Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Topik - vian

Halaman: [1] 2 3 ... 19
1
Artikel Pilihan / Kisah Qurban Bu Sumi
« pada: November 04, 2010, 10:26:58 am »
Kisah ini terjadi ± tahun 1995, sudah cukup lama memang,
 namun setiap ingin memasuki I’dul Adha saya selalu
teringat dengan kejadian yang pernah saya alami ini, dan sampai saat ini saya
tidak pernah melupakannya.

Awalnya saat saya sedang menjajakan dagangan bersama teman (kami berempat waktu
itu), kami mengeluh karena sudah 3 hari kami berdagang baru 6 ekor yang
terjual, tidak seperti tahun sebelumnya, biasanya sudah puluhan ekor laku
terjual dan hari raya sudah didepan mata (tinggal 2 hari lagi). Kami cukup
gelisah waktu itu. Ketika sedang berbincang salah seorang teman mengajak saya
untuk sholat ashar dan saya pun bersama teman saya berangkat menuju masjid yang
kebetulan dekat dengan tempat kami berjualan. Setelah selesai sholat, seperti
biasa saya melakukan zikir dan doa. Untuk saat ini doa saya fokuskan untuk
dagangan saya agar Allah memberikan kemudahan semoga kiranya dagangan saya
laku/ habis terjual.

Setelah selesai saya dan teman kembali bergegas untuk kembali ke tempat kami
jualan, dari kejauhan kami melihat ditempat kami berjualan banyak sekali orang
disana dan terlihat teman kami yang berada disana kesibukan demi melayani calon
pembeli. Akhirnya saya dan teman saya berlari untuk cepat membantu melayani
teman kami. Alhamdulillah pada saat itu sudah ada yang membeli beberapa ekor
kambing. “Terima kasih Ya Robb, Engkau telah mendengar dan menjawab doa kami”,
Syukur saya dalam hati.

Namun setelah semuanya terlayani dan keadaan kembali normal, saya melihat
seorang ibu-ibu sedang memperhatikan dagangan kami, seingat saya ibu ini sudah
lama berada disitu, pada saat kami sedang sibuk ibu ini sudah ada namun hanya
memperhatikan kami bertransaksi. Saya tegur teman saya “Ibu itu mau beli ya ?
dari tadi liatin dagangan terus, emang gak ditawarin ya ?,
sepertinya dari tadi udah ada disitu. Kayaknya Cuma liat-liat aja, mungkin lagi nunggu bus kali.
Jawab teman singkat. Memang sih kalau dilihat dari pakaiannya sepertinya gak akan beli
( mohon maaf.. ibu itu berpakaian lusuh sambil menenteng payung lipat ditangan kanannya)
kalau dilihat dari penampilannya tidak mungkin ibu itu ingin berqurban.

Namun saya coba hampiri ibu itu dan coba menawarkan. “Silahkan bu dipilih
hewannya, ada niat untuk qurban ya bu ?. Tanpa menjawab pertanyaan saya, ibu
itu langsung menunjuk, “Kalau yang itu berapa bang ?” Ibu itu menunjuk hewan
yang paling murah dari hewan yang lainnya. Kalau yang itu harganya Rp.
600.000,- bu, jawab saya. Harga pasnya berapa bang ?, gak usah tawar lagi ya
bu... Rp. 500.000 deh kalau ibu mau. Fikir saya memang dari harga segitu
keuntungan saya kecil, tapi biarlah khusus untuk ibu ini. “Uang saya Cuma ada
450 ribu, boleh gak”. Waduh... saya bingung, karena itu harga modal kami,
akhirnya saya berembug dengan teman yang lain. “Biarlah mungkin ini jalan
pembuka untuk dagangan kita, lagi pula kalau dilihat dari penampilannya
sepertinya bukan orang mampu, kasihan, hitung-hitung kita membantu niat ibu itu
untuk berqurban”. Sepakat kami berempat. “Tapi bawa sendiri ya.. ?” akhirnya si
ibu tadi bersedia, tapi dia minta diantar oleh saya dan ongkos bajaj-nya dia
yang bayar dirumah. Setelah saya dikasih alamat rumahnya si ibu itu langsung
pulang dengan jalan kaki. Saya pun berangkat.

Ketika sampai di rumah ibu tersebut. Subhanallaah..... Astaghfirullaah.....
Alaahu Akbar, merinding saya, terasa mengigil seluruh badan saya demi melihat
keadaan rumah ibu tersebut.

Ibu itu hanya tinggal bertiga dengan orang tuanya (ibunya) dan satu orang anaknya
di rumah gubuk dengan berlantai tanah dan jendela dari kawat. Saya tidak
melihat tempat tidur/ kasur, yang ada hanya dipan kayu beralas tikar lusuh.
Diatas dipan sedang tertidur seorang perempuan tua kurus yang sepertinya dalam
kondisi sakit. “Mak ... bangun mak, nih liat Sumi bawa apa” (oh ternyata ibu
ini namanya Sumi), perempuan tua itu terbangun dan berjalan keluar. “Ini ibu
saya bang” ibu itu mengenalkan orang tuanya kepada saya. Mak Sumi udah beliin
kambing buat emak qurban, ntar kita bawa ke Masjid ya mak. Orang tua itu kaget
namun dari wajahnya terlihat senang dan bahagia, sambil mengelus-elus kambing
orang tua itu berucap, Alaahu Akbar, Alhamdulillaah, akhirnya kesampaian juga
emak qurban.

“Nih bang duitnya, maaf ya kalau saya nawarnya telalu murah, saya hanya kuli
cuci, saya sengaja kumpulkan uang untuk beli kambing yang mau saya niatkan buat
qurban ibu saya. Aduh GUSTI....... Ampuni dosa hamba, hamba malu berhadapan
dengan hambaMU yang satu ini. HambaMU yang Miskin Harta tapi dia kaya Iman.
Seperti bergetar bumi ini setelah mendengan niat dari ibu ini. Rasanya saya
sudah tidak sanggup lagi berlama-lama berada disitu. Saya langsung pamit
meninggalkan kebahagiaan penuh keimanan mereka bertiga.

“Bang nih ongkos bajajnya.!, panggil si Ibu, “sudah bu cukup, biar ongkos bajaj
saya yang bayar. Saya cepat pergi sebelum ibu itu tahu kalau mata ini sudah
basah, karena tak sanggup mendapat teguran dari Allah yang sudah mempertemukan
saya dengan hambaNYA yang dengan kesabaran, ketabahan dan penuh keimanan ingin
memuliakan orang tuanya.

2
Artikel Pilihan / Gerobak Optimis Di Antara Mobil-mobil Borjuis
« pada: Oktober 22, 2010, 01:23:40 pm »
Gerobak Optimis Di Antara Mobil-mobil Borjuis

Adzan Maghrib berkumandang di sela-sela deru kendaraan yang melintas di sepanjang jalan Pondok Indah. Saya yang sedang mengendarai motor dalam perjalanan pulang menuju Depok adalah bagian dari kendaraan-kendaraan tersebut. Padat dan merayap.
Kelebihan naik motor adalah bisa berkelit ke kiri dan kanan di antara kendaraan lain untuk mengatasi kemacetan. Dan selagi saya berkonsentrasi mencari ruang kosong di antara kendaraan terutama mobil, kedua mata saya menangkap pemandangan yang sangat kontras. Sebuah gerobak pemulung merayap di antara motor dan mobil-mobil mewah.
Gerobak itu ditarik oleh seorang laki-laki yang saya pastikan adalah sang kepala keluarga. Menurut penilaian saya (biasanya sering salah) setelah sekilas melihat wajahnya, mungkin berusia antara 35 - 40 tahun. Sementara di dalam gerobak, berdiri seorang balita laki-laki yang ditemani ibunya yang sedang duduk sambil memangku anak keduanya yang mungkin masih berumur kurang dari satu tahun.
Pemandangan seperti itu membuat hati saya langsung berdesir. Pemandangan yang demikian lebih menyentuh perasaan saya dibanding melihat seorang pengemis yang meminta-minta meskipun sambil menggendong anak.
Saya coba memanggil istri saya untuk memberitahukan apa yang saya lihat. Tapi mungkin karena suara bising kendaraan mengaburkan suara panggilan saya sehingga tak sampai ke telinganya. Tapi beberapa saat kemudian, istri saya memberitahu hal yang sama kepada saya. Rupanya dia melihat juga apa yang saya lihat.
Optimis. Kata itulah yang tertulis di belakang gerobak tersebut. Meski tidak lagi terlihat dengan jelas tapi cukuplah tulisan tesebut mengingatkan saya bahwa optimis itu harus ada dalam setiap situasi dan kondisi, di setiap jejak langkah dan detik waktu dalam menjalani setiap episode kehidupan ini.
Sungguh besar rasa optimis yang dimiliki keluarga pemulung tersebut. Menembus ruas-ruas jalan yang penuh kendaraan bermotor dengan 'kereta kencana' untuk menjemput rezeki yang sudah Allah sediakan bagi setiap makhluknya di bumi. Jika tak ada rasa optimis, mungkin mereka hanya berdiam diri saja, menunggu rembulan muncul di siang hari, atau langsung mengambil jalan pintas, mengemis.
Beberapa waktu yang lalu, mungkin sekitar dua atau tiga tahun yang lewat, sepertinya saya pernah melihat keluarga pemulung tersebut di jalan yang sama. Kala itu hari sudah menjelang malam, mungkin sudah lewat waktu Isya. Saya melihat keluarga tersebut sedang beristirahat di tepi jalan. Sang suami sedang menyeka keringat yang membasahi wajahnya. Sementara sang istri sedang menggendong seaorang anak yang mungkin masih berusia beberapa bulan. Malam itu, saya bertemu lagi dengan keluarga tersebut, kini anggota keluarga mereka sudah bertambah satu. Apakah itu suatu bentuk optimis lain dari keluarga tersebut bahwa setiap anak punya rezeki masing-masing? Sementara keluarga lain yang tergolong jauh lebih mampu, termasuk mungkin saya, masih berpikir seribu kali untuk memiliki anak lagi? Wallahu a'lam.

----ooo000ooo----

Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (Yusuf: 87).

3
Artikel Pilihan / Jangan Benci Aku, Mama
« pada: Oktober 15, 2010, 02:01:37 pm »
Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.

Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!” Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu…, sepertinya saya mengenalmu.
Siapa namamu anak manis?”

“Nama saya Elic, Tante.”

“Eric? Eric… Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?”

Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati…, mati…, mati… Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric…

Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping.

“Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” tTpi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..

Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangissaya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric… Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali… Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah.

Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. .. Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu… Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?” Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…?

Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…” Saya menjerit histeris membaca surat itu.

“Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana … Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.

Nyonya,dosa anda tidak terampuni!”

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

(sebuah kisah nyata dari Irlandia Utara)

4
Hardware, Software dan Networking / Butuh MB Second
« pada: Agustus 07, 2010, 01:32:42 pm »
To all...

Kalau ada yg punya MB Intel DDR1 second gak dipake atau mau dijual (kondisi masih bagus), tolong info ya...
Saya lagi butuh banget utk ganti MB kompi lama yg rusak.
Kalau bisa sekalian sama processornya...

Silahkan PM saya....

Trims :)

5
Ada yg sudah baca...? Sangat mengharukan...
Semoga bermanfaat...


Selasa, 25/05/2010 14:00 WIB
Oleh Gus Ron

Tiba-tiba HP ku berdering, setelah menjawab salam suara diseberang telepon  tampak panik "Ayah.. bunda mimisan nich." Hmm.. kumaklumi kepanikan istriku saat itu karena belum pernah dia mengalami mimisan seperti ini. Memang cuaca di bulan Agustus 2007 siang itu begitu teriknya. Aku pikir ini akibat cuaca yang terik itu. Kemudian aku sarankan dia untuk segera ke dokter.
Beberapa hari kemudian istriku sakit pilek. Seperti biasanya kalau sakit ia hanya minum obat warung dan jarang sekali mau periksa ke dokter. "oalah bunda.... ke dokter ajah kok takut," ledekku, ku sorong pipi kenyalnya dengan ujung jari, ia merajuk bibirnya maju 2 centi, lucu melihatnya seperti itu.
Dua minggu berselang tapi pileknya belum juga hilang. Malah katanya ada yang terasa menyumbat di saluran hidungnya, rasanya tak nyaman dan susah bernafas. "Bun... besok kita ke Rumah Sakit ya! biar ayah ijin masuk siang," rayuku agar ia mau ke Rumah sakit.
Keesokan harinya saya ajak ia ke RS. Bhakti Yudha Depok. Saat itu dokter THT bilang istriku alergi pada debu dan juga bulu-bulu binatang. Tapi sampai obatnya habis pileknya belum juga ada tanda-tanda kesembuhan. Anehnya yang sering keluar lendir hanya hidung sebelah kiri saja. Bahkan istriku mulai susah bernafas melalui hidung, ia hanya bisa bernafas melalui mulut. Dan ketika saya membawanya periksa untuk kedua kalinya dokter menyarankan untuk rontgen. Namun dari hasil rontgen tidak terlihat adanya kelainan apapun di hidung istriku.
***
Tanggal 3 Nov 2007
Aku mengajaknya periksa ke RS Proklamasi Jakarta, karena menurut informasi di sini peralatanya lebih lengkap. Ternyata benar, dengan alat penyedot dokter mengeluarkan lendir dari dalam hidung istriku. Senang rasanya melihat ia dapat bernafas dengan lega. "Alhamdulillah....."
Beberapa hari kemudian sumbatan itu kembali muncul. "Duh..bunda!" Kontrol kedua ke RS. Proklamasi masih saja dokter belum bisa menyampaikan penyakit apa yang dialami istriku ini. Dokter memasukkan kapas basah ke hidung istriku (ternyata itu adalah bius lokal), beberapa saat kemudian sebuah gunting kecil dimasukkan kedalam hidung dan.. "krek" potongan daging kecil diambil. Belakangan baru aku tau tindakan inilah yang dinamakan biopsi. Tak ada yang disampaikan kepada kami. Dokter menyarankan dilakukan CT Scan. Kemudian kami menuju ke RSCM untuk CT Scan.
Keesokan harinya hasil CT Scan aku bawa kembali ke Dokter RS Proklamasi. Setelah melihat hasil Scan, Dokterpun menyampaikan hasilnya dan juga hasil biopsi dari laboratorium.
"ini ibu positif," kata dokter sambil menunjukkan foto CT Scan. Nampak ada sebuah massa diantara belakang hidung dan tenggorokan istriku. Cukup besar seukuran kepalan tangan. Aku masih belum mengerti maksud kata-kata nya dan memang sama sekali tak ada pikiran yang aneh aku coba bertanya, "maksudnya apa dok?"
"ibu positif kanker!"
Dek.. seolah detak jantungku berhenti "KANKER...Dok?" Tiba-tiba mataku jadi gelap, sebuah beban berat serasa menindih badanku. Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa, lama aku terdiam. "Kanker..?" tanyaku, tapi kalimat itu tak mampu terucap hanya bersarang di kepalaku. Sebuah penyakit yang selama ini hanya aku kenal lewat informasi dan berita-berita, kini penyakit itupun menghampiri orang terdekatku orang yang paling aku sayangi. Penyakit yang menakutkan itu menyerang istriku.
Kutatap wajah cantik istriku yang dibalut jilbab favoritnya, tenang.. teduh... tak ada ekspresi apa-apa aku makin bingung.
"duhh...bunda apa yang ada dalam fikiranmu bunda..."
"Sekarang bapak ke RSCM ke bagian Radiologi kita harus bertindak cepat," tiba-tiba aku tersadar. Segera kuambil surat pengantar dokter dan menuju RSCM.
Sungguh tak pernah terpikirkan sedikitpun sebelumnya, kini kami berada dalam deretan orang-orang penderita kanker di ruang tunggu spesialis Radiologi ini. Aroma kecemasan bahkan keputus asaan tergambar di wajah mereka. Sebenarnya ini juga saya rasakan, tapi saya harus menyembunyikan raut ini di hadapan istriku. Aku harus tetap menyuguhkan energi penyemangat padanya.
Dihadapan dokter Radiologi aku bertanya, "sebenarnya istriku kena kanker apa dok?"
"kanker nasofaring." jawab dokter singkat.
Ya Allah....kanker apa lagi ini? Istilahnya saja aneh bagiku. Kenapa harus istriku yang mengalaminya?
"Tapi Insya Allah masih bisa disembuhkan dengan pengobatan sinar radiasi dan kemoterapy," dokter mencoba menangkap kegalauan diwajahku.
"Nanti ibu harus menjalani pengobatan radiasi selama 25 kali."
Terbayang beratnya derita dan kelelahan yang harus dialami istriku. Belum lagi dengan kombinasi pengobatan kemoterapy yang melemahkan fisik.
Keluar dari ruang radiologi seolah semuanya jadi gelap, rasanya aku tak kuat menahan segala beban ini. Segera aku sms family dan teman-teman dekatku, aku kabarkan keadaan istriku dan kumintakan do'a dari mereka. Tak terasa bulir-bulir bening air mata bermunculan disudut mataku.
"Ayah kenapa? nangis yach..?" dengan polos pertanyaan itu keluar dari bibir istriku.
"iya, ayah sayaaang.... sama bunda," suaraku gemetar.
Ku usap lembut kepala istriku. Ku tepis perlahan tangannya yang mencoba mengusap air mataku, ku gengggam kuat jari-jari lemahnya. Hatiku berbisik "kenapa tak ada kesedihan diwajahmu bunda? apakah bunda ga tau penyakit ini begitu berbahaya? Atau Allah telah memberitahukan ini semua kepadamu?"
"Bunda biasa ajah koq.." Jawabanya malah makin membuatku tak bisa bernafas, air mataku akhirnya jatuh juga.
Kususuri lorong-lorong RSCM dengan langkah lemas tak bertenaga seolah aku melayang, tulang-tulang terasa tak mampu menyangga badanku yang kecil ini.
Tanggal 5 Desember 2007
Mulai hari itu istriku harus dirawat inap di RS. Proklamasi. Semua persiapanpun dilakukan mulai dari USG, Bond Scan dll. Hasilnya rahim masih bersih dan tulangpun normal artinya kankernya belum mejalar ke bagian lain, Alhamdulillah...sempat kuucap kata syukur itu.
Tanggal 8 Desember 2007
Hari ke empat. Sore itu aku dipanggil ke ruang Dokter Sugiono yang akan melakukan Kemoterapy. Dikatakan bahwa kanker istriku stadium 2A dan Insya Allah masih bisa diobati. Istrikupun siap untuk menjalani pengobatan dengan kemoterapy. Kemudian kami minta ijin ke Dokter untuk diperbolehkan pulang sambil mempersiapkan segala sesuatunya.
Malam hari ketika kami di rumah, kami minta pendapat dari pihak keluarga tentang pengobatan yang akan kami lakukan. Dengan berbagai pertimbangan dan alasan pihak keluarga menyarankan agar kami tidak menempuh jalan kemo dan radiasi. Kami disarankan untuk menjalani pengobatan dengan cara alternatif dan pengobatan herbal.
Akhirnya sejak saat itu kami melakukan ikhtiar pegobatan dengan cara alternatif dan minum obat-obat herbal. Karena saat itu istriku sudah susah untuk menelan maka obat herbal yang diberikan tidak berupa kapsul, melainkan berupa rebusan. Setiap hari istriku harus minum ramuan dan rebusan obat-obat herbal yang baunya sangat menyengat. Tapi aku lihat ia dengan telaten dan sabar rutin minum semua obat-obatan itu.
Semangatnya untuk sembuh begitu besar. Doa pun tiada henti kupanjatkan siang dan malam. Dan malam-malamku selalu ku habiskan dengan tahajut dan hajat.
Aku mulai rajin mencari semua informasi yang berhubungan dengan kanker nasofaring, mulai dari makanan, cara pengobatan, bahkan alamat klinik pengobatan alternatif. Semua informasi aku cari melalui internet, koran dan dari rekan-rekan kerja.
Tiga bulan pengobatan, tapi Allah sepertinya belum memberi jalan kesembuhan dengan cara ini, akhirnya obat herbal aku tinggalkan. Bahkan pengobatan alternatif sudah aku tinggalkan sejak 1 bulan pertama karena aku ragu. Beberapa keluarga istri mulai putus asa. Malah ada yang beranggapan penyakit ini adalah kiriman dari orang. Tapi aku bantah semuanya,sempat ada pertentangan di antara kami. Aku yakinkan istriku bahwa ini adalah memang ujian dari Allah, "Bun..semuanya atas kehendak Allah, bahkan jauh sebelum kita lahir sudah tertulis takdir ini, usia segini bunda sakit, berobat kesini-sini itu semua sudah ada dalam catatan Allah bun. Yang penting sekarang kita jangan lelah berihtiar dan bunda tetep harus semangat untuk sembuh." Ia mengangguk perlahan.

Berat badan istriku mulai turun drastis karena tak ada asupan makanan, sebelum sakit beratnya 53 Kg kini tinggal 36 Kg. Kondisinya makin parah dan puncaknya ketika aku lihat mata kirinya sudah tak focus. Cara ia melihat seperti orang juling. Menurut Dokter herbal yang menangani istriku inilah rangkaian perjalanan kanker tersebut yang lama kelamaan akan menyerang otak. Dokter menganjurkan untuk segera dibawa ke rumah sakit.
Tanggal 26 Maret 2008
Akhirnya aku kembali membawanya ke Rumah Sakit. Kali ini aku membawanya ke RS. Husni Thamrin. Istriku ditangani oleh team yang terdiri Dokter THT, Dokter Internis dan Dokter spesialis ahli kemoterapy, Kebetulan Dokter Sugiono ahli kemoterapy yang dulu merawat istriku di RS. Proklamasi juga praktek di sini. Dan kini Dokter sugiyono kembali menangani istriku.
Sore itu Dokter memanggilku ke ruangannya. Dokter menjelaskan stadium kanker istriku sudah menjadi 4C, dan kankernya sudah mulai menggerogoti tulang tengkorak penyangga otak. Melihat hasil CT Scan nya aku merinding, terlihat jelas tulang-tulang tengkorak itu keropos layaknya daun termakan ulat. Aku ingin menjerit, "Ya Allah... begitu berat cobaan ini Kau timpakan pada kami"
"Ma'afkan ayah bun, ayah tak mampu menjaga bunda...!"
Yang lebih mengagetkan ketika dokter mengatakan, "kita hanya bisa memperlambat pertumbuhan kankernya bukan mengobati." Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir taksadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar. Dengan dipapah adik aku keluar dari ruang dokter.
Segera aku menuju Mushola kuambil air wudhu dan kujalankan sholat. Entah sholat apa yang kujalankan ini.
"Aku ingin ketenangan aku butuh pertolonganMu ya Robb. Kutumpahkan segala permohonan ini dihadapanMu yaa Allah. Bisa saja dokter memfonis dengan analisanya, tapi Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatunya. Engkau maha menggenggam semua takdir, sakit ini dariMu ya Allah dan padaMU juga aku mohon obat dan kesembuhannya."
Segala ikhtiar dan do’a tiada lelah kulakukan tuk kesembuhan istriku. Malam-malamku kulalui dengan sujud panjang disamping bangsal rumah sakit. Kubenamkan wajahku diatas sajadah lebih dalam lagi, tiba-tiba aku merasa tak mimiliki kekuatan apapun, aku berada dalam kepasrahan dan penghambaan yang lemah.
"Robb...Engkau maha mengetahui, betapa segala ihtiar telah kami lakukan. Tiada menyerah kami melawan penyakit ini, kini aku serahkan segalanya padaMu, tidak ada kekuatan yang sanggup mengalahkan kekuatannMu yaa...Robb, Tunjukkan pertolonganMu, beri kesembuhan pada istriku Ya..Allah."
Saat itu istriku masih bisa bicara meski dengan suara kurang jelas. Karena tenggorokannya pun sudah menyempit tersumbat kanker, ia sangat kesulitan dalam bernafas. Untuk mengantisipasi agar tidak tersumbat saluran nafasnya, dokter menyarankan agar dipasang ventilator dileher istriku. Akupun menyetujuinya meskipun aku tak tega, tapi ini resiko terkecil yang bisa diambil.
Istriku pasarah, dia minta aku menemaninya ke ruang operasi. Aku sangat mengerti ia sangat takut dengan peralatan medis di ruang operasi. Kemudian aku mendampinginya kedalam ruang operasi untuk pemasangan Ventilator. Aku melihat dengan jelas leher istriku disayat kemudian dimasukkan alat bantu pernafasan itu. "Sebenarnya aku tak tega melihatmu seperti ini bunda, tapi inilah yang terbaik untukmu saat ini."
Selesai pemasangan ventilator bicaranya sudah tak bersuara lagi. Sejak saat itu praktis komunikasi kami hanya dengan isyarat atau terkadang istriku menulisnya pada lembar-lembar catatan kecil yang sengaja aku siapkan. Tentu saja hal ini terasa capek baginya. Namun sekali lagi ia terlihat tegar tak pernah aku mendengar ia mengeluh.
Akhirnya dengan berbagai pertimbangan akupun menyetujui untuk dilakukan kemoterapy terhadap istriku.



6
Sudah dipost, belum ya?
Terlepas dari benar tidaknya, artikel dibawah patut dicermati supaya kita lebih berhati-hati.
Semoga bermanfaat...


JANGAN JAJAN KANGKUNG SEMBARANGAN YA, KECUALI KALAU BATANGNYA DIBELAH.

05 Juli 2008
Category: Ruang Pengetahuan

Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung, petis kangkung, kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi kangkung.

Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat
persisnya di Negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia .

Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya karena ada seorang anak kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diare.
Sudah bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu, namun diarenya tidak kunjung sembuh.

Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua anak itu kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak tersebut tidak mau makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi. Setelah usut punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di Restoran oleh orang tuanya.

Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut telah
berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun.

Akhirnya anak kecil tampan yang malang itupun meninggal dunia.

Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam
batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung cos yang paling enak adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, maka kangkung cos rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk kangkung cos proses memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika dibakar.


Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari
berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana
mematikan/membersihkan lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak malang itu.

Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya akan kangkung
menjadi berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama sekali tidak mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan karena menjadi paranoid, tapi bagi Saya lebih banik menjaga segala kemungkinan yang ada, toh tidak hanya kangkung yang dapat kita konsumsi, masih banyak sayur lain yang dapat kita makan dengan meminimalisir segala kemungkinan "lintah" yang terselip di dalamnya.

Semoga cerita ini dapat men jadi pertimbangan untuk kita semua pada saat ingin mengkonsumsi kangkung.

Sumber : Group Sains
http://groups.yahoo.com/group/sains/message/4393

7
Agenda Kegiatan / Jadwal Kegiatan DT Jakarta - Juli 2010
« pada: Juni 29, 2010, 01:07:08 pm »
Jadwal Kajian MQ bulan Juli 2010
Bersama KH. Abdullah Gymnastiar
dan tim Asaatidz DT Jakarta

•MMQ Istiqlal

Hari    : Ahad
Tanggal    : 11 Juli 2010
Waktu     : jam 08.00 s/d 13.00 wib
Tempat    : Masjid Istiqlal
      Jl. Taman Wijaya Kusumah Jakarta Pusat
Pemateri: KH. Abdullah Gymnastiar

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 16.00 s/d 17.30 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Bunda Ningrum Maurice (Khusus Muslimah)

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 18.30 s/d 19.00 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Ustadz Edy Abu Marwa (Kajian Tafsir Qur an Tematik)

•MMQ Pondok Indah

Hari    : Selasa
Tanggal    : 13 Juli 2010
Waktu     : jam 19.30 s/d 21.00 wib
Tempat    : Masjid Raya Pondok Indah
      Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan
Pemateri: Aa Gym (Umum)

•MMQ Masjid Alatief Pasaraya Blok M

Hari    : Rabu
Tanggal    : 21 Juli 2010
Waktu     : jam 12.15 s/d 13.30 wib
Tempat    : Masjid Alatief
      Pasaraya Blok M lantai 5, Jakarta Selatan
Pemateri: Aa Gym (Umum)


•MMQ Masjid baitul Ihsan Bank Indonesia

Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 16.00 s/d 17.30 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Bunda Ningrum Maurice (Khusus Muslimah)

Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 18.30 s/d 19.00 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Ust. Edy Abu Marwa (Umum Ikhwan akhwat)


Hari    : Senin
Tanggal    : 26 Juli 2010
Waktu     : jam 19.30 s/d 21.00 wib
Tempat    : Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia
      Jl. Budikemulyaan MH. Thamrin Jakarta Pusat
Pemateri: Aa Gym (Umum Ikhwan akhwat)

Info lebih lanjut silahkan menghubungi Humas DT Jakarta 021-7235255 / 021-93455129

http://www.dtjakarta.or.id/content/view/13/26/

8
Artikel Pilihan / Keanehan yg Terjadi Saat Perang di Gaza
« pada: Juni 14, 2010, 10:44:27 am »
Wallahu alam...
Benar tidaknya hanya Allah yg Maha Tahu...


Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. ***


Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.


SuaraTak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh


Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.


9
Obrolan Ummat / Kehancuran Israel Menurut Al-Qur'an dan Hadits
« pada: Juni 07, 2010, 08:37:52 am »
Kehancuran Israel Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Posted: 6-Jun-2010 - 0 comment(s) [ Comment ] - 0 trackback(s) [ Trackback ]
Category: Blog Islami


Kejahatan Yahudi

Tragedi Flotilla pekan lalu benar-benar menggetarkan hati manusia di seluruh dunia yang masih memiliki nurani kemanusiaan. Sehingga kutukan terhadap kebiadaban Israel terus mengalir dari berbagai belahan dunia. Tragedi itu menunjukkan dengan kasat mata, betapa kejahatan Israel tidak memandang agama, ras, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pokoknya siapa saja yang menentang kebijakan Israel memblokade Gaza akan mereka serang dengan cara apa pun. Kejahatan semacam ini belum seberapa dibandingkan dengan kejahatan nenek moyang mereka terhadap para Nabi. Berikut ini sejumlah kejahatan Yahudi yang direkam oleh Al-Qur’an dan Hadits.


Allah Ta'ala berfirman:


وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الْأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا


"Dan telah Kami tetapkan bagi Israil dalam al-Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. (QS. Al-Isra: 4)

Kejahatan Yahudi disebabkan sifat dengki mereka:


وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ


“Sebagian besar Ahli Kitab (Yahudi) menginginkan sekali agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena kedengkian yang timbul dari diri mereka sendiri setelah nyata bagi mereka kebenaran......". (QS. Al-Baqarah: 109)

Makar jahat mereka yang pertama terjadi pada zaman Nabi Ya’qub, moyang mereka. Mereka berkeinginan menyingkirkan saudaranya sendiri, Yusuf yang berakhlaq mulia sehingga mereka lebih dicintai bapaknya. (QS.Yusuf: 7-18).

Kegemaran mereka membunuh para Nabi dan Rasul seperti membunuh Nabi Yahya secara kejam yaitu memenggal lehernya dan kepalanya diletakkan di nampan emas. Nabi Zakaria juga dibunuh secara keji, yaitu dengan digergaji tubuhnya. Kedua pembunuhan ini terjadi pada masa pemerintahan raja Herodes. Mereka juga gemar membunuh orang-orang sholeh lainnya.


إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآَيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ


"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa alasan yang benar, dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka dengan siksa yang pedih". (QS. Ali Imran: 21)

Nabi Isa pun tidak luput dari rencana busuk mereka, akan tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkannya.
“Dan karena ucapan mereka: Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih Isa ibnu Maryam Rasul Allah”. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh dan salib itu ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka (Yudas Iskaryot). Sesungguhnya orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan Isa) benar-benar dalam keraguan tentang (yang dibunuh) itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu Isa”. (QS. An-Nisa’: 157).

Zu Nuwas adalah seorang raja Yahudi Najran di Yaman yang sangat fanatik, tidak ingin ada agama lain di daerah kekuasaannya. Alkisah ada sekelompok pengikut Nabi Isa yang setia (Nasrani), ketahuan oleh mata-mata kerajaan. Lalu mereka dipaksa murtad dan masuk Yahudi, siapa tidak mau akan dibakar hidup-hidup. Raja Zu Nuwas memerintahkan pasukannya untuk menggali parit dan menyiapkan kayu bakar, yang akan digunakan untuk membakar umat Nasrani yang tidak mau murtad. Kejadian ini dikisahkan di dalam Al-Qur’an:
"Binasalah orang-orang yang membuat parit, yang berapi dinyalakan dengan kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu, melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj: 4-8)

Singkat cerita, kejahatan Yahudi pada masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam-pun tak kurang kejinya. Yahudi Bani Qainuqa' adalah Yahudi pertama yang mengingkari janjinya dengan Rasulullah, pemicunya adalah diganggunya seorang muslimah yang datang ke pasar mereka. Ia duduk di depan salah seorang pengrajin perhiasaan, mereka merayunya agar membuka cadar yang dipakainya namun ia menolak. Lalu si pengrajin menarik ujung baju si wanita dan mengikatkannya ke punggung wanita tadi, ketika berdiri terbukalah auratnya, lalu mereka menertawakannya. Sang wanita pun berteriak minta tolong. Seorang lelaki muslim mendengar lalu menerjang si pengrajin dan membunuhnya. Melihat kejadian itu orang-orang Yahudi mengerumuninya, dan beramai-ramai membunuh lelaki muslim tersebut. Mendengar berita kematian lelaki itu, maka keluarganya menuntut pertanggungjawaban orang-orang Yahudi. Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang bersama para sahabat mengepung mereka selama 15 malam. Atas perintah beliau mereka diberi hukuman untuk meninggalkan Madinah.


Yahudi Bani Nadhir melakukan pengkhianatan yang kedua. Suatu saat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pergi ke perkampungan Yahudi bani Nadhir untuk meminta diyat (denda) dua orang muslim yang terbunuh dari Bani Amir, yang melakukan pembunuhan adalah Amr bin Umayyah Ad-Dhimari, seorang Yahudi. Permintaan itu diajukan karena sudah adanya ikatan perjanjian persahabatan antara Rasulullah dengan mereka. Ketika beliau datang mengutarakan maksud kedatangannya, mereka berkata: “Baik wahai Abu Qasim! kami akan membantumu dengan apa yang engkau inginkan.”


Pada saat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam duduk bersandar di dinding rumah mereka, kemudian mereka saling berbisik, kata mereka: “Kalian tidak pernah mendapati lelaki itu dalam keadaan seperti sekarang ini, ini kesempatan buat kita. Karena itu hendaklah salah seorang dari kita naik ke atas rumah dan menjatuhkan batu karang ke arahnya”, dan untuk tugas ini diserahkan kepada Amr bin Jahsy bin Ka’ab. Lantas ia naik ke atas rumah guna melaksanakan rencana pembunuhan ini, tetapi Allah melindungi Rasul-Nya dari makar orang-orang Yahudi tersebut dengan mengirimkan berita lewat Malaikat Jibril tentang rencana jahat itu. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bergegas pulang ke Madinah, dan memberitahukan kepada para sahabatnya tentang usaha makar tersebut. Beliau memerintahkan para sahabatnya untuk bersiap-siap pergi memerangi mereka. Ketika orang Yahudi Bani Nadhir mengetahui kedatangan pasukan Rasulullah, mereka cepat pergi berlindung di balik benteng. Pasukan Islam mengepung perkampungan mereka selama 6 malam, beliau memerintahkan untuk menebang pohon kurma mereka dan membakarnya. Kemudian Allah memasukkan rasa gentar dan takut di hati mereka, sehingga mereka memohon izin kepada Rasulullah untuk keluar dari Madinah dan mengampuni nyawa mereka. Mereka juga meminta izin untuk membawa harta seberat yang mampu dipikul unta-unta mereka kecuali persenjataan, dan Rasulullah pun mengizinkannya.


Peristiwa ini direkam oleh Al-Qur’an:


هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِأَوَّلِ الْحَشْرِ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُوا وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُونُهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ


"Dialah yag mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari siksaan Allah, maka Allah mendatangkan kepada mereka hukuman dari arah yang mereka tidak sangka. Dan Allah menancapkan ketakutan di dalam hati mereka, dan memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang beriman. Maka ambillah kejadian itu untuk menjadi pelajaran wahai orang yang mempunyai pandangan". (QS. al-Hasyr: 2)

Yahudi Bani Quraizhah melakukan pengkhianatan yang ketiga. Mereka membentuk pasukan Koalisi (al-Ahzab), antara pasukan musyrik dan pasukan Yahudi. Suku Quraisy dipimpin Abu Sufyan ibnu Harb, suku Gathafan di bawah pimpinan Uyainah ibnu Hushn, suku bani Murrah di bawah pimpinan Harits ibnu Auf dan suku-suku yang lain, sementara pasukan Yahudi bani Quraizhah akan menusuk dari belakang. Peperangan Al-Ahzab itu betul-betul menyesakkan dada kaum muslimin yang terkepung, apalagi tingkah golongan munafik yang membuat goyah pasukan Islam. Berkat kesabaran kaum muslimin, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala mengirim pasukan Malaikat dengan mendatangkan serangan berupa angin topan dan guntur yang memporak-porandakan pasukan koalisi. Mereka kocar-kacir, dan pulang ke tempat masing-masing dengan membawa kekalahan. Tinggallah Yahudi Bani Quraizhah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengumumkan kepada pasukan Islam: “Bagi mereka yang mau mendengar dan taat agar jangan shalat ashar kecuali di perkampungan Bani Quraizhah.”


Kaum muslimin langsung bergerak menuju perkampungan Yahudi Bani Quraizah, dan mengepung mereka selama 25 malam. Orang-orang Yahudi tersebut benar-benar dicekam rasa ketakutan, lalu memohon kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar memberikan izin kepada mereka untuk keluar, sebagaimana yang beliau lakukan kepada Yahudi Bani Nadhir. Beliau menolak permohonan mereka, kecuali mereka keluar dan taat pada keputusan beliau. Kemudian Rasululah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyerahkan keputusan atas mereka kepada Sa’ad ibnu Mu’adz pemimpin suku Aus. Keputusan telah ditetapkan yaitu: laki-laki dewasa dieksekusi, harta dirampas, anak-anak dan wanita menjadi tawanan. Hukuman terhadap pengkhianatan Bani Quraizhah lebih berat dari pada Bani Qainuqa' dan Bani Nadzir, karena dampak dari pengkhianatan mereka hampir saja merontokkan moral kaum muslimin dan membahayakan nyawa mereka semua.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا وَجُنُودًا لَمْ تَرَوْهَا وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا إِذْ جَاءُوكُمْ مِنْ فَوْقِكُمْ وَمِنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ الْأَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِاللَّهِ الظُّنُونَا هُنَالِكَ ابْتُلِيَ الْمُؤْمِنُونَ وَزُلْزِلُوا زِلْزَالًا شَدِيدًا


"Hai orang-orang yang beriman ingatlah akan nikmat Allah kepadamu, ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan. Yaitu ketika datang (musuh) dari atas dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatanmu dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan, dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka disitulah diuji orang-orang mukmin, dan digoncangkan hatinya dengan goncangan yang sangat". (QS. al-Ahzab: 9-11)

Kehancuran Yahudi

Secara global Al-Qur’an mengabarkan kehancuran Yahudi, seperti firman-Nya:


فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآَخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا


"Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan Israel) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang Islam di bawah pimpinan Imam Mahdi) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam Masjid (Al-Aqsha), sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama, dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa yang mereka kuasai”. (QS. Al-Isra’: 7)

Sejak 1948 Yahudi merampas tanah Palestina. Dan sejak 2006 sampai sekarang mereka memblokade Gaza. Sehingga sekitar 1,5 juta jiwa muslim terkurung rapat dari dunia luar. Berbagai upaya kemanusiaan untuk membantu mereka selalu digagalkan oleh Israel, termasuk misi kemanusiaan yang baru saja diserang pasukan komando Israel di perairan Gaza (Laut Mediterania). Tidak ada kekuatan di dunia ini yang mampu menghentikan kebiadaban Israel. Pengepungan dan pemenjaraan massal oleh penjajah Israel dengan pembangunan tembok pemisah dimulai 16 Juni 2002 di Tepi Barat dengan dalih pengamanan. Panjang tembok tersebut mencapai 721 km sepanjang Tepi Barat, tinggi 8 meter sehingga mengisolasi lahan pertanian milik penduduk Palestina yang ditanami berbagai buah, seperti anggur dan zaitun. Hal ini berakibat perekonomian Palestina terpuruk. Pengepungan ini sudah dinubuwatkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:


"Hampir tiba masanya tidak dibolehkan masuk (embargo) kepada penduduk Iraq meski hanya satu qafiz makanan dan satu dirham," Kami bertanya dari mana larangan itu? Beliau menjawab: "Dari orang-orang asing yang melarangnya." Kemudian berkata lagi: "Hampir tiba masanya tidak diperbolehkan masuk (blokade) kepada penduduk Syam (Palestina) meski hanya satu dinar dan satu mud makanan." Kami bertanya: "Dari mana larangan itu? Beliau menjawab: Dari orang-orang Romawi." (HR. Muslim)

Siapa kekuatan yang mampu menghancurkan Israel? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan:
“Akan muncul dari Khurasan (Afghanistan) bendera-bendera hitam, maka tidak ada seorang pun yang mampu mencegahnya, sehingga bendera-bendera itu ditancapkan di Eliya (al-Quds)“. (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nu’aim bin Hammad).

Kehancuran Israel berarti kiamat telah dekat, sehingga banyak orang mempertahankan eksistensi Negara Israel tersebut, namun janji Allah dan Rasul-Nya pasti akan terlaksana:


“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi, sampai-sampai orang Yahudi berlindung di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon tadi akan berbicara; Wahai orang Islam, hai hamba Allah! di belakangku ada orang-orang Yahudi, kemarilah, bunuhlah dia, kecuali pohon Ghorqod, sebab ia itu sungguh pohonnya Yahudi”. (HR. Ahmad)

“Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah, inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shahih-nya (2922)].

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata,
“Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Fathul Bari (6/610)].

Wallahu a’lam.


Silahkan
SHARE

jika menurut anda note ini bermanfaat


(PurWD/voa-islam.com)
Oleh: Fauzan Al-Anshari (Pimpinan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Anshorulloh Ciamis)
Shared By Catatan Catatan Islami Pages


Dikutip dari salah satu forum islami

http://www.pencerahanhati.com/odih/blog/3709/

kalau ada artikel tandingan atau bantahan dari forum seberang, silahkan dipost  :D

10
Kesehatan & Perawatan Diri / Bahaya Menelan Pengawet Silika Gel
« pada: Juni 03, 2010, 03:10:06 pm »
Bahaya Menelan Pengawet Silika Gel

Vera Farah Bararah - detikHealth





Saat membeli sepatu, sandal, tas atau kapsul di dalam botol sering ditemui bungkus silika gel yang berfungsi sebagai pengawet karena bisa menyerap air dan membuat barang tidak lembab. Apa jadinya jika silika gel tertelan manusia?

Silika gel adalah bahan yang berguna sebagai pengering atau menyerap (mengumpulkan) dan mengikat uap air. Paket ini ditemukan di berbagai produk untuk membantu menjaga kualitas terutama menghindari kelembaban berlebih dari produk itu sendiri. Bentuk dari silika gel ini berisi jutaan pori-pori yang dapat menyerap dan tahan terhadap air.

Beberapa produk menggunakan silika karena banyak produk bisa rusak jika kelembabannya meningkat. Misalkan jika sebotol vitamin mengandung uap air yang berlebihan, maka kelembabannya akan terganggu dan bisa merusak pil atau kapsul yang ada di dalamnya.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Kamis (3/6/2010) silika gel bisa menyerap sekitar 40 persen dari berat air yang ada di dalam tubuh dan menurunkan kelembaban relatifnya.

Akibatnya jika seseorang tertelan silika gel akan mengalami mata kering, iritasi, tenggorokan, selaput lendir serta rongga hidung yang kering dan sakit perut atau rasa tidak nyaman di perut.

Meskipun badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) mengklasifikasikan silika gel ke dalam kategori aman (Generally Recognized as Safe/GRAS), tapi semua paket silika gel mencantumkan label peringatan atau simbol bahaya.

Karena jika tertelan dan masuk ke dalam tubuh bisa mengganggu kelembaban sehingga menimbulkan kondisi mual ringan, sembelit atau muntah.

Tapi ada juga tipe lain dari silika gel yang disebut dengan gel 'indikator', bahan ini mengandung kobalt klorida yang diyakini bersifat karsinogenik dan menyebabkan iritasi pernapasan. Jika tertelan, maka harus segera dibawa ke rumah sakit agar diberi pertolongan untuk kasus keracunan.

Bahaya terbesar yang mungkin terjadi jika tertelan silika gel adalah tersedak. Jika kondisi ini terjadi, maka harus bertindak cepat untuk mengeluarkan silika gel tersebut.

Namun jika hanya tertelan saja, sebaiknya segera konsumsi air putih yang cukup banyak agar tubuh tidak mengalami dehidrasi karena silika gel ini bisa menyerap cairan dari dalam tubuh.

Padahal diketahui bahwa sekitar 70 persen tubuh terdiri dari cairan. Jika setelah beberapa jam tidak ada perubahan dan mulai mengalami tanda-tanda dehidrasi segera minta bantuan tenaga medis untuk mengatasinya.

http://health.detik.com/read/2010/06/03/153018/1369225/763/bahaya-menelan-pengawet-silika-gel?l991101755

11
Berita & Politik / Rahasia Israel yang Tidak Dipublikasikan
« pada: Juni 03, 2010, 09:55:00 am »
Ini udah pernah dipost belum ya....?

Bagus utk diketahui....

kalo ada yg salah tolong diralat ya.....  ;)


1. Masih berpikir masalah di Palestina adalah soal agama? Tahukah anda bahwa selain ras yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?

2. Tahukah anda bahwa setiap ras yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?

3. Tahukah anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras yahudi dan non yahudi?

4. Tahukah anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?

5. Tahukah anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras yahudi dan membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasikan kepada 120 ribu penduduk Palestina di daerah itu?

6. Tahukah anda bahwa Amerika mengalolasikan 5 milyad US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?

7. Tahukah anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyard US$ setiap tahunnnya? Dan tahukah anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua benua Afrika?

8. Tahukah anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyard US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

9. Tahukah anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Konggres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbangkan?Khususny a pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.

10. Tahukah anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklirnya?

11. Tahukah anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik pengembangan senjata nuklir?

12. Tahukah anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?

13. Tahukah anda bahwa Israel meledakan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh Negara Islam?

14. Tahukah anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

15. Tahukah anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

16. Tahukah anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?

17. Tahukah anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?

18. Tahukah anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras yahudi”?

19. Tahukah anda bahwa Departmen Luar Negeri Israel membayar 6 peruhaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?

20. Tahukah anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu beridiologi radikal dengan persepsi pokok membesihkan Israel dari non ras yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?

21. Tahukah anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras arab dari Israel?

22. Tahukah anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yosef yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras yahudi untuk memberikan rasa kasih saying kepada warga arab, dan wajib bagi setiap yahudi untuk menembakan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluq yang jahat dan terkutuk”……

23. Tahukah anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?

24. Tahukah anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah yahudi?

25. Tahukah anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelejen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaannya?

26. Tahukah anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.

27. Tahukah anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepatakan OSLO?

28. Tahukah anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?

29. Tahukah anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konsvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?

30. Tahukah anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan andalah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsiannya?

31. Tahukah anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?

http://www.infopalestina.com/

12
Berita & Politik / Versi Globe Asia : Inilah Orang Terkaya di Indonesia
« pada: Juni 02, 2010, 02:52:09 pm »
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengusaha Budi Hartono masih memimpin sebagai orang terkaya di Indonesia dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia yang dirilis oleh Majalah Globe Asia, Senin (31/5/2010).

Pemilik perusahaan rokok Djarum ini memiliki total kekayaan 4,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 44 triliun. Angka ini naik naik sekitar 0,7 miliar dollar AS dibanding tahun lalu yang mencapai 4,1 miliar dollar AS.

Kekayaan Budi, menurut Globe, berasal dari meningkatnya harga saham Bank Central Asia serta keuntungan dari bisnis rokoknya. Dengan 4,8 miliar dollar AS itu, Budi bisa membeli 19 buah pesawat Boeing 747.

Adapun di posisi kedua adalah pemilik Grup Sinar Mas, Eka Tjipta Wijaya, yang mempunyai kekayaan 4 miliar dollar AS. Kemudian di urutan ketiga adalah Anthony Salim.

Sementara mantan Menko Kesra Aburizal Bakrie berhasil menyalip Putra Sampoerna di posisi keempat. Putra Sampoerna melorot ke posisi 6, sedangkan di posisi lima ditempati oleh Martua Sitorus, pemilik Grup Wilmar International Holding.

Total dari 150 orang terkaya di Indonesia tersebut, tahun ini naik 22 persen menjadi 61,5 miliar dollar AS. Angka itu merepresentasikan sekitar 12 persen dari produk domestik bruto Indonesia.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5 persen, nilai kekayaan para taipan tersebut akan terus meningkat.

Berikut 15 orang yang masuk ke dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia:

1. Budi Hartono (Djarum) 4,8 miliar dollar AS
2. Eka Tjipta Wijaya (Sinar Mas) 4 miliar dollar AS
3. Anthony Salim (Salim) 3,6 miliar dollar AS
4. Aburizal Bakrie (Bakrie) 3 miliar dollar AS
5. Martua Sitorus (Wilmar) 2,5 miliar dollar AS
6. Putra Sampoerna (Sampoerna Capital) 2,4 miliar dollar AS
7. Sukanto Tanato (Raja Garuda Mas) 1,8 miliar dollar AS
8. Dato Low Tuck Kwong (Bayan) 1,4 miliar dollar AS
9. Peter Sondakh (Rajawali) 1,3 miliar dollar AS
10. Eddy William Katuari (Wings) 1,3 miliar dollar AS
11. Murdaya Poo dan Siti Hartarti (Berca) 1,1 miliar dollar AS
12. Hashim Djojohadikusumo (Tirtamas) 950 juta dollar AS
13. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam) 890 juta dollar AS
14. Mochtar Riady (Lippo) 805 juta dollar AS
15. Prajogo Pangestu (Barito) 805 juta dollar AS.

http://forum.detik.com/showthread.php?t=188773


Dirikyu di nomor berapa ya....?  :-?

13
Cerita Lucu / kejujuran lebih menyelamatkan daripada kebohongan
« pada: Juni 01, 2010, 02:53:41 pm »
Jam 5sore. Bowo siap2 plg kantor. Brrmm, mobil dihidupin n cabut. Seblm ke rmh Bowo mampir dl ke Alfamart, bli susu utk anak. Gak disangka2, Bowo ktemu Cinta, pacar jaman kuliah yg udh 10 thn gak ktemu.
"Cinta kok kmu ada di Jogja?"
"Iya mas. Suamiku pindah tgs ksini sebln lalu, tp dia lg dpt trip ke Afrika 2minggu"
"Wah, jd kmu di rmh sendirian?"
"Iya"
"Tadi ksini naik apa?"
"Taxi"
"Oo klo gtu ku anter aj pulangnya, blanjamu kan banyak. Skalian ngobrol2, kangen gak ktemu lamaa bgt"
"Iya mas, 10 thn ya"
Dan meluncurlah mrka ke rmh Cinta. Obrolan di mobil pun smakin seru, ingatin mrka saat2 mesra dlu. Gak trasa udh smp dpn rmh Cinta.
"Mampir dlu mas, kita lanjutin ngobrolnya di dlm"
"Okelah klo bgitu"
Dan obrolan pun lanjut. 1 jam, 2 jam berlalu. Gak trasa, obrolan makin mjurus..dan akhirnya berlanjut ke ranjang. Kangen yg lama tpendam mbuat pertarungan 3 ronde tak terasa, smp Bowo lupa kalo HP nya kehabisan batre dari sore.
"Waduh! Udh lwt jam 12 mlm nih. Aku plg dlu Cinta. Istriku pasti nyari2"
"Lah trus gmn mas?"
.....mikir bentar...
"Cinta, aku minta bedak baby donk"
"Ada mas, buat apa?"
"Adalah..biar aman"
Dan Bowo pun plg setelah 1 ciuman mesra yg lama.
Benar saja, smp di rmh, istri Bowo msh melek dan pasang tampang garang.
"INI LAKI SATU KEMANA AJA! DITELPON JG HP DIMATIIN. GAK USAH PULANG SEKALIAN NGAPA??!!"
"Sabar Mah..papa ceritain dulu smp bs plg larut gini"
"MAU KASIH ALASAN APA LG ??"
"Gini Mah.. Tadi papa plg kantor mampir dlu ke Alfamart belikan psanan mama. Gak taunya ktemu mantan pacar papa waktu kuliah. Trus papa anter plg skalian. Trus kami ngobrol2. Trus..krn asyik, ya lanjut ke ranjang smp lupa waktu. Jadinya papa bru plg skrg"
Istri Bowo diam...mikir..
"Gak percaya! Mana sini, liat tangan papa!"
Bowo kasi liat tangannya..
"PAPA KALO MAU BOHONG KASI ALASAN YG BAGUS KEK! UDAH TUA MASIH SOK LAKU! LAINKALI KALO MAIN BILYARD INGET WAKTU!!"

14
Artikel Pilihan / Dijual Keperawanan, Siapa yg mau beli ?
« pada: Juni 01, 2010, 02:52:46 pm »
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Satpam hotel mulai curiga ke wanita itu. Tp dia hanya memandang saja dgn awas ke arah langkah wanita itu yg kemudian mengambil tempat duduk di lounge yg agak di pojok.
Satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yg harus dicurigainya terhadap wanita itu. Krn dua kali waiter mendatanginya Tp , wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yg dipesan. Lantas utk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yg sedang ditunggunya ?
Wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yg biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak blm terlalu dewasa
Setelah sekian lama, akhirnya Satpam terpaksa mendekati dan kemudian bertanya:
” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”
” Tidak! ” Jawab wanita itu
” Lantas utk apa anda duduk di sini?”
” Apakah tdk boleh? ”
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yg ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak? ”
” Anda harus memesan sesuatu utk bisa duduk disini ”
” Nanti aku akan pesan setelah aku ada uang. Tp sekarang, izinkanlah aku duduk di sini utk sesuatu yg akan aku jual ” Kata wanita itu dgn suara lambat.
” Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ”
Satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yg akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yg hanya membawa brosur.
” Ok, lah. Apapun yg akan anda jual, ini bukanlah tempat utk berjualan. Mohon mengerti. ”
” Aku ingin menjual diri aku , ” Kata wanita itu dgn tegas sambil menatap dalam-dalam kearah satpam itu.
Satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
” Mari ikut aku , ” Kata satpam itu memberikan isyarat dgn tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan cooperativ krn ada secuil senyum di wajah Satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yg hanya utk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yg tersedia khusus bagi pengunjung yg ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
” Apakah anda serius? ”
” Aku serius ” Jawab wanita itu tegas.
” Berapa tarif yg anda minta? ”
” Setinggi-tingginya. .’ ‘
” Mengapa?” satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
” Aku masih perawan ”
” Perawan? ” Sekarang satpam itu benar-benar terperanjat. Tp wajahnya berseri. Peluang emas utk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..
Pikirnya
” Bagaimana aku tahu anda masih perawan?”
” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …”
” Kalau tdk terbukti? ”
” Tdk usah bayar …”
” Baiklah …” satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
” Aku akan membantu mendapatkan pria kaya yg ingin membeli keperawanan anda. ”
” Cobalah. ”
” Berapa tarif yg diminta? ”
” Setinggi-tingginya. ”
” Berapa? ”
” Setinggi-tingginya. Aku tdk tahu berapa? ”
” Baiklah. Aku akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”
satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, satpam itu datang lg dgn wajah cerah.
” Aku sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”
” Tdk adakah yg lebih tinggi? ”
” Ini termasuk yg tertinggi, ” satpam itu mencoba meyakinkan.
” Aku ingin yg lebih tinggi…”
” Baiklah. Tunggu disini …” satpam itu berlalu.
Tak berapa lama satpam itu datang lg dgn wajah lebih berseri.
” Aku dapatkan harga yg lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”
” Tdk adakah yg lebih tinggi? ”
” Nona, ini harga sangat pantas utk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tdk akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tdk akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dgn uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang utk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dgn membawa uang banyak. Dan lg , anda juga telah berbuat baik terhadap aku . Krn aku akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh … ”
” Aku ingin tawaran tertinggi … ” Jawab wanita itu, tanpa peduli dgn celoteh satpam itu.
satpam itu terdiam. Namun tdk kehilangan semangat.
” Baiklah, aku akan carikan tamu lainnya. Tp sebaiknya anda ikut aku . Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yg memancing mata orang utk membeli. ” Kata satpam itu dgn agak kesal.
Wanita itu tak peduli dgn saran satpam itu Tp tetap mengikuti langkah satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
” Ini yg aku maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata satpam itu dgn sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dgn seksama ke sekujur tubuh wanita itu …
” Berapa? ” Tanya pria itu kepada Wanita itu.
” Setinggi-tingginya ” Jawab wanita itu dgn tegas.
” Berapa harga tertinggi yg sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang satpam.
” Rp.. 6 juta, tuan ”
” Kalau begitu aku berani dgn harga Rp. 7 juta utk semalam. ”
Wanita itu terdiam.
satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
” Bagaimana? ” tanya pria itu.
”Aku ingin lebih tinggi lg …” Kata wanita itu.
satpam itu tersenyum kecut.
” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada satpam sambil menutup pintu kamar dgn keras.
” Nona, anda telah membuat aku kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”
” Tentu! ”
” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”
” Aku minta yg lebih tinggi lg …”
satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya utk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
” Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Aku akan mencoba mencari penawar yg lainnya. ”
Di lobi hotel, satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yg ada. Berusaha mencari langganan yg biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yg nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yg sedang berbicara lewat telepon genggamnya.
” Bukankah kemarin aku sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tdk cukup? ” Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
” Datanglah kemari. Aku tunggu. Aku kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ”
Kini satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dgn wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.
Dgn tenang, satpam itu berkata kepada Pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … Huh ”
Pria itu menatap sekilas kearah satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
” Ada wanita yg duduk disana, ” satpam itu menujuk kearah wanita tadi.
satpam itu tak kehilangan akal utk memanfaatkan peluang ini.
“Dia masih perawan..”
Pria itu mendekati satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ” Benarkah itu? ”
” Benar, pak. ”
” Kalau begitu kenalkan aku dgn wanita itu … ”
” Dgn senang hati. Tp , pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.”
” Aku tdk peduli … ” Pria itu menjawab dgn tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
” Bapak ini siap membayar berapapun yg kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….” Kata satpam itu dgn nada kesal.
” Mari kita bicara di kamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar …
” Beritahu berapa harga yg kamu minta? ”
” Seharga utk kesembuhan ibu aku dari penyakit ”
” Maksud kamu? ”
” Aku ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan aku utk kesembuhan ibu aku . Itulah cara aku berterima kasih …. ”
” Hanya itu …”
” Ya …! ”
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda utk menjual kehormatannya. Wanita ini tdk menjual cintanya. Tdk pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yg tak lg gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yg tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan utk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tdk melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dgn cara-cara terhormat.
” Siapa nama kamu? ”
” Itu tdk penting. Sebutkanlah harga yg bisa bapak bayar … ” Kata wanita itu
” Aku tak bisa menyebutkan harganya. Krn kamu bukanlah sesuatu yg pantas ditawar. ”
”Kalau begitu, tdk ada kesepakatan! ”
” Ada ! ” Kata pria itu seketika.
” Sebutkan! ”
” Aku membayar keberanianmu. Itulah yg dapat aku beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup utk membawa ibumu ke rumah sakit.
Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
” Aku tdk mengerti …”
” Selama ini aku selalu memanjakan istri simpanan aku . Dia menikmati semua pemberian aku Tp dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali aku memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tp hari ini, aku bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yg gagah berani utk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yg tak ada nilainya bila aku bisa membayar …”
” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”
” Apakah uang itu kurang? ”
” Lebih dari cukup, pak … ”
” Seblm kamu pergi, boleh aku bertanya satu hal? ”
” Silahkan …”
” Mengapa kamu begitu beraninya … ”
” Siapa bilang aku berani. Aku takut pak …Tp lebih dari seminggu aku berupaya mendapatkan cara utk membawa ibu aku ke rumah sakit dan semuanya gagal.
Ketika aku mengambil keputusan utk menjual kehormatan aku maka itu bukanlah krn dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal aku yg `bodoh` … Aku hanya bersikap dan berbuat utk sebuah keyakinan … ”
” Keyakinan apa? ”
” Jika kita ikhlas berkorban utk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yg akan menjaga kehormatan kita … ” Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.
Seblm sampai di pintu wanita itu berkata:
” Lantas apa yg bapak dapat dari membeli ini … ”
” Kesadaran… ”
*************
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yg sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
” Kamu sudah pulang, nak ”
” Ya, bu … ”
” Kemana saja kamu, nak … Huh”
” Menjual sesuatu, bu … ”
” Apa yg kamu jual?” Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tp wanita muda itu hanya tersenyum …
Hidup sebagai yatim lg miskin terlalu sia-sia utk diratapi di tengah kehidupan yg serba pongah ini. Di tengah situasi yg tak ada lg yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yg tak bisa dielakan. Tp Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan
….
” Kini saatnya ibu utk berobat … ”
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ” Tuhan telah membeli yg aku jual… ”.
Taksi yg tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dgn hati-hati dan berkata kepada supir taksi: ” Antar kami kerumah sakit …”

15
Artikel Pilihan / Protes Hati
« pada: Mei 26, 2010, 10:53:01 am »
“satu goresan kebaikan telah kutambahkan dalam catatan amalnya”, berkatalah tangan suatu hari.

 

“aku juga.. aku juga..”, seru si mungil lidah tak mau ketinggalan.

 

“kalian ingat? aku pun menambah panjang catatan kebaikannya..”, telinga tak kalah lantang bersuara.

 

“hei.. kalian melupakanku ya? tanpa aku, kalian tak akan mencatatkan amal kebaikan..”, protes sepasang kaki.

 

“tanpa aku pun, kau hanya akan berjalan tak tahu arah wahai kaki..”, mata tak kalah sengit membalas protes kaki.

 

saat itu sepintas seperti ada satu tangis lirih.. disela percakapan mereka.. nyaris tak terdengar mulanya.. lama.. semakin keras.. semakin deras..

 

hal itu sungguh mengusik tangan, lidah, telinga, kaki, dan mata sampai akhirnya mereka pun menyadari ada yang tertinggal..

 

“duhai hati, mengapa engkau menangis?”, tanya mata penuh kasih sayang..

 

si lembut hati, bukannya diam, tangisnya pecah dan malah bertambah kencang.. ia ingin menumpahkan kegelisahannya.. ia ungkapkan semua resahnya..

 

“hal apakah yang merisaukanmu wahai hati yang lembut?”, lidah berupaya membujuk hati.

 

“aku.. aku.. aku takut catatan amal kalian tak bernilai apa2 tanpaku..”, tersendat hati menceritakan galaunya..

 

“aku takut sekali.. aku merasa tangan tak pernah mengajakku ikut serta saat melakukan kebaikan.. aku merasa lidah pun tak mengajakku saat menyampaikan kebenaran.. aku merasa telinga tak mengajakku saat tekun mendengarkan kajian.. aku pun tak merasa diajak kaki melangkah mencari kebaikan.. seperti yang lain, aku pun tidak diajak mata saat menjaga pandangan.. duhai kalian yang sedang meributkan catatan amal, apalah arti tumpukan pengakuan kalian jika tidak menyertakanku di dalamnya? tanpa aku dan keikhlasan, kalian tak ada artinya kecuali kesia-siaan..”


 

Mei, 2010


http://www.pencerahanhati.com/deeu47/blog/3401/

Halaman: [1] 2 3 ... 19