Penulis Topik: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab  (Dibaca 7124 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

calon_akhwat

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.737
  • Reputasi: 56
    • Lihat Profil
10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« pada: Desember 08, 2008, 08:19:48 pm »
Bila anda seorang muslimah dewasa dan masih belum menutup auratnya dengan hijab dan jilbab yang benar, maka ada baiknya merenungkan kembali alasan anda dengan menyimak dialog pemikiran dbawah ini.

ALASAN I : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab

Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh hukumnya. Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata; Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SAWW yang suci. Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak melaksanakan hukum dan perintahnya?


ALASAN II : Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan masuk neraka.

Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza wa Jalla termulia, Rasulullah SAWW dalam nasihatnya yang sangat bijaksana; “Tiada kepatuhan kepada suatu ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah SWT.” (Ahmad). Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah ayat disebutkan; “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . . “ (QS. An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orangtua tidak terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT. Allah berfirman; “dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya…(QS. Luqman : 15)

Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani perintah Allah SWT tidak menyebabkan kita dapat berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah berfirman di ayat yang sama; “dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu namun melanggar Allah SWT yang menciptakan kamu dan ibumu.

ALASAN III : Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya memakai jilbab.

Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang yang membohongi dirinya sendiri dengan mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe dia adalah wanita yang tulus dan jujur. “Apakah anda tidak tidak menyadari saudariku tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku, menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini, bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?” Bukankah Allah SWT telah berfirman; “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui (QS An-Nahl : 43). Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu. Apabila kau harus keluar rumahmu, tutupilah auratmu dengan jilbab, carilah kesenangan Allah SWT daripada kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari pemandangan yang memabukkan dari seorang wanita.

Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan Allah SWT akan membuat segala permasalahan mudah untukmu. Bukankah Allah SWT telah berfirman; “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..”(QS. AtTalaq :2-3). Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT. Dan tidak bergantung pada kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku. Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh pada Allah SWT dan Rasul-Nya SAWW, dan bergantung pada hukum Allah SWT yang murni. Dengarkanlah kalimat Allah; “sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu..”(QS. Al-Hujurat:13).Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari kesenangan dan keridhoan Allah SWT, dan berikan harga yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat menjerumuskanmu.

ALASAN IV : Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab.

Allah SWT memberikan perumpamaan dengan mengatakan; “api neraka jahannam itu lebih lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui..”(QS At-Taubah : 81). Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya saudariku, syetan telah mencoba membuat tali besar untuk menarikmu dari panasnya bumi ini kedalam panasnya suasana neraka. Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas hukuman dari Allah SWT akan jauh lebih berat dari apa yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini. Kembalilah pada hukum Allah SWT dan berlindunglah dari hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; “mereka tidak merasakan kesejukan di
dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah” (QS. AN-NABA 78:24-25). Kesimpulannya, surga yang Allah SWT janjikan, penuh dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.

ALASAN V : Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu.

Kepada saudari itu saya berkata, “apabila semua orang mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti! Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan ramadhan, karena mereka takut tidak dapat menunaikan satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan telah menjebakmu lagi dan memblokade petunju bagimu? Allah SWT menyukai ketaatan yang berkesinambungan walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai jilbab? Rasulullah SAWW bersabda; “Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil.” Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya? Allah SWT sesungguhnya telah berfirman; “maka kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. AL BAQARAH 2:66). Kesimpulannya, apabila kau memang teguh petunjuk dan merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan meninggalkan sekali pun perintah Allah SWT setelah kau melaksanakannya.

ALASAN VI : Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit, jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah.

Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum, berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah Allah SWT dan bukanlah suami yang berharga sejak semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan untuk melindungi dan menjaga perintah Allah SWT, dan jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga Allah SWT. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidak-taatan kepada Allah SWT, akan selalu menghadapi kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di akhirat nanti. Allah SWT bersabda; “dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” (QS. TAHA 20:124). Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara mereka yang tidak memakai jilbab tidak?

Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada ketertutupan. Saudariku, suatu tujuan yang murni, tidak akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.

ALASAN VII : Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah SWT : “dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)” (QS.Ad-Dhuhaa 93: 11). Bagaimana mungkin saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan rambutku yang indah?

Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri ! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini tidak mengikuti ayat : “janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya” (QS An-Nur 24: 31] dan sabda Allah SWT: “katakanlah kepada istri-istrimu,
anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya..” (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang oleh Allah SWT, yang disebut at-tabarruj dan as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah SWT bagi kita adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan menelaah anugerah terbesar bagimu ini? Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan hijab?

ALASAN VIII : Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan diberi petunjuk oleh-Nya.

Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah, petunjuk dari Allah SWT seperti yang dia katakan? Kita mengetahui bahwa Allah SWT dalam kalimat-kalimat bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya. Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah Al-Fatihah 1:6 “Tunjukilah kami jalan yang lurus” serta berkumpul mencari pengetahuan kepada muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan jilbab? Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar serius dalam mencari atau pun menunggu petunjuk dari Allah SWT, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan menuju pencariannya itu.

ALASAN IX : Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi haji.

Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu di pintumu kapan saja Allah SWT berkehendak. Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasi antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan Allah SWT bersabda; “tiap umat mepunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya” (QS Al-An’aam 7:34] saudariku tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan pada Allah SWT; “berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumu..”(QS Al-Hadid 57:21).

Saudariku, jangan melupakan Allah SWT atau Ia akan melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang orang-orang yang munafik, “dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri”(QS Al-Hashr 59: 19) saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan memudahkanmu. Karena Allah SWT akan menanyakanmu akan waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti.Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat menjamin kehidupannya hingga esok hari.

ALASAN X : Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci pengelompokan!

Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang terkutuk (hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah SWT. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah Allah SWT, dan ternyata disekelilingmu adalah saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan dimasukkan dalam kelompok Allah SWT. Namun apabila kau memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.


Saudariku,

Jangan biarkan tubuhmu dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah SWT dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah SWT dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian. “tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan” (QS Ali ‘Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !


Sumber oleh : Dr. Huwayda Ismaeel (terjemahan dari tulisan berbahasa Inggris)

   
 

Ade Yan

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 574
  • Reputasi: 12
  • I am a traveler
    • Lihat Profil
Re: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #1 pada: Desember 08, 2008, 10:45:37 pm »
kalau artis biasanya bilang : "saya pingin memperbaiki dari dalam dulu ...
Percuma saja kalau pakai jilbab , tapi .. hatinya ga bener..."

Komentar saya : kenapa ga dua duanya diperbaiki, mbak?


apriliya

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.607
  • Reputasi: 34
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Sudah kutemukan dia...........
    • Lihat Profil
Re: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #2 pada: Desember 09, 2008, 09:42:07 am »
 ^^
 :-? :-? :-?

pernah ngalamin juga dulu kayak gthu
mereka jawab belum siap
tapi di jawab ma bpk angatku
kalo masih belum siap saya siapkan "SIAP GRAK"   ;)) ;)) ;))

Ingat itu jadi ketawa sendiri

WedeW koq malah OOT
^:)^ maaf Om mood  ;;) ;;)

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #3 pada: Desember 13, 2008, 04:23:44 pm »
Subhanallah, Artikel bagus :)

Husniyah Azah

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.575
  • Reputasi: 41
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Muhammad Izwan
    • Lihat Profil
    • Catatan Hati Ukhty Tini
Re: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #4 pada: Desember 19, 2008, 01:12:11 pm »
Subhanallah, Artikel bagus :)

belum di baca semua... jadi harus baca, di komentari begitu  :D :D

Husniyah Azah

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.575
  • Reputasi: 41
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Muhammad Izwan
    • Lihat Profil
    • Catatan Hati Ukhty Tini
Re: 10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #5 pada: Desember 21, 2008, 02:52:13 pm »
Subhanallah, Artikel bagus :)

belum di baca semua... jadi harus baca, di komentari begitu  :D :D

udah di baca, subhanallah memang bagus, sudah di forward ke sahabat-sahabat, semoga membawa hidayah amin..

dadunk

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 535
  • Reputasi: 9
  • Jenis kelamin: Pria
  • "Senyum adalah ibadah"
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #6 pada: Maret 04, 2009, 01:20:36 pm »
siippp,,
saya ijin copas buat blog ya :)

All Fana

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 241
  • Reputasi: 3
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #7 pada: Maret 05, 2009, 06:18:34 pm »
izin copas buat kakak

calon_akhwat

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.737
  • Reputasi: 56
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #8 pada: Maret 06, 2009, 06:54:11 am »
silakan untuk yg mau copas :)

qieyyah

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 337
  • Reputasi: 3
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #9 pada: Maret 29, 2009, 03:05:14 pm »
asw.......
 :great:
keren meski Q belum baca smuanya.
mb izin ya u meng copy nya buat apa ya ilmu tambahan ni u bahan diskusi bareng calon calon akhwat lainya.
bpleh ya ya mb ya  ;)

calon_akhwat

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.737
  • Reputasi: 56
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #10 pada: Maret 30, 2009, 05:57:56 pm »
asw.......
 :great:
keren meski Q belum baca smuanya.
mb izin ya u meng copy nya buat apa ya ilmu tambahan ni u bahan diskusi bareng calon calon akhwat lainya.
bpleh ya ya mb ya  ;)
silakan  :)

Qudama

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 327
  • Reputasi: 7
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #11 pada: April 03, 2009, 10:05:50 am »
maaf OOT

mau berbagi saja ... (terharu) - cengeng ( utg di dunia maya )

pas ane selesai sholat matahari sepenggal naik,Istri Kepala Kantorku kebetulan pas didepan musholla - liat liat kucing yg punya byk anak kecil2, lalu dia refleks sj bertanya... Mas berjilbab itu ternyata hukumnya wajib ya ??

Aku lgsg menjawab sambil seneng dihati ini - InsyaaLlah iya bu...
Dia bertanya lagi, mas punya bukunya ??? ( nah, ini yg aq minta bantuan dudungers .. bukan yg e-book ) - q jwb InsyaaLlah sy carikan bu...
Sy tambahken diakhir percakapan, aduh Bu... Saya senaaaang sekali kalo ibu berjilbab...

Dan reaksi beliau.... beliau menunduk matanya memerah dan berkaca - kaca.... Sy jg jd ikutttt terharu.....

Alamak !! Cengeng Pula aku ini ..

Mudah²an lewat ibu tadi juga mrupakan teguran buatku agar bisa iqtiqomah .  ~O)
« Edit Terakhir: April 03, 2009, 10:07:43 am oleh Qudama »

Icus

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 2
  • Reputasi: 0
  • komunikasikan dengan baik ^_^
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #12 pada: Juni 28, 2009, 08:17:12 pm »
kalo aku perhatikan dari 10 alasan seorang muslimah belum berjilbab, mayoritas alasan menunjukan bahwa para muslimah itu telah mengetahui kewajiban berjilbab. tapi seperti'n justru kata "wajib" itu yang membuat mereka enggan untuk berjilbab karena jilbab terlihat sebagai sebuah amanah yang sangat besar dan terlalu berat, seperti alasan nomer V berikut; "Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu".

mungkin kalimat seperti ini bisa lebih di terima oleh mereka:
"hey, ini adalah hak kamu sebagai mahluk yang sempurna dan memiliki pesona yang luar biasa, hak seseorang yang telah di muliakan Allah dengan islam. ini adalah sebuah penghargaan besar untuk mahluk secantikmu, ini akan menunjukan jati dirimu yang sebenar'n sebagai mahluk yang sangat cantik dan anggun,"

dari pada kalimat ini:
 "tidak taukah kalian jika jilbab itu wajib? jilbab akan menunjukan jati diri kalian sebagi seorang muslim. tidak takutkah kamu kepadaNya? tutuplah aurat kalian dan jalankan kewajiban kalian sebaik-baiknya.."

hm, karena yang aku tau kebanyakan manusia itu lebih suka mendapatakn "hak" daripada harus menunaikan "kewajiban"., mungkin jika kata "kewajiban" di komunikasikan dengan lebih baik kepada muslimah yang merasa belum siap untuk berjilbab, itu bisa sedikit membantu.

aku newbie..
maaf ya kalo ada yang salah, soal'n aku masih harus banyak belajar.. ;;)

dinie_bgt

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 2.977
  • Reputasi: 56
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #13 pada: Juli 04, 2009, 08:06:35 am »
Ada jg yg ga mau pake jilbab krn takut susah dapet kerja...  :-??

downloadmaster

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 6
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
    • Stop Dreaming Start Action
Re:10 Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab
« Jawab #14 pada: Agustus 02, 2009, 02:47:25 pm »
ya emnag bagusnya dua duanya , tapi perlu proses :(