Penulis Topik: Komodo oh komodo...  (Dibaca 3206 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

d4vid_r5

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.926
  • Reputasi: 40
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dreaming...
    • Lihat Profil
Komodo oh komodo...
« pada: November 02, 2011, 09:15:43 am »
Kutip
Liputan6.com, Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss, membeberkan misteri Yayasan New7Wonders, penyelenggara tujuh keajaiban dunia yang di antaranya menomisasikan Taman Nasional Komodo. Bahkan, Duta Besar RI di Swiss Djoko Susilo menegaskan bahwa pihaknya meragukan Yayasan New7Wonders
"Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss, merasa perlu untuk memberikan penjelasan sebagai berikut," kata Djoko dalam surat elektronik bertanggal 31 Oktober 2011. Dan inilah kronologi yang dimaksud Djoko.
 1. Desember 2007, N7W mengumumkan peresmian kampanye. Pada tahap awal terpilih tiga destinasi wisata Indonesia dan yang masuk nominasi adalah Taman Nasional Komodo, Danau Toba, dan Anak Gunung Krakatau, bersama dengan 440 nominasi dari 220 Negara.
 
2. Agustus 2008, Indonesia mendaftar sebagai OSC dan membayar biaya administrasi masing-masing destinasi USD 199.
 3. Pada 21 Juli 2009, Taman Nasional Komodo menjadi Indonesia National Nominees dan menjadi salah satu dari 28 nominasi finalis.
 4. Februari 2010, pihak N7W menawari Indonesia untuk menjadi tuan rumah deklarasi N7W yang akan dilaksanakan pada 11 November 2010.
 5. Setelah menjajaki dan beberapa kali mengadakan pertemuan, pada 25 November 2010 Indonesia menyatakan berminat menjadi tuan rumah.
 6. Pada 6 Desember, pihak N7W menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah dengan liscense fee sebesar 10 juta dolar AS.
 7. Pada 29 Desember 2010, N7W  mengeluarkan ancaman melalui Kepala Komunikasi N7W Eamon Fitzgerald yang memberikan batas waktu sampai 31 Januari 2011 kepada pemerintah Indonesia, untuk menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah. Jika sampai batas waktu itu tidak ada ketegasan, maka N7W akan menangguhkan status Taman Nasional Komodo sebagai finalis N7W.
 8. Todung Mulya Lubis, kuasa hukum Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (dahulu Kembudpar) RI, pada 2 Februari 2011 melayangkan surat elektronik kepada N7W dan memprotes rencana eliminasi TNK sebagai finalis. Lima hari kemudian, surat itu ditanggapi pengacara N7W yang beralamat di London. Isinya, TNK tidak tereliminasi, melainkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) tak lagi bisa menjadi official supporting committee (OSC).
 9. Pada 11 Februari 2011, Todung Mulya Lubis mengirim surat via e-mail lagi dan meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) untuk kembali menjadi OSC. Surat kedua itu tidak dijawab.
10. Tetap masuknya TNK sebagai finalis tanpa keikutsertaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenbudpar) sebagai OSC itu membuat harga diri bangsa dilecehkan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mewakili Pemerintah Indonesia tak boleh ikut mempromosikannya. 
11. Pekan lalu, Maldives (Maladewa), satu dari 28 finalis, menarik diri dari kompetisi yang diselenggarakan N7W itu. Negara kepulauan kecil dekat Sri Lanka itu menarik diri karena urusan finansial yang dibebankan N7W.
12. Pada 28 April 2011, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kratif mengutus satu delegasi beranggotakan delapan orang yang terdiri dari pejabat kementerian, seorang pengacara dari Kantor Pengacara Lubis, Santosa & Maulana, dan beberapa wartawan nasional untuk menyelidiki keberadaan N7W.
13. Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein, membantu delegasi dari Jakarta untuk penyelidikan itu. Duta Besar Djoko Susilo sejak pertama kali datang di Swiss telah berhubungan dengan pemimpin redaksi harian nasional Swiss dan selalu mempertanyakan kredibilitas Yayasan N7W.  Sangat diherankan para pemimpin redaksi harian nasional Swiss tidak mengenal keberadaan Yayasan N7W.
14. Tim dari Jakarta yang dibantu staf KBRI Bern mengadakan kunjungan ke alamat yang tertulis sebagai kantor Yayasan N7W: Hoschgasse 8, PO Box 1212, 8034 Zurich.  Ternyata kode pos dari alamat yang diberikan tidak sesuai. Seharusnya alamat itu adalah: Hoschgasse 8, PO Box 1212, 8008 Zurich, di mana terdapat Museum Heidi Weber yang diarsiteki Le Corbusier dan selesai dibangun pada 1967. Museum itu hanya buka pada musim panas (Juni, Juli, Agustus) dari jam 14.00-17.00.
15. Tim dari Jakarta juga mendatangani kantor Pengacara Patrick Sommer dari Kantor Pengacara CMS von Erlach Henrici Ltd, untuk mendapatkan bantuan.
16. Sebagai yayasan, keberadaan N7W cukup unik. Yayasan ini tak jelas alamatnya, kecuali alamat e-mail-nya, hanya tertulis N7W berdiri di Panama, berbadan hukum Swiss, dan pengacaranya berada di Inggris.
17. Masyarakat Swiss sendiri tidak mengenal Yayasan N7W, dan yayasan ini bukan bagian dari UNESCO.
18. Sebagaimana diketahui, pada 1991, Taman Nasional Komodo bersama Taman Nasional Ujungkulon, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan, oleh UNESCO dimasukkan sebagai warisan dunia. Karena reputasi UNESCO sebagai badan khusus PBB yang didirikan pada 1945 itu jauh melampaui N7W, ada baiknya kita tidak terpancing oleh aturan main N7W. (Ant/SHA)


source
keajaiban dunia mah g usah didaftarin, orang2 di dunia sendiri yang akan "menjudge"nya, ini malah didaftarin, minta dukungan pula, bayar pula biar dianggap keajaiban dunia :)) sekalian aja ada tahap pertama, tahap karantina di asrama, dan final =))
jadi inget cerita, seseorang jadi tuhan gara2 sebuah rapat beberapa manusia =))
« Edit Terakhir: November 02, 2011, 09:17:40 am oleh d4vid_r5 »

Husniyah Azah

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.575
  • Reputasi: 41
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Muhammad Izwan
    • Lihat Profil
    • Catatan Hati Ukhty Tini
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #1 pada: November 02, 2011, 02:05:18 pm »
hehe
kalo liat berita di tipi suka geleng2 kepala juga....
yang masih jadi tanda tanya tuh apa ngaruhnya sms dukungan sama keajaiban dunia. :)

dinie_bgt

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.977
  • Reputasi: 56
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #2 pada: November 02, 2011, 02:18:34 pm »
Saya juga ikut2an sms lho.. :D

lehrerin

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 683
  • Reputasi: 10
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #3 pada: November 02, 2011, 11:17:17 pm »
hehe
kalo liat berita di tipi suka geleng2 kepala juga....
yang masih jadi tanda tanya tuh apa ngaruhnya sms dukungan sama keajaiban dunia. :)
naaah.. itu dia tuh, skrg banyaaak bgt kompetisi yang juara pemenangnya ditentukan dari polling sms, dan yg terbaru, pemenang ditentukan dari lewat like (jempol FB) atau komentar terbanyak (kalo kuis/kompetisinya online).
 :-? kebayang kaaan, seperti apa bisnis telekomunikasi dewasa ini.. wuihh.. banyak mengeruk keuntungan bagi pengusaha telekomunikasi. Mending keuntungan dibarengin sama perbaikan kualitas pelayanan.. haaaah.. inih kagak ada perbaikan,malah yang ada penipuan.
 #:-S #:-S capekk deh, klo ngomongin telekomunikasi (provider kartu seluler), bagi saya... semuanya cuman jualan iklan doang. *gaadayangbener* orang dulu gak punya hp, tp ttp bs komunikasi, dan ga ribet ngeluarin duit buat 'kasih makan' hp.
balik aja kali ya???  :-? atau ada solusi lain??? (MAAF KALO TOPIK INI MELEBAR, KARENA MAU GA MAU PASTI NYAMBUNG JUGA--BUAT SAYA)  :p

orphnoc

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 9
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ordinary egi
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #4 pada: November 05, 2011, 02:40:43 pm »
untungnya tidak berminat dengan sms komodo

leea aneleea

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 124
  • Reputasi: 3
  • Jenis kelamin: Wanita
  • tak harus mnjadi sempurna untuk terus berkarya
    • Lihat Profil
    • share with words
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #5 pada: November 12, 2011, 08:26:44 pm »
dan skrng komodo sdh tercatat mnjd bagian dr 7 keajaiban dunia lho..... :-O :-O :surprised: :surprised:

promosi pak JK emang ampun2an.....
dan bnyk org yang sdh ikut "terpersuasif".....
tmsuk sayah jga ikut mnyumbangkn satu sms..haha.... :)) :)) :)) :))

open your heart

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.224
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • .: Dunia Ini Panggung Sandiwara :.
    • Lihat Profil
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #6 pada: November 12, 2011, 10:48:31 pm »
ada sisi positif dan ada sisi negatif

kalo aku melihatnya dari sisi positif aja.

Walau pun tidak semua orang tau yayasan "Yayasan N7W", paling tidak sudah masuk ke media dalam dan luar negeri. yang secara tidak langsung merupakan promosi juga.

Anggap orang luar negeri sana mencela "Yayasan N7W", tapi paling tidak merekan kan penasaran siapa aja ke 7 pemenang itu. Dan makin penasaran kenapa bisa menang...dan apa unik nya dari 7 yang menang itu. akhir nya mereka cari informasi deh..

contoh misal komodo yang menang..paling gak penasaran orang kok bisa menang. akhirnya cari informasi deh...misal googling.
Pasti ada yang ter tarik..akhir nya datang ke pulau komodo...balik kenegaranya cerita deh tentang komodo. akhirnya kan promosi juga :D

dinie_bgt

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.977
  • Reputasi: 56
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Komodo oh komodo...
« Jawab #7 pada: November 13, 2011, 03:22:49 pm »
dan skrng komodo sdh tercatat mnjd bagian dr 7 keajaiban dunia lho..... :-O :-O :surprised: :surprised:

promosi pak JK emang ampun2an.....
dan bnyk org yang sdh ikut "terpersuasif".....
tmsuk sayah jga ikut mnyumbangkn satu sms..haha.... :)) :)) :)) :))

Saya sudah menyumbang tiga sms..
Dari no. saya, no. suami dan no. fakhri.. :D