Penulis Topik: Sholat berjamaah dengan perantara TV  (Dibaca 2285 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Radithya

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 325
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • Jagalah Hati..!!
    • Lihat Profil
Sholat berjamaah dengan perantara TV
« pada: Februari 14, 2009, 02:16:33 pm »
Dear All, Assalamu'alaikum

Ana mau nanya...
Beberapa tahun belakangan banyak pembangunan masjid yang awalnya hanya 1 lantai ditingkat menjadi 2 lantai atau lebih.
Nah, sepengetahuan Ana ada beberapa bangunan yang tidak tembus antara lantai 1 dan 2.
Dan untuk penghubung antara 2 lantai tersebut diletakkan 1 TV di salah satu lantai yang tidak ada imam (misal : di lantai 2, TV ditaruh di Lantai 1).

Bagaimana hukumnya hal tersebut, apakah sah sholat berjamaah dengan perantara TV ?

Thanks Wassalam

Radithya

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 325
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • Jagalah Hati..!!
    • Lihat Profil
Re:Sholat berjamaah dengan perantara TV
« Jawab #1 pada: Februari 17, 2009, 12:49:53 pm »
Can anyone help me ??

Rizki Amalia

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.002
  • Reputasi: 29
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:Sholat berjamaah dengan perantara TV
« Jawab #2 pada: Februari 17, 2009, 01:24:34 pm »
klo g salah boleh2 aja deh kaya gitu,, malah bagus karena dalam berjamaah sangat diharapkan makmum mengetahui derakan imam. walaupun tidak melihat langsung, tapi siaran itu juga live kan?? dan insya allah masih dalam satu tempat yang sama (walaupun terpisah oleh hijab/lantai).

begitu sih yg saya tau ,, saya pernah diskusi ma seseorang yg insyaAllah paham,, dan kira2 begini kesimpulannya.. untuk detil dan dalilnya nunggu yg lain aja mungkin lebih tahu :)

bagas

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 11
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Sholat berjamaah dengan perantara TV
« Jawab #3 pada: Maret 07, 2009, 06:25:59 am »
Bissmillaahirrohman.....
berusaha semampunya untuk memberikan tambah jawaban yang mudah-mudahan bermanfaat.
dalam kitab FIqh Islam wa adillatuhu karya D.Wahbah az-zuhaiyli juz 2 bab sholat.

singkatnya disana dijelaskan. menurut mahdzab imam Syafi'i, imam Hambali dan Hanafi disyaratkan makmum harus dalam satu area dimana imam bersholat (dimasjid) walaupun dalam ruangan yang tidak menghubungkan dg shof barisan imam (dilantai atas), syarat berikutnya yaitu makmum harus bisa mendengar suara atau melihat gerak-garik imam dalam sholat (sound masjid/TV live).
adapun imam maliki sepakat dengan syarat tersebut, kecuali syarat dalam satu area (masjid) dalam arti tidak harus disyaratkan, makmum bisa disamping area (dirumah samping masjid)tapi dengan syarat bisa mendengar suara dari Imam atau TV live, akan tetapi kecuali sholat jum'at, dalam sholat juma'at imam maliki mensyaratkan makmum harus dalam satu area dimana imam bersholat dan mendengar suara imam (seperti yang disyaratkan oleh jumhur).

insya allah kurang lebihnya demikian dan wallaahu 'ala wa 'alam