Penulis Topik: Sang "Penantang" Tuhan : Pembelaan Seorang Sufi Syahid  (Dibaca 1788 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

prince_darkness

  • Pengunjung
Sang "Penantang" Tuhan : Pembelaan Seorang Sufi Syahid
« pada: September 23, 2006, 10:01:40 am »
Penulis    : Ayn Al-Qudat Al-Hamadzani
Cetakan    : I, Februari 2002
Jumlah Halaman    : 148
Penerbit    : Hikmah (Mizan Grup)
Harga    : Rp 15.500

 

Kisah Ayn Al-Qudat mungkin sebuah ketidakwajaran dalam kamus keberagaman yang terlalu ortodoks. Dia, seperti seorang ''penantang''Tuhan yang membuat marah banyak orang. Pernyataan-pernyataannya yang keluar dari garis kelaziman para ulama telah menuai tuduhan yang bertubi-tubi. Dia telah dituduh sebagai pelaku bidah tercela (heretic) yang pantas dihukum mati.

Tuduhan pertama adalah soal sikapnya tentang kenabian. Yang kedua adalah soal imam yang ma'shum. Tapi yang terberat adalah tuduhan bahwa dia penganut panteisme. Tuduhan yang terakhir ini juga pernah membawa sufi syahid Al-Hallaj ke tiang gantungan.

Buku ini memuat pembelaan Ayn Al-Qudat atas tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Setelah membaca pembelaan itu baru kita akan menyadari bahwa sebenarnya dia tidak sedsang ''menantang'' tuhan. Tetapi dia sedang mencintai Allah melewati batas kemampuan manusia biasa.

Ayn Al-Qudat Al-Hamadzani secara resmi telah diadukan oleh para ulama kepada menteri Saljuk dari Irak, Abu Al-Qasim Qiwamuddin Nashir ibn Ali Al-Daragazini, yang terkenal zalim dan haus darah. Menteri inilah yang menjebloskan sang sufi ke dalam penjara di kota Baghdad; tempat dia menyusun pembelaan yang sedsang Anda baca ini. Setelah beberapa bulan Ayn Al-Qudat dikirim kembali ke Hamadzan, kampung halamannya. Di sana, tanggal 7 Mei 1131, pada malam kedatangan Sultan Mahmud (penguasa Saljuk yang memerintah dari 1118-1131 M), dia menjalani hukuman mati secara biadab.