Penulis Topik: Haid (Menstruasi)  (Dibaca 99618 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Athiyyah

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 21
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #15 pada: November 27, 2006, 03:28:33 pm »

masa sih?
waktu dhiya lagi ujian, malah dapet..padahal harusnya jadwalnya itu 10 hari lagi..
darah yang keluar merah segar, ngga agak item seperti biasanya..trus lama banget..sampe 13 hari..biasanya 8-10 hari...
berarti kemaren itu harusnya dhiya shalat aja ya?
trus gimana donk shalat yang udah ditinggal?


gini ukhti dhiya...waktu haidh (lamanya haidh) berdasarkan kebiasaan keluarnya darah haidh. Tiap akhwat itu beda2. Ada yang biasanya cuma 6 hari, tapi ada juga yang 8 hari. Ukh Dhiya kan biasanya 8-10 hari, berarti kebiasaan waktu haidhnya ukhti ya 8-10. Diluar waktu tersebut berarti bukan waktu haidh. Jadi sisa waktunya ya harus sholat, karena darah tersebut adalah darah istihadhah. Kalo kayak gitu lagi, coba perhatiin warnanya. Tau kan warna haidh itu seperti apa. setau ane gitu ukh..Walloohu a'lam

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #16 pada: Desember 11, 2006, 11:29:35 am »
mau tanya..

kalo istihadhoh itu terhitung najis juga?
kalo ini, namanya ko lupa aku..
cairan yg keluar krn:
1. kecapekan krn aktivitas fisik atau psikis (banyak pikiran)
2. krn dorongan syahwat yg berlebihan.
warnanya putih sampai putih kekuningan.

mungkin itu sering dilupakan sama wanita padahal itu juga hukumnya najis, solusinya bisa pakai panty liners atau pake tissue. karna sedikit banyaknya cairan itu menempel di pakaian kita sama aja najis..
wallahu'alam.
« Edit Terakhir: Desember 12, 2006, 09:37:49 am oleh bangsholeh »

bangsholeh

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 695
  • Reputasi: -14
  • Jenis kelamin: Pria
  • SoBat, MaLam TaK KaN PeRnAh 24 JaM !!!
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #17 pada: Desember 22, 2006, 05:36:01 am »
mau tanya..

kalo istihadhoh itu terhitung najis juga?
kalo ini, namanya ko lupa aku..
cairan yg keluar krn:
1. kecapekan krn aktivitas fisik atau psikis (banyak pikiran)
2. krn dorongan syahwat yg berlebihan.
warnanya putih sampai putih kekuningan.

mungkin itu sering dilupakan sama wanita padahal itu juga hukumnya najis, solusinya bisa pakai panty liners atau pake tissue. karna sedikit banyaknya cairan itu menempel di pakaian kita sama aja najis..
wallahu'alam.


Iya, darah istihadoh adalah najis... dahah haid juga
Cairan yang keluar dari qubul saat kecapekan namanya Mazi
biasanya lebih cair dari ar mani


yatti

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 262
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #18 pada: Desember 22, 2006, 08:23:33 am »
mau tanya

Apakah diwajibkan mandi (mandi wajib)bagi seorang wanita yg mengalami istihadhoh ???
Maksudnya mandi wajib seperti setelah haid.

bangsholeh

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 695
  • Reputasi: -14
  • Jenis kelamin: Pria
  • SoBat, MaLam TaK KaN PeRnAh 24 JaM !!!
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #19 pada: Desember 22, 2006, 08:31:55 am »
mau tanya

Apakah diwajibkan mandi (mandi wajib)bagi seorang wanita yg mengalami istihadhoh ???
Maksudnya mandi wajib seperti setelah haid.

tidak.... (istihadhoh adalah darah penyakit)

ARCHER

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.080
  • Reputasi: 5
  • Jenis kelamin: Pria
  • Masjid Kampus UGM
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #20 pada: Desember 22, 2006, 11:14:41 am »
Iya, darah istihadoh adalah najis... dahah haid juga
Cairan yang keluar dari qubul saat kecapekan namanya Mazi
biasanya lebih cair dari ar mani
Setahu ane air mazi laki-laki itu najis sedangkan air mani/sperma tidak najis tapi berhadas besar jika kita mengeluarkannya dan wajib mandi junub (baik melalui mimpi, berjima' dengan istri atau selainnya).
Pertanyaan:
1. Bagaiman cara mensucikan mazi yang menempel pada pakaian kita. Apakah cukup dipercikkan air atau harus dicuci?
2. Apakah mazi seorang wanita juga najis mengingat wanita (katanya) mudah mengeluarkan air mazi ?

*bintang*

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 5
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #21 pada: Desember 22, 2006, 11:50:07 am »
 Mau tanya nih.................kalo sedang haid boleh nambah hafalan g' yaaaaa :-/ :-/ :-/

bangsholeh

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 695
  • Reputasi: -14
  • Jenis kelamin: Pria
  • SoBat, MaLam TaK KaN PeRnAh 24 JaM !!!
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #22 pada: Desember 22, 2006, 12:43:48 pm »
1. Bagaiman cara mensucikan mazi yang menempel pada pakaian kita. Apakah cukup dipercikkan air atau harus dicuci?
2. Apakah mazi seorang wanita juga najis mengingat wanita (katanya) mudah mengeluarkan air mazi ?

1. harus di cuci, disamakan hukumnya  dengan air kencing orang dewasa
2. ya najis, laki2 dan perempuan sama

ray_x

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 160
  • Reputasi: 2
  • Jadilah Seorang Pejuang..Yang Tak Kenal Menyerah..
    • Lihat Profil
    • syelviapoe3.wordpress.com
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #23 pada: Desember 27, 2006, 10:20:54 am »
Assalamualaikum...
Ane mo nanya tentang " menambah hafalan waktu haid.."
Setahu ane, sih , enggak boleh. tapi ane gak tahu dalilnya. Bisa bantu ane gak..? Bagaimana sih penjelasannya ..?
Jazakallah...

husni_mubarak

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 68
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Pria
  • Gonna be d'great CHIEF (khalifah), is ME
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #24 pada: Maret 23, 2007, 12:00:48 am »
Ass

Setahu saya, bagi seseorang yang sedang haid itu tidak diperbolehkan pegang, apalagi baca alquran. Yang dimaksud Alquran di sini adalah yang semuanya bertuliskan Arab, tanpa terjemahan. Ada pun dengan yang terjemah, maka diperbolehkan memegang, membaca juga insya4JJ.

Nah, untuk menambah hafalan, pada hakikatnya itu kan membaca. Apakah tidak boleh membaca doa ketika haid yang padahal terkadang doa tersebut terkandung dalam Alquran (seperti akhir surat Al Baqarah)? Tidak bukan. Boleh membaca, menghafalkan pun iya, asalkan jangan dari Alquran tulen.

Afwan jika ada kesalahan, wallahu a'lam.

Wasswrwb

Titien

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 12
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #25 pada: April 06, 2007, 11:49:39 am »
Assalamualaikum...  :-jboleh nanya ga?? masih seputar haid. :oups: :oups:..
gini...klo lagi haid boleh berdiam di teras mesjid? trus katanya klo ada rambut rontok harus dikumpulin y?
Jazakillah atas jawabannya....
Wassalamualikum. :surprised: :surprised:

santi

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 1
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #26 pada: April 20, 2007, 02:53:44 pm »
Assalammua'laikum wrwb

mau tanya nech, maaf kalo pertanyaannya rada2 gimana gitu... :-O

klo selesai haid 2 hari( sudah mandi wajib haidh )..trus melakukan "jima" (ups sorry yach), nach setelah mlakukan "itu'
keluar lendir warna kecoklat2an di CD, apa itu di bilang haidh juga? trus dosa ga? kan dlm hukum islam tdk boleh melakukan "itu" dlm keadaan haidh...

bangsholeh

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 695
  • Reputasi: -14
  • Jenis kelamin: Pria
  • SoBat, MaLam TaK KaN PeRnAh 24 JaM !!!
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #27 pada: April 21, 2007, 05:38:04 am »
Assalamualaikum...  :-jboleh nanya ga?? masih seputar haid. :oups: :oups:..
gini...klo lagi haid boleh berdiam di teras mesjid? trus katanya klo ada rambut rontok harus dikumpulin y?
Jazakillah atas jawabannya....
Wassalamualikum. :surprised: :surprised:

Boleh, dan alasannya seseorang yang haid tidak diperkenankan masuk masjid khawatir darah haidnya mengotori masjid. sedangkan darah haid itu sendiri adalah najis. Namun kalo tidak khawatir hal itu terjadi maka dia  diperbolehkan masuk ke dalam masjid.

Masjid adalah rumah Tuhan di dunia dan orang yang berkunjung ke masjid adalah tamuNya. Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad telah menjelas kepada kita, agar seorang tuan memulaian tamunya dan hendaklah tamu yang dimuliakan itu tau diri dan menghargainya juga. Membiarkan rambut tercecer di masjid itu sama hal kita tidak menghargai si pemilik rumah.

Athiyyah

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 21
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #28 pada: April 29, 2007, 03:00:51 pm »
Ane mo nanya tentang " menambah hafalan waktu haid.."
Setahu ane, sih , enggak boleh. tapi ane gak tahu dalilnya. Bisa bantu ane gak..? Bagaimana sih penjelasannya ..?
Jazakallah...

Memang ada perbedaan pendapat mengenai masalah ini. setau dan seinget ana..mohon koreksi kalo salah.. Imam Abu Hanifah memperbolehkan ketika haidh menambah hafalan. Alasannya karena haidh adalah fitrah wanita. sedangkan Imam Asy-Syafi'i melarang wanita haidh untuk menambah hafalan karena tidak dalam kondisi suci. tergantung kita lebih cenderung ke pendapat yang mana.
kalo ana lebih memilih untuk muroja'ah (mengulang hafalan) aja pas lagi haidh. untuk kehati-hatian.

mengenai boleh tidaknya membaca Al-Qur'an dan memegang mushaf ketika haidh, setau ana juga ada perbedaan pendapat. Ada ulama yang sama sekali tidak memperbolehkan namun ada ulama yang memperbolehkan. untuk menengahi ini ana lebih cenderung dengan pendapat yang menyatakan bahwa diperbolehkan membaca Al-Qur'an ketika haidh asal tidak memegang mushaf secara langsung atau membaca melalui terjamah Al-Qur'an.. mohon dikoreksi..

Wallahu A'lam

Athiyyah

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 21
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Haid (Menstruasi)
« Jawab #29 pada: April 29, 2007, 03:16:50 pm »
Assalamualaikum...  :-jboleh nanya ga?? masih seputar haid. :oups: :oups:..
gini...klo lagi haid boleh berdiam di teras mesjid? trus katanya klo ada rambut rontok harus dikumpulin y?
Jazakillah atas jawabannya....
Wassalamualikum. :surprised: :surprised:

Boleh, dan alasannya seseorang yang haid tidak diperkenankan masuk masjid khawatir darah haidnya mengotori masjid. sedangkan darah haid itu sendiri adalah najis. Namun kalo tidak khawatir hal itu terjadi maka dia  diperbolehkan masuk ke dalam masjid.


mo nambahin...mohon dikoreksi...

kalo ga salah lagi ni..memang ada ulama yang tidak memperbolehkan wanita berdiam diri di masjid ketika haidh alasannya karena adanya hadits dari Ibnu Majah yang menyatakan bahwa masjid tidak halal bagi wanita haidh dan junub, namun diperbolehkan masuk masjid sebentar jika ada keperluan berdasarkan tindakan Aisyah yang masuk masjid untuk mengambil tikar.

tetapi ada ulama yang memperbolehkan wanita haidh berdiam diri di masjid alasannya karena hadits dari Ibnu MAjah itu lemah. selain itu di masa Rasulullah ada seorang perempuan penyapu masjid. beliau tidak memiliki rumah dan Rasulullah menyuruhnya untuk membuat bilik di dalam masjid dan ia tinggal di bilik itu. setiap wanita pastilah mengalami haidh namun Rasulullah tidak menyuruh wanita tersebut keluar masjid ketika haidh.

ana lebih cenderung ke pendapat kedua ini, jadi ana tetep masuk masjid ketika haidh. tapi ana tetep menghargai temen2 ana yang ga masuk masjid karena haidh. setiap orang pasti memiliki alasan untuk melakukan sesuatu.