Penulis Topik: Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk  (Dibaca 9150 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« pada: September 03, 2010, 10:11:55 am »
Metrotvnews.com, Aceh Barat: Apes menimpa Naziruddin alias Prancis. Pria asal Aceh Barat, Aceh, itu terancam mendapat hukuman cambuk enam kali dan penjara satu tahun. Gara-garanya ia menjual nasi bungkus di pagi hari. Tindakan Naziruddin itu dinilai mengganggu kekusyukan ibadah di bulan puasa.

Semula niat Naziruddin menjual nasi bungkus untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Namun apa lacur, ia justru berurusan dengan petugas Wilayatul Hisbah Dinas Syariat Islam Aceh Barat. Naziruddin ditangkap di rumahnya di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Naziruddin dianggap mengganggu kekhuyusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Selain menahan Naziruddin, petugas juga menyita 13 bungkus nasi, air mineral kemasan serta beberapa bungkus kopi dan teh dari rumah Naziruddin di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Naziruddin lalu dibawa ke Markas Polisi Syariat Islam Wilayatul Hisbah Aceh Barat. Setelah menjalani pemeriksaan, kasus Naziruddin dilimpahkan ke Polres Aceh Barat. Naziruddin yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dikenai sanksi qanun nomor 11 tahun 2010.(DSY)


Sumber: http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2010/08/31/112251/Penjual-Nasi-Terancam-Hukuman-Cambuk

----------------------------------------------------------

Kabar di atas sudah mencuat beberapa hari lalu. Tentu saja sangat mengagetkan karena seseorang yang mencari nafkah dengan halal dipidanakan atas nama agama, khususnya dianggap mengganggu kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Si tersangka pun terancam hukuman cambuk akibat ia berdagang makanan dan minuman di pagi hari, saat umat Islam berpuasa.

Disinal letak perdebatannya. Apakah sikap yang ditunjukkan Polisi Syariat Islam Wilayatul Hisbah Aceh Barat ini berlebihan atau tidak? Atau tindakan pedagang tersebut pada dasarnya sah2 saja? Bisa dibayangkan andaikata tanpa berdagang ia mengalami kekarangan secara finansial. Ya, daripada mencuri/merampok kan lebih baik berdagang, tapi untuk kasus ini sepertinya tak berlaku.

Untuk itu, pendapat teman2 semua terhadap persoalan ini bagaimana? Setuju kah dengan hukuman cambuk yang mengancam Naziruddin tersebut atau tidak???

d4vid_r5

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.926
  • Reputasi: 40
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dreaming...
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #1 pada: September 03, 2010, 10:55:02 am »
emang hukum secara syariatnya gimana si? :-?

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #2 pada: September 03, 2010, 08:25:56 pm »
Apa memang salah ya berjualan makanan di kala puasa Ramadhan seperti berita di atas? Entahlah, ada atau tidak dalam hukum syariat. Tapi saya yakin, meskipun belum tahu ke-ada-annya, itu tidak diatur. Hanya sekedar penegasan beroperasinya kekuasaan politik. Sekedar analisis saja... :)

naruse07

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 623
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • Life is simple, but sometimes we make it confused.
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #3 pada: September 03, 2010, 09:08:53 pm »
Lebay bgt peraturan ny (petugas ny jugak)

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #4 pada: September 05, 2010, 02:19:07 am »
yang penting 'syariah islam'

Abi Nizma

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.850
  • Reputasi: 43
  • Jenis kelamin: Pria
  • Aku Mencintai Kedua2nya
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #5 pada: September 06, 2010, 07:19:19 am »
Kenapa berjualannya gak menjelang berbuka aja sih.. seperti diwilayah lain kan banyak tuh.. Insya Alloh keberkahan dan kecukupan pasti diberi...

Terkadang orang memang takut gak dapet rezeki.. padahal kan udah diatur... hari ini kamu dapet sekian yang penting berusaha....

Intinya sadar beragama itu perlu sih... untuk hukuman wallahu'alam sudah sesuai atau belum...

Di Bulan Ramadhan Sekarang orang gak berpuasa cuek... pake celana pendek bagi wanita cuek... jualan terang2an gak ditutup cuek... ghibah cuek... Beramal untuk diri sendiri saja sudah cuek.. gimana suruh berkorban demi islam...

 
« Edit Terakhir: September 06, 2010, 11:46:35 am oleh Abi Nizma »

gerrard

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 262
  • Reputasi: 10
  • Jenis kelamin: Pria
  • ^_____^'
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #6 pada: September 06, 2010, 08:30:03 am »
wah, cukup diberi pengertian saja. yang salah tu pemimpinnya, harusnya memperhatikan yang dipimpinnya.

Oshin Syalala

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 352
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Wanna be a strongger woman....
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #7 pada: September 06, 2010, 09:19:45 am »
Kalau itu memang hukum tertulis yang diberlakukan oleh pemda aceh barat, hukuman itu sah-sah saja dilakukan...
Tetapi kok ya lebay...
Emang hukum islam yang rahmatanlil'alamin harus seperti itu ya?
Tidak dilihat dulu latar belakangnya seperti apa?
Tidak ada pembinaan dulu?
Dan apakah kualitas umat islam "seperti itu" ya, yang akan goyah hanya karena sebungkus nasi?
Kok ya  absurd banget...
Lagian apakah penduduk aceh barat isinya hanya muslim?
Sekali lagi hukuman ini saya anggap menggelikan...
Saya berpendapat lebih baik dilakukan pembinaan daripada hukum cambuk...

bukan_malaikat

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 885
  • Reputasi: 27
  • Jenis kelamin: Pria
  • Menimba ilmu dan menjalin silaturrahim :)
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #8 pada: September 06, 2010, 11:12:21 am »
Setuju...

+1 buat Oshin.

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #9 pada: September 06, 2010, 01:28:13 pm »
Ehm...
*sambil trsenyum geli*
disini yg diterapkan adem ayem saja
kok diluar sana yg ribut yaaa
heheheee

:))

sama saja

bukan_malaikat

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 885
  • Reputasi: 27
  • Jenis kelamin: Pria
  • Menimba ilmu dan menjalin silaturrahim :)
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #10 pada: September 06, 2010, 03:12:52 pm »
Ehm...
*sambil trsenyum geli*
disini yg diterapkan adem ayem saja
kok diluar sana yg ribut yaaa
heheheee

 :))

sama saja

entah siapa yg benar
entah siapa yang gak tau aturan
tp yg pasti, setiap daerah itu saya yakin punya hukum 2 adat yang bersifat lokal.
dan kami disini punya hukum adat yang coba di hidupkan kembali lewat qanun yg terintegrasi dalam qanun syari'at islam...

makanya saya trtawa dalam hati membaca koment2 di atas

 :))   =))   :))

Ketika nilai adat berbenturan dengan nilai kemanusiaan, selalu dielakkan begitu.
Apa jadinya kalo carok dan brem bali juga dilindungi sebagai produk budaya?

Ngomongngawurnggakjelasyangpentingngebompakchik

Oshin Syalala

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 352
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Wanna be a strongger woman....
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #11 pada: September 06, 2010, 03:15:06 pm »
Kalau itu memang hukum tertulis yang diberlakukan oleh pemda aceh barat, hukuman itu sah-sah saja dilakukan...
Ini bentuk rasa menghargaiku atas hukum daerah, seperti yang pakchik sebutkan diatas...

Tetapi kok ya lebay...
Emang hukum islam yang rahmatanlil'alamin harus seperti itu ya?
Tidak dilihat dulu latar belakangnya seperti apa?
Tidak ada pembinaan dulu?
Dan apakah kualitas umat islam "seperti itu" ya, yang akan goyah hanya karena sebungkus nasi?
Kok ya  absurd banget...
Lagian apakah penduduk aceh barat isinya hanya muslim?
Sekali lagi hukuman ini saya anggap menggelikan...
Saya berpendapat lebih baik dilakukan pembinaan daripada hukum cambuk...
Dan orang2 juga memberikan komentar tentang itu, boleh dong....
Dan kalau ada perbedaan pandangan, itu hal yang wajar, namanya juga diskusi...
Begitu bukan pakchik? ^^

Oiya mumpung ada orang asli aceh ni...
Qonun (Hukum adat) dan hukum syariat itu adalah 2 hal yang sama atau berbeda pakchik?

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #12 pada: September 06, 2010, 05:05:36 pm »
Hahahahahaaa

makchiikk
qanun itu bkan hukum adat
tapi perda (peraturan daerah)
klo di aceh disebut qanun

@pak master hukum N ibu fisioterapis
pasca damai, lahirlah UU NO 11 Tahun 2006 ttg pemerintahn Aceh.
dmana diantara turunan UU itu melahirkn point2 syariat islam dan majelis adat.
lalu kmudian, point2 itu di terjemahkn dlm bntuk qanun sbagai juklak utk diimplementasikn.
dan utk kasus di Aceh, hukum adat dan syariat itu di maktubkn dlam sebuah qanun.
bgitu..

jadi salh besar bila ada yg mngatakn km di Aceh menghilangkn ksempatn org utk mncari nafkah yg 'halal' atas nama syari'at, toh yg dilanggar oleh sang penjual nasi adalh qanun yg sangat jelas implikasi hukumnya.
polisi syariah itu tidak hanya menangani kasus2 pelanggaran syarilat semata, tp juga kasus2 moral, pelanggarn hukum adat.


begitu lbih kurang
ingin rasanya kasi kuliah bab ini, tp lg ol lewat hp
rada susah..

*menunggu sesuatu*


berarti yang bermasalah itu qanun-nya? cenderung melupakan aspek sosiologis karena bila2 diterapkan sangat kontradiktif dengan realitas masyarakat?

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #13 pada: September 06, 2010, 05:18:31 pm »
Ehm...
*sambil trsenyum geli*
disini yg diterapkan adem ayem saja
kok diluar sana yg ribut yaaa
heheheee

 :))

sama saja

entah siapa yg benar
entah siapa yang gak tau aturan
tp yg pasti, setiap daerah itu saya yakin punya hukum 2 adat yang bersifat lokal.
dan kami disini punya hukum adat yang coba di hidupkan kembali lewat qanun yg terintegrasi dalam qanun syari'at islam...

makanya saya trtawa dalam hati membaca koment2 di atas

 :))   =))   :))

jika saya menganut hukum anda, maka sejatinya andapun tidak seharusnya 'ngurusin' urusan dijakarta. deal?

tapi ini indonesia bung. anda boleh saja mengatakan kami adalah orang luar aceh yang tak layak mencampuri urusan disana.
tapi maaf, kami merasa kalian dan tanah kalian adalah bagian dari kami. suka atau tidak

dinie_bgt

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.977
  • Reputasi: 56
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Penjual Nasi Terancam Hukuman Cambuk
« Jawab #14 pada: September 06, 2010, 08:01:09 pm »
Ijin OOT, masih berkaitan juga siy sbnrnya...

Emang yg tinggal di aceh itu muslim semua ya?
Ga ada gitu satu orang pun yg non-muslim...??