Penulis Topik: Sikap yang benar terhadap pemerintah  (Dibaca 70783 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Aswad

  • Moderator
  • Sr. Member
  • *****
  • Tulisan: 439
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Kang Aswad
Sikap yang benar terhadap pemerintah
« pada: Agustus 01, 2006, 11:27:38 am »
    Di masa ini banyak sekali ummat yang membangkang, menghujat dan memberontak baik dalam skala besar atau pun kecil2an, baik jahr (terang2an) ataupun sirr (samar/sembunyi2) terhadap pemerintah. Bahkan diantara mereka ada yang mengatasnamakan Harakah Islamiyah dan menganggap apa yang dilakukannya adalah amal ma'ruf nahi mungkar atau berdakwah. Namun apakah ini sesuai dengan manhaj Ahlusunnah?

    Berikut fatwa2 Syaikh Abdul Aziz bin Baz yang berkaitan dengan sikap terhadap pemerintah yang benar menurut manhaj Ahlussunnah:
    • Dalam masalah amal ma'ruf nahi mungkar terdapat metodologi penyampaian nasihat serta batasan2 yang syar'i nya
    • Beliau mengajak kaum muslimin mengikuti manhaj Ahlussunnah dan melarang mengiktui manhaj Khawarij dan Mu'tazilah, yang mudah memberontak terhadap pemerintah dengan metode2 yang tidak sesuai dengan syariat
    • Setiap kaum Muslimin wajib menaati pemerintah dalam perkara2 yang ma'ruf
    • Jika pemerintah memerintahkan perkara yang mungkar, maka tidak wajib dipatuhi, namun tetap tidak diperbolehkan memberontak. Sesuai dengan sabda RAsulullah SAW:
      "Barang siapa melihat sebuah perara maksiat pada diri pemimpinnya, maka hendaklah ia membenci kemaksiatan yang dilakukannya dan janganlah ia membangkang pemimpinnya. Sebab barangsiapa berlepas dari jama'ah lalu mati, maka ia mati dalam keadaan jahiliyah"
      Juga Sabda beliau SAW yg lain
      "Patuh dan taatlah (kepada pemimpinmu) meskipun hartamu diambil dan punggungmu dipukul"
    • Tidak boleh memberontak kepada pemerintah kecuali dengan 2 syarat:
      • Telah tampak kufron bawwahan (kekafiran yg nyata) pada pemerintah tsb dan memiliki keterangan yang jelas berdasarkan dalil
      • Memiliki kemampuan untuk menggantikan penguasa tsb tanpa merugikan rakyat banyak
    • Tidak boleh memberontak penguasa jika dapat menimbulkan kerusakan yang besar, stabilitas keamanan terguncang dan kesewenang-wenangan
    • Wajib bersabar, patuh dan taat thp pemerintah pada perkara yg ma'ruf serta memberi nasihat dan mendoakan pemerintah.

    Referensi: Kitab
Murajat fi Fiqhil Waqi' As-Siyasi wal Fikri'ala Dhauli Kitabi was Sunnah, Syaikh Abdul Aziz Bin Baz, Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan dan Syaikh Shalih bin Ghanim As-Sadlan[/list]
« Edit Terakhir: Agustus 01, 2006, 01:41:47 pm oleh Aswad »

arta_amp

  • Pengunjung
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #1 pada: Agustus 01, 2006, 01:36:07 pm »
klo gitu gimna pandangan kang aswad tentang pemerintahan kita ni.......
apakah pantas atau tidak d menghujat(satu ni az)
« Edit Terakhir: Agustus 01, 2006, 05:31:01 pm oleh arta_amp »

PernikMuslim

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.033
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Silahkan hubungi saya, saya akan membantu anda :)
    • Lihat Profil
    • PERNIKMUSLIM.com :: Toko Buku Muslim OnLine PENUH KEJUTAN!! :)
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #2 pada: Agustus 01, 2006, 01:50:09 pm »
klo gitu gimna pandangan kang aswad tentang pemerintahan kita ni.......
apakah pantas atau tidak d menghujat(satu ni az)


kagak ikut ditanya .......

ngaciiiirrrrrrrrr...................... ;D

Aswad

  • Moderator
  • Sr. Member
  • *****
  • Tulisan: 439
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Kang Aswad
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #3 pada: Agustus 03, 2006, 12:57:31 pm »
klo gitu gimna pandangan kang aswad tentang pemerintahan kita ni.......
apakah pantas atau tidak d menghujat(satu ni az)

Melakukan tahzir tidak sembarangan. Melainkan ada syarat2nya:
  • Orang yang melakukan tahzir, berdasar atas ilmu. Artinya dia punya bukti, informasi dan dalil yang kuat. Tidak semabrang tuduh.
  • Orang melakukan tahzir adalah orang shalih yang senantiasa bersikap tenang, dan bukan orang yg sering terbawa hawa nafsu
  • Tahzir dilakukan dalam rangka amal ma'ruf nahi mungkar atau membela agama, bukan sekedar membeberkan kejelekan orang
  • Setelah mentahzir pemerintah, maka tetap tidak diperbolehkan memberontak atau mengingkari pemerintah, malinkan harus tetap patuh, selama 2 syarat diperbolehkannya memberontak tidak terpenuhi.
  • Dll/
    Nah, pantaskah pemerintahan kita sekarang ditahzir? Ini memerlukan tafshil (perincian). Dalam hal apa? Bidang apa? Siapa yg memegang tanggung jawab? Yang bagaimana? Apa buktinya?

    Dan menurut para ulama, kewajiban kita sebagai rakyat saat melihat kesalahan pada pemerintah bukanlah mentahzir, berdemo, atau memberontak, melainkan menasehati dengan metode2 yg sesuai sunnah. Dan menurut Syaikh Fauzan, bila ada yg berpikiran bahwa menasehati pemerintah adalah cara yg tidak efektif, kuno, lembek, maka ini adalah pemikiran yg salah.

::rizpul::

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 325
  • Reputasi: 3
  • Jenis kelamin: Pria
  • Indahnya Kebersamaan
    • Lihat Profil
    • berita asahan dan sekitar
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #4 pada: Agustus 04, 2006, 08:58:28 pm »
Seapakat kang Aswad....
mari kita tunjukkan Islam itu adalah agama rahmad untuk seluruh alam

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #5 pada: Agustus 04, 2006, 10:51:52 pm »
setuju gak kalo negara ini diganti dengan sistem khilafah?

ane setuju banget!!!

ALLAHUAKBAR

PernikMuslim

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.033
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Silahkan hubungi saya, saya akan membantu anda :)
    • Lihat Profil
    • PERNIKMUSLIM.com :: Toko Buku Muslim OnLine PENUH KEJUTAN!! :)
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #6 pada: Agustus 04, 2006, 10:57:49 pm »
setuju gak kalo negara ini diganti dengan sistem khilafah?

ane setuju banget!!!

ALLAHUAKBAR


akh, khilafah harus dilandasi dengan tauhid yang benar ;D let's start slowly from zero oke ;D

arta_amp

  • Pengunjung
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #7 pada: Agustus 05, 2006, 11:33:48 am »
klo gitu gimna pandangan kang aswad tentang pemerintahan kita ni.......
apakah pantas atau tidak d menghujat(satu ni az)

Melakukan tahzir tidak sembarangan. Melainkan ada syarat2nya:
  • Orang yang melakukan tahzir, berdasar atas ilmu. Artinya dia punya bukti, informasi dan dalil yang kuat. Tidak semabrang tuduh.
  • Orang melakukan tahzir adalah orang shalih yang senantiasa bersikap tenang, dan bukan orang yg sering terbawa hawa nafsu
  • Tahzir dilakukan dalam rangka amal ma'ruf nahi mungkar atau membela agama, bukan sekedar membeberkan kejelekan orang
  • Setelah mentahzir pemerintah, maka tetap tidak diperbolehkan memberontak atau mengingkari pemerintah, malinkan harus tetap patuh, selama 2 syarat diperbolehkannya memberontak tidak terpenuhi.
  • Dll/
    Nah, pantaskah pemerintahan kita sekarang ditahzir? Ini memerlukan tafshil (perincian). Dalam hal apa? Bidang apa? Siapa yg memegang tanggung jawab? Yang bagaimana? Apa buktinya?

    Dan menurut para ulama, kewajiban kita sebagai rakyat saat melihat kesalahan pada pemerintah bukanlah mentahzir, berdemo, atau memberontak, melainkan menasehati dengan metode2 yg sesuai sunnah. Dan menurut Syaikh Fauzan, bila ada yg berpikiran bahwa menasehati pemerintah adalah cara yg tidak efektif, kuno, lembek, maka ini adalah pemikiran yg salah.
yup.....ok.....
sekarang tentang sistem pemerintahan indonesia yg demokrasi d post... obrolan umat ada yg mengatakan     
Demokrasi Syirik Ajaran Syetan
alamatnya:http://forum.dudung.net/index.php/topic,316.0.html
gimana menurut kang aswad..... ;D

jawaban d atas....aq jua setuju... ;D[/list]

fadhillah

  • Pengunjung
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #8 pada: Agustus 05, 2006, 07:34:47 pm »
    Di masa ini banyak sekali ummat yang membangkang, menghujat dan memberontak baik dalam skala besar atau pun kecil2an, baik jahr (terang2an) ataupun sirr (samar/sembunyi2) terhadap pemerintah. Bahkan diantara mereka ada yang mengatasnamakan Harakah Islamiyah dan menganggap apa yang dilakukannya adalah amal ma'ruf nahi mungkar atau berdakwah. Namun apakah ini sesuai dengan manhaj Ahlusunnah?

    Berikut fatwa2 Syaikh Abdul Aziz bin Baz yang berkaitan dengan sikap terhadap pemerintah yang benar menurut manhaj Ahlussunnah:
    • Dalam masalah amal ma'ruf nahi mungkar terdapat metodologi penyampaian nasihat serta batasan2 yang syar'i nya
    • Beliau mengajak kaum muslimin mengikuti manhaj Ahlussunnah dan melarang mengiktui manhaj Khawarij dan Mu'tazilah, yang mudah memberontak terhadap pemerintah dengan metode2 yang tidak sesuai dengan syariat
    • Setiap kaum Muslimin wajib menaati pemerintah dalam perkara2 yang ma'ruf
    • Jika pemerintah memerintahkan perkara yang mungkar, maka tidak wajib dipatuhi, namun tetap tidak diperbolehkan memberontak. Sesuai dengan sabda RAsulullah SAW:
      "Barang siapa melihat sebuah perara maksiat pada diri pemimpinnya, maka hendaklah ia membenci kemaksiatan yang dilakukannya dan janganlah ia membangkang pemimpinnya. Sebab barangsiapa berlepas dari jama'ah lalu mati, maka ia mati dalam keadaan jahiliyah"
      Juga Sabda beliau SAW yg lain
      "Patuh dan taatlah (kepada pemimpinmu) meskipun hartamu diambil dan punggungmu dipukul"
    • Tidak boleh memberontak kepada pemerintah kecuali dengan 2 syarat:
      • Telah tampak kufron bawwahan (kekafiran yg nyata) pada pemerintah tsb dan memiliki keterangan yang jelas berdasarkan dalil
      • Memiliki kemampuan untuk menggantikan penguasa tsb tanpa merugikan rakyat banyak
    • Tidak boleh memberontak penguasa jika dapat menimbulkan kerusakan yang besar, stabilitas keamanan terguncang dan kesewenang-wenangan
    • Wajib bersabar, patuh dan taat thp pemerintah pada perkara yg ma'ruf serta memberi nasihat dan mendoakan pemerintah.

    Referensi: Kitab
Murajat fi Fiqhil Waqi' As-Siyasi wal Fikri'ala Dhauli Kitabi was Sunnah, Syaikh Abdul Aziz Bin Baz, Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan dan Syaikh Shalih bin Ghanim As-Sadlan[/list]


saya mengambil contoh

yang dimaksud kekufuran yang nyata adalah dimana pemerintah itu tidak MELAKSANAKAN HUKUM2 ISLAM
APAKAH KITA MUSTI BERDIAM DIRI ?KETIKA KITA KELAPARAN ?KETIKA KITA TAK BEKERJA ?KETIKA KITA DIZHALIMI OLEH PEMERINTAH ?
 
bedakan antara kekuasaan dan kedaulatan
kedaulatan itu ditangan syara artinya pembuat aturan hukum ialsh allah bukan pemerintah atau rakyat
seddang kekuasaan berada ditangan rakyat

jadi sah aja klo rakyat pada bverontak lha wong meraka ingin syariat diterapkan kan sesuai metode nabi kita wajib mengkoreksi pengusa


serunting

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.349
  • Reputasi: 6
  • Jenis kelamin: Pria
  • Secrets makes a ninja NINJA!!!
    • Lihat Profil
    • Suka Sejarah
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #9 pada: Agustus 06, 2006, 02:36:49 am »
saya mengambil contoh

yang dimaksud kekufuran yang nyata adalah dimana pemerintah itu tidak MELAKSANAKAN HUKUM2 ISLAM
APAKAH KITA MUSTI BERDIAM DIRI ?KETIKA KITA KELAPARAN ?KETIKA KITA TAK BEKERJA ?KETIKA KITA DIZHALIMI OLEH PEMERINTAH ?
 
bedakan antara kekuasaan dan kedaulatan
kedaulatan itu ditangan syara artinya pembuat aturan hukum ialsh allah bukan pemerintah atau rakyat
seddang kekuasaan berada ditangan rakyat

jadi sah aja klo rakyat pada bverontak lha wong meraka ingin syariat diterapkan kan sesuai metode nabi kita wajib mengkoreksi pengusa
Saya ambil contoh juga deh....

Sikap para shahabat rasulullah pada masa pemerintahan Hajjaz bin yuusuf. Sikap ibnu Taimiyah terhadap tentara Mongol dan pemerintahannya. SIkap imam Ahmad yang dipenjara mempertahankan pendapatnya tanpa memberontak, hingga beliau meningga. Begitu pula sikap Imam Maalik yang mempertahankan pendapatnya walaupun mendapat tekanan dari pemerintah tapi tidak juga memberontak, tidak mencela, dan tidak pula menghujat penguasa.
Begitu banyak Para shohabat, ulama' salaf (terdahulu) dan Aimmatul mukminiin yang merasakan kezholiman, kekejaman, penindasan dari pihak penguasa. Ada yang dipenjara, disiksa, diseret2, bahkan ada diantara mereka yang meninggal dalam penyiksaan. Tetapi mereka tidak mengambil sikap sembarangan. Oposisi boleh jadi iya, tapi memberontak tidak.

Amar ma'ruf nahi munkar akan jauh lebih baik jika sesuai dengan aturan. Ilmu dan hikmah yang digunakan akan membawa keberkahan dalam da'wah.

wallahu'alam

Aswad

  • Moderator
  • Sr. Member
  • *****
  • Tulisan: 439
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
    • Kang Aswad
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #10 pada: Agustus 06, 2006, 10:15:38 am »
APAKAH KITA MUSTI BERDIAM DIRI ?KETIKA KITA KELAPARAN ?KETIKA KITA TAK BEKERJA ?KETIKA KITA DIZHALIMI OLEH PEMERINTAH ?

Sekali lagi saya sampaikan hadist ini...
"Patuh dan taatlah (kepada pemimpinmu) meskipun hartamu diambil dan punggungmu di pukul"

Sikap memberontak dan ingin menggulingkan penguasa saat melihat kemaksiatan pada mereka tidak seperti yang dicontohkan oleh para sahabat rahimahullah. Sikap seperti inilah yang ditempuh kaum Khawarij dan Mu'tazilah, yang terbukti mengakibatkan kerusakan besar dan perpecahan dimana-mana.

So, apakah kita berdiam diri? Tentu tidak. WAJIB bagi kita mengkoreksi dan menasehati pemerintah, dengan cara2 yang ma'ruf tentunya. Dan tidak berhenti mendakwahkan mereka (pemerintah) dan mendoakan kebaikan atas mereka. Jangan meremehkan doa lho...


jadi sah aja klo rakyat pada bverontak lha wong meraka ingin syariat diterapkan kan sesuai metode nabi kita wajib mengkoreksi pengusa

Afwan akh, atas dasar apa ente mengatakan itu sah? Bukankah acuan kita Qur'an dan Sunnah? Bila menurut Qur'an dan Sunnah itu sah, maka itu sah, bila tidak, maka tidak sah. Sekali lagi saya sampaikan hadist (yg ada di atas)
"Barang siapa melihat sebuah perkara maksiat pada diri pemimpinnya, maka hendaklah ia membenci kemaksiatan yang dilakukannya dan janganlah ia membangkang pemimpinnya. Sebab barangsiapa berlepas dari jama'ah lalu mati, maka ia mati dalam keadaan jahiliyah"

Dari zaman para Nabi hingga sekarang tujuan umat Islam dimana-mana itu sama, menegakkan syariat Islam. Dan dulu sudah pernah ditegakkan, Islam pernah berjaya. Maka marilah kita menegakkan syariat Islam dengan cara2 yang ma'ruf yang pernah membuatnya berjaya dahulu, bukan dengan cara2 yang malah menimbulkan kerusakan. Maka tidak hanya diperlukan semangat yang membara saja, tapi butuh ilmu juga lho...

PernikMuslim

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.033
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Silahkan hubungi saya, saya akan membantu anda :)
    • Lihat Profil
    • PERNIKMUSLIM.com :: Toko Buku Muslim OnLine PENUH KEJUTAN!! :)
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #11 pada: Agustus 06, 2006, 03:02:18 pm »

bedakan antara kekuasaan dan kedaulatan
kedaulatan itu ditangan syara artinya pembuat aturan hukum ialsh allah bukan pemerintah atau rakyat
seddang kekuasaan berada ditangan rakyat

jadi sah aja klo rakyat pada bverontak lha wong meraka ingin syariat diterapkan kan sesuai metode nabi kita wajib mengkoreksi pengusa



akhi, anta bilang sah aja kalo rakyat berontak ati-ati menghalalkan apa yang sudah diharamkan Allah lho! karena sesungguhnya Allah mengharamkan untuk membangkang terhadap penguasa.

Luthi

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.155
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • forgiven
    • Lihat Profil
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #12 pada: Agustus 08, 2006, 09:17:29 pm »

bedakan antara kekuasaan dan kedaulatan
kedaulatan itu ditangan syara artinya pembuat aturan hukum ialsh allah bukan pemerintah atau rakyat
seddang kekuasaan berada ditangan rakyat

jadi sah aja klo rakyat pada bverontak lha wong meraka ingin syariat diterapkan kan sesuai metode nabi kita wajib mengkoreksi pengusa



akhi, anta bilang sah aja kalo rakyat berontak ati-ati menghalalkan apa yang sudah diharamkan Allah lho! karena sesungguhnya Allah mengharamkan untuk membangkang terhadap penguasa.



membangkang tapi tidak  anarkis!!!!!
jangan melakukan kerusakan
lawan pemikiran penguasa yang membela thoghut dengan qur'an dan sunnah

PernikMuslim

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.033
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Silahkan hubungi saya, saya akan membantu anda :)
    • Lihat Profil
    • PERNIKMUSLIM.com :: Toko Buku Muslim OnLine PENUH KEJUTAN!! :)
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #13 pada: Agustus 09, 2006, 12:20:21 am »
sesungguhnya menasehati penguasa ada adabnya. kalo gak tahu ya belajar di majlis ilmunya para ulama. dan haram untuk menyebarkan aib saudara semuslim

wallahua'lam

jerry_spy

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 825
  • Reputasi: -2
  • Jenis kelamin: Pria
  • beramal dan beramal
    • Lihat Profil
Re: Sikap yang benar terhadap pemerintah
« Jawab #14 pada: Agustus 09, 2006, 01:27:54 am »
sesungguhnya menasehati penguasa ada adabnya. kalo gak tahu ya belajar di majlis ilmunya para ulama. dan haram untuk menyebarkan aib saudara semuslim

wallahua'lam




jihad yang besar adalah mengatakan yang benar dihadapan penguasa yang lalim