Penulis Topik: ah, yang penting khan hatinya...  (Dibaca 3367 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
ah, yang penting khan hatinya...
« pada: Maret 14, 2007, 09:37:24 am »
Written by Ummu Raihanah     
Selasa, 10 Oktober 2006 
Banyak syubhat di lontarkan kepada kaum muslimah yang ingin berjilbab. Syubhat yang 'ngetrend' dan biasa kita dengar adalah " Buat apa berjilbab kalau hati kita belum siap, belum bersih, masih suka 'ngerumpi' berbuat maksiat dan dosa-dosa lainnya, percuma dong pake jilbab! Yang penting kan hati!  lalu tercenunglah saudari kita ini membenarkan pendapat kawannya tadi.

Syubhat lainnya lagi adalah " Liat tuh kan ada hadits yang berbunyi: Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk(rupa) kalian tapi Allah melihat pada hati kalian..!. Jadi yang wajib adalah hati, menghijabi hati kalau hati kita baik maka baik pula keislaman kita walau kita tidak berkerudung!. Benarkah demikian ya ukhti,, ??

Saudariku muslimah semoga Allah merahmatimu, siapapun yang berfikiran dan berpendapat demikian maka wajiblah baginya untuk bertaubat kepada Allah Ta'ala memohon ampun atas kejahilannya dalam memahami syariat yang mulia ini. Jika agama hanya berlandaskan pada akal dan perasaan maka rusaklah agama ini. Bila agama hanya didasarkan kepada orang-orang yang hatinya baik dan suci, maka tengoklah disekitar kita ada orang-orang yang beragama Nasrani, Hindu atau Budha dan orang kafir lainnya liatlah dengan seksama ada diantara mereka yang sangat baik hatinya, lemah lembut, dermawan, bijaksana. Apakah anda setuju untuk mengatakan mereka adalah muslim? Tentu akal anda akan mengatakan "tentu tidak! karena mereka tidak mengucapkan syahadatain, mereka tidak memeluk islam, perbuatan mereka menunjukkan mereka bukan orang islam. Tentu anda akan sependapat dengan saya bahwa kita menghukumi  seseorang berdasarkan perbuatan yang nampak(zahir) dalam diri orang itu.   

Lalu bagaimana pendapatmu ketika anda melihat seorang wanita di jalan berjalan tanpa jilbab, apakah anda bisa menebak wanita itu muslimah ataukah tidak? Sulit untuk menduga jawabannya karena secara lahir (dzahir) ia sama dengan wanita non muslimah lainnya.Ada kaidah ushul fiqih yang mengatakan "alhukmu ala dzawahir amma al bawathin fahukmuhu "ala llah' artinya hukum itu dilandaskan atas sesuatu yang nampak adapun yang batin hukumnya adalah terserah Allah.

Rasanya tidak ada yang bisa menyangsikan kesucian hati ummahatul mukminin (istri-istri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam) begitupula istri-istri sahabat nabi yang mulia (shahabiyaat). Mereka adalah wanita yang paling baik hatinya, paling bersih, paling suci dan mulia. Tapi mengapa ketika ayat hijab turun agar mereka berjilbab dengan sempurna (lihat QS: 24 ayat 31 dan QS: 33 ayat 59) tak ada satupun riwayat termaktub mereka menolak perintah Allah Ta'ala. Justru yang kita dapati mereka merobek tirai mereka lalu mereka jadikan kerudung sebagai bukti ketaatan mereka.Apa yang ingin anda katakan?  Sedangkan mengenai hadits diatas, banyak diantara saudara kita yang tidak mengetahui bahwa hadits diatas ada sambungannya. Lengkapnya adalah sebagai berikut:

"Dari Abu Hurairah, Abdurrahman bin Sakhr radhiyallahu anhu dia berkata, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk tubuh-tubuh kalian dan tidak juga kepada bentuk rupa-rupa kalian, tetapi Dia melihat hati-hati kalian "(HR. Muslim 2564/33).

Hadits diatas ada sambungannya yaitu pada nomor hadits 34 sebagai berikut:

"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa kalian dan juga harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan perbuatan kalian. (HR.Muslim 2564/34).

Semua adalah seiring dan sejalan, hati dan amal. Apabila hanya hati yang diutamakan niscaya akan hilanglah sebagian syariat yang mulia ini. Tentu kaum muslimin tidak perlu bersusah payah menunaikan shalat 5 waktu, berpuasa dibulan Ramadhan, membayar dzakat dan sedekah atau bersusah payah menghabiskan harta dan tenaga untuk menunaikan ibadah haji ketanah suci Mekah atau amal ibadah lainnya. Tentu para sahabat tidak akan berlomba-lomba dalam beramal (beribadah) cukup mengandalkan hati saja, toh mereka adalah sebaik-baik manusia diatas muka bumi ini. Akan tetapi justru sebaliknya mereka adalah orang yang sangat giat beramal tengoklah satu kisah indah diantara kisah-kisah indah lainnya. Urwah bin Zubair Radhiyallahu anhu misalnya, Ayahnya adalah Zubair bin Awwam, Ibunya adalah Asma binti Abu Bakar, Kakeknya Urwah adalah Abu Bakar Ash-Shidik, bibinya adalah Aisyah Radhiyallahu anha istri Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam. Urwah lahir dari nasab dan keturunan yang mulia jangan ditanya tentang hatinya, ia adalah orang yang paling lembut hatinya toh masih bersusah payah giat beramal, bersedekah dan ketika shalat ia bagaikan sebatang pohon yang tegak tidak bergeming karena lamanya ia berdiri ketika shalat. Aduhai,..betapa lalainya kita ini,..banyak memanjangkan angan-angan dan harapan padahal hati kita tentu sangat jauh suci dan mulianya dibandingkan dengan generasi pendahulu kita. Wallahu'alam bish-shawwab.

Muraja'ah oleh ust. Eko Hariyanto Lc
*Mahasiswa paska sarjana Fakultas Syari'ah Universitas Imam Ibnu Saud, Riyadh,KSA.
 
jilbab.or.id

Aswad

  • Moderators
  • Sr. Member
  • *****
  • Tulisan: 439
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Kang Aswad
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #1 pada: Maret 14, 2007, 10:13:54 am »
 :cool:
Jelas-jelas Allah SWT telah memerintahkan para wanita muslimah untuk memakai hijab. Maka, sungguh mengherankan jika ada seorang wanita yang tidak berhijab namun mengaku hatinya sudah 'berhijab'. Hati yang terhijabi adalah hati yang taqwa, patuh, tunduk kepada Sang Khalik, menjalankan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi apa yang diharamkan-Nya. Bagaimana mungkin hatinya terhijabi sedangkan ia enggan melaksanakan perintah Allah SWT? Sungguh mengherankan.

ORANG AWAM

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.448
  • Reputasi: 25
  • ???
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #2 pada: Maret 14, 2007, 10:36:25 am »
Berhijab kan Kewajiban seorang muslimah...
jika dia mengaku Islam tp gak mau menjalankan perintah Alloh SWT...
aneh juga yah... :D
sebagian dari mereka terkadang menggunakan alasan : ah yang penting khan hatinya...
mungkin krn mereka belum tahu ttg hijab...
jd mereka masih ragu...
kita doakan agar mereka mengerti...Amiin...
dan kita juga harus sosialisasikan ttg hijab...
karena banyak kaum hawa yg belum mengerti...
ada juga sih yg tahu tp masih enggan utk berhijab... :)

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #3 pada: Maret 15, 2007, 11:53:27 am »
bismillahirrahmanirrahim.

kalau ana sih malah sependapat, dgn hijab (jilbab) fisik dulu, bukan berarti trus ada pembenaran pada oknum yg bilang "ah yg pake jilbab aja msh banyak yg pd maksiat" tapi kalau dilihat dr kacamata awam aja lah, dgn berjilbab fisik maka itu akan menjadikan tameng utk berbuat maksiat, minimal rasa malu lah kalau mau berbuat maksiat maka jilbab itu sbg pengingat. sedangkan kalau mau nunggu kesiapan, sampai nafas ini berhenti pun maka bisa jadi kesiapan itu belum akan datang.. jadikan jilbab sbg pengingat.. wallahu'alam.

Himmura

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 931
  • Reputasi: 14
  • Jenis kelamin: Pria
  • Jihad,.....
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #4 pada: Maret 15, 2007, 11:59:36 am »
Salah satu tanda orang beriman kepada Allah adalah dengan melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya...

Tidak bisa dikatakan beriman orang yang suka melanggar larangan Allah. dan salah satu larangan Allah adalah membuka aurat....

Mungulurkan jilbab hingga ke dada adalah salah satu perintah Allah... Ayatnya malah lebih banyak dari pada perintah shaum....

faritz

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #5 pada: Maret 18, 2007, 05:44:22 pm »
Ya Allah...
Anugerahilah Hidayah...
untuk saudari2 kami...
yg belum menunaikan syariatmu dalam berpakaian...

terutama...
untuk mereka yg sudah tahu hukumnya...
namun masih ada keraguan dihatinya...

Buktikanlah Ya Allah...
janjiMu itu pasti...
dan tiada keraguan terhadapnya...

Himmura

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 931
  • Reputasi: 14
  • Jenis kelamin: Pria
  • Jihad,.....
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #6 pada: Maret 21, 2007, 02:49:04 pm »
Amiiiin, Yaa Robbal'Alamiin.....

Tegak syariat Islam secara kaffah...

prince_darkness

  • Pengunjung
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #7 pada: Maret 25, 2007, 11:04:18 am »
Duh ... emang sih ce2 jaman sa'iki banyak yang beralasan seperti itu ... malah diriku bingung harus menjawab apa kalo mereka beralasan seperti itu ...(takut orangnya tersinggung)

jadi inget kisah anak sma yang nakal banget and pake anting di telinganya ...
dinasehatin ama gurunya ce yang juga wakil kepa sekolah ...
"Nak, dalam agama Islam ga boleh tuh co pake anting.....ntar ga boleh jadi imam loh."
dijawablah ...
"Lah ibu sendiri, sudah tau jilbab itu wajib kok ibu ga make jilbab"
????

Sampai saat ini aku sering bertanya ...
mana yang lebih baik ...
orang yang ga berjilbab tapi kelakuannya terjaga atau orang yang pake jilbab(kerudung ya???) tapi kelakuannya ga baik???

atau sama buruknya???

Aswad

  • Moderators
  • Sr. Member
  • *****
  • Tulisan: 439
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Kang Aswad
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #8 pada: April 08, 2007, 10:59:27 am »
Sampai saat ini aku sering bertanya ...
mana yang lebih baik ...
orang yang ga berjilbab tapi kelakuannya terjaga atau orang yang pake jilbab(kerudung ya???) tapi kelakuannya ga baik???

atau sama buruknya???

Pertanyaan seperti ini sering dijadikan hujjah oleh sebagian muslimah untuk tidak berjilbab. Mereka berkata "Ah, yang pakai jilbab saja banyak yang bejat akhlakqnya, mending ga usah". Sungguh ini pernyataan yang salah.

Kalau ditanya mana yang lebih baik, harus dirinci.
Wanita yang berjilbab namun akhlaqnya belum bagus. Maka kita katakan ia lebih baik dalam hal pakaian, namun masih kurangbaik dalam hal akhlak.
Wanita yang tidak berjilbab namun akhlaqnya bagus. Maka kita katakan ia lebih baik dalam hal akhlaq, namun masih belum baik dalam hal pakaian.

Namun kesamaan dari 2 tipe muslimah di atas adalah: belum mau berislam secara kaffah. Yang satu mau berislam dalam hal akhlaq saja, dalam pakaian tidak mau. Yang satu lagi, sebaliknya.

Tapi kalau menurut pengamatan ana, kebanyakan muslimah yang berjilbab kelakuannya lebih terjaga dari pada yang tidak berjilbab. Kalaupun ada yang berjilbab namun akhlakqnya buruk, biasanya jilbabnya pun masih belum benar, belum syar'i, misalnya jilbab ketat, transparan, jilbab gaul, dan semacamnya.

Wallahu'alam.

ani hamida

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 188
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Wanita
  • :.Subhanalah...
    • Lihat Profil
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #9 pada: April 09, 2007, 08:46:56 am »

Pertanyaan seperti ini sering dijadikan hujjah oleh sebagian muslimah untuk tidak berjilbab. Mereka berkata "Ah, yang pakai jilbab saja banyak yang bejat akhlakqnya, mending ga usah". Sungguh ini pernyataan yang salah.

Kalau ditanya mana yang lebih baik, harus dirinci.
Wanita yang berjilbab namun akhlaqnya belum bagus. Maka kita katakan ia lebih baik dalam hal pakaian, namun masih kurangbaik dalam hal akhlak.
Wanita yang tidak berjilbab namun akhlaqnya bagus. Maka kita katakan ia lebih baik dalam hal akhlaq, namun masih belum baik dalam hal pakaian.

Namun kesamaan dari 2 tipe muslimah di atas adalah: belum mau berislam secara kaffah. Yang satu mau berislam dalam hal akhlaq saja, dalam pakaian tidak mau. Yang satu lagi, sebaliknya.

Tapi kalau menurut pengamatan ana, kebanyakan muslimah yang berjilbab kelakuannya lebih terjaga dari pada yang tidak berjilbab. Kalaupun ada yang berjilbab namun akhlakqnya buruk, biasanya jilbabnya pun masih belum benar, belum syar'i, misalnya jilbab ketat, transparan, jilbab gaul, dan semacamnya.

Wallahu'alam.

SubhanAlloh, ana setuju banget dng pendapatnya akh aswad :great:

prince_darkness

  • Pengunjung
Re: ah, yang penting khan hatinya...
« Jawab #10 pada: April 09, 2007, 11:11:46 am »
menurutku masih baik yang ga berjilbab tapi kelakuannya baik ...
karena representatif......

duh...kalo lihat yang berjilbab....lebih tetap didefiniskan berkerudung deh...tapi pegangan erat banget...pingin tak tutus rasanya ....

ini cuma feel pribadi aja....karena dia tidak sedang membaw citra individu....tapi lebih....


ini dari feel aja loh....