Penulis Topik: Konsultasi Adab Taaruf  (Dibaca 3135 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

gusdewa

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 1
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Target dan Realisasi Harianku
Konsultasi Adab Taaruf
« pada: Mei 16, 2011, 06:44:17 pm »
Assalamualaikum Wr Wb..

Saya ingin sedikit sharing sekaligus menanyakan solusi dari permasalahan saya Gan..
Bismillahirohmanirohim..

Saya mahasiswa tahun ketiga. InsyaAllah satu - dua semester lagi lulus. Dan InsyaAllah dua tahun lagi siap untuk menikah.
Permasalahannya gini Gan.
Akhir - akhir ini, Saya tertarik dengan salah satu akhwat. Akhwat ini top abis dah. Aktifis islam, aktifis pergerakan kampus, aktifis sosial, shalihah, berkepribadian dan berpenampilan menarik. Sang calon pendamping hidup idaman dah.
Si akhwat ini angkatan satu tahun di bawah saya Gan. Saya dan dia berbeda jurusan dan belum pernah berada di satu organisasi yang sama. Dengan demikian saya dan dia hanya bisa menjadi teman FB saja. Saya tahu dia dari teman - teman saya yang kenal sama dia. Dia mungkin juga kenal saya via FB saja.

Yang saya tanyakan :
1. Sebatas apakah saya bisa melakukan usaha agar saya bisa lebih menganal dia dan agar dia juga menganal saya (proses taaruf) sementara saya baru siap menikah 2 tahun yang akan datang?
2. Bagaimana adab taaruf yang bisa saya lakukan mulai saat ini atau saat saya siap menikah kelak?

Sukron..
Wassalamualaikum Wr Wb.

arif budiman

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.392
  • Reputasi: 71
  • Jenis kelamin: Pria
  • My little angels
    • Lihat Profil
Re:Konsultasi Adab Taaruf
« Jawab #1 pada: Mei 20, 2011, 05:38:10 pm »
wa'alaikum salam wr wb

saran saya
2 tahun itu waktu yang lama
persiapkan dulu 2 tahunmu itu dengan semua aktivitas yang sudah kamu rencanakan
setelah kamu siap untuk menikah
baru mulai berpikir untuk ta'aruf
kalo memang dia adalah jodohmu khan ga akan kemana-mana

think about it..
anggaplah kamu ta'aruf dengan dia
kemudian anggaplah pula dia bersedia menerima kamu sebagai calonmu untuk 2 tahun mendatang
lalu apa yang kamu lakukan selama 2 tahun menunggu kamu siap untuk menikah?
sah juga belum, ikatan resmi belum ada, tapi sudah merasa memiliki
saya rasa akan lebih banyak madharatnya daripada manfaatnya