Komunitas DUDUNG.NET » TOPIK ISLAMI » Artikel Pilihan »  (Moderator: salendra_kms)Topik: Budaya kita menurut orang Jepang
kelo-lt Theme designed by padexx
« sebelumnya berikutnya »
Halaman: [1] 2   Turun
Cetak
0 Anggota dan 1 Pengunjung melihat topik ini.
Pembuat Topik: Budaya kita menurut orang Jepang    (Baca 2406 kali)
vian
Moderators
Hero Member
*****

Reputasi: 61
Kelamin: Pria
Tulisan: 4.529


Lihat Profil
« pada: November 27, 2007, 04:46:52 pm »

Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC)
Hiroshima University

Prof Nagano Staf pengajar Nihon University memberikan kuliah intensive
course dalam bidang Asian Agriculturedi IDEC Hiroshima University. Beliau
sering menjadi konsultan pertanian di Negara2 Asia termasuk Indonesia. Ada
beberapa hal yang menggelitik yang beliau utarakan sewaktu membahas tentang
Indonesia:

1.Orang Indonesia suka rapat / Seminar-2 di Hotel Berbintang dan membentuk
panitia macam2.

Setiap ada kegiatan selalu di rapatkan dulu, tentunya dengan konsumsinya
sekalian. Setelah rapat perlu dibentuk panitia kemudian diskusi berulang
kali, saling kritik, dan merasa idenya yang paling benar dan akhirnya
pelaksanaan tertunda2 padahal tujuannya program tersebut sebetulnya baik.

2. Budaya Jam Karet

Selain dari beliau saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang asing Yang
pernah ke Indonesia ketika saya tanya kebudayaan apa yang menurut anda
terkenal dari Indonesia dengan spontan mereka jawab jam Karet! Saya tertawa
tapi sebetulnya malu dalam hati, Sudah sebegitu parahkah disiplin kita ?.

3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?)

Kalau orang lain berprinsip kalau bisa dikerjakansekarang kenapa ditunda
besok? Saya pernah malu juga oleh tudingan Sensei saya sendiri tentang
orang Indonesia. Beliau mengatakan, Orang Indonesia mempunyai budaya
menunda-nunda pekerjaan.

4. Umumnya tidak mau turun ke Lapangan

Beliau mencontohkan ketika dia mau memberikan pelatihan kepada para petani,
pendampingnya dari direktorat pertanian datang dengan safari lengkap
padahal beliau sudah datang dengan "work wear" beserta sepatu boot. Pejabat
tersebut hanya memberikan petunjuk tanpa bisa turun ke lapangan, kenapa?
Karena mereka datangnya pakai safari dan ada yang berdasi. Begitulah beliau
menggambarkan orang Indonesia yang hebat sekali dalam bicara dan memberikan
instruksi tapi jarang yang mau turun langsung ke lapangan.

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita sudah terlalu sering dinina
bobokan oleh istilah Indonesia kaya,masyarakatnya suka gotong royong, ada
pancasila, agamanya kuat, dll. Dan itu hanyalah istilah, kenyataannya bisa
kita lihat sendiri. Ternyata negara kita hancur2an, bahkan susah untuk
recovery lagi, mana sifat gotong royong yang membuat negara seperti korea
bisa bangkit kembali. Kita selalu senang dengan istilah tanpa action.

Kita terlalu banyak diskusi,saling lontar ide, kritik,akhirnya waktu
terbuang percuma tanpa action. Karena belum apa2 sudah ramai duluan. Kapan
kita akan sadar dan intropeksi akan kekurangan2 kita dan tidak selalu
menjelek-jelekkan orang lain? Selama itu belum terjawab kita akan terus
seperti ini, menjadi negara yang katanya sudah mencapai titik
minimal untuk disebut negara beradab dan tetap terbelakang disegala bidang.

Mudah-mudahan pernyataan beliau menjadi peringatan bagi kita semua,
terutama saya pribadi agar bisa lebih banyak belajar dan mampu merubah diri
untuk menjadi yang lebih baik.

Selanjut nya terserah anda yang menilai nya.
Masuk
arif budiman
Moderators
Hero Member
*****

Reputasi: 53
Kelamin: Pria
Tulisan: 4.687


My little angels

thifalyumna@yahoo.co.id
Lihat Profil
« Jawab #1 pada: November 27, 2007, 04:48:06 pm »

Malu Aku Jadi Orang Indonesia  tongue
Masuk

ravi_dude
Hero Member
*****

Reputasi: 25
Kelamin: Pria
Tulisan: 1.202


ada apaa??


Lihat Profil Email
« Jawab #2 pada: November 28, 2007, 10:34:12 am »

 Malu Malu
Masuk
藤原佐為
Pengunjung
« Jawab #3 pada: November 28, 2007, 10:57:36 am »

...
...
...
kita sudah terlalu sering dinina bobokan oleh istilah Indonesia kaya
...
...
...

kayaknya ga asing nih dengan kalimat yang ini hee hee
Masuk
wied
Hero Member
*****

Reputasi: 11
Kelamin: Pria
Tulisan: 663


Lihat Profil
« Jawab #4 pada: November 28, 2007, 11:04:07 am »

saya rasa itu bukan budaya kita, tapi memang betul attitude kita...padahal islam mengajarkan hari ini harus lebih baik dari hari kemaren...ayolah kita rubah, paling tidak mulai dari dudungker..
Masuk

"Ojo Rumongso iso,, iso o Rumongso"
bundo_kanduang
Hero Member
*****

Reputasi: 21
Kelamin: Wanita
Tulisan: 1.069


Cantik Gak?????


Lihat Profil WWW
« Jawab #5 pada: November 28, 2007, 01:44:26 pm »

 Malu Malu Malu Malu Malu
Masuk

" Hidup bukanlah untuk hidup, tapi untuk yang maha hidup,
hidup juga bukan untuk mati, tapi sesungguhnya, mati adalah untuk hidup yang sebenarnya".
peLan9i
Full Member
***

Reputasi: 0
Kelamin: Wanita
Tulisan: 199



Lihat Profil
« Jawab #6 pada: Desember 05, 2007, 12:09:21 pm »

jd inget,,,
orangtua saya pernah janjian sama orang jepang jam 6 pagi,,,
taunya jam 5 pagi, mobilnya udah ada di dpan rumah  Nyengir juga Nyengir juga
bisa ditiru,,,   waiting
Masuk

Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,  maka ia menerbangkan debu,,, [Al 'Aadiyaat : 1-4]
smangaaaaaaaaaat!! \(^0^)/
dajal007
Moderators
Hero Member
*****

Reputasi: 28
Kelamin: Pria
Tulisan: 3.066


di atas bumiNya lah kita semua berpijak

dajal007
Lihat Profil WWW
« Jawab #7 pada: Desember 06, 2007, 06:42:27 am »

[ngeyel mode on]
1.Orang Indonesia suka rapat / Seminar-2 di Hotel Berbintang dan membentuk
panitia macam2.
manusia itu bisa erpikir jernih jika sikon disekitar dia membuat nyaman, dan itu basanya ada di hotel atau tempat-tempat yang dikhususkan untuk rapat, tentunya semua perlu biaya. kan setiap kegiatan yang baik itu butuh perencanaan yang matang Nyengir

2. Budaya Jam Karet
wah ini adalah jam langka yang perlu dilestarikan. cuman bisa berkembang dengan baik di Indonesia devil

3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?)
semua kan ada waktunya, ga perlu buru-butu, siapa tau dengan di tunda bisa menemukan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah  peace

4. Umumnya tidak mau turun ke Lapangan
kalo ada tenaga lapangan untuk apa orang kantoran ikut turun juga ke lapangan? ntar di sangka ngambil jatah lagi devil
Masuk

wied
Hero Member
*****

Reputasi: 11
Kelamin: Pria
Tulisan: 663


Lihat Profil
« Jawab #8 pada: Desember 06, 2007, 08:28:42 am »

Pinter amat kang Dajal....provesi pengacara ya....
Ok...masuk akal...(akal bulus maksudnya)... Ketawa Ketawa Ketawa
Masuk

"Ojo Rumongso iso,, iso o Rumongso"
bundo_kanduang
Hero Member
*****

Reputasi: 21
Kelamin: Wanita
Tulisan: 1.069


Cantik Gak?????


Lihat Profil WWW
« Jawab #9 pada: Desember 10, 2007, 11:40:25 am »

eh kang Vian bagi2 artikelnya ya buat nambah2 bahan....... Berkedip Berkedip Berkedip Berkedip

Thanxs ya kang...............
Masuk

" Hidup bukanlah untuk hidup, tapi untuk yang maha hidup,
hidup juga bukan untuk mati, tapi sesungguhnya, mati adalah untuk hidup yang sebenarnya".
helix
Jr. Member
**

Reputasi: 1
Kelamin: Wanita
Tulisan: 79


Lihat Profil Email
« Jawab #10 pada: Desember 12, 2007, 09:48:21 am »

as Indonesian we have to changes our bad habit!!!! Happy Happy Happy
Masuk
ravi_dude
Hero Member
*****

Reputasi: 25
Kelamin: Pria
Tulisan: 1.202


ada apaa??


Lihat Profil Email
« Jawab #11 pada: Desember 12, 2007, 11:18:12 am »

as Indonesian we have to changes our bad habit!!!! Happy Happy Happy

caranya? Bingung namanya juga budaya, katanya orang kan, budaya perlu dilestarikan. sapa tau bisa jadi penghasil devisa  tongue
Masuk
helix
Jr. Member
**

Reputasi: 1
Kelamin: Wanita
Tulisan: 79


Lihat Profil Email
« Jawab #12 pada: Desember 14, 2007, 10:33:25 am »

depends on it, bad or not? if we still like that, our bad habit will be write on historical book and continue to new generation. embarrassing, isn't it?
Masuk
d4vid_r5
Moderators
Hero Member
*****

Reputasi: 35
Kelamin: Pria
Tulisan: 4.316


Dreaming...

d4vid_r5
Lihat Profil
« Jawab #13 pada: Desember 14, 2007, 11:07:59 pm »

2. Budaya Jam Karet

kan,indonesia banyak menghasilkan karet...jadi maklumlahm jam juga pake karet tongue
namanya juga budaya,
moga aja budaya yang ini cepat di maling ama tetangga kita Happy>-
Masuk

Hal paling manis dari berani bermimpi adalah kejadian-kejadian menakjubkan dalam perjalanan menggapainya..
Happy

thanks for all


ravi_dude
Hero Member
*****

Reputasi: 25
Kelamin: Pria
Tulisan: 1.202


ada apaa??


Lihat Profil Email
« Jawab #14 pada: Desember 16, 2007, 01:50:36 pm »

namanya juga budaya,
moga aja budaya yang ini cepat di maling ama tetangga kita Happy>-

iya ya,.. klo yang ini ga usah dipatenkan,.. biarin aja diambil ma tetangga  tongue
Masuk
 
Halaman: [1] 2   Naik
Cetak
Komunitas DUDUNG.NET » TOPIK ISLAMI » Artikel Pilihan »  (Moderator: salendra_kms)Topik: Budaya kita menurut orang Jepang
kelo-lt Theme designed by padexx
« sebelumnya berikutnya »
Lompat ke: