Penulis Topik: Tips-tips di dapur  (Dibaca 49572 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #45 pada: Agustus 08, 2008, 12:26:49 am »
Trik Memilih Kitchenware

    * Tentukan fungsi utama dapur. Jika ingin membangun kitchen yang lengkap dan praktis, Anda bisa saja membeli perangkat dapur lengkap (kompor, cookerhood, microwave, oven, dan dishwasher). Jika ingin “sekadarnya”, cukup pilih sesuai kebutuhan.

    * Perhatikan lokasi penempatan. Jika ingin “menanam” perabot, pilih yang berspesifikasi built-in. Perabot berspesifikasi ini rata-rata memiliki lubang penghawaan menghadap ke depan. Hindari menempatkan perabot yang tak sesuai spesifikasinya.

    * Pertimbangkan pasokan daya listrik. Rata-rata kitchen ware elektronik memakan daya listrik ratusan hingga ribuan watt. Hindari membeli perabot yang membutuhkan pasokan daya listrik lebih besar dari pasokan daya listrik rumah karena keberadaannya akan sia-sia.

Sumber: http://www.ideaonline.co.id/article.php?name=/trik-memilih-kitchenware&channel=peralatan_rumah%2Fperabot_dapur

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #46 pada: Agustus 08, 2008, 12:27:13 am »
Kiat Memilih Buah

Bagi penggemar buah, memilih buah di toko tentunya jadi hal gampang-gampang susah. Kecuali Anda punya kebun buah-buahan sendiri atau membeli dari petani di pasar lokal, yang bisanya menjual buah ‘matang sempurna’ dan juga masih segar dipetik dari pohon. Namun, untuk yang hidup diperkotaan, toko buah tentunya satu-satunya pilihan yang mudah. Masalahnya, toko-toko ini biasanya menyediakan buah-buahan yang dipasok dari tempat yang jauh, bisa diimpor atau dikirim dari pedesaan. Meski dalam pengiriman, buah-buah itu dilindungi dengan bahan keras supaya tidak rusak saat sampai tempat tujuan, namun tidak menjamin buah-buahan ini tidak cacat.

Tidak semua buah dipanen setelah matang. Namun bisa jadi lebih lunak, berair, dan tidak asam, dan getahnya berubah jadi rasa manis setelah buah ini dipetik. Jadi, sangat penting memilih buah dengan kualitas terbagus saat Anda berbelanja di toko buah. Ada berjenis buah-buahan yang tak perlu dimatangkan di rumah, diantaranya : jeruk, anggur dan nanas. Buah-buah ini harus segera di masukan lemari pendingin atau jadi busuk.

Sedang buah-buahan yang harus dimatangkan di rumah diantaranya: Pisang, buah pir, pepaya dan kiwi. Buah-buahan jenis ini memancarkan gas ethylene, yang mempercepat proses kematangan. Tempatkan buah jenis ini di kantong kertas dan tutup bagian atasnya untuk membantu gas ini tak menguap keluar, dan membuat buah matang lebih cepat. Pisang, pada umumnya banyak menghasilkan gas ethylene, jadi jika ditutup dalam kantong kertas bersama buah-buah lainnya, akan mempercepat proses pematangan. Periksalah secara teratur, untuk menghindari buah jadi busuk.

Setelah masak, letakan di tempat dingin dan lembab. Tapi, buah-buahan ini juga butuh ruang untuk ‘bernafas’, jadi jangan dibungkus dalam tas plastik. Buka plastik dari supermarket sebelum meletakannya di lemari pendingin.

Berikut panduan untuk memilih buah di toko buah:

Apple
Buah ini seharusnya keras jika ditekan dan renyah saat digigit. Jika anda dapat menekan permukaan buah dengan jari, ini pertanda akan terasa mengecewakan jika dimakan. Buah ini mungkin hanya dapat bertahan selama beberapa minggu di lemari pendingin.

Pisang
Buah ini harusnya berwarna kuning atau hijau tanpa ada kecoklatan. Pisang termasuk jenis buah yang cepat matang, jadi pilihlah yang masih setengah matang. Berlawanan dengan kepercayaan populer, Anda bisa menyimpannya di lemari pendingin setelah buah ini matang. Kulitnya mungkin akan berubah warna jadi kegelapan, tapi di dalam rasanya masih tetap enak.

Melon
Buah ini biasanya dijual dalam keadaan cukup keras pada permukaannya. Namun, beberapa diantaranya mungkin sudah sangat masak, tapi sebagian lainnya belum sampai masak. Matangkan buah ini selama beberapa hari di ruang bertemperatur. Tapi saat memilih, hindari melon yang bagian kulitnya lembek.

Anggur
Buah ini dalam kondisi paling segar saat masih terletak pada tangkainya. belilah anggur yang masih menempel pada tangkai yang berwarna hijau. Hindari memilih buah anggur yang berkerut dan lembek, itu menandakan sudah hampir busuk. Buah ini dipetik dalam keadaan masak, jadi langsung masukan lemari pendingin setelah membeli atau setelah beberapa saat.

Kiwi
Buah ini masak dengan baik secara keseluruhan, tapi berproses secara perlahan, jadi belilah kiwi seminggu sebelum Anda menggunakannya. Pilih buah yang gemuk dan padat tapi jangan diguncang terlalu kuat.

Jeruk
Buah ini memiliki penjagaan kualitas luar biasa. Biasanya jeruk dipetik saat sudah matang. Pilihlah buah yang tidak lembek dan berkulit mulus. Warna kulit tidak menjamin akan rasanya. Buah yang berukuran kecil hingga sedang biasanya terasa lebih manis dari pada yang lebih besar. Simpan buah jeruk ditempat yang sejuk, dan ini akan bertahan hingga beberapa minggu.

Pir
Buah ini layak dibeli saat dalam keadaan masih keras, tapi akan matang dengan cepat jika ditaruh di dapur Anda. Saat terasa agak empuk saat ditekan, waktunya Anda memindahkan buah ini ke lemari pendingin atau di sajikan.

Nanas
Kunci untuk mempertahankan rasanya, jangan menantinya terlalu matang untuk disantap. Pilih buah nanas yang berwarna kuning cerah, yang tidak terlalu keras, dan beraroma manis. Pilih yang gemuk dan berat. Hindari yang warna kuningnya memudar, layu atau terlihat kecoklatan, atau terlihat kering pada keseluruhan bagian.

Semangka
Untuk memilih buah ini, ketukan jari Anda pada buahnya, kalau terdengar suara bergema, buah itu yang terbaik. Putar semangka hingga Anda temukan titik bekas tangkainya. Jika berwarna kekuningan, semangka itu telah benar-benar matang, jika berwarna putih berarti belum matang. Setelah dipotong, sisa buah harus dimasukan kulkas dan dapat dimakan dalam beberapa hari.
Dengan beberapa tips yang kami sajikan di atas, kami harap Anda dapat memilih buah yang sempurna, menghindari buah yang busuk dan cacat. Selamat mencoba!

Sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #47 pada: Agustus 08, 2008, 12:28:32 am »
Mendeteksi Kebocoran Gas

Beberapa cara untuk mendeteksi kebocoran gas :

   1. Gas cair yang terdapat dalam kompor gas tidak berbau. Kalau kemudian kita mencium bau khusus dari gas tersebut,  itu dikarenakan pada gas sudah ditambahkan semacam odoran (zat penimbul bau). Itu dimaksudkan agar kita langsung “terjaga” begitu mencium aroma tersebut. Sehingga, kita tidak melakukan hal - hal yang bisa membuat gas meledak.

   2. Kebocoran bisa disebabkan karena kompor tidak tertutup rapat, selang bocor, sambungan selang atau kompor tidak rapat, atau regulator tidak bekerja dengan baik.

   3. Apabila anda mencium bau gas, segera buka pintu dan jendela. Lalu, cabut regulator yang terpasang dan matikan keran kompor. Jangan lupa, jangan sekali - kali menyalahkan saklar listrik, korek api ataupun membawa lilin atau korek api yang menyala.

   4. Kemudian, segera cari sumber kebocoran. Cara mencarinya sama dengan cara tukang tambal ban mencari sumber kebocoran. Oleskan air sabun pada bagian yang diduga mengalami kebocoran. Pada bagian yang bocor, lapisan sabun  akan menggelembung.

   5. Usahakan agar tidak menyemprot api dengan air atau pemadam kebakaran lainnya. Cara ini memang bisa mematikan  api. Namun gas yang masih mengalir malah berpotensi menimbulkan ledakan. Jadi, cara yang terbaik adalah  menghentikan aliran gas dengan menutup keran kompor. Agar tabung tidak ikut meledak, basahi tabung dengan air dingin atau karung basah.

Sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #48 pada: Agustus 08, 2008, 12:29:03 am »
Tips Menyimpan Makanan Kaleng

Trik memilih makanan kaleng yang “baik” mungkin sudah sering Anda terapkan saat berbelanja. Tapi, tahukah Anda bahwa cara penyimpanan yang baik juga menentukan umur makanan kaleng? Nah, agar tetap aman dikonsumsi dalam waktu cukup lama, beberapa tips berikut ini mungkin perlu Anda simak:

   1. Pastikan kemasan dalam kondisi bersih dan tersegel baik sebelum disimpan.

   2. Pilihlah tempat penyimpanan yang bersih, kering, sejuk dan mempunyai temperatur ruang yang stabil, misalnya di dalam lemari, kabinet dapur atau rak tertutup.

   3. Agar makanan kaleng tidak tersimpan terlalu lama, pilihlah tempat yang
mudah dijangkau dan sering Anda gunakan sebagai tempat penyimpanan. Hindari menyimpannya di tempat yang tersembunyi, gelap, terlalu dekat dengan lantai atau langit-langit ruangan.

   4. Simpan makanan kaleng Anda dengan aturan seperti berikut: Kelompokkan produk berdasarkan jenis makanan yang dikalengkan. Letakkan produk yang baru Anda beli di belakang produk lama. Susun produk berdasarkan tanggal kadaluwarsa terdekat. Bila perlu, tulis waktu kadaluwarsanya pada secarik kertas dan tempelkan di atas label produk, menghadap keluar.

   5. Untuk makanan kaleng yang kemasannya sudah terbuka, sebaiknya simpan dalam kulkas. Jangan lupa, rapatkan kembali kemasannya atau pindahkan ke dalam wadah tertutup lainnya.

Sumber: www.tabloidnova.com

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #49 pada: Agustus 08, 2008, 12:29:25 am »
Manfaat Dan Tips Jus Wortel

Selama ini wortel dikenal sebagai sayuran yang bisa juga jadikan jus. Jus wortel memiliki banyak manfaat bagi kita untuk usia yang masih dini. Selain itu, jus wortel juga punya berbagai manfaat untuk kesehatan.

Warna kuning/oranye dari wortel menunjukkan kandungan karotin. Jus wortel memiliki efek terhadap kesehatan. Minum jus wortel juga bagus untuk efek pembersihan liver dengan kandungan vitamin A yang ada dalam sayuran ini. Vitamin A mengurangi empedu dan lemak di dalam liver.

Dalam wortel juga ada kandungan vitamin E, yang membantu mencegah kanker. Jus wortel yang dicampur dengan susu juga merupakan vitamin A ideal untuk bayi. Jus wortel juga cocok dicampur dengan jus buah lainnya. Gangguan sakit-sakit di usia tua pun juga dapat terbantu dengan rutin minum jus wortel tiap hari.

Jus wortel juga bagus diminum ibu hamil. Kandungan Beta carotene dalam buah ini juga merupakan anti oksidan, yang bagus buat ibu dan calon bayinya. Selain itu anti oksidan juga membantu memperlambat proses penuaan. Buah lain yang kaya anti oksidan adalah berry. Kedua buah ini bisa dijus bersama-sama atau secara terpisah.

Manfaat Jus Wortel

    * Jus wortel berguna sebagai anti-inflammatory dan menyegarkan kulit.
    * Jus wortel dapat membantu mencegah kanker
    * Jus wortel membantu memudarkan bercak-bercak di kulit
    * Jus wortel yang dikonsumsi tiap hari mampu mengatasi kulit kasar karena bercak dan pigmentasi

Mungkin bagi sebagian orang jus wortel terasa tak enak, tapi demi kesehatan dan melihat manfaatnya tak ada salahnya untuk dicoba. Selamat mencoba!

Sumber: KapanLagi.com

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #50 pada: Agustus 08, 2008, 12:29:46 am »
Lima Belas Langkah Memasak Sehat

   1. Jaga supaya lantai sampai bagian dalam lemari dapour tetap kering, bersih dan rapi.
   2. Jangan pernah merokok di dapur, khususnya saat menyiapkan atau menangani makanan.
   3. Jaga supaya permukaan meja dapur, saluran air, dinding, lantai, peralatan masak, serta alat-alat makan dalam keadaan bersih dan kering. Disinfeksi alat-alat masak dengan air hangat dan detergen sesering mungkin, serta segera lap tumpahan makanan.
   4. Jauhkan binatang peliharaan dari dapur. Janganpernah biarkan mereka keliaran di dapur dan ikut “bekerja” bersama anda.
   5. Jika sedang sakit, misalnya sakit perut atau flu, sebaiknya anda tidak menangani makanan.
   6. Sebelum mengolahj makanan, lepaskan perhiasan, termasuk cincin dan jam tangan. Cuci tangan dengan air hangat dan deterjen. pastikan juga kuku jari tangan sudah terpotong rapi. Cuci tangan sekali lagi setiap kali selesai menangani bahan makanan mentah, ke toilet, atau setelah membersihkan sampah atau memegang binatang peliharaan.
   7. Balutlah luka iris dengan kain atau plester steril yang tahan air. Gantilah kain atau plester itu setiap hari sampai luka sembuh.
   8. Lapisi tempat sampah dengan plastik belanja yang masih utuh. Buanglah sampah setiap kali pekerjaan dapur selesai. Cuci dan keringkan tempat sampah sebelum memasang kantrubng plastik yang baru.
   9. Hindari “menyampah” di meja dapur, dekat dengan makanan matang atau dekat makanan yang sudah diolah.
  10. Segera buang sisa-sisa cucian piring seperti remeh-remeh makanan, tulang ikan dan lain-lain. Jangan menunggu sampai banyak. Karena sisa makanan cepat membusuk dan bisa menyebarkan penyakit.
  11. Saat menangani makanan, gunakan celemek yang bersih, baju lengan pendek atau lengan panjang  yang digulung rapi. ikat rambut ke belakang, jangan sampai tergerai atau menutupi wajah.
  12. Bersihkan permukaan meja dan peralatan dapur, pisau misalnya, pada tiap tahap penanganan bahan pangan. Jangan menggunkaan peralatan yang sama untuk menangani bahan pangan mentah dengan makanan masak, kecuali sebelumnya telah dicuci bersih dan dikeringkan. Lap permukaan kaleng dari makanan kaleng sebelum dibuka, dan bersihkan debu dan kotoran yang melekat.
  13. Gunakan sendok untuk mencicipio masakan. jangan gunakan jari atau telapak tangan. Gunakan sendok sekali saja dan jangan diulang-ulang, kecuali dicuci lebih dahulu.
  14. Cuci peralatan masak dan alat-alat pemotong dengan air hangat dan deterjen. Bilas secara menyeluruh dan tiriskan sampai mengering sendiri, atau bisa juga menggunakan lap bersih.
  15. Ganti dan cucilah pakaian, celemek, lap tangan, serta lap untuk menangani makanan, idealnya setiap hari. Setelah digunakan, rendamlah telenan, baik yang plastik atau kayu dengan air panas dan detergen.

Sumber ; Ibu & Anak, Maret - April 2008

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #51 pada: Agustus 08, 2008, 12:30:11 am »
Tips Menyimpan Gula Merah

    * Agar gula terhindar dari semut, masukkan cengkih ke dalam wadah penyimpanannya.

    * Gula merah tidak akan menjadi keras apabila di wadah penyimpanannya ditaruh potongan apel. Jika terlanjur mengeras, ambil sepotong apel, masukkan ke wadahnya, kemudian tutup rapat - rapat. Biarkan beberapa jam, gula akan menjadi lembut kembali. Atau, masukkan saja kedalam sebuah kantong plastik tertutup. Taruh satu potongan apel segar di dalamnya dan simpan di tempat yang sejuk. Cara lain untuk melembutkan kembali, masukkan ke dalam microwave selama beberapa detik. Atau, gunakan dengan cara memarutnya memakai parutan keju.

    * Gula merah bakal tahan lama dan tidak menjadi keras, jika disimpan di freezer dengan membungkusnya dengan kantong plastik (2 kali pembungkus). Jika akan dipakai, keluarkan 15 menit sebelumnya, lalu sisanya simpan ke dalam freezer. (Lezat/Dv).

Sumber: www.lautanindonesia.com

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #52 pada: Agustus 08, 2008, 12:30:50 am »
Tip Membuat Jus Lebih Segar

Agar jus buah dan sayuran yang Anda buat lebih menggoda selera. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

    * Kualitas Bahan. Pilih buah yang matang dan segar agar mendapatkan rasa prima. Biasanya buah terlalu muda akan menghasilkan warna jus pucat dengan rasa asam tajam. Sedangkan buah kelewat matang, teksturnya terlalu lunak dengan aroma menyengat. Untuk jus sayuran, pilih sayuran segar dan cuci yang bersih sebelum dihaluskan/diperas.

    * Variasi Bahan. Jus akan lebih menarik penampilanya jika dikombinaskan dengan buah-buahan yang berbeda warna. Misalnya semangka dipadu dengan nenas dan melon. Gradasi warna merah, kuning dan hijau membuat penampilan jus semakin menggoda selera. Jangan takut untuk mengkombinasikan buah-buahan dengan rasa dan aroma kontras. Seperti durian dipadu dengan sirsak atau jeruk, rasa manis dan legit dari buah durian semakin terasa lezat dengan sentuhan rasa asam segar dari buah jeruk atau sirsak. Sebaliknya jangan mencampur buah dengan aroma sama-sama tajam/kuat, seperti nangka dengan durian.

    * Tambahkan Air Jeruk Lemon. Tambahkan beberapa sendok makan air jeruk lemon pada saat memblender semua jenis juice buah. Selain memberikan sensasi rasa asam segar, air jeruk juga membantu menghilangkan aroma dan rasa kurang enak pada buah-buah tertentu, seperti alpokat, pepaya dan jambu biji.

    * Teknik Pembuataan. Sebagian orang menyukai juice yang dibuat dengan cara meblender buah dengan es batu secara bersamaan. Padahal teknik memblender buah tanpa es batu kemudian didinginkan dalam kulkas akan menghasilkan juice dengan rasa dan aroma yang lebih segar dan enak.

    * Sajikan Segera Selagi Dingin. Jangan lupa sajikan dalam kondisi dingin, selain terasa lebih segar suhu rendah membantu vitamin C yang terkandung di dalam jus tetap berkualitas baik.

    * Tambahkan Garnis. Agar jus buatan Anda lebih menarik, tambahkan sentuhan garnis seperti potongan buah-buahan, daun mint atau ceri di atasnya.

Sumber : http://id.88db.com/id/Knowledge/

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #53 pada: Agustus 08, 2008, 12:31:18 am »
Tips Menyimpan Makanan Agar Tidak Cepat Rusak

Anda mungkin pernah membuang makanan dengan berat hati karena makanan itu busuk atau basi. Untuk membuat makanan agar tetap segar lebih lama, cobalah cara penyimpanan berikut ini.

    * Simpan sesuai temperature, Kita umumnya menyimpan semua buah da sayuran di dalam kulkas. Padahal buah dan sayuran tertentu justru rusak jika disimpan di dalam temperature dingin. Contohnya labu, tomat dan jeruk.

    * Simpan produk kering di kulkas. Produk kering seperti terigu, maizena, padi-padian (grain) cenderung mengundang serangga yang merusaknya sehingga tak bisa dipakai lagi. Untuk mencegah kerusakan simpan di dalam kulkas atau freezer yang membuatnya aman dari hama.

    * Simpan buah dan sayuran secara terpisah. Kita sering menyimpan buah bersama dengan sayuran di dalam kotak crisper di dalam kulkas. Beberapa jenis buah, termasuk apel, mengeluarkan gas yang disebut ethylene. Gas ini membuat sayuran lebih cepat matang. Jadi, simpan buah dan sayuran secara terpisah sehingga sayuran tidak cepat matang.

    * Agar pisang tidak cepat busuk. Pisang matang yang disimpan dalam suhu kamar menjadi cepat busuk. Agar tahan lama, simpan pisang matang di dalam kulkas. Kulit pisang memang berubah jadi coklat, tapi daging buah bertahan lebih lama.

    * Agar makanan bertahan lebih lama. Pindahkan makanan yang tidak habis dimakan ke dalam kotak atau wadah penyimpanan makanan kedap udara. Lalu simpan di kulkas.

Sumber:  www.bayi-online.com

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: Tips-tips di dapur
« Jawab #54 pada: Agustus 08, 2008, 12:32:06 am »
Aneka Tips Lainnya di Dapur

   1. Punya buku resep tebal dan Anda tak menyusunnya secara rapi? Nah, gunakan jepitan kertas (paper clip) warna-warni untk menandai masing-masing jenis resep masakan. Misalnya, warna kuning untuk hidangan utama, merah untuk resep makanan pencuci mulut, dan kuning untuk minuman. Dengan demikian, Anda dapat menemukan dengan mudah resep yang diperlukan. Agar buku resep tak cepat kotor dan rusak, masukkan (dengan halaman terbuka) ke dalam kantung plastik tembus pandang sehingga Anda dapat membacanya dengan mudah dan buku resep tetap bersih.

   2. Campurkan garam dan merica bersama-sama di satu tempat. Tak perlu ditempatkan terpisah. Taruh di meja makan atau di dapur, agar mudah dipakai jika dibutuhkan.

   3. Agar sandwich tetap enak, tidak basah atau lembek ketika akan dimakan siang hari, sebaiknya oleskan mayones atau saus lainnya di antara daging dan sayuran. Jangan langsung dioleskan di atas roti.  Cara lain, bungkus secara terpisah sayuran dan saus (dressing), campurkan saat akan disantap. Baru dicampur ketika sandwich akan disantap.

   4. Tak ingin dapur kotor dengan segala macam “sampah” saat memasak? Saat memarut, taruh parutan di dalam kantung plastik tembus pandang/bening, baru parut buah/sayuran/keju di dalam kantong plastik tadi. Hasil parutan tidak akan berserakan ke mana-mana.

   5. Agar kuah sup, saus, dan segala air rebusan tidak tumpah saat dimasak dan membuat kotor kompor Anda, selipkan tusuk gigi di antara panci dan tutupnya. Air rebusan tak akan meluap keluar karena Anda sudah membuat”ruang” kecil sehingga udara bisa keluar.

   6. Tahukah Anda, akan lebih mudah dan bersih menggunakan benang gigi (dental floss) untuk memotong cheese cake atau keju daripada menggunakan pisau?

Sumber: tabloidnova,no.904-20.Juni 2005

laut

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 136
  • Reputasi: -1
  • I love Allah...
    • Lihat Profil
Re:Tips-tips di dapur
« Jawab #55 pada: Mei 11, 2009, 12:26:51 pm »
Makasih nih ilmunya..