Penulis Topik: Motivasi-motivasi Bisnis  (Dibaca 7722 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Motivasi-motivasi Bisnis
« pada: November 18, 2009, 03:06:34 pm »
Thread ini khusus berisi motivasi2 dalam bisnis, dunia usaha, maupun sebagai karyawan.

silahkan posting atau copas artikel motivasi yang menurut anda sangat menarik.

-------------------------




berbagilah....
semakin banyak memberi, semakin banyak menerima....

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #1 pada: November 18, 2009, 03:07:39 pm »
Jika Impian Hancur Berantakan

“Hancur sudah impian saya. Apa yang bisa saya lakukan?” Tidak asing membaca kalimat ini? Setidaknya kalimat yang senada. Dan ini adalah wajar, tidak semua yang kita impikan akan tercapai meski kita sudah ikhtiar dengan optimal. Banyak kemungkinan mengapa impian kita hancur.

Bisa jadi Allah menunjukan kepada kita, bahwa impian kita itu bukan yang terbaik bagi kita. Bisa jadi Allah memberikan hikmah kepada kita lewat kehancuran impian Anda. Bisa jadi Allah menguji kita. Bisa jadi Allah akan memberi sesuatu yang jauh lebih baik dibanding impian kita. Bisa jadi …. yah, banyak sekali kemungkinan.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al Baqarah:216)

Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita bersikap saat impian kita hancur berantakan. Banyak orang yang berhenti, menyerah, dan hanya mengeluh. Dia tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali sakit hati yang semakin menggunung. Mereka beranggapan bahwa mereka tidak lagi perlu bermimpi karena mimpi mereka sudah hancur.

Tidak, sahabatku. Kata siapa impian itu hanya satu? Kita bisa membangun impian yang lain dan mengejarnya lagi. Ingatlah apa yang Anda impikan selama ini bukanlah satu-satunya impian. Dan juga belum tentu yang terbaik. Atau…

Kata siapa cara meraih impian cuma satu? Jika satu cara salah, kita bisa coba cara lain. Mungkin juga kita kurang optimal dalam meraih mimpi. Mungkin strategi kita salah, maka rumuskan strategi baru. Mungkin taktik kita salah, maka rancanglah taktik baru.

Berhenti adalah cara pasti untuk gagal. Lebih parah lagi, berhenti akan menjadikan kita tidak lagi menggampai mimpi-mimpi yang lain. Jika impian Anda hancur berantakan, maka bangunlah mimpi baru dan/atau lakukan cara baru dalam meraihnya.

Sebagai penutup, mari kita renungkan hadits berikut:

Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #2 pada: November 18, 2009, 03:09:07 pm »
Jika Sudah Sukses, Lalu Apa?

Saat ini mungkin kita sedang mengejar sesuatu yang disebut dengan sukses. Kita mengeluarkan segala upaya, pikiran, tenaga, modal, penderitaan, dan sebagainya demi sebuah kata sukses. OK, silahkan lanjutkan! Tetapi pernahkan Anda bertanya, jika sudah sukses, lalu apa? Apakah kita tinggal menikmati sukses kita sambil berpangku tangan?

Jika kita sudah sukses, raihlah sukses yang lebih tinggi lagi atau raihlah keberhasilan yang lainnya. Jangan pernah merasa lebih puas, bisa saja kita sudah merasa sukses padahal kita belum ada apa-apanya dibanding orang lain. Bisa saja kita sudah merasa sukses padahal masih banyak umat yang masih perlu kita bantu dan ternyata keberhasilan kita masih belum cukup untuk membantu mereka. Jadi kejarlah sukses Anda berikutnya.

Sukses yang pernah kita raih, dapat menjadi landasan untuk sukses berikutnya. Anggaplah saat ini Anda sukses membangun bisnis yang selama ini Anda impi-impikan. Maka Anda sudah memiliki landasan untuk membangun bisnis yang lebih besar, Anda sudah punya aliran dana dan pengalaman membangun bisnis yang berhasil. Anda memiliki peluang lebih besar dibanding teman Anda yang belum memiliki keberhasilan.

Sukses yang sudah Anda raih saat ini, akan membuat Anda lebih percaya diri untuk meraih keberhasilan lainnya. Manfaatkanlah rasa percaya diri ini. Percaya diri adalah modal yang sangat berarti dalam meraih sukses-sukses lainnya. Sukses Anda saat ini seperti sebuah lantai, tetapi masih ada lantai-lantai lain di atas lantai dimana Anda berada. Jika Anda sudah ada dilantai 2, maka akan lebih mudah mencapai lantai 3 dibanding orang lain yang masih di lantai 1. Jadi manfaatkanlah sukses Anda saat ini untuk meraih sukses yang lebih tinggi lagi.

Mungkin sukses Anda saat ini baru milik Anda dengan keluarga. Mengapa tidak membagikan keberhasilan Anda dengan orang lain. Anda dapat memberikan ikan atau pancing kepada orang lain untuk mendapatkan ikan. Keduanya baik, tetapi jangan hanya salah satu. Memberikan ikan kepada orang lain dikhawatirkan membuat mereka akan terus tergantung kepada kita, buatlah orang yang ada beri menjadi ikut mandiri dan sukses seperti Anda dengan memberikan pancing, sehingga dia mampu memancing ikan sendiri. Memberikan pancing, dikhawatirkan, dia perlu makan saat ini juga. Jadi berikanlah keduanya, ikan untuk saat ini dan pancing agar dia bisa mendapatkan ikan sendiri.

Dan yang terpenting ialah kita harus mensyukuri keberhasilan kita. Syukur akan membuat rezeki kita berkah yaitu suci dan akan bertambah terus. Meski kita yang seolah-olah kerja keras, tetapi pada hakikatnya keberhasilan kita atas ijin dan kehendak Allah SWT. Jadi, jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah, lupa untuk mensyukuri keberhasilan kita. walau sekecil apa pun.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #3 pada: November 18, 2009, 03:09:53 pm »
Keep Dreaming Start Great Action

Tanpa mimpi, mungkin kehidupan kita tidak akan seperti ini. Dunia bisa terang di malam hari, itu diawali oleh mimpi besar seorang Thomas Alva Edison untuk menciptakan bola lampu. Dari impian ini, lahirnya tindakan yang luar biasa, yaitu mencoba dan mencoba untuk membuat bola lampu sampai mengalami kegagalan sampai 10.000 kali. Tindakan luar biasa ini, diawali dari mimpi besar.

Wright bersaudara juga bermimpi ada sebuah mesin yang bisa terbang ke udara. Sangat mustahil saat itu sebab teknologinya belum sampai. Namun karena mimpi ini, lahirlah tindakan luar biasa untuk mencoba membuat mesin yang bisa terbang. Jangan-jangan, tanpa mimpi ini kita tidak akan pernah merasakan terbang saat ini.

Leonardo Da Vinci juga pernah memimpikan sebuah jembatan yang bisa menghubungkan antara pulau dengan pulau lainnya. Saat itu mimpinya ditertawakan oleh orang lain. Namun sekarang, Indonesia yang katanya masih ketinggalan teknologi, sudah punya jembatan antar pulau.

Mimpi besar adalah titik awal untuk tindakan-tindakan luar biasa. Jika Anda bermimpi kemudian tidak ada tindakan untuk mewujudkannya, bukan berarti mimpi tidak berguna. Yang diperlukan ialah keyakinan yang kuat atas bahwa mimpi tersebut bisa terwujud. Edison, tidak akan bertahan mencoba sampai sepuluh ribu kali, jika tidak yakin bola lampu bisa dibuat.

Jadi, jika sebuah mimpi tidak diikuti oleh tindakan, artinya dia tidak yakin dengan mimpinya. Inilah yang disebut menghayal atau mimpi di siang bolong. Mimpi seperti inilah yang tidak boleh karena tidak akan memberikan hasil.

Artinya ada dua jenis pemimpi disini. Pemimpi yang hanya berhayal dan juga pemimpi yang penuh dengan keyakinan sehingga menghasilan tindakan yang penuh determinasi, kerja keras, kerja cerdas, dan pantang menyerah. Pantang menyerah inilah ciri seorang pemimpi sejati seperti dikatakan oleh Napoleon Hill.

Mulai sekarang, jangan jadikan “para pemimpi” sebagai bahan ejekan. Para pemimpi itu berbeda, tidak boleh digeneralisir. Sebagian para pemimpi itu ada yang berjasa kepada kita. Teknologi-teknologi mutakhir jaman sekarang adalah buah dari mimpi-mimpi masa lalu. Berterima kasihlah kepada mereka.

Justru, mulailah bermimpi besar. Tetaplah bermimpi besar. Bangun keyakinan bahwa mimpi Anda akan tercapai. Lihatlah hasilnya nanti. Anda akan bertindak lain daripada yang lain. Anda akan menghasilkan tindakan yang luar biasa yang akan mengarah kepada pencapaian besar Anda.

Apakah Anda sudah punya impian besar?

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #4 pada: November 18, 2009, 03:10:41 pm »
Saat Usaha Tidak Membuahkan Hasil

Pertanyaan: Bagaimana cara memotivasi diri.apa yang saya usaha selama ini tidak membuahkan hasil. pendidikan, hubungan pribadi saya. kini saya memulai usaha.ketika menemui kesulitan saya sering down dan teringat dengan kegagalan kegagalan di masa lalu.dan itu kadang membuat saya malas. saya tambah bingung ketika orangtua mulai mendesak saya agar menikah. sudah ada calon, tapi saya bimbang. ingat dengan pengalaman yang lalu. apa yang harus saya lakukan. [Identitas ada pada redaksi]

Seperti mencuci sebuah pakaian kotor. Sehebat apa pun Anda mencuci. Dengan deterjen merk apa pun. Pakaian kotor tidak akan pernah bersih jika menggunakan air yang kotor. Jadi bukan bagaimana cara mencuci dan deterjennya apa, tetapi masalahnya ada di air yang digunakan.

Lalu bagaimana hubungannya dengan masalah diatas? Sama saja, jika usaha-usaha kita seolah tidak membuahkan hasil, ada sesuatu yang salah pada diri kita. Hal itu adalah pola pikir kita. Semua tindakan, pemikiran, dan perasaan kita akan tergantung dari pikiran bawah sadar kita. Pikiran bawah sadar ini memiliki pola (cetakan) sehingga apa pun yang dihasilkan akan sesuai dengan cetakan tersebut.

Cetakan ini dibentuk sejak kita kecil oleh lingkungan sekitar kita. Kabar baiknya, pola pikir kita bisa diubah. Pola gagal pun bisa kita ubah menjadi pola sukses, asal tahu caranya. Masalah pola pikir Anda yang Anda miliki saat ini adalah masalah percaya diri. Ada sebuah perasaan bahwa Anda tidak akan mampu. Penyebabnya adalah kegagalan-kegagalan Anda dimasa lalu.

Adalah fakta bahwa Anda memang pernah gagal. Semua orang juga pernah gagal, termasuk saya, bahkan para Nabi sekalipun pernah gagal.

Namun kata siapa Anda tidak akan pernah bisa berhasil? Itu hanya opini Anda saja. Hanya anggapan Anda saja. Masalahnya, meskipun itu hanya opini tetapi bisa membawa hasil nyata. Jika Anda berpikir Anda tidak mampu, maka Anda tidak akan mampu. Sebaliknya, jika Anda berpikir mampu, insya Allah Anda akan mampu.

Sekarang, langkah pertama untuk memperbaiki semuanya ialah dengan mengubah anggapan bahwa Anda sebenarnya mampu. Anggapan sebaliknya adalah anggapan yang keliru. Tidak apa-apa itu masa lalu. Maafkan diri Anda atas kekeliruan ini. Semua orang pernah mengalami kekeliruan seperti Anda. Jadi maafkanlah diri Anda.

Jika Anda bisa mengingat kegagalan Anda. Berarti, Anda juga bisa mengingat keberhasilan Anda. Anda pernah mengalami keberhasilan bukan? Semua orang pernah. Apa pun itu, pasti pernah. Coba ingat lagi, ada bukan? Artinya apa? Artinya adalah, Anda pun bisa berhasil. Kegagalan diantara keberhasilan itu wajar. Ambil hikmah, coba lagi. Semakin lama akan semakin mahir.

OK, saya kira sampai disini sudah cukup untuk membuka pikiran dan harapan bahwa kehidupan yang lebih baik bisa Anda raih. Tentu tidak cukup sampai disini. Artikel ini baru langkah awal untuk membuka pikiran dan harapan Anda. Anda masih perlu belajar lebih lanjut. Mulailah dengan meraih keberhasilan kecil dulu. Coba sampai berhasil. Setelah itu, naikkan tingkat keberhasilan Anda, dan seterusnya.

Tunggu tanggal mainnya, Anda, insya Allah, akan menjadi orang hebat.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #5 pada: November 18, 2009, 03:11:53 pm »
Agar Tidak Putus Asa

Putus asa akan menghampiri kita saat kita menempuh perjalanan yang panjang atau mendapatkan kegagalan dari perjalanan-perjalan yang kita tempuh. Bagaimana agar kita tidak putus asa?

Mari kita ibaratkan perjalanan panjang seperti lari marathon. Anda pernah marathon? Yang kita rasakan pada saat kita sedang berlari dalam jarak yang jauh ialah keinginan segera berhenti, minum, dan beristirahat. Lalu mengapa tidak berhenti? Jika Anda berlari atas inisiatif sendiri, kemungkinan Anda berhenti akan lebih besar ketimbang seorang atlit yang sedang berlomba. Mengapa? Karena imbalan yang akan didapat lebih menarik dan lebih jelas. Kalau dia tidak sampai, bukan hanya tidak akan mendapatkan juara, tetapi juga malu. Jadi agar Anda tidak putus asa, maka Anda harus memiliki tujuan yang sangat menggairahkan Anda dan jelas.

Mungkin saja, saat kita berlari, kita tidak ingin untuk berhenti. Tetapi akhirnya berhenti juga karena kita sangat kelelahan. Dengan kata lain energi kita sudah terkuras habis. Seorang atlit tidak akan mudah kelelahan karena dia memiliki energi yang cukup. Energi yang tentu saja didapat dari latihan yang cukup dan makanan yang dikonsumsinya. Begitu juga jika kita tidak ingin cepat putus asa maka kita harus memiliki energi yang cukup. Baik energi dalam arti sebenarnya, maupun energi dalam arti motivasi.

Gagal lagi, gagal lagi, dan gagal lagi. Hal seperti ini pun akan memungkinkan kita putus asa. Anda telah mencoba, Anda telah bersabar, dan Anda telah berusaha, namun kegagalan dan kegagalan yang menemui Anda. Keadaan seperti ini bisa diibaratkan seperti sesorang yang sedang mencari suatu tempat tetapi tidak mengetahui harus lewat mana.

Jika jalan yang Anda ketahui sedikit, maka Anda akan cepat berhenti karena tidak ada jalan lagi yang bisa ditempuh. Tetapi jika Anda mengetahui banyak jalan, maka Anda mencoba jalan yang lainnya sampai menemukan jalan yang benar. Semakin banyak jalan yang Anda ketahui dan energi Anda masih cukup maka kemungkin untuk bergerak terus masih sangat memungkinkan.

Jalan yang dimaksud disini adalah ide. Saat Anda gagal dengan satu ide, maka Anda bisa mencoba ide yang lain. Ide tersebut bisa Anda dapatkan baik dari ide sendiri maupun ide dari orang lain. Agar bisa menghasilkan ide sendiri maka diperlukan kreativitas. Sementara untuk mengetahui ide dari orang lain, maka yang diperlukan adalah menuntut ilmu.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #6 pada: November 18, 2009, 03:12:35 pm »
Kekuatan Mencoba

Anda pernah makan KFC? Meskipun makanan ini berasal dari negeri Paman Sam, tetapi sudah terkenal di dunia. Begitu juga dengan di Indonesia, hampir di setiap kota besar selalu ada KFC. Anda tidak akan kesulitan jika ingin makan daging ayam yang bermerk KFC ini.

Saya bukan promosi, saya hanya memaparkan keberhasilan KFC bisa merambah dunia, bisa menghasilkan jutaan dolar pertahun. Jika kita menengok bagaimana perjuangan pendirinya, Kolonel Sanders, seorang pensiunan tanpa modal, tanpa perusahaan, yang dia punya hanyalah resep ayam goreng.

Perjuangan kolonel Sanders tidaklah mudah, dengan bermodalkan sebuah mobil tua, dia
berkeliling mencari toko yang mau menggunakan resepnya dengan imbalan sebagian keuntungan. Puluhan rumah makan dia ketuk, maka dia mendapatkan puluhan kata “tidak”. Ratusan rumah makan dia kunjungi lagi, namun ratusan jawaban “tidak” kembali terdengar.

Apakah ia berhenti? Saat dia yang berkata tidak. Dia tidak berhenti, dia terus mencari rumah makan yang mau menggunakan resepnya, sampai 1009 rumah makan dia datangi dengan selalu menjawab perkataan “tidak”. Berarti dia mendapatkan penolakan sampai 1009 kali. Setelah itulah dia mendapatkan jawaban “ya”.

Mari kita renungkan diri kita, sudahkan kita melakukan usaha seperti yang dilakukan kolonel Sanders dalam membangun bisnis kita? Sudahkan kita berusaha menawarkan ide kita kepada puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang? Sudahkah kita mencoba dan mencoba lagi ketiga gagal?

Saya sering menemukan orang yang mengatakan bahwa bisnis itu susah, sementara apa yang dilakukan mereka belumlah optimal. Seringkali kita mengurungkan ide kita karena baru mendapatkan kritik dari segelintir orang. Sering kita tidak mau berbisnis hanya karena orang lain sudah melakukannya.

Jika Sanders mau mencari alasan saat dia mencoba 1000 kali, bisa saja. Dia bisa saja mengatakan “Saya sudah mencoba 1000 kali dan gagal, saya sudah berusaha.” Tetapi kenyataannya tidak, dia tetap mencoba dan mencoba meskipun sudah ribuan kali gagal. Yang lucu, pernah ada orang protes kepada teman saya (trainer bisnis) bahwa bisnis percetakan itu susah. Teman saya menanyakan berapa kali dia menawarkan produk, jawabannya hanya tiga kali. Lucu!

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #7 pada: November 18, 2009, 03:13:47 pm »
Masih Ada Sejuta Kesempatan Lain

Jika Anda ingin mencari orang yang peling sering gagal, carilah orang yang sangat sukses. Thomas Alpha Edison adalah orang yang sering gagal. Bob Sadino juga langganan gagal, dan banyak lagi orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan kegagalan dalam proses menuju sukses. Gagal adalah bagian proses menuju keberhasilan. Seberapa kali Anda gagal bukanlah ukuran Anda, namun ukuran Anda sebenarnya adalah bagaimana Anda bangkit dari setiap kegagalan.

Jangan sekali-kali berhenti karena gagal, sebab masih banyak kesempatan lain yang bisa kita raih selama kita masih memiliki umur. Jika Anda gagal, maka cobalah lagi. Henry Ford mengatakan, “Kegagalan hanyalah kesempatan lain untuk memulai lagi dengan lebih pandai.” Kegagalan adalah cara kita belajar, cara kita mengoreksi kesalahan dan keliruan kita. Kegagalan mungkin juga ujian dari Allah.

Masih ada sejuta kesempatan lain setelah Anda gagal. Masih banyak peluang yang bisa kita coba. Meski modal kita habis, meski aset fisik kita habis, selama aset pikiran dan hati Anda masih ada, maka masih banyak peluang yang bisa kita coba lagi. Selalu ada cara kita untuk bangkit, baik dalam bidang yang sama atau dalam hal yang lain. Yang penting adalah adanya kemauan kita untuk bangkit lagi. Kebanyakan orang yang gagal permanen adalah karena dia tidak mau mencoba lagi.

Berhenti mencoba adalah cara pasti untuk gagal. Selama Anda tidak berhenti mencoba, maka peluang keberhasilan selalu ada. Satu-satunya yang menutup pintu keberhasilan adalah hilangnya kemauan Anda untuk mencoba lagi. Tidak ada yang perlu disalahkan atas kegagalan Anda. Tidak perlu mencari alasan untuk tidak mencoba lagi. Yang diperlukan ialah Anda mau belajar dan mencoba lagi, sebab masih ada sejuta kesempatan.

Kegagalan demi kegagalan adalah ibarat sekolah kehidupan Anda. Semakin banyak Anda gagal, berarti semakin banyak ilmu Anda. Semakin banyak gagal, berarti semakin tinggi sekolah Anda. Kebanyakan orang yang paling sukses di dunia bukan karena lulus dari kuliah. Sebaliknya orang-orang sukses adalah orang yang lulus dari sekolah kehidupan. Jalani sekolah kehidupan sampai Anda lulus, bedanya kita sering kali tidak mengetahui sampai kapan sekolah kehidupan ini. Namun jika kita tidak memetik hasil di dunia, selama kita menjalani sekolah kehidupan dengan baik, insya Allah kita akan memetiknya di akhirat. Tidak ada yang sia-sia atas usaha kita selama ikhlas.

ali syarifudin

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 129
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Motivasi-motivasi Bisnis
« Jawab #8 pada: Desember 13, 2010, 06:00:40 am »
Mata pencaharian paling afdhol adalah berjualan dengan penuh kebajikan dan dari hasil keterampilan tangan. (HR. Al-Bazzar dan Ahmad)

 :) :) :) :) :) :) :) :)

ariefgunadi

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 1
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • ariefgunadi.blogspot.com
Karakteristik Usahawan
« Jawab #9 pada: Desember 15, 2011, 01:46:05 pm »
Ø Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)
1. Keinginan untuk berprestasihttp://forum.dudung.net/Smileys/Yahoo/20.gif
2. Keinginan untuk bertanggung jawabhttp://forum.dudung.net/Smileys/Yahoo/78.gif
3. Preferensi kepada resiko menengah
4. Persepsi kepada kemungkian berhasilhttp://fohttp://forum.dudung.net/Smileys/Yahoo/4.gif[/img][/img][/img][/img]rum.dudung.net/Smileys/Yahoo/11.gif
5. Rangsangan untuk umpan balik
6. Aktivitas Energik
7. Orientasi ke masa depan
8. Ketrampilan dalam pengorganisasian
9. Sikap terhadap uang
 :(( ;;)