Penulis Topik: Program acara "REALIGI" > TransTV, Fenomena sosial "LAMA" dari Penyakit Masy  (Dibaca 9947 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Sebuah pembelajaran berharga tanpa perlu sekolah, thanks.. =D>

Assl Wr Wb.....

PROGRAM ACARA "RELEGI TRANSTV".......SANGAT INOVATIF....!!!!
Senin dan Rabu ...setiap pukul 20:00...

Meskipun banyak program MEDIA ELEKTRONIK , khususnya pertelevisian di tanah air ini cenderung bernuansa Glamor, dengan gerak/ tingkah laku dan busana yang SERONOK VULGAR EROTIS,....tetapi ada juga terselip beberapa program acara yang AMAT MENDIDIK BAGI MASYARAKAT KECIL UMUMNYA, TERUTAMA DALAM SITUASI TEKANAN RESESI EKONOMI...."MEMBERIKAN CONTOH YANG MENGAJAK KEPADA KEMASLAHATAN UMAT"......

Mengungkap sebuah rahasia lama "DUNIA KEHIDUPAN KOMUNITAS JIN" yang sulit terjawab dengan "kesat mata dan kesat aqal" dari fatwa- fatwa Allah SWt dalam Al Quran,....bahwa ayat-ayat ini bukanlah ayat-ayat mustasyabihat, tetapi sebuah kenyataan ,...meski sulit dibuktikan, jika tak ada buktinya....dan acara Relegi dari Transtv telah menolong kita menjebatani pembuktian ayat2 Allah tsb....(semoga tidak ada rekayasa fatal didalamnya)....

Dan mereka TOKOH MASYARAKAT, "para mujahid" yang dikarunia Allah untuk menetralisr pengaruh kemudaratan yang ditimbullkan oleh kekufuran dari kaum-kaum jin yang telah menjadi kafir jahili, ...Tenaga dan pikiran anda amat dibutuhkan masyarakat dan umat khususnya.......insyaallah.....jazakumullah.

THANKs berat untuk tim Manajemen and crew....

. ....."INI KISAH KUNO NASIHAT ALLAH SWT"...........
============
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

QS. al-Jinn : 6 :
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan (=memuja) kepada beberapa laki-laki di antara (kaum) Jin, sehingga jin-jin itu menambah-nambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Al’ Baqarah 102.
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan (sebagai penyihir) pada masa kerajaan Sulaiman, padahal Sulaiman tidak kafir , hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan kepada seseorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.

QS. al-An'am (6) : 128
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman): "Wahai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah (saling) mendapat kesenangan dari sebahagian (kaum Jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

MUHAMMAD SAW dan KAUM JIN :
==========================
QS. al-Ahqaf (46) : 29
Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu (Muhammad) yang mendengarkan al-Quran, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan (Al Quran) lalu mereka berkata: "Diamlah kamu (jangan berisik dan dengarkan)". Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan (sebagaimana ayat yang mereka dengar)..

QS. al-Jinn : 19
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri (hendak) menyembah-Nya (sholat), hampir saja jin-jin itu berdesak-desakan mengerumuninya.

QS. al-Isra' (17) : 88
Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini; niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain".

ALLAH SWT dan KAUM JIN
=====================

QS. al-A'raf (7) : 38
Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka ". Allah berfirman:" Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda kepada siapa (karena memimpin kesesatan), akan tetapi kamu tidak mengetahui ".

QS. al-A'raf (7) : 179
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Al Anam. 100. Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan

QS. Fushshilat (41) : 29
Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami, perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jin dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina".

QS. al-Ahqaf (46) : 18
Mereka itulah orang-orang yang telah pasti (azab) atas mereka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka dari jin dan manusia. Sesungghnya mereka adalah orang-orang yang merugi.

ORANG BERIMAN dan KAUM JIN
====================
QS. Hud (11) : 119
Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: Sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.

ALL ABOUT “ JIN “,……AL QURAN SAID, ….
http://2i2h.multiply.com/notes/item/743

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya telah mendengarkan sekumpulan (kaum) Jin (akan Al Qur'an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur'an yang menakjubkan,
QS. al-Jinn : 1

(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami (kaum Jin) beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami,
QS. al-Jinn : 2

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
>>>> Lihat kasus Relegi tgl 7 Juni jam 20:00 - Senin besok,...Lanjutan episede Senin yl....kasus "SEORANG ANAK PUTRI YANG MELAPORKAN TINGKAH MUSYRIK IBU BAPAKANYA, DIMANA SANG IBU BEKERJA SEBAGAI PERIAS PENGANTEN DENGAN MEMUJA SETAN SEBAGAI ALAT PELARISNYA AGAR CEPAT KAYA........TETAPI BERAKIBAT SETIAP PENGANTEN YANG DIRIASNYA MENJADI ....M A N D U L......"...

MANDUL ? ...Memang sulit dibuktikan,...tetapi setidaknya ini sudah menjadi rahasia masyarakat umum dan mustahil pemujaan pada "Tuan dan Tuhan Mereka" itu ...TANPA PAMRIH alisa KONSEKUENSI PENGGANTI.....(bukti dimasyarakat banyak bercerita).....ok  :great:

.ok saksikan aksi mas Erwin dkk...dan kita ambil hikmahnya....and jangan lupa berfikir KRITIS....jangan yes man...

.....DENGAN TETAP MENGINGAT JUGA KASUS2 MENYEDIHKAN :

"BANYAKNYA KASUS FITNAH YANG DITUDUHKAN PADA SESEORANG MENGATAS NAMAKAN SEBAGAI DUKUN SANTET YANG DIISUKAN OLEH OARANG2 JAHILI KARENA DENDAM DLL....YANG BERAKIBAT ANARKISME DALAM MASYARAKAT....." (atau mungkin memang benar !!!)

....ini fenomena akibat sampingannya.....

LAVI

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.262
  • Reputasi: 23
  • Jenis kelamin: Pria
  • However She is Still an Adolescent Child
    • Lihat Profil
tapi santet emang bener ada loh.... ;D ;D gw pernah liat ndiri soalnya....

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
haha... mas aibnu tau aja acara yang ginian. ampe tau episode per episode

saya mending ngotak-ngatik framework aja ampe 'gila' kalo jam segitu

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
haha... mas aibnu tau aja acara yang ginian. ampe tau episode per episode

saya mending ngotak-ngatik framework aja ampe 'gila' kalo jam segitu

gw mending maen farmville  atao PES 2010 ;D

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
....kita tak bisa hidup ekslusif dari semua fenomena kehidupan sekitar kita termasuk fenomena dari pribadi kita,....berbagi merupakan maslahat.

ciri yang sering saya perhatikan dari keluarga yang ber viveriverikoloso dengan iblis ini demi harta dunia....... Anggota keluarga mereka tak lengkap, mandul....meskipun hidup kaya raya. 

(afwan, jangan artikan dengan memutar balikan kalimatnya...ok)... :great:

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
tapi santet emang bener ada loh.... ;D ;D gw pernah liat ndiri soalnya....

kan ana dah bilang di acara ini....hal tsb memungkinkan...., kita awam hanya bisa melihat atau jika mungkin berbuat meski sedikit... #:-S

Memang  semirip tetapi beda polah tingkah kehidupan dengan masyarkat di dunia maya.....dunianya masyarakat tak kesat mata yang bisu dan tuli

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
kalo saya sih, ga terlalu percaya sama acara2 reality show
karena seringkali terlalu berlebihan & serba "kebetulan"
sedikit banyak ada rekayasa walau tidak menutup kemungkinan ada juga bagian2 yg benar2 nyata

seperti misalnya dulu suka liat "termelet-melet"
awal2nya sih keliatan bagus
tapi lama2 koq ya kayak terlalu di dramatisir & terlalu banyak bagian yg kurang masuk akal
bisa dimaklumi...demi rating yg kayak2 gitu emang perlu :D
« Edit Terakhir: Juli 15, 2010, 10:21:47 am oleh vian »

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
kalo saya sih, ga terlalu percaya sama acara2 reality show
karena seringkali terlalu berlebihan & serba "kebetulan"
sedikit banyak ada rekayasa walau tidak menutup kemungkinan ada juga bagian2 yg benar2 nyata

seperti misalnya dulu suka liat "termelet-melet"
awal2nya sih keliatan bagus
tapi lama2 koq ya kayak terlalu di dramatisir & terlalu banyak bagian yg kurang masuk akal
bisa dimaklumi...demi rating yg kayak2 gitu emang perlu :D

..afwan,...beda thema prog dgn spesifikasi kasusnya......karena thread ini membahas Kabalahisme dan kemudharatan yang ditimbulkannya. Reality Show masih lebih hikmah mendidik dari pada sinetron dan glamorisme vulgar, meski sebagai Konsumen jelas HARUS TETAP KRITIS MEMBELINYA .

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
.....Anda dan kita , jangan apriori dengan acara2 yang diangkat dari kisah nyata sebagai panduan membawa hikmah dari berbagai fenomena dalam masyarakat beda adat, agama, stk sosial......sebagaimana juga acara tv reality kasus2 dalam kalangan agama Kristen (misalnya )  :great: #:-S
« Edit Terakhir: Juli 16, 2010, 04:16:46 pm oleh @ »

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
sebenarnya sih bukan apriori
kalau kisah nyata yg diangkat ke layar kaca tanpa ada bumbu2 or tambahan2 rekayasa, itu bagus sekali

tapi sekali lagi....kadang pihak televisi perlu utk sedikit "mempermak" jalan & alur cerita agar terlihat lebih dramatis & "indah"

jika penambahan itu tidak terlalu berpengaruh pada keseluruhan cerita sih ga masalah
tapi nyatanya malah terkesan "diada-adakan" (atau bahasa kerennya lebay... :D )
jadinya malah mengurangi mutu kisah nyata itu sendiri yg sebenarnya mungkin bagus

sai

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.929
  • Reputasi: 68
  • Jenis kelamin: Pria
  • matahari pertama
    • Lihat Profil
..afwan,...beda thema prog dgn spesifikasi kasusnya......karena thread ini membahas Kabalahisme dan kemudharatan yang ditimbulkannya. Reality Show masih lebih hikmah mendidik dari pada sinetron dan glamorisme vulgar, meski sebagai Konsumen jelas HARUS TETAP KRITIS MEMBELINYA .

buat saya sih sama saja.
hanya beda proses

@

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 78
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
sebenarnya sih bukan apriori
kalau kisah nyata yg diangkat ke layar kaca tanpa ada bumbu2 or tambahan2 rekayasa, itu bagus sekali

tapi sekali lagi....kadang pihak televisi perlu utk sedikit "mempermak" jalan & alur cerita agar terlihat lebih dramatis & "indah"

jika penambahan itu tidak terlalu berpengaruh pada keseluruhan cerita sih ga masalah
tapi nyatanya malah terkesan "diada-adakan" (atau bahasa kerennya lebay... :D )
jadinya malah mengurangi mutu kisah nyata itu sendiri yg sebenarnya mungkin bagus
kan ana dah bilang....HARUS TETAP KRITIS MEMBELINYA, AQAL DAN KESABARAN KITA ADALAH ALAT PENYARING SEMUA INFO...

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
kan ana dah bilang....HARUS TETAP KRITIS MEMBELINYA, AQAL DAN KESABARAN KITA ADALAH ALAT PENYARING SEMUA INFO...

hasil saringannya, ada yg bermutu kah?
rasanya semua sama saja :D

dinie_bgt

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.977
  • Reputasi: 56
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Intinya adalah terlalu didramatisir... Kurang "real"...