Heart to heart > Puisi

Galau

(1/1)

akila:

Kau datang dengan pesona yang
mengundang nurani kecilku
tuk mendaki kesucian jiwa
entah aku yang mudah jatuh cinta
atau pesona cinta yang tak kuasa kutolak

Mungkin juga rasaku
yang senantiasa mengembara
mencari pelabuhan yang
selalu bergegap gempita
dengan genderang cinta

Namun auramu begitu berbeda
menyadarkanku dari lena mimpi semalam
mengumandangkan kesucian cinta
cinta-cinta para dewata

Rasa ini bak bara api di genggamku
terus membakar diri bila tak kulepas
namun kan menghanguskan
segenap peraduanku bila terlepas

Ya Rabb jangan kau uji aku
dengan cinta-cinta yang bukan milikku
dan nafsu-nafsu bertopeng cinta
karena sesungguhnya aku lemah
dan tak berdaya

Mungkin kan kubiarkan
rasa ini mengabur
dalam hitam putih
galau mimpi-mimpiku
...



faried_ahmad:
 :cool:

sasha:

jangan biarkan galau merayu meracau di setiap malam mu
Menjadikan malammu penuh dengan asa dan pesona terbujuk rayu sang penentang surga
Hingga akhirnya menelantarkan asa dan cinta yang sudah  terbina ..

Biarkan saja ... tawarkan saja hati mu ...
Bekukan seperti batu ...
Maki bayangannya ketika pilu menuntunmu untuk merindu ..
basahi wajah dan hati mu, bersimpuhlah  ...
Allah bersama mu ..

akila:

--- Kutip dari: sasha pada Juli 20, 2012, 05:29:47 pm ---
jangan biarkan galau merayu meracau di setiap malam mu
Menjadikan malammu penuh dengan asa dan pesona terbujuk rayu sang penentang surga
Hingga akhirnya menelantarkan asa dan cinta yang sudah  terbina ..

Biarkan saja ... tawarkan saja hati mu ...
Bekukan seperti batu ...
Maki bayangannya ketika pilu menuntunmu untuk merindu ..
basahi wajah dan hati mu, bersimpuhlah  ...
Allah bersama mu ..


--- Akhir Kutipan ---

Meskipun cinta itu fitrah
Namun mendua bukanlah sebuah pilihan
Benar wasiatmu sahabat
Kan kubekukan dan ku kembalikan cinta ini kepada-Nya
Biarlah cinta ini sirna dalam siraman doa ..

Navigasi

[0] Indeks Pesan

Ke versi lengkap