Penulis Topik: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour  (Dibaca 25981 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Laily Oktar

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.601
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • here and there
    • Lihat Profil
    • Nai elye hiruva...
This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« pada: Agustus 05, 2006, 12:23:57 pm »
Rasulullah Last Hours

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya...

Pagi itu, meski langit mulai menguning, burung-burung gurung masih enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah,
“Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasihNya maka taati dan bertakwalah kepadaNya. Kuwariskan dua hal pada kalian, AlQur’an dan sunnah. Barangsiapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan bersama-sama memasuki surga bersamaku.”

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Sedangkan dada Umar terlihat naik turun menahan nafas dan tangisnya. Ustman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya telah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua”, desah hati para sahabat di kala itu.
Manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Ketika itu, seluruh sahabat yang hadir pasti akan menahan detik-detik yang diteteskan sang waktu, bila mungkin.

Matahari kian tingggi, tapi pintu kediaman Rasulullah masih tertutup. Di dalamnya beliau sedang terbaring lemah dengan kening yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Namun Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
“Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata putri Rasulullah itu sambil membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani sang ayah yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah,
“Siapakah itu wahai anakku?”
“Tak tahulah aku, Ayah. Sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan, seolah beliau ingin menyimpan satu-satu bayangan wajahnya dalam ingatannya.
“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.
Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tetapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk menjemput ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.

Rasulullah tampak tidak lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Tidakkah Engkau senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya’”, kata Jibril.

Detik-detik hidup sang manusia tercinta hampir habis, saatnya Izrail melakukan tugas.
Perlahan ruh Rasulullah ditarik, seluruh tubuh beliau tampak bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.”

Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka.
“Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu, Jibril?” tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang tega melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan.
“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan kepada umatku.”

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan tangannya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya.

“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.”
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat pun berpelukan menguatkan diri. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii, ummatii, ummatii,”__umatku, umatku, umatku.
Dan pupuslah kembang hidup manusia mulia itu...


Kini, mampukah kita mencintai Rasulullah
seperti beliau mencintai kita?
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

Diambil dari tulisan Anam, MS
dengan perubahan.
 



Just4 remind us…
How Rasulullah love ya all.
valantinuvar@yahoo.com

arta_amp

  • Pengunjung
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #1 pada: Agustus 05, 2006, 12:56:43 pm »
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi................
allahu akbar..........allahu akbar..........allahu akbar..........
semoga kita selalu dalam keadaan ingat kepada sang pencipta dan utusannya.....
amin....

karyza_chandra

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 206
  • Reputasi: 5
  • Jenis kelamin: Pria
  • freewebs.com/chandra_k/ all for one, one for all
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #2 pada: Agustus 08, 2006, 03:28:24 am »

YA Rasulullah...akankah aku dapat berjumpa & menatap wajahmu di surga - Nya nanti.... :'( :'( :'(
« Edit Terakhir: Februari 05, 2007, 03:01:35 pm oleh salendra_kms »

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #3 pada: Agustus 10, 2006, 02:35:54 pm »
Pengen nangis...

Laily Oktar

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.601
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • here and there
    • Lihat Profil
    • Nai elye hiruva...
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #4 pada: Januari 07, 2007, 06:41:29 pm »
sekedar agar topik ini muncul kembali di list atas.

Sekedar mengingatkan kalian...
atas orang yang seharusnya...paling berhak menerima cinta terbesar kita, setelah Alloh.

d4vid_r5

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.926
  • Reputasi: 40
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dreaming...
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #5 pada: Januari 11, 2007, 10:53:09 am »

prince_darkness

  • Pengunjung
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #6 pada: Januari 11, 2007, 11:12:44 am »
 :(( :(( :(( :(( :((

rindu_syurga

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 192
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • Tiga Ninja Kereennn....!!!!
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #7 pada: Januari 22, 2007, 11:43:05 am »
akankah daku menemui Rasulullah....

Pantaskan diri ini menemui Rasulullah....

:(( :(( :(( :((


herman

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 398
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #8 pada: Januari 25, 2007, 09:24:37 am »
Betapa mengerikan jika maut itu datang menjemput kita,
Coba bayangkan saudara2ku....
Manusia yang paling Mulia di muka bumi ini aja tak tahan menahan sakitnya Sakaratul Maut, apalagi kita ? bagaimana dengan kita ?
Astagfirullah Hal Adziim...
Yaa.. Allah Bimbinglah aku agar selalu berada dalam Khusnul Khotimah...,
Selalu berada di jalanMu Yaa... Allah (Amiin).


archoholic

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 368
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • setengah...
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #9 pada: Februari 05, 2007, 02:50:28 pm »
thanks sudah diingatkan....

salendra_kms

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.133
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dream Light
    • Lihat Profil
    • Mengembalikan Jati Diri Bangsa||Web Blog Silampari Nan Cinde
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #10 pada: Februari 05, 2007, 03:14:00 pm »
 :(( ya ALLAH begitu muliahnya hati seorang keharibaan ummat sapai2 menjelang dipenghujung hayatnya dia msh mengingat umatnya ...................

semoga kita sebagai ummat beliau  msh senantiasa istoqomah dijalanya :)

de_mam

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 645
  • Reputasi: 20
  • Jenis kelamin: Pria
  • Berharap jihad Senantiasa Terpatri..
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #11 pada: Februari 07, 2007, 03:46:33 pm »
Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu
'Kan pasti mengalir air mataku
Karena pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu
Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kami rindu padamu

Allahumma sholli 'alaa Muhammad
Ya Robbi sholli 'alaihi wassalim

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya Tuhan saja yang tahu

Kutahu cintamu kepada ummat
Umati umati
Kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafa'atkan kami

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kurniakanlah syafa'atmu

(nasyid by raihan)



subhanallah ada nuansa luar biasa ketika mendengar/menyanyikan nasyid ini..
rindu biru kepada manusia mulia, mujahid sejati, kekasih Allah sang bulan purnama Muhammad SAW
ya robb jadikan jadikan kami umatnya yg setia,istiqomah pad aajarannya
pertemukan kami ya Robb,pertemukan kami dengannya...
 

akh_dedi

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 21
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #12 pada: Februari 07, 2007, 04:38:02 pm »
Allahumma shalli'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad...
Duhai kekasih Illahi kekasih hati Imani hadirlah engkau di sini walau sekedar dalam mimpi...

Ya Allah SWT beri kesempatan kepada hamba-Mu ini untuk menatap dan berjumpa dengan Rasul-Mu...

Agustin

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 904
  • Reputasi: 6
  • Jenis kelamin: Wanita
  • ::>>Semaikan Benih Keimanan yuk!!<<::
    • Lihat Profil
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #13 pada: Maret 07, 2007, 02:22:12 pm »
aku seneng smuanya pada nangis.
Itu menunjukkan bahwa kalian mencintai Rasulullah...

apakah dengan menangis itu artinya mencintai Rasulullah ?? :)

Laily Oktar

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.601
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • here and there
    • Lihat Profil
    • Nai elye hiruva...
Re: This always makes me cry...Rasulullah Last Hour
« Jawab #14 pada: Maret 29, 2007, 08:06:28 pm »
aku seneng smuanya pada nangis.
Itu menunjukkan bahwa kalian mencintai Rasulullah...

apakah dengan menangis itu artinya mencintai Rasulullah ?? :)


bisa dibilang begitu, kan?

kata Ibnu Qayyim,
kalo cinta disebut namanya aja langsung bergetar...nangis...