Penulis Topik: Kemajuan Semu Yang Menipu  (Dibaca 953 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

chusni@_maniez

  • Pengunjung
Kemajuan Semu Yang Menipu
« pada: Juni 17, 2007, 12:52:48 pm »
Kehancuran Dibalik Kemajuan Semu Yang Menipu
Sebuah Renungan tentang kemuliaan wanita dalam Islam dan tinjauan syar'i bila wanita memasuki dunia militer

[RESENSI]

Dalam Shahih Muslim dari hadis Abu Said Al-Khudri radiyallaahu 'anhu bahwasanya Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Karenanya hati-hatilah kalian terhadap dunia dan hati-hati terhadap wanita karena awal fitnah yang menimpa Bani Israil adalah pada wanita mereka"

Oleh karena itu, Allah memerintahkan para wanita untuk berdiam dalam rumahnya, menempa diri dengan berbagai amalan Islami dan memperbanyak ibadah kepada Rabbnya. Namun.... tatkala mereka lalai dan mengabaikannya, fitnah dna kerusakan akan senantiasa menyertai langkah kakinya, terlebih lagi apabila keluarnya tanpa tujuan syar'i, sendiri tanpa mahram yang menemani, maka apa yang akan terjadi...

Terlalu banyak jerat musuh Islam dan Muslimin yang dipasang guna menghinakan wanita, banyak perangkap yang ditebar guna menodai martabat wanita, banyak umpan yang disajikan guna menelanjangi kehormatan wanita. Dengan daih menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita, mereka dipekerjakan di luar rumahnya, dengan dalih emansipasi wanta, mereka ditempatkan pada posisi yang tinggi (pada kacamata duniawi) namun sebenarnya rendah dan hina (dari sisi ukhrowi)

Melalui risalah ini Asy Syaikh Yahya bin Ali al Hajuri hafidzahulllah membimbing para wanita untuk mengetahui betapa agungnya hak mereka, dijunjung tinggi martabatnya dalam syariat Islam bersamaan dengan posisi mereka sebagai fitnah di alam ini. Juga beliau hafidzahullah mengungkapkan fakta dampak negatif tatkala wanita meninggalkan rumahnya, terkhusus apa yang akan terjadi tatkala wanita terjun di dunia militer bersama laki-laki yang bukan mahramnya.? Para wanita akan mendapatkan pelajaran sekaligus peringatan dari nash-nash yang beliau bawakan, juga dari peristiwa dan kejadian yang beliau paparkan. Semoga dengan risalah inipara wanita banyak mengambil faedah dan ibroh, sehingga menyadarkan mereka untuk kembali ke tempat mereka yang maan dan terjaga, yaitu di rumah walinya atau rumah suaminya.

[INFO BUKU]

Penulis : Asy Syaikh Abu Abdirrahman Yahya bin Ali Al Hajuri | Penerbitan Asli : Daarul Atsar, Shan'a-Yaman | Penerjemah : Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah | Cetakan : Pertama Safar 1426 H | Penerbit : Pustaka Al Haura' | Ukuran : 14,5 cm x 20,5 cm | Jumlah Halaman : 204 | Cover : Kertas ivory cetak berwarna lapis dov | Kertas Isi : HVS | Berat : 200 gram | Jumlah | Grosir : 3 | Diskon Grosir : 25% | Harga : Rp19.500