Penulis Topik: hari ini aku belajar...  (Dibaca 5722 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

wa

  • Pengunjung
Re: hari ini aku belajar...
« Jawab #30 pada: Maret 04, 2010, 09:26:45 am »
hari ini aku belajar...

ketika kita merasa bahwa kita pintar maka itu adalah pintu awal menuju kebodohan..... 

Ilmu itu memiliki beberapa tingkatan..... ketika kita pertama bertemu dengannya ia terlihat seperti kolam yang kecil... ketika kita mendekatinya ia terlihat seperti sungai.... ketika kita telah berada di tepinya ia terlihat seperti pantai..... ketika kita berenang di dalamnya kita merasa ia seperti lautan..... dan ketika kita berada ditengah-tengahnya ia akan terasa seperti samudra tanpa tepi dan tanpa dasar......

wa

  • Pengunjung
Re: hari ini aku belajar...
« Jawab #31 pada: April 30, 2010, 08:37:05 pm »
HAri ini aku belajar....
Seseorang yang dalam perbuatannya selalu ikhlas demi Allah semata, maka keikhlasan itu menghalangi, mengeluarkan, dan menghilangkan kedengkian dari  dalam hatinya secara keseluruhan. Hal ini disebabkan keinginan hatinya hanya untuk mencari ridha Allah SWT. Sebab itu, tidak ada tempat dalam hatinya untuk rasa dengki dan rasa benci kepada orang lain. Allah SWT berfirman,
"Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih." (Yusuf: 24)
Ketika seseorang ikhlas hanya untuk Tuhannya, maka Allah SWT memalingkan darinya semua ajakan keburukan dan kejahatan, sehingga ia pun terhindar dari hal-hal tersebut. Oleh karena itulah, tatkala iblis mengetahui bahwa dia tidak mendapatkan jalan untuk menggoda orang-orang ikhlas, maka dia mengecualikan mereka. Allah SWT berfirman tentang kata-kata iblis, "Iblis menjawab, 'Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. "(Shaad: 82-83)
Allah SWT berfirman,
"Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yangsesat. "(al-Hijr: 42)
Ikhlas adalah kendaraan menuju pembebasan, Islam adalah kendaraan keselamatan, dan Iman adalah stempel keamanan.

wa

  • Pengunjung
Re: hari ini aku belajar...
« Jawab #32 pada: Mei 12, 2010, 12:57:13 pm »
Banjarmasin 12-5-2010

Hari ini aku belajar…
Iman kepada Allah memiliki 2 rukun
1.Mengetahui dan mengerti apa yang dibawa Rasulullah saw.
2.Membenarkannya dengan ucapan dan perbuatan
Perbuatan dan pembenaran tanpa ilmu adalah mustahil, karena pembenaran adalah cabang dari pengetahuan terhadap apa yang dibenarkan. Dengan demikian, ilmu bagi iman laksana ruh bagi jasad. Pohon iman tidak dapat tegak kecuali di atas landasan ilmu dan pengetahuan.


Hari ini aku belajar…
“Amal yang paling mulia adalah iman kepada Allah kemudian Jihad” (Bukhari dan muslim)
Didalam jihad, seseorang mengorbankan jiwa dan menanggung beban yang sangat berat. Sedangkan iman adalah pengetahuan, amalan dan pembenaran dari hati. Walaupun demikian, iman adalah amalan yang paling mulia, padahal beban jihad jauh lebih berat dari keimanan tersebut. Hal ini disebabkan ilmu memberitahukan kadar dan derajat amal tersebut. Orang yang memiliki ilmu tidak memilih untuk dirinya kecuali pekerjaan yang terbaik. Orang yang bekerja tanpa ilmu menyangka bahwa keutamaan terdapat dalam banyaknya kesulitan.

Hari ini aku belajar...
Orang yang beramal tanpa ilmu seperti musafir  tanpa petunjuk. Sehingga dapat dimaklumi bahwa kebinasaan lebih dekat baginya daripada keselamatan. Walaupun dia bisa selamat secara kebetulan tetapi itu jarang terjadi. Sehingga walaupun selamat, ia tidak mendapatkan pujian melainkan tercela menurut orang yang berilmu. Syaikh islam Ibnu Taimiyah pernah berkata, “ orang yang tidak mengikuti petunjuk pasti tersesat, dan tidak ada petunjuk jalan selain sunnah yang dibawa Rasulullah saw.”
Ibn.Qoyim

abu muhammad

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 46
  • Reputasi: 1
    • Lihat Profil
Re: hari ini aku belajar...
« Jawab #33 pada: Juni 19, 2010, 09:19:09 am »
Hari ini aku juga belajar….

Tujuh langkah untuk mempelajari dan mengembangkan potensi diri..
1. Berlatih sedikit demi sedikit dan sering.
2. Revisi dan tes diri anda secara teratur.
3.Gunakan afirmasi dan kalimat positif, katakan selalu pada diri anda bahwa anda bisa., selalu katakan kalau orang lain bisa saya juga bisa.
4. Gunakan visualisasi dalam kondisi alpha untuk membayangkan anda mengusai keterampilan itu.
5. Cari kesempatan untuk berlatih dengan orang yang sudah mahir.
6. Kembangkan terus minat anda dengan antusiasme yang tinggi.
7. Jangan terlalu keras pada diri anda sendiri, bahwa diri anda membutuhkan suatu proses untuk mengusai suatu keterampilan tertentu.