yang terletak di tempat yang teratas dengan di ikuti para planet membentuk garis vertikal kebawah. Bukankah jadinya ada 2 planet berada di atas bumi, dan enam (atau tujuh, KALAU saya menyertakan 'planet muntaha') berada di bawah bumi? Bukankah definisi langit anda adalah sesuatu yang berada di atas? dengan keadaan seperti itu tentu 'planet muntaha' anda berada di bawah, bukan di atas.
Subhanallah, analogi yang Great.. :D
Bener tuh, "pembalikan" fakta yang fatal :D
Makasih ya ka ;)

Kutip
Yah... Gerakan satelit yang mengelilingi planet sebagai pusatnya, gerakan planet yang mengelilingi Matahari sebagai pusatnya (coba teman-teman amati, arah pergerakan orang thawaf mengelilingi ka'bah, searah dengan gerakan Planet mengelilingi Matahari). pertanyaannya, jika Satelit mengelilingi planet dan planet mengelilingi matahari, lalu matahari mengelilingi apa?
Galaksi :D dan yang jelas galaksi akan mengitari suatu massa yang lebih besar lagi.(Accentris) dan ujung2xnya langit, dan setelah langit barulah disitu urusan Allah(karena saya ngak tahu konsepnya :D ) dalam menentukan Langit untuk mengitari Baithul Makmur :)

baru deh ini ;;)
Kutip
Maka jelaslah tiada lain seluruh alam semesta ini pun harus thawaf juga (mengelilingi Arsy Allah), sebagai rasa tunduk dan mengagungkan KEMAHA PERKASAAN ALLAH. Dengan demikian titik sentral alam semesta ini pastilah Arsy Allah yang Maha Luas itu. Untuk itu lihatlah ayat Al Quran di bawah ini:

“Sesungguhnya Allah, Tuhan kamu telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Kemudian Dia berkuasa di atas Singsana, ditutup-Nya malam dengan siang, yg mengikutinya dengan cepat. Begitu juga Tuhan menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang yang masing-masing menjalankan KEWAJIBANNYA dengan perintah Tuhan. Ingatlah, MENCIPTA dan MEMERINTAH itu Hak Tuhan, Maha Berkat Tuhan, PEMIMPIN SEMESTA ALAM (QS Al Al A’raaf:54)

Kutip
Kalau bulan mengelilingi bumi selama 30 hari, dan bumi dan bulan secara bersama mengelilingi matahari (Heliosentris) selama lebih kurang lebih 365 hari (1 tahun). Dan kalau kita ketahui diperkirakan ukuran matahari 1.000.000 juta kali bumi, berapakah diameter orbit matahari? 364 hari X 1.000.000 = 1 juta tahun (ini paling sedikit? sebab mia ga tahu diameter orbit matahari pastinya)
Ups Afwan ka, hal itu tergantung pada perbandingan masa matahari dan massa bumi... kita ngak bisa dengan serta merta mengalikan dengan cara demikian, apalagi "teknik" revolusi matahari pada galaksi itu semakin lama semakin mendekat(berbeda dengan revolusi bumi terhadap matahari dan bulan mengitari matahari yang cenderung menjauh (lantaran adanya gaya Sentrifugal.(berbeda halnya dengan matahari yang mendekati pusat galaksi(yang dikarenakan) dipusat galaksi tersebut terdapat black hole-nya)).

Kutip
Dengan penjelasan ini, terbantahlah teori anda bahwa SIDARATUL MUNTAHA ADALAH PLANET KE 7 YANG BERADA DI ATAS BUMI. Jika planet ke 7 yang anda klaim sebagai Muntaha atau Surga, maka seharusnya seluruh PLANET, BINTANG, MATAHARI DAN SELURUH ISI LANGIT INI BERPUTAR MENGELILINGI PLANET MUNTAHA YANG ANDA SEBUTKAN ITU. Bukankah Allah berada di Arasy, yang kedudukannya di atas surga atau muntaha?
ummmm :)


Mengenai keterangan Akhina Ifa Matahari mengelilingi galaksi, sebenarnya saya setuju (ini pendapat mia^^) soalnya mia dulu pernah membaca buku apa gitu... lupa buku yang mana, bahwa satelit mengelilingi planet, planet mengelilingi matahari, matahari mengelilingi galaksi, galaksi mengelilingi inti galaksi dan seterusnya.

intinya... pasti peputaran alam semesta berpusat ke satu titik, yaitu Arasy. kenapa Arasy? Karena semua alam semesta ini berthawaf kepada Allah (contoh kecilnya adalah thawaf manusia di bumi pada ka'bah yang menjadi rumah Allah di bumi) dan menjadi rumah Allah di langit adalah Arasy.

en kenapa sebelumnya mia ga menjelaskan matahari mengelilingi galaksi? karena masih adanya kesimpangsiuran tentang hal ini (hal matahari mengelilingi galaksi) walau pribadi mia berpendapat matahari mengelilingi galaksi (berdasarkan dari buku yang mia baca) tapi karena masih simpang siur dan mia pun baru baca dari satu buku tentang matahari mengelilingi galaksi, jadi mia batasi saja sampai Matahari, dengan di sertai oleh dalil2 yang udah mia sebutkan di atas, yaitu: Matahari, bulan dan bintang-bintang beredar sesuai dengan orbitnya dan tunduk dengan perintah-Nya.

dengan di dalil ini ga ada menyebutkan galaksi, jadi mia ga berani 'memaksakan' pendapat mia matahari mengelilingi galaksi. tapi toh intinya tetap sama, bahwa segala yang ada di semesta ini berthawaf (mengelilingi) Arasy Allah.

Mengenai jumlah diameter orbit bumi, ini cuma perkiraan aja. tapi memang benar kata anda, selain memperhitungkan dari segi revolusi bumi dan mengalikannya, juga harus memperhitungkan massa saja. dengan segala kerendahan hati, mia menyerahkan ini kepada ahlinya yang paham soal hitung berhitung ini hahahahahaha nyerah deh soal angka2. makasih ya Akhina Ifa atas masukkan pertimbangan massanya. Mia jadi 'tersadar' kekurangan perhitungan mengenai diameter orbit matahari ini^^
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 17, 2008, 01:58:51 pm
Bismillah...
Afwan, cuma mo menaggapi:
Kutip
(1)dengan di dalil ini ga ada menyebutkan galaksi, jadi mia ga berani (2)'memaksakan' pendapat mia matahari mengelilingi galaksi. tapi toh intinya tetap sama, bahwa segala yang ada di semesta ini berthawaf (mengelilingi) Arasy Allah.

Ummm...
Afwan, nih ka mia, yakin nih klo ngak ada dalil tentang, galaksi ;;) bagimana dengan yang ini:

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, (AlBuruuj:85)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya),(Al Hijr: 16)

Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya. (AlFurqan:61)

:) Waktu dulu ketika pertama kali belajar Al-Quran, aku belum terlalu “tertarik” dengan makna gugusan bintang ini, lantaran aku menghayalkan bahwa yang disebut dengan gugusan bintang disini adalah Rasi(Formasi relatif bintang yang terlihat dari bumi) atau Constellations. Namun setelah aku mengkhilangkan khilafku tersebut, aku terkaget ternyata yang dimaksud dengan gugusan bintang tersebut adalah kumpulan atau kelompok bintang-bintang. Subhanallah, jika penjelasannya adalah berkelompok berarti yang dimaksud itu adalah(kemungkinan besar(aku takut jika ada sesuatu kumpulan yang lebih extrim lagi(selain supercluster(kumpulan galaksi2x)) dan belum pernah terungkap oleh ilmu pengetahuan kita)) adalah galaksi. Mengapa? Karena sifat galaksi adalah memiliki bintang yang berkelompok. Dan suatu hal yang luar biasa(bagiku) adalah ketika aku mengetahui bahwa kata yang ditaruh pada ayat tersebut dalam menjelaskan tentang galaksi tersebut adalah kata “gugusan” dan bukan kalimat lain, misal bintang yang mengelilingi(saja). Mengapa aku terkagum oleh kata “gugusan” daripada “mengelilingi” tapi karena bintang2x pembentuk galaksi tersebut tidaklah hanya mengelilingi secara konstan(orbit “itu-itu” aja(yang khususnya hampir sama dengan suatu objek yang mengitari objek yang massanya lebih besar(misal bumi mengitari matahari dan bulan yang mengelilingi bumi))), melainkan putaran bintang2x tersebut bergerak semakin lama semakin mendekati ke titik pusat, hal ini dikarenakan pada pusat galaksi tersebut terdapat Black Hole (http://en.wikipedia.org/wiki/Black_hole)(lubang hitam) yang menarik bintang2x tersebut dengan kekuatan grafitasinya yang kuat(sedemikian kuatnya maka dapat menarik milyaran bintang pada lingkungan grafitasi yang bernilai nol) Dan dari gambaran ini bukankah ini adalah gambaran tentang sesuatu yang “berkumpul” itu?... Subhanallah :) Lalu bagaimana dengan matahari?. Bukankah matahari adalah bintang? :)  Dan jika bintang maka bisa jadi matahari kita juga membentuk suatu kumpulan(yang kita sebut dengan galaksi Bimasakti), dan ternyata memang benar, bahwa matahari pun “melakukan” pengumpulan tersebut terhadap pusat galaksi kita.. Galaksi Bimasakti (http://en.wikipedia.org/wiki/Milkyway). Subhanallah... :)

(2) Subhanallah...

(3) Klo ngak salah yang menjadikan malaikat bertawaf itu lantaran pernah malaikat melakukan "kesalahan" ketika mempertanyakan mengapa yang dijadikan khilafah itu adalah manusia, apa begitu ka? (tolong koreksi yha ;) )

Kutip
Mengenai jumlah diameter orbit bumi, ini cuma perkiraan aja. tapi memang benar kata anda, selain memperhitungkan dari segi revolusi bumi dan mengalikannya, juga harus memperhitungkan massa saja. dengan segala kerendahan hati, mia menyerahkan ini kepada ahlinya yang paham soal hitung berhitung ini hahahahahaha nyerah deh soal angka2. makasih ya Akhina Ifa atas masukkan pertimbangan massanya. Mia jadi 'tersadar' kekurangan perhitungan mengenai diameter orbit matahari ini^^
Terima kasihlah kepada Allah yang telah menciptakan buku Semesta Alam(pustaka alam). Youtube.com. www.solarviews.com :D dll

Ka mia.. Postingan tentang planetnya sepertinya di sudahkan yha.. karena di takutkan nantinya thread ini akan out of topic(OOT) :)

CMIIW :->- tolong koreksi :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 17, 2008, 10:28:54 pm
sudah dijelaskan ttg syarat-syarat kehidupan, alhamdulillah, makasih.

karena samawat ada daabah / mahkluk hidup maka yg ditanyakan ternyata bukan samawat.
maaf salah kira.
trus , 7 langit yg mana?

kalau dunia paralel sampai 7 spt tulisan akhina sebelumnya ( makasih ) saya tdk mudeng .
dulu pengertian saya dunia paralel adlah dunia 1 waktu berbeda sisi / atau jauh.
kalau dunia ghaib, atau abstrak saya juga tdk mudeng juga takut . gimana nih?
termasuk nabi yg sudah meninggal kok menghuni langit, padahal blm terompet 1, kok dibangkitkannya sebelum terompet 2.

dari kak mia yg begitu panjang, mana yg langit sih?
galaksi bukan karena terlalu banyak.
komet belum diterangkan jadi blm tahu apa yg ini.
mengenai planet thawaf saya setuju, sangat setuju. seperti thawaf kita .
sekalian donk planet sai diterangkan?
kalau Muhammad rasul dan nabi terakhir ( kebalik kak tulisannya ) jangan ditulis ini donk....
Kecuali nabi Isa yang di angkat kelangit dan kemudian diturunkan kembali ke bumi untuk .............
nanti jadinya bukan nabi terakhir donk deh.

kalau keluar angkasa dan tdk ada mata angin, kenapa ya istilahnya miraj?
 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 18, 2008, 01:50:06 am
Hmm.. Menafsirkan gugusan bintang=galaksi sungguh menarik. Mungkin d situlah letak kekurangan pemahaman mia.setelah akhina ifa jelaskan,mia setuju dg penjelasannya. Gugusan bintang=galaksi.bukankah galaksi itu kumpulan dr bintang? Great analysis :)
Makasih buat penjelasannya

Mengenai yg menjd malaikat berthawaf krn kesalahannya bertanya ttg rencana Tuhan menciptakan manusia... Mia kurang tahu juga. Tapi mia mempunyai pendapat. Bolehkan?

Dr ilmu yg msh sedikit mia pelajari.sejauh ini dr cerita,hanya ada dua malaikat yg dihukum krn kesalahannya.yaitu harut dan marut. Dan sejauh ini(maaf kl salah.kl ada yg lbh tau,mhn sharing ilmunya)yg mia ketahui,ga ada malaikat yg di hukum oleh Allah slain dua malaikat tsb.
Jd berkelilingnya beribu2 malaikat berthawaf mengelilingi arasy Allah,mgkn mereka diciptakan memang utk memuja Allah. Spt yg kita ketahui,stiap malaikat yg diciptakan Allah mempunyai kewajiban dan tugas masing2. Dan malaikat yg berthawaf mengelilingi arasy(bahkan ada yg sampai seumur hidupnya)diciptakan memang utk memuja dan mengagungkan Allah. Begitu pendapat mia. Kalo ada yg lbh tau,dg di sertai dalil atau hadist,bisa memberikan penjelasannya.

Menurut mia arti langit yaitu yg membungkus isi alam semesta. yang didalamnya terdapat galaksi2 dan seisinya, yaitu bintang2, planet, satelit, meteorit, asteorit dll.

Allah berfirman, ada 7 lapis langit. di sebelumnya mia udah menyampaikan pendapat mia, bahwa kita tinggal di bawah lapisan langit pertama. pada langit pertama aja imu kita aja ga nyampe sampai di mana batasnya (ini menunjukkan betapa luasnya langit itu), dari ilmu manusia yang masuh terbatas dan keciiiiil sekali di bandingkan dengan ilmu Allah, kita ga akan tahu di amna batas langit ini. padahal baru lapisan pertama. apa lagi yang kedua dst, pada lapisan pertama aja akal kita ga mampu menalaah keseluruhan isinya apakagi mencari batasnya dan mencari lapisan kedua dst dan mungkin saja (Wallahualam) lapisan langit pertama adalah merupakan lapisan langit dunia (yang di buat Allah untuk manusia/ sesuatu yang konkrit) lapisan kedua dan seterusnya adalah lapisan yang ghoin, yang hanya di ketahui Allah dan makhluk yang atas seizinNya 

Tentang lapisan2 langit ini sepenuhnya hanyalah Allah yang tahu dan ini merupakan hal ghoib Allah.  Tentu kita mengetahui apa beda yang konkrit dan ghoib. Konkrit yang dapat di rasakan oleh pancaindera baik itu mata, hidung, mulut dst dan bisa di telaah dengan akal. sedangkan yang ghoib adalah sesuatu yang tidak bisa di rasakan dengan panca indera, di telaah oleh akal tapi dapat dirasakan di yakini oleh hati dan qalbu.

Allah telah menyediakan alam yang kongkrit ini untuk kita pelajari dengan ilmu kita sampai batas kemampuan manusia itu sendiri. Tapi hal ghoib itu adalah menjadi perkara Allah dan tak satu makhlukpun mengetahuinya kecuali atas izinNya. cukup untuk kita percayai dan terima. Krn hal ghaibnya Allah tdk bs ditelaah dg akal pikiran.

dan anda pun pernah menyetujuinya. saya kutip perkataan anda:

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)

jadi nabi sendiri tidak tahu yg ghaib. 6/59, 27/65, 11/49, 6/50, 7/188, 2/33, 34/14
malaikat juga tdk tahu yg ghaib, demikian juga dgn jin. Apakah Nabi melihat dzat ALLAH?
jawabnya tidak krn ALLAH selalu dlm keadaan ghaib.

Jika Surga (muntaha), neraka, Malaikat, jin dan lapisan  sendiri adalah sesuatau yang ghoib

Kalo kita memakai teori anda yang mengatakan muntaha berada di planet ke tujuh di atas bumi, bukankah itu sama aja anda menganggap ilmu Allah yang ghoib itu 'sangat dekat' dan bisa di telaah dan diketahui secara pasti oleh manusia. (dengan mengatakan muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.(3)di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. ) Dengan mengatakan seperti itu  anda sudah begitu bisa memastikan hal ghoib Allah, dengan menyebutkan jarakanya, besarnya muntaha, dan mempunyai kehidupan konkrit seperti bumi. Jika muntaha itu adalah surga (karena Adam dulu tinggal di surga) maka bukankah surga itu adalah perkara Ghoib Allah saja? Hal itu anda seudah bertolak belakang dengan pernyataan anda yang meyakini bahwa tak ada satupun makhluk Allah yang mengetahui hal-hal ghoib selain Allah sendiri.

Sidharatul Muntaha, Surga dan neraka adalah salah satu tanda kekuasaan Allah yang Ghoib. Kekuasaan Allah yang Ghoib ini tidak akan bisa di jelaskan semudah itu dengan akal pikiran manusia yang sempit. Jangankan mengenai hal Ghoib Allah yang berada di langitNya, hal Ghoib yang berada di bumi aja, kita ga bisa menelaah dengan akal pikiran manusia kita. ambil contoh makhluk Ghoib Allah yang ada di bumi, Jin dan malaikat yang berada di bumi. Jangankan itu, hal ghoib yang berhubungan dengan diri kita sendiri aja kita ga bisa menganalisanya dengan akal, yaitu Ruh."Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". )

Tetapi melalui Al-Quran, kita di berikan sedikiiiiiiiiiiiiiiiiiit informasi mengenai hal2 Ghoib Allah (betapa Maha Pemurahnya Allah)
“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.”(Qs42:11)

Inilah informasi hal paling ghoib, yaitu informasi mengenai rupa Allah. Dia tidak menyerupai segala sesuatu dan tidak ada sesuatu pun menyerupai-Nya.

informasi hal ghoib lainnya, mia yakin akhwan2 pasti lebih tahu di bandingkan saya, yaitu mengenai jin dan malaikat, surga dan neraka serta ruh dimana ALlah memberikan sedikiiiiiiiiiiiit informasi kepada manusia tentang ilmu ghoibnya yang maha luas dan sepenuhnya hanya di ketahui oleh Allah. Wallahualam.

Nabi Muhammad SAW bertemu dengan setiap masing2 nabi di setiap lapisan berbeda dan di tunjukkan padanya surga dan neraka.  Di langit pertama - tujuh berturut-turut bertemu (1) Nabi Adam, (2) Nabi Isa dan Nabi Yahya, (3) Nabi Yusuf, (4) Nabi Idris, (5) Nabi Harun, (6) Nabi Musa, dan (7) Nabi Ibrahim. Mengenai kenapa para nabi yang terdahulu berada di langit, padahal para nabi belum di bangkitkan setelah ditiupnya terompet israfil? Jawabannya, para nabi yang di temui oleh nabi Muhammad di sini adalah berbentuk Ruh. Bukankah hal ghoib telah di bukakan Allah kepada nabi muhammad. Beliau dengan langsung bisa melihat Malaikat dengan wujud aslinya, berada di alam ghoib Allah (tujuh lapis langit, sidharatul muntaha, surga dan neraka) dan tentu saja bertemu dengan Ruh para nabi (kecuali isa, karena beliau diangkat Allah langsung kelangit. Wallahualam)

Mengenai hari kebangkitan, Ajaran  Islam sangat jelas tentang masalah ini. Manusia akan dibangkitkan  kembali  hidup  pada  Hari Pengadilan baik fisiknya ataupun rohaninya. Manusia tidak hanya rohani. Penciptaan   kembali   manusia  memerlukan  kedua-dua  badan(fisik) dan jiwa (ruh); kalau tidak,  dia  namanya  malaikat dan bukan manusia.
 
Mengenai penulisan,mia mang terbalik menulisnya. Hehehe ga nyadar ada yg kebalik. kekhilafan manusia. Di sini akan mia koreksi kesalahan penulisannya. Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir.

Makasih atas koreksinya. Very appreciate :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 18, 2008, 03:52:53 am
Oh ya... ini pendapat oleh T. Djamaluddin tentang Hakikat Tujuh Langit. di tunggu diskusi dari teman-teman semuanya mengenai pendapat dari si penulis ini.
Semoga bisa bermanfaat:

Hakikat Tujuh Langit
     Peristiwa isra' mi'raj yang menyebut-nyebut tujuh langit mau tak mau mengusik keingintahuan kita akan hakikat langit, khususnya berkaitan dengan tujuh langit yang juga sering disebut-sebut dalam Al-Qur'an. Bila kita dengar kata langit, yang terbayang adalah kubah biru yang melingkupi bumi kita. Benarkah yang dimaksud langit itu lapisan biru di atas sana dan berlapis-lapis sebanyak tujuh lapisan? Warna biru hanyalah semu, yang dihasilkan dari hamburan cahaya biru dari matahari oleh partikel-partikel atmosfer. Langit (samaa' atau samawat) berarti segala yang ada di atas kita, yang berarti pula angkasa luar, yang berisi galaksi, bintang, planet, batuan, debu dan gas yang bertebaran. Dan lapisan-lapisan yang melukiskan tempat kedudukan benda-benda langit sama sekali tidak ada.
     Bilangan 'tujuh' sendiri dalam beberapa hal di Al-Qur'an  tidak  selalu menyatakan  hitungan  eksak  dalam  sistem desimal. Di dalam Al-Qur'an ungkapan 'tujuh' atau 'tujuh  puluh' sering mengacu  pada jumlah yang tak terhitung. Misalnya, di dalam Q.S. Al-Baqarah:261) Allah menjanjikan: "Siapa  yang  menafkahkan  hartanya di  jalan  Allah  ibarat menanam  sebiji benih yang menumbuhkan TUJUH  tangkai  yang  masing-masingnya     berbuah    seratus    butir. Allah  MELIPATGANDAKAN pahala orang-orang yang dikehendakinya...." Juga di dalam Q.S. Luqman:27: "Jika seandainya semua pohon di bumi dijadikan sebagai  pena  dan  lautan  menjadi tintanya dan  ditambahkan TUJUH lautan lagi, maka tak akan habis Kalimat Allah...." Jadi  'tujuh langit' lebih mengena bila  difahamkan  sebagai  tatanan  benda-benda langit yang tak terhitung banyaknya, bukan sebagai lapisan-lapisan langit.
     Lalu, apa hakikatnya langit dunia, langit ke dua, langit ke tiga, ... sampai langit ke tujuh dalam kisah isra' mi'raj?  Mungkin ada orang mengada-ada penafsiran, mengaitkan dengan astronomi. Para penafsir dulu ada yang berpendapat bulan di langit pertama, matahari di langit ke empat, dan planet-planet lain di lapisan lainnya.Kini ada sembilan planet (catatan: Pluto telah dikeluarkan sebagai planet, dimasukkan sebagai planet kerdil) yang sudah diketahui, lebih dari tujuh. Tetapi, mungkin masih ada orang yang ingin mereka-reka. Kebetulan, dari jumlah planet yang sampai saat ini kita ketahui, dua planet dekat matahari (Merkurius dan Venus), tujuh lainnya --termasuk bumi-- mengorbit jauh dari matahari. Nah, orang mungkin akan berfikir langit dunia itulah orbit bumi, langit ke dua orbit Mars, ke tiga orbit Jupiter, ke empat orbit Saturnus, ke lima Uranus, ke enam Neptunus, dan ke tujuh Pluto. Kok, klop ya. Kalau begitu, Masjidil Aqsha yang berarti masjid terjauh dalam QS. 17:1, ada di planet Pluto. Dan Sidratul Muntaha adalah planet ke sepuluh yang tak mungkin terlampaui. Jadilah, isra' mi'raj dibayangkan seperti kisah Science Fiction, perjalanan antar planet dalam satu malam. Na'udzu billah mindzalik.
     Saya berpendapat, pengertian langit dalam kisah isra' mi'raj bukanlah pengertian langit secara fisik. Karena, fenomena yang diceritakan Nabi pun bukan fenomena fisik, seperti perjumpaan dengan ruh para Nabi. Langit dan Sidratul Muntaha dalam kisah isra' mi'raj adalah alam ghaib yang tak bisa kita ketahui hakikatnya dengan keterbatasan ilmu manusia. Hanya Rasulullah SAW yang berkesempatan mengetahuinya. Isra' mi'raj adalah mu'jizat yang hanya diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.

Lihat selengkapnya di:
(sumber http://t-djamaluddin.spaces.live.com/blog/ )
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 18, 2008, 04:25:13 am
Mengenai definis langit bisa di lihat dari sini

MEMAHAMI LANGIT

Banyak di antara kita yang memiliki persepsi berbeda tentang langit. Ada yang berpendapat bahwa langit adalah sebuah 'atap' alias bidang pembatas ruang angkasa. Artinya, mereka mengira bahwa ruang di atas kita ada pembatasnya, semacam atap. Kelompok pertama ini, biasanya adalah mereka yang awam tentang ilmu Astronomi.

Kelompok kedua adalah mereka yang mengikuti berbagai macam informasi tentang angkasa luar dari berbagai film-film fiksi ilmiah, ataupun berbagai macam media massa. Pada umumnya mereka mengerti bahwa yang dimaksud langit adalah sebuah ruang raksasa yang berisi triliunan benda-benda langit, seperti matahari, planet-planet (termasuk Bumi), bulan, bintang, galaksi, dan lain sebagainya. Mereka memperoleh pemahaman yang lebih baik bahwa langit bukanlah sebuah bidang batas, melainkan seluruh ruang angkasa di atas kita.

Kelompok yang ketiga adalah mereka yang mempelajari informasi Astronomi lebih banyak dan lebih detil. Lebih jauh, mereka mencoba memahami berbagai hal yang berkait dengan struktur langit lewat berbagai teori-teori Astronomi. Mereka terus-menerus mengikuti berbagai informasi dan mencoba melakukan rekonstruksi terhadap struktur langit, yang secara umum dipahami sebagai alam semesta atau Universe.

Nah, dari ketiga kelompok pemahaman itu saya ingin mengambil kesimpulan yang bersifat global saja, sebagai pijakan awal pemahaman kiia tentang langit. Bahwa yang disebut langit sebenarnya bukanlah sebuah bidang batas di angkasa sana, melainkan sebuah ruang tak berhingga besar yang memuat triliunan benda-benda angkasa. Mulai dari batuan angkasa yang berukuran kecil, satelit semacam bulan, planet-planet, matahari dan bintang, galaksi hingga superkluster.

Karena itu, jika kita bergerak ke langit naik pesawat angkasa luar, misalnya, maka kita akan bergerak menuju ruang angkasa yang tidak pernah ada batasnya. Sehari, seminggu, sebulan, setahun dan seterusnya kita bergerak ke angkasa, maka yang kita temui hanya ruang angkasa gelap yang berisi berbagai benda langit saja. Sampai mati pun, kita tidak akan pernah menemukan pembatasnya. Ya, langit adalah ruang angkasa yang luar biasa besarnya. Bahkan, tidak diketahui dimana tepinya.

Nah, pemahaman tentang langit ini penting untuk menyamakan persepsi kita tentang perjalanan Mi'raj Rasulullah saw. Sebab, dalam pemahaman tradisional selama ini, kita memperoleh kesan betapa langit itu digambarkan sebagai atap alias 'langit-langit'. Bahkan digambarkan pula sebagai atap yang ada pintu-pintunya, yang kemudian mesti dibuka sebagaimana pintu rumah, ketika Rasulullah saw mau memasuki langit yang lebih tinggi.

Istilah langit dalam bahasa Inggris, barangkali memberikan gambaran yang lebih jelas: Sky. Dalam bahasa Indonesia lebih pas disebut sebagai 'Angkasa'. Istilah lainnya adalah space. Sehingga, angkasa di luar Bumi disebut sebagai Outer Space. Jadi langit adalah Ruang Angkasa.

Pemahaman tentang langit adalah pemahaman yang cukup rumit. Apalagi jika dikaitkan dengan struktur langit yang tujuh. Untuk langit pertama saja, tidaklah mudah. Bahkan sampai sekarang ilmu Astronomi masih menemui berbagai kendala yang agak rumit dalam mempersepsi struktur alam tersebut. Akan tetapi, Insya Allah semuanya berangsur-angsur bisa dijelaskan.

Di dalam Al-Qur'an, Allah secara jelas dan berulangkali menginformasikan bahwa langit yang Dia ciptakan itu memang bukan hanya satu, melainkan 7 lapis, sebagaimana diinformasikan dalam ayat berikut ini.

QS. At Thalaq (65): 12
"Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula Bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu Nya benar-benar meliputi segala sesuatu."

QS. Al Mulk (67): 3
"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?"

Dan masih ada beberapa ayat lagi yang bercerita tentang langit yang tujuh. Cuma, kita mesti mencermati penggunaan kata langit (assamaa' dan assamaawaat - tunggal dan jamak). Kata-kata ini ternyata digunakan oleh Allah untuk menggambarkan ruang di atas Bumi, baik yang berarti atmosfer, maupun yang berarti angkasa luar.

Penggunaan kata langit yang bermaksud untuk angkasa luar, misalnya adalah yang terdapat dalam ayat-ayat di atas. Dan juga ayat berikut ini.

QS Fushilat (41): 12
"Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui."

Di ayat tersebut tergambar jelas sekali bahwa Allah menggunakan kata as samaawaat untuk menggambarkan angkasa luar. Kenapa ada kesimpulan begitu? Karena Dia menggambarkan bahwa langit yang dekat dihiasi dengan bintang-bintang. Dan kita tahu semua bahwa bintang-bintang itu bukan terdapat di atmosfer, melainkan di ruang angkasa.

Maka, ketika Allah bercerita tentang langit yang tujuh di ayat tersebut, langit yang dimaksudkan adalah langit alam semesta yang jumlahnya 7 tingkat.

Akan tetapi, di ayat-ayat yang lain Allah menggunakan kata-kata assamaa' dan assamawaat untuk menggambarkan atmosfer Bumi. Hal itu, misalnya, terdapat pada ayat-ayat berikut ini.

QS. Al Baqarah (2): 29
"Dia lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di Bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

Di situ digambarkan betapa Allah menciptakan segala, sesuatu di Bumi untuk manusia. Kemudian Dia memproses langit yang tujuh. Di ayat ini Allah menggunakan kata 'langit', untuk atmosfer. Kenapa demikian, karena langit tersebut ternyata diproses setelah Bumi terbentuk.

Jika yang dimaksudkan adalah langit alam semesta, hal itu menjadi tidak cocok. Karena sesungguhnya proses terbentuknya langit semesta lebih dulu dibandingkan dengan Bumi. Planet Bumi adalah bagian dari langit semesta, disamping miliaran matahari dan triliunan planet yang ada.

Ayat lain yang menunjukkan 'langit' sebagai atmosfer terdapat pada ayat-ayat berikut ini.

QS. Ruum (30): 48
"Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba Nya yang dikehendaki Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira."

Karena 'langit' di sini dikaitkan dengan hujan, kita lantas bisa mendapatkan gambaran bahwa yang dimaksudkan adalah atmosfer. Maka, ketika Allah menyebutkan bahwa langit tersebut ada tujuh, orientasi pemahaman kita menuju kepada lapisan-lapisan atmosfer yang memang ada tujuh lapis, yaitu: Troposfer, stratosfer, ozonosfer, mesosfer, ionosfer, eksosfer, dan magnetosfer.

Pemakaian kata 'langit' untuk dua hal yang berbeda ini seringkali membingungkan mereka yang kurang akrab dengan masalah astronomi. Mereka rancu menyamakan antara atmosfer dengan langit ruang angkasa.

Hal itu, misalnya, terlihat dari pemahaman mereka terhadap ayat ayat berikut ini.

QS. Al Baqarah (2): 22
Dialah Yang menjadikan Bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui."

QS. Al anbiyaa (21): 32
"Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya."

Ayat-ayat di atas menceritakan bahwa langit berfungsi sebagai atap. Hal ini memang cocok dengan fungsi atmosfer sebagai pelindung Bumi. Keberadaan atmosfer telah melindungi Bumi dari 'serangan' batu-batu langit yang setiap hari berjatuhan ke arah Bumi. Batu-batu yang masuk ke atmosfer Bumi telah dihadang olehnya, untuk kemudian dibakar oleh gesekan udara yang memiliki kecepatan putar lebih dari 1600 km per jam. Jadi dalam hal ini, atmosfer telah berfungsi sebagai atap yang melindungi Bumi.

Persoalannya menjadi lain ketika kita berbicara tentang langit yang bukan atmosfer. Karena langit angkasa luar tersebut berupa ruang yang sangat besar, berisi triliunan benda langit. Bukan berupa lapisan-lapisan udara seperti yang terdapat dalam atmosfer kita.

Maka, ketika Allah menyebutnya sebagai berlapis tujuh, cara pemahamannya berbeda dengan memahami atmosfer Bumi. Disinilah banyak yang terjebak pada pemahaman yang rancu antara keduanya.

Kerancuan itu, misalnya, terlihat dari pemahaman langit sebagai atap. Banyak beredar pemahaman di kalangan umat Islam, katanya, langit alam semesta ini berbentuk atap, sebagaimana dijelaskan pada ayat-ayat di atas. Padahal penjelasan itu terkait ke langit atmosfer. Bukan langit semesta.

Sehingga, tafsir yang muncul terhadap langit berlapis tujuh itu menjadi begitu sederhana dan naif. Bahwa, langit alam semesta dipersepsi bertumpuk-tumpuk seperti kue lapis. Lapis pertama adalah langit pertama, lapis kedua adalah langit kedua dan seterusnya sampai langit yang ke tujuh.

Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Dan bisa menjadi bahan olok-olok yang tidak mengenakkan hati dari orang-orang yang tidak suka kepada Islam. Tentu, kita harus memberikan penafsiran yang lebih proporsional, sesuai kenyataan ilmiah.......

Dan masih ada lanjutannya, lanjutannya bisa di lihat di:

(sumber http://www.dudung.net/artikel-islami/menuju-sidratul-muntaha.html )

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Agustus 18, 2008, 09:25:10 am
pengetahuannya mbak mia tentang tata surya mantap  :great:
sekarang kalo mo nanya yang berkaitan dengan langit dan seisinya udah tau deh nanya ke siapa  ;D
syukron ya dah mau berbagi ilmunya  ;)

itulah makanya saya agak heran dengan penjelasannya saudara/i iyant
yang menerjemahkan lapisan langit sama dengan urutan planet..
so, nanti akan ada orang yang bilang..
"Ooo.. berarti Allah bersemayam di deket pluto ya"
itu khan hal yang absurd..
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 18, 2008, 03:02:52 pm
sangat bisa dipahami. makasih kak, tapi...
gimana nih kak, saya jadi yg paling bodoh?

saya kira samawat tdk identik dgn langit, kok masih samawat lagi.

bumi tidak satu thok, ia ada temannya
39/67
Dan mereka tidak ..... padahal bumi jamiian dalam .....

karena bumi tidak satu thok maka ia ada beberapa, dan didalamnya ada mahkluk hidup

ada yg serupa dgn bumi
17/99
....... Allah yang menciptakan samawat dan bumi adalah kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka,.........

ALLAH kuasa menciptakan yg serupa dgn samawat dan bumi. ada samawat lain ada bumi lain.

samawat dan bumi ada isinya
55/29
Semua yang ada di samawat dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.

yg selalu meminta adalah jin dan manusia. kalau malaikat namanya tasbih kaan..

di samawat dan bumi ada orangnya
21/30
Tidak ada seorang pun di samawat dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.

padahal syarat untuk mahkluk hidup  itu sebegitu banyaknya, terutama harus ada air, tanah, udara, api.
berarti samawat yg saya sebut diatas tdk bisa diartikan langit, sky, space.
kalau bukan langit terus dinamakan apa enaknya....?

samawat dan bumi berotasi.
silih bergantinya malam dan siang, berarti berotasi.
39/5
Dia menciptakan samawat dan bumi ....; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. .....
27/ 54
Sesungguhnya Tuhan .......... samawat dan bumi ............. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya    dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang ..........

samawat diatas punya waktu siang dan malam........dgn cepaaaat..
entah kalau langit itu siang terus apa malam terus   ?

14/32
Allah-lah yang telah menciptakan samawat dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit/ atmosfer.,
mmg benar ayat ini,.... samawat ternyata ada hujannya.


gimana  nih samawat yg di situ apaan donk?
entar kena ini donk " Mungkin ada orang mengada-ada penafsiran, mengaitkan dengan astronomi. "

mungkinkah samawat=atmosfer ditempat lain samawat=langit/space dan ditempat lain,  lain lagi
samawat=bukan atmosfer bukan langit.

alhamdulillah dan terimakasih semuanya.


Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 19, 2008, 11:04:57 pm
Bismillah
Jika muntaha itu adalah surga (karena Adam dulu tinggal di surga) maka bukankah surga itu adalah perkara Ghoib Allah saja?
Hal itu anda seudah bertolak belakang dengan pernyataan anda yang meyakini bahwa tak ada satupun makhluk Allah yang mengetahui hal-hal ghoib selain Allah sendiri.

Maaf kak mia , sepertinya saya tdk menulis seperti itu.
di muntaha ada jannah, yg artinya kebun / taman.
nyata ,  seperti jannah spt yg pernah diberikan pada ratu saba di zaman sulaiman,
malah terdapat banyak di muka bumi ini. 13/4, 34/15, 26/134, 26/147

berbeda dgn jannah yg berarti surga yaitu nanti ( blm ada ) , selaku balasan orang-orang mutaqin., beriman dan beramal sholeh. Jannah di ayat  2/25, 2/82 ,2/111, 39/74 ,98/8

perbedaannya saya mengartikan jannah di ayat itu  53/15  bukan surga tetapi taman / kebun subur.
Karena  ayat berikutnya 53/16  ketika Sidratil muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya..
kata sesuatu yg meliputinya bisa diartikan atmosfer.
Disitu tdk ada kata jibril,  ayat-ayat sebelumnya jg tdk ada kata jibril,  nggak tahu kenapa?

Diatas kata jannah, sekarang kata langit.
Kata langit memang rancu, kalau dirinci antara lain sbb:
Samaau  = atmosfer di ayat .   2/22, 2/59, 2/144, 5/112, 6/35
Samaau  = semesta=universe   10/61, 21/104, 22/70,67/5
Samaau = tatasurya=solar system 2/29, 16/79, 25/25, 29/22
Samaawaat= ………. (isi sendiri ) seperti contoh di tulisan sebelumnya.

Untuk yg ini besok deh,,,, Agamanya apa ya?

Begitu kak, skr sdh malam tak tidur dulu yaaa.
Alhamdulillah. Makasih.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 20, 2008, 12:33:59 pm
Mmm... Mungkin bisa jadi mia salah menafsirkan maksud dari yant_138 tentang keberadaan nabi adam. baiknya mia jelaskan maksud mia. kalo ada kesalahpahaman mohon di maafkan ya akhwan..

kutipan dari postingan yant_138

 jadi pada waktu miraj, nabi menuju tempat yg nyata/konkrit, yaitu muntaha.apaan muntaha?
muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.
di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi, disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. disitu ada jannah tetapi artinya taman atau kebun.

Disana juga ada kabah seperti di bumi, kabahnya dilingkungan masjidil aqsha, inilah yang dikunjungi nabi, selain diperlihatkan ayat-ayat tentang susunan tatasurya yg rapi dgn ukuran yg sesuai. Nabi betul betul kesana dengan jasad dan ruhnya, tanpa kematian. karena mati itu cuma 2x dan hidup juga 2x.


Nah dari kata2 yang di bold itu mia berpikir seperti ini

Dengan mengatakan seperti itu  anda sudah begitu bisa memastikan hal ghoib Allah, dengan menyebutkan jarakanya, besarnya muntaha, dan mempunyai kehidupan konkrit seperti bumi. Jika muntaha itu adalah surga (karena Adam dulu tinggal di surga) maka bukankah surga itu adalah perkara Ghoib Allah saja? Hal itu anda seudah bertolak belakang dengan pernyataan anda yang meyakini bahwa tak ada satupun makhluk Allah yang mengetahui hal-hal ghoib selain Allah sendiri.

dari sini mia berpikir, dengan penjelasan yant_138 bahwa dengan pandangan muntaha(surga) itu terletak di atas pluto dan mempunyai dan jarak ukuran seperti yang disebutkan dan mempunyai kehidupan konkrit seperti di bumi dan Adam pernah tinggal disana.
Maksud anda Adam pernah tinggal di muntaha/ di surga yang di sini anda anggap bahwa muntaha itu di planet di atas pluto kan?

karena itu mia beropini, bahwa Adam memang sebelum di turunkan ke bumi ia tinggal di surga bersama hawa. dan menurut mia surga itu adalah salah satu hal ghoib Allah, oleh karena itu dengan pernyataan anda, sepertinya anda mengetahui jarak dan ukuran muntaha yang pernah di tinggali Adam tersebut. padahal tak adalah manusia mengetahui perkara ghoin melainkan sangat sedikit atas izin Allah. dan muntaha yang anda jelaskan itu menurut mia bersifat konkrit bukan ghoib, dengan pertimbangan ilmu Allah terhadap hal ghoib itu sangaaaaaaaaat luas sehingga sulit di jelaskan dengan akal pikiran.

Tapi jika pikiran mia itu ga sesuai dengan apa yang anda maksud , mia mohon maaf kalo salah penafsiran terhadap pernytaan anda tersebut. namanya juga manusia, berbeda pemikiran. Ok^^   :cool: :cool: :cool:
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 20, 2008, 06:29:43 pm
Kutip
kalau dunia paralel sampai 7 spt tulisan akhina sebelumnya ( makasih ) saya tdk mudeng .
dulu pengertian saya dunia paralel adlah dunia 1 waktu berbeda sisi / atau jauh.

Jawab:
Mengenai pararel.. memang seharusnya bukan kapasitas kita untuk menjelaskannya, bahkan para ahli saja(baca: wikipedia) menganggap bahwa alam semesta pararel tersebut adalah sesuatu yang fiksi. Bisa di lihat di sini (http://en.wikipedia.org/wiki/Parallel_universe_(fiction)).
Nah mengenai pengertian paralel universe ini adalah alam yang ada di lain alam kita namun keberadaannya ada pada waktu yang sama(Bisa di lihat lagi dari pengertian tentang paralel universe tadi). Namun sepertinya bakal ngak jelas jika harus menjelaskan pengertian pararel dalam kasus seperti ini(karena konteks paralel universe ini diperuntukkan bagi “mesin waktu”). Bagimana jika saya harus menjelaskan dengan multiple Universe(Alam semesta yang banyak(dalam konteks alam semesta yang terpisah))?. Gambarannya begini, jika langit beserta apa yang ada di dalamnya diibaratkan sebuah telur maka bisa berkemungkinan jika ada telur lain di sekitarnya.(jadi ada alam semesta yang lain yang Allah ciptakan selain di Alam semesta kita) Bagi saya sendiri hal ini bukanlah hal yang aneh lantaran saya meyakininya dari Firman Allah yang berbunyi: Segala Puji bagi Allah Tuhan Seluruh(Semesta) alam. Dengan adanya kata “seluruh” maka hal ini bisa di jadikan patokan dimana bahwa tidak hanya ada satu alam yang Allah Ciptakan saja. Nah mengenai lapisan langit, bisa pula langit kita ini di “bungkus” oleh langit langit yang lebih besar dan seterusnya. Bisa dimengerti?

Kutip
kalau dunia ghaib, atau abstrak saya juga tdk mudeng juga takut . gimana nih?
Untuk membuat mengerti bagaimana jika pengertian tersebut terpaut tentang alam malaikat dan alam jin, alam yang tidak terlihat namun “mereka” ada di sekirat kita.

Kutip
termasuk nabi yg sudah meninggal kok menghuni langit, padahal blm terompet 1, kok dibangkitkannya sebelum terompet 2.

Udah di jawab sama kk mia(udah tahu :D)
Kutip
Nabi Muhammad SAW bertemu dengan setiap masing2 nabi di setiap lapisan berbeda dan di tunjukkan padanya surga dan neraka.  Di langit pertama - tujuh berturut-turut bertemu (1) Nabi Adam, (2) Nabi Isa dan Nabi Yahya, (3) Nabi Yusuf, (4) Nabi Idris, (5) Nabi Harun, (6) Nabi Musa, dan (7) Nabi Ibrahim. Mengenai kenapa para nabi yang terdahulu berada di langit, padahal para nabi belum di bangkitkan setelah ditiupnya terompet israfil? Jawabannya, para nabi yang di temui oleh nabi Muhammad di sini adalah berbentuk Ruh. Bukankah hal ghoib telah di bukakan Allah kepada nabi muhammad. Beliau dengan langsung bisa melihat Malaikat dengan wujud aslinya, berada di alam ghoib Allah (tujuh lapis langit, sidharatul muntaha, surga dan neraka) dan tentu saja bertemu dengan Ruh para nabi (kecuali isa, karena beliau diangkat Allah langsung kelangit. Wallahualam)

Kutip
kalau keluar angkasa dan tdk ada mata angin, kenapa ya istilahnya miraj?
Khan kemaren dah dibilang klo khilaf [-( lagian emg bener ko. Di alam semseta itu ngak ada perhitungan dengan dasar mata angin ;)) yang jadi binun dari kata “naik” itu adalah arah pergerakan yang bergerak secara horizontal ke arah planet pluto, datar(meskipun ada yang menganggap bahwa vertikal)... nah dari situ yang membuat saya jadi binun tentang arti naik itu sendiri.. :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 20, 2008, 06:52:05 pm
Kutip
Jika yang dimaksudkan adalah langit alam semesta, hal itu menjadi tidak cocok. Karena sesungguhnya proses terbentuknya langit semesta lebih dulu dibandingkan dengan Bumi. Planet Bumi adalah bagian dari langit semesta, disamping miliaran matahari dan triliunan planet yang ada.


Bagi saya, bisa bertentangan dengan yang ini nih:

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
(Al-Ambiya: 30)

Untuk lebih jelasnya mungkin ini (http://forum.dudung.net/index.php/topic,5815.msg122847.html#msg122847) bisa memberi gambaran. :)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 22, 2008, 03:17:24 pm
Bismillah
Kenapa muntaha di perkirakan  415x bumi dan sejauh   45 au? Apa ada dasarnya ?

Jupiter
Sebagai planet terbesar dalam Tata Surya, Jupiter merupakan planet  berukuran 318 kali lipat lebih besar dari bumi.
saturnus
planet ke 2 terbesar yg sdh diketahui, besarnya 96 kali lipat bumi

Nabi mengatakan bahwa ada 1 malam lebih baik dari 1000 bulan.
ada apakah setiap 1000 bulan diatas bumi, ?   ( eeeh apa masih boleh pakai atas )
di ganti aja yaaa……….ada apakah setiap 1000 bulan di malam hari?
1000 bulan adalah 83 tahun 4bulan Qomariah, ada apakah gerangan ?
menurut penyataan para ahli, ke 2 planet besar itu tepat segaris dgn bumi.
Urutannya Matahari bumi jupiter dan saturnus segaris..

padahal nabi mengatakan lebih baik, maka lebih baik / besar dari yg  2  tersebut
( 318 + 96 = 415 ) itu cuma perhitungan biasa, makanya didepannya diberi kata minimal 415 x bumi. Demikian juga dgn jarak 45 au, itu jarak  minimal 1 jalan yg ditempuh nabi.
Karena dari buku yg saya baca planet x  berjarak  sekitar 60 au.
Maaf  kak  ini hitungan biasa, wajar,  seperti hitungan sd. ….

Dgn kata miraj, nabi memberi tahu ttg  benda benda diatas bumi pada waktu malam hari.
Dan penerbangan ke angkasa harus dilakukan malam hari. ( menjauh dari surya. )
Tdk boleh siang hari karena mendekat kepada surya, tetapi boleh kalau tujuannya  ke venus dan merkurius .

Kalau kita mau membaca, berpikir , mencari tahu dst , tentang alam semesta .
Susunan planet, dgn satelit dan mataharinya, terus jutaan bahkan milyaran bintang lain, terus galaxi ,dst, dst,  itu semua adalah arsy ALLAH, wilayah kekuasaan ALLAH.
maka kita akan terkagum-kagum.
Kesemuanya itu harus diatur oleh SATU. KEKUASAAN. Tdk boleh lebih.
Kalau lebih dari satu, 2 atau 3 maka akan kacaulah semesta universe, terakhirnya hancur sia-sia. Kekuasaan harus 1, hukum harus 1. hukum tdk boleh berubah. Tiada perubahan pada SUNAH ALLAH. Agama di samawat dan bumi adalah ISLAM. Sejak pertama diciptakan sampai  dihancurkan, sampai disusun kembali.
Dengan demikian akan terasa ringan bersyahadat.
“ Aku bersaksi tiada ilah selain ALLAH dan Muhammad adalah rasulALLAH “:
kalau ada yg tanya apa yg sudah kamu saksikan?
Bisa dijawab “ Semesta / Arsy ALLAH yg begitu besar hebat luar biasa harus diatur oleh satu hukum. Hukum milik ALLAH “

Dan kak mohon maaf , Nabi Muhammad bukan wakil-NYA. Karena tugas rasul hanyalah menyampaikan. Dan Islam sdh ada sebelum Nabi Muhammad s.a.w. ( dlm doa iftitah / doa Nabi Ibrahim sdh ada kata muslimun ,,,,,, sdh ada haji, sdh sholat,zakat dll).
Alhamdulillah

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 22, 2008, 05:17:51 pm
Assalamualikum.. Wr Wb
Afwan.. mo nanya nih
Kutip
1000 bulan adalah 83 tahun 4bulan Qomariah, ada apakah gerangan ?
menurut penyataan para ahli, ke 2 planet besar itu tepat segaris dgn bumi.
Urutannya Matahari bumi jupiter dan saturnus segaris..
Lalu apa hubungannya malam lailatul Qadar(baca: 1000 Bulan) dengan jarak Muntaha :-/

Kutip
Kalau kita mau membaca, berpikir , mencari tahu dst , tentang alam semesta .
Susunan planet, dgn satelit dan mataharinya, terus jutaan bahkan milyaran bintang lain, terus galaxi ,dst, dst,  itu semua adalah arsy ALLAH, wilayah kekuasaan ALLAH.
maka kita akan terkagum-kagum.
Masya Allah #-o
Klo ngak salah(bisa juga) nyambung ke sini deh:
Kutip
Kalo kita memakai teori anda yang mengatakan muntaha berada di planet ke tujuh di atas bumi, bukankah itu sama aja anda menganggap ilmu Allah yang ghoib itu 'sangat dekat' dan bisa di telaah dan diketahui secara pasti oleh manusia. (dengan mengatakan muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.(3)di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. ) Dengan mengatakan seperti itu  anda sudah begitu bisa memastikan hal ghoib Allah, dengan menyebutkan jarakanya, besarnya muntaha, dan mempunyai kehidupan konkrit seperti bumi. Jika muntaha itu adalah surga (karena Adam dulu tinggal di surga) maka bukankah surga itu adalah perkara Ghoib Allah saja? Hal itu anda seudah bertolak belakang dengan pernyataan anda yang meyakini bahwa tak ada satupun makhluk Allah yang mengetahui hal-hal ghoib selain Allah sendiri.

Afwan makanya dari itu ana agak binun.. masalahnya.. langit ini ngak sesempit yang kita kira lo... tepi langit yang baru di ketahui saja baru 13 Milyar tahun Cahaya(usia tata surya: 4.5 Milyar Tahun). Bayangkan cahaya yang sedetiknya bergerak sejauh 300 ribu km per jam, harus berkelana selama 13 Milyar tahun, agar dapat mencapai "tepian" itu... Subhanallah... betapa luasnya jagat raya ini.. Allah Huakbar.. Allah Benar2x Maha Kuasa atas ini, jadi Mo nangis :((
Untuk referensi bathin.. silahkan lihat ini (http://forum.dudung.net/index.php/topic,3645.msg41175.html#msg41175)
Segala yang benar Adalah Mutlak Milik Allah...
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: BINGUNG !!! pada Agustus 22, 2008, 05:39:09 pm
'arsy ya 'arsy, ga bisa qt menafsirkannya dg haL Lain...'arsy adaLah makhLuk (ciptaan) ALLAH, sama haLnya dg kata kursi yg ada daLam ayat kursi.

apa itu kursi? kursi ya kursi, ga bisa d tafsirkan dg kekuatan atau kekuasaan atau apaLah...tp kursi yg d mksud d sini (ayat kursi) bukanLah kursi sperti yg qt ketahui.

besarnya aLam semesta ini dg kursi ALLAH bagaikan sebuah cincin yg diLetakan d tengah gurun pasir yg Luas, sdangkan perbandingan kursi dg 'arsy sperti cincin yg diLetakan d tengah padang pasir yg Luas puLa...jd 'arsy adaLah makhLuk ALLAH yg paLing besar (ada haditsnya, tp Lupa)

masa 'arsy mau disamakan dg pLanet yg jauh Lebih keciL dari gaLaksi?!
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 22, 2008, 05:54:55 pm
Kutip
besarnya aLam semesta ini dg kursi ALLAH bagaikan sebuah cincin yg diLetakan d tengah gurun pasir yg Luas, sdangkan perbandingan kursi dg 'arsy sperti cincin yg diLetakan d tengah padang pasir yg Luas puLa...jd 'arsy adaLah makhLuk ALLAH yg paLing besar (ada haditsnya, tp Lupa)
^ Subhanallah...
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 23, 2008, 01:47:45 am
'arsy ya 'arsy, ga bisa qt menafsirkannya dg haL Lain...'arsy adaLah makhLuk (ciptaan) ALLAH, sama haLnya dg kata kursi yg ada daLam ayat kursi.

apa itu kursi? kursi ya kursi, ga bisa d tafsirkan dg kekuatan atau kekuasaan atau apaLah...tp kursi yg d mksud d sini (ayat kursi) bukanLah kursi sperti yg qt ketahui.

besarnya aLam semesta ini dg kursi ALLAH bagaikan sebuah cincin yg diLetakan d tengah gurun pasir yg Luas, sdangkan perbandingan kursi dg 'arsy sperti cincin yg diLetakan d tengah padang pasir yg Luas puLa...jd 'arsy adaLah makhLuk ALLAH yg paLing besar (ada haditsnya, tp Lupa)

masa 'arsy mau disamakan dg pLanet yg jauh Lebih keciL dari gaLaksi?!

Subhanallah.. Inilah penjelasan yg plg simple n ga membuat otak panas bwt menelaahnya.

Mia stuju dgn akhina ifa. Arasy Allah itu sangaaaat luas.sampai d sangga 4 malaikat pembw arasy dan menjd 8 saat akhirat nanti. Dan arasy itu berada di atas surga firdaus,yg merupakan tingkatan surga yg tertinggi. (Kalo misalkan surga atau muntaha itu sbh planet,jd tingkatan surga yg pertama masak berada dalam inti planet ?)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Akhina Ifa pada Agustus 23, 2008, 10:21:10 pm

3. Terakhir. Mia mengambil dari hasil pemikiran baru-baru ini. Baru-baru ini? ya... pemikiran ini muncul saat awal tahun 2008 ini. yang mana sebelumnya mia juga percaya adanya makhluk hidup termasuk manusia selain di planet bumi. kenapa mia berpikir seperti itu? Karena, begitu luasnya jagat raya yang di ciptakan oleh Allah, dengan beribu2 juta galaksi yang mempunyai beribu2 biliun juta planet didalamnya. Masak cuma bumi aja 'hidup' dan yang berpenghuni manusia dan makhluk hidp lainnya? Kalo iya bumi satu2nya, sendirian dong kitanya di antara sekian biliun juta planet2 yang ada di langit ini?

Tapi, kemudian. ga tau darimana, tiba-tiba mia berpikir seperti ini:

Agama apakah yang di RIDAHI ALLAH DI SISINYA?

ISLAM!!!

Siapakah yang MEMBAWA AGAMA ISLAM BAGI UMAT MANUSIA?

NABI MUHAMMAD SAW.

Takutnya OOT ifa jawabnya di sini ya ka:
Bagaimana jika di planet lain terdapat suatu peradaban, Islam-kah agama mereka?. (http://forum.dudung.net/index.php/topic,12248.msg161206.html#msg161206)
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Agustus 24, 2008, 10:01:15 pm
Bismillah,
“ Semesta / Arsy ALLAH yg begitu besar hebat luar biasa harus diatur oleh satu hukum. Hukum milik ALLAH “

mbalik maning, samaau kalau diartikan semesta = universe berarti semmmmuuuuuuuaaaaanya,
Atau begini , ada langit atmosfer tapi berbeda dgn langit = 1 solar system juga beda dengan langit  semesta. Juga berbeda dengan langit-langit yg diartikan planets.
Yg semesta adalah yg terbesar, terluas, itulah yg dimaksud arsy ( wilayah kekuasaan ALLAH ). Jadi semesta itu terdiri dari jutaan / milyaran galaxi, apalagi bintangnya, apalagi planetsnya, apalagi satelitsnya.

Mbalik maning kak,
Kesemuanya itu harus diatur oleh SATU. KEKUASAAN. Tdk boleh lebih.
Kalau lebih dari satu, 2 atau 3 maka akan kacaulah semesta universe, terakhirnya hancur sia-sia. Kekuasaan harus 1, hukum harus 1. hukum tdk boleh berubah. Tiada perubahan pada SUNAH ALLAH.
Agama di samawat dan bumi adalah ISLAM. Sejak pertama diciptakan sampai  dihancurkan, sampai disusun kembali

3/19
Sesungguhnya agama  di sisi Allah hanyalah Islam. ….

Islam rahmatan lil alamin
Bukan Cuma rahmatan lil ardhi
3/85
.. Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima ….

Mbalik ke langit ya kak,
Kalau kita mengikuti pikiran wajar,  bahwa Al Qur’an  untuk sekarang dan nanti.
1.   kalau 7 langit = 7 lapisan atmosfer maka ilmu ttg itu sudah di ketahui.
2.   kalau 7 langit = 7 universe / semesta maka ilmu ttg itu tdk diketahui.
Hitungan termudah yaitu bintang terdekat 4.23 tahun cahaya.  Itu berapa kilometer? Kalau kecepatan pesawat terbang 1000km/jam maka butuh berapa ribu tahun untuk sekali terbang. Makanya tdk mungkin.
3.   kalau samawat diartikan planet-planet maka ada kemungkinan yg sangat besar     
      penerbangan antar planet terlaksana. ( Fenomena yaaa )
   tapi Nabi Muhammad pasti sdh isra’ miraj, menaiki 7 tingkat dan menuruninya
4.   mungkin ini yg dimaksud Nabi melihatnya, maka umat sesudah nabi akan bisa
      melihat seperti nabi   ( sekarang sdh abad 15 H butuh berapa abad lagi ? }
5    bahwa planet yg ada tdk cocok untuk kehidupan wajar, 
      inipun bln terbukti dgn nyata.. contoh : pesawat yg ke mars, tdk berawak,
     dirancang untuk gravitasi seperti di bulan.. memang bisa kontak dgn radio tetapi
     sesudah mendarat di mars tdk dapat bergerak kemana-mana. Seharusnya ia terbang
     rendah di atas tanah mars sehingga dpt dilihat dgn kamera  dari bumi kondisi mars
     yg luas itu.
           Mungkin ada data yg lain ? mungkin pas mendarat malah masuk alam jin, jadi nggak kelihatan apa -apa?
Alhamdulillah
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada September 11, 2008, 09:45:06 pm
bismillah
kak mia anda hebat lho di topik ini pengetahauan anda sangat luas dan akal anda sangat dipergunakan, tapi ditopik 2/30 kok banyak cerita yg tdk masuk akal anda tulis, kenapa tdk disaring dulu, nanti yg Bing tambah bing. dapat kisah dari mana kok langsung ditulis, kalau salah ikut tanggung jawab lho. apa tdk takut?
Kalau ambil dari ini ya tidak takut " 2/ 185 bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda / furqon........"
1. Petunjuk
2. penjelasan petunjuk 1
3. sebagai laboratorium / al furqon.
sebagai petunjuk ya seperti ini membahas 17/1 sampai langit 7, sebagai penjelasan petunjuk tadi ayat-ayat yg berhubungan dengan 17/1 banyak sekali bukan sehingga ketemu langit atmospher, langit tatasurya, langit semesta dan langit-langit / planets.
sebagai laboratorium maka akhirnya kita bisa membedakan berita bohong atau asli logis.
sebenarnya kurang apa sih, sudah dikasih petunjuk, kalau kurang jelas ada penjelasannya, kalau masih bingung ada al furqonnya, eeh malah cari ditempat lain. tempat lain itu boleh tetapi untuk bahan pertimbangan.
mungkin ada yg bingung kok petunjuknya cuma satu / Qur'an. Karena Allah itu Esa maka petunjuknya dan syariatnya juga satu, disemua tempat, di samawat dan ardhi. khusus di bumi ada taurot, injil dan al Qur'an.
taurot sudah berubah walupun isinya islam bukan yahudi, injil sudah berubah walaupun isinya islam bukan nasrani /kristen. begitupun hadits, hadits sudah berubah, kalau sejalan al Qur'an boleh dipakai kalau tdk harus dibuang ( Qur'an sebagai Furqon )
Diantara kita ternyata lebih banyak porsi belajar selain al Qur'an makanya fungsi furqonnya melemah. Jarang lho orang yg membahas al Qur'an, karena dibatasi oleh ini, oleh itu, takut ini, takut itu. Di Al Qur'an ada kata bahwa ahli kitab yahudi dan nasrani mengenal Al Qur'an lebih dekat di banding kenal anaknya . Gimana kita mendekat ke Al Qur'an yuuuuuk???
maaf ya semuanya kalau saya dikira mengkritik, ini harapan saya kok.
Puja puji yg banyaaaak untuk ALLAH.
 
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: BINGUNG !!! pada September 11, 2008, 10:36:21 pm
3. sebagai laboratorium / al furqon.

apa hubungannya aL furqon dg Laboratorium? jgn maksa menyama-nyamakan deh

sebagai petunjuk ya seperti ini membahas 17/1 sampai langit 7, sebagai penjelasan petunjuk tadi ayat-ayat yg berhubungan dengan 17/1 banyak sekali bukan sehingga ketemu langit atmospher, langit tatasurya, langit semesta dan langit-langit / planets.

yg benar aja, Langit kog dibiLang pLanet...biar pun mungkin sya bodoh daLam iLmu agama, tp sya tidak bodoh daLam iLmu aLam...di mana2 Langit ya Langit, pLanet ya pLanet
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada September 14, 2008, 11:59:47 am
oke Bing, maksud anda tanya langit  ( langit 7) itu langit yg bahasa lainnya apa?
kalau maksa langit ya langit ya pembahasan tdk selesai karena tdk ketemu.
laboratorium jangan selalu diartikan lab biologi, lab fisika, lab forensik,banyak yg lain, maksudnya untuk mengetahui yg haq atau salah juga kadar alias kualitasnya.
Contohnya gini, dulu saya di SD di ajari Al qur’an terdiri 30 juz / 114 surat / 6666 ayat.
Sekarang saya hitung sendiri ternyata 30 juz / 114 surat / 6236 ayat.
Apa itu bukan laboratorium agama? Memang namanya tdk harus laboratorium, tapi ternyata nama itu mendekati. Jadi tdk maksa.
Juga anda harus tahu dalam agama tdk ada paksaan. Mau percaya bukan berarti anda percaya pada saya. Mau tdk percaya bukan berarti anda mengingkari saya. Saya kan cuma menyampaikan ayat-ayat. Silahkan pilih sendiri. Cuma siapapun termasuk saya dan anda harus tahu kalau ayatnya jelas tapi ingkar berarti ingkar ayat. ( walau Cuma 1 ayat kata gazali juga begitu )
Contoh lain , pengertian nabi dan rasul. Dulu dan sekarang sdh berubah. Kalau kita tdk menjadikan Al Qur’an sebagai lab. Agama maka kita masih kebingungan karena tdk ketemu.
Itu baru dua contoh . ( informasi ini bisa anda cari di kurikulum SD di Indonesia )
Ini contoh gigihnya perjuangan, perjuangan itu disampaikan orang sudah 30 tahun lebih. saat orangnya sudah meninggal perjuangan itu belum berhasil. Jalurnya juga berliku liku,
Jalur formal ditolak ya jalur gerilya seperti ini.
Kalaupun ada informasi seperti atas, saya tdk ingin anda  langsung percaya . Anda harus membuktikan / menyaksikan sendiri
Kepada pembaca yg lain, mungkin yg saya sampaikan ini saat ini belum berguna, mungkin baru berguna atau diterima sesudah sekian tahun.
Cuma Allah yg tahu. Maka Segala puji bagi Allah.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: BINGUNG !!! pada September 14, 2008, 01:06:27 pm
jika Langit = pLanet, LaLu bagaimana dg ayat yg menjeLaskan ttg penciptaan Langit dan bumi? bukankah jadinya akan sangat aneh tafsirnya?!

Langit = pLanet
bumi = emg bukan pLanet ya?

khan jd aneh, "dan daLam penciptaan Langit dan bumi..."
tafsirnya akan menjadi, "dan daLam penciptaan Langit dan Langit..." atau jd "dan daLam penciptaan pLanet dan pLanet..."
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: All Fana pada September 19, 2008, 03:41:18 pm
Maaf OOT :  :D

krn disini kynya ilmu ttg tata surya pd oke smua, request sdikit boleh ya??

Minta tlg dibahaskan ttg Asteroid yg diprediksi akan menubruk bumi di tahun 2019 ya.... Butuh pencerahan ini  ;D

Syukron.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: edaz nevermind pada September 25, 2008, 01:18:23 pm
Yang dimaksud tujuh lapis langit adalah :
Tata Surya kita adalah Langit Pertama (bumi mengelilingi matahari),
Tata Surya mengelilingi Galaksi adalah langit kedua,
Galaksi mengelililingi Cluster adalah langit ketiga,
Cluster mengelilingi Super cluster adalah langit keempat,
dan seterusnya sampai langit ketujuh mengelilingi Arsynya Allah.

Pada waktu Adam masih di surga, adam bersama malaikat pada hari tertentu dia mengelilingi Arsy Allah bersama malaikat, namun ketika Adam di turunkan ke dunia, Nabi Adam membuat seperti simulasi Arsy Allah yaitu Ka, bah. Yang pada jaman nabi Ibrahim dibangun kembali dan terus terjaga keberadaannya sampai sekarang.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Oktober 08, 2008, 08:25:30 pm
mungkin bisa untuk perbandingan
saya cari dengan ketik "langit samawat"
ketemu ada yg nama himmura
mungkin bisa untuk tambah ilmu
mohon maaf zahir batin
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dzikr pada November 07, 2008, 08:16:35 pm
Assalam...
Salam kenal..semua!  :)
kalo boleh mengusul, pertama2 kita cari ayat2 yang bercantum kata "samawat" yang kalo terjemahan umumnya mengartikan "langit". memang banyak tafsiran langit yang 7 itu, ada menafsirkan seperti yang telah dituliskan oleh rekan edaz:
Yang dimaksud tujuh lapis langit adalah :
Tata Surya kita adalah Langit Pertama (bumi mengelilingi matahari),
Tata Surya mengelilingi Galaksi adalah langit kedua,
Galaksi mengelililingi Cluster adalah langit ketiga,
Cluster mengelilingi Super cluster adalah langit keempat,
dan seterusnya sampai langit ketujuh mengelilingi Arsynya Allah.
ada yang menerjemahkan apa2 yang berada dalam dimensi ketiga adalah langit pertama,
dimensi keempat adalah langit kedua dan seterusnya sampai dengan dimensi ke-9 sebagai langit ke-7.
ada orang bilang dimensi 3 adalah alam manusia, dimensi 4 adalah alam jin, dimensi 5 adalah alam arwah, dan malaikat menguasai ke 9 dimensi. untuk lebih jelasnya baca ulasan Bpk agus mustofa dalam bukunya "terpesona di siratul muntaha".
KALO KITA UDA KUMPULIN AYAT2 TENTANG SAWAWAT, INSYA ALLAH AKAN ADA TITIK TERANG!
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Never 5 pada Mei 06, 2009, 08:14:19 pm
Ass. wr wb tujuan saya pertama kesini karena mencari tugas ttg isra' mi'raj, tapi akhirnya keterusan baca n' tertarik. trus langsung daftar... oh ia, katanya surga itu ada di langit ke 7, (pendapat selain surga ada di telapak kaki ibu) terus ada yg bilang neraka ada di bawah bumi ke 7. Lantas di bawah bumi kan yg paling panas adalah matahari (secara horizontal) terus, apa ada planet yg panas urutan 7 di bawah bumi...

Terus, Allah khan maha kuasa apa aja ga mustahil, saya jadi berpikir klo alien itu ada, soalnya saya pernah baca dulu ada ras manusia yg mengungsi ke planet apa itu kayaknya namax janos di galaksi sana, (kalo ga salah 1 sistem tata surya disebut 1 galaksi, dan beberapa galaksi ada namax nah janos itu ktx ada di dalam beberapa galaksi lain) itu apa benar?

terus di topik ini saya baca klo nabi Adam dan Hawa ad di planet yg benama muntaha. Lantas, ras manusia di bumi dibawa sapa? saya percaya ga ada yg mustahil, semua bisa aja, tapi apa ada teorix?

maaf klo kebanyakan, maklum "newbie" lagian msih smp
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Mei 29, 2009, 03:50:10 pm
Isra’ miraj


17/1  Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aghsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

- HambaNya yang dimaksud disini adalah yang menceritakan ini, yaitu Rasulullah / Nabi Muhammad SAW., berupa jiwa dan raga / ruh dan jasad.
- Memperjalankan hambaNya dapat berarti pula bahwa hambaNya tidak punya daya kekuatan dalam perjalanan ini.
- Suatu malam berarti permulaan malam sampai subuh dan perjalanannya / bergeraknya menjauhi matahari dan sebelum akhir malam harus sudah sampai di bumi waktu yang dipakai tidak boleh lebih dari 12 jam.
-  Dari Masjidil Haram di planet Bumi ke Masjidil Aghsa di planet Sidratul Muntaha. 53/13-17  Intaha berarti terakhir. Sidratul Muntaha adalah planet ke tujuh diatas Bumi atau yang terakhir dalam tatasurya kita.
- Dalam perjalanan tersebut Kami berkahi sekelilingnya, sehingga hambaNya terjamin / terjaga / terlindungi keselamatannya dalam perjalanan tersebut. Keselamatannya tersebut meliputi tercukupinya oksigen untuk pernafasan, terjaganya suhu badan, aman dari gesekan karena gerak cepat,  terhindar dari benturan meteor dll.
- Memperjalankan sekaligus dengan menjaga keselamatan hambaNya
- Keberkahan yang di berikan kepada Nabi Muhammad SAW seperti keberkahan yang di berikan kepada Nabi Nuh as 11/48

- tujuan : dengan melihat  Bumi dari planet lain berarti melihat sebagian kekuasaan /  kebesaran Allah SWT sehingga perjalanan ini akan menambah keyakinan hambaNya.
Daerah kekuasaan Allah SWT sungguh luas dan tersusun dengan rapi dan sempurna.
- Itulah tujuan yang tertulis dalam Al Quran. 17/1----53/18

Dalam ayat ini tidak disebutkan Baitul Makdis dan dulu Masjidil Aghsa adalah bukan Baitul Makdis. Karena pada saat ayat ini turun belum ada masjid di Bumi kecuali Masjidil Haram.
Tempat lain namanya bukan masjid, tembok ratapan atau sulaiman temple
Sementara Masjidil Aqhsa yg sekarang ini adalah hasil karya / oleh anak buah Umar bin Khattab
Juga tidak disebut tentang shalat, berarti tidak ada hubungan dengan shalat. Shalat sudah lebih dahulu dilaksanakan oleh nabi terdahulu, tata caranya waktunya jumlahnya sama dengan sekarang.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Mei 29, 2009, 03:56:05 pm
mengenai arsy', tolong cek dgn Al Qur'an...

TATA SURYA
Arti ‘ARSY  :
    a. Yang didirikan : - bangunan di zaman Sulaiman       27/38
                               - bangunan di zaman Yusuf      12/100
                                    - bangunan di Palestina      2/259
                     - bangunan dibangun Firaun      7/137
b. Semesta Raya                11/7, 7/54, 40/6, 39/75, 69/17
Galaksi di Quran = BURUJ             25/61, 85/1
Semesta raya dihiasai Galaksi-2          15/16 (menyebut SAMA’)
Arti SAMA’:
   a. Atmosfir melingkupi setiap planet, darinya turun hujan   2/22, 2/59, 2/144, 5/112, 6/35, 6/99, 6/125, 7/96, 11/44, 13/17, 14/24, 14/32, 15/14, 15/22 dll
   b. Tata Surya terdiri 1 bintang dikitari planet-2   2/29, 16/79, 25/25, 29/22, 32/5, 41/11, 41/12, 51/7, 52/9, 55/7, 55/37, 69/16, 70/8, 73/18, 82/1
   c. Benda angkasa yg datang menimpa   6/6, 11/52, 71/11
   d. Semesta raya sbg Arsy   3/5, 10/61, 21/104, 22/70, 25/61, 37/6, 38/27, 41/12, 44/10, 50/6, 67/5, 67/16, 79/27, 84/1, 85/1, 86/1, 86/11
TATA SURYA menurut Quran :
   a. SAMA’ : - Allah selesaikan tatasurya dengan 7 planet yg mengorbit diatas bumi    2/29
                       - Benda-2 yg melayang dlm kekosongan daerah tatasurya hanyalah ditahan Allah hingga tiada satupun yg keluar dari orbitnya. Tapi nanti a/ pecah di wkt kehancuran total    25/25
      - Terseret o/ benturan comet         82/1
   b. YAUM : Tata surya yg diciptakan Allah dg scr logis   6/73, 9/36
      Musa diperintah peringatkan kaumnya kenal tatasurya   14/5
      Tatasurya kini berputar di sumbunya 360 drjt selama 1.000 th mnrt kalender Qomariah (Lunar year). Bumi berputar 360 drjt selama 24 jam & 1 hari tata surya adalah 1.000 th bumi.    22/47
      Yaum = org kafir dikumpulkan di neraka pd hr kiamat   20/104
   c. NUUR : - tata surya            24/35
      - Tata surya nantinya ssdh kiamat ttp berwujud dimana planet bumi jadi cemerlang    39/69
‘ALAMIN : slruh manusia yg hidup di dlm tatasurya ini.    30/22, 21/107, 45/36, 81/27 dsb.
KAWAKIB: jama’ dr KAWKAB : bintang dlm galaxy kita atau galaxy lain dikitari planet-2 spt bumi ini.  37/6
   Istilah ini dipakai dlm menerangkan mimpi Yusuf      12/4
   37/6 = smua bintang dikitari planet –2 utk kediaman manusia    11/7, 21/104, 55/10 terutama skli    2/29, 7/10
Banyaknya bintang tdk terhitung jmlahnya spt Pohon    55/6
Berapa luasnya Semesta Raya : - semua bintang bergerak menrt ketentuan Allah      16/12
             - Semesta berputar di sumbunya slm 50.000 th Qomariah    70/4 s/d 70/7
             - Satu hari tatasurya = 1000 thn krn planet terjauh beredar 360 drjat   22/47
Org blm tahu bintang mana terpinggir dr smesta & tdk tahu kecepatan geraknya, jadi org tdk tahu luasnya daerah semesta raya.
Semesta raya bergerak PARALLEL :
A. Semesta berasal dr ALMA’ yg diberi Rawasia (batang magnet=magnetic bar) terwujudlah benda-2 angkasa, terpisah dan bersusunan                11/7, 21/30,     
      Perbedaan Rawasia antara yg ada bintang, bulan & planet serta beda pula nilai tarik      41/10
     -Benda angkasa ada yg jadi bintang/surya dg sistem magnet = Reguler
     -Yg jadi planet (spt bumi, mars, pluto, jupiter dsb) milliki Rawasia dg sistem  Simple
     -Yg jadi bulan/satelit miliki Rawasia dg sistem Spot, jadi bukan semsta raya terdiri bintang-2 yg berasal dr ledakan satu benda raksasa.
B. 70/4 = Semesta raya & galaxy berputar di sumbunya selma 50.000 th Qomariah  & tdk punya sumbu yg Nyata & 22/47 = Tatasurnya berputar di sumbunya =1000 th 360 drjt Jadi keduanya = geraak putaran semesta berlaku 1 arah dan tdk mungkin ada yg melawan arah = Gerak PARALEL dari Barat ke Timur melengkung 360 drjat.
C. Bintang-2 bergerak kelilingi semesta dimana satu bintang dg lainnya tdk ada sangkut pautnya.    16/12
Penerbangan antar Planet             65/12 & 84/19
Tapi tdk bisa keluar dr tatasurya ini          37/7, 53/17
Apakah Gaya Gravitasi Issac Newton  tergantang pd massa & jarak 2 benda ? Bertentangan dg susunan tata surya spt Mars yg lbh kecil dr bumi & pluto yg terjauh. Kalaulah betul akan binasalah slrh semesta tanpa ditetapkan Allah sang Pencipta.
Semua benda angkasa mengorbit pd jarak, kecepatan & posisi yg teratur yg ditentukan Allah    35/14
Allah tdk lengah tentang susunan ciptaanNYa (semesta ry)    23/7
Nanti akan rusak diwaktu sbh Comet membentur tatasurya    39/68
Orbit planet-2 kelilingi surya berlaku permanent, dijamin Equilibrium yg sempurna  yi gravity (daya jatuh) yg sama besarnya dg centrifugalnya (daya lenting) dlm orbit keliling surya. Hal ini dsbt MIZAAN    55/7
Jadi tdk mungkin planet dlm tatasurya ini tertarik & benturan dg bintang lain, krn antara planet & bintang ada Rawasia berbeda.
Allah ciptakan tatasurya ini selama 6 hari          7/54, 10/3, 32/4
Tetapi berdasrkan 22/47 = 1 hari sama = 1.000 th Qomariah (Lunar Year) = 972 th Syamsiah (Solar Year) jadi 6 hari = 6000 th.
Semesta raya diciptakan Allah slma 6.000 th sekaligus    41/12
Penciptaan yg 6.000 th jadi 2.000 th & 4.000 th       41/9 & 10 (mulanya Allah tempatkan Rawasia & Allah ciptakan semesta raya sekali jalan tanpa perbedaan waktu)
Semesta raya diciptakan Allah dari ALMA’      11/7, 21/30  (dari HYDROGEN= atom asal, kalau 11/7 = Alma’ lebih kecil dr Hydrogen, jadi 41/10 = Alma’ adlh kekosongan mutlak, lalu diberi Rawasia (batang magnet) hingga jadi inti atom yg berputar di sumbunya/ jadi Nuklir hingga timbulkan Elektron dan Positron selaku pembungkus. Komposisi dr semua itu = Atom Asal.
MAR’A = Elektron bebas / Neutorino =          79/31, 87/4
Anjuran pikirkan penciptaan Allah atas benda-2 angkasa utk menyembah Allah tanpa ragu   3/190

Magnet + bumi = unsur + / lelaki miliki tingkat 1 derajat atas unsur - / perempuan    2/228
Surya semakin tinggalkan daerah kutub jika dipandang dr Bumi      36/37 & 38
Daerah kediaman manusia di kutub-2 bumi semakin dikurangi sbb lenggang bumi kelilingi Surya semakin pendek     13/14, 21/44
Pool / Ujung Rawasia di utara & selatan senantiasa berpindah max 10 drjt dr kutub putaran bumi / 1.100 km     (16/16)
Maksudnya : adakalanya Surya tepat sinari Equator bumi, pd tgl 21 Maret & 22 September, maka kompas kelihatan ke-2 jarumnya tepat tunjuk ke arah utara & selatan kutub putaran bumi. Ini perlihatkan antara ke-2 ujung Rawasia bumi terbentuk segitiga sama kaki dg Surya sebgai titik sudut ke-3.
Adakalanya Surya miring ke selatan, pd tg 22 Desember, berlaku musim panas di Selatan bumi, & musim dingin di utara bumi. Sebaliknya pd tg 21Juni Surya max di utara yg berlaku musim panas di Utara bumi & musim dingin di Selatan bumi. Pada ke-2 tgl org akan lihat jarum kompas berpindah 10 drjt dr kutub utara bumi.
Planet-2 lain juga jalani zig-zag kelilingi surya, orbit planet-2 kelilingi surya adakalanya terdorong ke kiri/ utara dan kadang ke kanan / selatan , kepatuhan tersebut diartikan SUJUD.       16/48-49, 25/45
Gerak bumi kelilingi surya disbt “lingkaran” dg pengertian “tahun”    2/233 & 2/240
Planet Muntaha dinamakan Sidrah            53/14 (Orbit Oval bumi kelilingi surya)
Planet Muntaha sama wujudnya dg bumi & keadaannya, Diatas  orbit bumi ada 7 planet : Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto dan Muntaha            65/12 maka bumi juga dinamakan Sidrah. Istilah ini berarti Teratai, tumbuhan yg hidup di air maka mengalami masa dekat pd tanah tempat uratnya bertumbuh di waktu pasang surut, itu berarti titik Perihilium orbit planet. Kadang teratai jauh dr dasar air yi di wkt pasang naik = titik Aphelium orbit planet. Orbit demikian tdk mungkin berbentuk Bundar/Circle juga lonjong/Ellips tapi OVAL/Bujur telur.
Orbit bulan yg 12 X kelilingi bumi selama orbit bumi 345 drjt dijadikan dasar penanggalan permanent menurut Qur’an krn gerak orbit ini takkan berobah sampai kiamat. Maka Allah anjurkan pakai penanggalan Qomariah/Lunar Year  (9/36-37, 10/5-6, 36/39). Krn pergantian musim semakin pendek wktnya, misal di Jupiter 1 th disana = 11 th di bumi krn selama itu pula masa pergantian musim, apalagi di Saturnus yg 1 musim = 29 th di bumi. Penanggalan Qomariah berfaedah utk penerbangan antar planet (65/12, 10/6, 9/36) krn satu-2nya planet yg punya 1 bulan hanya bumi.
Lenggang zig-zag sbg akibat berlakunya topan Nuh dahulu       21/31, 71/19-20
Jangan ragu terhadap hal logis dr Allah             3/60
Qur’an kandung seluruh pokok keterangan & masalah sgl sesuatu   16/89
Empat bulan Terlarang : bln ke- 1 (Muharram), 7(Rajab), 11 (Zulqo’dah), 12 (Zulhijjah)  th Qomariah   9/36
3.Pada Muharram : bumi mulai orbit baru dr titik Perihilium (plng cept layangnya & plng dekat pd Surya) / dlm keadaan serius
4.Pd Rajab : bumi sgt jauh dr Surya & melayang paling lambat pd titik Aphelium / dlm keadaan serius      
5.Pd bln Zulqo’dah & Zulhijah : bumi sedng menjurus ke titik Perihilium utk mulai th berikutnya.
Seluruh benda di bumi utk kebutuhan manusia         2/29
Bumi ini diperganda yt banyak globenya berupa planet-2 yg kelilingi surya   ( 84/3),
Adanya masy manusia di stp planet dlm tatasurya kita ( 20/6, 65/12 ) & 42/29 (istilah “Dabbah” = pd 24/45 = mahluk hidup berjiwa yg berjalan atas perutnya, & yg berjalan diatas dua kakinya/empat kakinya)
Sesudah berlakunya penerbangan antar planet, org-2 a/ bertobat utk kembali ajaran Allah   15/14-15
Persyaratan yg dibutuhkan utk berlakunya kehidupan di planet-2      65/12, 7/185, 17/55 (terangkan bhw kedudukan & bentuk planet-2 sama dg di bumi)
Planet-2 & bumi sama ditumbuhi o/ tumbuhan sbg kebutuhan hidup   27/25, 42/12, 34/22
Di Planet-2 & bumi berlaku perkembang biakan hewan & manusia   42/29, 16/49, 42/11
Di setiap planet berlaku pergantian siang & malam, manusia berbangsa-2 & bbg bahasa   3/190, 70/40, 30/22
Semua yg ada di planet-2 & bumi diciptkn Allah utk keperluan hidup mnsia   45/13, 34/24, 31/20
Di setiap planet diturunkan ajaran Islam sbgmn di bumi & ada juga yg kafir      14/8, 3/83, 12/105
Di bumi & planet-2 lain diciptkan utk tempat ujian hidup manusia utk penilaian di akhirat   44/38, 23/17, 45/22
A. Planet yg dekat pd Surya bermassa kecil, miliki nilai tarik Rawasia yg kecil maka lambat berputar di sumbunya spt : Mercury, Venus & Bumi, atmosfir nya tebal utk jaga permukaannya agar tdk mudah ditembus sinar Surya.
   B. Planet yg jauh dr Surya bermassa besar, berputar lbh cepat, spt= Jupiter, Saturnus & Muntaha. Beratmosfir lbh tipis.
Ajaran ttg pesawat angkasa    31/20, 55/33 hingga apa yg disebut 7/171 benar-2lah pesawat angkasa.
Manusia planet yg lbh cepat perkmbangan peradabannya = yg lebih dekat dengan surya, krn pergantian siang-malam lbh cepat hingga berikan kesempatan berpikir & bekerja lbh cepat phami semesta raya. Dibuktikan dg keterangan asal manusia dari planet muntaha dipindahkan ke planet yg mendekati surya  (2/38 jo.53/15 & 3/59 jo.23/50) spt si cucu lbh pandai dari kakeknya.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Mei 29, 2009, 04:12:54 pm
buat mbak mia_t

syarat untuk berlangsungnya tempat kehidupan yang ditulis mbak digagalkan oleh tulisan dgn topik azab kubur.

dikubur katanya hidup, bisa diazab atau di enakkan?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: mia_t pada Agustus 04, 2009, 01:59:29 am
buat mbak mia_t

syarat untuk berlangsungnya tempat kehidupan yang ditulis mbak digagalkan oleh tulisan dgn topik azab kubur.

dikubur katanya hidup, bisa diazab atau di enakkan?

Assalammualaikum

maaf dah lama ga agbung, tenggelam dengan kesibukan. hehehehe....

mengenai setelah di kubur kita akan di hidupkan kembali untuk di azab atau di lapangkan, itu bukan pengertian hidup saat kita masih hidup bergerak dan berkembang di bumi seperti keadaan kita skrg ini. Tapi yg hidup itu adalah ruh kita. Yang di sebut mati itu adalah, terpisahnya ruh dari jasad atau raga untuk selamanya karena dicabutnya nyawa oleh Malaikat Maut. dalam kubur, yg dimaksud di 'hidupkan' itu bukan hidup bernyawa lagi spt skrg ini. Walo kita mati, tapi roh kita tetap hidup dan yang di siksa itu adalah ruh kita yang terus hidup itu. Ingat, roh, tubuh dan nyawa itu hal yang berbeda. Hidup di saat sebelum mati dengan 'hidup' setelah mati itu adalah dua hal yang sangat berbeda. Jika anda menyamakan hidup sebelum mati dengan 'hidup' setelah kematian adalah hal yang sama, coba anda bongkar kuburan deh, buat ngecek apakah sang mayat masih bernapas atau menunjukkan tanda2 kehidupan seperti orang masih hidup seperti kita sekarang.

Sedangkan mayat atau tubuh kita akan hancur dimakan cacing, ulat dan membusuk di dalam tanah. Walau ada dalam hadist, bahwa tubuh para syuhada yang membela agama Allah di jaga oleh Allah dari proses pembusukkan. Oleh karena itu Nabi melarang para syuhada yang meninggal ketika berperang membela agama Allah di mandikan dan di pocongkan. Akan tetapi langsung dikuburkan dengan baju mereka yang penuh darah tertumpah oleh darah mereka sendiri, sebagai bukti inilah darah yang tertumpah karena membela agama Allah. Dan atas izin Allah, tubuh mereka tidak membusuk seperti tubuh mayat2 tanpa nyawa lainnya. Wallahualam

Kalo anda tidak setuju dg teori berlangsungnya kehidupan yang sudah saya tulis disebelumnya, silahkan anda coba buktikan, untuk pergi 'merantau' ke bulan aja deh ( jgn di planet selain bumi deh, di bulan aja yg paling dekat dg bumi) bisa ga anda hidup di sana? pernah liat astronotkan di tipi? apakah mereka bs berjalan2 dg bebasnya di bulan tanpa baju khusus dan tabung oksigen? . Dan jika anda mempunyai pikiran, kok nabi bisa hidup ketika melakukan perjalanan isra' mijraj ke langit, padahal waktu itu ga ada pakaian astronot dan tabung oksigen? jawabannya mudah. Itu semua karena kehendak Allah. Allah berkehendak beliau bsia menempuh perjalanan isra' mijraj tanpa pakaian astrnot dalam keadaan hidup dan tanpa pakaian khusus astronot dan tabung oksigen. dan jangan bandingkan perjalanan nabi dalam isra' mijraj dengan perjalanan pesawat luar angkasa buatan manusia. ga bs di bandingkan dong. Sekarang  sateli buatant manusia udah bisa melacak keberadaan galaxy lain diluar galaksi bimasakti kita yang jaraknya bertrilyun juta kilometer jauhnya. Jika Muntaha itu di atas pluto, Masa sih, perjalanan nabi isra'mijraj (dari bumi ke muntaha) bisa kalah jauh dengan perjalanan satelit pelacak buatan manusia???? Kekuasaan Allah dan Arasy nya sangat luas, berada jauh dari pantauan manusia. Hanya dapat di yakini dengan iman. bukan dengan akal. Banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada di bumi susah di pahami dan di pastikan dengan akal, apalagi tentang hal ARASY Allah. Sangat tidaklahn pantas jika kegaungan atas ARASY Allah kita pastikan dengan angka-angka dan dengan jarak yang pasti (di atas pluto...??? dimana letak cluster aja di atas planet apa aja ga gitu kita ketahui dengan pastinya, apalagi memastikan letak muntaha dengan pasti dengan meletakkannya di atas pluto. Subhanallah...)

Btw, mengenai teori lapisan langit, saya setuju dengan pendapat edaz nevermind Yang dimaksud tujuh lapis langit adalah :
Tata Surya kita adalah Langit Pertama (bumi mengelilingi matahari),
Tata Surya mengelilingi Galaksi adalah langit kedua,
Galaksi mengelililingi Cluster adalah langit ketiga,
Cluster mengelilingi Super cluster adalah langit keempat,
dan saudara yant_138 tambahkan dengan yg nama himmura sbg tambahan referensi
dan seterusnya sampai langit ketujuh mengelilingi Arsynya Allah.

Tapi ini hanya teori aja, karena kemampuan kita menganalisa mengenai batas langit Allah sangat terbatas dan penuh ketidakpastian. Wallahualam (siapa tau langit kedua batasnya di super cluster :P ) kekuasaan Allah begitu luas sehingga kita hanya dapat menduga2 aja dimana batasan langit yang begitu sangat luasnya.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada September 27, 2009, 09:02:10 pm
mia, mau tanya, boleh ya?
ada cerita dari riwayat bahwa saat Nabi Muhammad SAW isra' miraj ketemu nabi nabi , antara lain nabi isa dan nabi musa. berapa persen riwayat itu bisa kita percayai?
kalau isra miraj saya 100% yakin.
makasih
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada November 30, 2009, 02:28:36 pm
Kutip dari: yant_138
mia, mau tanya, boleh ya?
ada cerita dari riwayat bahwa saat Nabi Muhammad SAW isra' miraj ketemu nabi nabi , antara lain nabi isa dan nabi musa. berapa persen riwayat itu bisa kita percayai?
kalau isra miraj saya 100% yakin.
makasih
ada beberapa pertanyaan utk anda atau siapa saja yg bisa menjawab :

- shalatnya muhammad itu sama gak sih dengan shalatnya ibrahim, musa dan isa ? bagaimana anda membuktikannya ?

- bisakah anda tunjukkan ke saya detail tatacara shalat yg diajarkan nabi kepada kita ? (tolong langsung saja, biasanya saya mendapatkan jawaban yang muter2 kagak karuan)

- Shalat jum'at, kenapa make kalender masehi bukan kalender Hijriah ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: harrypotter pada November 30, 2009, 04:43:22 pm
- Shalat jum'at, kenapa make kalender masehi bukan kalender Hijriah ?
hmm, spertinya ga ngaruh deh mau pakai yg mana...kalender hijriah hari jumat, di kalender masehi jg hari jumat :-?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Desember 01, 2009, 09:37:46 am
Kutip dari: harrypotter
hmm, spertinya ga ngaruh deh mau pakai yg mana...kalender hijriah hari jumat, di kalender masehi jg hari jumat
masak sih islam kan punya kalender, lalu kepada bulan ramadhan make kalender Hujriah bukan kalender masehi ?


salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Desember 01, 2009, 10:33:14 pm
shalatnya muhammad itu sama gak sih dengan shalatnya ibrahim, musa dan isa ? bagaimana anda membuktikannya ?


sama mas,  nabi muhammad mengikuti milah Ibrahim. tentu musa dan isa juga.
43/13
Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

kalau yg anda tanya ttg syariatnya : jawaban saya "syariatnya sama."  lihat atas.
kalau anda tanya ttg hakekatnya : jawaban saya " hakekatnya sama " 20/14 ......dirikanlah Shalat untuk memikirkan AKU.  atau 29/45 .... Sesungguhnya shalat itu mencegah dari kekejian dan mungkar. Dan sesungguhnya memikirkan Allah  adalah lebih besar ............

yg diatas tdk rumit.
kalau rumit itu seperti ini...
besok, sesudah mati....sesudah sa'ah...saat kiamat..... kita semua akan dibangkitkan.....dan akan diketemukan......dan akan saling bertanya....termasuk Nabi nabi,,,,,seandainya syariatnya berbeda....
maka ....persidangan itu akan ruwet, saksipun ruwwet,, catatan-catatan sebagai acuan juga ruwet...
ketika dipanggil jibril maka....jibril akan menerangkan yg benar seperti apa. ingat jibril juga shalat, jibrillah yg menyampaikan wahyu kepada para nabi....dan tdk membedakan (sama saja /tdk ada yg lebih utama dari) para nabi.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: harrypotter pada Desember 01, 2009, 11:18:14 pm
Kutip dari: harrypotter
hmm, spertinya ga ngaruh deh mau pakai yg mana...kalender hijriah hari jumat, di kalender masehi jg hari jumat
masak sih islam kan punya kalender, lalu kepada bulan ramadhan make kalender Hujriah bukan kalender masehi ?


salaam,
ngga, bukan gitu..
maksudnya, apa salahnya kita memakai kalender masehi untuk menentukan waktu sholat jumat?
toh tidak ada perbedaannya dg kalender hijriah dalam jumlah hari selama seminggu, sama-sama 7 hari.

beda halnya dg menentukan bulan ramadhan, karena jumlah hari dalam setahun di kedua kalender tsb berbeda.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: cabolek pada Desember 11, 2009, 08:00:25 pm
Mas bingung quote :
1. maksud dari "naik k Langit k 7" d sini apa? apakah Langit emg bnar2 7 Lapis ato gmna?

2. menurut jumhur uLama, rasuLuLLah d isra' kan beserta jasad na, tdak hanya ruh na saja...tyuz mengendarai buroq yg konon kcepatan na sperti kcpatan cahaya, bahkan kata na mLebihi kcpatan cahaya...yg jd pertanaan, apa bisa suatu materi (jasad) bergerak sperti / mLebihi kcptan cahaya tanpa ada Lecet sdkit pun? spengetahuan sya, suatu benda jika bergerak sperti kcpatan cahaya, maka benda tsb akan hancur.

3. derajat hadis ini apa, "jika bukan karenamu wahai muhammad, maka ALLAH tidak akan menciptakan aLam smesta ini" ?

Miturut saya :
1. langit emang 7 .... baik yang saghir maupun yang kabir
2. jasad nabi menyatu dengan tunggangan beliau yaitu : buraq .... jadi pakai speed warp pun ndak masalah
3. masuk hadits shahih ....

nuwun
www.soerjoalam.com
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: nirvana pada Desember 23, 2009, 07:59:37 am
Tentang peristiwa Isra' Mi'raj, menurutku kita semua benar-benar mengimaninya, Percaya sepenuhnya,


 kira-kira setelah terbaginya beberapa gol. Sahabat, berdasarkan kepercayaan terhadap Isra' mi'raj, dan kemudian Allah SWT memenangkan gol yg benar-benar mempercayai Isra' Mi'raj Rasulullah,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Desember 26, 2009, 12:03:26 pm
saya yakin. sangat yakin 100%.

karena kemampuan saya yg terbatas, saya besikap berbeda dgn yg lain.
seperti buroq.
kalau naik buroq maka ada efeknya.
buroq diartikan kilat (petir)(cahaya)
secara fisika kecepatan petir / cahaya dapat kita hitung.
maka nabi akan kesiangan datang ke bumi ( kabah )

kalau diartikan keberkahan seperti keberkahan yg diberikan pada Nabi NUH, lebih mudah saya pahami.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 10, 2010, 06:53:05 pm
disuatu tempat hampa maka buroq yg digambarkan makhluk hidup adan mati.
bahkan sayapnya menjadi beban, bukan lagi meringankan
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 12, 2010, 07:58:17 am
Kutip dari: yant_138
shalatnya muhammad itu sama gak sih dengan shalatnya ibrahim, musa dan isa ? bagaimana anda membuktikannya ?


sama mas,  nabi muhammad mengikuti milah Ibrahim. tentu musa dan isa juga.
43/13
Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

kalau yg anda tanya ttg syariatnya : jawaban saya "syariatnya sama."  lihat atas.
kalau anda tanya ttg hakekatnya : jawaban saya " hakekatnya sama " 20/14 ......dirikanlah Shalat untuk memikirkan AKU.  atau 29/45 .... Sesungguhnya shalat itu mencegah dari kekejian dan mungkar. Dan sesungguhnya memikirkan Allah  adalah lebih besar ............
logis sekali, saya setuju banget.

Lagian kalo mau di mi'rajkan mestinya Ibrahim bukan muhammad, krn :

Ibrahim adalah imam, bagaimana mungkin makmumnya (muhammad) yg di mi'rajkan drpd imamnya (ibrahim),

...Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku"...(QS 2:124)

Lalu bagaimana pula Muhammad ngikuti ibrahim kalo shalat diajarkan Allah kepada Muhammad bukan kepada ibrahim ? padahal ayatnya jelas siapapun (termasuk muhammad) diperintah mengikuti milah ibrahim, ini ayatnya :

Katakanlah: "Benarlah Allah". Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.(QS 3:95)

Lagi pula gak logis juga kalo Musa shalatnya 50 rakaat sementara Muhammad hanya 5 rakaat ........... gak adil deh.. padahal jelas sekali Allah Maha Adil..... kecuali ada diantara kita yg meragukan keadilan Allah.


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 12, 2010, 10:39:38 am
listen.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 12, 2010, 11:58:16 am
mia, mau tanya, boleh ya?
ada cerita dari riwayat bahwa saat Nabi Muhammad SAW isra' miraj ketemu nabi nabi , antara lain nabi isa dan nabi musa. berapa persen riwayat itu bisa kita percayai?
kalau isra miraj saya 100% yakin.
makasih

 :)
haditnya sohih mas, dan termaktub dalam sohih muslim sbb : (saya ambil point pentingnya saja yah)

مررت علي موسي ليلة اسري بي عند الكثيب الاحمر وهو قائم يصلي في قبره (رواه مسلم في صحيحه

saya melewati Musa yang sedang sholat dikuburnya disebuah tumpukan pasir merah pada malam saya dijalankan oleh Allah(malam isro' mi'roj).(HR.Imam Muslim)

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 12, 2010, 10:57:58 pm
apa orang mati masih bisa sholat?
tadi istri teman mati, malah saya yg men sholat i.
kepada mas zuhdi, maafkan saya, karena saya tdk terpengaruh kata sohih.
karena jarak waktu antara dia dan Nabi Muhammad begitu jauh.
apa sohih itu berarti 51% atau 75 % atau 100% atau cuma 5%
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 13, 2010, 10:29:12 am
Kutip dari: yant_138
Kutip dari: Zuhdi
saya melewati Musa yang sedang sholat dikuburnya disebuah tumpukan pasir merah pada malam saya dijalankan oleh Allah(malam isro' mi'roj).(HR.Imam Muslim)
apa orang mati masih bisa sholat?
orang yg mati jasadnya akan hancur, sementara ruh (jiwa) dipegang Allah spt, tersebut dlm ayat ini :

Allah memegang jiwa ketika matinya dan jiwa yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.(QS 39:42)

jadi sangat mustahil orang mati bisa shalat, jangankan mati tidurpun gak mungkin bisa shalat ===> saya gak percaya kalo nabi gak tahu ini.


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 14, 2010, 05:59:32 pm
apa orang mati masih bisa sholat?
tadi istri teman mati, malah saya yg men sholat i.
kepada mas zuhdi, maafkan saya, karena saya tdk terpengaruh kata sohih.
karena jarak waktu antara dia dan Nabi Muhammad begitu jauh.
apa sohih itu berarti 51% atau 75 % atau 100% atau cuma 5%

 :)
bisa mas,,
kalau anda membayangkan alam barzakh itu sama seperti alam dunia, itu keliru,,
saya ngerti, anda khan mbayangin alam barzakh itu sama dengan alam dunia, ya toh,,sementara aql anda gak nyampe ke situ mas..

sama mas, ntar anda dan saya mati juga disholati, karena kewajiban yah,,,
dan itu gak ada kaitannya mas dengan kehidupan alam barzakh, apapun boleh berlaku di sana, selama ada dalilnya,,,gitu mas,,

anda tidak terpengaruh kata SAHIH ?
gak apa-apa mas,,gak dipaksa koq,,,,hanya saja ini kan diskusi keagamaan, yang tentu berhubungan dengan dalil, kalau hanya main akal saja, ya gak cocok juga sih bicara alam barzakh hanya pake akal yang secuil,,,ngerti gak mas,, karena takutnya ngakal-ngakalin :D

sohih atau tidak sohih itu perlu kajian, kalau anda katakan tidak sohih, monggo jabarkan ulasan anda atas ketidak sohihan dalil itu, baru keren,,,,

tapi kalu hanya tuding-tuding saja, nerka-nerka saja,,yah,,anak TK juga bisa mas,,, :D

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 14, 2010, 06:10:11 pm
orang yg mati jasadnya akan hancur, sementara ruh (jiwa) dipegang Allah spt, tersebut dlm ayat ini :

Allah memegang jiwa ketika matinya dan jiwa yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.(QS 39:42)

jadi sangat mustahil orang mati bisa shalat, jangankan mati tidurpun gak mungkin bisa shalat ===> saya gak percaya kalo nabi gak tahu ini.
Salaam,


 :)
kenapa mustahil ?
boleh boleh saja hal itu terjadi,

mas, alam barzakh itu gak sesempit dunia ini, gak sama prikehidupan di dunia dengan di alam barzakh, jagi jangan gunakan akal anda yang secuil itu untuk memahami alam qubur..tapi gunakan Iman anda..

saya berikan satu lagi dalil, akan hidupnya mayit di alam kubur setelah ia dimasukkan ke kuburnya, supaya anda bisa ngerti,,,

Al-Imam Muslim telah meriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ، وَتَوَلّىَ عَنْهُ أَصْحَابُهُ، إِنّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ. يَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولاَنِ لَهُ: مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرّجُلِ ؟ فَأَمّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ: أَشْهَدُ أَنّهُ عَبْدُ اللّهِ وَرَسُولُهُ. قَالَ: فَيُقَالُ لَهُ: “انْظُرْ إِلَىَ مَقْعَدِكَ مِنَ النّارِ. قَدْ أَبْدَلَكَ اللّهُ بِهِ مَقْعَداً مِنَ الْجَنّةِ” قَالَ نَبِيّ اللّهِ صلى الله عليه وسلم: “فَيَرَاهُمَا جَمِيعاً”.

“Sesungguhnya seorang hamba bila diletakkan di dalam kuburnya dan para pengantarnya telah kembali pulang, sunggguh dia akan mendengarkan gesekan sandal-sandal mereka. Datang kepadanya dua malaikat, maka keduanya mendudukkannya dan bertanya kepadanya, ‘Apa pendapatmu tentang orang ini (yakni nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam)? Adapun seorang yang mukmin akan menjawab, ’Aku bersaksi bahwasanya dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya’. Maka dinyatakan kepadanya, ‘Lihatlah kepada tempatmu di neraka, sungguh telah digantikan oleh Allah dengan sebuah tempat di surga.” Maka Nabi Allah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kemudian dia melihat kedua tempat tersebut.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

bisa kan anda baca dengan jelas mas, tapi pake hati bacanya mas, dan iman juga,,,  ;)

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 15, 2010, 09:01:57 am
Kutip
kenapa mustahil ?
[boleh boleh saja hal itu terjadi,
masalahnya bukan boleh, tapi bisa atau tidak ...

pertanyaan saya, pernahkah anda shalat ketika anda sedang tidur ?, kalo saya kagak bisa tuh, tetangga sebelah rumah kiri atau kanan juga kagak bisa shalat ketika tidur ?

tolong kalo bisa tolong ajari saya deh ?

ato apa anda pernah ngeliat orang mati yang shalat ?

kaloo orang tidur saja - yg jasadnya masih utuh - gak bisa shalat, apalagi yg jasad sudah ancur. anda setuju tidak ?

Kutip
mas, alam barzakh itu gak sesempit dunia ini, gak sama prikehidupan di dunia dengan di alam barzakh, jagi jangan gunakan akal anda yang secuil itu untuk memahami alam qubur..tapi gunakan Iman anda..
saya sudah mencoba menggunakan akal tetapi kagak mampu mencerna alam barzah,

alam barzah itu apa sih ? trus yg berada dialam barzah apanya manusia, jasadnya ato ruhnya ?

- apa anda kagak percaya klo orang mati jasadnya hancur menjadi tanah ?
- apa anda juga kagak percaya klo orang mati ruhnya dipegang Allah QS 39:42?

kalo anda kagak percaya, baiknya berhenti saja deh diskusi kita,

Kutip
Al-Imam Muslim telah meriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

... “Sesungguhnya seorang hamba bila diletakkan di dalam kuburnya dan para pengantarnya telah kembali pulang, sunggguh dia akan mendengarkan gesekan sandal-sandal mereka... (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

coba anda lihat kembali kata2 yg saya "bold".

Tolong anda jawabnya pertanyaan saya ---> apakah orang mari bisa mendengar ?

klo ya itu artinya bertentangan dengan ayat ini :

Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.(QS 27:80)

klo anda tidak percaya silahkan dicoba mayat bisa mendengar ato tidak, untuk menguji Allah yang benar atau yang meriwayatkan hadis ???? 

Kutip
bisa kan anda baca dengan jelas mas, tapi pake hati bacanya mas, dan iman juga,,,

apa anda bermaksud menyuruh saya beriman kepada pengarang hadist diatas bukan ? tolong katakan dalilnya diayat mana dalam AQ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 15, 2010, 01:25:50 pm
masalahnya bukan boleh, tapi bisa atau tidak ...

:)
ooo,,,anda gak faham bahasa saya yah,,afwan,,karena saya masih gunakan dialek malaysia,,

boleh = bisa..

Kutip dari: Tobil
pertanyaan saya, pernahkah anda shalat ketika anda sedang tidur ?, kalo saya kagak bisa tuh, tetangga sebelah rumah kiri atau kanan juga kagak bisa shalat ketika tidur ?

tolong kalo bisa tolong ajari saya deh ?

ato apa anda pernah ngeliat orang mati yang shalat ?

kaloo orang tidur saja - yg jasadnya masih utuh - gak bisa shalat, apalagi yg jasad sudah ancur. anda setuju tidak ?

 :)
mas,,mas,,,
gak ngerti juga, nih bahasan bukan bab orang hidup di dunia mas,,,
tapi orang yang sudah masuk alam qubur atau alam barzakh,,,koq gak mudeng sih mas,,,

ya, gak setujulah,,
karena kefahaman anda itu masih tinggal di dunia, sedangkan pembahasan ini soal kehidupan setelah alam dunia,,,gimane sih  :D

Kutip dari: Tobil
saya sudah mencoba menggunakan akal tetapi kagak mampu mencerna alam barzah,

 :D
ketahuan kan, anda pake akal, jadi wajar aja kagak nyampe-nyampe...

Kutip dari: Tobil
alam barzah itu apa sih ? trus yg berada dialam barzah apanya manusia, jasadnya ato ruhnya ?

 :)
alam barzakh itu alam setelah dunia..
yang berada di dalamnya itu adalah jasad + ruh,,

Kutip dari: Tobil
- apa anda kagak percaya klo orang mati jasadnya hancur menjadi tanah ?
- apa anda juga kagak percaya klo orang mati ruhnya dipegang Allah QS 39:42?

kalo anda kagak percaya, baiknya berhenti saja deh diskusi kita,

 :)
saya percaya kalau orang yang mati itu secara zohir maka tubuhnya akan hancur, nah penilaian ini adalah berlaku selama kita masih hidup di dunia. Dalam artian, selama seseorang itu masih hidup di dunia maka penilaian ini berlaku baginya, itu secara aqliyah

Namun, kalau kiba bicara alam Qubur, maka semua penilaian itu tidak berlaku, kenapa ? karena alam qubur itu satu yang ghoib alias tidak kelihatan mata, bagaimana berlaku di sana juga tidak kelihatan mata, nah bagaiman mengetahui sesuatu yang tidak kelihatan mata ? tentu dengan si pembawa berita, yaitu Allah SWT sendiri dan Nabi Muhammad SAW.

apa anda gak percaya dengan Nabi Muhammad mas ?

soal ruh orang mati, sudah saya kasi penjelasan mas,,monggo dilihat lagi yah,,males mas ngetik-ngetik lagi,,, :D

Kutip dari: Tobil
Kutip
Al-Imam Muslim telah meriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

... “Sesungguhnya seorang hamba bila diletakkan di dalam kuburnya dan para pengantarnya telah kembali pulang, sunggguh dia akan mendengarkan gesekan sandal-sandal mereka... (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

coba anda lihat kembali kata2 yg saya "bold".

Tolong anda jawabnya pertanyaan saya ---> apakah orang mari bisa mendengar ?

 :)
ya, bisa..

Kutip dari: Tobil
klo ya itu artinya bertentangan dengan ayat ini :

Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.(QS 27:80)

 :)
coba baca pelan-pelan mas,,
di situ dikatakan "SESUNGGUHNYA KAMU TIDAK DAPAT MENJADIKAN ORANG MATI MENDENGAR"

ada lafadz "KAMU", tentu siapa saja manusia tidak dapat membuat orang mati mendengar mas, tapi kalau ALLAH ?

jangankan orang mati, bahkan pendengaran anda sendiripun itu bukan karena orang lain, tapi diberikan ALLAH ? tul gak mas,, ;)

Kutip dari: Tobil
klo anda tidak percaya silahkan dicoba mayat bisa mendengar ato tidak, untuk menguji Allah yang benar atau yang meriwayatkan hadis ???? 

 :D
baik ALLAH dan si PERIWAYAT HADIT keduanya benar, yang salah itu ANDA mas,,,

coba deh mas,,sekarang anda bisa liat wajah saya gak ?

Kutip dari: Tobil
apa anda bermaksud menyuruh saya beriman kepada pengarang hadist diatas bukan ? tolong katakan dalilnya diayat mana dalam AQ?

Salaam,


 :)
ya, sebagai seorang Muslim yang beriman, siapa saja wajib beriman kepada Nabi Muhammad SAW, kecuali anda itu seorang KAFIR ! maka lain soal,,,

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 15, 2010, 05:34:27 pm
ternyata ada yang percaya, ada alam kubur dan disana masih bisa sholat.
mungkin anda juga percaya soekarno dan soeharto perang lagi disana...

hehehehehe
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 15, 2010, 05:59:22 pm
ternyata ada yang percaya, ada alam kubur dan disana masih bisa sholat.
mungkin anda juga percaya soekarno dan soeharto perang lagi disana...

hehehehehe

 :)
ya,
saya percaya dengan apa yang disampaikan Nabi saya yaitu Muhammad SAW, gak tau kalau Nabi anda.

soal sukarno dan suharto, gak ada dalilnya mas kalau mereka lagi perang disana...
boleh jadi mereka sedang enak tidur di kasur empuk, boleh jadi sekarang mereka tidur di bara neraka,,gitu lo mas,,, ;)

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 16, 2010, 09:54:03 am
Kutip dari: yant_138
ternyata ada yang percaya, ada alam kubur dan disana masih bisa sholat.
mungkin anda juga percaya soekarno dan soeharto perang lagi disana...

hehehehehe
Saya juga ikut tertawa deh ... ha..ha..ha..ha..ha.

Coba dilihat Allah bilang :

Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.(QS 27:80)

atas dasar ayat itu saya tanya : "Tolong anda jawab pertanyaan saya ---> apakah orang mari bisa mendengar ?"

Zuhdi bilang : ya, bisa..

eh ..... rupanya ada "SUPERMAN" yg bisa membuat orang mati mendengar

sekali lagi ah : hi..hi..hi..hi..hi..


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 16, 2010, 11:46:38 am
Kutip dari: yant_138
ternyata ada yang percaya, ada alam kubur dan disana masih bisa sholat.
mungkin anda juga percaya soekarno dan soeharto perang lagi disana...

hehehehehe
Saya juga ikut tertawa deh ... ha..ha..ha..ha..ha.

Coba dilihat Allah bilang :

Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan menjadikan orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling membelakang.(QS 27:80)

atas dasar ayat itu saya tanya : "Tolong anda jawab pertanyaan saya ---> apakah orang mari bisa mendengar ?"

Zuhdi bilang : ya, bisa..

eh ..... rupanya ada "SUPERMAN" yg bisa membuat orang mati mendengar

sekali lagi ah : hi..hi..hi..hi..hi..


Salaam,

 :D
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 16, 2010, 06:53:15 pm
3/56
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
2/201
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".

apa ada yg percaya ayat diatas?
apa perlu ditambah (kata di kubur) ?

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 17, 2010, 06:57:11 am
Kutip dari: Zuhdi
ketahuan kan, anda pake akal, jadi wajar aja kagak nyampe-nyampe...
Akal anugerah yg terbesar yg diberikan Allah kepada saya, tanpa akal tidak ada bedanya saya dengan binatang.

Banyak sekali orang yg tidak mempergunakan akal berkelakuan seperti binatang, tanpa memberi contoh anda sendiri pasti mengetahui apa yg terjadi. Kasus orang  tua yg memperkosa putrinya --> sangat menjijikkan dan nyata sekali sbg kasus yg mewakili orang yg tidak mempergunakan akal.

AQ diturunkan kepada manusia karena mereka mempunyai akan yg bisa berfikir mana yg logis dan mana yg tidak ---> dan yg saya ketahui tidak ada satupun ayat yg bertentangan dengan logika saya.

Berfikir logis adalah modal yg diberikan Allah itu sebabnya AQ tidak diturunkan kpd binatang krn mereka tidak diberikan anugerah berfikir logis.

Allah sendiri mengatakan bahwa orang yg tidak mengikuti AQ sebagai perkataan yg paling baik, dari semua perkataan, adalah orang yg tidak  mempunyai akal dan orang yg tidak mendapat petunjuk (sesat). Anda bisa lihat di ayat 39:18.

Mudah2 an saja anda tidak seperti itu.


Salaam,



Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 17, 2010, 07:10:34 am
Kutip dari: Zuhdi
mas,,mas,,,
gak ngerti juga, nih bahasan bukan bab orang hidup di dunia mas,,,
tapi orang yang sudah masuk alam qubur atau alam barzakh,,,koq gak mudeng sih mas,,,

ya, gak setujulah,,
karena kefahaman anda itu masih tinggal di dunia, sedangkan pembahasan ini soal kehidupan setelah alam dunia,,,gimane sih
Hal yg logis begini anda tawarkan kepada saya untuk percaya, tentu saja bisa dimengerti kalo anda pernah mati dan merasakan adanya alam barzakh.

Bagaimana mungkin muhammad menceritakan hal yg ghaib, sementara beliau sendiri tidak mengetahuinya ?

Di waktu Allah mengumpulkan para rasul, lalu Allah bertanya: "Apa jawaban kaummu terhadapmu?" Para rasul menjawab: "Tidak ada pengetahuan kami; sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaib".(QS 5:109)

Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk dari yang baik. Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.(QS 3:179)

Dua ayat diatas mewakili suatu keadaan bahwa :

- para rasul sama sekali tidak mengetahui yg ghaib.
- kepada suapapun Allah sekali2 tidak akan memperlihatkan yg ghaib.

Sayang sekali kalo anda tidak mau berfikir.

Kutip
alam barzakh itu alam setelah dunia..
yang berada di dalamnya itu adalah jasad + ruh,,
Sok tahu anda .... bisa anda buktikan keberadaannya tidak ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 17, 2010, 07:27:04 am
Kutip dari: Zuhdi
Namun, kalau kiba bicara alam Qubur, maka semua penilaian itu tidak berlaku, kenapa ? karena alam qubur itu satu yang ghoib alias tidak kelihatan mata, bagaimana berlaku di sana juga tidak kelihatan mata, nah bagaiman mengetahui sesuatu yang tidak kelihatan mata ? tentu dengan si pembawa berita, yaitu Allah SWT sendiri dan Nabi Muhammad SAW.

apa anda gak percaya dengan Nabi Muhammad mas ?
Faktanya anda lihat pada postingan saya diatas, jadi mustahil beliau bercerita tentang alam ghaib, krn beliau tidak mengetahui yg ghaib.

perkataan anda "...nah bagaiman mengetahui sesuatu yang tidak kelihatan mata ? tentu dengan si pembawa berita, yaitu Allah SWT sendiri dan Nabi Muhammad SAW.

--------> jelas sekali menunjukkan kebohongan anda, krn nabi tidak tahu yg ghaib (QS 5:109) dan Allah juga tidak akan memperlihatkan yg ghaib kpd siapapun (QS 3:179)

Jadi sangat aneh kalo ada orang bercerita sesuatu sementara ia sendiri tidak mengetahui yg diceritakan, itu namanya membual ----> saya percaya nabi bukan seorang pembual dan bukan pula tukang ngayal.

tanya : apa anda gak percaya dengan Nabi Muhammad mas ?
jawab : yg tidak saya percayai yg ngarang kalo nabi bercerita masalah yg ghaib ?

Sekarang saya tanya ke anda apakah anda percaya AQ ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 19, 2010, 10:17:29 am
Hal yg logis begini anda tawarkan kepada saya untuk percaya, tentu saja bisa dimengerti kalo anda pernah mati dan merasakan adanya alam barzakh.

Bagaimana mungkin muhammad menceritakan hal yg ghaib, sementara beliau sendiri tidak mengetahuinya ?

 :)
Nabi tidak mengetahui sesuatu yang tidak diwahyukan, atau yang memang sesuatu yang tidak diperlihatkan, begitu dul...

Kalau anda katakan Nabi tidak mengetahui satu yang hang Ghoib secara Mutlak, maka anda sudah KUFUR mas, karena menginggkari AL-QUR'AN, mengingkari HADITS Nabi,,

kayaknya anda memang bukan seorang MUSLIM yah,,kelihatan sekali itu,,,sebaiknya anda tunjukkan wajah asli anda dul,,biar kita bisa diskusi fair,,

Kutip dari: Tobil
Dua ayat diatas mewakili suatu keadaan bahwa :

- para rasul sama sekali tidak mengetahui yg ghaib.
- kepada suapapun Allah sekali2 tidak akan memperlihatkan yg ghaib.

Sayang sekali kalo anda tidak mau berfikir.

 :)
yang gak mau berfikir itu ente dul,,
coba kasitau saya tasfir ayat itu,,

Kutip dari: Tobil
Sok tahu anda .... bisa anda buktikan keberadaannya tidak ?


 :)
ntar saya kasi buktinya anda gak mudeng dul, kalau saya bersandar pada hadit Nabi, kalau anda bersandar pada apa ? pada dukun,,,, :))

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 20, 2010, 07:24:05 am
diterangkan hidup cuma 2x, dan balasan juga dunia akhirat.
apa dikira nabi pagi bicara Al Qur'an tetapi sore Hadits?
tidak bukan, dia orang yg konsisten.
" aku bersaksi/pembukti bahwa Muhammad rasulAllah "
padahal tugas rasul itu cuma menyampaikan,
bukan pembuat hukum apalagi pemodif hukum.

Apa yg anda saksikan / buktikan kalau Muhammad adalah rasulAllah?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 20, 2010, 09:20:48 am
Kutip dari: Zuhdi
Nabi tidak mengetahui sesuatu yang tidak diwahyukan, atau yang memang sesuatu yang tidak diperlihatkan, begitu dul...
Apakah anda mau mendustakan ayat2 ini :

Di waktu Allah mengumpulkan para rasul, lalu Allah bertanya: "Apa jawaban kaummu terhadapmu?" Para rasul menjawab: "Tidak ada pengetahuan kami; sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaib".(QS 5:109)

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.(QS 72:26)


Kutip
Kalau anda katakan Nabi tidak mengetahui satu yang hang Ghoib secara Mutlak, maka anda sudah KUFUR mas, karena menginggkari AL-QUR'AN, mengingkari HADITS Nabi,,
ayat mana yg saya ingkari, kenapa anda tidak menunjukkan ayat yg saya ingkari ? jangan cuma hoax saja deh.

saya KUFUR  ?????? biar Allah sajalah yg menghakimi saya atau anda gak perlu ikut-ikutan jadi hakim ????

Kutip
kayaknya anda memang bukan seorang MUSLIM yah,,kelihatan sekali itu,,,sebaiknya anda tunjukkan wajah asli anda dul,,biar kita bisa diskusi fair,,
hoaaaaaaaaaaaaaax.

Kutip
yang gak mau berfikir itu ente dul,,
coba kasitau saya tasfir ayat itu,,
tafsir untuk apa ?????

Kutip
ntar saya kasi buktinya anda gak mudeng dul, kalau saya bersandar pada hadit Nabi, kalau anda bersandar pada apa ? pada dukun,,,
ntar, ntar, ntar ......... mlulu.



Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 20, 2010, 02:53:39 pm
Apakah anda mau mendustakan ayat2 ini :

Di waktu Allah mengumpulkan para rasul, lalu Allah bertanya: "Apa jawaban kaummu terhadapmu?" Para rasul menjawab: "Tidak ada pengetahuan kami; sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang ghaib".(QS 5:109)

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.(QS 72:26)


 :)
mas,,,mas,,,gak ngerti juga anda,,
seluruh Nabi dan Rasul, memang tidak pernah mengiklankan diri tau soal yang Ghoib, seperti dukun sekarang. Namun para Nabi dan Rasul itu melihat sesuatu yang diwahyukan dan sesuatu yang diperlihatkan, oleh siapa ? tentu oleh Allah SWT, termasuk perkara-perkara yang ghoib sekalipun.

darimana hal ini diketahui ?
dari begitu banyaknya hadits Nabi yang menyatakan hal tersebut, kesalahan anda, anda itu tidak mempercayai Hadit yang berkenaan dengan alam barzakh, walaupun hadit itu sahih. Modal anda itu adalah potongan-potongan ayat Al-Qur'an yang difahami sendiri, padahal diketahui bahwa orang yang menafsirkan Al-Qur'an menurut kehendaknya sendiri akan menemui kejahilan dan kesesatan.

Kutip dari: Tobil
ayat mana yg saya ingkari, kenapa anda tidak menunjukkan ayat yg saya ingkari ? jangan cuma hoax saja deh.

saya KUFUR  ?????? biar Allah sajalah yg menghakimi saya atau anda gak perlu ikut-ikutan jadi hakim ????

 :)
sudah saya kasitau ayatnya di depan, dan haditnya juga di depan,,,,

yah, menolak Hadit Nabi termasuk KUFUR !

Kutip dari: Tobil
hoaaaaaaaaaaaaaax.

muslim gak ente dul ?  :)

Kutip dari: Tobil
tafsir untuk apa ?????

 :)
tafsir untuk apa ?
 :D makenya mas,,belajar Al-Qur'an itu jangan dari terjemahan,,cari guru..

Kutip dari: Tobil

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 20, 2010, 06:09:44 pm
Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.
Dan tidak ada yang benci kepada milah Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh.  ( nggak ada berita ttg kubur karena mati )
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "islamlah!" Ibrahim menjawab: "Aku islam kepada Tuhan semesta alam".
 Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".
Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya."".
Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.


Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 20, 2010, 07:11:44 pm
sesama muslim juga begini,
 baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan,
mendoakan boleh, terus menerus juga boleh tapi kirim doa / kirim pahala tdk boleh.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 21, 2010, 06:49:43 am
Kutip
mas,,,mas,,,gak ngerti juga anda,,
seluruh Nabi dan Rasul, memang tidak pernah mengiklankan diri tau soal yang Ghoib, seperti dukun sekarang. Namun para Nabi dan Rasul itu melihat sesuatu yang diwahyukan dan sesuatu yang diperlihatkan, oleh siapa ? tentu oleh Allah SWT, termasuk perkara-perkara yang ghoib sekalipun.
apa statement Allah gak jelas siiiiiih
 
...Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun ......(QS 72:26)

kata seorangpun termasuk nabi atau tidak ? ini firman Allah lho...

- bukti lain nabi juga mengatakan :

Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan ?

percaya deh ALLAH dan RASUL-NYA kagak pernah berbohong.

Ini tambahan ayat agar anda yakin bahwa hanya Allah yg tahu hal yg ghaib :

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, ....(QS 6:59)

Lucu deh kalo RASUL sendiri bilang AKU TIDAK MENGETAHUI YG GHAIB, tapi ANDA ngotot bilang RASUL TAHU yang GHAIB padahal anda sama sekali tidak bisa menunjukkan dalilnya dalam AQ, jadi sepertinya anda buta deh, kalo tidak ada pasti ....saya ulangi... pasti tahu.

atau

anda pasti lebih percaya kepada pengarang hadist dari pada ALLAH dan RASUL-NYA, jika tidak anda pasti tidak akan berkata NABI TAHU YG GHOIB

Padahal jelas banyak ayat yg mengatakan : TAATLAH kepada ALLAH dan RASUL-NYA.

Sayang sekali anda kagak bisa membaca dan tidak mau berfikir ... jadinya anda kagak bisa ngerti ayat ini :

Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan ?(QS 6:50)

Ada 3 (tiga) hal yg pokok dalam ayat diatas :

1.  Nabi tidak mengetahui yang ghaib,
2.  Nabi hanya tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadanya,
3.  Nabi adalah termasuk orang yg menggunakan akalnya

Ini perbandingannya dengan diri anda :

1. Anda bilang nabi tahu yg ghaib.
2. Anda mengikuti juga selain apa yg diwahyukanNya.
3. Anda termasuk orang yg tidak menggunakan akal.

Lucu sekali kalo anda mengaku pengikut nabi.


Salaam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 21, 2010, 07:11:24 am
Kutip dari: Zuhdi
sudah saya kasitau ayatnya di depan, dan haditnya juga di depan,,,,

yah, menolak Hadit Nabi termasuk KUFUR !
Saya jamin deh ............... kalo ada orang nuduh orang kufur, pasti orang itu kagak tahu artinya kafir.

Kalo anda kagak percaya silahkan anda buktikan apa anda tahu artinya KAFIR 

Come on man !

Kutip
muslim gak ente dul ?
Terserah Allah saja saya muslim atau kagak ====> anda kagak usah ikut2 an menilai.

Kutip
tafsir untuk apa ?
 Nyengir makenya mas,,belajar Al-Qur'an itu jangan dari terjemahan,,cari guru..
Siapa bilang begitu, saya gak pernah belajar AQ saya cuma membaca saja kok ... apa mesti pake guru.

Allah kan cuman nyuruh ngebaca ------> ini buktinya :

Bacalah .... (QS. 96:1)
...Dan bacalah Al Qur'an itu ...(QS 73:4)

Nah sekarang anda tunjukkan mana ayat yg nyuruh belajar AQ, jangan suka mengada-ada deh ... mengada2 itu bid'ah.



Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Januari 21, 2010, 02:39:33 pm
...Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun ......(QS 72:26)

kata seorangpun termasuk nabi atau tidak ? ini firman Allah lho...
ayatnya jangan dipotong bung.. ini firman Allah lho...

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya... (QS. Al-Jin [72]: 26-27)

jika rasulullah termasuk rasul yang diridhai-Nya, bukankah mungkin bagi Allah untuk memperlihatkan yang ghaib kepada beliau?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 21, 2010, 07:41:13 pm
enaknya tu begitu,
sesama muslim saling berbagi dan saling mengoreksi.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 22, 2010, 08:13:19 am
Kutip
ayatnya jangan dipotong bung.. ini firman Allah lho...
Oppppps, apa anda tidak memperhatikan fungsi
Kutip
titik2
di depan dan dibelakang, saya hanya meng-quote kata yg penting agar lawan bicara saya bisa fokus pada topik.

Kutip
jika rasulullah termasuk rasul yang diridhai-Nya, bukankah mungkin bagi Allah untuk memperlihatkan yang ghaib kepada beliau?
Mungkin ya, tapi Allah sendiri yg mengatakannya dan itu mutlak disebut dlm AQ, krn kebenaran hanya dari Allah, seperti mukjizat nabi yusuf yg bisa menakwil mimpi.

Berikut ini saya sampaikan 3 ayat yg "kelihatannya" kontroversial,

1.Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya, dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata.(QS 6:59)

2. Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan ?(QS 6:50)

3. Dan Dia (Muhammad
) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. (QS. 81:24)

Disatu sisi hanya Allah yg mengetahui yg ghaib 6:59, dan Nabi tidak tahu yg ghaib 6:50, tetapi nabi bisa menerangkan yg ghaib. 81:24

Mari kita sikapi saja dengan bijaksana, semua itu terjadi krn sempitnya akal pikiran manusia.

Kalo kita kembali ke fokus maka saya berpendapat Musa bukanlah ghaib tetapi tidak bisa dilihat, krn kita mengetahui jasadnya telah menjadi tanah dan ruhnya dlm genggaman Allah ---> jadi masih dalam jangkauan pengetahuan kita, padahal ghaib seharusnya tidak dapat dijangkau dengan apapun dari indera kita.

Lain halnya pengetahuan tentang "apa yg kita lakukan esok" atau "apa yg terjadi sebelum kita dilahirkan" ----> jelas sekali tidak dapat kita jangkau dengan akal kita.---- perkara seperti inilah yg disebut ghaib.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 22, 2010, 02:42:09 pm
untuk 81/24
terjemah-terjemah al Qur'an kadang berbeda.
selain diatas, maka ada yg menterjemahkan dengan
81/24 bukanlah dia pendongeng atas keghaiban.

malaikat juga bukan mahkluk ghaib 2/33 karena dia tdk tahu keghaiban samawat dan bumi.
walau oleh kita tdk terlihat.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 22, 2010, 03:04:00 pm
untuk 81/24
terjemah-terjemah al Qur'an kadang berbeda.
selain diatas, maka ada yg menterjemahkan dengan
81/24 bukanlah dia pendongeng atas keghaiban.

malaikat juga bukan mahkluk ghaib 2/33 karena dia tdk tahu keghaiban samawat dan bumi.
walau oleh kita tdk terlihat.

Apasih arti kata ghoib menurut bahasa arab ?
dan apa definisi ghoib menurut syariat ?

Ada yang tahu ?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 23, 2010, 07:35:03 am
Kutip dari: yant_138
untuk 81/24
terjemah-terjemah al Qur'an kadang berbeda.
selain diatas, maka ada yg menterjemahkan dengan
81/24 bukanlah dia pendongeng atas keghaiban.
Bisa jadi spt. itu saya sudah mencoba untuk mencari makna kata (بِضَنِينٍ) di ayat 81:24, tetapi yg saya jumpai artinya adalah : 

Became niggardly, tenacious, stingy, or avaricious. A thing highly esteemed, of which one is tenacious. Courageous, brave, or strong-hearted.

saya belum menemukan terjemahan yg berarti : "pendongeng".

Apa anda bisa memberi informasi ?

Kutip
malaikat juga bukan mahkluk ghaib 2/33 karena dia tdk tahu keghaiban samawat dan bumi.walau oleh kita tdk terlihat.
seperti juga dengan jinn juga bukan makhluk ghaib, keduanya ada hanya tidak bisa kita lihat.

Kutip dari: Fauzi5994559
Apasih arti kata ghoib menurut bahasa arab ?
dan apa definisi ghoib menurut syariat ?

Ada yang tahu ?
Ada beberapa contoh tentang yg ghaib, salah satunya adalah :

- apa yg akan terjadi esok hari.
- apa yg telah terjadi sebelum kita dilahirkan.
- kapan terjadinya kiamat.

ketiga contoh tersebut sama sekali tidak bisa kita inderai.


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 25, 2010, 09:29:06 am

Kutip dari: Fauzi5994559
Apasih arti kata ghoib menurut bahasa arab ?
dan apa definisi ghoib menurut syariat ?

Ada yang tahu ?
Ada beberapa contoh tentang yg ghaib, salah satunya adalah :

- apa yg akan terjadi esok hari.
- apa yg telah terjadi sebelum kita dilahirkan.
- kapan terjadinya kiamat.

ketiga contoh tersebut sama sekali tidak bisa kita inderai.


Salaam,

Sebelum ada yang tahu arti ghoib dalam bahasa arab dan definisi syariatnya.
Bisa kita ambil kesimpulan sementara, bahwa Ghaib itu adalah segala sesuatu yg tdk mampu kita indera tetapi kita yakini keberadaannya, termasuk yg kita yakini pernah ada dan yg kita yakini akan ada.

Itulah pengertian yg selama ini saya pegang tentang ghaib.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 25, 2010, 09:38:42 am
Kutip dari: Fauzi5994559
Sebelum ada yang tahu arti ghoib dalam bahasa arab dan definisi syariatnya.
Bisa kita ambil kesimpulan sementara, bahwa Ghaib itu adalah segala sesuatu yg tdk mampu kita indera tetapi kita yakini keberadaannya, termasuk yg kita yakini pernah ada dan yg kita yakini akan ada.

Itulah pengertian yg selama ini saya pegang tentang ghaib.
bisakah anda membedakan : persangkaan dengan keyakinan, silahkan anda bedakan dengan tajam ? berikut contohnya,



Salaam,



Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 25, 2010, 10:33:38 am
Kutip dari: Fauzi5994559
Sebelum ada yang tahu arti ghoib dalam bahasa arab dan definisi syariatnya.
Bisa kita ambil kesimpulan sementara, bahwa Ghaib itu adalah segala sesuatu yg tdk mampu kita indera tetapi kita yakini keberadaannya, termasuk yg kita yakini pernah ada dan yg kita yakini akan ada.

Itulah pengertian yg selama ini saya pegang tentang ghaib.
bisakah anda membedakan : persangkaan dengan keyakinan, silahkan anda bedakan dengan tajam ? berikut contohnya,



Salaam,





Persangkaan dalam masalah ghaib adalah bila tanpa dalil yang jelas. Persentase kebenaran dan kesalahannya tergantung dari kekuatan dalil tersebut.

Keyakinan dalam perkara ghaib adalah bila didasarkan pada dalil yg pasti. Persentasenya kebenarannya 100% karena dalilnya pasti.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 25, 2010, 05:27:54 pm
contoh peristiwa ghoib yang pasti akan terjadi.
tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat ...."

tapi orang yg membaca ini sekarang sebagian besar menjawab " ah cuma sebentar, beberapa hari berbilang atau cuma 70 tahun  " nanti bisa keluar atau dapat safaat dari nabi Muhammad saw

Katakanlah (kepada mereka): "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di samawat dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
kalau ada keyakinanmu tetapi berbeda dgn Al Qur'an maka ALLAH bertanya "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu..."

daripada ditanya seperti itu, maka kalau ada perbedaan maka pilihlag Al Qur'an
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 26, 2010, 12:16:16 pm
Kutip
Persangkaan dalam masalah ghaib adalah bila tanpa dalil yang jelas. Persentase kebenaran dan kesalahannya tergantung dari kekuatan dalil tersebut.

Keyakinan dalam perkara ghaib adalah bila didasarkan pada dalil yg pasti. Persentasenya kebenarannya 100% karena dalilnya pasti.
- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?


Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 26, 2010, 01:02:31 pm
Kutip dari: yant_138
contoh peristiwa ghoib yang pasti akan terjadi.
tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat ...."

tapi orang yg membaca ini sekarang sebagian besar menjawab " ah cuma sebentar, beberapa hari berbilang atau cuma 70 tahun  " nanti bisa keluar atau dapat safaat dari nabi Muhammad saw

Katakanlah (kepada mereka): "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di samawat dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
kalau ada keyakinanmu tetapi berbeda dgn Al Qur'an maka ALLAH bertanya "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu..."

daripada ditanya seperti itu, maka kalau ada perbedaan maka pilihlag Al Qur'an
Kalo tidak salah saya pernah membaca salah satu doktrin ASWJ berbunyi sbb :

"orang yg beragama islam kalo mati akan masuk syurga, kalo dia berdosa maka akan dimasukkan ke neraka dulu baru sesudah bersih dipindahkan ke syurga."

jadi bagi orang islam neraka fungsinya persis kayak mesin cuci.

Yang anehnya terhadap doktrin ini sudah ada sanggahannya di AQ :

Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?".(QS 2:80)

Sayangnya deh kalo orang kagak mau melihat ayat ini, padahal ayat ini jelas merupakan sanggahan bagi orang yg menyangka neraka itu tempat mencuci dosa.


Salaam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 27, 2010, 11:36:24 am
Kutip
Persangkaan dalam masalah ghaib adalah bila tanpa dalil yang jelas. Persentase kebenaran dan kesalahannya tergantung dari kekuatan dalil tersebut.

Keyakinan dalam perkara ghaib adalah bila didasarkan pada dalil yg pasti. Persentasenya kebenarannya 100% karena dalilnya pasti.
- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?


Salaam,


Pertanyaan mas tobil saya acungi jempol...
Diskusi kita ini sebenarnya sudah mulai memasuki masalah ushul fiqh atau metodologi penyusunan hukum2 islam dg dalil2 dari sumber islam. Memahami study ushul fiqh tdk ubahnya spt kita menyusun skripsi dg metodologi ilmiahnya. Ini pengantar saya. Saya sebenarnya tdk layak untuk menjawab ini, krn ini adalah pekerjaannya ulama2 besar yg masyur baik kejeniusannya maupun ketaqwaannya ( smoga Allah merahmati mereka semua ).
Alhamdulilah cara berpikir anda spt sy dulu, alhamdulilah sy ketemu HT.

Begini,
Bagaimana kita memposisikan suatu dalil, sehingga suatu khabar itu kita tempatkan hanya sebagai persangkaan ( dugaan kuat kebenarannya = dzanni ) saja ataukah khabar itu bisa kita tempatkan sebagai keyakinan ( yg kebenarannya 100% = qath'i - sehingga kita wajib meyakininya ).

Ada dua klasifikasi dalil shg kita kategorikan sbg persangkaan saja ataukah menjadi wajib kita yakini. Pertama dalil itu ditinjau dari segi periwayatannya dan kedua dari segi maknanya.

...next time.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 27, 2010, 02:47:15 pm
sesama muslim juga begini,
 baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan,
mendoakan boleh, terus menerus juga boleh tapi kirim doa / kirim pahala tdk boleh.


 :)
tidak boleh ukuran anda itu apa ?
anda mencatut ayat al-Qur'an lalu anda fahami dengan kefahaman anda sendiri,,,emang anda siapa mas? Mufasir ?

silahkan anda bahas dengan kadar ilmu, jangan dengan ra'yi yang gak jelas, insyaAllah saya siap melayani anda diskusi masalah ini dengan dalil dan hujjah tentunya..

wassalam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 27, 2010, 03:25:40 pm
Kutip
mas,,,mas,,,gak ngerti juga anda,,
seluruh Nabi dan Rasul, memang tidak pernah mengiklankan diri tau soal yang Ghoib, seperti dukun sekarang. Namun para Nabi dan Rasul itu melihat sesuatu yang diwahyukan dan sesuatu yang diperlihatkan, oleh siapa ? tentu oleh Allah SWT, termasuk perkara-perkara yang ghoib sekalipun.
apa statement Allah gak jelas siiiiiih
 
...Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun ......(QS 72:26)

kata seorangpun termasuk nabi atau tidak ? ini firman Allah lho...

 :)
oooo, anda mau saya tunjukin bagaimana kedangkalan ilmu anda itu, ok saya akan berikan yang anda mau yah,,
ayat yang anda potong-potong itu ada dalam surat Al-Jin 26 sbb :

عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَد

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.

lalu lanjutannya pada ayat ke 27 sbb :

 إِلاَّ مَنِ ٱرْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ

Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya

فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصًَ

maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

sudah mas, sudah bisa anda lihat dengan jelas khan,,,pake mata mas ngeliatnya jangan merem,,, ;)

Kutip dari: Tobil
- bukti lain nabi juga mengatakan :

Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan ?

 :)
sudah saya katakan, seorang Rasul dan Nabi itu tidak pernah mengiklankan dirinya tau perkara yang Ghoib dul, namun apa yang telah diperlihatkan padanya itu adalah sesuatu yang boleh diterima oleh Aql dan naql.

Kecuali anda menghendaki Nabi seperti dukun yang mengiklankan diri tau hal ghoib, itu terserah anda saja karena mungkin Nabi anda seperti itu.

Kutip dari: Tobil
percaya deh ALLAH dan RASUL-NYA kagak pernah berbohong.

 :)
ya memang Allah dan Rasulnya gak mungkin berdusta, tapi anda mungkin sekali BERBOHONG !!! ya kan,,, :D

Kutip dari: Tobil
Ini tambahan ayat agar anda yakin bahwa hanya Allah yg tahu hal yg ghaib :

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, ....(QS 6:59)

 :)
dul,,dul,,
surat Al-An'am yang anda kutip itu bukan menafikan bolehnya seorang Nabi dan Rosul diperlihatkan kejadian - kejadian Ghoib, namun menceritakan atas kekuasaan Allah terhadap prihal Ghoib itu.

contohnya dul :
saya meproklamirkan diri bahwa saya mengkalim satu-satunya yang punya Dudung, maka orang selain saya tidak akan pernah menyatakan hal yang serupa, karena dia sudah tau prihal tersebut adalah kepunyaan saya. Namun apakah tidak boleh saya memberikan sedikit dari perbendaharaan saya itu ke orang lain ? tentu boleh, karena itu adalah haq mutlak saya sebagai mpunya.

Jangan anda membatasi apa yang Allah bisa berikan, seolah-olah anda punya kedudukan lebih tinggi dari Allah dul, bisa kualat ente...

Kutip dari: Tobil
Lucu deh kalo RASUL sendiri bilang AKU TIDAK MENGETAHUI YG GHAIB, tapi ANDA ngotot bilang RASUL TAHU yang GHAIB padahal anda sama sekali tidak bisa menunjukkan dalilnya dalam AQ, jadi sepertinya anda buta deh, kalo tidak ada pasti ....saya ulangi... pasti tahu.

 :)
bukan saya tak bisa menunjukkanya dul, tapi cakap sama anda ini gak guna dengan dalil, karena anda gak faham, ibarat cakap dengan anak TK (maaf).

ok, dalil sudah saya berikan,,,kita tunggu komentar anda selanjutnya yah,,,

Kutip dari: Tobil
atau

anda pasti lebih percaya kepada pengarang hadist dari pada ALLAH dan RASUL-NYA, jika tidak anda pasti tidak akan berkata NABI TAHU YG GHOIB

 :)
ini salah satu bukti anda tidak ngerti dalil.
Anda khan memotong ayat-ayat Qur'an dan memahaminya dengan akal anda yang kerdil, saya minta tafsirnya, anda gak bisa berikan,,,malah berkata "untuk apa tasir"....ini namanya gobrol + bloon.

Gak ada orang bicara Qur'an tanpa tafsir kecuali orang yang sesat dan menyesatkan.'

Kutip dari: Tobil
Padahal jelas banyak ayat yg mengatakan : TAATLAH kepada ALLAH dan RASUL-NYA.

Sayang sekali anda kagak bisa membaca dan tidak mau berfikir ... jadinya anda kagak bisa ngerti ayat ini :

Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan ?(QS 6:50)

Ada 3 (tiga) hal yg pokok dalam ayat diatas :

1.  Nabi tidak mengetahui yang ghaib,
2.  Nabi hanya tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadanya,
3.  Nabi adalah termasuk orang yg menggunakan akalnya

 :)
kesimpulan anda itu ngawur,,,
1. Nabi tidak mengiklankan dirinya tau prihal Ghoib
2. Nabi tidak mengikalankan dirinya sebagai Malaikat
3. Nabi tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan, disini kekeliruan anda itu dul.

Nabi hanya mengikuti apa yang diwahyukan, nah segala sesuatu yang diajarkan, diperlihatkan, kepada Nabi itu adalah wahyu, sebagaimana banyaknya hadit-hadit yang berstatus Qudsi, yaitu wahyu yang diberikan kepada Nabi Muhammad selain daripada Al-Qur'an.

anda mau dalil dari Al-Qur'an, ini saya berikan pada anda surat An'Najm 3-4 sbb :

 وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰ إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوحَىٰ

Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan

4. Nabi memang termasuk yang menggunakan akalnya, namun tidak mengakal-akali seperti anda

wassalam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 27, 2010, 09:57:32 pm
sebenarnya enak iku paham zuhdi,
saat dikubur bisa ditransfer pahala, sambil duduk ongkang ongkang.
kalau masih banyak dosa dicuci dulu dineraka, nanti toh masuk surga.
kalau posisi seperti itu saya sudah pasti masuk surga.

sayang itu cuma fatamorgana,
bacalah kembali kisah yakub dalam Al Qur'an, toh Al Qur'an kita sama.
disitu dikatakan masing masing hasil perbuatan untuk dirinya sendiri.
itupun sesama muslim.
Al Qur'an itu perkataan rasulALLAH yg mulia, diturunkan dari Allah.

juga balasan itu didunia dan akhirat.
minta enak juga dunia dan akhirat.


kalau perkataannya tdk dituruti kok bilang,
" ana khoiru minhu"
apa pendidikanmu, apa pangkatmu, kok berani begini begitu.

ini hasil dari 4/46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: "Kami mendengar", tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): "Dengarlah" sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): "awaslah", dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: "Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami", tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.


Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 28, 2010, 09:54:16 am
Kutip
Persangkaan dalam masalah ghaib adalah bila tanpa dalil yang jelas. Persentase kebenaran dan kesalahannya tergantung dari kekuatan dalil tersebut.

Keyakinan dalam perkara ghaib adalah bila didasarkan pada dalil yg pasti. Persentasenya kebenarannya 100% karena dalilnya pasti.
- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?


Salaam,


Pertanyaan mas tobil saya acungi jempol...
Diskusi kita ini sebenarnya sudah mulai memasuki masalah ushul fiqh atau metodologi penyusunan hukum2 islam dg dalil2 dari sumber islam. Memahami study ushul fiqh tdk ubahnya spt kita menyusun skripsi dg metodologi ilmiahnya. Ini pengantar saya. Saya sebenarnya tdk layak untuk menjawab ini, krn ini adalah pekerjaannya ulama2 besar yg masyur baik kejeniusannya maupun ketaqwaannya ( smoga Allah merahmati mereka semua ).
Alhamdulilah cara berpikir anda spt sy dulu, alhamdulilah sy ketemu HT.

Begini,
Bagaimana kita memposisikan suatu dalil, sehingga suatu khabar itu kita tempatkan hanya sebagai persangkaan ( dugaan kuat kebenarannya = dzanni ) saja ataukah khabar itu bisa kita tempatkan sebagai keyakinan ( yg kebenarannya 100% = qath'i - sehingga kita wajib meyakininya ).

Ada dua klasifikasi dalil shg kita kategorikan sbg persangkaan saja ataukah menjadi wajib kita yakini. Pertama dalil itu ditinjau dari segi periwayatannya dan kedua dari segi maknanya.

...next time.



Dalil ditinjau dari segi Riwayat / periwayatannya, ada dua :
1. Dalil Qath'i Riwayat( pasti = membentuk keyakinan 100% ), yaitu :
   1.1. Al-Qur'an dan
   1.2. Hadist Mutawatir. ( salah satu contoh: Barang siapa berdusta dg sengaja atas namaku,
        tempatnya di neraka (HR: Bukhari) ).
2. Dalil Dzanni Riwayat( persangkaan kuat kebenarannya ), yaitu :
   2.1. Hadist Ahad. (contoh :(ttg. nasionalisme...)tinggalkanlah ia karena ia busuk (HR: Bukhari-Muslim))
   2.2. xxx.

Jadi jangan sampai kita sbg muslim mengingkari dalil2 yg qath'i seperti Al-Quran & Hadist Mutawatir karena hukumnya cuma ada dua : yaitu iman atau menjadi kufur.
...next time.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 28, 2010, 12:05:50 pm
sebenarnya enak iku paham zuhdi,
saat dikubur bisa ditransfer pahala, sambil duduk ongkang ongkang.
kalau masih banyak dosa dicuci dulu dineraka, nanti toh masuk surga.
kalau posisi seperti itu saya sudah pasti masuk surga.

 :)
kirim pahala OK !
sambil duduk ongkang-ongkang?  :)) emang kede kopi  :))
banyak dosa dibersihin dulu di neraka, baru masuk surga, OK ! tapi berapa lama di dalam neraka ? apa ente tau ?
lom tentu dul, yang pasti masuk surga tu, yang mati dalam keadaan Muslim, sabar, tunggu aja malekat maut jemput,,, ;)

Kutip dari: yant_138
sayang itu cuma fatamorgana,
bacalah kembali kisah yakub dalam Al Qur'an, toh Al Qur'an kita sama.
disitu dikatakan masing masing hasil perbuatan untuk dirinya sendiri.
itupun sesama muslim.
Al Qur'an itu perkataan rasulALLAH yg mulia, diturunkan dari Allah.

juga balasan itu didunia dan akhirat.
minta enak juga dunia dan akhirat.

 :)
fatamorgana gak semuanya dul,,,
kalau ente mau surga tapi suka ngakal-ngakalin Qur'an, mungkin surga fatamorgana bagi ente.

Kutip dari: yant_138
kalau perkataannya tdk dituruti kok bilang,
" ana khoiru minhu"
apa pendidikanmu, apa pangkatmu, kok berani begini begitu.

 :)

Kutip dari: yant_138
ini hasil dari 4/46
Yaitu orang-orang Yahudi, mereka merubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: "Kami mendengar", tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): "Dengarlah" sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): "awaslah", dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: "Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami", tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.

 :)

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 28, 2010, 12:49:24 pm
Kutip
Persangkaan dalam masalah ghaib adalah bila tanpa dalil yang jelas. Persentase kebenaran dan kesalahannya tergantung dari kekuatan dalil tersebut.

Keyakinan dalam perkara ghaib adalah bila didasarkan pada dalil yg pasti. Persentasenya kebenarannya 100% karena dalilnya pasti.
- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?


Salaam,


Pertanyaan mas tobil saya acungi jempol...
Diskusi kita ini sebenarnya sudah mulai memasuki masalah ushul fiqh atau metodologi penyusunan hukum2 islam dg dalil2 dari sumber islam. Memahami study ushul fiqh tdk ubahnya spt kita menyusun skripsi dg metodologi ilmiahnya. Ini pengantar saya. Saya sebenarnya tdk layak untuk menjawab ini, krn ini adalah pekerjaannya ulama2 besar yg masyur baik kejeniusannya maupun ketaqwaannya ( smoga Allah merahmati mereka semua ).
Alhamdulilah cara berpikir anda spt sy dulu, alhamdulilah sy ketemu HT.

Begini,
Bagaimana kita memposisikan suatu dalil, sehingga suatu khabar itu kita tempatkan hanya sebagai persangkaan ( dugaan kuat kebenarannya = dzanni ) saja ataukah khabar itu bisa kita tempatkan sebagai keyakinan ( yg kebenarannya 100% = qath'i - sehingga kita wajib meyakininya ).

Ada dua klasifikasi dalil shg kita kategorikan sbg persangkaan saja ataukah menjadi wajib kita yakini. Pertama dalil itu ditinjau dari segi periwayatannya dan kedua dari segi maknanya.

...next time.



Dalil ditinjau dari segi Riwayat / periwayatannya, ada dua :
1. Dalil Qath'i Riwayat( pasti = membentuk keyakinan 100% ), yaitu :
   1.1. Al-Qur'an dan
   1.2. Hadist Mutawatir. ( salah satu contoh: Barang siapa berdusta dg sengaja atas namaku,
        tempatnya di neraka (HR: Bukhari) ).
2. Dalil Dzanni Riwayat( persangkaan kuat kebenarannya ), yaitu :
   2.1. Hadist Ahad. (contoh :(ttg. nasionalisme...)tinggalkanlah ia karena ia busuk (HR: Bukhari-Muslim))
   2.2. xxx.

Jadi jangan sampai kita sbg muslim mengingkari dalil2 yg qath'i seperti Al-Quran & Hadist Mutawatir karena hukumnya cuma ada dua : yaitu iman atau menjadi kufur.
...next time.



Dalil ditinjau dari segi Dalalah (maknanya), ada dua :

1. Dalil Qath'i Dalalah ( 100% pasti maknanya / makna tunggal / tdk mungkin ada makna lainnya ):
   1.1. Al-Quran: ayat2 Quran makna tunggal. (contoh: An-nisa:12 = %tase nominal harta waris).
   1.2. Hadist Mutawatir makna tunggal. (exp: brg siapa dg sengaja berdusta atas namaku..).
   1.3. Hadist Ahad makna tunggal. (exp: kebolehan berpuasa 6 hari di bln syawal kecuali idul Fitr).

2. Dalil Dzanni Dalalah ( makna ganda / makna majemuk / bisa lebih satu makna ) :
   2.1. Al-Quran: ayat2 Quran makna ganda. (contoh: Al-Maidah:6= "lamastum" = menyentuh batal atau
         sampai berhubungan sex dg suami-istri baru batal wudhunya).
   2.2. Hadist Mutawatir makna ganda. (exp: ttg. aturan cara menanggalkan pakaian ihram..).
   2.3. Hadist Ahad makna ganda.(exp: kebolehan berpuasa 6 hari di bln syawal kecuali idul Fitr,
         tetapi bagian syawal yg mana? awal, middle, akhir?, berurutan 6 hari tanpa putus atau
         boleh terpisah yg penting 6 hari?).

Jadi apabila sebagai kaum muslim kita menyalahi makna tunggal dari Quran dan Hadist, hukumnya cuma ada dua : iman atau menjadi kufur.

Bila makna dalil dari Quran dan Hadist itu mengandung makna ganda : silahkan kaum muslimin mengikuti ijtihad dari imam2 mujtahid, krn disitulah terbuka pintu2 ijtihad.
" Apabila seorang hakim ( ahli hukum ) berijtihad dan ternyata ijtihadnya salah maka ia mendapatkan satu pahala, apabila ternyata ijtihadnya benar maka ia mendapatkan dua pahala "

Jadi perlukah kita gontok2an dalam masalah yg ijtihadiyah dari para Imam Madzab ? dan mencela para ulama2 besar ?

Wallahu alam.

Terimakasih ya..Allah. Engkau telah mempertemukan sy dg HT. Dan saya telah menyampaikannya.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 28, 2010, 02:31:07 pm
Kutip dari: Zuhdi
oooo, anda mau saya tunjukin bagaimana kedangkalan ilmu anda itu, ok saya akan berikan yang anda mau yah,,
ayat yang anda potong-potong itu ada dalam surat Al-Jin 26 sbb :

عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَد

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.

lalu lanjutannya pada ayat ke 27 sbb :

 إِلاَّ مَنِ ٱرْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ

Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya

فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصًَ

maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

sudah mas, sudah bisa anda lihat dengan jelas khan,,,pake mata mas ngeliatnya jangan merem,,,
Ini sudah saya jawab, intinya kalo pun Allah memperlihatkan kepada yg ghaib pasti ini diberitahukan kepada semua hamba-Nya melalui AQ.

Kasus nabi yusuf yg bisa menakwilkan mimpi itu semua diceritakan di dlm AQ, jadi gak asal orang bisa menyampaikan ini, dengan demikian dipastikan tidak ada keraguan di dalamnya.

contohnya tentang khabar nabi melihat musa sedang shalat, terhadap khabar ini anda percaya, tanpa koreksi apapun, sementara saya tidak percaya karena khabar dari Allah menyatakan :

- orang yg mati jasadnya akan hancur menjadi tanah,
- ruh orang yg mati dalam genggaman Allah.
- lagi pula tak ada ayat yg menyuruh orang mati atau tidur utk shalat.

jadi saya percaya kepada khabar yg datang dari Allah --> sangat mustahil orang mati bisa shalat.

Kalo anda mengatakan orang mati bisa shalat utk apa Allah menyuruh menshalatkan jenazah ==> suruh saja shalat sendiri ... gak ngrepoti orang.

Kutip
sudah saya katakan, seorang Rasul dan Nabi itu tidak pernah mengiklankan dirinya tau perkara yang Ghoib dul, namun apa yang telah diperlihatkan padanya itu adalah sesuatu yang boleh diterima oleh Aql dan naql.

Kecuali anda menghendaki Nabi seperti dukun yang mengiklankan diri tau hal ghoib, itu terserah anda saja karena mungkin Nabi anda seperti itu.
mengiklankan diri ?? bukankah pengetahuan yusuf menakwilkan mimpi disampaikan oleh Allah ?
Anda boleh membantah tetapi saya percaya kepada Allah karena Allah mampu membuat yusuf menkwilkan mimpi.

Nah sekarang kalo ada kabar bahwa nabi bisa mendengar suara orang yg sudah mati, menangis.  - padahal khabar itu datangnya bukan dari Allah, apakah anda percaya begitu saja - tanpa verifikasi dengan AQ. ?



Kutip dari: Zuhdi
Kutip dari: Tobil
Lucu deh kalo RASUL sendiri bilang AKU TIDAK MENGETAHUI YG GHAIB, tapi ANDA ngotot bilang RASUL TAHU yang GHAIB padahal anda sama sekali tidak bisa menunjukkan dalilnya dalam AQ, jadi sepertinya anda buta deh, kalo tidak ada pasti ....saya ulangi... pasti tahu.
bukan saya tak bisa menunjukkanya dul, tapi cakap sama anda ini gak guna dengan dalil, karena anda gak faham, ibarat cakap dengan anak TK (maaf).

ok, dalil sudah saya berikan,,,kita tunggu komentar anda selanjutnya yah,,,
:)) :)) :)) klo mau jawab ya dijawab saja... gak usah ngeles gitu ...ah.

Saya pernah bilang begini :

Kutip
Saya jamin deh ............... kalo ada orang nuduh orang kufur, pasti orang itu kagak tahu artinya kafir.

Kalo anda kagak percaya silahkan anda buktikan apa anda tahu artinya KAFIR

Come on man !
betul bukan ? anda gak tahu artinya KAFIR.

kalo makna kafir kagak tahu, pastinya arti beriman juga kagak tahu,........ tapi kok ngakunya beriman ?

ada2 saja ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dekade_akhir pada Januari 28, 2010, 03:01:25 pm
Wallahu'alam Bishowab
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 28, 2010, 03:04:17 pm
Kutip dari: Fauzi5994559
Terimakasih ya..Allah. Engkau telah mempertemukan sy dg HT. Dan saya telah menyampaikannya.
ooops saya orang HT ? terserah anda sajalah gak apa2 kok.

Apakah anda yakin akan adanya kiamat, syurga dan neraka ? kenapa anda begitu yakin ?? bukankah ada ayat yg mengatakan :

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya...(QS 17:36)

bagaimana anda bisa mengatakan bahwa keyakinan terhadap adanya kiamat, tidak bertentangan dengan ayat 17:36 ??

------------------

pertanyaan saya yg ini belum terjawab dengan baik :

- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?

Saya mengambil contoh tentang khabar bahwa orang islam yg mati, kalau berdosa akan dimasukkan ke neraka dahulu, utk dibersihkan sebelum ke surga ---> ini persangkaan atau keyakinan ? argumen anda ?

contoh lagi tentang siksa kubur, apa ini keyakinan atau persangkaan ? argumentnya apa ?



Salaam,


Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 28, 2010, 03:59:09 pm
Kutip dari: Zuhdi
oooo, anda mau saya tunjukin bagaimana kedangkalan ilmu anda itu, ok saya akan berikan yang anda mau yah,,
ayat yang anda potong-potong itu ada dalam surat Al-Jin 26 sbb :

عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَد

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.

lalu lanjutannya pada ayat ke 27 sbb :

 إِلاَّ مَنِ ٱرْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ

Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya

فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصًَ

maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

sudah mas, sudah bisa anda lihat dengan jelas khan,,,pake mata mas ngeliatnya jangan merem,,,
Ini sudah saya jawab, intinya kalo pun Allah memperlihatkan kepada yg ghaib pasti ini diberitahukan kepada semua hamba-Nya melalui AQ.

 :)
jawab apa ente dul,,,
ente bilang kalo Nabi gak tau hal ghoib, dengan sok menukil ayat Al-Qur'an yang ente potong-potong, gak taunya setelah dikasi dalil bahwa Nabi bisa mengetahui hal Ghoib, hanya segini bantahan ente ??  :))

Kutip dari: Tobil
Kasus nabi yusuf yg bisa menakwilkan mimpi itu semua diceritakan di dlm AQ, jadi gak asal orang bisa menyampaikan ini, dengan demikian dipastikan tidak ada keraguan di dalamnya.

 :)
dul,.,.dull,...
Nabi bisa melihat hal Ghoib juga dikatakan Allah,,,gak jelas ayat itu ya dul, makanya saya bilang ke ente lihatnya itu pake mata jangan pake dungkul,,,

Kutip dari: Tobil
contohnya tentang khabar nabi melihat musa sedang shalat, terhadap khabar ini anda percaya, tanpa koreksi apapun, sementara saya tidak percaya karena khabar dari Allah menyatakan :

- orang yg mati jasadnya akan hancur menjadi tanah,
- ruh orang yg mati dalam genggaman Allah.
- lagi pula tak ada ayat yg menyuruh orang mati atau tidur utk shalat.

jadi saya percaya kepada khabar yg datang dari Allah --> sangat mustahil orang mati bisa shalat.

 :)
saya percaya karena :
1. Al-Qur'an mengkhabarkan bahwa Nabi bisa melihat hal yang Ghoib
2. Para Nabi dan Rasul hidup di quburnya dengan kehidupan yang berlainan dengan alam dunia
3. Nabi mengkhbarkan bahwa ruh akan dikembalikan Allah ke jasad pada alam barzakh, setelah sebelumnya telah diambil oleh Allah
4. Sholat yang dilakukan oleh Nabi Musa bukan menunaikan perintah, namun sebagai nikmat yang diberikan kepada Allah

kenapa anda tak bisa faham hal ini ?
1. Anda tak mengerti dalil
2. Anda menganggap alam barzakh sama khidupannya dengan alam dunia
3. Sangat mustahil itu menurut aql anda, namun tidak ada yang mustahil bagi Allah

Kutip dari: Tobil
Kalo anda mengatakan orang mati bisa shalat utk apa Allah menyuruh menshalatkan jenazah ==> suruh saja shalat sendiri ... gak ngrepoti orang.

 :)
ini tanda kedangkalan kefahaman anda dul,,
berkali-kali saya bilang, orang mati itu selagi ia masih didunia, maka alam yang dilalui belum ke alam barzakh. Dimana secara aql, ia hanya berupa jasad tanpa ruh, dan sangat mustahil ia untuk melakukan satu gerakan apatah lagi sholat.

Namun, setelah ia masuk ke alam barzakh, tidak ada satupun yang menghalagi Allah untuk memberikan nikmat maupun azab, hanya berlainan alamnya dengan alam dunia, sehingga berlainan pula kehidupannya dengan alam dunia.

Kutip dari: Tobil
mengiklankan diri ?? bukankah pengetahuan yusuf menakwilkan mimpi disampaikan oleh Allah ?
Anda boleh membantah tetapi saya percaya kepada Allah karena Allah mampu membuat yusuf menkwilkan mimpi.

 :)
dul,,,
ayat dalam surat Al-Jin itu bersifat 'aam, siapa saja daripada golongan Nabi akan mendapatkan nikmat untuk melihat alam ghoib, apakah ke Nabi Yusuf, Nabi Muhammad dan Nabi lain,,,

gitu mas mahaminya...

Kutip dari: Tobil
Nah sekarang kalo ada kabar bahwa nabi bisa mendengar suara orang yg sudah mati, menangis.  - padahal khabar itu datangnya bukan dari Allah, apakah anda percaya begitu saja - tanpa verifikasi dengan AQ. ?

 :)
dul,,dul,,,
saya sudah buat ayat mengenai wahyu yang diterima Nabi, ente lihatnya pake gigi sih  :))
jadi gak faham-faham,,,

Nabi, mendengar khabar orang menangis dari alam qubur, itu boleh saja, karena Allah berkuasa memberikan pendengarn itu, dan al-Qur'an secara umum ada mengkhabarkan hal tersebut dalam surat Al-Jin 27 di atas.

sudah saya katakan, anda memang gak tau bagaimana memahami dalil apakah dari Al-Qur'an Hadits, sehingga wajarlah kefahaman anda itu gak menentu.

Kutip dari: Tobil
klo mau jawab ya dijawab saja... gak usah ngeles gitu ...ah.

 :)
gak ada yang ngeles dul,,,
ente aja yang gak faham,,,
dalil dari Al-Qur'an sudah saya berikan, dalil dari Hadits sudah saya berikan..

tapi ente ngliat dalil yang saya beri itu pake dungkul,,jadi gak nyambung-nyambung

soal kafir atau tidak, silahkan anda buka threadnya,,kita diskusikan,,ok  ;)

wassalam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 28, 2010, 05:39:36 pm
sepertinya ada yg bingung tentang masalah ghaib,
mungkin nabi sulaiman bisa memerintah jin, dianggap nabi sulaiman tahu ttg ghaib.
atau mungkin juga menerka semua nabi yg mendapat wahyu dari ALLAH lewat malaikat tahu ttg ghaib.
atau bahkan nabi adam tahu masalah ghaib karena malaikat termasuk iblis (jin) saja disuruh sujud .

sepertinya juga ada yg bingung tentang beda nabi dan rasul.
sehingga kata rasul diganti kata nabi.
menurut Al Qur'an nabi itu cuma 25 dan semua disebut namanya.
sedangkan rasul (utusan) ada yg diberitahukan dan ada yg tidak.

tulisan " kecuali kepada rasul yg diridhoinya " tdk boleh diganti dengan kata nabi.
kalau anda rancu dan bingung, berhentilah sebentar untuk belajar, sesudah mengerti maka silahkan lanjutkan,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 29, 2010, 09:05:51 am
Kutip dari: Fauzi5994559
Terimakasih ya..Allah. Engkau telah mempertemukan sy dg HT. Dan saya telah menyampaikannya.
ooops saya orang HT ? terserah anda sajalah gak apa2 kok.

1.Apakah anda yakin akan adanya kiamat, syurga dan neraka ? kenapa anda begitu yakin ?? bukankah ada ayat yg mengatakan :

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya...(QS 17:36)

bagaimana anda bisa mengatakan bahwa keyakinan terhadap adanya kiamat, tidak bertentangan dengan ayat 17:36 ??

------------------

2.pertanyaan saya yg ini belum terjawab dengan baik :

- Bisa anda memberikan contoh mana yg anda sebut persangkaan dan mana yg disebut keyakinan ?

- bagaimana anda menguji suatu dalil, sehingga kebenarannya anda berikan nilai 100%, ?


3.Saya mengambil contoh tentang khabar bahwa orang islam yg mati, kalau berdosa akan dimasukkan ke neraka dahulu, utk dibersihkan sebelum ke surga ---> ini persangkaan atau keyakinan ? argumen anda ?
4.contoh lagi tentang siksa kubur, apa ini keyakinan atau persangkaan ? argumentnya apa ?


Salaam,




Ya..saya harus berterimakasih sama HT, karena saya bisa memahami islam secara komprehensif dg mudah ( memuaskan akal, sesuai dalilnya dan nyambung antara dalil dan fakta yg disikapinya )melalui lembaga ini.

Jawaban atas pertanyaan no.1 yg saya bold :
Saya yakin 100% akan ada kiamat, surga dan neraka. Karena ada dalam Al-Quran.
Kalau saya tidak percaya dg kabar yg ada dalam Qur'an maka saya sudah kafir dari islam, sesuai dg metodologi ushul fiqh yg saya ikuti.

Jawaban atas pertanyaan no.2 yg saya bold :
Sudah saya jawab secara bersambung dalam "3 episode" berikut contohnya dari saya dalam metodologi ushul fiqh, coba anda cermati lagi.
ini kutipannya :
...
Begini,
Bagaimana kita memposisikan suatu dalil, sehingga suatu khabar itu kita tempatkan hanya sebagai persangkaan ( dugaan kuat kebenarannya = dzanni ) saja ataukah khabar itu bisa kita tempatkan sebagai keyakinan ( yg kebenarannya 100% = qath'i - sehingga kita wajib meyakininya ).

Ada dua klasifikasi dalil shg kita kategorikan sbg persangkaan saja ataukah menjadi wajib kita yakini. Pertama dalil itu ditinjau dari segi periwayatannya dan kedua dari segi maknanya.
...dst.


Jawaban atas pertanyaan no.3 dan 4 yg saya bold :
Bisa anda tuliskan ayatnya dan artinya ? baru saya jawab.

saya tunggu.

salam.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 29, 2010, 02:00:01 pm
Kutip
jawab apa ente dul,,,
ente bilang kalo Nabi gak tau hal ghoib, dengan sok menukil ayat Al-Qur'an yang ente potong-potong, gak taunya setelah dikasi dalil bahwa Nabi bisa mengetahui hal Ghoib, hanya segini bantahan ente ??
ini lho om ayatnya :

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

Kalo masih kurang juga, ini lagi :

Dan aku tidak mengatakan kepada kamu "Aku mempunyai gudang-gudang rezki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.(QS 11:31)

Masak sih gak percaya ?? maunya anda nabi tahu yg ghaib gitu ? gampang ... didelete saja ayatnya.

Udah ya yg lain gak usah diperpanjang, gak bermanfaat. lagian anda marah2 mlulu ? marah, benci, iri itu semua kan ajakan syaitan, maka itu tenangkan diri anda oke !?

Oh, iyyyyya hampir lupa : "orang masuk neraka itu karena kasih sayang Allah atau kebencian Allah ? anda belum ngejawab lho !

Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 29, 2010, 02:29:00 pm
Kutip dari: Fauzi5994559
Jawaban atas pertanyaan no.1 yg saya bold :
Saya yakin 100% akan ada kiamat, surga dan neraka. Karena ada dalam Al-Quran.
Kalau saya tidak percaya dg kabar yg ada dalam Qur'an maka saya sudah kafir dari islam, sesuai dg metodologi ushul fiqh yg saya ikuti.
Yyess, karena diturunkan Allah dan disampaikan oleh Rasulullah --> itu dia yg namanya AQ betul kan ? adalagi sebab yg mendahului itu yaitu Allah Maha Kuasa --> Dia kuasa untuk menciptakan semesta alam ini dan Dia juga pasti bisa menghancurkan alam ini. ----- jadi tidak ada satu alasanpun utk tidak meyakini.

Kutip dari: Fauzi5994559
Jawaban atas pertanyaan no.2 yg saya bold :
Sudah saya jawab secara bersambung dalam "3 episode" berikut contohnya dari saya dalam metodologi ushul fiqh, coba anda cermati lagi.
okelah meskipun contohnya bagi saya tidak jelas, lagipula tidak pernah dipertentangkan orang.

Kutip dari: Fauzi5994559
Kutip dari: Tobil
3.Saya mengambil contoh tentang khabar bahwa orang islam yg mati, kalau berdosa akan dimasukkan ke neraka dahulu, utk dibersihkan sebelum ke surga ---> ini persangkaan atau keyakinan ? argumen anda ?
4.contoh lagi tentang siksa kubur, apa ini keyakinan atau persangkaan ? argumentnya apa ?

Jawaban atas pertanyaan no.3 dan 4 yg saya bold :
Bisa anda tuliskan ayatnya dan artinya ? baru saya jawab.
terang aja gak ada di AQ, kalo ada di AQ ya .. jawaban anda pasti keyakinan tho, sama dengan pertanyaan no.1, btul tidak.

Tapi sangat jelas deh bagi saya, apa arti jawaban anda --> alasan saya begini kalo ada di AQ pasti akan anda jawab keyakinan tapi karena gak ada di AQ .. ya bukan itu.


------

Anda mengatakan saya HT, ada lagi yg bilang saya ingkar sunnah, ada lagi yg bilang saya sesat, kafir karena mengingkari hadist.

Saya ingin tanya ke anda apa sih hukumnya mengingkari hadist palsu ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 29, 2010, 02:41:10 pm
@Tobil,
Yang namanya hadist palsu ituharus di-ingkari, karena si pembuat itu telah dengan sengaja berdusta atas nama Rasul SAW dan itu hukumnya neraka sebagaimana yg saya contohkan di Hadist mutawatir riwayat dan makna tunggal / makna qath'i.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 29, 2010, 03:03:32 pm
Kutip dari: yant_138
sepertinya ada yg bingung tentang masalah ghaib,
mungkin nabi sulaiman bisa memerintah jin, dianggap nabi sulaiman tahu ttg ghaib.
atau mungkin juga menerka semua nabi yg mendapat wahyu dari ALLAH lewat malaikat tahu ttg ghaib.
atau bahkan nabi adam tahu masalah ghaib karena malaikat termasuk iblis (jin) saja disuruh sujud .

ada istilah yg namanya shalat ghaib --> istilah ini merujuk pada menshalatkan orang mati yg jasadnya jauh/tidak diketahui keberadaanya.

jadi kalo ghaib dimaknai seperti itu artinya banyak sekali orang yg tahu yg ghaib, tetangga saya yg istrinya meninggal waktu haji -- trus dirumahnya diadakan shalat ghaib. Ini kan artinya manusia  tahu yg ghaib. he... eh.

Kutip
sepertinya juga ada yg bingung tentang beda nabi dan rasul.
sehingga kata rasul diganti kata nabi.
menurut Al Qur'an nabi itu cuma 25 dan semua disebut namanya.
sedangkan rasul (utusan) ada yg diberitahukan dan ada yg tidak.

tulisan " kecuali kepada rasul yg diridhoinya " tdk boleh diganti dengan kata nabi.
kalau anda rancu dan bingung, berhentilah sebentar untuk belajar, sesudah mengerti maka silahkan lanjutkan,
Yak, begitu tajamnya AQ membedakan rasul dan nabi, sayangnya banyak yg gak bisa membedakan nabi dan rasul.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 29, 2010, 03:19:21 pm
Bingung masalah ghaib ? itu wajar. Karena belum tahu definisi ghaib itu apa ? Ada yg tahu definisi ghaib ?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dekade_akhir pada Januari 29, 2010, 04:48:37 pm
Bingung masalah ghaib ? itu wajar. Karena belum tahu definisi ghaib itu apa ? Ada yg tahu definisi ghaib ?

hal2 yang tidak bisa dilihat oleh manusia <<-- jawabannya awam banget yak  :p
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 29, 2010, 10:08:46 pm
terjemah ghoib menurut depaq adalah rahasia atau tersembunyi, tapi kebanyakan tetap ditulis ghoib.
mudah kok, cuma anda tulis ghoib dalam hijaiyah ( saya pakai digital Qur'an ver 3.2 ditombol cari).
tapi anda jangan kaget kalau pengertiannya berbeda dgn ilmu anda sebelumnya.
rahasia di 2/33
tersembunyi di 18/26, 35/38
tdk tampak di 19/61

Muhammad saw tdk tahu ghoib
7/188
Katakanlah ( biasanya ditambah Muhammad saw ): "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudaratan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman".

Muhammad kecil terkenal berjuluk al amin, sesudah jadi nabi dan rasul maka tugasnya hanya pemberi peringatan (nadhiiru , ingat nadhiiru peringatan, bukan dzikir yg peringatan)`
dia mengingatkan/mengatakan kalau tdk tahu ghoib, ada yg percaya atau tdk saya cuma menyampaikan.

Muhammad saw diberitahu yg ghoib
11/48-49
Difirmankan: "Hai Nuh, turunlah (dipakai pula untuk Adam ) dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan (dipakai pula untuk Muhammad 17/1 ) dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang mukmin) dari orang-orang yang bersamamu. Dan ada (pula) umat-umat yang Kami beri kesenangan pada mereka (dalam kehidupan dunia), kemudian mereka akan ditimpa adzab yang pedih dari Kami."
Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

kaum sebelum ini maksudnya kaum sebelum Muhammad saw pasti tdk tahu, bila kita yakin dgn ayat ini berarti di taurat dan injil juga tdk ada, kalaupun ada cerita nuh pada perjanjian lama maka cerita tersebut ditulis setelah adanya Al Qur'an. maka selanjutnya peta lokasi banjir saat nuh adalah boong.

salam




Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 30, 2010, 07:40:39 am
lawan dari ghoib adalah nyata /mubiin /jelas /
nyata adalah barang yg terlihat, terdengar, terasai, makanya dapat diukur.
sekali lagi anda jangan kaget kalau pengertiannya berbeda dgn ilmu anda sebelumnya.

al Qur'an itu nyata
yaasin (36) /69
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan,
....sungguh dia hanya pemikiran dan Al Qur'an nyata.
karena peringatan = nadhiiru  maka dzikra = pemikiran

43/2
Demi Kitab (Al Qur'an) yang nyata (menerangkan).

setan itu nyata
yaasin (36) /60
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",

karena setan-setan itu nyata maka ia dapat kita lihat, dapat kita indrai,

salam



Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 30, 2010, 08:24:05 am
Kutip dari: Fauzi5994559
@Tobil,
Yang namanya hadist palsu ituharus di-ingkari, karena si pembuat itu telah dengan sengaja berdusta atas nama Rasul SAW dan itu hukumnya neraka sebagaimana yg saya contohkan di Hadist mutawatir riwayat dan makna tunggal / makna qath'i.
lalu kalo ada mentaati hadist palsu, apapula hukumnya ? siapapula orang yang berhak untuk menyatakan suatu hadist palsu atau sahih ? kompetensi apa yg harus dimiliki serta tools apa yg digunakan untuk menverifikasi shg suatu hadist dinyatakan palsu atau sahih ?



Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 30, 2010, 08:49:16 am
lawan dari ghoib adalah nyata /mubiin /jelas /
nyata adalah barang yg terlihat, terdengar, terasai, makanya dapat diukur.
sekali lagi anda jangan kaget kalau pengertiannya berbeda dgn ilmu anda sebelumnya.

al Qur'an itu nyata
yaasin (36) /69
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan,
....sungguh dia hanya pemikiran dan Al Qur'an nyata.
karena peringatan = nadhiiru  maka dzikra = pemikiran

43/2
Demi Kitab (Al Qur'an) yang nyata (menerangkan).

setan itu nyata
yaasin (36) /60
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",

karena setan-setan itu nyata maka ia dapat kita lihat, dapat kita indrai,

salam





Definisi Ghaib : ada yg mendefinisikannya:
1. sesuatu yg tdk bisa diindera tetapi diyakini adanya (pernah ada, ada, dan akan ada).
2. hal2 yang tak tampak.
3. ...

mas yant_138 apa dong ? dalam satu kalimat.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 30, 2010, 11:13:28 am
ini lho om ayatnya :

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

 :D
dul,,dul,,,
ayat itu, bukan berisi ketidak bolehan Allah memberikan nikmat kepada Rasul untuk melihat alam Ghoib, namun adalah perikraran Allah SWT, yang memang hanya Ia lah mengetahui hal-hal yang ghoib.

ini dikuatkan dengan munculnya lafadz Al-Qur'an dalam surat Al-Jin 26-27, yang telah saya kutipkan buat anda, ok, saya beri lagi yah

عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَد إِلاَّ مَنِ ٱرْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصًَ

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” [Al-Jin : 26-27]

lihat dul yang saya merahin,
Allah memang berhak mengikrarkan Ia yang mengetahui perkara Ghoib, dan Rasulullah sendiri pun tidak layak untuk mengiklankan dirinya itu tau perkara Ghoib, karena bertentangan dengan apa yang di lafadzkan Allah tersebut.

Namun, Allah SWT boleh dan sangat mungkin memberikan nikmat kepada Rasulullah untuk melihat perkara ghaib tersebut, dan itu sudah dikatakan oleh Allah dalam surat Al-Jin 26-27.

dan kita lihat bagaimana lagi pernyataan Allah SWT atas diri Rasulullah yang telah diberikan nikmat tersebut dalam surat Al-'An'am 50 sbb :

قُل لاَّ أَقُولُ لَكُمْ عِندِي خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلاۤ أَعْلَمُ ٱلْغَيْبَ وَلاۤ أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي ٱلأَعْمَىٰ وَٱلْبَصِيرُ أَفَلاَ تَتَفَكَّرُونَ

“Katakanlah: ‘Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak pula aku mengetahui yang ghaib dan tidak pula aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengetahui kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.’ Katakanlah: ‘Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?’ Maka apakah kamu tidak memikirkannya?”

coba lihat yang saya merahin dul,,,pake mate ye,,
Rasulullah bilang "Aku tidak mengetahui kecuali apa yang diwahyukan kepadaku", bermakna bahwa perkara-perkara Ghoib itu boleh diketahui Rasulullah sebagai nikmat yang diberikan, sekali lagi diberikan oleh Allah SWT.

ente gak bisa membedakan mana sesuatu yang memang diberikan dan mana yang di hasilkan. Saya sudah buat permisalan yang sederhana, dasar ente yang memang gak faham, yah jadilah seperti ini.

100% keyaqinan bahwa Rasulullah itu mengetahui hal-hal ghoib hanya bila Allah wahyukan, namun 100% keyaqinan bahwa Rasulullah itu tidak akan bisa mengetahui hal-hal ghoib tanpa wahyu dari Allah.

Kutip dari: Tobil
Kalo masih kurang juga, ini lagi :

Dan aku tidak mengatakan kepada kamu "Aku mempunyai gudang-gudang rezki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.(QS 11:31)

 :D
dull,,,dull
coba anda lihat apa isi dari ayat itu,,,
semua isinya berisi pernyataan Nabi atas kekuasaan Allah SWT, yang notabene memang Allah lah yang layak atas kesemuanya itu. Allah memang punya gudang rezeki, punya kekayaan, punya pengetahuan hal yang ghoib, namun apakah ini menghalangi Allah untuk memberikan sedikit kekayaannya kepada Rasulullah ? memberikan Rezekinya kepada Rasulullah ?

ente maunya coba pake akal ente yang ente bangga-banggakan itu.
Allah punya gudang rezeki, apakah Rasulullah tidak makan ? makan bukan, darimana makannya itu ? tentu dari gudang rezeki Allah, dengan kalimat sederhana, bahwa Rasulullah bukanlah orang yang menciptakan rezeki, namun hanya sebagai orang yang menikmati rezeki.

begitu juga dengan hal-hal lain.

Rasulullah bisa melihat hal ghoib, darimana penglihatan itu ? tentu dari Allah swt dan itu sebatas yang diwahyukan kepadanya saja, dalam artian ada hal-hal ghoib yang pasti tidak diketahui Rasulullah karena memang tidak diwahyukan atau tidak diperlihatkan oleh Allah SWT.

gitu dul mahaminya

Kutip dari: Tobil
Masak sih gak percaya ?? maunya anda nabi tahu yg ghaib gitu ? gampang ... didelete saja ayatnya.

 :D
ya, memang Rasulullah tau prihal ghoib yang telah diwahyukan atau diperlihatkan kepadanya..

Delete ayat Qur'an ?
bukan di delete ayatnya dul, tapi otak ente itu yang perlu direparasi,, :D

Kutip dari: Tobil
Udah ya yg lain gak usah diperpanjang, gak bermanfaat. lagian anda marah2 mlulu ? marah, benci, iri itu semua kan ajakan syaitan, maka itu tenangkan diri anda oke !?

 :D
gak ada yang marah dul, ngadapin orang kayak ente itu gak perlu marah, karena marah gak ada gunanya, gak jumpa ente langsung sih, kalau jumpa saya ajak ente pake referensi diskusi dul, gak pake copy paste seperti ini...relax aje dul,, ;)

Kutip dari: Tobil
Oh, iyyyyya hampir lupa : "orang masuk neraka itu karena kasih sayang Allah atau kebencian Allah ? anda belum ngejawab lho !

 :D
masuk surga adalah karena kasih sayang Allah, masuk neraka karena haq Allah,,,, ;)

Salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 30, 2010, 11:50:53 am
Kutip dari:
ayat itu, bukan berisi ketidak bolehan Allah memberikan nikmat kepada Rasul untuk melihat alam Ghoib, namun adalah perikraran Allah SWT, yang memang hanya Ia lah mengetahui hal-hal yang ghoib.
Anda kesulitan thoooo membedakan mengetahui dengan melihat, coba deh baca2 lagi ayat ini :

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

coba deh jawab dulu pertanyaan anak kecil ini : ADAKAH DI BUMI ATAU DILANGIT MENGETAHUI PERKARA YG GHAIB ??????????????????

Jawab Zuhdi : ....................

(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” [Al-Jin : 26-27]

perhatikan dengan cermat sekali lagi ayat diatas, trus anda jawab pertanyaan anak kecil ini sekali lagi : Kalau nabi tahu yg ghaib  ... saya ulangi lagi .. kalau nabi tahu yg ghaib -----> buat apa Allah memperlihatkan yg ghaib ?

Jawab Zuhdi : .......................

Nah, dijawab dengan baik ya kang, cuman pertanyaan anak kecil saja masak kagak bisa. oke ?!

Ingat ya statement anda yg ini :

Zuhdi berkata : ente bilang kalo Nabi gak tau hal ghoib, dengan sok menukil ayat Al-Qur'an yang ente potong-potong, gak taunya setelah dikasi dalil bahwa Nabi bisa mengetahui hal Ghoib, hanya segini bantahan ente ??

Kutip dari: zuhdi
Kutip dari: Tobil
Oh, iyyyyya hampir lupa : "orang masuk neraka itu karena kasih sayang Allah atau kebencian Allah ? anda belum ngejawab lho !
masuk surga adalah karena kasih sayang Allah, masuk neraka karena haq Allah,,,,
Oooops, kagak nyambung. Payah.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Januari 30, 2010, 12:46:28 pm
Anda kesulitan thoooo membedakan mengetahui dengan melihat, coba deh baca2 lagi ayat ini :

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.(QS 27:65)

coba deh jawab dulu pertanyaan anak kecil ini : ADAKAH DI BUMI ATAU DILANGIT MENGETAHUI PERKARA YG GHAIB ??????????????????

 :D
dul,,dul,,
kalau seseorang itu dikatakan melihat, pasti ia mengetahui, bedanya,,Allah SWT, mengetahui dan ia yang Maha tau atas hal itu tanpa bergantung dengan apapun, Allah SWT melihat dan ia yang Maha melihat atas hal itu juga tanpa bergantung dengan apapun.

Rasulullah, melihat dan mengetahui dan melihat hal ghaib, namun ia mengetahui hanya dengan yang diwahyukan atau tidperlihatkan padanya, dengan kalimat sederhana, Rasulullah tidak akan bisa melihat hal Ghaib tanpa wahyu Allah dan bergantung pula ia pada Nya.

bisa anda bedakan dul,,,

Hari Qiyamat, tidak diketahui kapan terjadinya oleh Rasulullah, karena memang Allah tidak memberitahukan atau mewahyukan hal tersebut, begitu juga dengan hari berbangkit, dan hal-hal lain yang memang tidak ada diperlihatkan oleh Allah kepada Rasulullah,,,

ayatnya udah jelas dul,,,baca lagi Al-Jin 26-27

Kutip dari: Tobil
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” [Al-Jin : 26-27]

perhatikan dengan cermat sekali lagi ayat diatas, trus anda jawab pertanyaan anak kecil ini sekali lagi : Kalau nabi tahu yg ghaib  ... saya ulangi lagi .. kalau nabi tahu yg ghaib -----> buat apa Allah memperlihatkan yg ghaib ?

 :D
dul,,
hukum asal penciptaan semua makhluk termasuk Rasulullah adalah awwam, ia tidak mengetahui apapun. Kemudian Allah SWT berikan daripada masing-masing manusia itu fitrah baik berupa kelebihan maupun kekurangan.

Ketika seseorang dikeluarkan ke muka bumi, ia tidak ada membawa pengetahuan secuilpun, namun ketika menjelang umurnya bertambah, maka Allah karuniakan padanya panca Indra yang ia ketahui kegunaan masing-masing daripadanya.

Jadi, dari awal ia lahir dalam keadaan tidak mengetahui, kemudian Allah berikan ia pengetahuan untuk mengetahui apa yang Allah karuniakan padanya.

Nabi, juga seperti itu, hukum asal Rasulullah itu dilahirkan tidak mengetahui alam ghoib, namun dengan status Kenabian yang ada padanya,maka Allah karuniakan kepada beliau prihal yang boleh terjadi pada orang-orang pilihan.

Jadi, taunya Rasulullah itu adalah yang diberitahukan, melihatnya Rasulullah itu adalah yang diperlihatkan...gitu dul,,, ;)

Kutip dari: Tobil
Nah, dijawab dengan baik ya kang, cuman pertanyaan anak kecil saja masak kagak bisa. oke ?!

 :D
udah dijawab dul

Kutip dari: Tobil
Oooops, kagak nyambung. Payah.

 :D

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 30, 2010, 12:54:27 pm
diantara yg ghoib dan nyata ada satu lagi keadaan, ada orang yg menyebutnya abstrak.
contoh mahkluk ini adalah jin. ia abstrak bagi manusia. dan manusia juga abstrak bagi jin.
juga malaikat, ia abstrak bagi jin dan manusia.

antar manusia adalah nyata, dan antar jin juga nyata.
6/112
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (iming-iming / fatamorgana). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada adaka.

kalau ada yg tdk cocok dgn sebutan abstrak boleh kata lain yg sinonim spt itu.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Januari 30, 2010, 01:40:40 pm
diantara yg ghoib dan nyata ada satu lagi keadaan, ada orang yg menyebutnya abstrak.
contoh mahkluk ini adalah jin. ia abstrak bagi manusia. dan manusia juga abstrak bagi jin.
juga malaikat, ia abstrak bagi jin dan manusia.

antar manusia adalah nyata, dan antar jin juga nyata.
6/112
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (iming-iming / fatamorgana). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada adaka.

kalau ada yg tdk cocok dgn sebutan abstrak boleh kata lain yg sinonim spt itu.


remeng - remeng donk..kalau begitu.

Jadi manusia melihat jin dalam bentuk remeng2 ?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 30, 2010, 11:15:02 pm
ghaib dalam  satu kalimat, apa ya..?
 :-??
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 31, 2010, 06:56:54 am
@Kang Fauzi5994559,

apa anda bisa menjawab pertanyaan saya yg ini :

Kutip
=Tobillalu kalo ada mentaati hadist palsu, apapula hukumnya ? siapapula orang yang berhak untuk menyatakan suatu hadist palsu atau sahih  ? kompetensi apa yg harus dimiliki serta tools apa yg digunakan untuk menverifikasi shg suatu hadist dinyatakan palsu atau sahih ?

pertanyaan ini saya ajukan sehubungan dengan statement anda berikut :

Kutip dari: Fauzi5994559
Jadi jangan sampai kita sbg muslim mengingkari dalil2 yg qath'i seperti Al-Quran & Hadist Mutawatir karena hukumnya cuma ada dua : yaitu iman atau menjadi kufur.

Tolong bantu saya mendapatkan informasi atas dasar apa mengingkari Hadist (mutawatir) hukumnya kufur ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 31, 2010, 07:03:37 am
@Zuhdi,

Anda memposting tulisan sbb :

Kutip
Kalau anda katakan Nabi tidak mengetahui satu yang hang Ghoib secara Mutlak, maka anda sudah KUFUR mas, karena menginggkari AL-QUR'AN, mengingkari HADITS Nabi,,

Kalo ngingkari AQ saya setuju, pasti kufur, tapi apakah mengingkari hadist kufur, saya gak pernah tahu itu ? apa anda bisa menjelaskan ke saya
Kutip
atas dasar apa mengingkari hadist kufur ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Januari 31, 2010, 07:41:49 am
Kebanyakan orang berpendapat atau menebak bahwa yg dimaksudkan hambaNya dalam ayat ini adalah muhammad :

17.1.  Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya, malam hari dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berikan kebaikan disekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran kami, sesungguhnya Dia adalah maha mendengar lagi maha melihat.

ada banyak pertanyaan saya diseputar ayat tersebut :

Pertama :

banyak orang menganggap kata : "hambaNya" sebagai adalah muhammad, tapi tidak pernah ada suatu proses rasional yg menganalisis yg sampai pada kesimpulan bahwa itu muhammad.

Padahal kalau mau menyebut hambaNya dimaksud pasti disebut langsung ini contohnya :

penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakariya,(QS 19:2)

ayat diatas terang dan jelas bahwa yg dimaksud dengan hambaNya adalah Zakariya.

Pertanyaannya dari mana orang tahu bahwa yg diperjalankan itu muhammad ?

Kedua : Tentang Masjidil Aqsa.

Mesjid ini terletak di Yerusalem, di dalam buku sejarah Muhammad belum penah saya membaca bahwa beliau pernah berada di Yerusalem sblm isra' dan juga belum pernah ada berita ada orang muslim yg berada di sana lalu mereka mendirikan mesjid Masjidil Aqsa ---> bagaimana mungkin belum ada orang islam tetapi sudah ada mesjidnya, lalu siapa yg mendirikan ?


Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Januari 31, 2010, 09:02:32 pm
zuhdi bilang"
sambil duduk ongkang-ongkang?   emang kede kopi 
banyak dosa dibersihin dulu di neraka, baru masuk surga, OK ! tapi berapa lama di dalam neraka ? apa ente tau ?

untung ana punya keyakinan 100% dari Al Qur'an.
"... tiada disentuh oleh azab ....."
Bagi yg masuk surga dia tidak akan kena azab sedikitpun, apalagi sampai berhari hari atau bahkan bertahun tahun.

makanya ilusi mereka saya katakan fatamorgana, menyenangkan tapi tdk ada.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 01, 2010, 10:41:34 am
@yant_138,

Pemahaman tentang ini kayaknya dari ayat ini deh :

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.(QS 3:102)

selain itu juga orang beranggapan kalo udah syahadat udah ber-KTP islam, jatahnya syurga. kalo ada dosanya ya.. mampir dulu ke neraka utk dibersihkan dulu, baru sesudah bersih di pindah ke syurga. => pemahaman ini pernah saya baca sbg salah satu doktrin ASWJ.

anehnya ada jawaban yg paling jitu dari AQ :

Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?".(QS 2:80)


Yah, kapankah sih Allah bilang neraka itu tempat nyuci dosa ?, Lagian kalo udah dicuci tapi kagak bisa bersih, apa mau ditaruh di syurga juga ?

Kutip
makanya ilusi mereka saya katakan fatamorgana, menyenangkan tapi tdk ada.
Tipuan syaitan memang begitu kelihatannya indah apa yg dilakukannya :

Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,(QS 27:24)

dengan mengiming-imingi syurga bagi yg beragama islam, membuat mereka lalai untuk menghisap dirinya ---> "amal shaleh" apakah yg sudah kita lakukan pada hari ini.

Apalagi dengan menyandang gelar "agama islam" seringkali orang merasa dirinya termasuk penghuni syurga, padahal jelas ayatnya Allah tidak peduli siapapun dia kalau dia beriman dan beramal shaleh maka syurgalah bagiannya.

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(QS 2:62)

Orang lupa bahwa dengan memberikan kelebihan rezeki yg kita infaqkan kepada orang yg minta2, itu sudah termasuk amal shaleh. :

Masing2 dalilnya adalah sbb :

Kelebihan rezeki :
...Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka belanjakan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,(QS 2:219)

Infaq :
Perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan  bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.(QS 2:261)

Orang yg minta2 :
... memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir dan orang-orang yang meminta-minta; dan hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.(QS 2:177)

Anda yg punya kelebihan rezeki.... ayolah kita beramal shaleh dengan membagikannya kepada mereka2 (kaum dhuafa) yg memerlukannya.

Ingatlah !!!! ketika seorang minta2 datang ketempat anda, hakikinya mereka tidak meminta uang anda, tetapi mereka meminta haknya yg ada pada anda --> dan anda wajib menyerahkannya kepada mereka.

Itu jauh lebih baik dari pada kita berfikir yg musykil2 - spt. hukum berjilbab, berjenggot, memotong kuku, azab kubur dll. dll., ingatlah bahwa hukum adalah milik Allah dan Allah yg berwenang menetapkannya ---> bukan rasul, bukan nabi dan bukan pula siapapun.

Mari kita berfikir saja mencari rezeki yg halal, kemudian membelanjakannya ke jalan Allah.


 
Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 01, 2010, 11:41:46 am
Kalo ngingkari AQ saya setuju, pasti kufur, tapi apakah mengingkari hadist kufur, saya gak pernah tahu itu ? apa anda bisa menjelaskan ke saya, atas dasar apa mengingkari hadist kufur ?

 :D
dul,,
kalau ente setuju mengingkari Al-Qur'an bisa Kafir, ente malah sudah buat hal itu dul,,
ente mengingkari Rasulullah bisa melihat hal ghaib,, sementara di Al-Qur'an Allah bilang kalau Rasulullah itu bisa melihat hal ghaib,,

afwan yah,,ente sudah KUFUR dul dengan keyaqinan ente itu..

soal hadits, saya kurang sreg mbahasnya dengan ente, karena ente sendiri gak ngerti hadits...

salam juga  :D
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 01, 2010, 11:45:01 am
untung ana punya keyakinan 100% dari Al Qur'an.
"... tiada disentuh oleh azab ....."
Bagi yg masuk surga dia tidak akan kena azab sedikitpun, apalagi sampai berhari hari atau bahkan bertahun tahun.

makanya ilusi mereka saya katakan fatamorgana, menyenangkan tapi tdk ada.

 :D
mas,,mas,,,
logika anda itu nyableng alias gak ngepas mas,,

kalau seseorang itu berada di dalam surga, tentu ia tidak akan terkena siksa neraka, sama halnya kalau anda masuk neraka, tentu tidak bisa merasakan nikmat surga..

ngerti anda dul !

contoh sederhananya :
kalau anda masuk rumah tentu anda gak akan di luar rumah
begitu sebaliknya, kalau anda di luar rumah maka kondisi anda itu bukan di dalam rumah

ini logika sederhana dul, anak TK juga tau,, :D

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 01, 2010, 12:24:34 pm
@Kang Fauzi5994559,

apa anda bisa menjawab pertanyaan saya yg ini :

Kutip
=Tobillalu kalo ada mentaati hadist palsu, apapula hukumnya ? siapapula orang yang berhak untuk menyatakan suatu hadist palsu atau sahih  ? kompetensi apa yg harus dimiliki serta tools apa yg digunakan untuk menverifikasi shg suatu hadist dinyatakan palsu atau sahih ?

pertanyaan ini saya ajukan sehubungan dengan statement anda berikut :

Kutip dari: Fauzi5994559
Jadi jangan sampai kita sbg muslim mengingkari dalil2 yg qath'i seperti Al-Quran & Hadist Mutawatir karena hukumnya cuma ada dua : yaitu iman atau menjadi kufur.

Tolong bantu saya mendapatkan informasi atas dasar apa mengingkari Hadist (mutawatir) hukumnya kufur ?


Salaam,


Dasar pernyataan saya : Mengingkari hadist mutawatir hukumnya kufur adalah Atas dasar metodologi ushul fiqih yang saya adopsi.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 01, 2010, 12:33:46 pm

Halo...apa dong definisi ghaib yg disepakati ?
Jawaban sementara :
1. Sesuatu yg tidak ter-indera tetapi diyakini adanya ( pernah ada, ada, akan ada ).
2. Segala sesuatu yg tak tampak.
3. Sesuatu antara tampak dan tidak tampak atau "remeng2".

apalagi ? disepakati dulu dong...? biar tdk berkesan debat kusir.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 01, 2010, 08:40:02 pm
untuk ghoib : gabungan antara rahasia, tdk tampak, tersembunyi, tdk terinderai oleh makhluk, tapi yakin ada.
yg remeng remeng tdk masuk ghoib tapi abstrak.

ternyata sdh tahu,

kalau seseorang itu berada di dalam surga, tentu ia tidak akan terkena siksa neraka, sama halnya kalau anda masuk neraka, tentu tidak bisa merasakan nikmat surga..

ternyata sdh tahu kalau masuk surga tdk mampir dulu di neraka.
tapi kok membantah sendiri......
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 02, 2010, 06:30:30 am
ternyata sdh tahu,

kalau seseorang itu berada di dalam surga, tentu ia tidak akan terkena siksa neraka, sama halnya kalau anda masuk neraka, tentu tidak bisa merasakan nikmat surga..

ternyata sdh tahu kalau masuk surga tdk mampir dulu di neraka.
tapi kok membantah sendiri......

 :D
bukan seperti itu kefahamannya dul..
masuk surga itu perlu proses, sama halnya ketika ente masuk login ke kompi, apa ente bisa langsung masuk gitu aje dul ? gk kan..proses ada

kalau ente bedosa dan suka maksiat, maka selama ente muslim dan mati dalam keadaan muslim, tentu layak ente dibersihin dulu di neraka, baru setelah bersih Allah akan masukkan ke surga, itu namanya proses dul..nah dalam proses ini Allah berhak mutlak menentukan ente masuk langsung atau tidak dul,,

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 02, 2010, 07:35:09 am
Kutip dari: Zuhdi
bukan seperti itu kefahamannya dul..
masuk surga itu perlu proses, sama halnya ketika ente masuk login ke kompi, apa ente bisa langsung masuk gitu aje dul ? gk kan..proses ada
benar semua itu melalui proses, tetapi prosesnya bukan lewat neraka dulu, tetapi melalui timbangan, ini buktinya :

- Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, ...(QS 21:47)
- Barangsiapa yang berat timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.(QS 23:102-103)

Nah sekarang giliran anda menunjukkan ayatNya, mana ayat yg bilang ke neraka dulu baru ke surga ............ bisa ???

Kutip
kalau ente bedosa dan suka maksiat, maka selama ente muslim dan mati dalam keadaan muslim, tentu layak ente dibersihin dulu di neraka, baru setelah bersih Allah akan masukkan ke surga, itu namanya proses dul..nah dalam proses ini Allah berhak mutlak menentukan ente masuk langsung atau tidak dul,,
emangnya neraka itu mesin cuci.

kalo ngomong sih bisa2 aja.... gratis. yg penting tunjukkan ayatnya deh yg bilang neraka tempat nyuci dosa.

Makanya waktu hidup beriman dan banyak beramal saleh supaya dosa kita dihapuskan Allah, ini dalilnya :

Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.(QS 29:7)

jadi nggak perlu mesin cuci lagi. betul tidak ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 02, 2010, 11:52:00 am
benar semua itu melalui proses, tetapi prosesnya bukan lewat neraka dulu, tetapi melalui timbangan, ini buktinya :

- Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, ...(QS 21:47)
- Barangsiapa yang berat timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.(QS 23:102-103)

 :D
nah, sekarang ente saye kasi kasus,
kalo orang kafir mati, masuk kemana ? surga atau neraka ?
kalau orang islam mati, masuk kemana ? surga atau nereka ?

Kutip dari: Tobil
Nah sekarang giliran anda menunjukkan ayatNya, mana ayat yg bilang ke neraka dulu baru ke surga ............ bisa ???

 :D
bisa dul, ane tunjukin,,tapi ente khan ingkar hadits, gak percaya sama Nabi Muhammad, ya sia-sia dul,,,ntah ente islam atau tidak, kagak jelas,,

Kutip dari: Tobil
emangnya neraka itu mesin cuci.

kalo ngomong sih bisa2 aja.... gratis. yg penting tunjukkan ayatnya deh yg bilang neraka tempat nyuci dosa.

 :D
mesin cuci,,
ya mirip-mirip gitulah dul,,

ayatnya ?
ente ngaku dulu, islam atau kagak ? percaya Nabi Muhammad atau kagak ? baru ane kasi ayatnya  ;)

Kutip dari: Tobil
Makanya waktu hidup beriman dan banyak beramal saleh supaya dosa kita dihapuskan Allah, ini dalilnya :

Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.(QS 29:7)

jadi nggak perlu mesin cuci lagi. betul tidak ?

 :D
ya insyaAllah,,
sama dung ente juga harus jadi urang islam dulu dan beramal dul,,,biar gak perlu mesin cuci lagi,,

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 02, 2010, 12:40:25 pm

Halo...apa dong definisi ghaib yg disepakati ?
Jawaban sementara :
1. Sesuatu yg tidak ter-indera tetapi diyakini adanya ( pernah ada, ada, akan ada ).
2. Segala sesuatu yg tak tampak.
3. Sesuatu antara tampak dan tidak tampak atau "remeng2".

apalagi ? disepakati dulu dong...? biar tdk berkesan debat kusir.


Definisi ghaib :
1. Sesuatu yg tidak ter-indera tetapi diyakini adanya ( pernah ada, ada, akan ada ).
2. Segala sesuatu yg tak tampak.
3. gabungan antara rahasia, tdk tampak, tersembunyi, tdk terinderai oleh makhluk, tapi yakin ada.
yg remeng remeng tdk masuk ghoib tapi abstrak.

Ok jadi itu ya..kita sepakati, ketiganya mempunyai makna yg sama. Lanjut...
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 02, 2010, 10:08:42 pm
kalau orang kafir mati maka:
1. masuk surga karena dia kafir pada thogut, beriman pd Allah dan beramal shaleh.
2. masuk neraka karena dia kafir pada ayat ayat Allah dsb.

kalau orang islam mati maka :
1. masuk neraka karena munafik .
2. masuk neraka karena fasik.
3. masuk neraka karena dhol.
.
.
.
8. masuk surga karena ....


Kutip dari: Tobil
Nah sekarang giliran anda menunjukkan ayatNya, mana ayat yg bilang ke neraka dulu baru ke surga ............ bisa ???

kutip dari : Zuhdi
bisa dul, ane tunjukin,,tapi ente khan ingkar hadits, gak percaya sama Nabi Muhammad, ya sia-sia dul,,,ntah ente islam atau tidak, kagak jelas,,
 
lha iya ditanya ayatNya kok jawabnya ingkar hadits,
ditanya Al Qur'an yg Azhim kok dijawab dengan yg lebih rendah.

mbok pakai hadits ini, wa ammaa bini'mati robbika fahaddits
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 03, 2010, 06:37:26 am
Kutip dari: Zuhdi
Kutip dari: Tobil
benar semua itu melalui proses, tetapi prosesnya bukan lewat neraka dulu, tetapi melalui timbangan, ini buktinya :

- Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, ...(QS 21:47)
- Barangsiapa yang berat timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.(QS 23:102-103)
nah, sekarang ente saye kasi kasus,
kalo orang kafir mati, masuk kemana ? surga atau neraka ?
kalau orang islam mati, masuk kemana ? surga atau nereka ?
Oooo jadi mentang2 kafir atau islam kagak ditimbang, gitu maksud anda ?

Timbangan tetap dipasang Om, kecuali kalo anda mau mengingkari ketetapan Allah di 21:47 dan 23:102-103

Kalo timbangan berat ke kanan ----> surgalah bagiannya, meskipun anda mengatakan kafir, sesat dsb.

Sebaliknya timbangan berat ke kiri ----> neraka bagiannya meskipun anda mengaku islam, mengaku sudah bersyahadat, ngaku ber-KTP islam. tetep aja.

betul tidak Om ?,

Kutip
ayatnya ?
ente ngaku dulu, islam atau kagak ? percaya Nabi Muhammad atau kagak ? baru ane kasi ayatnya 
Kayaknya anda deh yg diragukan keislamannya karena kagak pernah ngutip AQ atau hadist sebagai dalil.

Sekali-kali coba deh anda postingkan ayat yg bilang neraka tempat nyuci dosa --> tunjukkan donk kalo anda islam.

Kutip dari: yant_138
Kutip dari: Tobil
Nah sekarang giliran anda menunjukkan ayatNya, mana ayat yg bilang ke neraka dulu baru ke surga ............ bisa ???

kutip dari : Zuhdi
bisa dul, ane tunjukin,,tapi ente khan ingkar hadits, gak percaya sama Nabi Muhammad, ya sia-sia dul,,,ntah ente islam atau tidak, kagak jelas,,
 
lha iya ditanya ayatNya kok jawabnya ingkar hadits,
ditanya Al Qur'an yg Azhim kok dijawab dengan yg lebih rendah.
itu yg namanya gak nyambung.-----> abis asal telen aja kagak peduli hadist palsu atau sahih ? --> kalo bisa nunjuki ayatnya tunjukin aja .. ya... om .. kagak usah pake lagu2... eh..eh belagu.



Salaam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 03, 2010, 06:43:29 am
Kutip dari: Fauzi5994559
Definisi ghaib :
1. Sesuatu yg tidak ter-indera tetapi diyakini adanya ( pernah ada, ada, akan ada ).
2. Segala sesuatu yg tak tampak.
3. gabungan antara rahasia, tdk tampak, tersembunyi, tdk terinderai oleh makhluk, tapi yakin ada.
yg remeng remeng tdk masuk ghoib tapi abstrak.

Ok jadi itu ya..kita sepakati, ketiganya mempunyai makna yg sama. Lanjut...
tunggu dulu, saya tambahi :

1. sesuatu yg terjadi sebelum kita dilahirkan.
2. sesuatu yg terjadi esok hari.
3. isi hati orang lain, maksudnya apa yg ada dalam hati seseorang.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 03, 2010, 09:27:58 pm
saat manusia hidup dia direkam setiap saat melalui kuduknya, sehingga tdk ada yg tercecer.
saat dibangkitkan qiyamah, setiapnya menerima buku catatan
buku itu bernama kitabum markuum, yang berisi catatan manusia semasa hidupnya.
kitab kiri bernama sijjin
kitab kanan bernama illiyyin
 ( kedua kitab ini ada dalam kitabum markuum )
baca di 83 / al mutaffifiin

saat dibangkitkan itu terjadi protes,
2/166-167
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan ke luar dari api neraka.

sesudah itu yg masuk neraka, ya masuk neraka , abadi dan kekal.
yg masuk surga, ya masuk surga, abadi dan kekal

yang masuk neraka ingin pindah, barang sehari, tetap tetap tidak bisa.......

semua yg saya tulis ada dalam Al Qur'an, apa anda belum tahu?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 04, 2010, 09:08:18 am
Kutip dari: Fauzi5994559
Definisi ghaib :
1. Sesuatu yg tidak ter-indera tetapi diyakini adanya ( pernah ada, ada, akan ada ).
2. Segala sesuatu yg tak tampak.
3. gabungan antara rahasia, tdk tampak, tersembunyi, tdk terinderai oleh makhluk, tapi yakin ada.
yg remeng remeng tdk masuk ghoib tapi abstrak.

Ok jadi itu ya..kita sepakati, ketiganya mempunyai makna yg sama. Lanjut...
tunggu dulu, saya tambahi :

1. sesuatu yg terjadi sebelum kita dilahirkan.
2. sesuatu yg terjadi esok hari.
3. isi hati orang lain, maksudnya apa yg ada dalam hati seseorang.



Salaam,

Jadi sebenarnya kita sudah menyepakati definisi ghaib adalah sesuatu yg tdk terindera tetapi di yakini ( sesuai dg kekuatan dalilnya )adanya, baik itu apa yg ada dlm hati orang lain, yg pernah ada pd masa lalu, yg ada saat ini maupun yg akan ada dimasa depan.

saya close definisi ghaib.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 04, 2010, 12:15:27 pm
kalau orang kafir mati maka:
1. masuk surga karena dia kafir pada thogut, beriman pd Allah dan beramal shaleh.
2. masuk neraka karena dia kafir pada ayat ayat Allah dsb.

 :D
jawabnya gak gitu dul,,bahasa ente itu bahasa muter-muter :
1. kalau orang kafirnya pada thogut, ya pastilah ia beriman pada Allah,,nah ente bilang masuk surga khan

Kafir sama thogut = iman pada Allah (muslim) = surga
kafir pada Allah = iman pada Thogut = neraka

sekarang saya tanya ente, apa da orang kafir dan mati dalam keadaan kafir pada Allah itu masuk surga ?

Kutip dari: yant_138
kalau orang islam mati maka :
1. masuk neraka karena munafik .
2. masuk neraka karena fasik.
3. masuk neraka karena dhol.
.
.
.
8. masuk surga karena ....

 :D
ooooo jadi orang islam yang mati dalam keadaan islam namun ia munafik maka ia masuk neraka ?
seorang muslim yang mati dalam keadaan muslim namun karena fasik juga masuk neraka ?
seorang muslim yang mati dalam keadaan muslim namun karena sesat juga masuk neraka ?

apa bedanya dul dengan orang kafir yang mati dalam keadaan kafir ?

trus, ente muslim kagak ? kalau muslim trus ntar ente mati, kira-kira masuk neraka apa surga dul ?

Kutip dari: yant_138

lha iya ditanya ayatNya kok jawabnya ingkar hadits,
ditanya Al Qur'an yg Azhim kok dijawab dengan yg lebih rendah.

 :D
sama dul, ente ikrar dulu, apakah ente yaqin sama Nabi Muhammad atau yesus.
Al-Qur'an itu tinggi, hadits itu juga tinggi, hanya berbeda hakikatnya saja, karena Allah telah katakan bahwa apa yang diperkatakan oleh Rasulullah itu adalah Wahyu (sudah saya kutipkan ayatnya)

kalau ente katakan Hadit itu rendah, itu bukti ente bukan seorang muslim alias KAFIR !!!  :D

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 04, 2010, 12:23:13 pm
Oooo jadi mentang2 kafir atau islam kagak ditimbang, gitu maksud anda ?

 :D
orang kafir yang mati dalam keadaan kafir, apanya yang ditimbang dul ?
segala kebaikan orang kafir itu tidak bernilai di akhirat,,,namun bernilai selama hidup di dunia dan akan dibalas di dunia

tapi, kalau seorang muslim yang mati dalam keadaan muslim, baru berlaku timbangan,,gitu dull  ;)

Kutip dari: Tobil
Timbangan tetap dipasang Om, kecuali kalo anda mau mengingkari ketetapan Allah di 21:47 dan 23:102-103

Kalo timbangan berat ke kanan ----> surgalah bagiannya, meskipun anda mengatakan kafir, sesat dsb.

Sebaliknya timbangan berat ke kiri ----> neraka bagiannya meskipun anda mengaku islam, mengaku sudah bersyahadat, ngaku ber-KTP islam. tetep aja.

betul tidak Om ?,

 :D
salah dul,,
orang kafir gak ditimbang-timbang, langsung nyemplung ke neraka.
timbangan itu berlaku untuk urang islam dan mati dalam keadaan islam..

Kutip dari: Tobil
Kayaknya anda deh yg diragukan keislamannya karena kagak pernah ngutip AQ atau hadist sebagai dalil.

 :D
ooo, ente mau tau saya islam atau bukan, ok ! saya syahadat ye,,
AsyhaduAllailaha Illallah wa asyhaduanna Muhammad Rasulullah,,,
(Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah)

nah ente coba syahadat dulu, buat mbuktiin ente itu muslim, kalau ente gak berani syahadat itu berarti ente diragukan,,,

ente bilang saya kagak pernah nukil Al-Qur'qn ?,,
 :)) jangan jadi badut dul di sini, ente nukil pake mata tapi lihat tulisan saya pake gigi, jadi ya seperti inilah,, =))

Kutip dari: Tobil
Sekali-kali coba deh anda postingkan ayat yg bilang neraka tempat nyuci dosa --> tunjukkan donk kalo anda islam.

 :D
islam atau kagak itu dul, dengan syahadatain, monggo syahadat dulu dul ? dan akui kalau Nabi Muhammad itu Rasul Allah dan Nabi ente juga..

Kutip dari: Tobil
itu yg namanya gak nyambung.-----> abis asal telen aja kagak peduli hadist palsu atau sahih ? --> kalo bisa nunjuki ayatnya tunjukin aja .. ya... om .. kagak usah pake lagu2... eh..eh belagu.

 :D
kagak nyambung ? ya iyalah dul, orang saya ngomong hadit sama orang yang gak ngerti hadit, jadi wajar aje dul kagak nyambung,,,

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 04, 2010, 05:21:51 pm
AsyhaduAllailaha Illallah wa asyhaduanna Muhammad Rasulullah,
itu syahadah saya dan syahadah anda.
disitu ada kata rasulallah, maka dia  tugasnya hanya menyampaikan apa yg diturunkan padanya. tanpa memodifikasinya.
kalau ada pertentangan antara ayat yg diturunkan dengan yg lain, maka anda akan pilih mana?

orang munafik itu juga islam dan sholat tetapi dia akan dijadikan intipe neroko, kekal abadi.
kalau anda tidak yakin pada yg diturunkan pada MUhammad rasulallah, gimana ini?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 04, 2010, 05:50:58 pm
AsyhaduAllailaha Illallah wa asyhaduanna Muhammad Rasulullah,
itu syahadah saya dan syahadah anda.
disitu ada kata rasulallah, maka dia  tugasnya hanya menyampaikan apa yg diturunkan padanya. tanpa memodifikasinya.
kalau ada pertentangan antara ayat yg diturunkan dengan yg lain, maka anda akan pilih mana?

orang munafik itu juga islam dan sholat tetapi dia akan dijadikan intipe neroko, kekal abadi.
kalau anda tidak yakin pada yg diturunkan pada MUhammad rasulallah, gimana ini?


 :D
yo wes, sepakat ente dan saye muslim  ;)

ya, Rasulullah itu memang menyampaikan apa yang diwahyukan, dan hadit itu adalah merupakan wahyu.

Ayat Al-Qur'an bertentangan dengan Al-Qur'an tidak mungkin ada

ayat Al-Qur'an bertentangan dengan Hadit, boleh jadi itu ada, nah jalan yang ditempuh di sini pertama kali adalah menjama' yaitu menggabungkan kedua dalil tersebut dan dicari titik temunya. Namun kalau hal ini tidak memungkinkan, maka hanya ada satu jalan yang dilakukan yaitu dengan mentarjih mana pendapat yang kuat.

dan siapa yang bisa melakukan ini ? bukan ente dul, tapi Ulama..yang memang diakui keakuratannya dan dikenal udul.

orang munafik itu memang islam dan sholat, darimana jalannya ia dikatakan kekal di dalam Neraka ? sementara masih ada iman di hatinya dul ?

ente jangan bawa-bahwa Rasulullah, ntar saya kasi ente hadits Nabi, ente nolak dul..gimana ? siap anda dengan Hadit Nabi ?

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 04, 2010, 11:47:09 pm
ini yg menjadi pokok perbedaan,

Namun kalau hal ini tidak memungkinkan, maka hanya ada satu jalan yang dilakukan yaitu dengan mentarjih mana pendapat yang kuat.

karena perbedaan ini maka akan membuat semakin jauh perbedaan yang lain. termasuk 2 dibawah tulisan anda.

apakah anda mengakui cuma ada satu shirotol mustaqim?

karena prinsip saya cuma ada satu shirotol mustaqim, walaupun berjuta ulama kalau bertantangan dengannya satu ayat saja dari shirotol mustaqim tsb, maka saya akan memenangkan shirotol mustaqim, memenangkan pembawanya , memenangkan pengabarnya.

maaf, salam


Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 05, 2010, 06:05:41 am
Kutip dari: Zuhdi
orang kafir yang mati dalam keadaan kafir, apanya yang ditimbang dul ?
segala kebaikan orang kafir itu tidak bernilai di akhirat,,,namun bernilai selama hidup di dunia dan akan dibalas di dunia

tapi, kalau seorang muslim yang mati dalam keadaan muslim, baru berlaku timbangan,,gitu dull

Kutip
salah dul,,
orang kafir gak ditimbang-timbang, langsung nyemplung ke neraka.
timbangan itu berlaku untuk urang islam dan mati dalam keadaan islam..
Masya Allah, Tuhan anda ini siapa sih ?  yang nurunkan ayat 21:47 dan 23:102-103 ini siapa ?

lantas kalo tuhan anda Allah, ayat mana yg menjadi dasar : kafir kagak ditimbang ? dan muslim yang mati dalam keadaan muslim, baru berlaku timbangan. Anda postingkan ayatnya buktikan jika anda bukan ngomong doank.?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 05, 2010, 06:44:04 am
Kutip dari: Zuhdi
ooo, ente mau tau saya islam atau bukan, ok ! saya syahadat ye,,
AsyhaduAllailaha Illallah wa asyhaduanna Muhammad Rasulullah,,,
(Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah)

nah ente coba syahadat dulu, buat mbuktiin ente itu muslim, kalau ente gak berani syahadat itu berarti ente diragukan,,,
Tak ada satu ayatpun di dlm AQ yg menyebutkan yg bersyahadat itu islam, silahkan postingkan ayatnya, ayat berapa yg nyuruh bersyahadat ?

Ingat ! Tuhan saya cuma Allah ? dan saya hanya taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kutip dari: Zuhdi
Kutip dari: Tobil
Sekali-kali coba deh anda postingkan ayat yg bilang neraka tempat nyuci dosa --> tunjukkan donk kalo anda islam.

 Nyengir
islam atau kagak itu dul, dengan syahadatain, monggo syahadat dulu dul ? dan akui kalau Nabi Muhammad itu Rasul Allah dan Nabi ente juga..
Lagi2 kagak nyambung ....mbung....mbung, diulangi pertanyaannya :

Sekali-kali coba deh anda postingkan ayat yg bilang neraka tempat nyuci dosa --> tunjukkan donk kalo anda islam.

catat : kalo anda islam pasti bisa menunjukkan ayatnya !!!

Kutip
kagak nyambung ? ya iyalah dul, orang saya ngomong hadit sama orang yang gak ngerti hadit, jadi wajar aje dul kagak nyambung,,,
kalo bicara hadist ya... di verifikasi dulu dengan AQ,  apakah hadis itu menjelaskan AQ, bertentangan atau apakah sejalan dengan AQ, jadi bukan asal orang bilang sahih kita ikut2an sahih.


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 05, 2010, 10:05:09 am
ini yg menjadi pokok perbedaan,

Namun kalau hal ini tidak memungkinkan, maka hanya ada satu jalan yang dilakukan yaitu dengan mentarjih mana pendapat yang kuat.

karena perbedaan ini maka akan membuat semakin jauh perbedaan yang lain. termasuk 2 dibawah tulisan anda.

 :D
ente tidak perlu risau dul,,
karena semua Ulama sepakat atas qoidah itu, gak ada yang gak sepakat,,

kalau memang tidak memungkinkan untuk menjama' antara dua dalil yang memang bertentangan, jalan tarjih itu terpaksa diambil.

Kutip dari: yant_138
apakah anda mengakui cuma ada satu shirotol mustaqim?

karena prinsip saya cuma ada satu shirotol mustaqim, walaupun berjuta ulama kalau bertantangan dengannya satu ayat saja dari shirotol mustaqim tsb, maka saya akan memenangkan shirotol mustaqim, memenangkan pembawanya , memenangkan pengabarnya.

maaf, salam

 :D
shirotol mustaqim itu memang satu dul, tapi untuk kesana boleh banyak jalan.

tidak ada Ulama yang bertentangan dengan Al-Qur'an, ente saja yang gak ngerti bagaiman istimbath yang diambil Ulama dalam mengkompromikan dalil-dalil..

salam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 05, 2010, 04:33:08 pm

Sebaiknya kembali ke tema : tentang peristiwa isra'-mi'raj.

Bila melebar masuk ke thread lain aja.
Gmana sudah jelas belum bagi penanya ? ttg peristiwa isra' mi'raj ?

Bagaimana moderator ?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 06, 2010, 07:19:32 am
Kutip
Sebaiknya kembali ke tema : tentang peristiwa isra'-mi'raj.

Bila melebar masuk ke thread lain aja.
Gmana sudah jelas belum bagi penanya ? ttg peristiwa isra' mi'raj ?
beluuuuum, kan kata si empunya cerita nabi ke langit utk ketemu Allah nerima perintah shalat.

apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)



Salaam,


Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Zuhdi pada Februari 06, 2010, 08:28:06 am
Kutip
Sebaiknya kembali ke tema : tentang peristiwa isra'-mi'raj.

Bila melebar masuk ke thread lain aja.
Gmana sudah jelas belum bagi penanya ? ttg peristiwa isra' mi'raj ?
beluuuuum, kan kata si empunya cerita nabi ke langit utk ketemu Allah nerima perintah shalat.

apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)

salaam,

 =))
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 07, 2010, 12:38:39 am
saya ingin tanya untuk menegaskan tentang pendapat anda.

APAKAH NABI MUHAMMAD SELAKU RASULALLAH ADA YANG DISAMPAIAKAN SELAIN AL QUR'AN?

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 08, 2010, 10:14:35 am
Tepat sekali mas yant :

itu sebabnya kita diperintah untuk MENTAATI ALLAH DAN RASULNYA krn yg ditaati itu tidak lain adalah AQ, jadi itu sejalan dengan ayat ini :

dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu, sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS 33:2)

Sementara itu apa yg ditulis dalam kitab2 hadist adalah : "UCAPAN MUHAMMAD SELAKU NABI"

dan tidak ada perintah Allah untuk mentaati nabi, malah sebaliknya ada peringatan untuk mentaati manusia, krn itu merugikan diri kita sendiri. Dan orang yg merugi tempatnya di neraka :

Dan sesungguhnya jika kamu mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar orang-orang yang merugi.(QS 23:34)



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 08, 2010, 12:55:43 pm
beluuuuum, kan kata si empunya cerita nabi ke langit utk ketemu Allah nerima perintah shalat.

apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)
contoh kalimat: kapolri mengatakan, "Kami dengar para teroris akan melakukan aksinya di daerah xxx"
apakah kapolri sendiri yang mendengar dari para teroris yang bicara di dekatnya, atau dia mendengar dari aparat intelijen yang ditugaskannya untuk mencari informasi?

penggunaan kata "Kami" dalam ayat Al-Quran menurut pakar tafsir seringkali menunjukkan adanya keterlibatan makhluk lain selain Allah, yang dalam ayat tersebut dijelaksan oleh ayat selanjutnya.
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. (QS 50:17)

jadi, yang lebih dekat daripada urat lehernya adalah malaikat yang ditugaskan Allah mencatat setiap amal perbuatan manusia.
sementara Allah bersemayam di atas 'Arsy-Nya [Al-a'raaf (7): 54]

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 08, 2010, 01:42:24 pm
Tepat sekali mas yant :

itu sebabnya kita diperintah untuk MENTAATI ALLAH DAN RASULNYA krn yg ditaati itu tidak lain adalah AQ, jadi itu sejalan dengan ayat ini :

dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu, sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS 33:2)

Sementara itu apa yg ditulis dalam kitab2 hadist adalah : "UCAPAN MUHAMMAD SELAKU NABI"

dan tidak ada perintah Allah untuk mentaati nabi, malah sebaliknya ada peringatan untuk mentaati manusia, krn itu merugikan diri kita sendiri. Dan orang yg merugi tempatnya di neraka :

Dan sesungguhnya jika kamu mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar orang-orang yang merugi.(QS 23:34)
wah... wah.. wah...
bagaimana anda membedakan ucapan muhammad selaku pembawa wahyu dan muhammad selaku nabi(?)/manusia?

ini adalah ucapan/cerita nabi berdasarkan hadits Shahih Muslim:
...kemudian aku dibawa pergi (oleh jibril) ke Sidratulmuntaha yang dedaunannya seperti kuping-kuping gajah dan buahnya sebesar tempayan. Ketika atas perintah Allah, Sidratulmuntaha diselubungi berbagai macam keindahan, maka suasana menjadi berubah, sehingga tak seorang pun di antara makhluk Allah mampu melukiskan keindahannya. Lalu Allah memberikan wahyu kepadaku. Aku diwajibkan salat lima puluh kali dalam sehari semalam....

ini adalah ucapan Allah dalam Al-Quran:
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." [QS An-Najm (53): 13 - 18]

bagaimana anda membedakan ucapan nabi dengan ucapan AQ?

sebagai koreksi, ayat yang anda jadikan dasar untuk tidak mentaati manusia:
 Dan sesungguhnya jika kamu mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar orang-orang yang merugi.(QS 23:34)
itu bukan peringatan dari Allah, tapi ucapan dari pemuka-pemuka kaum kafir untuk tidak mentaati rasul (nabi Hud A.S), coba baca keseluruhan ayat tersebut dalam QS 23: 33 - 38
Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi. Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu), jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu, kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi, Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya."

sehingga rasul (nabi Hud A.S.) sampai berdoa dalam ayat selanjutnya:
"Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku". Allah berfirman: "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal." [QS 23: 39-40]

hati-hati mas, kesalahan dalam menafsirkan Al-Quran akan membawa anda pada pemahaman yang salah, dan pemahaman yang salah bisa membawa pada kesesatan.

wallahu a'lam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 08, 2010, 02:17:10 pm
@ Arif Budiman

 :great:
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 08, 2010, 11:09:18 pm
50/17 dan 18 kok tdk ada kata malaikatnya, gimana nih?

sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." [QS An-Najm (53): 18]

Lalu Allah memberikan wahyu kepadaku. Aku diwajibkan salat lima puluh kali dalam sehari semalam....

semua wahyu harus disampaikan, tdk boleh modif, kalau tdk awas kau, Muhammad.!!!!...
kalau mengada adakan atas NAMAKU tak betot kamu, tak potong urat jantungmu.....!!!!

saya 100% yakin Al Qur'an dari Allah lewat Muhammad.
terus yg memelesetkan itu siapa?

lewat ( dibacakan, ditadabur/ explor, ditilawa / analisakan )

analisa,
 17/1 ... agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari ayat ayat/tanda-tanda (kebesaran) Kami. ...
53/18 ... dia telah melihat sebahagian ayat ayat/tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."
 
15/87 Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat  yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur'an yang agung.
yg menyebut Al Qur'an yg agung adalah ALLAH tentu Muhammad juga menyebut Al Qur'an yang agung,
 jangan marah pada saya kalau anda menganut sesuatu tdk dari Al Qur'an sehingga saya menilai lebih rendah...
siapapun yg mengakui kalau Muhammad rasulAllah maka dia harus/rukun/wajib/fardlu mempercayai Al Qur'an itu yang agung. agung itu lebih besar dari yg besar.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 09, 2010, 09:05:08 am
Kutip dari: arif budiman
bagaimana anda membedakan ucapan muhammad selaku pembawa wahyu dan muhammad selaku nabi(?)/manusia?
Oke, mari anda perhatikan tugas Muhammad selaku Rasul adalah menyampaikan risalah Allah, maka logisnya yg disampaikan adalah wahyunya, begitu bukan ? dan ini dikonform Allah dengan dengan :

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan. (QS 53:4)

kumpulan ucapan2 muhammad selaku rasul ini selanjutnya di kodifikasi menjadi kitab yg disebut AQ ----> apa anda percaya ?

Itu sebabnya kita diperintahkan untuk taat kepada Allah dan RasulNya, krn ucapan rasulullah adalah wahyu.

selain itu muhammad tentu saja juga berucap selain dr pada wahyu, kagak mungkin seumur hidup beliau hanya mengucapkan wahyu saja, nah ucapan2 diluar wahyu tersebut adalah ucapan muhammad selaku nabi.

mudah2 an anda tidak lagi kesulitan membedakan ucapan muhammad selaku rasul dan selaku nabi. gak sulit bukan ?

Syukurnya Allah tidak ada memerintahkan kita untuk mentaati nabi, Allah malah mengajarkan kepada kita bahwa muhammad itu dalam posisinya selaku nabi bisa melakukan kesalahan, krn hakikinya muhammad juga manusia biasa bukan superman.

Kalo muhammad adalah superman, maka kita pasti tidak bisa menteladani beliau, orang sering lupa syarat utama agar dapat diteladani maka beliau haruslah merupakan manusia biasa dan ini ditunjukkan Allah pada 2 ayat 66:1 dan surah abasa.

Mudah2 an bermanfaat bagi kita semua, silahkan terus anda debat jika anda rasa masih ada yg kurang pas.


Kutip
sebagai koreksi, ayat yang anda jadikan dasar untuk tidak mentaati manusia:
 Dan sesungguhnya jika kamu mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar orang-orang yang merugi.(QS 23:34)
itu bukan peringatan dari Allah, tapi ucapan dari pemuka-pemuka kaum kafir untuk tidak mentaati rasul (nabi Hud A.S), coba baca keseluruhan ayat tersebut dalam QS 23: 33 - 38
Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: "(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi. Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu), jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu, kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi, Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya."
Itu hanya kesimpulan anda ---> karena anda melihat dari susunan urut2 ayatnya,

anda lupa yg berkata itu (pemuka2 orang kafir) juga manusia, rasanya mustahil deh seorang manusia mengatakan kalo kamu percaya sama manusia kamu akan rugi.---> aneh kan !

Ayat 23:34 diatas senada dengan :

Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta.(QS 6:116)

apakah anda juga akan mengatakan QS 6:116 adalah perkataan orang kafir, bukan perkataan Allah.

Yang logis itu ucapan Allah untuk mengingatkan hambaNya agar tidak mentaati atau mengikuti manusia, krn yg dimaui Allah adalah agar jangan menjadikan manusia Tuhan selain Allah ---> manusia hanya diperintahkan memurnikan ketaatan hanya kepada Allah :

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab dengan kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.(QS 39:2)

Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam agama.(QS 39:11)


Kutip
hati-hati mas, kesalahan dalam menafsirkan Al-Quran akan membawa anda pada pemahaman yang salah, dan pemahaman yang salah bisa membawa pada kesesatan.
saya tidak pernah melakukan penafsiran apapun anda boleh cek, bahkan mempelajaripun tidak saya hanya membaca saja berulang-ulang dan saya tidak takut tersesat krn itu perintah Allah ---> dan mustahil Allah menyesatkan orang yg mentaati perintahNya.


Salaam,

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 09, 2010, 09:17:19 am
50/17 dan 18 kok tdk ada kata malaikatnya, gimana nih?
dari terjemahan dan tafsir jumhur ulama
atau anda mau berpendapat Dzat Allah berada lebih dekat dari urat leher anda
sehingga mengabaikan QS Al-a'raaf (7): 54?

sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." [QS An-Najm (53): 18]

Lalu Allah memberikan wahyu kepadaku. Aku diwajibkan salat lima puluh kali dalam sehari semalam....
hadits di atas masih berlanjut mas.. sampe akhirnya kewajiban shalat atas umat Muhammad adalah 5 kali sehari

saya 100% yakin Al Qur'an dari Allah lewat Muhammad.
terus yg memelesetkan itu siapa?
bagian mana yang dipelesetkan?

jangan marah pada saya kalau anda menganut sesuatu tdk dari Al Qur'an sehingga saya menilai lebih rendah...
seinget saya anda pernah berkata
kalo hadits sejalan dengan Al-Quran maka anda akan menerimanya

siapapun yg mengakui kalau Muhammad rasulAllah maka dia harus/rukun/wajib/fardlu mempercayai Al Qur'an itu yang agung. agung itu lebih besar dari yg besar.
dan siapapun yang mengakui kalo Muhammad adalah rasul Allah
maka ia akan menjadikannya sebagai uswatun hasanah/teladan yang baik (33:21)
bagaimana anda tau perilaku sehari-hari rasulullah kalo tidak mempelajari hadits?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 09, 2010, 10:01:49 am
diperlihatkan ayat ayat Nya dipelesetkan menjadi disuruh sholat 50x.
apa anda tdk yakin dgn terjemah Al QUr'an depag kalau Muhammad mengada ada sebagian akan dipotong urat nadi jantungnya?
apa justru anda yakin pagi Al QUr'an sore hadits yg berbeda?

yg mencatat manusia itu diberi nama kitab markum, kiri dan kanan, lewat kuduk, secara otomatis.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 09, 2010, 10:05:24 am
trus cerita rasulullah yang mengatakan bahwa beliau pernah ke sidratul muntaha, yang dikonfirmasi oleh Allah melalui QS An-Najm 13-18?
itu juga perkataan beliau sebagai nabi... jadi tidak perlu didengar dan dipercaya?

Itu hanya kesimpulan anda ---> karena anda melihat dari susunan urut2 ayatnya,
memang demikian salah satu kaidah dalam memahami Al-Quran
harus melihat hubungan dengan ayat sebelum dan sesudahnya

anda lupa yg berkata itu (pemuka2 orang kafir) juga manusia, rasanya mustahil deh seorang manusia mengatakan kalo kamu percaya sama manusia kamu akan rugi.---> aneh kan !
ga aneh..
kalimat itu adalah bentuk pelecehan
sama kaya orang yang ngomong
"ngapain lo ngikutin dia.. orang sama2 makan nasi, sama2 manusia.. nyuruh kita repot2 shalat.. repot2 sedekah.. rugi amat nurutin maunye dia"

Ayat 23:34 diatas senada dengan :

Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta.(QS 6:116)

apakah anda juga akan mengatakan QS 6:116 adalah perkataan orang kafir, bukan perkataan Allah.
liat kata yang saya bold.. kebanyakan... mayoritas

kita.. atau mungkin saya.. sedang membicarakan nabi, sejalan dengan konteks pembicaraan sebelumnya
apa anda mau mengatakan nabi muhammad seperti orang kebanyakan yang mengikuti persangkaan belaka?

Yang logis itu ucapan Allah untuk mengingatkan hambaNya agar tidak mentaati atau mengikuti manusia, krn yg dimaui Allah adalah agar jangan menjadikan manusia Tuhan selain Allah ---> manusia hanya diperintahkan memurnikan ketaatan hanya kepada Allah :

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab dengan kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.(QS 39:2)

Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam agama.(QS 39:11)

sekali lagi
saya sedang membicarakan muhammad rasulullah yang anda katakan
tidak ada perintah Allah untuk mentaati nabi, malah sebaliknya ada peringatan untuk mentaati manusia, krn itu merugikan diri kita sendiri. Dan orang yg merugi tempatnya di neraka :
apakah rasulullah meminta umatnya untuk menuhankannya?
apakah ada dari ucapan beliau yang merupakan dusta?
kalo ada... tolong sebutkan

saya tidak pernah melakukan penafsiran apapun anda boleh cek, bahkan mempelajaripun tidak saya hanya membaca saja berulang-ulang dan saya tidak takut tersesat krn itu perintah Allah ---> dan mustahil Allah menyesatkan orang yg mentaati perintahNya.
jika anda memberi makna pada sebuah ayat menurut apa yang anda pikirkan.. contohnya seperti yang pernah anda ungkapkan di sini (http://forum.dudung.net/index.php/topic,16598.msg243910.html#msg243910) itu namanya menafsirkan
bagaimana mungkin anda memahami Al-Quran jika anda tidak mempelajarinya?  :-/
Allah tidak menyesatkan orang yang mentaati perintah-Nya.. mempelajari Al-Quran dan ilmu-ilmu pendukungnya adalah bagian dari ajaran-Nya
jadi orang2 yang tidak mau belajar dan menambah ilmunya ya bisa saja tersesat

btw, pertanyaan anda
apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.
apa sudah mendapat jawaban?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 09, 2010, 10:07:20 am
@ ARIF BUDIMAN  :great:
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 09, 2010, 10:15:00 am
diperlihatkan ayat ayat Nya dipelesetkan menjadi disuruh sholat 50x.
oke.. perihal rasulullah yang bolak-balik menawar jumlah shalat itu kita kesampingkan dulu aja
tapi pada prinsipnya melalui peristiwa mi'raj itu rasulullah dibawa ke sidratul muntaha dengan didampingi jibril
dan memperoleh perintah shalat wajib 5 waktu
anda percaya bagian itu khan?

apa anda tdk yakin dgn terjemah Al QUr'an depag kalau Muhammad mengada ada sebagian akan dipotong urat nadi jantungnya?
apa justru anda yakin pagi Al QUr'an sore hadits yg berbeda?
yup
saya yakin dan percaya rasulullah tidak akan mengada-ada

yg mencatat manusia itu diberi nama kitab markum, kiri dan kanan, lewat kuduk, secara otomatis.
itu hal baru buat saya.. bisa tolong dibagi referensinya mas..
tapi persoalan prinsipnya
apakah ayat .. Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya (QS 50:16)
menunjukkan Dzat Allah yang dekat secara harfiah? atau mas yant punya pendapat lain?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 09, 2010, 10:17:44 am
OOT
@ ARIF BUDIMAN  :great:
icon mulu..
bagi2 juga dong ilmunya  :D
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 09, 2010, 12:24:55 pm
OOT
@ ARIF BUDIMAN  :great:
icon mulu..
bagi2 juga dong ilmunya  :D

Pusing aku ama logika dua orang ini. Definisi saya disangkal, padahal kesimpulannya sama. Opo..karepe sakjane.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: dekade_akhir pada Februari 09, 2010, 01:21:13 pm
okelah, lanjuutt.....!!!
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 09, 2010, 01:24:35 pm
1. oke.. perihal rasulullah yang bolak-balik menawar jumlah shalat itu kita kesampingkan dulu aja
2. tapi pada prinsipnya melalui peristiwa mi'raj itu rasulullah dibawa ke sidratul muntaha dengan didampingi jibril
3. dan memperoleh perintah shalat wajib 5 waktu
anda percaya bagian itu khan?

makasih mas bagian 1 dan 2 saya setuju.
ini ada riwayat mas,
istri nabi yg bernama khotijah sholat dibelakang nabi. kalau tdk sholat maka ia tdk ada hak masuk surga, ia istri yg taat.
saat awal awal kenabian ia sholat di masjidil haram, ( saat itu yg mengikut ajaran yg disampaikan dia dapat di hitung dengan jari.)

kalau dari Al Qur'an , maka nabi isa sholat, nabi musa sholat, nabi ibrahim sholat.
khusus nabi ibrahim maka kita mencontohnya dalam doa iftitah.
semua nabi sholat.
5 waktu sholat juga ditentukan dalam Al Qur'an. syariat tdk berubah, sunah tdk berubah.

jawaban no3. nabi sholat dulu baru ke muntaha, dgn 7an untuk diperlihatkan sebagian Ayat -ayatNya.
jadi tdk setuju.

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 10, 2010, 07:42:42 am
Kutip dari: arif budiman
Kutip dari: Tobil
apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.
apa sudah mendapat jawaban?
belum tuh, ngapain sih muhammad mesti jauh pergi ke langit menjumpai Allah lha wong Allah deket kok. piye sih.

Ini adalagi perjalanan muhammad ke langit diisyukan pulang/pergi cuma 1 malam, padahal malaikat saja sekali jalan makan waktu satu hari, jadi pulang pergi 2 hari (itupun kalo kagak mampir2)... itu kalo menurut ukuran malaikat, kalo menurut ukuran manusia WOOOOW ... busyet dah .. gila bener ..... total p/p adalah 100.000 tahun.

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS 70:4)

Apa pendapat anda ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 10, 2010, 07:55:40 am
Kutip dari: arif budiman
oke.. perihal rasulullah yang bolak-balik menawar jumlah shalat itu kita kesampingkan dulu aja
tapi pada prinsipnya melalui peristiwa mi'raj itu rasulullah dibawa ke sidratul muntaha dengan didampingi jibril
dan memperoleh perintah shalat wajib 5 waktu
anda percaya bagian itu khan?
Saya sampai hari ini kok kagak pernah ngeliat hadist lengkap tentang shalat 5/17 seperti yg ada dalam buku pelajaran shalat ?

apa anda bisa mempostingkan untuk saya ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 10, 2010, 11:58:50 am
belum tuh, ngapain sih muhammad mesti jauh pergi ke langit menjumpai Allah lha wong Allah deket kok. piye sih.
jadi maksud anda Dzat Allah sekarang sedang berada di dekat urat leher anda?

Ini adalagi perjalanan muhammad ke langit diisyukan pulang/pergi cuma 1 malam, padahal malaikat saja sekali jalan makan waktu satu hari, jadi pulang pergi 2 hari (itupun kalo kagak mampir2)... itu kalo menurut ukuran malaikat, kalo menurut ukuran manusia WOOOOW ... busyet dah .. gila bener ..... total p/p adalah 100.000 tahun.

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS 70:4)

Apa pendapat anda ?
pendapat saya:
apapun yang akan saya sampaikan kepada anda
selama hati anda tertutup untuk mengimaninya
tidak akan ada gunanya

semua tulisan saya sepertinya hanya sampah buat anda
jadi silahkan menjawabnya sendiri dan memuaskan akal anda sendiri dengan pemahaman semau anda

Saya sampai hari ini kok kagak pernah ngeliat hadist lengkap tentang shalat 5/17 seperti yg ada dalam buku pelajaran shalat ?

apa anda bisa mempostingkan untuk saya ?
ada
mungkin karena anda tidak sungguh2 dalam mencari
kalo niat anda untuk belajar, saya postingkan redaksinya
tapi kalo anda hanya berniat berbantah-bantahan
silahkan cari sendiri kitabnya
atau via goggling mungkin bisa ketemu
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: sai pada Februari 10, 2010, 12:15:44 pm
OOT...

@ bro Zuhdi

tolong biasakan memanggil lawan komunikasi anda dengan baik, meski sedang berdiskusi. kata "dul" yang anda gunakan bisa jadi menyinggung banyak orang. ingat bro, meski cuma dunia maya, tapi tulisan anda bisa jadi cerminan anda sebenarnya.

anda mau ane panggil "nyet"?

@ all

silakan lanjut...

saya memantau saja

@mod
kayaknya perlu di split nih.melebar
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Februari 10, 2010, 03:46:14 pm
UNDANGAN KAJIAN USHUL TAFSIR
PESANTREN : AL-ABQORI, SERANG BANTEN
SABTU, 13 FEBRUARI 2010
JAM : 0800 S/D 1200.
GRATIS

KETERANGAN LENGKAPNYA : FACE BOOK : YASSIN MUTTHOHAR

Berikut Sinopsisnya :

Mengenal Kitab At-Taysir fî Ushûl at-Tafsir (Syaikh Atha‘ Abu Rasytah)

Pengantar

Penafsiran al-Quran memerlukan metodologi. Tanpa metodologi tafsir, upaya penafsiran al-Quran akan berjalan tanpa kaidah dan lebih bersifat arbitrer, alias suka-suka tanpa alasan rasional.

Di sinilah urgensi metodologi tafsir, atau istilah teknisnya ushul at-tafsir, yang didefinisikan sebagai sekumpulan kaidah (qawâ’id) atau dasar (asas) yang wajib digunakan oleh mufassir untuk menafsirkan al-Quran secara benar. (Al-’Ak, Ushûl at-Tafsîr wa Qawâ’iduh, hlm. 30; ar-Rumi, Buhûts fî Ushûl at-Tafsîr wa Manâhijuh, hlm. 11; Haqqi, ‘Ulûm al-Qur’ân min Khilal Muqaddimât at-Tafâsîr, I/52).

Tulisan ini bertujuan menjelaskan metodologi tafsir yang digagas Syaikh Atha‘ Abu Rasytah, pemimpin Hizbut Tahrir kini, dalam kitabnya At-Taysir fî Ushûl at-Tafsir (Beirut: Darul Ummah, 2006).


Latar Belakang dan Tujuan

Abu Rasytah berpandangan bahwa penafsiran al-Quran yang paling baik terjadi pada masa Rasulullah saw. dan masa Sahabat. Pada masa ideal ini, umat Islam memahami al-Quran berdasarkan tiga hal, yaitu: penjelasan Rasulullah saw., kaidah-kaidah bahasa Arab dan akal dalam batas-batas kemampuannya (hlm. 11-13).

Pada saat Allah memerintahkan mereka shalat (QS al-Baqarah [2]: 34), mereka memahami kata shalat dari praktik shalat yang dilakukan Rasulullah saw. Ketika Allah mengharamkan bangkai (QS al-Maidah [5]: 3), mereka memahami artinya berdasarkan kaidah bahasa Arab, yaitu pengharaman memakan bangkai (tahrîm akli al-maytah). Mereka pun memahami ayat-ayat al-Quran dengan akal dalam batas-batas kemampuannya, yaitu hanya pada objek-objek yang dapat diindera, misalnya alam semesta; bukan pada hal-hal yang gaib, misalnya memikirkan sifat-sifat Allah, apakah ia menyatu atau terpisah dengan Zat Allah. (hlm. 11-13).

Namun, sejak generasi tâbi’it at-tâbi’în dan sesudahnya (sejak abad ke-2 H), kualitas penafsiran al-Quran umat mengalami kemerosotan. Abu Rasytah menyebut tiga macam musibah beruntun yang kemudian merusak pola pikir umat dalam menafsirkan al-Quran. Musibah pertama terjadi ketika kemampuan bahasa Arab umat melemah sehingga al-Quran ditafsirkan tidak sesuai lagi dengan kaidah bahasa Arab. Musibah kedua terjadi saat sebagian umat membebaskan akal dalam memahami al-Quran, tanpa mengenal batas-batas kemampuan akal, semisal membahas kemakhlukan al-Quran (khalq al-Qur’ân). Musibah ketiga terjadi ketika ada sebagian umat yang mengadopsi berbagai konsep rusak dari filsafat Yunani, lalu menggunakannya untuk menafsirkan al-Quran (hlm. 14). (Lihat Abu Ulbah, Syawâ’ib at-Tafsîr, hlm. 33-51).

Rasa prihatin melihat kemerosotan penafsiran al-Quran inilah yang melatarbelakangi Abu Rasytah menulis kitabnya, At-Taysîr fî Ushûl at-Tafsîr. Tujuan yang beliau harapkan adalah merumuskan metodologi tafsir yang sahih seperti yang pernah digunakan umat Islam pada masa Rasulullah saw. dan para Sahabat (hlm. 32)


Pokok-Pokok Metodologi Tafsir

Metodologi tafsir Abu Rasytah secara garis besar tidak keluar dari lingkup metodologi tafsir Ahlus Sunnah wal Jamaah. Beliau banyak mengembangkan gagasan pendahulunya, yakni Imam Taqiyuddin an-Nabhani dalam kitabnya, Ays-Syakhshiyah al-Islâmiyah Juz I (Bab Tafsir) dan Juz III (Ushul Fiqih).

Metodologi tafsir beliau dapat diringkas dalam pokok-pokok berikut:

1. Menjadikan bahasa Arab penafsir al-Quran.

Abu Rasytah menegaskan tak mungkin seseorang memahami al-Quran dengan benar tanpa memahami bahasa Arab. Sebab, al-Quran telah diturunkan dalam bahasa Arab (QS Yusuf [12]: 2; QS an-Nahl [16]: 103) (Hlm. 22).

Prosedur pemaknaan al-Quran dengan bahasa Arab adalah sebagai berikut:

a) Suatu ayat hendaknya lebih dulu ditafsirkan menurut haqîqah syar’iyyah, yaitu makna hakiki menurut syariah. Misalkan kata shalat (QS al-Baqarah [2]: 34) harus ditafsirkan secara syar’i sebagai shalat yang dicontohkan Rasulullah saw. meski makna asal shalat secara bahasa adalah ad-du’â (doa).

b) Jika tidak ada makna syar’i-nya, hendaklah ayat ditafsirkan menurut haqîqah ‘urfiyah, yaitu makna hakiki menurut kebiasan orang Arab berbicara. Jika makna haqîqah ‘urfiyah juga tak ada, maka ayat ditafsirkan menurut haqiqah lughawiyah, yaitu makna hakiki sebagai makna asal bahasa. Misalkan firman Allah SWT:

Demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang berkaki empat dan binatang-binatang ternak, ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya) (QS Fathir [35]: 28).

Pada ayat ini, kata an-nas diartikan sebagai Adam as. dan keturunannya (haqîqah lughawiyah), kata al-an’âm diartikan unta, sapi dan domba (haqîqah lughawiyah). Namun, kata ad-dawâb diartikan binatang yang berkaki empat (haqiqah ‘urfiyah), tidak diartikan “binatang yang melata di bumi” (haqîqah lughawiyah). Sebab, haqiqah ‘urfiyah menurut bahasa Arab harus didahulukan daripada haqîqah lughawiyah (hlm. 33).

c) Jika suatu ayat tidak dapat ditafsirkan dalam ketiga makna hakikinya mengikuti tertib di atas, ia diartikan menurut makna majazinya. Makna majazi adalah makna sekunder, setelah makna primernya (yaitu makna hakiki) tidak dapat digunakan dalam pengertian aslinya. Misal kata wajh[un] dalam ayat yang berbunyi wa yabqa wajhu rabbika (QS ar-Rahman [55]: 27). Kata wajh[un] tidaklah tepat jika diartikan dalam makna hakikinya (wajah): Tetap kekal wajah Tuhanmu.” Sebab, tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah. (QS asy-Syura [42]: 11). Karena itu, kata wajah itu hendak-lah dialihkan menuju makna majazinya, yaitu zat, sehingga makna ayat menjadi: Tetap kekal Zat Tuhanmu (hlm. 27-28).

Jadi, posisi Abu Rasytah memang menerima adanya makna majazi dalam bahasa Arab dan al-Quran. Ini berbeda dengan posisi Ibnu Taimiyah dan pengikutnya, seperti Ibn al-Qayyim Jauziyah, yang menolak keberadaan makna majazi. (Ya’qub, Asbâb al-Khathâ’ fî at-Tafsîr, hlm. 239; ad-Dahasy, Al-Aqwâl asy-Syadzah fî at-Tafsîr, hlm. 169; Al-Fanisan, Ikhtilâf Mufassirîn Asbâbuhu wa Atsaruhu, hlm. 105; ar-Rumi, Buhûts fî Ushûl at-Tafsir wa Manâhijuhu, hlm. 105).

d) Suatu ayat dapat ditafsirkan dengan mengetahui isytiqâq, yaitu proses derivasi berbagai kata yang berasal dari sebuah akar kata. Misalkan kata rahmah, rahîm dan rahmân, yang berasal dari kata rahima. Proses isytiqâq menurut wazan (pola baku pembentukan kata) dalam bahasa Arab meski melahirkan banyak kata, namun memiliki makna umum yang sama. Misalnya kata rahmân (QS al-Isra’ [17]: 110), artinya adalah kasih sayang yang banyak (katsîr ar-rahmah), yang masih satu makna secara umum dengan akar katanya, yakni rahima (mengasihi/menyayangi) (hlm. 33).

e) Suatu ayat dapat ditafsirkan dengan mengetahui ta’rîb, yaitu proses arabisasi suatu kata yang berasal dari bahasa non-Arab sesuai dengan wazan bahasa Arab. Misalkan kata sundus dan istabraq (QS al-Insan [76]: 21) yang berasal dari bahasa Nabatean (an-nabathiyah). Kedua kata itu dapat diberi makna oleh orang Arab mengikuti makna aslinya dari bahasa yang non-Arab, yaitu sundus berarti sutra halus; sedangkan istabraq berarti sutra kasar (hlm. 34).

2. Menjadikan Akal Penafsir al-Quran dalam batas kemampuannya.

Akal hanya dapat berfungsi jika obyek yang dipikirkan adalah fakta yang dapat diindera. Jika yang dipikirkan bukan fakta yang dapat diindera, berarti akal sudah melampaui batas kemampuannya.

Karena itu, perkara-perkara gaib tidak dapat dibahas menggunakan akal, melainkan harus menggunakan sarana lain, yaitu dalil naqli (berita yang dinukil dari al-Quran dan as-Sunnah). Contoh: kata kalâmullâh (QS at-Taubah [9]: 6). Allah sendiri telah menyebut bahwa al-Quran adalah kalamullah. Dalam hal ini, tidak perlu dibahas lagi mengenai kayfiyah (bagaimana) caranya Allah ber-kalam (berfirman) itu. Sebab, pembahasan ini sudah berada di luar kemampuan akal manusia (hlm. 35).

3. Menjadikan muhkam hakim untuk mutasyâbih.

Muhkam artinya ayat yang hanya memiliki satu makna. Mutasyâbih adalah ayat yang mengandung makna lebih dari satu. Muhkam adalah induk al-Quran atau makna asal yang wajib menjadi rujukan (QS Ali ‘Imran [3]: 7). Karena itu, muhkam menjadi hakim (penentu) makna mutasyâbih (hlm.28-29). Contoh mutasyâbih adalah kata wajh[un] (QS ar-Rahman [55]: 27). Kata ini tidak dapat diartikan “wajah tetapi tak seperti wajah kita”. Sebab, pemaknaan ini masih tetap mengikuti arti hakikinya, yakni wajah. Padahal akidah Islam tidak membolehkan adanya tasybîh (penyerupaan) Allah dengan makhluk-Nya. Jadi, kata wajh[un] yang mutasyâbih (QS ar-Rahman [55]: 27) ini wajib dipalingkan ke arah makna majazinya, karena ada ayat muhkam (QS asy-Syura [42]: 11) sebagai hakim yang tidak membenarkan makna hakikinya, yakni firman Allah yang muhkam:

Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya (QS asy-Syura [42]: 11).

4. Memperhatikan hubungan ayat sebelumnya dengan sesudahnya.

Abu Raystah menegaskan bahwa ada hubungan antara ayat sebelumnya dan sesudahnya. Misalkan QS al-Baqarah [2]: 3-5, misalnya, adalah ayat yang menerangkan ciri-ciri tertentu, yaitu ciri muttaqîn yang disebut dalam ayat sebelumnya (QS al-Baqarah [2]: 2). Kedua kelompok ayat ini memiliki hubungan bahwa orang beruntung (muflihûn) dicirikan dengan iman dan amal salih (hlm. 43).

5. Men-tarjîh dalâlah (makna) yang berbilang.

Abu Rasytah tidak membiarkan satu ayat memiliki beberapa makna sekaligus. Beliau cenderung melakukan tarjîh (memilih yang terkuat) dari beberapa kemungkinan makna ayat. Contoh: arti alif lâm mîm pada awal QS al-Baqarah. Menurut Abu Rasytah, arti alif lâm mîm yang paling tepat adalah nama bagi surah al-Baqarah itu (hlm. 41). Wallahu a’lam.

Daftar Bacaan

Abu Ar-Rasytah, Atha’ bin Khalil, At-Taysîr fî Ushûl at-Tafsîr (Beirut: Darul Ummah, 2006).

Abu Syuhbah, M. Muhammad, Al-Madkhal li Dirâsah al-Qur’ân al-Karîm (Riyadh: Darul Liwa’, 1987).

Abu Ulbah, Abdurrahim Faris, Syawâib at-Tafsîr fî al-Qarn ar-Râbi’ ‘Asyara al-Hijri (Beirut: t.p, 2005).

Al-’Ak, Khalid Abdurrahman, Ushûl at-Tafsîr wa Qawâ’iduhu (Beirut: Darun Nafa’is, 1986).

Al-Baghdadi, Abdurrahman, Beberapa Pandangan Mengenai Penafsiran al-Quran (Nazharât fî at-Tafsîr al-‘Ashri li al-Qur’ân al-Karîm) Penerjemah Abu Laila & Muhammad Tohir, (Bandung: Almaarif, 1988).

Adz-Dzahabi, Muhammad Husain, At-Tafsîr wa Mufassirûn, Juz I-III (Kairo: Maktabah Wahbah, 2000).

—————, Ilmu Al-Tafsîr (Kairo: Darul Ma’arif, t.t.).

Al-Fanisan, Su’ud, Ikhtilâf Mufassirîn Asbâbuhu wa Atsaruhu (Riyadh: Markaz Ad-Dirasat wa Al-I’lam, 1997).

Al-Hasan, M. Ali, Al-Manâr fî ‘Ulûm al-Qur’ân, (Amman: Mathba’ah Al-Syarq, 1983).

Al-Hasani, Muhammad bin Alawi Al-Maliki, Zubdah al-Itqân fî ‘Ulûm al-Qur’ân, (Jeddah: Dar Al-Syuruq, 1983).

Al-Muhtasib, Abdul Majid Abdus Salam, Ittijâhât at-Tafsîr fî al-’Ashr ar-Rahin (Amman: Maktabah an-Nahdhah al-Islamiyah, 1982).

An-Nabhani, Taqiyuddin, Asy-Syakhshiyah al-Islâmiyah, Juz I (Beirut: Darul Ummah, 2003).

—————, Al-Syakhshiyah al-Islâmiyah, Juz III (Beirut: Darul Ummah, 2005).

Ad-Dahasy, Abdurrahman, Al-Aqwâl asy-Syadzdzah fî at-Tafsîr (Manchester: Al-Hikmah, 2004).

Al-Qaththan, Mana’, Mabâhits fî ’Ulûm al-Qur’ân, (Kairo: Maktabah Wahbah, 2000).

Ar-Rumi, Fahad, Buhûts fî Ushûl at-Tafsîr wa Manâhijuhu, (t.tp: Maktabah at-Taubah, 1419 H).

As-Sabat, Khalid bin Ustman, Qawâ’id at-Tafsîr Jam’[an] wa Dirâsat]an] (Madinah: Dar Ibn Affan, 1421 H).

As-Sa’di, Abdurrahman Nashir, 70 Kaidah Penafsiran al-Quran (Al-Qawâ’id al-Hisan li Tafsîr al-Qur’ân), Penerjemah Marsuni Sasaky & Mustahab Hasbullah (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997)

Ash-Shabuni, Muhammad Ali, At-Tibyân fî ’Ulûm al-Qur’ân (Beirut: Alam al-Kutub, 1985).

Al-Shalih, Shubhi, Mabâhits fî ’Ulûm al-Qur’ân, (Beirut: Darul Ilmi lil Malayin, 1988).

Baidan, Nashruddin, Metodologi Penafsiran al-Quran (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000).

Dahlan, Abd. Rahman, Kaidah-Kaidah Penafsiran al-Quran (Bandung: Mizan, 1998).

Fakhry, Majid, Sejarah Filsafat Islam (A History of Islamic Philosophy), Penerjemah R. Mulyadi Kartanegara, (Jakarta: Pustaka Jaya, 1986).

Goldziher, Ignaz, Madzâhib at-Tafsîr al-Islâmi, Penerjemah Abdul Halim an-Najjar (Kairo: Maktabah al-Khanja, 1955).

Haqqi, Muhammad Shafa, ‘Ulûm al-Qur’ân min Khilal Muqaddimât at-Tafâsîr, Juz I-II (Beirut: Muassasah ar-Risalah, 2004).

Ibnu Taimiyah, Muqaddimah fî Ushûl at-Tafsîr, (Kuwait: Darul Quran al-Karim, 1971).

Mustaqim, Abdul, Madzahibut Tafsir Peta Metodologi Penafsiran Al-Qur‘an Periode Klasik Hingga Kontemporer (Yogyakarta: Nun Pustaka, 2003).

Mustaqim, Abdul & Syamsudin, Sahiron (Ed.), Studi al-Quran Kontemporer Wacana Baru Berbagai Metodologi Tafsir (Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002).

Ushama, Thameem, Metodologi Tafsir al-Quran Kajian Kritis, Objektif, dan Komprehensif (Methodologies of The Quranic Exegesis), Penerjemah Hasan Basri & Amroeni (Jakarta: Riora Cipta, 2000).

Ya’qub, Thahir Mahmud Muhammad, Asbâb al-Khathâ’ fî at-Tafsîr (Damam: Dar Ibnul Jauzi, 1425 H).
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 11, 2010, 11:29:36 am
Kutip dari: arif budiman
jadi maksud anda Dzat Allah sekarang sedang berada di dekat urat leher anda?
Saya tidak tahu apakah itu dzat Allah krn Allah ghaib, yg saya tahu Allah dekat :

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)

jadi saya hanya "menangkap" substansinya, Allah lebih dekat dari siapapun.

Kutip
pendapat saya:
apapun yang akan saya sampaikan kepada anda
selama hati anda tertutup untuk mengimaninya
tidak akan ada gunanya
mengimani  kata anda,  apa atau siapa yg harus diimani ?? kisahnya atau yg menyampaikan kisah tersebut ?

Kalo kisahnya yg harus diimani ---> saya sudah menyampaikan argumen saya bahwa kisah tersebut tidak match dengan AQ. ----> Apakah menurut anda saya harus mengimani kisah tersebut dengan mengabaikan AQ ? Bukankan kita sudah diperingatkan untuk mengikuti yg terbaik ...... QS 39:18.

kalo orangnya yg menyampaikan kisah dimaksud harus diimani ----> wah gak ada dasarnya.

Kutip
semua tulisan saya sepertinya hanya sampah buat anda
jadi silahkan menjawabnya sendiri dan memuaskan akal anda sendiri dengan pemahaman semau anda
kenapa emosi begitu ???? kita disini berdiskusi atau berdebat dengan argumen yg menjadi dasar bukan emosi, mas. Silahkan anda berargumentasi semampu anda untuk mematahkan argumen saya, bukan merasa   saya menganggap tulisan anda sbg sampah. gak donk !

Perlu anda ketahui bahwa saya tidak berada di barisan anda, saya bukan dari golongan sunni atau atau syiah atau apapun. Jadi jangan pernah berfikir saya harus mengikuti apa yg anda anda ikuti selain AQ. ---> Saya  tetap akan selalu berada dalam koridor taat kepada Allah dan RasulNya serta mengikuti apa yg diwahyukan Allah.

----> Saya juga tidak pernah menolak hadist, tafsir2 atau kitab apapun juga sepanjang tidak bertentangan dengan AQ serta sejalan dengan AQ. Misalnya adanya hadist yg mengatakan : "makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang" ---> hadist ini sangat baik untuk kesehatan kita.

Kalau anda menganggap apa yg saya lakukan itu salah, saya justru sangat berterima kasih kepada anda, jika anda menunjukkan kesalahan saya, tapi jangan seperti kata orang yg hanya nuduh sesat tanpa bisa menunjukkan dimana letak kesesatannya.

Kutip
ada
mungkin karena anda tidak sungguh2 dalam mencari
kalo niat anda untuk belajar, saya postingkan redaksinya
tapi kalo anda hanya berniat berbantah-bantahan
silahkan cari sendiri kitabnya
atau via goggling mungkin bisa ketemu
kalo ada silahkan diposting ... donk... soal niat saya jangan dibaca deh. yg mengakibatkan anda su'udzon kepada saya, kalo anda keberatan saya juga gak masalah kok. Tapi kalo itu anda anggap benar, jangan sembunyikan kebenaran itu, meskipun saya mungkin tidak menganggap itu benar. Sejauh mungkin saya akan menunjukkan alasan ketidak benarannya melalui AQ, jadi bukan asal bilang gak benar. Oke,

Jangan marah ya...., saran saya kalo lagi marah jangan memposting dulu deh .. cooling down dulu, hindarilah perkataan2 yg kotor, krn perkataan yg kotor hanya keluar dari hati yg kotor.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 11, 2010, 01:01:02 pm
Kutip dari: arif budiman
jadi maksud anda Dzat Allah sekarang sedang berada di dekat urat leher anda?
Saya tidak tahu apakah itu dzat Allah krn Allah ghaib, yg saya tahu Allah dekat :

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)

jadi saya hanya "menangkap" substansinya, Allah lebih dekat dari siapapun.
tau slogan telkomsel?
"begitu dekat begitu nyata"
keluarga di medan bisa kerasa dekat dengan yang di jakarta karena adanya teknologi komunikasi
apakah sama bicara misalnya melalui video call
dengan mengundang keluarga di medan untuk datang ke jakarta?
apakah "dekat" yang dimaksud slogan telkomsel itu sama dengan dekat secara harfiah?
apakah "dekat" yang dimaksud Allah dalam ayat tersebut adalah dekat secara harfiah?

seinget saya anda juga belum menanggapi penjelasan saya terkait ayat di atas
http://forum.dudung.net/index.php/topic,11935.msg244079.html#msg244079

mengimani  kata anda,  apa atau siapa yg harus diimani ?? kisahnya atau yg menyampaikan kisah tersebut ?

Kalo kisahnya yg harus diimani ---> saya sudah menyampaikan argumen saya bahwa kisah tersebut tidak match dengan AQ. ----> Apakah menurut anda saya harus mengimani kisah tersebut dengan mengabaikan AQ ? Bukankan kita sudah diperingatkan untuk mengikuti yg terbaik ...... QS 39:18.

kalo orangnya yg menyampaikan kisah dimaksud harus diimani ----> wah gak ada dasarnya.
khan ayat AQ yang menjelaskan perjalanan mi'raj rasulullah ke sidratul muntaha sudah saya sampaikan sebelumnya
tapi anda belum menanggapinya
ini adalah ucapan Allah dalam Al-Quran:
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." [QS An-Najm (53): 13 - 18]

lalu ketika saya tanyakan kembali
trus cerita rasulullah yang mengatakan bahwa beliau pernah ke sidratul muntaha, yang dikonfirmasi oleh Allah melalui QS An-Najm 13-18?
itu juga perkataan beliau sebagai nabi... jadi tidak perlu didengar dan dipercaya?
anda lagi2 tidak menggubrisnya
malah membuka poin baru

jadi ya mohon maaf kalo saya mengira
Kutip
semua tulisan saya sepertinya hanya sampah buat anda

kalo ada silahkan diposting ... donk... soal niat saya jangan dibaca deh. yg mengakibatkan anda su'udzon kepada saya, kalo anda keberatan saya juga gak masalah kok. Tapi kalo itu anda anggap benar, jangan sembunyikan kebenaran itu, meskipun saya mungkin tidak menganggap itu benar. Sejauh mungkin saya akan menunjukkan alasan ketidak benarannya melalui AQ, jadi bukan asal bilang gak benar. Oke,
yang mau diketahui apa mas
waktu2 shalat? atau rincian gerakan shalat?

Jangan marah ya...., saran saya kalo lagi marah jangan memposting dulu deh .. cooling down dulu, hindarilah perkataan2 yg kotor, krn perkataan yg kotor hanya keluar dari hati yg kotor.
makasih sarannya..
mohon maaf kalo ada kata2 saya yang salah  :)

satu pertanyaan lagi untuk mengerucutkan masalah, yang tidak dipercaya oleh mas tobil tu perjalanan mi'raj rasulullah-nya atau perintah shalat 5 waktu-nya sebagai hasil perjalanan tersebut (seperti yang diungkapkan mas yant)?

OOT
----> Saya juga tidak pernah menolak hadist, tafsir2 atau kitab apapun juga sepanjang tidak bertentangan dengan AQ serta sejalan dengan AQ. Misalnya adanya hadist yg mengatakan : "makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang" ---> hadist ini sangat baik untuk kesehatan kita.
perkataan itu memang populer, tapi sejauh pengetahuan saya bunyi haditsnya
Kami adalah suatu kaum yang tidak akan makan sampai kami lapar, dan apabila kami makan maka kami berhenti sebelum kenyang. yang dinisbatkan pada ucapan rasulullah meskipun sanadnya lemah..
jadi ya lebih tepat kalo nasihatnya "makanlah saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang"
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 11, 2010, 01:20:25 pm
jawaban no3. nabi sholat dulu baru ke muntaha, dgn 7an untuk diperlihatkan sebagian Ayat -ayatNya.
jadi tdk setuju.
iya mas..
makasih atas pendapatnya
saya juga akan cari2 referensi lagi..
kenapa isra mi'raj selalu dikaitkan dengan perintah shalat 5 waktu
padahal dalam periode awal kerasulan pun sudah ada ayat2 tentang shalat?

ada yang bisa bantu menjelaskan?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 11, 2010, 04:41:44 pm
manusia terpecah karana merasa lebih pintar dari yang lain.
banyak yang mengikuti perkataan ini " ana khoiru minhu " aku lebih baik dari dia
bila ada yang mengikuti sperti itu, silahan bertobat dari mengatakan spt itu , karena itu perkataan dan perbuatan iblis.
 
juga ingat bahwa iblis sangat menguasai shirotol mustaqim , kalau kita tdk menguasai maka kita akan diputar putar oleh iblis dan bala tentaranya yaitu syaitan manusia dan syaitan jin.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 11, 2010, 09:51:50 pm
bukan dzat nya mas, dzatnya aja saya tdk tahu sama sekali.
saya kasih  analogi.
barang ini baru buatan manusia,
saya pernah pasang lab. bahasa di sebuah sekolah bernama madrasah aliyah salafiyah safiiyah.
ada satu server yang untuk tutor, dia bisa memantau apapun yg dikerjakan oleh komputer client. walau client berjumlah banyak. semua bisa terpantau, bisa disconect bisa di matikan.
itu baru buatan manusia.

seandainya ada satu server buatan Allah maka tentu kecanggihannya berlipat lipat.
sehingga ketika Allah mengatakan lebih dekat dan sangat dekat sekali saya bisa memahami dgn mudah.

begitu juga bahwa Allah merekam semua manusia dalam kitabum markum mudah dipahami.
kalau dulu keilmuan para penafsir bahwa pencatat amal adalah malaikat, ya kita revisi. dulu tahunya dia memang baru sebatas itu, yaitu mencatat secara manual.
sekarang kita tahu ttg teknologi maka pikiran kita bisa berubah. mencatat / merekan secara digital dengan memory yg besar tapi fisik yg kecil semisal micro sd,
dan system pencatatan itu sudah disampaikan oleh lisan nabi Muhammad selaku rasul 15 abad yg lalu.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 11, 2010, 10:11:26 pm
shirotol mustaqim itu memang satu dul, tapi untuk kesana boleh banyak jalan.

tidak ada Ulama yang bertentangan dengan Al-Qur'an, ente saja yang gak ngerti bagaiman istimbath yang diambil Ulama dalam mengkompromikan dalil-dalil..

kesana itu kemana?
shirotol mustaqim itu sangat dekat dengan saya.
ini dia shirotol mutaqim,

dan bahwa ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.

Al Qur'an kita sama khan!!!  sering baca ini nggak? surat 6

kata ini berarti dekat sekali

Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 12, 2010, 06:04:26 am
Kutip
contoh kalimat: kapolri mengatakan, "Kami dengar para teroris akan melakukan aksinya di daerah xxx"
apakah kapolri sendiri yang mendengar dari para teroris yang bicara di dekatnya, atau dia mendengar dari aparat intelijen yang ditugaskannya untuk mencari informasi?

penggunaan kata "Kami" dalam ayat Al-Quran menurut pakar tafsir seringkali menunjukkan adanya keterlibatan makhluk lain selain Allah, yang dalam ayat tersebut dijelaksan oleh ayat selanjutnya.
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. (QS 50:17)

jadi, yang lebih dekat daripada urat lehernya adalah malaikat yang ditugaskan Allah mencatat setiap amal perbuatan manusia.
sementara Allah bersemayam di atas 'Arsy-Nya [Al-a'raaf (7): 54]
Itukan menurut pakar .. ya terserah mereka saja, saya gak ikut2 an menafsirkan spt. itu.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 12, 2010, 06:44:45 am
Kutip dari: arif budiman
khan ayat AQ yang menjelaskan perjalanan mi'raj rasulullah ke sidratul muntaha sudah saya sampaikan sebelumnya
tapi anda belum menanggapinya
maaf terlambat, ini yg anda maksud :

Kutip
trus cerita rasulullah yang mengatakan bahwa beliau pernah ke sidratul muntaha, yang dikonfirmasi oleh Allah melalui QS An-Najm 13-18?
itu juga perkataan beliau sebagai nabi... jadi tidak perlu didengar dan dipercaya?
Oh jadi sidratul muntaha itu langit ke tujuh tho ..... siapa yg bilang, mas ?

lha kapan pula naiknya, pake apa ? berapa lama ? kok kagak ada ....

katanya muhammad dianter Jibril ------> tapi terjemahannya kok jadi :
"13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,"

jadi yg bener yg mana : malaikat dianter jibril ke sidratul muntaha ato muhammad melihat jibril di sidratul muntaha kok kaco sih ?

----

Sekarang giliran anda silahkan anda komentari tulisan saya yg ini :

Kutip dari: Tobil
belum tuh, ngapain sih muhammad mesti jauh pergi ke langit menjumpai Allah lha wong Allah deket kok. piye sih.
Ini adalagi perjalanan muhammad ke langit diisyukan pulang/pergi cuma 1 malam, padahal malaikat saja sekali jalan makan waktu satu hari, jadi pulang pergi 2 hari (itupun kalo kagak mampir2)... itu kalo menurut ukuran malaikat, kalo menurut ukuran manusia WOOOOW ... busyet dah .. gila bener ..... total p/p adalah 100.000 tahun.

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS 70:4)

Apa pendapat anda ?
saya mau lihat masuk akal tidak kalo perjalanan mi'raj muhammad cuma 1 malam.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 12, 2010, 06:52:17 am
Kutip dari: arif budiman
yang mau diketahui apa mas
waktu2 shalat? atau rincian gerakan shalat?
Silahkan saja apa yg anda miliki, semuanya.

Kutip
satu pertanyaan lagi untuk mengerucutkan masalah, yang tidak dipercaya oleh mas tobil tu perjalanan mi'raj rasulullah-nya atau perintah shalat 5 waktu-nya sebagai hasil perjalanan tersebut (seperti yang diungkapkan mas yant)?
Lho kita kan sedang membicarakan perjalanan mi'raj nabi yg bagi saya tidak masul akal ---> ingat yg mas saya menggunakan akal, krn Allah melaknat orang yg tidak menggunakan akalnya.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 12, 2010, 06:56:26 am
Kutip dari: arif budiman
tau slogan telkomsel?
"begitu dekat begitu nyata"
keluarga di medan bisa kerasa dekat dengan yang di jakarta karena adanya teknologi komunikasi
apakah sama bicara misalnya melalui video call
dengan mengundang keluarga di medan untuk datang ke jakarta?
apakah "dekat" yang dimaksud slogan telkomsel itu sama dengan dekat secara harfiah?
apakah "dekat" yang dimaksud Allah dalam ayat tersebut adalah dekat secara harfiah?
Saya sudah mengatakan : "saya hanya "menangkap" substansinya, Allah lebih dekat dari siapapun." ----> krn Allah ghaib, jadi tidak ada sesuatupun yg dapat dijadikan perumpamaan.


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 12, 2010, 07:12:07 am
Kutip dari: yant_138
juga ingat bahwa iblis sangat menguasai shirotol mustaqim , kalau kita tdk menguasai maka kita akan diputar putar oleh iblis dan bala tentaranya yaitu syaitan manusia dan syaitan jin.
Lucunya lagi orang selalu bilang : "Tunjukkanlah kami ke Jalan yg lurus (shirotol mustaqim)

dan Allah juga sudah mengatakan :

dan bahwa ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.(QS 6:153)

Kitab (Al Quraan) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa(QS 2:2)

Jelas dan gamblang ayat2Nya, tapi faktanya sangat langka orang yg menjadikan AQ sbg petunjuk secara murni, selalu saja dicampur adukkan dengan kitab2 yg lain dgn banyak alasan gak jelaslah... perlu tafsirnyalah....padahal yg diperintahkan Allah cuman membaca saja, soal penjelasannya tanggung jawab Allah ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 12, 2010, 03:33:34 pm
Oh jadi sidratul muntaha itu langit ke tujuh tho ..... siapa yg bilang, mas ?
ga tau ya.. saya ga pernah bilang sidratul muntaha itu langit ke 7  :-??
emang sidratul muntaha kalo pendapatnya mas tobil tu apa?

lha kapan pula naiknya, pake apa ? berapa lama ? kok kagak ada ....
saya ga tau
di luar jangkauan akal saya

katanya muhammad dianter Jibril ------> tapi terjemahannya kok jadi :
"13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,"

jadi yg bener yg mana : malaikat muhammad dianter jibril ke sidratul muntaha ato muhammad melihat jibril di sidratul muntaha kok kaco sih ?
ya kalo muhammad dianter jibril ke sidratul muntaha
otomatis pasti beliau juga melihatnya
gitu aja kok bingung  :p

Kutip dari: Tobil
belum tuh, ngapain sih muhammad mesti jauh pergi ke langit menjumpai Allah lha wong Allah deket kok. piye sih.
Ini adalagi perjalanan muhammad ke langit diisyukan pulang/pergi cuma 1 malam, padahal malaikat saja sekali jalan makan waktu satu hari, jadi pulang pergi 2 hari (itupun kalo kagak mampir2)... itu kalo menurut ukuran malaikat, kalo menurut ukuran manusia WOOOOW ... busyet dah .. gila bener ..... total p/p adalah 100.000 tahun.

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS 70:4)

Apa pendapat anda ?
saya mau lihat masuk akal tidak kalo perjalanan mi'raj muhammad cuma 1 malam.
jelas tidak masuk akal
ke mars aja manusia butuh waktu lebih dari 1 malam
apalagi ke sidratul muntaha yang konon dekat dengan surga

menurut anda masuk akal ga
kita nanti meninggal, terurai jadi tulang
trus bisa dibangkitkan lagi di hari kiamat dalam keadaan utuh?
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 12, 2010, 03:58:18 pm
Silahkan saja apa yg anda miliki, semuanya.
baca kitab shalat di bulughul mahram
bisa didonlot di
http://rapidshare.com/files/349524638/HBMV2.CHM

Kutip
satu pertanyaan lagi untuk mengerucutkan masalah, yang tidak dipercaya oleh mas tobil tu perjalanan mi'raj rasulullah-nya atau perintah shalat 5 waktu-nya sebagai hasil perjalanan tersebut (seperti yang diungkapkan mas yant)?
Lho kita kan sedang membicarakan perjalanan mi'raj nabi yg bagi saya tidak masul akal ---> ingat yg mas saya menggunakan akal, krn Allah melaknat orang yg tidak menggunakan akalnya.
dan orang yang menggunakan akalnya untuk menganggap rendah kemampuan Allah
sebagaimana orang kafir yang menganggap tidak masuk akal jika Allah mampu membangkitkan orang mati kembali dalam keadaan utuh di hari kiamat
juga ga lepas dari laknat-Nya
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 12, 2010, 04:10:14 pm
Saya sudah mengatakan : "saya hanya "menangkap" substansinya, Allah lebih dekat dari siapapun." ----> krn Allah ghaib, jadi tidak ada sesuatupun yg dapat dijadikan perumpamaan.
lalu apa makna yang anda dapat dari ayat:
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy (7:54)
dan yang senada dengan ayat tsb di (57:4), (32:4), (25:59), (20:5), (10:3)?

lucu juga, anda bilang Allah tidak bisa dijadikan perumpamaan karena gaib
tapi anda mengumpamakan Allah sebagai sesuatu yang dekat  ;))
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 12, 2010, 04:34:28 pm
bukan dzat nya mas, dzatnya aja saya tdk tahu sama sekali.
saya kasih  analogi.
barang ini baru buatan manusia,
saya pernah pasang lab. bahasa di sebuah sekolah bernama madrasah aliyah salafiyah safiiyah.
ada satu server yang untuk tutor, dia bisa memantau apapun yg dikerjakan oleh komputer client. walau client berjumlah banyak. semua bisa terpantau, bisa disconect bisa di matikan.
itu baru buatan manusia.

seandainya ada satu server buatan Allah maka tentu kecanggihannya berlipat lipat.
sehingga ketika Allah mengatakan lebih dekat dan sangat dekat sekali saya bisa memahami dgn mudah.

begitu juga bahwa Allah merekam semua manusia dalam kitabum markum mudah dipahami.
kalau dulu keilmuan para penafsir bahwa pencatat amal adalah malaikat, ya kita revisi. dulu tahunya dia memang baru sebatas itu, yaitu mencatat secara manual.
sekarang kita tahu ttg teknologi maka pikiran kita bisa berubah. mencatat / merekan secara digital dengan memory yg besar tapi fisik yg kecil semisal micro sd,
dan system pencatatan itu sudah disampaikan oleh lisan nabi Muhammad selaku rasul 15 abad yg lalu.
oke mas..
terima kasih atas pendapatnya
secara garis besar saya sependapat
lalu menurut mas yant apakah logika seperti ini bisa diterima?
apa Allah itu jauh ? yg saya tahu Allah itu dekat buanget kagak sampai 1 meter, ---> jadi kalo nabi sampai ke langit malah jauhi Allah deh...kayaknya gak logis deh.
apakah ga logis Allah mengundang rasulullah ke sidratul muntaha untuk memperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya
dengan dasar ayat
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya,(QS 50:16)
???
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 13, 2010, 06:30:43 am
Kutip dari: arif budiman
ga tau ya.. saya ga pernah bilang sidratul muntaha itu langit ke 7  I don't know - New!
emang sidratul muntaha kalo pendapatnya mas tobil tu apa?
saya juga gak tahu

Kutip
saya ga tau
di luar jangkauan akal saya
saya juga gak tahu

Kutip
ya kalo muhammad dianter jibril ke sidratul muntaha
otomatis pasti beliau juga melihatnya
gitu aja kok bingung
ck ...... anda melihat saya di ancol ---> apakah ini otomatis saya mengantar anda ke ancol ?  Apakah tidak berarti saya baru terlihat oleh anda setelah anda berada di ancol.?


Kutip
menurut anda masuk akal ga
kita nanti meninggal, terurai jadi tulang
trus bisa dibangkitkan lagi di hari kiamat dalam keadaan utuh?
pasti tidak masuk kalau yg menyampaikan manusia, tetapi kalau yg menyampaikan Allah melalui rasulNya, saya jadi yakin itu akan terjadi, apalagi hanya menjadi tulang --> sudah jadi tanahpun manusia pasti bisa dikembalikan utuh.Mudah dicerna bukan ?

Kutip
baca kitab shalat di bulughul mahram
bisa didonlot di
http://rapidshare.com/files/349524638/HBMV2.CHM
thank's.

Kutip
dan orang yang menggunakan akalnya untuk menganggap rendah kemampuan Allah
sebagaimana orang kafir yang menganggap tidak masuk akal jika Allah mampu membangkitkan orang mati kembali dalam keadaan utuh di hari kiamat
juga ga lepas dari laknat-Nya
Yang anda katakan bukan menggunakan akalnya tetapi persangkaan, perbedaan yg menyolok antara menggunakan akal dengan persangkaan adalah bahwa : penggunaan akan selalu didasarkan pengetahuan yg hak dari Tuhannya sedangkan persanggkaan sama sekali tidak berdasarkan pengetahuan.

Kebiasaan manusia memang gitu mas dengar berita sana dengar sini trus diyakini sbg suatu kebenaran, trus diikuti. ---> padahal itu bukan dari Allah dan rasulNya, padahal pula sudah dikatakan ikutilah apa yg diwahyukan kepadamu.

Orang2 yg seperti itulah yg disebut tidak menggunakan akalnya dan sesat 39:18, jadi saya berharap anda bisa membedakan dengan tajam tentang orang menggunakan akalnya dengan orang yg menggunakan persangkaan. Oke.



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 13, 2010, 06:47:46 am
Kutip dari: arif budiman
lalu apa makna yang anda dapat dari ayat:
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy (7:54)
dan yang senada dengan ayat tsb di (57:4), (32:4), (25:59), (20:5), (10:3)?

lucu juga, anda bilang Allah tidak bisa dijadikan perumpamaan karena gaib
tapi anda mengumpamakan Allah sebagai sesuatu yang dekat
Kapan saya mengumpamakan Allah sebagai sesuatu yang dekat ? apa anda gak tahu kalo yg bilang itu Allah, saya sudah posting ayatnya, ini saya ulangi lagi :

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat...(QS 2:186)

sudah dua kali saya katakan bahwa saya hanya melihat dari substansinya, tapi kelihatannya anda tidak memahami, ya sudahlah. terserah anda saja.

Kutip
apakah ga logis Allah mengundang rasulullah ke sidratul muntaha untuk memperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya
dengan dasar ayat
Jangan anda mengatakan logis atau tidak tunjukkan saja ayatnya yg Allah mengundang rasul ?
sidratul Muntaha itu dimana sih ?



Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 13, 2010, 10:32:41 am
Kutip dari: arif budiman
hati-hati mas, kesalahan dalam menafsirkan Al-Quran akan membawa anda pada pemahaman yang salah, dan pemahaman yang salah bisa membawa pada kesesatan.
yang saya tahu Allah menyuruh saya membaca, kemudian mengikuti AQ ---> soal penjelasannya :

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya. (QS. 75:19)

Nah, kalo pun memerlukan takwilnya maka itu adalah ayat yg mutasyabihat dan hanya Allah yg mengetahui takwilnya.?

jadi menurut anda saya harus bagaimana ?


Salaam,
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 13, 2010, 04:37:31 pm

apakah ga logis Allah mengundang rasulullah ke sidratul muntaha untuk memperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya
dengan dasar ayat.

logis / haq mas, apalagi dasarnya ayat AQ, .
tapi kalau diceritakan dgn dasar hadits yg ada skr malah menjadi tdk logis / tidak haq.

diwahyukan samawat ada 7. aku berpendapat itu 7 planet (diatas bumi)
diplanets / samawat tersebut ada dabbah, berjalan 2 kaki 4 kaki melata, ada yg kafir dan beriman.
persamaan sama adalah ardhi. yg masih dilingkungan matahari sebagai pusat jatuh.
pemandangannya manusia tdk akan melampaui dari 7 sama' tadi.

trus saya cocokan dgn iptek ternyata benar, iptek membenarkan Al Qur'an.

ditemukannya planet ke 10 dilingkungan tatasurya bumi,
2 dibawah dan 7 diatas,
membuat orang yg tdk suka dengan AQ bingung karena hal tersebut membuat AQ terlihat benar lagi, padahal 15 abad yg lampau.
 untuk menyanggah AQ maka planet pluto dikelurkan dari daftyar planet.
sehingga planet diatas bumi tetap 6 bh.




Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 13, 2010, 04:41:56 pm
tapi kalau pengertian anda sidratil muntaha adalah surga yg dijanjikan maka anda akan bingung sendiri.
begitupun kalau masjid al aqsa ada dibumi maka anda akan tambah bingung ( saat itu blm ada ).
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Jaya pada Februari 15, 2010, 05:03:57 pm
Kalo menafsirkan Qur'an itu gak boleh sepenggal-sepenggal, jadi harus dicari runtun "cerita" nya. Setiap ayat itu punya tafsir yang gak sembarangan dan ada runtun sendiri.

Misal kita aja belajar ilmu kedokteran......
Gak bisa hanya dari satu buku saja.........
Kedokteran misalnya ada buku wajib bacaan, nah nanti kan didalam buku itu ada yang menjelaskan tentang struktur tubuh manusia, tapi untuk lebih detil kita mesti mencari lagi yang namanya referensi ato "tafsir" karena pasti ada makna dan maksud sendiri.

Itu hanya ilmu kedokteran, apalagi ilmunya Allah, gak akan cukup hanya ditulis dalam lembaran kertas dan dibukukan. Kalo Al Qur'an benar2 ditafsirkan gak akan cukup hanya satu buku saja. Oleh karena itu kita perlu yang namanya tafsir dari para ahli yang mereka memang kerjanya ngurusin Qur'an aja. Kita cuman modal baca doank takutnya nanti bisa salah tafsir.  Satu ayat Qur'an aja kalo ditafsirkan bener2 bisa sampai beratus halaman bahkan bisa jadi satu buku.

Jadi cuman mengingatkan Allah menciptakan manusia ini ada batasnya, begitu juga akal manusia ada batasnya jadi gak semua hal itu bisa menggunakan akal. Apalagi kalo berbicara kekuasaan Allah maka akan banyak yang susah diterima akal  ;D
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 15, 2010, 07:40:10 pm
buku yang di wajibkan adalah Al Qur'an.
justru untuk itu maka dengan terjemah mestinya tidak ada salah tafsir.
penerjemah seharusnya berilmu sangat tinggi, dari berbagai segi ilmu, kedokteran, astronomi, kimia, fisika, nuclear dll.  apa sudah ada?

kalau kita merasa bodoh, maka pelajari Al Qur,an. ( cari kata pelajaran )

19/97 Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur'an itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.

mengapa Allah mengatakan spt diatas? Al Qur'an dipermudah.
untuk belajar Al QUr'an juga tdk harus urut, dgn misal surat pertama turun tidak diurutan pertama.

AQ menerangkan dirinya sendiri

... penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu .............2/185
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Jaya pada Februari 15, 2010, 10:27:36 pm
Bahasa Qur'an bukanlah bahasa yang mudah. Kita tidak bisa hanya mengandalkan yang namanya terjemahan saja. Terjemahan hanyalah salah satu sarana untuk mempermudah mempelajari alqur'an, tapi agar bisa lebih mendalami maka harus dengan mempelajari bahasa asli qu'ran itu sendiri. Karena didalam bahasa arab (bahasa yang digunakan Al Qur'an) terdapat yang namanya istilah2, itulah makanya ada yang namanya ilmu "nahwu" yaitu ilmu yang mempelajari bahasa arab. Saya tahu anda akan bilang "al qur'an itu dibuat bukan untuk mempersulit kok, kalo belajar al qur'an itu sulit berarti orang akan malas dunk belajar" nah disitulah letak rahmat Allah. Allah ingin agar kita lebih berusaha lagi menggali al qur'an dengan mempelajari secara detil.

Al qur'an diturunkan waktu itu salah satu tujuan adalah untuk menandingi yang namanya kehebatan syair orang2 pada masa itu. Dan ketika ditantang ternyata tidak ada satu pun yang bisa membuat bahasa seperti al qur'an walau se-ayat pun. Kalo mau bicara logika, yang namanya syair ato puisi itu kan penuh dengan perumpamaan dan yang namanya perumpamaan itu  janganlah kita mengartikan secara harfiah.

Contoh kecil saja, "Home=rumah, house=rumah" untuk bahasa indonesia itu kelihatan seperti sama saja, tapi dalam pengertian itu sangat berbeda jauh. Kita selalu mengatakan "rumah" sebagai tempat tinggal, tapi kalo anda mengerti bahasa inggris pasti anda tahu perbedaan antara "Home dan House". Nah begitu juga dengan bahasa Al Qur'an yang penuh dengan istilah dan perumpamaan. Oleh karena itu ada orang yang namanya Hafidz Qur'an yang memang mendapatkan anugerah dari Allah untuk bisa memahami al qur'an dan dari mereka lah kita2 ini belajar.

Saya sengaja tidak mencantumkan ayat-ayat al qur'an ataupun hadist2 karena dari rekan2 diatas saya rasa sudah lebih dari cukup untuk menerangkan. Buat apa ada sekolah yang mempelajari agama islam atau al qur'an kalo kita bisa hanya dengan membaca apalagi terjemahan. Ingat al qur'an itu mukjizat bukan buku2 yang bisa kita pelajari sendiri hanya dengan membaca, kita butuh yang namanya pembimbing, butuh yang namanya penjelasan. Salah satu penjelasan adalah melalui hadist nabi. Di al qur'an sendiri bukan tidak ada yang menjelaskan tentang gerakan sholat? Kalo hanya suruhan untuk meniru sholat seperti nabi2 terdahulu, memagnya nabi2 terdahulu gerakan sholat seperti apa, apakah ada di dalam al qur'an? Saya hanya mengingatkan saja yang namanya belajar ilmu itu butuh pengajar, janganlah kita mentafsirkan sesuatu tanpa ilmu, ingat tafsir itu berbeda dengan arti atau terjemahan.

Maaf saja kalo saya disini hanya berbicara secara logika, karena sepertinya rekan2 diatas yang lebih mahir sudah mengemukakan berdasarkan ayat al qur'an dan hadist dan bahkan tafsir para ulama2 terkenal. Dinamakan ulama ya karena ilmu mereka, ulama itu sendiri asal katanya kan ilmu, artinya mereka yang mempunyai ilmu tentang hal2 yang berkaitan dengan yang dipelajarinya.

Semoga bisa menjadi renungan, wassalam.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 16, 2010, 12:16:19 am
makasih bang jaya.
apakah butuh pengajar? jawabnya "ya"
apakah butuh pembimbing? jawabnya "ya"
apakak butuh ulama? jawabnya "ya"

apakah kebutuhan itu 100%? jawabnya "tidak"
bagaimana kalau mereka berbeda dgn Al Qur'an?  inilah masalahnya.
bukankah mereka pintar? jawabnya "ya"
masalah mendasar yaitu mereka tidak menjadikan Al Qur'an sebagai pemikiran, sumber hukum, sumber ilmu dsb.
contoh sehari hari adalah kata syaitan. AQ menyatakan syaitan itu nyata, bisa terdengar bisa terlihat. tapi apa kata buku lain, setan itu tdk terlihat.
dan yg ngomong seperti itu jugaulama, sudah ribuan tahun.
ulama yg wajib kita ikuti adalah yang mengajak kita membaca kitab Allah, mengajak menjelajah ayat ayatNya, mengajak mempelajari petunjukNYa, mengajak mentilawah penjelasan penjelasanNya, mengajak mempraktekkan ayat ayat yang harus dipraktekkan. boleh ulama dulu atau ulama sekarang, boleh yang sudah meninggal atau yang masih hidup.
ulama yg tidak boleh diikuti adalah ulama yang bertantangan dengan isi Al Qur'an. contoh kata syaitan tadi.
begitu juga dgn hadits, walau shohih kalau bertentangan dgn AQ jangan dipakai.
taurat = sebagai cahaya (saat ini tdk ada)
injil = sebagai cahaya(saat ini tidak ada)
Al Qur'an = sebagai cahaya.
sunnah Allah, tiada perubahan pada sunnah Allah 33/62

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 16, 2010, 07:38:42 am
Kutip dari: jaya
Kalo menafsirkan Qur'an itu gak boleh sepenggal-sepenggal, jadi harus dicari runtun "cerita" nya. Setiap ayat itu punya tafsir yang gak sembarangan dan ada runtun sendiri.
setiap ayat punya tafsir ??? apa iya  ?? siapa pula yg diberikan hak untuk menafsirkan ?

lantas untuk apa kita disuruh membaca ??  apakah maksudnya yg disuruh membaca itu baca tafsirnya, bukan baca AQ, spt. kitab syech kutb, jalalain, dsb.

ayat ini jelas yg disuruh dibaca adalah AQ bukan kitab tafsirnya :

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,(QS 35:29)

soal penjelasannya itu urusan Allah bukan urusan penafsir :

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya. (QS. 75:19)

Jadi percayakan saja semua pada Allah bukan kepada penafsir. Oke.



Salaam
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 16, 2010, 10:27:54 am

apakah ga logis Allah mengundang rasulullah ke sidratul muntaha untuk memperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya
dengan dasar ayat.

logis / haq mas, apalagi dasarnya ayat AQ, .
tapi kalau diceritakan dgn dasar hadits yg ada skr malah menjadi tdk logis / tidak haq.

syukron mas..
itu saja yang saya ingin tegaskan
perjalanan mi'raj rasulullah adalah haq
jangan mengukurnya dengan logika manusia yang terbatas

persoalan detail mengenai naik apa kesana, diantar siapa, lalu bagaimana dialog antara rasulullah dengan Allah..
silahkan dikembalikan kepada masing-masing sesuai apa yang diyakininya
wallahu a'lam

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 17, 2010, 08:23:46 am


Kutip dari: arif budiman
syukron mas..
itu saja yang saya ingin tegaskan
perjalanan mi'raj rasulullah adalah haq
jangan mengukurnya dengan logika manusia yang terbatas

persoalan detail mengenai naik apa kesana, diantar siapa, lalu bagaimana dialog antara rasulullah dengan Allah..
silahkan dikembalikan kepada masing-masing sesuai apa yang diyakininya
wallahu a'lam
Kayaknya anda gak nangkap deh tulisan yant_138, coba anda perhatikan  yg ini :

"tapi kalau diceritakan dgn dasar hadits yg ada skr malah menjadi tdk logis / tidak haq."

Silahkan anda jawab pertanyaan ini : dgn dasar apa isra' diceritakan ? AQ atau hadist.

Coba sekali lagi anda perhatikan ayat ini :

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. (QS 70:4)

atas dasar ayat diatas bisakah muhammad yg diantar jibril menghadap Tuhan dan pulang kembali ke bumi dlm waktu semalam.?

Anda perhatikan lagi cara Allah berkomunikasi langsung dengan hamba-Nya :

Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa".(QS 20:11), Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa.(QS 20:12)

Jelas sekali komunikasi yg dilakukan Allah kepada hamba-Nya (Musa) ------> langsung, tanpa mesti mengundangnya ke langit.

apakah anda gak percaya kalo itu bisa dilakukan Allah .

ini konfirmasinya :

Dan rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.(QS 4:164)

Allah berfirman: "Hai Musa sesungguhnya Aku memilih kamu dari manusia yang lain untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".(QS 7:144)

Jadi penjelasan yg dapat saya berikan :

1. Jika Allah hendak berbicara dengan hambaNya, pasti dilakukan langsung tidak perlu mengundang untuk menghadap spt. dilakukan (hanya) terhadap  Musa.

2. Dan Musa adalah satu2nya Rasul yg di ajak langsung berdialog dgn Allah, ini buktinya :

Dan tidak ada bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang ta'bir atau dengan mengutus seorang utusan lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.(QS 42:51)

Jadi penjelasan apapan yg bertentangan atau tidak sejalan dengan AQ sudah selayaknya tidak diimani jika kita beriman kepada Allah.







Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 17, 2010, 09:23:35 am
Atas dasar ayat diatas kalo ada orang bertanya : dari mana anda tahu bahwa Allah bicara langsung dengan Musa ?????

Maka jawaban saya : Allah.

Terus kalo anda saya tanya : dari mana anda tahu bahwa Allah bicara langsung dengan Muhammad ?????

apa jawaban anda,  dari Allahkah ? atau  wallahu a'lam ?


Jadi kalo anda tanya : apakah ga logis Allah mengundang rasulullah ke sidratul muntaha untuk memperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya.

Saya bilang :

- tidak logis krn faktanya Allah tidak pernah mengundang Muhammad ke sidratul muntaha ?

- gak logisnya lagi kenapa cuma muhammad yg diperlihatkan sebagian tanda2 kekuasan-Nya ? kenapa tidak kepada ibrahim, musa, isa dan rasul2 yg lain ?? apakah Allah membeda2kan Rasul2 nya ??  lantas apakah kita tidak berhak melihat  tanda2 kekuasan-Nya ?

- gak logisnya lagi siapa sih yg bilang sidratul muntaha ada di langit, emang Allah yg ngasih tahu ???

- Logisnya tanda2 kekuasaan-Nya diperlihatkan kepada hamba2Nya agar mereka bersyukur, bukan kepada hanya satu orang saja. ini ayat2 nya :

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal di laut seperti gunung-gunung.(QS 42:32)

Kami memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?(QS 41:53)

Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.(QS 41:37)

Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman.(QS 39:52)

jadi tidak ada alasan sedikitpun Allah mengundang muhammad ke sidratul muntaha, hanya untuk memperlihatkan tanda2 kekuasaannya, supaya apa ?  supaya muhammad percayakah kepada Allah, supaya muhammad bersyukurkah ?

Kalo kita beriman pastilah kita bisa melihat tanda2 kekuasaan Allah yg disebutkan dalam ayat2 diatas.



Salaam

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 17, 2010, 02:01:19 pm
kalau ayah Allah bicara langsung kepada nabi Muhammad memang tdk ada. ( Yg ada kpd nabi Musa )
kalau ayat ayat yg menerangkan memperlihatkan ayat ayatNya.

6/75
Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim  tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di samawat dan bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin.
17/1
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

kami perlihatkan dalam perjalanan tersebut, kami perlihatkan tanda tanda keagungan kekuasaan kami,
kami perlihatkan cuma dalam satu malam ( tdk lebih dari 12 jam )
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Februari 17, 2010, 11:35:08 pm
kalau anda kembali membaca tulisan saya, maka yg terlihat di ufuk adalah salah satu sidrah / planet.
dan sidrah itu diliputi sesuatu ( atmosfer )

50 tahun gerak malaikat

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam yaum yang kadarnya lima puluh ribu tahun. 70/4
 yaum bisa hari bisa masa. satu hari disisi Allah = 1000 tahun kita.

50.000 x 1000 = 50.000.000  tahun kita bila dikali kecepatan malaikat maka betapa luas kekuasaanNYA.

tapi sdh ada batasannya yaitu " pemandangannya tdk melampauinya "
maka cuma di lingkup matahari sebagai pusat jatuh / bawah yang diperlihatkanNYA.
selain Muhammad maka mbah kita Ibrahim juga miraj.
kapan? waktu itu semua sama' / samawat  dalam satu garis lurus.
makanya cukup satu malam sampai ke masjid yg jauuuuuuuuuuuh sekali.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 18, 2010, 10:18:58 am
Kalo kita mau "melihat" tanda2 kekuasaan Allah maka itu tidak akan pernah dapat dihitung ada berapa, bahkan terhadap diri kita pun terdapat tanda2 itu, sayangnya banyak diantara kita yg tidak mau "melihat" tanda2 itu. Itu sebabnya Allah berkata :

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.(QS 35:19)

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.(QS 40:58)

Mari kita "lihat" tanda2 kekuasaan Allah yg ada pada diri kita, siapakah yg menumbuhkan tubuh kita, ibu bapak kitakah atau Allah ---> ibu bapak hanya bisa memberi kita makan dan minum.

Demikian pula perkembangan otak dari mulai anak2 sampai dewasa, siapa yg sanggup melakukannya. Kalo kita sakit siapakah yg dapat menyembuhkannya selain Allah, dokterkah ??? dokter hanya bisa mendiagnosa penyakit kemudian menuliskan resep yg sesuai dengan penyakit atau bahkan sering kejadian di dokter A kita tidak dapat sembuh tetapi di dokter B kita sembuh padahal obat yg diberikannya sama.

atau obat ???

kalo anda mau "melihat" ini semua pasti akan "terlihat" hanya Allah yg melakukan itu semua. Jangan pernah anda berfikir bahwa anda pandai membaca atau menulis krn diajarkan oleh guru sekolah, it's nonsens, itu hanya yg terlihat di mata tetapi hakikinya Allah yg mengajarkannya.

Anda perhatikan juga tanaman yg ada disekitar anda, manusiakan yg menumbuhkan atau Allah ??? mudah2 an saja kita mau melihat tanda2 kekuasaan Allah disekitar kita.

Dengan demikian tidak selayaknya Allah mengundang muhammad dilangit ke 7 atau di sidratul muntaha hanya utk memperlihatkan tanda2 kekuasaannya, dengan mengabaikan nabi2/rasul lainnya ?


Salaam,

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: arif budiman pada Februari 19, 2010, 11:17:52 am
jadi apa yang dimaksud sidratul muntaha menurut mas tobil?

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Februari 20, 2010, 07:34:57 am
Saya juga gak tahu, apa itu SM, tapi ada 2 ayat yg mengalih bhskan kata "SIDR" sebagai pohon bidara, ini ayat2nya :

56.28.  Fee sidrin makhdoodin
Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,(QS 56:28)

34.16.  FaaAAradoo faarsalna AAalayhim sayla alAAarimi wabaddalnahum bijannatayhim jannatayni thawatay okulin khamtin waathlin washay-in min sidrin qaleelin
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.(QS 34:16)

trus terjemahan yg saya dapat :

SDR = to rend (a garment), hang or let down a garment, lose (one's hair), be dazzled/confounded/perplexed, be dazzled by a thing at which one looked.
sidratun - Lote-tree. when the shade of lote-tree becomes dense and crowded it is very pleasant and in the hot and dry climate of Arabia the tired and fatigued travelers take shelter and find rest under it and thus it is made to serve as a parable for the shade of paradise and its blessings on account of the ampleness of its shadow. The qualification of sidrah by the word al-muntaha shows that it is a place beyond which human knowledge does not go.


Selanjutnya tentang "muntaha" saya dapatkan alih bhsnya adalah :

NUN-HA-WAW/YA =  to prevent, forbid, chide away, prohibit, make one to stop from, restrain, interdict, hinder, desist, refrain.

Di dalam AQ ada 56 ayat yg menggunakan root : NUN-HA-WAW/YA , masing2 ayatnya :

wanahā (وَنَهَى) verb
3rd person masculine singular perfect verb (فعل ماض)

    * (79:40:6) ... and restrained ...

wanahaw (وَنَهَوْا۟) verb
3rd person masculine plural perfect verb (فعل ماض)

    * (22:41:12) ... and forbid ...

nuhū (نُهُوا۟) verb (5)
3rd person masculine plural passive perfect verb (فعل ماض مبني للمجهول)

    * (4:161:4) ... they were forbidden ...
    * (6:28:13) ... they were forbidden ...
    * (7:166:5) ... they were forbidden ...
    * (58:8:5) ... were forbidden ...
    * (58:8:11) ... they were forbidden ...

nuhītu (نُهِيتُ) verb (2)
1st person masculine singular passive perfect verb (فعل ماض مبني للمجهول)

    * (6:56:3) ... am forbidden ...
    * (40:66:3) ... have been forbidden ...

yanhā (يَنْهَىٰ) verb
3rd person masculine singular imperfect verb (فعل مضارع)

    * (96:9:3) ... forbids ...

yanhawna (يَنْهَوْنَ) verb (3)
3rd person masculine plural imperfect verb (فعل مضارع)

    * (6:26:2) ... forbid (others) ...
    * (7:165:8) ... forbade ...
    * (11:116:9) ... forbidding ...

wayanhawna (وَيَنْهَوْنَ) verb (4)
3rd person masculine plural imperfect verb (فعل مضارع)

    * (3:104:9) ... and forbidding ...
    * (3:114:7) ... and forbid ...
    * (9:67:8) ... and forbid ...
    * (9:71:8) ... and forbid ...

tanhā (تَنْهَىٰ) verb
3rd person feminine singular imperfect verb (فعل مضارع)

    * (29:45:11) ... prevents ...

atanhānā (أَتَنْهَىٰنَآ) verb
2nd person masculine singular imperfect verb (فعل مضارع)

    * (11:62:9) ... Do you forbid us ...

tun'hawna (تُنْهَوْنَ) verb
2nd person masculine plural passive imperfect verb (فعل مضارع مبني للمجهول)

    * (4:31:5) ... you are forbidden ...

watanhawna (وَتَنْهَوْنَ) verb
2nd person masculine plural imperfect verb (فعل مضارع)

    * (3:110:8) ... and forbidding ...

wayanhāhum (وَيَنْهَىٰهُمْ) verb
3rd person masculine singular imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (7:157:15) ... and forbids them ...

yanhāhumu (يَنْهَىٰهُمُ) verb
3rd person masculine singular imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (5:63:2) ... forbid them, ...

yanhākumu (يَنْهَىٰكُمُ) verb (2)
3rd person masculine singular imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (60:8:2) ... Allah (does) not forbid you ...
    * (60:9:2) ... Allah forbids you ...

wayanhā (وَيَنْهَىٰ) verb
3rd person masculine singular imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (16:90:9) ... and forbids ...

anhākum (أَنْهَىٰكُمْ) verb
1st person masculine singular imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (11:88:20) ... I forbid you ...

anhakumā (أَنْهَكُمَا) verb
1st person masculine singular imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (7:22:18) ... I forbid you both ...

nanhaka (نَنْهَكَ) verb
1st person masculine plural imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (15:70:3) ... we forbid you ...

wa-in'ha (وَٱنْهَ) verb
2nd person masculine singular imperative verb (فعل أمر)

    * (31:17:6) ... and forbid ...

wal-nāhūna (وَٱلنَّاهُونَ) active participle
nominative masculine plural active participle (اسم مرفوع)

    * (9:112:9) ... and those who forbid ...

nahākumā (نَهَىٰكُمَا) noun
nominative noun (اسم مرفوع)

    * (7:20:13) ... forbid you both ...

nahākum (نَهَىٰكُمْ) noun
nominative noun (اسم مرفوع)

    * (59:7:29) ... he forbids you ...

l-nuhā (ٱلنُّهَىٰ) noun (2)
genitive plural noun (اسم مجرور)

    * (20:54:9) ... (of) intelligence. ...
    * (20:128:17) ... (of) intelligence. ...

Form VI
yatanāhawna (يَتَنَاهَوْنَ) verb
3rd person masculine plural (form VI) imperfect verb (فعل مضارع)

    * (5:79:3) ... forbidding each other ...

Form VIII
fa-intahā (فَٱنتَهَىٰ) verb
3rd person masculine singular (form VIII) perfect verb (فعل ماض)

    * (2:275:31) ... and he refrained, ...

intahaw (ٱنتَهَوْا۟) verb (3)
3rd person masculine plural (form VIII) perfect verb (فعل ماض)

    * (2:192:2) ... they cease, ...
    * (2:193:10) ... they cease ...
    * (8:39:11) ... they cease, ...

yantahūna (يَنتَهُونَ) verb
3rd person masculine plural (form VIII) imperfect verb (فعل مضارع)

    * (9:12:18) ... cease. ...

yantahū (يَنتَهُوا۟) verb
3rd person masculine plural (form VIII) imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (8:38:5) ... they cease ...

tantahū (تَنتَهُوا۟) verb
2nd person masculine plural (form VIII) imperfect verb, subjunctive mood (فعل مضارع منصوب)

    * (8:19:7) ... you desist, ...

yantahi (يَنتَهِ) verb (2)
3rd person masculine singular (form VIII) imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (33:60:3) ... cease ...
    * (96:15:4) ... he desists, ...

yantahū (يَنتَهُوا۟) verb
3rd person masculine plural (form VIII) imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (5:73:17) ... they desist ...

tantahi (تَنتَهِ) verb (3)
2nd person masculine singular (form VIII) imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (19:46:9) ... you desist ...
    * (26:116:4) ... you desist, ...
    * (26:167:4) ... you desist, ...

tantahū (تَنتَهُوا۟) verb
2nd person masculine plural (form VIII) imperfect verb, jussive mood (فعل مضارع مجزوم)

    * (36:18:7) ... you desist, ...

intahū (ٱنتَهُوا۟) verb
2nd person masculine plural (form VIII) imperative verb (فعل أمر)

    * (4:171:32) ... desist ...

fa-intahū (فَٱنتَهُوا۟) verb
2nd person masculine plural (form VIII) imperative verb (فعل أمر)

    * (59:7:31) ... refrain. ...

muntahūna (مُّنتَهُونَ) active participle
nominative masculine plural (form VIII) active participle (اسم مرفوع)

    * (5:91:20) ... the ones who abstain? ...

muntahāhā (مُنتَهَىٰهَآ) passive participle
nominative masculine (form VIII) passive participle (اسم مرفوع)

    * (79:44:3) ... (is) its finality. ...

l-muntahā (ٱلْمُنتَهَىٰ) passive participle (2)
genitive masculine (form VIII) passive participle (اسم مجرور)

    * (53:14:3) ... (of) the utmost boundary, ...
    * (53:42:4) ... (is) the final goal. ...

Semoga bermanfaat,



Salaam,
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Jaya pada Juni 03, 2010, 10:14:08 pm
Mas-mas sekalian......menurut aku sih mending diskusi ini gak usah dilanjutin deh.....percuma aja mas, berdebat sama orang "bodoh" tapi sok tahu itu gada gunanya, karena pasti gak akan selesai. Kita berdebat pakai ilmu, lha kalo orang "bodoh" mah bedebat pake "dengkul" jadi percuma dikeluarin semua hadist ato ayat Qur'an juga gak bakal nyadar soalnya ke "sok tahu" an itu menutupi hati dan pikira, bikin capek aja  :))


Wassalam
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Juli 09, 2010, 07:45:23 am
Lho kenapa anda gak ngeluari ilmu anda ----> kalo anda pake ilmu pasti ada sisi logika yg tak terbantahkan. seperti misalnya apa urgensinya nabi mesti berangkat ke langit ke-7 ----> apa Allah jauh dari nabi, nonsens bukan ?. 

Lalu apa Allah gak bisa bicara langsung dengan nabi, ini juga nonsens, krn ada bukti bahwa Allah bisa bicara langsung dengan hamba-Nya, ini ayatnya

Allah berfirman: "Hai Musa sesungguhnya Aku memilih kamu dari manusia yang lain untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur".(QS 7:144)

Maksimal jawaban anda cuma jawaban klasik spt. biasa : WALLAHU'ALAM, itulah ujung ilmu yg biasa dipakai orang spt. anda.




Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: katro pada Juli 09, 2010, 09:29:30 am
Mas-mas sekalian......menurut aku sih mending diskusi ini gak usah dilanjutin deh.....percuma aja mas, berdebat sama orang "bodoh" tapi sok tahu itu gada gunanya, karena pasti gak akan selesai. Kita berdebat pakai ilmu, lha kalo orang "bodoh" mah bedebat pake "dengkul" jadi percuma dikeluarin semua hadist ato ayat Qur'an juga gak bakal nyadar soalnya ke "sok tahu" an itu menutupi hati dan pikira, bikin capek aja  :))


Wassalam

 
Tak apa2, makin panas makin seru, selama masih dijalur yg wajar....
Lanjuuuuut....  :cool:


Lho kenapa anda gak ngeluari ilmu anda ----> kalo anda pake ilmu pasti ada sisi logika yg tak terbantahkan. seperti misalnya apa urgensinya nabi mesti berangkat ke langit ke-7 ----> apa Allah jauh dari nabi, nonsens bukan ?. 





Saya tdk punya banyak ilmu, tapi saya juga ga oon amat sampe nanya pertanyaan sebodoh itu. Urgensi nabi mesti ke langit ke7? Maksud lo?  :Sarcastique:
Utk orang simple macem saya mah jwbnya juga simple. Ya utk menunjukkan "kebesaran Allah SWT" dan memang ga perlu masuk logika manusia yg cuma makhlukNya.



Maksimal jawaban anda cuma jawaban klasik spt. biasa : WALLAHU'ALAM, itulah ujung ilmu yg biasa dipakai orang spt. anda.



Klo bgitu saya jawab itu aja deh, WALLAHU'ALAM

 :go:


Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Fauzi5994559 pada Juli 09, 2010, 10:29:05 am
LAnjuT...
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Juli 10, 2010, 08:13:18 am
Kutip dari: katro
Saya tdk punya banyak ilmu, tapi saya juga ga oon amat sampe nanya pertanyaan sebodoh itu. Urgensi nabi mesti ke langit ke7? Maksud lo?  Sarcastique
Utk orang simple macem saya mah jwbnya juga simple. Ya utk menunjukkan "kebesaran Allah SWT" dan memang ga perlu masuk logika manusia yg cuma makhlukNya.
lantas kenapa masalah mi'raj tidak dimasukkan saja ke dalam ayat2 AQ, bukankah lebih pantas Allah sendiri yg "bicara".

lagi pula kalo untuk menunjukkan kebesaran Allah, kenapa hanya muhammad, kenapa tidak rasul yg lain, kenapa tidak hamba2 Allah yg lain yang beriman?

kalo anda mau melihat tanda-tanda kebesaran Allah ini dia,

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan.(QS 2:164)

ini lagi :


Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,(QS 3:190)

ini lagi :

Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.(QS 6:97)

ini juga :

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda bagi orang-orang yang beriman.(QS 6:99)

Anda lihat lagi disini bagaimana Allah memperlihatkan tanda-tanda kebesarannya kepada Ibrahim tanpa mengangkatnya ke langit,

Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan di langit dan bumi, dan agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin.(QS 6:75)

Jadi kebesaran Allah itu sebenarnya ada disekitar kita, Allah tidak pernah mengatakan tanda-tanda kebesarannya ada dilangit ke-7, syaratnya yg kita harus berfikir donk, bukannya cuma mengandalkan  WALLAHU'ALAM, kata yg sebenarnya tidak perlu disebutkan krn siapapun tahu bahwa ALLAH MAHA TAHU.

ingatlah saja ayat ini :

Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.(QS 10:100)


akal adalah juga anugerah Allah, yang membedakan manusia dengan makhluk Allah yg lain hanya terletak pada akalnya, AQ diturunkan Allah bukan untuk siapa2 tetapi untuk orang yg mengaku dirinya manusia, tetapi ganjilnya orang banyak tidak mau mempergunakan apa yg dianugerahkan Allah, mereka lebih suka mematikan akalnya sendiri dengan lebih mempercayai manusia lainnya, mereka lebih suka menjadi hamba manusia lainnya.

Itu sebabnya Allah sangat murka dengan orang yg tidak mau mempergunakan akalnya.
Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: yant_138 pada Juli 21, 2010, 10:18:01 pm
Kisah tawar menawar "Sholat 50 waktu menjadi Sholat 5 waktu", ada dalam buku "sirah nabawiyah" nya Ibnu Hisyam yg ditulis thn 152H,
( sebelum itu tak ada catatan mengenai kisah TUHAN diajak negoisasi macam itu :)
Banyak sumber2 diantaranya At Thabari dan Al Suyuthi, yangg menyatakan, nabi sudah melakukan solat sejak awal kenabian.
 Allah pasti tahu kekuatan manusia dan tdk akan membebani melebihi yg manusia bisa.
perintah Allah itu pasti
kun maka fayakun.
tawar menawar itu mensiratkan Nabi Musa lebih pintar drpd Nabi Muhammad.

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: chenchen21621 pada Juli 23, 2010, 03:29:40 pm
 :great: :great:asslamualaikum. kebetulan pertanyaan qt sama. mengenai pertanyaan pertama,maaf ane jg ga' tau jawabannya. tapi mengenai pertanyaan kedua, menurut ceramah yg ane degar, memang rasululullah naik beserta jasadnya (justru di sini letak yg menguatkan  bahwa peristiwa ini bukan peristiwa biasa, sehingga dalam kecepatan yg seprti itu jasad tidak hancur). lebih dari itu, dalam peristiwa isra mi'ra ini, logika/akal kita tidak akan bisa sampai untuk mengkaji nya, hanya IMAN yg bisa menjawab, apa qt ragu? atau justru iman qt bertambah dengan adanya peristiwa ini.
pertanyaan ke 3 ane jg tidak paham (mohon maaf)
___________________________________________________________________________________________
true religion for men and women (http://www.etruereligionjeans-store.com/)/true religion mens jeans (http://www.etruereligionjeans-store.com/mens.html)/ed hardy shoes (http://www.edhardysalemall.com/)/sabo schmuck (http://www.thomassabocharmsverkauf.com/)

Judul: Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Tobil pada Juli 24, 2010, 08:35:46 am
Ayatnya sudah saya posting, bahwa perjalanan dari bumi ke lanit memakan waktu 1 hari dan pulangnya juga 1 hari jadi mau tidak mau seluruhnya akan memakan waktu 2 hari.

jadi kalo mi'raj dilakukan hanya 1 malam ----> maka pasti ada kebohongan di dalamnya ---> Allah yg bohong atao pengarang hadist yg bohong ?

silahkan dianalisa sendiri.
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Anom pada Februari 03, 2011, 11:30:14 am
banak haL yg ingin sya tanyakan, d antara na :

1. maksud dari "naik k Langit k 7" d sini apa? apakah Langit emg bnar2 7 Lapis ato gmna?
2. menurut jumhur uLama, rasuLuLLah d isra' kan beserta jasad na, tdak hanya ruh na saja...tyuz mengendarai buroq yg konon kcepatan na sperti kcpatan cahaya, bahkan kata na mLebihi kcpatan cahaya...yg jd pertanaan, apa bisa suatu materi (jasad) bergerak sperti / mLebihi kcptan cahaya tanpa ada Lecet sdkit pun? spengetahuan sya, suatu benda jika bergerak sperti kcpatan cahaya, maka benda tsb akan hancur.
3. derajat hadis ini apa, "jika bukan karenamu wahai muhammad, maka ALLAH tidak akan menciptakan aLam smesta ini" ?

Isra' Mi'raj adalah peristiwa ghaib... yg tidak bisa dicerap dengan indera & akal logika manusia. 7 Lapis Langit itu tidak bisa dimaknai seperti kue lapis yg bersusun dari atas ke bawah... apalagi sampai dikaitkan dengan angkasa luar, planet, galaksi, dsb. Deskripsi yg tertulis dalam Qur'an & hadits itu adalah untuk kemudahan memahami secara sederhana, sebab makna hakikatnya unthinkable.

Alam semesta yg sangat luas ini, termasuk bumi yg kita diami, berikut planet, bintang, galaksi, & benda-benda angkasa lainnya, adalah makhluk Allah yg berada pada Alam Kebendaan (Alam Ajsam). Sedangkan surga, neraka, 7 lapis langit, arwah para nabi & orang shaleh, serta para malaikat berada pada Alam Malakut. Sidratul Muntaha ada di atasnya lagi... bahkan di atasnya Alam Arwah. Itu sebabnya Jibril as hanya mengantarkan Nabi Muhammad SAW sampai ke "pintu" Sidratul Muntaha, tapi tidak bisa ikut menemani beliau memasukinya.

Setiap alam tsb memiliki Karakteristik Dimensi yg berbeda. Ketika kita bicara soal atas-bawah, jauh-dekat, kecepatan, cahaya, ruang, & waktu... semua itu sudah terikat dengan hukum-hukum pada Alam Kebendaan. Atau dengan kata lain, semua itu sudah terikat oleh terminologi yg dikenal akal (logic) manusia.

- Atas-bawah merupakan definisi arah atau vektor pada Koordinat Cartesius xyz.
- Jauh-dekat adalah definisi dari jarak. Dalam Fisika simbolnya ditulis dengan S; dimensinya ditulis dengan [L].
- Kecepatan adalah jarak per satuan waktu (S/t). Simbolnya ditulis v (velocity); dimensinya [L][T]^-1
- Cahaya merupakan gelombang energi yg memiliki sifat sebagai partikel. Diukur intensitasnya (I); dimensinya [ I ].
- Ruang adalah bangun 3 dimensi dari garis. Simbolnya V (Volume); dimensinya [L]^3.
- Waktu disimbolkan dengan t (time), dimensinya [T].

Malaikat diciptakan dari cahaya... lalu, apakah cahaya yg dimaksud = cahaya yg kita ketahui?
Jawabnya: tidak! Cahaya yg kita kenal, yg dapat diindera oleh mata, adalah cahaya pada Alam Kebendaan. Cahaya pada Alam Malakut berbeda karakteristik dimensinya. Kalau karakter dimensinya sama maka sudah pasti mata kita akan bisa melihat malaikat. Itu sebabnya, kecepatan cahaya yg digambarkan pada peristiwa Isra' Mi'raj berbeda Karakteristik Dimensinya dengan kecepatan cahaya yg kita kenal di alam kebendaan.

Apalagi kalau kita baca ayat bahwa Allah adalah cahaya langit & bumi... maka makna cahaya di sini beda lagi. Itu adalah bahasa ungkapan yg diformat ke dalam bahasa manusia (tajalli). Dzat Allah yg sesungguhnya tidak bisa dinalar oleh manusia. Sebab Dia berbeda dengan makhluknya.

Soal jasad Nabi SAW, lagi-lagi ini sesungguhnya adalah soal peristiwa perpindahan ke alam lain. Jangan dibayangkan beliau terbang ke langit di atas awan, dst. Di alam kebendaan ini saja, kita bisa memperhatikan fenomena perubahan wujud air yg bisa berubah wujud dalam 3 bentuk (cair, padat, uap), tergantung treatment-nya... dalam hal ini temperatur. Beda lagi jika perubahan itu sudah pada karakter dimensi.

Alam Al-Jin itu berada diantara Alam Ajsam dan Alam Malakut. Jin tidak kelihatan oleh mata manusia & tidak bisa diikat dengan hukum-hukum kebendaan (logika). Bagaimana bisa kita mendefinisikan jasad jin dengan hukum Fisika? Zatnya terdiri atas unsur apa, dst.

Adanya jin yg menampakkan diri itu juga merupakan peristiwa perpindahan ke alam lain, yakni ke alam kebendaan. Bisa jadi ia mengubah karakteristik jasadnya ke alam kebendaan, atau "ruh"-nya saja yg berpindah dan menggunakan materi di alam kebendaan sebagai avatar. Avatarnya bisa binatang, manusia, dll.

Gampangnya, kita bisa menggunakan istilah Parallel Universe untuk keberadaan semua alam tsb. Jadi sesungguhnya semua makhluk ghaib itu dekat sekali dengan kita-manusia. Hanya beda alam... dipisahkan oleh hijab.

Berdasarkan sebuah hadis Nabi SAW:
"Seandainya hati anak Adam itu tidak dikelilingi syaitan, pasti mereka mampu melihat rahasia langit."

saya juga akan cari2 referensi lagi.. kenapa isra mi'raj selalu dikaitkan dengan perintah shalat 5 waktu, padahal dalam periode awal kerasulan pun sudah ada ayat2 tentang shalat?
ada yang bisa bantu menjelaskan?

Benar bahwa perintah sholat 5 waktu itu diberikan pada Nabi SAW pada saat Isra' Mi'raj. Sebelumnya, Nabi memang telah melaksanakan sholat... diantaranya adalah sholat tahajjud.

Btw, maaf saya tidak mencantumkan dalil-dalilnya biar postingannya tidak terlalu panjang, kecuali 1 hadits saja di atas. Saya percaya Anda semua sudah pada pinter buat mencari sendiri. :)
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: Anom pada Februari 03, 2011, 11:48:00 am
Sebaiknya jangan terlalu mengedepankan akal logika dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an, termasuk peristiwa Isra' Mi'raj. Akal itu hanyalah instrument yg serba memiliki keterbatasan. Kalau menggunakan logika maka akan melahirkan interpretasi yg beraneka ragam dan rawan keliru.

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka, Maka bertanyalah kepada AHLI DZIKIR jika kamu tidak mengetahui." (QS. An-Nahl: 43)

Perhatikan baik-baik ayat tsb, bahwa:
1. Jika tidak tahu maka kita diperintahkan untuk bertanya. Bukan dipikir-pikir sendiri!
2. Tempat bertanya yg dimaksud adalah kepada Ahladz-Dzikri.

Nah, kenapa redaksinya bukan kepada Ahlul 'Ilmi atau Ahlul Kitab... tapi Ahli Dzikir?? :)
Judul: Re:tentang peristiwa isra' mi'raj
Ditulis oleh: antesa pada November 16, 2011, 03:18:03 am
kisah mikraj kaga ada dalam AQ, hanya khabar burung yang tiada pasti.