Penulis Topik: Banyak Lowongan Banyak Pengangguran  (Dibaca 2981 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
« pada: April 21, 2009, 11:52:07 am »
Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
Rabu, 2009 April 08


Ini judul diilhami oleh pertanyaan Neng Ratna beberapa waktu yang lalu. Kenapa banyak lowongan tetapi masih banyak pengangguran ya? Berikut aku sarikan beberapa penyebab banyaknya pengangguran dalam lautan lowongan di Republik ini:

1. Formalitas

Masih banyak perusahaan atau instansi di negeri ini yang mensyaratkan hal-hal formal sebagai salah satu persyaratan mutlak untuk diterima sebagai karyawan mereka. Contoh, untuk menjadi seorang R & D Staf pada perusahaan Kapal, dimana dibutuhkan orang yang bisa mengoperasikan corel, autocad, photoshop sampai 3D max, maka bagi pelamar harus memiliki sertifikat atas aplikasi-aplikasi tersebut, tidak cukup dengan test kemampuan langsung. Bahasa kerennya, angkatan kerja yang sedang mencari kerja tidak dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja. So, bagi pelamar yang tidak bisa menunjukkan sertifikat-sertifikat yang hanya berupa lembaran-lembaran kertas tersebut jangan harap lolos seleksi administrasi (pengalaman pribadi nich....).

2. Gengsi

Faktor yang satu ini banyak masukan yang aku dapatkan dari artikel maupun komentar lisan kawan-kawan. Contoh: kawanku yang lulusan SMU dan sudah 5 tahun numpang idup di rumah ortunya tidak mau menerima tawaran untukmenjadi sales keliling dengan alasan malu kalo ketemu teman pas jualan. Ini kan aneh, malahan dia bilang kalo kerja kantoran meskipun jadi OB dia mau. Siapa yang mau nerima loe..........

3. Salary rendah

Banyak perusahaan baik di pusat maupun di daerah yang sampai sekarang menggaji buruh/karyawannya di bawah UMR. Ditambah sistem kontrak dan dipangkasnya beberapa fasilitas, seperti asuransi kesehatan membuat banyak karyawan yang hitung-hitungan, dan ujungnya besar pasak daripada tiang. So, mereka memilih untuk mencari alternatif pekerjaan lain, dan hasilnya sampai sekarang gak dapet-dapet, nganggur dech.....

4. Sistem

Ingat.....!!! UUD 1945 kita sangat sosialis banget, di mana kesejahteraan rakyat dijamin oleh negara. Tetapi kenyataanya praktek ekonomi kita sangat kapitalis, sangat berpihak pada pemilik modal dan pengusaha. Ekonomi kapitalis akan mengurangi operasional mereka dengan meminimalkan jumlah karyawan dan memaksimalkan pendapatan dengan teknologi. Sebaliknya ekonomi kerakyatan akan lebih banyak memberikan peluang kerja bagi komunitas menengah ke bawah (dalam Orba disebut padat karya). Jadi kalau ingin menambah lapangan kerja bukan dengan memberikan Dana BLBI, tetapi dengan menghidupkan sektor menengah kebawah......

Aku kira 4 sebab itu sudah mewakili banyak pertanyaan mengapa banyak lowongan tetapi masih banyakpengangguran pula. Jika Anda setuju, saya usulkan APBN dan APBD sebaiknya lebih banyak dialokasikan untuk Program Pemberdayaan Masyarakat yang di dalamnya dimasukkan kegiatan ekonomi mikro (dalam skala kecil tetapi merata).

open your heart

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.224
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • .: Dunia Ini Panggung Sandiwara :.
    • Lihat Profil
Re:Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
« Jawab #1 pada: April 22, 2009, 10:55:46 am »
Daku tambahin ya Kang
 
5. Test Seleksi & Interview semuanya cuma formalitas
 
Biasanya perusahaan sudah punya calon dari dalam..jadi kandidat yg dari luar perusahaan mengikuti seleksi cuma formalitas

masterseoonline

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 14
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • harga-harga laptop blackberry
Re:Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
« Jawab #2 pada: November 23, 2010, 05:47:33 am »
owh begitu ya.................. thnks kk

meowth

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 65
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
    • my blog
Re:Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
« Jawab #3 pada: Januari 07, 2011, 07:05:42 am »
bisa kasi solusinya ga? apalagi untuk lulusan S1 yang msih menganggur setelah bbrp bulan lulus. pdhl dia sudah mengirimkan lamaran kemana2  :102:

LAVI

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.262
  • Reputasi: 23
  • Jenis kelamin: Pria
  • However She is Still an Adolescent Child
    • Lihat Profil
Re:Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
« Jawab #4 pada: Januari 10, 2011, 12:02:04 am »
Banyak Lowongan Banyak Pengangguran
Rabu, 2009 April 08


Ini judul diilhami oleh pertanyaan Neng Ratna beberapa waktu yang lalu. Kenapa banyak lowongan tetapi masih banyak pengangguran ya? Berikut aku sarikan beberapa penyebab banyaknya pengangguran dalam lautan lowongan di Republik ini:

1. Formalitas

Masih banyak perusahaan atau instansi di negeri ini yang mensyaratkan hal-hal formal sebagai salah satu persyaratan mutlak untuk diterima sebagai karyawan mereka. Contoh, untuk menjadi seorang R & D Staf pada perusahaan Kapal, dimana dibutuhkan orang yang bisa mengoperasikan corel, autocad, photoshop sampai 3D max, maka bagi pelamar harus memiliki sertifikat atas aplikasi-aplikasi tersebut, tidak cukup dengan test kemampuan langsung. Bahasa kerennya, angkatan kerja yang sedang mencari kerja tidak dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja. So, bagi pelamar yang tidak bisa menunjukkan sertifikat-sertifikat yang hanya berupa lembaran-lembaran kertas tersebut jangan harap lolos seleksi administrasi (pengalaman pribadi nich....).

2. Gengsi

Faktor yang satu ini banyak masukan yang aku dapatkan dari artikel maupun komentar lisan kawan-kawan. Contoh: kawanku yang lulusan SMU dan sudah 5 tahun numpang idup di rumah ortunya tidak mau menerima tawaran untukmenjadi sales keliling dengan alasan malu kalo ketemu teman pas jualan. Ini kan aneh, malahan dia bilang kalo kerja kantoran meskipun jadi OB dia mau. Siapa yang mau nerima loe..........

3. Salary rendah

Banyak perusahaan baik di pusat maupun di daerah yang sampai sekarang menggaji buruh/karyawannya di bawah UMR. Ditambah sistem kontrak dan dipangkasnya beberapa fasilitas, seperti asuransi kesehatan membuat banyak karyawan yang hitung-hitungan, dan ujungnya besar pasak daripada tiang. So, mereka memilih untuk mencari alternatif pekerjaan lain, dan hasilnya sampai sekarang gak dapet-dapet, nganggur dech.....

4. Sistem

Ingat.....!!! UUD 1945 kita sangat sosialis banget, di mana kesejahteraan rakyat dijamin oleh negara. Tetapi kenyataanya praktek ekonomi kita sangat kapitalis, sangat berpihak pada pemilik modal dan pengusaha. Ekonomi kapitalis akan mengurangi operasional mereka dengan meminimalkan jumlah karyawan dan memaksimalkan pendapatan dengan teknologi. Sebaliknya ekonomi kerakyatan akan lebih banyak memberikan peluang kerja bagi komunitas menengah ke bawah (dalam Orba disebut padat karya). Jadi kalau ingin menambah lapangan kerja bukan dengan memberikan Dana BLBI, tetapi dengan menghidupkan sektor menengah kebawah......


Aku kira 4 sebab itu sudah mewakili banyak pertanyaan mengapa banyak lowongan tetapi masih banyakpengangguran pula. Jika Anda setuju, saya usulkan APBN dan APBD sebaiknya lebih banyak dialokasikan untuk Program Pemberdayaan Masyarakat yang di dalamnya dimasukkan kegiatan ekonomi mikro (dalam skala kecil tetapi merata).
gw punya solusi untuk yang gw bold...
1. kalo memang benar negara sangat berpihak pada para kapitalis, kenapa bukan kita saja yang menjadi kapitalisnya?? bikin perusahaan..tidak perlu skala besar seperti eksport import ato perusahaan minyak..usaha suplier buku atau cleaning service ...bikin badan usahanya trus daftarkan ke web lelang resmi milik pemda setempat..untuk modalnya?? dana BLBI bisa jadi solusi..ato kredit lunak via koperasi simpan pinjam atau bank gunakan aset pribadi sebagai jaminan..motor atau mobil (jangan tanah ya kecuali kalo siap modal besar)..kalo sistem manajemen bagus anda bisa merekrut orang sebagai karyawan maka anda akan bisa memahami tulisan anda dengan sudut pandang yang brbeda