Penulis Topik: lembaran digital  (Dibaca 51310 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
Re: lembaran digital
« Jawab #45 pada: Februari 11, 2008, 08:28:49 pm »
hm... entah sejak kapan, saya sendiri ga tau.

tapi yang jelas, sekarang kayaknya otak ini udah ga setajam dahulu (atau bahkan emang dari dulu ga tajam ya....) minimal saya sudah tak sekreatif dan seinovatif dahulu.

bagusnya hal ini saya ketahui sekarang, beberapa hari sebelum awal smester dimulai. sebab kalo terlambat bahaya sekali. karena ketajaman otak sangat diperlukan untuk smester ini.

skripsi. yups... semoga smester ini adalah smester pamungkas. meski dengan 24 sks yang di dalamnya ada skripsi, nilai-nilai ga boleh di bawah standar lagi. ipk saat ini udah jadi ipk standar untuk anak-anak sospol (padahal awal kuliah ipk dah di atas rata-rata).

bagusnya ada mata kuliah yang saya yakin bisa dapet A. hardware komputer 3 sks, metodologi ilmu pemerintahan 3 sks, skripsi 6 sks, aplikasi IT IV (ICT) 2 sks, total 14 sks, lebih dari setengahnya.

semua bisa dapet A kalo otak ini bisa tajam. karena hampir semua butuh analisa, terutama skripsi. judul yang jadi andalan ada dua, tergantung kebijakan jurusan, kalo pake kebijakan lama "evaluasi penerapan e-government di pemkot bandung" kayaknya keren. kalo pake kebijakan baru "deskripsi website pemerintah tangerang" kayaknya dah lumayan.

ah... semoga segala aktivitas yang sekarang bisa jadi batu loncatan untuk mengasah otak agar bisa tajam, meskipun ga mungkin setajam silet.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
yang di samping jendela (cerpen mode on)
« Jawab #46 pada: Februari 12, 2008, 02:52:54 pm »
alunan merdu suara mangkuk yang dipukul oleh sendok mulai terdengar. tanda penjual bubur keliling mulai mendekat. tak terasa jam digital di bagian pojok kiri bawah layar monitor sudah menunjukkan angka 06:30. lampu depan sudah satu jam lalu tidak menyala lagi.

perlahan tapi pasti, mulai banyak suara yang hilir mudik di telingaku. suara-suara itu diiringi oleh penampakan tubuh-tubuh mungil yang melintas. tubuh-tubuh itu ada yang berjalan sendirian, ada pula yang berpasangan, bahkan ada juga yang ikut dalam rombongan. namun, tak satu pun yang berjalan bersama orang-orang yang lebih tua dari mereka.

penjual bubur telah pergi. meninggalkan tiga buah mangkuk yang pernah digunakan sebagai penampung bubur di sebelah monitor komputer. mungkin dia lupa, kalau aku belum membayar satu mangkuk bubur pun hari ini. mungkin pula dia sudah maklum kebiasaan saya dan teman-teman di akhir bulan. bahkan pernah suatu kali dia tidak mau menerima uang pembayaran dariku, dengan alasan sudah dibayar, ketika ditanya oleh siapa, "oleh saya" jawabnya, sambil tersenyum "2-2-5" kemudian mengerlingkan mata sebelah kanannya. hal yang sama pun pernah terjadi pada penjual mie rebus yang ada di depan sekolah dasar. senyum dan kerlingan mata yang sama, walaupun dengan wajah dan suara yang berbeda. aku pun sempat berpikir, apakah sedang trend bergaya seperti itu, sebab banyak orang yang melakukan itu di depan ku, walaupun pikiran itu hilang sejak tidak ada satu pun hewan yang melakukan hal itu di depan ku.

kini di bagian bawah pojok sebelah kiri telah menunjukkan angka 08:00. aku pun keluar untuk pergi ke warung. "bu, biasa. dua ribu ajah" ucapku. ketika ku mengambil barang pesananku -tiga buah benda, dengan panjang sekitar 10 cm, berwarna coklat gelap, terbungkus plastik, dengan dihiasi gambar mirip kepala kelinci- dan bermaksud memberikan uang, si ibu menolak dengan ekspresi yang sama dengan penjual bubur keliling dan penjual mie rebus, senyum 2-2-5 diakhiri dengan kerlingan mata sebelah kanan.

aku pun kembali ke depan wajah monitor yang masih setia menemani. tanpa menunjukkan tanda-tanda akan mengikuti ekspresi yang menurutku kini mulai aneh dan mewabah. selama beberapa lama kondisi monitor masih tampak normal. namun, tiba-tiba ketika aku membuka halaman salah satu situs, yang muncul hanyalah layar putih yang ditengahnya ada sebuah ikon tersenyum, lima detik kemudian muncul gambar ikon mengerling menemani ikon pertama.

bersambung

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
perjalanan mudik 3 hari 2 malem (lanjutan)
« Jawab #47 pada: Februari 12, 2008, 08:42:35 pm »
jum'at 18 januari 2008

akhirnya, pagi pertama di rumah ortu. setelah sekian lama ga tidur di kasur tercinta di temani nyamuk-nyamuk yang genit. hal pertama yang saya lakukan adalah... nelepon kakak. hari ini rencananya mau jalan-jalan ke bogor, mau nganterin jaket pesanan. jadi, mau minjem motor biar bisa menikmati pemandangan sekaligus ngelepas penat. soalnya kalo naek kendaraan umum pasti ga akan liat apapun, karena setelah 10 menit pertama pasti tidur :D

hari ini kebetulan kakak masuk kerja di daerah lippo, jadi motor cuman bakalan dititipin di tempat parkir. saya janjian jam 1/2 12 harus nunggu di TKP (tempat kejadian pertemuan). karena masih lama, rencananya pagi ini mau nyari program untuk nyelesain tugas pesanan teman yang belom selesai. kata adik sih ada tetangga yang suka beli program di pasar baru. tapi dia lupa di mana pastinya, hanya satu petunjuk tambahan, nama tokonya pinguin. berbekal itu saya nekat pergi ke pasar baru.

singkat kata, saya tidak menemukan toko pinguin, tapi programnya dah dapet. sayangnya waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang. akhirnya segeralah saya mencari angkot untuk bisa ke TKP secepatnya, karena setahu saya estimasi waktu yng dibutuhka ke TKP adalah 45 menit. berhubung sedang ga ada pulsa terpaksa ga ngabarin kakak kalo bakalan telat. setelah tiga kali menerima telepon plus satu telepon dimarahin, akhirnya pukul 11.45 saya dah ketemu kakak, dan langsung dibonceng menuju masjid dan sholat jum'at di sana.

selesai sholat jum'at terjadilah transaksi penyerahan stnk dan kunci motor. "mungkin jam lima baru dibalikin motornya" kata saya. kakak pun menjawab "ya udah ntar titipin aja ke tukang parkir. aa kerja sampe jam tujuh soalnya". akhirnya dari sana sayapun meluncur kembali ke rumah, untuk ngambil jaket sekaligus mengirimkannya sebagain via jasa pengiriman. selesai dari sana saya kembali meluncur menuju bogor. berbekal ingatan jalan-jalan di bogor waktu ngejenguk teman, saya pun mencari posisi seseorang yang memesan jaket.

"darmaga" dan "kampus IPB" itu yang terus saya ingat sepanjang jalan. setelah sampai di kebun raya seya menanyakan dua hal terssebut ke beberapa supir angkot, dan jawabannya selalu sama, "ikutin aja 02 atau 07", namun mungkin karena saya terlalu kreatif atau mungkin karena ga pandai menguntit, akhirny saya kembali menyalurkan hobi saya jika sedang jalan-jalan, yaitu nyasar. buahnya adalah kena tilang karena menerobos lampu merah. yah, mungkin ini karena kurang memperhatikan jalan. untungnya pak polisi sedang baik hati, sehingga saya ga perlu ikut sidang (dah tau artinya kan).

sudah sekitar empat jam saya hanya keliling-kelilng bogor, namun, tempat sasaran belom ditemukan, walaupun dua jam sebelumnya saya sudah sempat menemukan sesuatu yang disebut "darmaga". sayangnya ketika saya menghubungi teman yang dituju, dia tidak mengetahui dimana posisi saya, walaupun sama-sama di darmaga. lalu kembalilah saya mengelana mencari tempat yang dimaksud.

singkat cerita, akhirnya sasaran pun dapat ditemukan, walaupun jika saya lebih telita bisa ditemukan lebih cepat, yaitu ketika pertama kalinya saya menemukan darmaga. ternyara tempat sasaran hanya sekitar 15 menit dari tempat saya menghubungi sasaran setelah sampai di darmaga pertama kalinya.

kini tinggal mengembalikan motor dan menemui kasur tercinta. ada beberapa hal yang mengkhawatirkan saya. pertama, keadaan kini sudah gelap, karena sudah jam 7 malam. kedua kakak saya tidak mungkin pulang dengan angkot, jadi motor mau tidak mau harus segera dikembalikan, dan saya sudah telat sebelum berangkat. ketiga, jalur yang dilalui cukup rawan. terakhir, saya tidak bisa melihat dengan baik di kala malam.

(bersambung)

arif budiman

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.392
  • Reputasi: 71
  • Jenis kelamin: Pria
  • My little angels
    • Lihat Profil
Re: lembaran digital
« Jawab #48 pada: Februari 13, 2008, 11:28:06 am »
kasian kang dajal..
dimarahin lagi dong sama kakaknya  ;D

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
Re: lembaran digital
« Jawab #49 pada: Maret 15, 2008, 09:53:25 pm »
@kang arif
yups... he.... tapi karena kaka saya itu penyabar ya... gitu deh :)

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
jadi wni legal lagi dan perubahan
« Jawab #50 pada: Maret 15, 2008, 10:10:44 pm »
akhirnya setelah hampir satu tahun menjadi WNI ilegal karena kehilangan katepe, kini tepat tanggal 13 maret 2008 saya punya katepe lagi.

banyak hal yang bisa saya lakukan dengan katepe (jadi inget spongebob yang lagi disuruh bikin tulisan tentang apa yang dilakukan saat lampu merah :D ). yang pertama dan utama adalah memperbaharui buku tabungan yang udah enam bulan ga diprint out :D . terus saya bisa bikin sim lagi (bukan surat ijin menikah ya...), soalnya yang dulu, ikutan menghilang bersama katepe.
dan, alasan saya bikin katepe adalah agar saya bisa ngajuin aplikasi kredit laptop. dari laptop ini semoga bisa dijadikan ladang usaha. rencananya mau ngajar privat komputer. sebagai perluasan usaha tekeyeng almighty computer as my personal company.

semoga katepe ini ga ikutan menghilang seperte katepe yang sebelumnya.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
taarufnya dajal
« Jawab #51 pada: Maret 15, 2008, 10:12:02 pm »
bismillah

untuk moderator maaf kalo thread ini dirasa salah room, tapi saya harap jangan dipindah.
maaf juga kalo terkesan main-main karena ini serius

Nama:dajal007 (id aja ya... soalnya kalo nama lengkap takut terkenal, kan repot, apalagi kalo becek dan ga ada ojek -->pake gaya cinta laura)
tempat lahir:di kasur tempat ibu saya melahirkan
tanggal lahir:maaf karena saya pelupa, saya lupa kapan tepatnya saya lahir
alamat:alhamdulillah masih diterima di bumi
hobi :makan, tidur, bernapas dan pacaran dengan komputer
cita-cita:jadi presiden yang benar dan baik sebagaimana EYD yang harus dipergunakan dengan benar dan baik
pendidikan terakhir:masih belajar di universitas kehidupan
pekerjaan:hamba 4JJ1
ciri-ciri:berhidung, bermulut, bertelinga, berkepala. intinya memiliki anggota tubuh yang lengkap sebagai mana manusia pada umumnya
karakterisitik:pemalu dan terkadang malu-maluin tapi ga pernah bawa palu. pendiem kalo lagi bengong. bebas tidur, maksudnya bisa tidur dimana aja, kapan aja, dan bagaimana aja. pelupa stadium kronis
status:masih diakui sebagai manusia
jenis kelamin:masih merasa sebagai laki-laki

bersambung...
« Edit Terakhir: Maret 25, 2008, 07:52:58 pm oleh dajal007 »

d4vid_r5

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.926
  • Reputasi: 40
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dreaming...
    • Lihat Profil
Re: lembaran digital
« Jawab #52 pada: Maret 15, 2008, 10:17:07 pm »
..... untungnya pak polisi sedang baik hati, sehingga saya ga perlu ikut sidang (dah tau artinya kan).

baru baca ini,jadi baru komentar :D

kena brapa duit tuh kang? :D

:->-

semoga katepe ini ga ikutan menghilang seperte katepe yang sebelumnya.
amiiin

waktu bikin KTP..g ada "sidang sidangan" lagi kan? ;))
jenis kelamin:masih merasa sebagai laki-laki
aslinya? :D

ditunggu kelanjutannya ;)

dark_elf

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.562
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • rule the world
    • Lihat Profil
Re: lembaran digital
« Jawab #53 pada: Maret 15, 2008, 10:31:35 pm »
wah kang,,, jangan terlalu sering didepan komputer

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
Re: taarufnya dajal
« Jawab #54 pada: Maret 24, 2008, 08:12:27 am »
cita-cita:jadi presiden yang baik dan benar sebagaimana EYD yang harus dipergunakan dengan baik dan benar

EYD nya salah kang (yang dibold)
harusnya benar dan baik

benar dulu, kemudian baik.


btw, ta'arufan buat apa nih?
cari sahabat atau 'sahabat' ? [oon-mode:ON]  :-??

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: lembaran digital
« Jawab #55 pada: Maret 25, 2008, 12:17:16 pm »
testi untuk akh dajal...
jangan tersinggung ya  :)

pertama kenal akh dajal, akhir tahun 2005...
mungkin belum lama, baru 2,5 tahun berselang...
lucu, baik, rame, cerdas dan agak misterius...
awalnya adalah rekan sesama "orang gila" di forum ini...
pembagiannya... ane 1/4 gila & akh dajal 3/4 gila  :D
tapi sekarang ane serahkan sepenuhnya ke antum semua deh akh  :D

sempat sangat akrab sekali...
hingga seiring berjalannya waktu terputus komunikasi sama sekali...
sama seperti nasib persahabatan ane dgn beberapa dudunger...
sekarang sepertinya sudah mulai akrab lagi (atau cuma ane yg merasa begitu ya, sekedar ngaku-ngaku  :D )

tetep semangat ya akh...
sukses untuk skripsinya...  :great:

dark_elf

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.562
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • rule the world
    • Lihat Profil
Re: lembaran digital
« Jawab #56 pada: Maret 25, 2008, 06:13:23 pm »
kang dajal, yang serius skripsinya.
jangan ol mulu

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
Re: lembaran digital
« Jawab #57 pada: Maret 25, 2008, 07:48:26 pm »
@kang david
kena brapa duit tuh kang? :D

:->-
ada deh... ;))


waktu bikin KTP..g ada "sidang sidangan" lagi kan? ;))
atas bantuan ibu, alhamdulillah nggak :D


aslinya? :D
tebak aja >:)


@kang sai
ooo.... benar dulu baru bai ya.... ok deh

bey de wey ani wey bus wey,
kalo saya taarufan dengan data itu, ada yang mau nerima saya jadi suami ga ya? :p


@teh chandra
testi untuk akh dajal...
jangan tersinggung ya  :)
tersinggung, for what? :D


pertama kenal akh dajal, akhir tahun 2005...
mungkin belum lama, baru 2,5 tahun berselang...
ooo.... baru 2,5 tahun ya... saya mah ga inget lagi :D


lucu, baik, rame, cerdas dan agak misterius...
yupe, that's me. especially that in the bold >:)


awalnya adalah rekan sesama "orang gila" di forum ini...
pembagiannya... ane 1/4 gila & akh dajal 3/4 gila  :D
tapi sekarang ane serahkan sepenuhnya ke antum semua deh akh  :D
ga mau ah... saya ga mau mengotori 1/4 bagian otak saya yang super jenius.
otak saya tetap masih memiliki perbandingan 3/4 gila dan 1/4 jenius


sempat sangat akrab sekali...
hingga seiring berjalannya waktu terputus komunikasi sama sekali...
sama seperti nasib persahabatan ane dgn beberapa dudunger...
sekarang sepertinya sudah mulai akrab lagi (atau cuma ane yg merasa begitu ya, sekedar ngaku-ngaku  :D )
hm... kita pernah akrab sekali ya? maaf, tadi anda siapa? (bechandra teh :->- )


tetep semangat ya akh...
sukses untuk skripsinya...  :great:
makasih... n sama-sama. ayo kita capai target masing-masing.


@kang dark elf
wah... ga mungkin kang....
minimal 8 jam sehari dan 5 hari seminggu, saya harus bercengkrama dengan komputer, ditambah lagi, sepanjang waktu tersebut, saya harus OL untuk mengetahui kondisi koneksi internet di warnet. saya kan operator warnet.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
Re: lembaran digital
« Jawab #58 pada: Maret 25, 2008, 08:03:14 pm »
kembali lagi menghadapi minggu sibuk.
di tengah kesenggangan ngurusin pengajuan judul skripsi, saya tertuntut untuk ngebantuin persiapan dan pelaksanaan pendidikan jurnalistik dasarnya UKPM Birama (persma kampus unikom). bukannya sok jagoan, tapi tampaknya para panitia masih ngeblank untuk urusan birokrasi kampus, dan hampir segala hal terkait PJD. ya... ini adalah salah satu kesalahan amglatan saya yang kurang mempersiapkan angkatan penerus, mungkin juga ini adalah dampak dari potong generasi yang sempat diterapkan.

sayangnya lagi, di tengah kesibukan itu, kacamata kesayangan saya yang cuma satu-satunya itu rusak, dan belum ada pos anggaran untuk ngebenerinnya.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
kisah tentang seorang ibu
« Jawab #59 pada: April 02, 2008, 06:50:51 pm »
malam ini aku teringat dengan seseorang
dia hanyalah seorang manusia biasa
dia tidak memiliki kemampuan manusia super
perjalanan hidupnya pun biasa saja. tak ada yang istimewa
namun ada hal yang spesial dalam dirinya, karena dia adalah.....

ibu

tidak peduli dia adalah ibuku, ibu mu, ibunya atau ibu siapapun
yang jelas, setiap seorang ibu adalah makhluk yang spesial

tahukah dimana spesialnya?

mungkin kamu tidak ingat ketika ibu kita sedang dalam masa mengandung
sembilan bulan, ya... kurang lebih sembilan bulan
selama kurang lebih sembilan bulan ia selalu membawa kita
membawa kita kemanapun dia pergi, tidak, bukan kemanapun
dia selalu membawa kita KAPAN PUN
ke pasar, ke rumah tetangga, ke kamar tidur, ke dapur, atau ke kamar mandi.
saat makan, saat memasak, bahkan saat tidur
kita tidak pernah bisa ia tinggalkan, atau sekadar dittipkan
tahukah, apa yang dia rasakan?
bukannya keluhan atau rasa ketidaksukaan lainnya
ia justru bahagia karena memiliki dirimu

saat tiba masanya untuk melahirkan,
tahukah apa yang ia rasakan?
bukan rasa sakit, bukan rasa tersiksa, bukan rasa takut kehilangan nyawa,
ia justru merasa sangat bahagia, karena akan segera melihat dirimu
tahukah apa yang ia cemaskan?
bukan perubahan bentuk tubuhnya nanti, bukan itu.
yang dia cemaskan adalah kondisi diri kita
apakah nanti kita akan bisa hidup. apakah nanti anggota tubuh kita sempurna.
yang ada dipikirannya hanya kebaikan untuk diri kita
dia memilih untuk mengutamakan hak hidup kita daripada hak hidup dirinya
bayangkan, dia rela mati agar kita bisa tetap hidup.

setelah melahirkan,
saat kita belum bisa makan sendiri, saat kita belum bisa mandi sendiri, saat kita belum bisa mengganti pakaian sendiri, saat kita hanya bisa menangis, menangis dan menangis. siapakah yang megurusi kita? ya, dia ibu kita. dia selalu siap sedia menyusui kita, saat kita meminta.

saat tengah malam, ketika kita mengompol dan kemudian menangis, ibu kita dengan sigapnya mengganti popok kita, padahal dia baru tidur beberapa menit.

dia selalu memperhatikan asupan gizi kita. dia selalu memperhatikan kebersihan kita. dia selalu memperhatikan penampilan kita. dia selalu memperhatikan kenyamanan tubuh kita, meskipun itu menyita waktu istirahatnya, waktu kesenangannya. apakah dia mengeluh? tidak, justru dia sangat bahagia.

namun, apa yang terjadi ketika kita sudah mulai bisa berjalan, apa yang terjadi saat kita sudah bisa makan sendiri, apa yang terjadi saat kita sudah bisa berbicara, apa yang terjadi saat kita sudah mulai mengerti tentang dunia ini.

bersambung