Penulis Topik: HTI  (Dibaca 102655 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

AA-Shift+Del

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 151
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Pria
  • Teteeep...baca ... baca... baca....
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #45 pada: Juni 10, 2009, 10:14:52 am »
assalamuallaikum,


terimakasih atas pertanyaannya.
1. menurut saya, berarti pintu gerbang diterapkannya islam kaffah sudah terbuka.
2. batas waktu, kita berusaha semaksimal mungkin dg terencana, hanya ALLAH SWT yang tahu kapan waktunya.
3. parameter tanda2 keberhasilan : sunatullah sudah terjadi, apa yg dialami orang2 terdahulu sudah dialami oleh ht : semakin gencarnya penentangan, derasnya siksaan, penjajahan smakin menjadi-jadi, fitnah agar kita terpancing untuk melakukan aksi teror, tersebarnya wacana khilafah dan syariat islam sudah menjadi pemikiran alternatif dikalangan awam dan pejabat dunia.
4. menyebarkan ide khilafah, menggambarkan konstruksi negara khilafah, bahwa khilafah ada dalilnya dan bukan utopis : krn sejarah pernah terjadi.
5. dari belum ada pengikut kini sudah jutaan. dari th 50-an hanya di palestina, kini sudah sampai di 50an negara dengan ide dan doktrin yg sama.
6. HTI, memandang islam itu kaffah jadi sebenarnya tidak ada dikotomi politik, akidah, dll. karena semuanya integral. meski demikian hti adalah gerakan politik.

 :-B Kalo menurut Otak awam saya....

Khilafah yang ingin didirikan oleh soudara2 HTI ini sebetulnya ingin mencontoh dari Zaman Rasulullah, tapi perlu diperhatikan dan dibuka kembali penggalian sejarahnya... bahwasanya pada zaman Rosulullah itu semua orang yang telah memeluk islam alias bersyahadat, sudah se-iya sekata dan mengerti benar arti TAUHID yang mana merupakan Hak Asasi Allah yang paling utama dalam kehidupan sehari hari mereka dan melaksanakan Sunnah sesuai tuntunan Rasullah dengan benar. Dan 2 HAl inilah yang sebetulnya adalah 2 hal yang paling Utama sebagai pondasi dan paling MENDASAR, dan juga paling SIMPEL, yang seharusnya setiap muslim sanggup melaksanakannya dan menerapkannya dalam segala sendi kehidupan sehari harinya....
oleh karenanya diakhir Perjuangan Rasulullah Allah mengAnugrahi kekhalifahan ISLAM dengan Syariat islam di merata tempat.

Nah sekarang mari kita lihat realita sekarang ini dimana Mayoriitas adalah berKTP ISLAM (secara tidak langsung pasti udah BerSyahadat),
APAKAH mereka semuanya itu dalam kehidupan sehari hari nya sudah menegakkan Hak Asasi Allah yang paling mendasar tadi sebagai suatu Pondasi ISlam yang kokoh?
kalo kita lihat kenyataan nya, jawabnya TIDAK.

Dukun2 masih di gandrungi... kuburan kuburan masih di datengin, Sunnah sunnah Rasulullah yang Shahih udah banyak tergantikan Oleh Bid'ah2....

Maka inilah hal yang seharusnya SANGAT SANGAT diperhatikan, DAKWAH yang PALING mendasar H.A.A, sebagaimana para nabi dan rasul sebelum rasulullah Muhammad SAW pun menjalani dan menegakannya... bukanya langsung ke POLITIK....  
coba aja anak yang baru baligh ato orang tua yang awam agama, lebih bisa menerima mana antara masalah Politik dengan pengertian Syahadat ?

Dan Saya sangat meyakini kalopun sekarang ato dalam waktu yang dekat ini khilafah islam belum bisa tegak...InsyaAllah sesuai nubuwah nabi pada zaman Imam Mahdi adalah suatu kepastian... InsyaAllah,
dan sementara sambil menunggu itu terjadi, tugas kita sebagai Muslim adalah Menegakkan dan Menerapkan Hak Asasi Allah dan Sunnah Rasulullah yang shahih dalam segala sendi kehidupan kita sehari hari.

« Edit Terakhir: Juni 10, 2009, 10:19:44 am oleh AA-Shift+Del »

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #46 pada: Juni 10, 2009, 10:52:40 am »
untuk saat sekarang ini
sebenarnya apakah yg menghalangi HTI untuk membaiat seseorang sholeh menjadi khalifah?

nunggu apaan?

dijawaaab doooonk!!!
saya kangen banget ma khilafaaah  :(
pertanyaan aye g ada yg jawaab!!  :102:

alhikmah99

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 741
  • Reputasi: -38
  • ada yang punya free
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #47 pada: Juni 10, 2009, 11:13:35 am »
Bismillah ..!

jawaban akang aa-shift-del
dari saya ada di
http://forum.dudung.net/index.php/topic,12381.120.html

jawaban akang luthi belum
belum sepenuhnya saya tuntas analisanya

pertanyaan antum cukup tinggi level kualitasnya
seperti antum kayaknya
perlu analisa taktis strategis mendalam

entar kalau setengah-tengah
bisa menjadi fitnah

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #48 pada: Juni 10, 2009, 11:17:02 am »
Bismillah ..!

jawaban akang aa-shift-del
dari saya ada di
http://forum.dudung.net/index.php/topic,12381.120.html

jawaban akang luthi belum
belum sepenuhnya saya tuntas analisanya

pertanyaan antum cukup tinggi level kualitasnya
seperti antum kayaknya
perlu analisa taktis strategis mendalam

entar kalau setengah-tengah
bisa menjadi fitnah
ya analisa dulu deh ;))
soalnya ane bakal nanya pertanyaan lanjutan nye ;))

AA-Shift+Del

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 151
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Pria
  • Teteeep...baca ... baca... baca....
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #49 pada: Juni 10, 2009, 11:21:42 am »
 8-| 8-| 8-| 8-|
Ahhh saya belum lihat riiill nya,

buktinya ampe saat ini, masyarakat bahkan ama atasan2 pun masih mengandrungi mbah dukun ama kuburan,

kalopun ada yang udah ngrti, belum pernah sekalipun nongol di tivi ato disemua media menyatakan dengan LANTANG dan JELAS

" DUKUN.....SYIRIK, minta2 di  KUBURAN...SYIRIK !!! "  

 [-X [-X [-X [-X [-X [-X

Sf_Efend

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.464
  • Reputasi: 15
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #50 pada: Juni 10, 2009, 02:59:26 pm »
Bismillah ..

kemarin, aku sempat diskusi dengan seorang teman tentang harakah Islam ...
salah satu diantara harakah yang di kritik oleh si teman adalah HTI ..
katanya, dalam fikrah HTI tidak perrcaya adanya azab kubur ..

aku hanya ingin bertanya untuk meluruskan
Benarkah?

lyceum_salf

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.581
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dimana Engkau Berada TUHAN Selalu Melihatmu
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #51 pada: Juni 11, 2009, 10:30:58 am »
banyak konsep yang udah dibaca di thread ini mimpi yang sempurna dari menegakkan khilafah ampe syariat........ saya tanya nih khusus untuk semua jamaah yang ada disini...... mampu g mengajak muslim sholat subuh dimasjid serame shalat jumat ??? ngapain juga mencapai yang tinggi tapi yang sederhana dilupakan ???

MOCHAMAD FAUZI

  • Pengunjung
Re:HTI
« Jawab #52 pada: Juni 11, 2009, 12:34:59 pm »
4. menyebarkan ide khilafah, menggambarkan konstruksi negara khilafah, bahwa khilafah ada dalilnya dan bukan utopis : krn sejarah pernah terjadi.
Jadi "baru" pada tataran menyebarkan ide dan memberikan penggambaran saja ya akh?

6. HTI, memandang islam itu kaffah jadi sebenarnya tidak ada dikotomi politik, akidah, dll. karena semuanya integral. meski demikian hti adalah gerakan politik.
Bosa minta tolong berikan gambaran gerakan politik dari ikhwah HTI akh?


4.Untuk memahami tindakan konkrit HT, sebenarnya gampang asalkan kita paham dg definisi2 ajaran islam yg diadop oleh HT, karena ht konsisten dengan definisi2 yg diadop tsb, insyallah. Misalnya definisi ttg demokrasi adalah demikian2, maka jangan harap ht akan ikut demokrasi. Karena ht mendefinisikan bahwa demokrasi itu sistem kufur dan itu adalah bagian dari taktik / tipu daya barat kepada rakyat di negeri2 islam, untuk mengalihkan umat dari ajaran islam ttg bernegara khususnya.

By the way, Sekali lagi kita harus kembali kepada konsep definisi Islam. Bahwa definisi islam ( yg diadop HT ) adalah  ... al-islamu huwa ddzinulladzi anzalallah ala sayyidina muhammad latandzimi alaqotil insan bi kholiqihi,... agama yg diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengatur hubungan manusia dengan Penciptanya, hubungan manusia dengan dirinya, hubungan manusia dengan sesama manusia. Bahwa hubungan manusia dg penciptanya itu meliputi aqidah dan aturan ibadah, hubungan manusia dg dirinya itu meliputi ahlak, aturan berpakaian, aturan makan-minum. Hubungan manusia dg sesama manusia  itu meliputi aturan muammalat dan aturan uqubat ( sanksi hukuman ).
   
   atau yang awam dikenal sbg hablu mina llah & hablu mina nnas.

Kalau kita sudah paham dg definisi tsb dan mencoba konsisten, maka kita akan gampang
memahami tindakan konkrit ht. Untuk memahami definisi2 ini tentunya kita harus ngaji / kuliah / sekolah / nyantri ( tidak bisa asal comot kasih arti sendiri ), karena definisi2 ini dibangun dari asal istilah ini muncul, suasana yang meliputi sehingga suatu istilah itu muncul, asal kata istilah ini muncul,..dll.

Dalam pengkaderan ht mempunyai langkah konkrit sbb : mengajarkan sesuai definisi islam di atas :
1.Aturan individu thd Kholiknya :
bagaimana membangun aqidah yang benar dan kuat, bagaimana sholat, puasa, aturan zakat, aturan haji. ( dalam bab ibadah misalnya tidak jarang kami yg awam dipersilakan untuk belajar kpd kelompok salaf, Nahdliyin, jamaah tabligh misalnya, kaji Kitab fathul baari, fathul mu'in.)
2.Aturan manusia dg dirinya :
mengkaji fiqih berpakaian, fiqih ahlaq ( dlm kitab nafsiyah ).
3.Aturan manusia dg sesama manusia :
fiqih politik dan negara ( nidzom siyasi fil islam ), fiqih perang, fiqih ekonomi & keuangan (nidzom i'thisodi), fiqih sosial ( nidhomil ..apa saya lupa ), fiqih sanksi (nidhom uqubat fi islam), dll.

Fiqih2 diatas adalah fiqroh islam / ide / “ teori ”.
Bagaimana pelaksanaan dari teorinya ( thoriqoh-nya ) ?
Point 1 dan 2. karena itu menyangkut hukum2 individu maka begitu kita tahu fiqrohnya langsung bisa dilaksanakan tidak mesti nunggu daulah islam berdiri. Misalnya dalam mengucap syahadat, rukun2 sholat, puasa, zakat, haji tidak perlu nunggu daulah islam berdiri dulu.
Meskipun kalau kita lebih teliti lagi sebenarnya bisa pula tergantung pada sistem politik negara. Misalnya penentuan awal ramadhan dan akhir ramadhan, amil zakat, penentuan wukuf haji, faktanya sangat tergantung pada kebijakan negara dan sistemnya.

Fiqih-fiqih untuk point 3, metode pelaksanaannya ( thoriqohnya ) mutlak harus ada Daulah Islam dibawah pimpinan seorang Khalifah. Tidak bisa oleh individu atau ormas, karena inilah jalan ( thoriqoh ) yang dicontohkan oleh Rosul. Jadi yang bisa dilakukan oleh Ht ( menurut saya ) untuk point 3 ini hanyalah merumuskan langkah2 konkrit yang akan dilaksanakan bila diberi amanah untuk memimpin negara dan menawarkan rumusan2 islami tersebut kepada penguasa / calon penguasa negara saat ini, bahkan ada kitab untuk menghadapi embargo dan  kemungkinan2 lain yg akan dilakukan oleh negara2 kufur bila khilafah baru lahir.

Saya pikir justru langkah2 ht inilah yg sekarang banyak diadopsi oleh parpol2 di indonesia ( mungkin ) mengingat kita sering menawarkan kpd parpol2 lainnya.
Saya pikir pula ht-lah yang paling siap dengan semuanya dg tetap memohon ampun kpd Allah SWT. ( insyallah ), ini semua bisa diketahui oleh anggotanya dan orang umum ( krn ini bagian dari konsep islam yg kita sebarkan ) dan karenanya dan -Nya saya gabung ke hti.

Jawaban ini masih singkat tapi cukup panjang juga, mudah2an paham. Singkat karena baru mengurai satu definisi islam. Panjang karena ini forum chating.

Saya justru ingin bertanya kepada parpol lain, langkah konkrit apa yang telah mereka lakukan ketika berkuasa dan tidak berkuasa sehingga saya tertarik untuk bergabung ?


6. Hti sebagai parpol seharusnya ikut di parlemen untuk ikut merubah kondisi negara  yg amburadul sbg bukti tindakan konkritnya ??
   Menurut saya, tidak terlibatnya hti dalam parlemen adalah menunjukkan sikap oposan    terhadap penguasa dan sistemnya, ini sikap konkrit kita. Karena bukan hanya orangnya    tetapi sistem yg diadopsi oleh negara ini yg telah merusak negeri kita. Penawarnya apa ?    ganti sistem seperti yg telah HT siapkan dan menyebarkannya kepada setiap kita yang mau ngaji ke HT tentunya, sekali lagi inilah langkah konkritnya.

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #53 pada: Juni 11, 2009, 01:24:35 pm »
@FAUZI
cara ganti nya?
kenapa harus pakai sistem konsep HT?bukankah harus jumhur ulama

alhikmah99

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 741
  • Reputasi: -38
  • ada yang punya free
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #54 pada: Juni 11, 2009, 01:50:12 pm »
Bismillah ..!

yang mudah dulu akh
Kutip
kemarin, aku sempat diskusi dengan seorang teman tentang harakah Islam ...
salah satu diantara harakah yang di kritik oleh si teman adalah HTI ..
katanya, dalam fikrah HTI tidak perrcaya adanya azab kubur ..

aku hanya ingin bertanya untuk meluruskan
Benarkah?

jawabannya tidak benar
alasannya di sini http://forum.dudung.net/index.php/topic,15009.15.html

alhikmah99

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 741
  • Reputasi: -38
  • ada yang punya free
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #55 pada: Juni 11, 2009, 01:56:45 pm »
Bismillah ..!

nggak hanya ini yang syirik

Kutip
buktinya ampe saat ini, masyarakat bahkan ama atasan2 pun masih mengandrungi mbah dukun ama kuburan,

kalopun ada yang udah ngrti, belum pernah sekalipun nongol di tivi ato disemua media menyatakan dengan LANTANG dan JELAS

" DUKUN.....SYIRIK, minta2 di  KUBURAN...SYIRIK !!! "  

yang ini juga syirik

Tidak boleh seorang muslim mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah atau menghalalkan apa yang telah diharamkan-Nya. Tentang hal ini, At-Tirmidzi, dalam kitab Sunan-nya, telah mengeluarkan hadits dari ’Adi bin Hatim –radhiya-Llahu ’anhu--- berkata: ’Saya mendatangi Nabi saw. ketika baginda sedang membaca surat Bara’ah:

”Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) al-Masih putera Maryam.” (TQS. At-Taubah [9]: 31)

Seraya bersabda: ’Mereka memang tidak beribadah kepadanya, tetapi jika mereka menghalalkan sesuatu untuknya, mereka pun menghalalkannya; jika mereka mengharamkan sesuatu untuknya, maka mereka pun mengharamkannya.”

Karena itu, menetapkan hukum yang tidak bersumber dari al-Quran dan As-Sunnah adalah perbuatan yang bertentangan dengan akidah Islam. Bahkan dapat dikategorikan perbuatan menyekutukan Allah SWT. Seorang muslim wajib terikat kepada syariah Allah, wajib mengambil hukum dari wahyu Allah semata, dan menolak undang-undang atau peraturan buatan manusia yang bertentangan dengan hukum Allah SWT.

alhikmah99

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 741
  • Reputasi: -38
  • ada yang punya free
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #56 pada: Juni 11, 2009, 02:16:11 pm »
Bismillah ..!

Kutip
untuk saat sekarang ini
sebenarnya apakah yg menghalangi HTI untuk membaiat seseorang sholeh menjadi khalifah?

nunggu apaan?
dijawaaab doooonk!!!
saya kangen banget ma khilafaaah 
pertanyaan aye g ada yg jawaab!! 

yang pernah saya tahu
khomeini pernah didatangi delegasi ht
tapi setelah mengetahui visi misi maka bantuan batal ditawarkan
khomeini mau mendirikan republik islam iran
republik bertentangan dengan islam
daulah islam tidak boleh berasaskan ashabiyah

teman-2 di afghanistan juga pernah didtangi delegasi
untuk mendirikan daulah islamiyah yang satu untuk seluruh dunia
dan ht siap mengorbankan anggota-2nya
tapi ternyata negara islam afghanistan
yang berbassiskan kebangsaan afghanistan
negara islam yang hanya untuk orang afghanistan
dan tidak memperluas wilayah yang diayominya

ini juga batil secara syara'

kalau isu di yaman
ana belum dapat kejelasannya

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #57 pada: Juni 11, 2009, 02:55:45 pm »
Bismillah ..!

Kutip
untuk saat sekarang ini
sebenarnya apakah yg menghalangi HTI untuk membaiat seseorang sholeh menjadi khalifah?

nunggu apaan?
dijawaaab doooonk!!!
saya kangen banget ma khilafaaah 
pertanyaan aye g ada yg jawaab!! 

yang pernah saya tahu
khomeini pernah didatangi delegasi ht
tapi setelah mengetahui visi misi maka bantuan batal ditawarkan
khomeini mau mendirikan republik islam iran
republik bertentangan dengan islam
daulah islam tidak boleh berasaskan ashabiyah

teman-2 di afghanistan juga pernah didtangi delegasi
untuk mendirikan daulah islamiyah yang satu untuk seluruh dunia
dan ht siap mengorbankan anggota-2nya
tapi ternyata negara islam afghanistan
yang berbassiskan kebangsaan afghanistan
negara islam yang hanya untuk orang afghanistan
dan tidak memperluas wilayah yang diayominya

ini juga batil secara syara'

kalau isu di yaman
ana belum dapat kejelasannya
tuhkan
jumhur ulama aja masih belum menemukan kesepakatan..kenapa harus maksa sistem HT,saya jg sering menemukan kirtikan2 atas konsep HT ;)) walau saya g begitu ngerti sih..
yg irak?trus ada yg baiat lewat internet kepada PM turki?
so?

AA-Shift+Del

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 151
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Pria
  • Teteeep...baca ... baca... baca....
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #58 pada: Juni 11, 2009, 04:13:14 pm »
 :-j :-j :-j

Halah halah.... Oom... Oom..

Saya heran.. wolopun bisa dibilang baru nongkrong didudung Porum ini, kalo saya baca hampir semua tulisan dan tanggapan dari setiap pertanyaan yang di ajukan ke Oom 99 ini kok banyak yang ga nyambungnya??  :-?? :-?? :-?? malah kadang jadi suatu polemeik baru lagi..  :-?

Ga tau ya gimana pendapat dudunger yang lain ???  :-??

Tapi ga papa lah... jadi ada hikmahnya juga ngomong ama Oom ini, membuat saya makin serius mencari pemahaman yang benar...  :D




AA-Shift+Del

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 151
  • Reputasi: 4
  • Jenis kelamin: Pria
  • Teteeep...baca ... baca... baca....
    • Lihat Profil
Re:HTI
« Jawab #59 pada: Juni 11, 2009, 04:24:22 pm »
@ Alhikmah99


Pertanyaan yang ini :

Kutip
buktinya ampe saat ini, masyarakat bahkan ama atasan2 pun masih mengandrungi mbah dukun ama kuburan,

kalopun ada yang udah ngrti, belum pernah sekalipun nongol di tivi ato disemua media menyatakan dengan LANTANG dan JELAS

" DUKUN.....SYIRIK, minta2 di  KUBURAN...SYIRIK !!! "  

jawabnya kok gini :


yang ini juga syirik

Tidak boleh seorang muslim mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah atau menghalalkan apa yang telah diharamkan-Nya. Tentang hal ini, At-Tirmidzi, dalam kitab Sunan-nya, telah mengeluarkan hadits dari ’Adi bin Hatim –radhiya-Llahu ’anhu--- berkata: ’Saya mendatangi Nabi saw. ketika baginda sedang membaca surat Bara’ah:

”Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) al-Masih putera Maryam.” (TQS. At-Taubah [9]: 31)
(ini mah JELAS buat orang kafir)

For Red color:
ini mah Fasiq atuh mas bukan bukan Syirik... nih kata Syaikh DR. Shalih bin Fauzan al-Fauzan, anggota Ulama Senior Arab Saudi  (hai'ah kibaril ulama)  dan juga anggota Komisi Tetap Urusan Penelitian Ilmiyah dan Fatwa  (al-lajnah ad-daaimah lil buhuts al-ilmiyah wal iftaa’).  

"Pemahaman orang berbeda-beda, khususnya tentang definisi dari hakikat sesuatu, barangkali dapat anda jelaskan arti fisq (fasik) dan kapan seorang muslim itu dikatakan fasiq?

Al-fisq (fasik) artinya keluar dari ketaatan terhadap Allah. Ada dua macam fasiq, yaitu fasiq yang menyebabkan kufur dan fasiq yang tidak menyebabkan kufur, dan tidak menyebabkan seseorang keluar dari agama Islam, akan tetapi mengurangi keimanan. Padanya ada semacam arah untuk keluar dari Islam namun pelakunya tidak sampai keluar darinya. Namun juga tidak dikatakan dengan fajir (maksiat), dan yang tepat adalah fasiq.Seorang muslim dikatakan fasiq jika melakukan salah satu dari kabair adz-dzunub (dosa-dosa besar) seperti zina, minum khamar,mencuri,makan riba, dan dosa-dosa besar yang semisal itu. Dia melakukan itu semata-mata karena dorongan atau kendali hawa nafsu dan syahwat, maka dengan demikian dia adalah seorang fasiq.

Bagaimana hukum orang fasiq, apakah keluar dari status iman?

Manurut ahlussunnah wal jama'ah hukumnya adalah dia seorang mukmin naqishul iman (mukmin yang berkurang imannya), atau mukmin karena keimanannya dan fasiq karena dosa besar yang dikerjakannya. Dia termasuk orang-orang mukmin dan ahlut tauhid, selagi tidak melakukan salah satu bentuk kesyirikan yang mengeluarkan dari millah (Islam). Maka status iman dan Islam masih tetap melekat pada dirinya, hanya saja dia seorang Muslim yang berkurang imannya, dan inilah yang disebut dengan fisq atau fasiq. "

Di Indonesia Zina, bertebaran, alkohol(Khamr) di setiap restoran mungkin ada, riba hampir di semua bank, apakah Pemerintah Indonesia Menyatakan penghalalan ZINA, Alkohol(Khomer) ama riba ?. rata rata cuma individu2 nya aja yang menduduki pemerintahan, bukan Pemerintah pusat (UlulAmri) nya mas...
contohnya,  mungkin ada bbrpa pejabat pemerintahan yng melindungi wilayah prostitute & judi...(karena lhn duit), tapi apakah Pemerintah Pusat Menghalalkan Prostitute & judi? :-?
(ululamri kita kan sekarang masih muslim!!)
 :-? jadi balik lagi ke postingan mas99 sendiri, " pemimpin yang zalim,pembuat maksiat bisakah jadi pemimpin? " jawaban mas hikmah99 "ABSOLUTLY YES."

(bukan berarti saya Pro BAnget pada pemerinah lho !!)  [-X [-X [-X

ada sebuah hadits dalam shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Beliau berdua mengeluarkan hadits shahih tersebut dengan sanad yang shahih dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu bahwa Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam ketika mengutus Mu'adz ke Yaman beliau bersabda kepadanya:

" Jadikanlah yang pertama engkau dakwahkan kepada mereka adalah syahadat Laa ilaaha illallah (tidak ada yang berhak diibadati dengan benar kecuali Allah...." (al-hadits)"
(bukannya politik dulu  :D )
      Siapakah orang islam yang ragu bahwa syahadat ini merupakan asa/pokok pertama? artinya sebagai (asas) aqidah pertama yang diatasnya dibangun keimanan kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan Rasul-rasul-Nya?   :-?
« Edit Terakhir: Juni 11, 2009, 05:03:21 pm oleh AA-Shift+Del »