Penulis Topik: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia  (Dibaca 51666 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #30 pada: Agustus 04, 2010, 01:06:51 pm »
Satu hal yg srg kl org keliru sbg aktvs dakwah, knp yg di kedpnkan nama klmpknya bkn hakikat tdr tujuan dr dkwah itu ykn alqur'an dan assunnah. Sehingga ktk klmpknya di hujat mrh, krktr dsr ta'asubnya tampak.

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #31 pada: Agustus 04, 2010, 01:15:15 pm »
Kemudian akn tmpk pula kerancuan dlm aktvts dkwhnya. Dakwh alhaq tdk di bts dgn target dan waktu tertentu. Standar bakunya adlh sudahkan al qur'an dan assunnah tlh sampai kpd ummat? Yg dgnnya terangkat kebodohan kaum muslimin trhdp agamanya(islam).

Fauzi5994559

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 753
  • Reputasi: 0
  • One God, One Guider, but Why not One Leader ?
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #32 pada: Agustus 04, 2010, 02:53:38 pm »
terus terang, saya salut dengan perjuangan HTI dalam mewujudkan visi-misinya. Lebih berani berterus-terang dengan mimpi yang mereka dambakan, tidak bersembunyi dibalik kabut tebal pragmatisme sesaat. tentu saja ini dalam konteks memperjuangkan visi-misi, tapi dalam ranah lainnya saya tak sependapat, terutama terkait hubungan antara agama dan negara. Dunia yang lain adalah mungkin....:)

thx. saya hormati ke-tidak setujuan mas JinKura2 tentang dikaitkannya negara dg agama.
yg saya senang kpd anda adalah anda paham ttg prinsip HTI meskipun tdk setuju, daripada berkomentar kemana2 apakah mereka jelas ttg hti atau tdk sih sebenarnya ?

Fauzi5994559

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 753
  • Reputasi: 0
  • One God, One Guider, but Why not One Leader ?
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #33 pada: Agustus 04, 2010, 03:34:30 pm »
Kemudian akn tmpk pula kerancuan dlm aktvts dkwhnya. Dakwh alhaq tdk di bts dgn target dan waktu tertentu. Standar bakunya adlh sudahkan al qur'an dan assunnah tlh sampai kpd ummat? Yg dgnnya terangkat kebodohan kaum muslimin trhdp agamanya(islam).

setuju banget. :great:

Fauzi5994559

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 753
  • Reputasi: 0
  • One God, One Guider, but Why not One Leader ?
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #34 pada: Agustus 04, 2010, 03:35:36 pm »
Satu hal yg srg kl org keliru sbg aktvs dakwah, knp yg di kedpnkan nama klmpknya bkn hakikat tdr tujuan dr dkwah itu ykn alqur'an dan assunnah. Sehingga ktk klmpknya di hujat mrh, krktr dsr ta'asubnya tampak.

setuju banget. :great:

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #35 pada: Agustus 04, 2010, 03:56:03 pm »

thx. saya hormati ke-tidak setujuan mas JinKura2 tentang dikaitkannya negara dg agama.
yg saya senang kpd anda adalah anda paham ttg prinsip HTI meskipun tdk setuju, daripada berkomentar kemana2 apakah mereka jelas ttg hti atau tdk sih sebenarnya ?

wah, saya ga tau juga klo soal itu...^^

Ga terlalu paham juga sih. Cuma sering diskusi saja sama teman yang kebetulan aktivis HTI meskipun kami punya kutub pemikiran beda. Bedanya seperti langit dan bumi, serta hanya bisa disatukan dalam isu2 tertentu saja...:)
« Edit Terakhir: Agustus 04, 2010, 04:20:00 pm oleh JinKura2 »

bukan_malaikat

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 885
  • Reputasi: 27
  • Jenis kelamin: Pria
  • Menimba ilmu dan menjalin silaturrahim :)
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #36 pada: Agustus 04, 2010, 04:13:00 pm »
apakah mereka jelas ttg hti atau tdk sih sebenarnya ?

Maaf, bukan bermaksud memojokkan, tapi sudilah kiranya mas Fauzi menjelaskan kepada saya yang benar-benar baru belajar Islam ini apa sih sebenarnya Hizbut Tahrir, khususnya HTI? Saya sudah buka topik HTI yang sudah ada. Tapi di sana jujur saja saya tidak mendapatkan kejelasan. ^^'

Semoga dengan penjelasan ulang dari anda, teman-teman yang anda ragukan pengertiannya tentang HTI bisa tercerahkan.

Syukran.

naruse07

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 623
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • Life is simple, but sometimes we make it confused.
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #37 pada: Agustus 05, 2010, 01:11:54 am »
ah, saia mah malas ngaji. . .bukan ny ilmu yg didapat, malah yg ada doktrinisasi (-_-')7

*ga semua lho, tapi rata2 bgitu (dari pengalaman beberapa sahabat)

tp ga tau jg deh :-??
*mbulet :p

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #38 pada: Agustus 05, 2010, 06:30:51 am »
Dgn klaim2 ats islam yg diikutinya, saya islam hti, ikhwany atau tablihy sering mnjd beda pula cara beragama. Kenapa tdk mencukupkan bhw saya seorang sunny sebuah nisbat mulia bkn skdr klaim akn ttp mengimplementasikan syariat islam dlm khdpn sosial masyarakat secara menyeluruh(syumuliah) sekecil apapun. Sudhlh jk klaim tnp bukti nyata, slmt tinggal kejayaan islam jika syariatnya diabaikan.

Oshin Syalala

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 352
  • Reputasi: 24
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Wanna be a strongger woman....
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #39 pada: Agustus 05, 2010, 08:21:47 am »
Saya Muslim, insyaAlloh....

Mau HTI, Tabligh, Tarbiyah atau apapun namanya selama muslim ya, saudara...

Tapi seneng ga seneng, pastinya ada oknum2 didalamnya yang ga luwes dalam penyampaian sehingga tujuan yang sebenernya baik diterima oleh sebagian orang jadi "ga baik" .

Yaaaa, semisal: Doktrinisasi dan NATO (Sepertinya yang sudah disebutkan diatas)...

Bagi saya itu semua hanya masalah penyampaian saja, terlepas dari semua itu "okelah..." ^^

LAVI

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.262
  • Reputasi: 23
  • Jenis kelamin: Pria
  • However She is Still an Adolescent Child
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #40 pada: Agustus 05, 2010, 09:54:36 am »
ya..prinsipnya muslim ya cuma 1 soal HTI ini dulu juga pernah ikut pengajian, dapatnya bukan ilmu malah indoktrinasi...pake acara ngineb segala...enak ngaji sendiri di rumah, targetnya jelas mau apa...mau cari apa dll....kalo soal mengandai-andai bikin negara dengan ideologi apa dll, napa nggak bikin simulasi aja kaya negara Bujangan??

drai

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.604
  • Reputasi: 7
  • "masih selalu bahagia"
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #41 pada: Agustus 06, 2010, 10:11:34 am »
Ni'matnya beri'timad dgn aqidah ahlus sunnah wal jama'ah, semulia mulianya baiat adl agr konsisten berislam dgn alqur'an dan assunnah dgn mengikuti pemahaman salafus shalih. Tdk terikat dgn ikatan apapun kecuali dua hal tsbt.

Fauzi5994559

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 753
  • Reputasi: 0
  • One God, One Guider, but Why not One Leader ?
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #42 pada: Agustus 06, 2010, 12:53:46 pm »
apakah mereka jelas ttg hti atau tdk sih sebenarnya ?

Maaf, bukan bermaksud memojokkan, tapi sudilah kiranya mas Fauzi menjelaskan kepada saya yang benar-benar baru belajar Islam ini apa sih sebenarnya Hizbut Tahrir, khususnya HTI? Saya sudah buka topik HTI yang sudah ada. Tapi di sana jujur saja saya tidak mendapatkan kejelasan. ^^'

Semoga dengan penjelasan ulang dari anda, teman-teman yang anda ragukan pengertiannya tentang HTI bisa tercerahkan.

Syukran.

Terimakasih atas tanggapannya.

HTI adalah hizbut tahrir indonesia, artinya hizbut tahrir yg ada di wilayah indonesia yg merupakan bagian dari Hizbut Tahrir dunia. Hizbut Tahrir lahir di Al-Quds ( Jerussalem, Palestina ) th 1953 yg terdaftar dg nama Hizbut Tahrir Alam-Islamiy artinya Partai Pembebasan Dunia Islam, namun orang biasa menyebutnya Hizbut Tahrir ( HT ). Saat ini anggota HT ada di hampir seluruh dunia di asia, eropa, afrika, australia dan yg terbaru di amrika.

HT didirikan oleh Syaikh Taqiyyudin An-Nabhani seorang Hakim pada mahkamah syariah, pendidik dan sekaligus mujtahid. Beliau Doktor lulusan Al-Azhar dan Universitas Ummul Quro' Kairo. Kakeknya adalah Syaikh Yusuf bin Ibrahim bin Mustofa An-Nabhani As-Syafi'i seorang ulama besar, pujangga dan seorang hakim agung pada Mahkamah Agung Syariah di Konstantinopel ibukota ke-khalifahan Islam Ustmaniyyah Turki. Buku2 sang kakek ini tdk asing di pesantren2 negeri kita.

Landasan berdirinya HT adalah untuk memenuhi seruan Allah swt dlm surah ali imran 114 or 104?:
" Dan hendaklah ada diantara kalian (kaum muslimin) segolongan/sekelompok umat yang menyerukan kepada kebajikan (mendakwahkan islam) dan mengajak berbuat kemakrufan (menerapkan syariah) dan meninggalkan kemunkaran (meninggalkan sgala kerusakan). Merekalah orang2 yg beruntung."

Tujuan dan metodenya adalah meneladani sunnah Rosul saw, yaitu :
Tujuan :
Mengajak umat untuk kembali kpd kehidupan Islam ( sesuai syariat islam dlm sgla aspek ).
Caranya :
Dengan menerapkan syariah islam baik dlm individu maupun dalam bernegara.
Metodenya :
Dengan menegakkan kembali ke-khalifahan Islam yg tunggal untuk seluruh dunia.

Begitu singkatnya. Silahkan bertanya dan sharing lebih jauh lagi. Saya tunggu.

atau buka2 : http://www.hizbut-tahrir.or.id
« Edit Terakhir: Agustus 06, 2010, 12:55:49 pm oleh Fauzi5994559 »

JinKura2

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 301
  • Reputasi: 11
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #43 pada: Agustus 06, 2010, 02:22:21 pm »

HTI adalah hizbut tahrir indonesia, artinya hizbut tahrir yg ada di wilayah indonesia yg merupakan bagian dari Hizbut Tahrir dunia. Hizbut Tahrir lahir di Al-Quds ( Jerussalem, Palestina ) th 1953 yg terdaftar dg nama Hizbut Tahrir Alam-Islamiy artinya Partai Pembebasan Dunia Islam, namun orang biasa menyebutnya Hizbut Tahrir ( HT ). Saat ini anggota HT ada di hampir seluruh dunia di asia, eropa, afrika, australia dan yg terbaru di amrika.

HT didirikan oleh Syaikh Taqiyyudin An-Nabhani seorang Hakim pada mahkamah syariah, pendidik dan sekaligus mujtahid. Beliau Doktor lulusan Al-Azhar dan Universitas Ummul Quro' Kairo. Kakeknya adalah Syaikh Yusuf bin Ibrahim bin Mustofa An-Nabhani As-Syafi'i seorang ulama besar, pujangga dan seorang hakim agung pada Mahkamah Agung Syariah di Konstantinopel ibukota ke-khalifahan Islam Ustmaniyyah Turki. Buku2 sang kakek ini tdk asing di pesantren2 negeri kita.

Landasan berdirinya HT adalah untuk memenuhi seruan Allah swt dlm surah ali imran 114 or 104?:
" Dan hendaklah ada diantara kalian (kaum muslimin) segolongan/sekelompok umat yang menyerukan kepada kebajikan (mendakwahkan islam) dan mengajak berbuat kemakrufan (menerapkan syariah) dan meninggalkan kemunkaran (meninggalkan sgala kerusakan). Merekalah orang2 yg beruntung."

Tujuan dan metodenya adalah meneladani sunnah Rosul saw, yaitu :
Tujuan :
Mengajak umat untuk kembali kpd kehidupan Islam ( sesuai syariat islam dlm sgla aspek ).
Caranya :
Dengan menerapkan syariah islam baik dlm individu maupun dalam bernegara.
Metodenya :
Dengan menegakkan kembali ke-khalifahan Islam yg tunggal untuk seluruh dunia.

Begitu singkatnya. Silahkan bertanya dan sharing lebih jauh lagi. Saya tunggu.

atau buka2 : http://www.hizbut-tahrir.or.id

Okehh...yang ingin saya tanyakan:
1. Bagaimana posisi khilafah dalam memandang masyarakat adat? Apakah mereka harus patuh? Soalnya, dari beberapa artikel tentang HTI, mayortitas memberi contoh peristiwa di Timur Tengah yg notabene situasi sosio-kulturalnya jauh berbeda bahkan bertolak belakang dengan Indonesia atau Amerika Selatan yg kaya dengan masyarakat adatnya....
2. Kebetulan saya pernah membaca sebuah artikel, negara khilafah dalam poltik luar negerinya cenderung berkarakter ekspansionis. Adakah jaminan hal itu tidak akan melahirkan imperialisme dan kolonialisme seperti bangsa Eropa dulu? (salah satu tujuan pelayaran Eropa ke Timur adalah gospel. Namun, sayangnya hal tersebut malah melahirkan penderitaan selama ratusan tahun negara jajahan)

thx:)

Fauzi5994559

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 753
  • Reputasi: 0
  • One God, One Guider, but Why not One Leader ?
    • Lihat Profil
Re: Kenapa HTI sulit berkembang di Indonesia
« Jawab #44 pada: Agustus 06, 2010, 03:41:24 pm »

HTI adalah hizbut tahrir indonesia, artinya hizbut tahrir yg ada di wilayah indonesia yg merupakan bagian dari Hizbut Tahrir dunia. Hizbut Tahrir lahir di Al-Quds ( Jerussalem, Palestina ) th 1953 yg terdaftar dg nama Hizbut Tahrir Alam-Islamiy artinya Partai Pembebasan Dunia Islam, namun orang biasa menyebutnya Hizbut Tahrir ( HT ). Saat ini anggota HT ada di hampir seluruh dunia di asia, eropa, afrika, australia dan yg terbaru di amrika.

HT didirikan oleh Syaikh Taqiyyudin An-Nabhani seorang Hakim pada mahkamah syariah, pendidik dan sekaligus mujtahid. Beliau Doktor lulusan Al-Azhar dan Universitas Ummul Quro' Kairo. Kakeknya adalah Syaikh Yusuf bin Ibrahim bin Mustofa An-Nabhani As-Syafi'i seorang ulama besar, pujangga dan seorang hakim agung pada Mahkamah Agung Syariah di Konstantinopel ibukota ke-khalifahan Islam Ustmaniyyah Turki. Buku2 sang kakek ini tdk asing di pesantren2 negeri kita.

Landasan berdirinya HT adalah untuk memenuhi seruan Allah swt dlm surah ali imran 114 or 104?:
" Dan hendaklah ada diantara kalian (kaum muslimin) segolongan/sekelompok umat yang menyerukan kepada kebajikan (mendakwahkan islam) dan mengajak berbuat kemakrufan (menerapkan syariah) dan meninggalkan kemunkaran (meninggalkan sgala kerusakan). Merekalah orang2 yg beruntung."

Tujuan dan metodenya adalah meneladani sunnah Rosul saw, yaitu :
Tujuan :
Mengajak umat untuk kembali kpd kehidupan Islam ( sesuai syariat islam dlm sgla aspek ).
Caranya :
Dengan menerapkan syariah islam baik dlm individu maupun dalam bernegara.
Metodenya :
Dengan menegakkan kembali ke-khalifahan Islam yg tunggal untuk seluruh dunia.

Begitu singkatnya. Silahkan bertanya dan sharing lebih jauh lagi. Saya tunggu.

atau buka2 : http://www.hizbut-tahrir.or.id

Okehh...yang ingin saya tanyakan:
1. Bagaimana posisi khilafah dalam memandang masyarakat adat? Apakah mereka harus patuh? Soalnya, dari beberapa artikel tentang HTI, mayortitas memberi contoh peristiwa di Timur Tengah yg notabene situasi sosio-kulturalnya jauh berbeda bahkan bertolak belakang dengan Indonesia atau Amerika Selatan yg kaya dengan masyarakat adatnya....
2. Kebetulan saya pernah membaca sebuah artikel, negara khilafah dalam poltik luar negerinya cenderung berkarakter ekspansionis. Adakah jaminan hal itu tidak akan melahirkan imperialisme dan kolonialisme seperti bangsa Eropa dulu? (salah satu tujuan pelayaran Eropa ke Timur adalah gospel. Namun, sayangnya hal tersebut malah melahirkan penderitaan selama ratusan tahun negara jajahan)

thx:)


1.Posisi khilafah dalam memandang masyarakat adat :
   Khalifah adalah manusia muslim dia juga punya kewajiban yg sama dg muslim yg bukan khalifah, yaitu
   sama2 mendakwahkan Islam. Tentang manusia adat mereka juga harus mendapat dakwah Islam, pasti
   sedikit banyak mereka akan ber-islam. Sebagaimana berislamnya orang adat jawa oleh walisongo di masa
   ke khalifahan Ustmaniyah Sulaiman al Qanuni.
   Atau islamnya suku2 papua di masa dulu & sekarang, orang2 adat ini wajib kita perkenalkan Islam.
   http://goeboekoenik.blogdetik.com/2009/07/31/kapal-dakwah-afkn-khilafah-i-berlayar-ke-papua/
   http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/06/19/120694-jihad-seorang-muslim-memakmurkan-pedalaman-papua

  Apabila adat itu adalah memang agama mereka, tentunya kita perlakukan sebagaimana pemeluk agama
  non islam lainnya. Lakum diinukum waliyadiin.

2. Islam dengan adanya Khalifah terus eksis selama kira2 1300 tahun dari th 622 M sampai 3 maret 1924.
    Selama itu : wilayahnya menjangkau 2/3 dunia dari maroko hingga merauke. dari spanyol hingga wina.
    Selama itu nyaris tdk ada tanda2 bentuk penjajahan, pemaksaan agama, dll. Orang serbia, russia, yunani
    spain, tetap pada agamanya, indonesia berislam secara sukarela.
    Justru ketika wilayah2 islam itu jatuh ke tangan pasukan salib, mereka mengalami penderitaan seperti
    kolonialisme dan neo kolonialisme, contohnya indonesia.
    http://www.barbaros.biz/OSMANLI.htm
    http://www.barbaros.biz/Kehidupan_Khaireddin_Barbarossa.htm