Penulis Topik: witing trisno vs jatuh cinta  (Dibaca 966 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

khusaini

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 30
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • just a lone man
    • Lihat Profil
witing trisno vs jatuh cinta
« pada: Mei 05, 2007, 11:41:34 pm »
mungkin buat antum yg bukan orang Jawa akan bingung maksud dari judul di atas. Tapi bukan tujuan saya untuk buat antum bingung. Saya cuma mau cerita aja.
witing trisno dalam bahasa indo bisa diartikan tumbuhnya cinta. Berkebalikan dengan filosofi bahasa indo, filosofi org jawa dlm memaknai cinta dlm bgt! Cinta itu ibarat bibit tanaman. kembali pada kaidah bahwa semua ciptaan Allah adalah tidak ada yang sia2, begitu pula cinta diibaratkan benih suatu tanaman yang tumbuh dlm hati kita. Kalau kita merawat dan memanfaatkannya dg baik, maka tumbuhan itu akan berbuah kebaikan bg kita. Seperti alang2 yg bg banyak org tidak ada manfaatnya, tapi bila dimanfaatkan malah bisa jadi obat. Begitu jg cinta. Klau kita memeliharanya dg baik, yg pasti cinta itu akan berbuah manis. Betapa positifnya pandangan ini.
Sementara itu, "jatuh cinta" punya makna kebalikannya. Penggunaan kata "jatuh" membuat ungkapan ini mempunyai nilai filosofis yg kurang baik. Jatuh lebih identik dengan hal2 yg tidak baik, tidak menyenangkan, dan mungkin menyebalkan.
Itulah mengapa, saya lebih suka bilang "winiting trisno :x", ditumbuhi cinta, daripada "jatuh cinta =((".