Penulis Topik: HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)  (Dibaca 4305 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« pada: Desember 30, 2010, 12:18:57 am »
[Al Islam 535] SEPULUH Desember 2010 lalu, sebagaimana diketahui, untuk kesekian kalinya diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-Dunia. Di Tanah Air, Peringatan Hari HAM se-Dunia ditandai dengan sejumlah aksi oleh para pegiat HAM di beberapa daerah.

Yang menarik, terkait dengan HAM ini, seminggu sebelumnya, Human Rights Watch (HRW) dalam laporan yang berjudul, “Menegakkan Moralitas: Pelanggaran dan Penerapan Syariah di Aceh Indonesia,” menyebutkan bahwa dua aturan Perda Syariah mengenai larangan khalwat serta aturan mengenai busana Muslim pada pelaksanaanya telah melanggar HAM dan konstitusi Indonesia. Dalam konferensi pers pada Rabu (1/12/2010), HRW mendesak pemerintah lokal di Aceh dan pemerintah pusat Indonesia agar mencabut kedua aturan tersebut. Sejak masih dalam draft, perda yang sering disebut terinspirasi oleh syariah itu memang telah mendapat kecaman dari para aktivis liberal dan sekular dengan mengusung ide hak asasi manusia (HAM).

Karena itu, kaum Muslim tentu perlu mencermati kembali hakikat dan upaya di balik propaganda HAM. Pasalnya, propaganda HAM, baik dalam lingkup lokal/nasional maupun internasional, pada faktanya sering merugikan Islam dan kaum Muslim.

HAM: Propaganda Menyesatkan

Hak Asasi Manusia (HAM) yang selama ini digembar-gemborkan kalangan sekular sesungguhnya bagian dari ide demokrasi yang dipropagandakan Barat sekaligus dijajakan di negeri-negeri Islam. Demokrasi sendiri didasarkan pada paham kebebasan. Ide HAM yang didasarkan pada liberalisme (kebebasan) ini berbahaya dalam beberapa aspek. Kebebasan beragama (freedom of religion), misalnya, bukanlah semata-mata ketidakbolehan memaksa seseorang untuk memeluk agama tertentu; tetapi kebebasan untuk murtad dari Islam, bahkan untuk tidak beragama sama sekali. Atas dasar kebebasan juga, keyakinan dan praktik yang menyimpang dari Islam dibiarkan. Dengan alasan HAM, Ahmadiyah yang sesat karena menyakini Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi baru setelah Rasulullah Muhammad saw. atau Lia Eden yang mengaku Jibril dibela habis-habisan.

Di bidang sosial, dengan alasan kebebasan berperilaku sebagai ekpresi kebebasan individu, HAM melegalkan praktik yang menyimpang dari Islam seperti seks bebas, homoseksual, lesbian serta pornografi dan pornoaksi. Akibatnya, kemaksiatan pun meluas di tengah-tengah masyarakat. Data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2010 menunjukkan sebanyak 51 persen remaja di Jabodetabek tidak perawan lagi karena telah melakukan hubungan seks pranikah. Hal serupa juga terjadi di kota besar lainnya. Di Surabaya tercatat 54 persen, Bandung 47 persen, dan 52 persen di Medan sudah tidak perawan. Bersamaan dengan itu, jumlah pengidap penyakit HIV/AIDS pun terus meningkat.

Di bidang politik ide HAM juga digunakan sebagai “political hammer (palu politik)” untuk menyerang perjuangan penegakan syariah Islam yang merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Tidak hanya itu, HAM juga mengancam stabilitas dan kesatuan politik negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia. Lepasnya Timor Timur tidak bisa dilepaskan dari propaganda hak menentukan nasib sendiri (the right of self determination). Ancaman disintegrasi dengan alasan yang sama juga bisa terjadi di Papua dan Aceh.

Di bidang ekonomi, liberalisasi ekonomi telah menjadi jalan perampokan terhadap kekayaan negeri-negeri Islam atas nama kebebasan pemilikan. Tambang minyak, emas, perak, batubara yang sebenarnya merupakan milik rakyat (al-milkiyah al-amah), dirampok atas nama kebebasan investasi dan perdagangan bebas.
Walhasil, propaganda HAM di negeri-negeri Muslim, termasuk di negeri ini, pada dasarnya menyesatkan, dan karenanya perlu diwaspadai oleh umat Islam.

.............

Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2010/12/15/ham-alat-propaganda-dan-penjajahan-barat/


=========
CATATAN: Saya hanya ingin mendiskusikan paragraf yang dibold. Sebatas itu saja biar fokus. Tolong jangan bahas bagian lainnya. Matur tengkyuuuu........


---------------------------------------------------------------

Bagaimana dengan keberadaan Kovenan Hak Ekosob? Kovenan tersebut sangat jelas melindungi kesejahteraan, bukan seperti yang digambarkan tsb karena hanya memandang HAM hanya sebagai hak sipil dan politik saja....Kira2 bagaimana ya.... :-?



« Edit Terakhir: Desember 30, 2010, 12:32:10 pm oleh JinKura2 »

TRIPLE_X

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 503
  • Reputasi: 6
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« Jawab #1 pada: Februari 10, 2011, 09:21:19 pm »

Bagaimana dengan keberadaan Kovenan Hak Ekosob? Kovenan tersebut sangat jelas melindungi kesejahteraan, bukan seperti yang digambarkan tsb karena hanya memandang HAM hanya sebagai hak sipil dan politik saja....Kira2 bagaimana ya.... :-?


Kovenan sangat jelas melindungi kesejahteraan? apakah ini persepsi anda ataukah fakta?silahkan diperinci kinerja kovenan..saya jadi penasaran, karena saya orang awam baru dengar tuh kovenan. Apalagi sepak terjangnya kagak ngefek terkait masalah freeport, blok cepu, natuna, dsb. Monggo agak dibahas.. :-?

http://indonesia-escrights-net.blogspot.com/2009/08/mengenal-kovenan-tentang-hak-ekosob-3.html

rob25bradford

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 1
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« Jawab #2 pada: April 11, 2011, 02:42:10 pm »
Terima kasih untuk berbagi informasi! Baca blog tentang hak asasi manusia.

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re:HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« Jawab #3 pada: April 16, 2011, 01:23:13 pm »

Bagaimana dengan keberadaan Kovenan Hak Ekosob? Kovenan tersebut sangat jelas melindungi kesejahteraan, bukan seperti yang digambarkan tsb karena hanya memandang HAM hanya sebagai hak sipil dan politik saja....Kira2 bagaimana ya.... :-?


Kovenan sangat jelas melindungi kesejahteraan? apakah ini persepsi anda ataukah fakta?silahkan diperinci kinerja kovenan..saya jadi penasaran, karena saya orang awam baru dengar tuh kovenan. Apalagi sepak terjangnya kagak ngefek terkait masalah freeport, blok cepu, natuna, dsb. Monggo agak dibahas.. :-?

http://indonesia-escrights-net.blogspot.com/2009/08/mengenal-kovenan-tentang-hak-ekosob-3.html

klo dlm konteks trit, apakah HAM itu menyesatkan spt kutipan dtrit di atas? Sangat tendensius dan tak berdasar kan artikel yg saya copas itu? Bahasa agak gambalangnya, ngwur bin sotoy...:)

arif budiman

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.392
  • Reputasi: 71
  • Jenis kelamin: Pria
  • My little angels
    • Lihat Profil
Re:HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« Jawab #4 pada: April 21, 2011, 04:15:01 pm »
ketika seseorang/kelompok mengatasnamakan HAM
tendensinya akan sangat bersangkut paut erat dengan vested interest seseorang/kelompok tsb
sehingga kadang2 lupa bahwa deklarasi HAM juga menyatakan bahwa
Dalam menjalankan hak-hak dan kebebasan-kebebasannya, setiap orang harus tunduk hanya pada pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh undang-undang yang tujuannya semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan yang tepat terhadap hak-hak dan kebebasan-kebebasan orang lain, dan untuk memenuhi syarat-syarat yang adil dalam hal kesusilaan, ketertiban dan kesejahteraan umum dalam suatu masyarakat yang demokratis(pasal 29 ayat 2)

jadi propaganda barat atau bukan..
menurut saya..
HAM memang sering dipake untuk melegitimasi tindakan tertentu yang sebenarnya kontradiktif dengan prinsip HAM itu sendiri

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re:HAM: Alat Propaganda dan Penjajahan Barat (Apa Bener neh?)
« Jawab #5 pada: April 22, 2011, 12:48:56 am »
ketika seseorang/kelompok mengatasnamakan HAM
tendensinya akan sangat bersangkut paut erat dengan vested interest seseorang/kelompok tsb
sehingga kadang2 lupa bahwa deklarasi HAM juga menyatakan bahwa
Dalam menjalankan hak-hak dan kebebasan-kebebasannya, setiap orang harus tunduk hanya pada pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh undang-undang yang tujuannya semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan yang tepat terhadap hak-hak dan kebebasan-kebebasan orang lain, dan untuk memenuhi syarat-syarat yang adil dalam hal kesusilaan, ketertiban dan kesejahteraan umum dalam suatu masyarakat yang demokratis(pasal 29 ayat 2)

jadi propaganda barat atau bukan..
menurut saya..
HAM memang sering dipake untuk melegitimasi tindakan tertentu yang sebenarnya kontradiktif dengan prinsip HAM itu sendiri

Tentu saja bukan. Tak ada yang salah dr pernyataan itu.....