Penulis Topik: oli mesin apa ya yg bagus??????????  (Dibaca 67575 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

salendra_kms

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.133
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dream Light
    • Lihat Profil
    • Mengembalikan Jati Diri Bangsa||Web Blog Silampari Nan Cinde
oli mesin apa ya yg bagus??????????
« pada: November 24, 2006, 06:49:54 pm »
assalamualaikum wr wb
pa kbr temen2 sport mania.................n para pencinta bebek heeeeeeee B-)

oh ya ana selama ini ana pake oli yamalube poruduk yamaha trus ganti lagi top 1 tp ana ngk suka nih kan prodak amerika tuh  X( bikin kaya orang aja

ada ngk ya oli dalam negeri yang bagus utk motor 4 tak?

thnk u all :)

82

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.307
  • Reputasi: -11
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #1 pada: November 24, 2006, 08:45:03 pm »
gue pake motul klo buat motor. klo buat mobil pake shell.

karyza_chandra

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 206
  • Reputasi: 5
  • Jenis kelamin: Pria
  • freewebs.com/chandra_k/ all for one, one for all
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #2 pada: November 25, 2006, 04:16:44 pm »
assalamualaikum wr wb
pa kbr temen2 sport mania.................n para pencinta bebek heeeeeeee B-)

oh ya ana selama ini ana pake oli yamalube poruduk yamaha trus ganti lagi top 1 tp ana ngk suka nih kan prodak amerika tuh  X( bikin kaya orang aja

ada ngk ya oli dalam negeri yang bagus utk motor 4 tak?

thnk u all :)

wa`alaikumsallam....
klo setau saya sih yamahalube itu emang oli standar dari motor yamaha, cuma klo top 1 ini info yg saya dapet dari sana-sini, sesama penggemar motor katanya ga bagus karena mungkin byk palsunya, dan di negara asalnya sendiripun oli ini tidak direkomendasikan untuk kendaraan bermotor karena mmg produknya sulit dicari, bahkan pengguna diIndonesia banyak dirugikan dgn oli ini karena bikin kerak di mesin. katanya sih oli artis karena yg make banyakan artis. Tapi emangnya artis tau mesin yah ( bingung juga neh)

Btw dari itu semua gunakan aza oli yg terdaftar JASO MA & API yg tertulis di label nya itu dah dijamin.

klo oli yg aga kerenan tp jg aga mahal sih repsol (sorry bknny iklan neh) 15w/50 tuh cocok buat motor bebek karena lebih encer jadi lebih gampang masuk ke bagian oli sill nya, dan cocok juga untuk kondisi iklim di indonesia

Pada intinya milih oli hampir sama dengan milih pasangan (cocok2an) tapi ada garis besarnya yang bisa di-ikuti :
- Disarankan jangan menggunakan oli untuk mobil ke motor  sebab ada bahan di-oli mobil yang harus dikurangi bahkan dihilangkan tetapi di motor harus agak banyak untuk meredam gesekan karena putaran mesin motor lebih tinggi dan lebih berat kerjanya.
- Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal API SH/SJ atau SL. SAE bisa 20w50 atau 10w40. Usahakan yang Semi Sintetik karena lebih licin sehingga bisa masuk kecelah2 metal mesin yang sempit dan tahan oksidasi sehingga kualitas oli tidak gampang rusak dan mesin jadi lebih bersih dan tentunya tarikan jadi lebih mantap.
Disarankan juga selain olinya yang mendapat standar API (American Petroleum Institute)juga mendapat standar JASO MA (Japan Automobile Manufactures Association) dimana motor jepang 4Tak sistem pelat koplingnya adalah terendam oli (basah). Kalau motor eropa, pelat koplingnya kering. Jadi periksa oli apakah ada standar JASO MA? Hal ini juga untuk mencegah terjadinya selip kopling.

Kita jangan bingung2, pake aja oli yang bagus (mungkin harus 2-4 kali coba baru dapet).
Kalau dilihat dibuku petunjuk motor hampir tidak disebutkan merk oli dan yang disebutkan hanya API SG 20w50 atau yang lebih baik. Jadi kalau pakai oli yang lebih baik jgn takut garansi batal, klo tuh motor masih da garansinya.

Untuk mencoba oli baru bisa ikuti prosedur berikut :
- Sebelum ganti oli, coba bersihkan saluran bahan bakar dan kerak yang mungkin ada di mesin. Tidak usah bingung, bisa pakai carburator cleaner yang dituang ke tangki misal merk STP. Lakukan tiga hari sebelum ganti oli dan motor dipakai seperti biasa dan kalau bisa kecepatan agak tinggi, ini untuk membersihkan saluran bahan bakar dan endapan karbon.
- Ganti oli dengan oli baru yang sesuai (jangan lupa ada JASO MA) termasuk filter olinya. Lakukan penggantian oli pada kondisi mesin panas agar oli lama keluar semua.
- Coba deh pakai selama seminggu ada perubahan yang enak gak? kalau nggak berarti olinya tidak cocok. Perubahannya : - Suara mesin jadi lebih halus, tarikan lebih ringan, tenaga lebih mantap.

Oli merk apapun kalau sudah mendapat sertifikasi API (SG/SH/SJ/SL) dan JASO MA berarti oli itu sudah memenuhi standar baku yang cukup bagus dan memenuhi semua unsur yang diperlukan oleh mesin. Masalahnya banyak oli di Indonesia tidak ada ada sertifikasi tersebut. Coba lihat kemasan oli, kalau tidak ada sertifikasi tersebut apakah anda rela mesin anda menderita sengsara dan akhirnya turun mesin bahkan ganti mesin?

Selamat mencoba.




ritz

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 556
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • No Comment
    • Lihat Profil
    • Reezal`s Blog Sites
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #3 pada: November 26, 2006, 09:22:27 am »
Pake castrol bagus tuch (perasaan ane sech). Seblomnya pake oli amrik yang katanye banyak dipake seleb, cuma kenyataan di lapangan banyak yg palsu. Daripada dapet oli palsu mending ganti dech jadinya Castrol yang power 1 (dipake beckham juga tuch  ;D)

salendra_kms

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.133
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dream Light
    • Lihat Profil
    • Mengembalikan Jati Diri Bangsa||Web Blog Silampari Nan Cinde
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #4 pada: November 26, 2006, 12:11:56 pm »
wahhh syukron nih atas informasi dari temen2 semuanya moga bisa bermanfaat buat semuanya :great:

ayo sapa yg punya tips2 kendaraan roda2 n roda 4 nih shar lagi dong

ritz

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 556
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • No Comment
    • Lihat Profil
    • Reezal`s Blog Sites
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #5 pada: November 26, 2006, 01:10:14 pm »
buat tambahan informasi tentang jenis2 pelumas, hasil ngintip dari milis tetangga :

Kutip
Pada dasarnya oli itu berfungsi melumasi mesin agak terhindar
dari kerusakan yang diakibatkan pergesekan antara satu part
dengan part lain, sekaligus sebagai pendingin bagi mesin motor kita
seiiring perkembangan teknologi mobil dan motor produsen oli pun
tidak mau kalah menciptakan oli oli yang berkualitas tinggi,
yang mampu memenuhi tuntuan produsen mobil dan motor dunia.

Oli biasanya punya spesifikasi yang tertera di setiap kemasan yang
dikenal dengan API Services (American Petrolium Institute) suatu lembaga
sertifikasi pelumas internasional.

Kode API Service dimulai dari SA SB SC SD SE SF SG SH SJ SL dan
yang tertinggi saat ini adalah SM.
SF/SG/SH - untuk jenis mesin kendaraan produksi (1980-1996)
SJ - untuk jenis mesin kendaraan produksi (1996 - 2001)
SL - untuk jenis mesin kendaraan produksi (2001 - 2004)
SM - untuk jenis mesin kendaraan produksi (2005 - keatas)

Kode S bermakna Spark atau mesin bensin dan huruf dibelakangnya
menunjukkan urutan pengembangan pelumas. Artinya, setiap muncul
kategori yang baru, sudah pasti memenuhi klasifikasi oli sebelumnya.

Untuk kendaraan roda dua yang beredar di indonesia, gradenya cukup
sampai API SG saja tak perlu sampai SJ, SL apa lagi SM. Grade SM
disinyalir terlampau encer, bila dipaksakan dikhawatirkan bisa menyebabkan
selip pada sistem transmisi di karenakan kandungan zat anti frictionnya
terlampau tinggi, terkecuali oli tersebut telah bersertikasi JASO MA
(Japanese Automotive Standard Organization) yang juga tertera pada
kemasan oli. Pelumas yang sudah mengantongi kode ini dirancang tidak bikin
selip kampas kopling. Tidak ada istilah mesin meraung meski jalan di tempat.

Kode Lainnya yang tertera adalah SAE (Society of American Engineers)
yang menunjukkan kekentalan oli sesuai dengan kebutuhan mesin.
untuk motor yang bermukim di perkotaan, menggunakan SAE 20w-50 adalah
pilihan tepat, tapi tidak menutup kemungkinan anda mencoba oli dengan
kekentalan sedikit lebih encer yaitu 15w-40 yang lebih mampu bersirkulasi
dengan lancar melalui celah sempit pada mesin mutahkhir.

Agar kerja mesin ringan, pilih yang encer namun tahan suhu tinggi.
Seperti kode 10W50. Kode 'W' yaitu Winter atau dingin. Artinya kekentalan 10
pada suhu dingin dan 50 pada suhu panas.

Sehingga ketika suhu dingin pelumas 10W50 mudah distarter. Dan yang
paling penting saat kenaikan bensin seperti sekarang. Oli 10W50 mampu
bikin ringan kerja pompa oli. Tenaga yang diperlukan untuk memutar
pompa jadi lebih enteng. Bensin pun tidak banyak tersedot.

Dari beberapa sumber ada yang menyarankan untuk kendaraan lama
harus menggunakan SAE 20w-50 (multigrade) atau SAE 40 (single grade)
yang memiliki kekentalan tetap, yang dapat bekerja baik pada suhu rendah
maupun tinggi, dan mampu menutup celah yang telah mengalami tingkat
keausan tertentu.

Mineral atau Sintetik kah?
Semua oli baik mineral maupun synthetic sama-sama ada standar API-nya.
Oli mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan minyak bumi, sedangkan
oli synthetic dari hasil campuran kimia. Bahan oli synthectic biasanya PAO
(PolyAlphaOlefin). Jadi oli Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan
oli Synthetic API SL.

Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin2 berteknologi terbaru
(turbo, supercharger, dohc, dsbnya) juga yang membutuhkan pelumasan
yang lebih baik (racing) dimana celah antar part atau logam lebih
kecil/sempit/presisi dimana hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan
mengalir sempurna.

Oli synthetic tidak disarankan untuk mesin yang berteknologi lama
dimana celah antar part biasanya sangat besar/renggang sehingga bila
menggunakan oli synthetic biasanya menjadi lebih boros karena
oli ikut masuk keruang pembakaran dan ikut terbakar sehingga
oli cepat habis dan knalpot agak ngebul.

beberapa keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :
· Lebih stabil pada temperatur tinggi
· Mengontrol/Mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin
· Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin
· Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi gesekan
 antar logam yang berakibat kerusakan mesin
· Tahan terhadapan perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama sehingga
  lebih ekonomis dan efisien
· Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan mesin lebih dingin
· Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkan mesin dari kerak

Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal
API SH/SJ atau SL. SAE bisa 20W-50 atau 10W-40. Usahakan yang Semi
Sintetik karena lebih licin sehingga bisa masuk kecelah-celah metal mesin
yang sempit dan tahan oksidasi sehingga kualitas oli tidak gampang rusak
dan mesin jadi lebih bersih dan tentunya tarikan jadi lebih mantap. Dan
tentunya
oli oli tersebut telah bersertifikasi JASO MA

Berikut daftar sejumlah oli yang berhasil saya himpun,

Oli Repsol:
· Repsol Moto Racing 4T 10W50 Semi Synthetic Oil. Sertifikasi: API SJ; JASO
MA
· Repsol Moto 4T 15W50 Mineral Oil
· Repsol Moto Sintético 4T 10W40 Semi Synthetic Oil. Sertifikasi: API SG;
JASO MA

Oli Shell 4T:
· Shell Advance S4 SAE 10W-40, 15W-40, 20W-40, 20W-50, SAE 40
 Mineral oil. Sertifikasi: API SF; belum JASO MA

· Shell Advance SX4 SAE 10W-40, 15W-40, 15W-50 20W-50 Mineral oil
· Shell Advance VSX4 SAE 10W-40, 15W-50, 20W-40 Semi Synthetic oil.
 Sertifikasi: API SL - JASO MA

Untuk produk oli import musti cek kemasannya sebab walaupun kemasannya sama
tapi ada yang berbeda sertifikasinya. Jadi yang disana beli 35.000 kok
disini murah
cuman 25.000 ternyata beda sertifikasi. Waspadalah...!

Oli Top1 :
· SMO-MC SAE 20W-50 Semi Synthetic. Sertifikasi: API..??
· EVOLUTION SAE 15W-50 Synthetic. Sertifikasi: API SL

Oli Esso :
· Esso 4T 20W-40, 20W-50 Mineral Oil. Sertifikasi: API SF - JASO MA
· Esso 4T Power 10W-40, 15W-40, 15W-50, 20W-50 Mineral Oil.
 Sertifikasi: API SG - JASO MA

· Esso 4T Pace 10W-40 Semi Synthetic Oil. Sertifikasi: API SJ-JASO MA
· Esso 4T Gold 10W-40, 15W-50 and 20W-50 Synthetic Oil. Setifikasi:
 API SJ, SH (15W-50) - JASO MA

Oli Caltex:
· Caltex Revtex Fully Synthetic 4T SAE 10W40
· Caltex Revtex Semi-Synthetic 4T SAE 20W50
· Caltex Revtex Super 4T SAE 10W40, 20W40, 20W50.

Sertifikasi: API SG, JASO MA
· Caltex Revtex Plus 4T SAE 25W-40
· Caltex Revtex 4T SAE 40. Sertifikasi: API SF, JASO MA

Oli Mobil 1:
· Mobil Super 4T SAE 15W-50. Seritifikasi: API SG, JASO MA
· Mobil Extra 4T SAE 10W-40
· Mobil Racing 4T SAE 15W-50. Sertifikasi: API SJ, JASO MA

Oli AGIP :
· AGIP Super 4T MINERAL 15W-50
· AGIP TEC 4T SEMI-SINT. 15W-50
· AGIP Racing 4T SINT. 20W-50. Sertifikasi: API SJ

Oli MOTUL :
· MOTUL 3000 4T MINERAL 20W-50
· MOTUL 5100 Ester SEMI-SINT. 15W-50
· MOTUL 300V competition SINT. 15W-50. Sertifikasi: API SG - JASO MA

Oli Castrol
· Castrol GO API SE JASO MA
· Castrol Active 20W-50 Mineral. Sertifikasi: API SG-JASO MA
· Castrol Power One 15W-40 Semi Synthetic Oil. Sertifikasi: API SG-JASO MA

Oli Petronas
· Petronas Sprinta 4000 10W-40 Semi Synthetic Oil. Sertifikasi: API SG-JASO
MA
· Petronas Sprinta 5000 10W-40 Full Synthetic Oil. Sertifikasi: API SJ-JASO
MA

Oli Federal
· Federal Supreme Ultratec 20W-50 Mineral Sertifikasi: API SF
· Federal Supreme X 20W-50 Mineral Sertifikasi: API SG
· Federal Supreme XX 20W-50 Mineral Sertifikasi: API SJ

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, kalo ada kekurangan mohon
dimaafkan

Kesimpulannya kayanya TOP 1 blom lolos sertifikasi JASO MA.

nb : perkembangan terbarunya ane lom tau lagi apa TOP 1 dah dapet JASO MA atau lom, yang lain mungkin bisa nambahin

faishal

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.017
  • Reputasi: 8
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lihat dengan mata hatimu ...
    • Lihat Profil
    • My Blog
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #6 pada: November 27, 2006, 09:04:02 am »
Kalo soal OLI emang jadi masalah serius buat Bebek 4 Tak, cuma kalo saya pribadi pakai Catrol Powetr 1, jaduh lebih baik di bandingkan dengan TOP 1, pengalaman abang saya dulu pakai TOP 1, ketika itu lagi musim hujan, tiba2 motornya dia gak bisa distarter, padahal kendaraan kondisinya bagus. Nah pas diganti pakai Castrol, yang tadinya kena hujan, mesin tetap stabil dan tidak mati.

 ;D

jonidolo

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 68
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • calm inside, wild outside
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #7 pada: Desember 31, 2006, 01:11:10 pm »
saya pernah make beberapa jenis oli buat motor, mulai dari federal supreme, mesran, caltex revtex, shell, castrol, top1 elite, repsol ...


menurut saya seh yang paling bagus repsol. soalnya kebanyakan oli palingan enaknya cuma 2 minggu. tapi kalo repsol sampe sebulan masih enak juga. oh iya ane pake motor karisma.



faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #8 pada: Juli 14, 2007, 03:50:38 pm »
Tips memilih oli untuk motor kita

Memilih oli mesin kadang cukup membingungkan, karena ketidak tahuan spesifikasi oli yang akan kita pakai. Pemahaman tentang kondisi pengoperasian mesin yang dipakai, serta pengetahuan mengenai spesifikasi oli, bisa membantu memecahkan persoalan was-was ini.

Sebagaimana telah diketahui bahwa oli mesin memegang peran yang sangat penting misalnya memperkecil koeffisien friksi antar elemen mesin yang saling bersinggungan, menjadi cooling agent di ruangan mesin, menghindari karat, menjaga agar tidak terjadi wearing pada permukaan elemen dsb.

Selain persyaratan tsb di atas oli mesin, saat mesin beroperasi, senantiasa berada dalam lingkungan yang memiliki suhu tinggi dikarenakan proses pembakaran di ruang bakar. Proses pembakaran tsb juga menyebabkan reaksi oksidasi serta menimbulkan radicals atau senyawa yang biasanya timbul dikarenakan reaksi efek panas, sehingga menyebabkan penurunan mutu oli mesin tsb. Untuk menjaga kwalitas oli dari reaski tsb diperlukan additive pencegah oksidasi.

Disamping itu blow-by gas yang merupakan gas pembakaran yang masuk ke ruang mesin mengandung bagian bahan bakar yang tidak terbakar sempurna, cenderung menjadi soot atau particulete, untuk menghindari particulate tersebut menggumpal sehingga menjadi gangguan tersendiri, oli mesin juga perlu additive anti pembentuk gumpalan tsb. Disamping itu pada mesin diesel, yang memungkinkan sulfur terkandung cukup banyak maka oli mesin untuk jenis ini memerlukan additive penetral sulfur tsb.

Seperti diketahui bahwa elemen mesin seperti piston-ring dan cylinder-liner, ujung connecting rod, lalu cam-nose dan rocker-arm adalah saling bersentuhan. Untuk bagian seperti ini, pelumasan dari fluida yang bersifat mengalir menjadi pelumasan permukaan dimana alirannya sangat terbatas. Kondisi jenis pelumasan yang ada di ruang mesin tsb, harus direspon oleh satu jenis oli mesin saja.

Untuk pelumasan jenis permukaan tsb, kekentalan oli mesin yang tinggi akan lebih cocok untuk melindungi dari wearing elemen, namun kekentalan oli mesin yang tinggi tsb menjadi hambatan bagi elemen-elemen yang berputar yang menurunkan effisiensi bahan bakar dari sistem itu sendiri. Sebaliknya kekentalan yang rendah atau encer, bagus untuk effisiensi bahan bakar, tetapi memungkinkan kerusakan elemen mesin lebih tinggi disebabkan kemungkinan gesekan antar elemen yang lebih besar. Sehingga oli mesin perlu di kondisikan agar mampu merespon kondisi jenis pelumasan yang diperlukan seperti di atas. Misalnya dengan penambahan additive ZDTP untuk melindungi bagian-bagian yang bersinggungan seperti cam dsb.

Distribusi penggunaan energi hasil pembakaran bisa digambarkan kurang lebih energi yang bisa dipakai sebagai tenaga gerak sistem 25%, gesekan roda dan jalan 6%, lalu loss karena mekanik 7.5%, dari distribusi tsb misalnya dengan menggunakan oli mesin shg loss mekanik menjadi 0% sekalipun, effisiensi bahan bakar akan naik 7.5%, namun sebenarnya tidaklah bisa diharapkan begitu tinggi peningkatan effisiensi bahan bakarnya. Namun harga oli yang cocok untuk effisiensi bahan bakar tinggi, tidaklah begitu berbeda dari oli biasa, maka penggunaan oli untuk mempertinggi keiritan bahan bakar ini tetap menjadi salah satu point yang tidak dilupakan.

Spesifikasi oli untuk mengirit bahan bakar tsb meliputi berbagai hal penting yang perlu diingat. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ada beberapa jenis pelumasan yang terjadi di ruangan mesin, secara ringkas oli yang baik adalah oli yang mampu menurunkan friksi pada jenis pelumasan yang manapun di atas. Pada oli yang dipasarkan, ada sebuah sertifikat yang dikeluarkan dengan standard ILAC, yaitu standard yang dikeluarkan oleh produsen minyak dan produsen mobil tentang grade oli tsb.

Kecenderungan oli mesin saat ini adalah penurunan kekentalan oli untuk menurunkan hambatan fluida pada elemen yang berputar, sedangkan untuk menangani masalah pada permukaan elemen yang bersinggungan ditambahkan additive anti wearing, dsb. Pada operasional di lapangan yang lebih banyak dalam kondisi beban ringan atau sedang, dengan suhu sekitar 150 derajad celcius, oli yang memiliki base dari polimer memiliki kelebihan. Hal ini karena oli dengan base polimer mengalami perubahan kekentalan yang sedikit sekalipun terjadi perubahan suhu yang cukup besar. Sehingga aplikasi riilnya memiliki range usability yang lebih luas atau fleksible. Namun dengan kekentalan yang rendah, atau oli yang lebih encer, memiliki kecenderungan menguap yang lebih tinggi dari pada oli berkekentalan tinggi. Hal ini juga menjadi salah satu tema penelitian pada formula-development oli mesin.


Kode kekentalan dari sebuah oli mesin, biasanya tertulis di luar kaleng oli tersebut. Bagian yang ada huruf W, merupakan index kekentalan tsb yang diuji dengan sistem pengujian Cold Cranking Simulator (CCS) Ini dilakukan pada suhu rendah di bawah nol, misalnya 10W, 20W, 5W, atau 0W. Semakin kecil angka di situ semakin encer oli mesin tsb. Atau semakin mudah dalam starter mesin. Namun kalau dilihat secara problem pemakaian khusus nya di Indonesia dan bukan di dataran tinggi, oli tanpa standard CCS ini juga mencukupi. Apabila tanda kekentalan tsb, tidak menggunakan huruf W, maka oil tsb hanya di test dengan standard pada suhu 100 derajad C. Semakin kecil angkanya, semakin encer, cocok untuk titik berat pada fuel effisiency, tetapi kurang baik untuk melindungi elemen mesin yang saling bersentuhan.


Jadi sebenarnya dari sudut pandang teknis, untuk Indonesia yang tidak menjumpai suhu dingin, sudah cukup melihat spesifikasi oli dengan code angka tanpa huruf W. Tetapi dalam pemakaian riilnya kembali kepada kepuasan user, apakah memakai standard ganda atau cukup dengan standard tunggal tanpa pengujian CCS.


Long Life Engine Oil
Dengan semakin tingginya perhatian terhadap issue lingkungan, usaha untuk penggunaan oli mesin sampai dengan 30,000 km saat ini telah dimulai oleh beberapa produsen oli. Hal ini disamping lebih ringan bebannya terhadap lingkungan juga mengurangi tema dalam perawatan mesin. Dari penelitian telah diketahui bahwa penyebab utama rusaknya oli dimulai dari berkurangnya additive anti oksidasi dalam oli tsb. Semakin berkurangnya additive anti oksidasi ini menyebabkan kerusakan senyawa base oil karena proses kimia oksidasi, yang membawa effek berantai dengan kerusakan additive yang lain secara eksponensial yang mempercepat kenaikan kekentalan oli mesin tsb. Telah diketahui juga bahwa letak penyebab kerusakan mutu oli mesin ini, umumnya dimulai dari bagian antara piston dan silinder.

Pemakaian oli dalam kondisi mutu oli sudah rusak ini akan mengakibatkan timbulnya kotoran yang tertumpuk dalam mesin tsb. Kotoran ini berasal dari oli itu sendiri yang terurai, dan menggumpal yang akhirnya bisa diketemukan pada elemen-elemen mesin. Sehingga untuk memecahkan persoalan ini penggunaan additive anti oksidasi, additive detergent serta additive pencegah gumpalan menjadi salah satu kunci penting pada penentuan formula oli mesin baru.

Namun sebagai "rule of thumb", sampai saat ini, menggunakan oli yang biasa tetapi sering diganti lebih aman dari pada menggunakan oli bagus tetapi jarang diganti.

Secara garis besarnya, oli mesin ada lima group (menurut Standard API)

GROUP I : Mineral Oil dengan impurity cukup besar
GROUP II : Mineral oil dengan impurity lebih sedikit dari Group I
GROUP III : Mineral Oil sama dengan Group II dengan index viscosity lebih besar.
GROUP IV : PAO (PolyAlphaOlefin) Synthetic Oil
GROUP V : Esters Synthetic Oil

Group III ini dibuat dengan teknologi Synthetic - disebut dengan Synthetized Mineral Oil. Dilakukan oleh CASTROL dan menjualnya dengan Label SYNTHETIC tentu saja dengan harga Synthetic Oil.

Sekarang ini hampir semua synthetic oil menurunkan grade mereka mengikuti CASTROL dan menjualnya dengan harga Synthetic Oil (hem, meraup keuntungan yang berlipat ganda).

Tanpa melihat jenis dan kwalitas oli yang digunakan, yang menjadi masalah adalah BBM yang ada dalam ruang bakar tidak secara sempurna menguap, sehingga tidak semuanya terbakar. Sisa BBM ini dan Blowby akan membasahi Ring piston dan dinding silinder, melarutkan oli sehingga kering, hingga gesekan antara ring piston dengan dinding silinder nggak ada yang nahan, cepat AUS dan RUSAK.

Point UTAMAnya adalah bagaimana menjadikan BBM yang dimasukkan kedalam ruang bakar menguap (mendekati 100%), sehingga akan terjadi pembakaran sempurna, nggak ada sisa BBM. Se moderen2nya motor buatan baru, tetap saja tidak bisa menjadikan BBM menguap sempurna dalam ruang bakar (tergantung dari kwalitas bahan bakar), terlebih-lebih lagi kalau ada acara OPLOS-OPLOSan Bensin + Minyak tanah, ..... mesin akan cepat rusak atau performancenya akan dengan cepat mengalami DEGRADASI.


Sumber :  www.yjoc.com (lucky_012)
« Edit Terakhir: Juli 14, 2007, 04:10:51 pm oleh faritz »

faishal

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.017
  • Reputasi: 8
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lihat dengan mata hatimu ...
    • Lihat Profil
    • My Blog
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #9 pada: Mei 12, 2008, 12:37:24 pm »
Hampir 1 tahun coba pakai oli Shell Helix untuk Jupi MX, beneran bagus nih oli, suara mesin masih halus, biarpun itu untuk operasional dipakai pada kecepatan tinggi  :D


kian alfaiz

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 490
  • Reputasi: 10
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #10 pada: Mei 12, 2008, 04:02:51 pm »
ane dulu pake fastron....tarikan enak euyyy...tapi skarang jadi yamalube tuk my MX, cuz masih gratisan  :D

faishal

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.017
  • Reputasi: 8
  • Jenis kelamin: Pria
  • Lihat dengan mata hatimu ...
    • Lihat Profil
    • My Blog
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #11 pada: Mei 13, 2008, 09:25:13 am »
Dulu sewaktu masih dapet yang gratis pake yamalube juga, tapi sekarang pakai shell helix, emang harganya lumayan sekitar Rp.35.000,-

calon_akhwat

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.737
  • Reputasi: 56
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #12 pada: Mei 14, 2008, 04:35:06 pm »
assalamualaikum wr wb
pa kbr temen2 sport mania.................n para pencinta bebek heeeeeeee B-)

oh ya ana selama ini ana pake oli yamalube poruduk yamaha trus ganti lagi top 1 tp ana ngk suka nih kan prodak amerika tuh  X( bikin kaya orang aja

ada ngk ya oli dalam negeri yang bagus utk motor 4 tak?

thnk u all :)

kalau dari forum sebelah, kriteria oli yang baik untuk motor itu yang seperti ini..
INFO:
Indikator umum jika oli baik untuk motor:
1. Suara mesin yang halus
2. Putaran mesin yang ringan dan responsif
3. Suhu mesin stabil
4. Penguapan oli yang minim

dark_elf

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.562
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • rule the world
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #13 pada: Mei 14, 2008, 04:45:13 pm »
jangan pake top one,, ngancurin mesin itu oli...

artis gak gitu ngerti mesin

kian alfaiz

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 490
  • Reputasi: 10
    • Lihat Profil
Re: oli mesin apa ya yg bagus??????????
« Jawab #14 pada: Mei 14, 2008, 06:03:26 pm »
^ iya, dulu ane pernah baca tuh beritanya beberapa tahun yg lalu gitu, tapi itu HOAX ataw apa ya...