Komunitas DUDUNG.NET
July 29, 2010, 08:10:58 PM *
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
News: Selamat Datang Di Komunitas DUDUNG.NET, manfaatkan forum ini, dan kembangkanlah pengetahuan anda tanpa batas..!!
 
   Home   Help Search Calendar Login Register  
Pages: 1 [2]   Go Down
  Print  
Author Topic: Pindad Kewalahan Layani Permintaan  (Read 2330 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Fauzi5994559
Sr. Member
****

Reputasi: 7
Posts: 415


One God, One Guider, but Why not One Leader ?


View Profile Email
« Reply #15 on: December 24, 2009, 09:16:37 AM »

Yang saya khawatirkan adalah jangan sampe industri milik negara kita ( terlebih industri militer ) beralih tangan ke swasta terlebih asing, apapun istilahnya / namanya. Seperti nasib indosat, telkom, minyak, pupuk kaltim, dll.

Kami tidak mempersoalkan sehat atau tdknya keuangan industri milik negara kita, karena menurut saya itu kewajiban pemerintah untuk membuat sehat dg tdk perlu di "jual / pindah kepemilikan sebagian " ke swasta / asing apapun istilahnya. Karena itu milik negara = milik rakyat = bukan milik pemerintah ( paradigma ini perlu kita samakan dulu ).

Kalau sekedar melayani order/pesanan/pembuatan produk militer tertentu dari luar negeri menurut saya ok-lah tentunya dg kategori tertentu. Dengan sistem pembayaran bagaimana tdk masalah, asal jgn mengarah ke pembelian saham.

Perlu kita ketahui bersama, kemampuan intelektual akan teknologi bangsa kita ini hebat / mampu mengikuti perkembangan yg ada. Disebagian instansi negara sejak 70-80an listriknya berasal dari reaktor nuklir sendiri. Ketika th 62-an kita sdh mampu membuat roket 2 tingkat ( roket jelajah ) satu tingkat lagi mampu menembus atmosfer untuk mengirim satelit. Di salah satu bumn yg sekarang telah terjual ke asing ( menurut saya secara rahasia digunakan oleh negara ) untuk memproduksi "formula mesiu" untuk roket jenis exocet yg dipake inggris ketika perang malvinas 80-an, sementara selongsongnya dibuat oleh iptn & pindad secara terpisah. Adalagi industri swasta yg menurut saya itu sebenarnya hanya selubung intel negara untuk memproduksi peralatan militer kita selain pindad namun sejak reformasi berhasil dibangkrutkan, belum lagi hasil riset para ilmuwan kita dibeli untuk negara lain atau dibeli untuk ditutup proyeknya ( jangan dikira itu tidak ada lho ), dll. Industri2 strategis ini tentunya diawasi oleh intel asing sejak lama - ketemu moment yg tepat dg alasan publik yg masuk akal secara ekonomis biasanya - barulah ditutup atau dipindah tangankan. Efek dari itu ribuan tenaga ahli kita dimanfaatkan oleh negara lain atau swasta. Spt ratusan it dari iptn banyak bekerja di ibm dan pengembangan software ... milik amerika / perancis yg menguasai pasar software cad-cam dunia, knp saya tahu? krn saya bekerja berhubungan dg produk mereka. Kemudian mantan iptn di bidang mesin produksi yg dikendalikan komputer / semi robot juga dimanfaatkan oleh asing / swasta, knp saya tahu? krn sy bekerja memakai produk mereka - sy ditraining - ngobrol : dulu bekerja dimana sblm kerja disini? bahkan mesin ini harus ada ijin dari dept.han usa, artinya bisa jadi keberadaan mesin ini sdh terdeteksi lokasinya oleh usa, padahal ini perusahaan swasta. Ini fakta.

Untuk sekedar masuk ambil gambar tdk boleh. jgnkan di instansi militer ditempat saya yg swasta aja begitu kok. di Toyota atau honda jepang yg di indonesia juga begitu, bahkan di department reverse engineeringnya dg alat keamanan spt "film mission imposible" yg bisa masuk.

Intinya : kita harus cermat dan lebih cermat dalam permainan kata2 dlm clausul2 Undang-Undang yg berlaku, untuk menyelamatkan negara ini.
Logged

PADA AKHIRNYA HARUS MEMILIH ISLAM ATAU PENENTANG ISLAM.
KARENA TEMPAT KEMBALI KITA HANYA SURGA ATAU NERAKA.
fauzi5994559@yahoo.co.id http://fauzime.multiply.com
lyceum_salf
Hero Member
*****

Reputasi: 9
Gender: Male
Posts: 1.616


Dimana Engkau Berada TUHAN Selalu Melihatmu


View Profile Email
« Reply #16 on: December 24, 2009, 10:44:44 AM »

Yang saya khawatirkan adalah jangan sampe industri milik negara kita ( terlebih industri militer ) beralih tangan ke swasta terlebih asing, apapun istilahnya / namanya. Seperti nasib indosat, telkom, minyak, pupuk kaltim, dll.


Intinya : kita harus cermat dan lebih cermat dalam permainan kata2 dlm clausul2 Undang-Undang yg berlaku, untuk menyelamatkan negara ini.

maaf OOT
mas fauzi maaf sebelumnya kok saya rancu dengan bahasa anda ini ? mengingat apa yang selama ini antum tulis....
tapi alhamdulillah anda masih mengakui Indonesia negara anda.

Logged

Belajar kapanpun, dimanapun dan dari siapapun
salendra_kms
Moderators
Hero Member
*****

Reputasi: 11
Gender: Male
Posts: 1.136


Salendra Kecil ^_^

salam+ukhuwa salendra_keren
View Profile WWW Email
« Reply #17 on: December 24, 2009, 10:51:54 AM »

ya berdoa saja moga2 pemerintah kita dubukakan hatinya untuk memberikan yg terbaik bagi bangsa dan negara ini
Logged

Mydragon Lucu N Imut ^_^



Blognya salendra Silampari Nan Cinde
http://www.salendra.wordpress.com
Fauzi5994559
Sr. Member
****

Reputasi: 7
Posts: 415


One God, One Guider, but Why not One Leader ?


View Profile Email
« Reply #18 on: December 24, 2009, 11:49:19 AM »

ya berdoa saja moga2 pemerintah kita dubukakan hatinya untuk memberikan yg terbaik bagi bangsa dan negara ini

Amin... itulah harapan saya dan mungkin rekan hti khususnya.
Logged

PADA AKHIRNYA HARUS MEMILIH ISLAM ATAU PENENTANG ISLAM.
KARENA TEMPAT KEMBALI KITA HANYA SURGA ATAU NERAKA.
fauzi5994559@yahoo.co.id http://fauzime.multiply.com
Fauzi5994559
Sr. Member
****

Reputasi: 7
Posts: 415


One God, One Guider, but Why not One Leader ?


View Profile Email
« Reply #19 on: December 24, 2009, 11:55:14 AM »

Yang saya khawatirkan adalah jangan sampe industri milik negara kita ( terlebih industri militer ) beralih tangan ke swasta terlebih asing, apapun istilahnya / namanya. Seperti nasib indosat, telkom, minyak, pupuk kaltim, dll.


Intinya : kita harus cermat dan lebih cermat dalam permainan kata2 dlm clausul2 Undang-Undang yg berlaku, untuk menyelamatkan negara ini.

maaf OOT
mas fauzi maaf sebelumnya kok saya rancu dengan bahasa anda ini ? mengingat apa yang selama ini antum tulis....
tapi alhamdulillah anda masih mengakui Indonesia negara anda.



Saya lahir di negara indonesia yg beragama islam yang juga anggota hti yang juga anggota yayasan ***, dll. Saya bergabung dg hti sbg rasa prihatin akan nasib dan dlm rangka untuk menyelamatkan negeri ini.

Kita harus cermat dalam menafsirkan kalimat2 produk Undang2 atau MOU yg dibuat oleh pemerintah kita dg swasta atau asing, begitu maksudnya.
Logged

PADA AKHIRNYA HARUS MEMILIH ISLAM ATAU PENENTANG ISLAM.
KARENA TEMPAT KEMBALI KITA HANYA SURGA ATAU NERAKA.
fauzi5994559@yahoo.co.id http://fauzime.multiply.com
LAVI
Hero Member
*****

Reputasi: 20
Gender: Male
Posts: 2.034


However She is Still an Adolescent Child


View Profile Email
« Reply #20 on: December 26, 2009, 09:59:23 AM »

ya udahlah biar clear tak kasih contohnya ya...

Akuisisi

panser AV-81 Terrex...aslinya buatan pabrik Thimoney Finlandia, tapi karena kondisi keuangan pabriknya nggak bagus terus dijual ke Singapore Technology Kinetics. Singapura...yang dijual adalah blu print produknya dan statusnya (produk dan saham) berubah jadi buatan Singapura, bukan Finlandia

ToT (Transfer of Technology)




dua gambar diatas sama tapi beda...yang atas adalah La Fayette Class (Formidable class) buatan Singapore Technology Navy dan yang Bawah adalah La Fayette Class buatan DCN International Perancis. pada tahun 2003 Singapore menginvestasikan milyaran dollar untuk pembelian 6 Frigat La Fayette dari Perancis, namun karena dirasa kurang cocok bagi kepentingan AL Singapura maka mereka menginvestasikan sejumlah dana lagi untuk melakukan perubahan desain dan senjata serta melakukan perjanjian untuk memproduksi 5 unit dari 6 unit kapalnya di galangan STN, dana yang dibutuhkan untuk satu unit kapal jauh lebih mahal dari pada normalnya namun dari sisi kebutuhan dan kemampuannya jauh lebih hebat dari aslinya...namun Singapura sama sekali tidak melakukan akuisisi saham apapun dari pihak DCN

pesanan khusus


Block 60... varian F-16 yang paling canggih di dunia, jauh lebih canggih daripada milik AS bahkan Israel. pihak Uni Emirat Arab sang pemesan mengunfestasikan dana milyaran dollar untuk mendapatkannya guna membiayai sejumlah riset mulai dari mesin baru hingga radar...polanya mirip dengan yang akan dijalani PINDAD dengan Oman...tidak ada akuisisi saham disini UEA tidak melakukan akuisisi saham lockheed martin.
Logged

Otak Manusia memiliki kemampuan tak terbatas untuk menyerap pengetahuan, namun Tuhan membatasi sumber pengetahuan yang bisa diserap oleh Manusia...Karena jika tidak begitu, manusia bisa menjadi "Tuhan"
Pages: 1 [2]   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!