Penulis Topik: standar dari baik  (Dibaca 17489 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #15 pada: April 20, 2007, 07:47:46 pm »
@kang drai
Kutip
akhi di awal khan antum ngejelasin tentang kebaikan yang standarnya Islam,
maaf kang, saya ga pernah nulis di thread ini kalo saya mau ngediskusiin standar baik dalam islam.

Kutip
semua agama itu baik, namun hanya satu yang benar, yaitu agama yang kita anut
mungkin kang drai salah paham dengan yang saya quote di atas. maksud saya dengan agama yg kita anut bukanlah agama yang saya anut saat ini (islam) tetapi agamanya para pedengar tulisan itu. jadi kalo saya beragama islam, maka islam lah agama yang benar. kalo saya beragama kristen, maka kristenlah yang benar de es te. maaf kalo tulisan saya di awal kurang mengena :)

yang mau di bahas saat ini adalah standar kebaikan secara universal. kalo dari beberapa penjelasan di atas, berarti memang standar kebaikan itu tidak ada yang absolut ya... tapi klo gitu seperti ada yang ngeganjel.

NB: emang ini situs islami, tapi ga ada salahnya kan kalo kita ngebahas hal yang lebih umum, sebab menurut saya islam itu agama universal


secara umumpun jelas bahwa Alqur'an dan As sunnahlah( dalam hal ini Islam) yang benar.
Itu hal yang sudah pasti di imani. Dan ana bicara di sini sebagai Muslim akh?...

Dalam satu hadits yang di riwayatkan oleh Imam BUkhari menjelasakan bahwa"setiap bayi yang terlahir dalam keadaan fitrah(Islam) maka bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau majusi". Alahmdulillah haditsnya shahih kang.

Jalas secara dalil yang benar itu memang Islam akh, dan yang laon berdasarkan hawa nafsu bukan naluri. naluri bukan standar menjadikan suatu hal itu " qat'i benar".


82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #16 pada: April 20, 2007, 08:35:10 pm »
secara umumpun jelas bahwa Alqur'an dan As sunnahlah( dalam hal ini Islam) yang benar.
Itu hal yang sudah pasti di imani. Dan ana bicara di sini sebagai Muslim akh?...

Dalam satu hadits yang di riwayatkan oleh Imam BUkhari menjelasakan bahwa"setiap bayi yang terlahir dalam keadaan fitrah(Islam) maka bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau majusi". Alahmdulillah haditsnya shahih kang.

Jalas secara dalil yang benar itu memang Islam akh, dan yang laon berdasarkan hawa nafsu bukan naluri. naluri bukan standar menjadikan suatu hal itu " qat'i benar".
maaf
untuk bung Drai, lebih baik anda buka kamus(apapun) dan cari definisi kata 'umum'.

atau mungkin anda bisa mendefinisikan kata 'umum' dan frasa 'kebenaran umum' pada thread ini.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #17 pada: April 22, 2007, 05:00:03 pm »
afwan akh ana gak punya kamus bahasa indonesianya antum boleh juga ngejelasin kok definisi dari umum. :-?


82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #18 pada: April 22, 2007, 08:19:46 pm »
afwan akh ana gak punya kamus bahasa indonesianya antum boleh juga ngejelasin kok definisi dari umum. :-?
Yang jelas, jika Islam memang kebenaran umum, tidak akan ada agama besar lain.

Kebenaran umum ==> Suatu nilai yang disepakati benar dan diakui oleh mayoritas atau keseluruhan bagian dari komunitas.
kebenaran umum biasanya tidak memiliki label.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #19 pada: April 23, 2007, 07:30:11 pm »
Pada dasarnya menentukan satndar dari "benar dan tidaknya" dalam Islam itu sudah jelas. Tidak lain adalah Alqur'an dan As sunnah. Dan standar itu menjadi salah manakala di fahaminya dengan menyalahi apa yang menjadi standar tersabut.

Nah katika di ajukan bahwa standar kebenaran itu secara sah adalah menurut apa yang di jelasakan dalam kaca mata Islam, muncul sebuah pertanyaan"bagai mana halnya dengan non muslim".

Yang di mana yang membuat thread ini mencoba mengajak komunitas dudung.net ini untuk bertoleransi atau sedikit menyatukan pendapat di dalam satu hal.

Jika di lihat dari masalah toleransi kepada non muslim sebenernya Islam punya bab tersendiri yaitu bab al warra wal balla' yang mana secara tuntas bagai mana seharusnya beradab terhadap non muslim.

timbul permasalahan  sebenernya yang di cari sebagai "standar kebenaran" di sini adalah kaitannya dalam hal apa?
contoh:

Standar dari agama yang paling benarkah?
Standar teknologi yang paling benarkah?
standar ilmu yang paling benarkah?
atau standar-standar benar  lainnya yang telah ada sekarang ini.

untuk menjawabnya perlu sebuah perincian.

atau yang di tanyakan adalah hal yang paling spesifik lagi yaitu"bagai mana menentukan,melihat, menemukan, memilih dari standar kebenaran "itu sendiri.

contoh adalah standarisasi pemahaman yang benar bagai mana memahami Al qur'an dan As sunnah "yang benar" adalah sebagai mana para sahabat terdahulu memahami Al qur'an dan AS sunnah, seperti halnya yang tertera dalam Hadits Al irbadh bin Sariyyah riwayat Imam Abu Dawud dan Tirmidzi.

« Edit Terakhir: April 23, 2007, 07:35:58 pm oleh drai »

82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #20 pada: April 23, 2007, 11:29:05 pm »
yang mau di bahas saat ini adalah standar kebaikan secara universal. kalo dari beberapa penjelasan di atas, berarti memang standar kebaikan itu tidak ada yang absolut ya... tapi klo gitu seperti ada yang ngeganjel.
dan hal yg ngeganjel adalah?

Kutip
NB: emang ini situs islami, tapi ga ada salahnya kan kalo kita ngebahas hal yang lebih umum, sebab menurut saya islam itu agama universal
Menurut opiniku, tidak ada yang namanya universalitas dalam suatu nilai sosial.
Hal ini disebabkan karena suatu nilai, dapat berubah statusnya hanya dengan merubah posisi / arah pandang.
Tidak seperti dalam sains saat disebutkan dimensi suatu benda adalah X*Y*Z dan akan tetap seperti itu tidak peduli dari mana benda tsb dipandang.

abul-fawza

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 321
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • Belajar tak kenal henti...
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #21 pada: April 26, 2007, 11:45:57 am »
Bagaimana kalau kita merenungkan pernyataan Rasulullah berikut ini (riwayat Imam Ahmad), menurut saya sih berlaku universal tuh...

Kebaikan adalah apa-apa yang tenteram hati padanya, adapun dosa adalah apa-apa yang membuat hati kita ragu-ragu walaupun banyak manusia mendukung dan membenarkanmu.

82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #22 pada: April 26, 2007, 12:34:31 pm »
Bagaimana kalau kita merenungkan pernyataan Rasulullah berikut ini (riwayat Imam Ahmad), menurut saya sih berlaku universal tuh...

Kebaikan adalah apa-apa yang tenteram hati padanya, adapun dosa adalah apa-apa yang membuat hati kita ragu-ragu walaupun banyak manusia mendukung dan membenarkanmu.
urusan perasaan yach

nilai yang berkaitan dengan perasaan.....menurutku terlalu sulit untuk dijadikan acuan.

karena 1 hal yang tepat sama, bagi 2 orang berbeda sangat mungkin memiliki nilai perasaan yang berbeda, seperti seorang psikopat yang hatinya tetap tenteram setelah membunuh seseorang.

jadi, sepertinya ini masih masuk ke subjektifisme pribadi masing masing.

dajal007

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.017
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • di atas bumiNya lah kita semua berpijak
    • Lihat Profil
    • amgidarap kilab kitit
Re: standar dari baik
« Jawab #23 pada: April 26, 2007, 04:37:32 pm »
@kang drai
maaf kebaikan dan kebenaran itu satu hal yang berbeda


saya sendiri masih mencari tau apa yang ngegajel itu.... (bahkan kalo pun standar kebaikan itu absolut juga ada yg ngeganjel, dan saya pun belom tau apa itu)

standar kebaikan yang dicari adalah standar kebaikan dalam memilih pilihan dalam menjalani hidup

memang satu tindakan bisa dinilai baik dalam suatau dimesi ruang dan waktu dan bisa menjadi buruk dalam dimensi ruang dan waktu yang lain. contohnya sebutan "orang terbaik" dalam suatu kelompok penjahat dan ulama pasti berbeda standarnya.

saya menyebut islam sebagai agama universal karena ajaran-ajaran dan hukum-hukumnya bersifat universal. misalnya larangan untuk mencuri, perintah untuk berbuat baik, dan hukuman dalam pelanggaran

aisyah_fitri

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 72
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Wanita
  • akankah diri kembali fitri layaknya bayi??........
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #24 pada: April 26, 2007, 07:06:46 pm »
ikutan aahhh..........

standar baik-buruk memang sulit ketika ditanyakan pd sekelompok org yg memiliki karakteristik berbeda, krn setiap isi kepala memiliki opini & acuan nilai masing2. tp kalau saya ditanya standar baik-buruk, sbg muslim saya akan menjawab bhw standar saya adalah kebenaran Allah yg tertuang dlm Al-Qur'an. knp? krn ketika kita memproklamirkan diri sbg muslim, maka apapun yg kita lakukan, pertanyaan apapun yg akan kita jwb, semuanya hrs berangkat dr pemikiran bhw kita adalah muslim & mengacu pd norma2 seorg muslim. mengatakan bhw kebenaran adalah suatu hal yg nisbi kok sepertinya lebih terdengar seperti menyamaratakan & merancukan kebenaran itu sendiri? hampir mirip dgn mengatakan bhw semua agama itu baik, krn pd dasarnya agama mengajarkan kebaikan, maka memilih agama apapun adalah baik.

nah, gmn kalo pernyataannya seperti ini? standar baik adalah suatu nilai yg diterima secara umum di masyarakat, dimana nilai tsb mendatangkan ketentraman & kebahagiaan bagi masyarakat secara general, dan tentunya dgn mengesampingkan kondisi2 abnormal yg ada (atau kalau dlm dunia statistik disebut pencilan / outliers :D). mohon tanggapan ;)

82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #25 pada: April 27, 2007, 12:28:18 am »
saya menyebut islam sebagai agama universal karena ajaran-ajaran dan hukum-hukumnya bersifat universal. misalnya larangan untuk mencuri, perintah untuk berbuat baik, dan hukuman dalam pelanggaran
saya pernah denger(lupa dimana) bahwa "universalitas sangat bergantung pada fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi"
saya sendiri kurang bisa mengaitkannya secara positif dengan faktor agama.
Tetapi dalam kehidupan sehari hari sesuatu yang dikatakan memiliki fungsi universal adalah hal hal yang dapat beradaptasi.
seperti pistol H&K USP (Universal Self-loading Pistol) yang disebut universal karena mampu menggunakan berbagai macam tipe amunisi.

nah, gmn kalo pernyataannya seperti ini? standar baik adalah suatu nilai yg diterima secara umum di masyarakat, dimana nilai tsb mendatangkan ketentraman & kebahagiaan bagi masyarakat secara general, dan tentunya dgn mengesampingkan kondisi2 abnormal yg ada (atau kalau dlm dunia statistik disebut pencilan / outliers :D). mohon tanggapan ;)
mungkin itu bisa, tetapi jangan lupa bahwa kalimat
"tentunya dgn mengesampingkan kondisi2 abnormal yg ada"
adalah sebuah nilai yang terpisah.

maksudku, "mengesampingkan pencilan" juga bisa dinilai sebagai hal yang baik/buruk tergantung pribadi seseorang.

oya
masih menurutku
kedaruratan tidak selalu dapat disamakan dengan pencilan
karena kedaruratan tidak selalu kecil, dalam kalimat lain, "kedaruratan bisa menjadi hal biasa"
cth:
penggunaan bius dalam suatu surgery.
 

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #26 pada: April 28, 2007, 02:50:22 pm »

nah, gmn kalo pernyataannya seperti ini? standar baik adalah suatu nilai yg diterima secara umum di masyarakat, dimana nilai tsb mendatangkan ketentraman & kebahagiaan bagi masyarakat secara general, dan tentunya dgn mengesampingkan kondisi2 abnormal yg ada (atau kalau dlm dunia statistik disebut pencilan / outliers :D). mohon tanggapan ;)

Jawabannya adalah akhlaq...

mamat

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 766
  • Reputasi: 6
  • Jenis kelamin: Pria
  • Finally it will end this way...
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #27 pada: Mei 05, 2007, 06:35:19 pm »
Standar baik dan buruk ....

Sebagai umat muslim saya akan mengatakan bahwa yang baik adalah yang menimbulkan pujian dari Allah dan yang buruk menimbulkan celaan dari Allah. Sesuatu yang memberikan nilai manfaat belum tentu hal itu dikatakan baik, akan tetapi hal yang baik pasti memebrikan manfaat. Contoh : Orang yang sedang frustasi, kemudian minum alkohol karena itu memberikan manfaat dalam menenangkan hatinya, apakah bisa dikatakan baik??? Baik juga tidak bisa dikaitkan dengan sudut pandang tertentu, tapi bagaimana Zat Yang Menciptakan Kebaikan itu memandang.

hanie_fikr

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 6
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #28 pada: Juli 13, 2007, 12:33:47 pm »
Hafi mau nyumbang pendapat:
apa yang disebut baik belum tentu benar, tapi apa yang disebut kebenaran, akan membawa pada kebaikan walopun harus melewati rintangan dan pengalaman pahit. kebaikan menurut manusia pastilah relatif, tergantung bagaimana dia memandang dan kehidupan sekitar tempat dia tinggal. menurutku, buat kita yang Muslim, Alhamdulillah...agama Islam bukan sekedar agama yang baik, tapi paling sempurna, dan menjadi penyempurna agama-agama sebelumnya, bukankah dalam AlQur'an Allah swt berfirman: "...Hari ini telah kusempurnakan untukmu agamamu..." dst(maaf, gak tlalu hafal). jadi kayaknya, kita gak perlu bingung-bingung lagi mencari standar 'baik' itu gimana. kita liat saja agama kita, Insya Allah kita bisa menemukan bahwa standar baik yang ditetapkan oleh agama kita, gak hanya baik untuk orang atau golongan tertentu, tapi universal, ya gak? hanya saja, terkadang manusia gak mau berpikir tentang kebaikan sampe sejauh mata hati memandang...betapa indahnya agama kita, yang memandang kebaikan itu gak cuma untuk dunia aja apalagi sesaat, tapi juga sampe akhirat.
di dunia ini, orang yang ingin menjadi baik, juga gak akan mendapatkan kebaikan yang sempurna, dan akan terus menerus bertanya...di manakah sebenernya kebaikan? manusia harus punya standar kebaikan itu sendiri dan bagi kita standar itu pastinya adalah Al Qur'an dan hadist, ya gak? yang jadi pedoman dan petunjuk bagi kita untuk melangkah. sebenernya sama aja kan, orang baik yang gak punya pedoman, dia tetap akan berjalan dalam kegelapan tanpa cahaya dan bisa aja dia tersesat.
itu kurang lebihnya menurut hafi, gak tau nyambung apa enggak, tapi moga aja bermanfaat

kirei_alfarisah

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 234
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Wanita
  • just do it!
    • Lihat Profil
Re: standar dari baik
« Jawab #29 pada: Agustus 05, 2007, 03:41:57 pm »
yeah...standar baik itu memang penting ditentukan
karena klo saja setiap orang memakai standar baik itu diserahkan pada presepsi pribadi...
bakal kacau dunia, krn memang mns terbatas, tdk semua hal bisa ia tafsirkan...
suatu hal yang wajar jika kita "lihat" saja bgmna sang kholik memberikan timbangan akan "standar baik itu"

saya bgtu terkesan dg contoh yang dbrkn kakak tingkat sy ttg standar perbuatan baik...
beberapa orang mungkin akan menilai membunuh itu adalah perbuatan buruk, tercela, jahat dsb..., atau mungkin bagi seorang mafia membunuh adalah suatu kewajaran.
tapi, jika standar itu dserahkan ke sang pencipta seluruh makhluk bumi ini, kita akan temui:
ada kondisi dmna membunuh itu adalah perbuatan tercela(saat membunuh jiwa manusia yg tak bersalah)tp, ada kondisi membunuh itu justru perbuatan yang mulia(membunuh para kafirun yang memerangi agama Allah dlm jihad, misalny)

shg nilai suatu perbuatan itu tergantung pd tujuan dan bgmn cara pelaksanaany.
 

mungkin terlalu simpel....
tapi bagiku tdk semua hal harus djelaskan secara detail :) :) :)