Penulis Topik: adab berdebat  (Dibaca 14082 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

aulia hasanah

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 130
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • Sun_Xrevolution
adab berdebat
« pada: Oktober 10, 2006, 01:29:35 pm »
1.mengedepankan ketakwaan kepada allah, bermaksud bertaqarub keopadanya, dan mencari ridhaNya.
2.harus diniatkan untuk memastikan kebenaran sebagaikebenaran dan membatilkan yang batil.
3.tidak dimaksud untuk mencari kebanggaan, kedudukan, meraih dukungan, berselisih,dan ingin dilihat.
4.harus diniatkan memberikan nasihat kepada allah, agamaNya,dan kepada lawan debatNya.karena agama adalah nasihat.
5.harus  diawali dengan memuji kepada allah dan membaca salawat kepada rosul.
6.harus memohon dengan sungguh-sungguh kepada alllah agar diberi taufik terhadap perkara yang diridoinya.
7.singkat dan padat dalam berbicara.
8.tidak mengeraskan suaranya kecuali dalam batas supaya terdengar.
9. tidak bioleh meredahkan lawan diskusi dan meremehkan persoalannya.
10. harus bersabar terhadap penyimpangan lawan diskusi.
11.tidak boleh bermaksud merendahkan lawan diskusi.
tidak boleh bermaksud ingin mengalahkan lawan diskusi.
12.tidak boleh mengacaukan jawaban.

kurang lebih itulah adab dalam berdebat, mudah-mudahan perdebatan di dudung dot net adalah perdebatan yang dibenarkan syara.

82

  • Pengunjung
Re: adab berdebat
« Jawab #1 pada: Oktober 10, 2006, 02:31:57 pm »
13. gunakan nara-sumber yang terpercaya atau miniman selalu melakukan pengecekan silang atas dasar dari 'berita' yang akan dijadikan bahan diskusi.
14. jangan memutar - putar arah diskusi seperti sebuah loop.

d4vid_r5

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.926
  • Reputasi: 40
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dreaming...
    • Lihat Profil
Re: adab berdebat
« Jawab #2 pada: Mei 29, 2008, 04:18:39 am »
15. jangan hanya memandang dari satu sudut pandang

arifrahman

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 960
  • Reputasi: 5
  • Jenis kelamin: Pria
  • One Shoot One Kill -> U Are The Next Target :)
    • Lihat Profil
Re: adab berdebat
« Jawab #3 pada: Mei 29, 2008, 09:09:41 pm »
thx informasinya... :)

adi lanang

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 48
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: adab berdebat
« Jawab #4 pada: Juni 22, 2008, 10:11:43 pm »
nambahin dikit

ajaklah ke jalan tuhanMu dgn cara yg bijak dan tutur kata yg santun,Debatlah alasan mereka dgn kata yg lebih baik(QS an Nahl,25)

ululalbab

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 175
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Home
Re: adab berdebat
« Jawab #5 pada: Juli 11, 2008, 02:34:37 pm »
15. jangan hanya memandang dari satu sudut pandang

BTUL BGT OM...!!!
 :cool: :cool: :cool:

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: adab berdebat
« Jawab #6 pada: Juli 12, 2008, 11:14:14 pm »
Jgn suka menina bobokan lawan diskusi dengan asumsi belaka :)

layla azzahra

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.590
  • Reputasi: 90
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Ijinkan hamba mencintaiMu dengan cara ini
    • Lihat Profil
Re: adab berdebat
« Jawab #7 pada: Agustus 16, 2008, 08:36:48 pm »
Jgn suka menina bobokan lawan diskusi dengan asumsi belaka :)
Dan apa yang terjadi selama ini?
Pintar berasumsi tidak ada artinya bila teori sebagai landasan ilmiah diabaikan.

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: adab berdebat
« Jawab #8 pada: Agustus 16, 2008, 09:19:51 pm »
Dan apa yang terjadi selama ini?
Pintar berasumsi tidak ada artinya bila teori sebagai landasan ilmiah diabaikan.

Bisa dijelaskan apakah yang disebut dengan ilmiah :-? Apakah suatu itu dapat dikatakan dengan ilmiah jika hanya terjawab oleh sebuah bidang ilmu saja ;;)
« Edit Terakhir: Agustus 16, 2008, 09:31:13 pm oleh Akhina Ifa »

layla azzahra

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.590
  • Reputasi: 90
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Ijinkan hamba mencintaiMu dengan cara ini
    • Lihat Profil
Re: adab berdebat
« Jawab #9 pada: Agustus 17, 2008, 05:10:47 am »
Bisa dijelaskan apakah yang disebut dengan ilmiah :-? Apakah suatu itu dapat dikatakan dengan ilmiah jika hanya terjawab oleh sebuah bidang ilmu saja ;;)

Anda yakin masih ingin menanyakan definisi ilmiah  ;))
Memang, kita bebas melakukan pedekatan suatu kasus dari berbagai sudut pandang.
Tapi ingat, bila kita ingin kejelasan dari suatu "ilmu" kita tentunya harus fokus dong dengan "ilmu" tersebut.
Makanya semakin tinggi tingkat pengetahuan suatu ilmu maka ilmu tersebut memiliki spesialisasi masing2, apa anda pernah dengar "pengeneralisasian" untuk mengetahui sifat khusus dari suatu ilmu?
Sekarang bisa dimengerti nilai ilmiah atau tidaknya suatu ilmu?

Exp. Kita ingin tau etiologi dari suatu penyakit, ga mungkinkan kita melihat aspek penyakit tersebut dalam spektrum luas? Kita mesti mempersempit spektrum (pengkhususan).
Begitu bukan?
Atau contoh lain, kita mempelajari tentang ilmu syaraf, boleh kita mengkorelasikan dengan kabel2 dan data2 pada komputer.
Tidak salah memang tetapi kurang tepat.
Kalau anda memang masih ngotot dengan opini anda, silahkan.
Dan semoga anda bisa bertanggung jawab dengan opini tersebut.

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: adab berdebat
« Jawab #10 pada: Agustus 17, 2008, 06:53:53 am »
Anda yakin masih ingin menanyakan definisi ilmiah  ;))
Memang, kita bebas melakukan pedekatan suatu kasus dari berbagai sudut pandang.
(1)Tapi ingat, bila kita ingin kejelasan dari suatu "ilmu" kita tentunya harus fokus dong dengan "ilmu" tersebut.
Makanya semakin tinggi tingkat pengetahuan suatu ilmu maka ilmu tersebut memiliki spesialisasi masing2, apa anda pernah dengar "pengeneralisasian" untuk mengetahui sifat khusus dari suatu ilmu?
(2)Sekarang bisa dimengerti nilai ilmiah atau tidaknya suatu ilmu?
(1)Bagaimana dengan Analogi dan analisa?
(2) Tetap tidak bisa, lantaran masih banyak jawaban lainnya yang juga memiliki "peran" penting.

Kutip
(1)Exp. Kita ingin tau etiologi dari suatu penyakit, ga mungkinkan kita melihat aspek penyakit tersebut dalam spektrum luas? Kita mesti mempersempit spektrum (pengkhususan).
Begitu bukan?

(2)Atau contoh lain, kita mempelajari tentang ilmu syaraf, boleh kita mengkorelasikan dengan kabel2 dan data2 pada komputer.
Tidak salah memang tetapi kurang tepat.

(3)Kalau anda memang masih ngotot dengan opini anda, silahkan.
Dan semoga anda bisa bertanggung jawab dengan opini tersebut.
[/color]

(1) Jika menyembuhkan seseorg dengan cara seseorg yang mengerjakan tugas mesin akan jelas berbeda dengan seseorg yang sedang menyembuhkan manusia. Namun, yang jadi penbahasannya khan bukan masalah spesialis atau bukan, melainkan adalah penggunaan masalah pengalalisaan dalam menyembuhkan itu sendiri, dengan menggunakan analogi atas apa yang dia dapat dari ilmunya terhadap mesin tersebut. Lalu dimana letak ketidak ilmiyah-annya :-? Apakah org mesin tersebut belajar lewat dukun ;))
(2) Namun yang lebih tepat lagi tidak pantas jika hal tersebut di sebut bukan hal yang ilmiah bukan?. Apakah komputer itu dari dukun? ;)) Dan apakah org yang komputer tersebut yang menyembuhakn dia dengan ilmu komputernya? Ngak toh, lantaran memang bukan ilmu komputer tersebutlah yang akan membantu menyembuhkan seseorg yang memiliki penyakit saraf tersebut, melainkan apakah tidak ilmiah jika seorg ilmu komputer tersebut menggunakan analogi untuknya berpendapat?.
(3) Jika memang demikian ya sialahkan lah melakukan mengklaim saya dengan tidak ilmiah. Namunkan saya menggunakan analogi untuk menyelesaikan masalah, lantas apakah hal tersebut tidak ilmiah. Dan apakah kata ilmiah itu hanya di sandang bagi ilmu yang "spesifik"(masih saya ragukan tentang ke spesifikasi atas suatu ilmu(lantaran ilmu bukanlah hal yang statik melainkan dinamis yang didalamnnya ada faktor x sebagai penunjang suatu masalah) sehingga ilmu yang lainnya adalah non-ilmiah? Upss. ngak begitu dong.. lantaran ilmu(baca:permasalahan) itu ngak statik, mungkin untuk menyelesaikan soal ujian bisalah untuk menjawab dengan (hanya) ilmu tersebut, namun, di dalam dunia nyata, kita ngak bisa hanya berpatokan pada satu ilmu saja untuk menjawab suatu masalah lantaran banyak sekali sesuatu yang mempengaruhi permasalahan tersebut... Bukankah demikian ;;) Justru ngak fear jika harus hanya satu ;)) dan hanya ilmu yang spesifik itulah yang ilmiah(klo paling ilmiah, mungkin bsia dimaklumi :) ) Statik bgt.. :p


oomnya fahrel

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 165
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • Berjuang tanpa hentiā€¦!
    • Lihat Profil
    • Open house
Re: adab berdebat
« Jawab #11 pada: Desember 17, 2008, 02:27:48 pm »
^

Lha? kok malah pada debat disini? :-?? :-??

Suci sy

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 35
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
  • pic..
    • Lihat Profil
Re:adab berdebat
« Jawab #12 pada: Februari 13, 2009, 09:47:44 pm »
JANGAN merasa PALING BENAR DAN YANG LAIN SALAH..
gunainlah logika dalam penyerapan bukan HAWA NAFSU...   ;))

malaikatu_lail

  • Pengunjung
Re:adab berdebat
« Jawab #13 pada: Februari 18, 2009, 12:22:13 am »
kalo buatku sederhana...gunakanlah QS Al Ashr:3 sebagi kerangka berpikir dalam berdebat... saling menasihati (dalam hal ini memberi masukan) untuk kebenaran dan kesabaran... jadi walaupun debatnya hot, hati tetap terasa adem:)

nirvana

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 64
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kubangun langit d atasmu agar qt selalu berjuang tuk menggapainya. http://cahayaygkembali.blogsland.net
    • Lihat Profil
    • Blog Islami
Re:adab berdebat
« Jawab #14 pada: Februari 23, 2009, 07:40:34 am »
Kaka ad tmen sya yang bilang klo debat itu gak dianjurin dalam Islam, Sayangnya ak suka debat, lah kaka punya cara gak biar kita bisa mundur dari debat tapi masih tetap berwibawa, gak merasa ato dianggap kalah. Gitu aj kaka^^
SEMANGAT!?!