Penulis Topik: Risalah Tersenyum  (Dibaca 16512 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

sieems

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 34
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • sieems corporation
    • Lihat Profil
Risalah Tersenyum
« pada: September 13, 2006, 03:54:51 pm »

Banyak pemikir yang berpendapat bahwa senyum dan tawa adalah salah satu sebab yang paling kuat yang mendorong manusia agar lebih efektif dan produktif. Oleh karena itu, mereka memberi nasihat bahwa agar semua orang, sesuai dengan posisinya dalam kehidupan ini, jika ingin hidup tenang, rileks dan berbahagia agar ia selalu penuh dengan humor, sering tersenyum dan tertawa. Hal ini pada gilirannya akan menciptakan nuansa kejernihan, kebersihan, menghilangkan kesedihan, rasa bosan, dan khawatir terhadap kehidupan ini.
Rasulullah adalah orang yang paling banyak tersenyum dan tertawa di hadapan para sahabat beliau. Bahkan beliau menjadikan senyum sebagai ibadah, seperti sabda beliau, “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.”
Jarir bin Abdullah Al Bujali Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Setiap kali saya menjumpai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam kecuali beliau selalu tersenyum.” (HR. Bukhari)
Dalam riwayat Jabir yang lain, “…kecuali beliau tertawa.” (HR. Bukhari)
Abdullah bin Al Harits Al Zabidi Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Tidak pernah aku melihat seseorang yang paling banyak tersenyum selain Rasulullah.” (HR. Ahmad)
Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Bahwa Rasulullah adalah orang yang paling indah tertawanya.” (HR. Ahmad)
Dalam riwayat lain ia mengatakan bahwa, “Rasulullah adalah yang paling murah senyumnya.” (HR. Ahmad)
Senyum dan tertawa yang tidak berlebihan merupakan penawar rasa stres, melapangkan hati dan mengantarkan seseorang kepada keceriaan. Tetapi jangan salah, tertawa berlebihan dapat mematikan hati.
Seperti diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda, “Janganlah engkau memperbanyak tertawa, karena banyak tertawa itu dapat mematikan hati.” (HR. Bukhari)
Hal ini menandakan bahwa tertawa kecil sesekali diperbolehkan, namun banyak tertawa dan bahkan mengumbar tawa berlebihan maka hukumya makruh, dan tidak dibenarkan karena akan mengurangi kewibawaan.
Islam membolehkan tertawa dengan persyaratan tertentu:
1.   Menggunakan kata-kata yang baik, Allah berfirman: “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, Pohon itu memberikan buahnya pada. Setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun. (Ibrahim:24-26)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba tidak berbicara dengan suatu kalimat yang diridhai Allah kecuali Allah akan mengangkat derajatnya dan sesungguhnya seorang hamba tidak berbicara dengan suatu kalimat yang dimurkai Allah kecuali akan diturunkan derajatnya di neraka jahannam.” (HR. Bukhari)
2.   Tidak mengandung penghinaan, seperti yang disebutkan dalam Al Quran Surat Al Hujurat ayat 11.     
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya ada di antara orang yang berani berkata-kata dengan perkataan yang dianggap sepele, karena sekadar ingin mengundang tawa sekelompok orang, padahal ia jatuh tergelincir karenanya sangat jauh melebihi jauhnya langit.” (HR. Ahmad)
3.   Tidak berbohong, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: ”Tidaklah sempurna keimanan seseorang hamba hingga ia meninggalkan perbuatan dusta ketika bersenda gurau dan bersikap sombong meskipun ia benar.” (HR. Ahmad) dan “Saya pun bercanda. Tapi aku tidak mengatakan sesuatu kecuali kebenaran.” (HR. Thabrani)
4.   Tidak berlebihan dan lupa waktu.

Semoga bermanfaat.

Sumber Bacaan:
Ibtasim, Tersenyumlah, Aidh bin Abdullah Al Qarni, Al Qalam.
Saat-saat Rasulullah dan Sahabat Tertawa, Majdi Muhammad asy-Syahawi, Pustaka Azzam.
Tertawa itu Sehat, Kumpulan Humor Segar Penuh Hikmah, Ridho Madbuli, Pustaka At Tazkia.

Herera

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.701
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #1 pada: September 13, 2006, 03:58:46 pm »
 :) ;D :)) =))

HELL-TOBAT

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.215
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Another Day.....Another Way.....Another Spirit
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #2 pada: September 13, 2006, 04:00:24 pm »
ini mah sebagian peraturan forum ini nih
 :p
 B-)

sieems

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 34
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • sieems corporation
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #3 pada: September 13, 2006, 04:16:51 pm »
iya oom tulung oom mod di sticky yah..
jazakallah khoir.. :)

vian

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.062
  • Reputasi: 76
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #4 pada: September 16, 2006, 05:56:19 pm »
:) ;D :)) =))

Koq ketawa, Ra... Perasaan gak ada cerita lucunya...  :-/

HELL-TOBAT

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.215
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Another Day.....Another Way.....Another Spirit
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #5 pada: September 18, 2006, 07:05:18 am »
:) ;D :)) =))

Koq ketawa, Ra... Perasaan gak ada cerita lucunya...  :-/


itu mah lagi menghayati dan melakukan sesuai dengan judul ini mbah vian
 :D

Herera

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.701
  • Reputasi: 7
  • Jenis kelamin: Wanita
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #6 pada: September 18, 2006, 08:39:36 am »
tumben hell ngerti apa yang hera rasakan...  ;))

HELL-TOBAT

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.215
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Another Day.....Another Way.....Another Spirit
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #7 pada: September 19, 2006, 07:55:51 am »
tumben hell ngerti apa yang hera rasakan...  ;))

 :"> :"> :">
seperti padi makin lama makin mengerti
[g nyambung yah]
 :"> :"> :">
 :x :x :x

singgih darmawan

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 33
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #8 pada: September 19, 2006, 09:07:40 pm »
 =D> =)) X( :)) :-j non hera lagi senyum opo lagi nyengir ya ....

singgih darmawan

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 33
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #9 pada: September 19, 2006, 09:09:46 pm »
rasanya apel apa rasa durian, non. itu matanya cuakep tapi lagi nyengir apa lagi bokek ya

husni

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 249
  • Reputasi: 0
  • Jenis kelamin: Pria
  • wanna be a professional
    • Lihat Profil
    • vbBASE
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #10 pada: Oktober 08, 2006, 03:10:33 am »
lagi senyum ke aku

:D :D :D

HELL-TOBAT

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.215
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Another Day.....Another Way.....Another Spirit
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #11 pada: Oktober 10, 2006, 02:16:39 pm »
lagi senyum ke aku

:D :D :D

bukannya lagi sama tersenyum itupun kl lagi ada takjil didepannya
 :D

salim_rahman

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 114
  • Reputasi: -1
  • Jenis kelamin: Pria
  • tak ada yang abadi. kecuali Allah
    • Lihat Profil
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #12 pada: November 18, 2006, 09:48:41 pm »
 :D >:D<

serunting

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.349
  • Reputasi: 6
  • Jenis kelamin: Pria
  • Secrets makes a ninja NINJA!!!
    • Lihat Profil
    • Suka Sejarah
Re: Risalah Tersenyum
« Jawab #13 pada: November 19, 2006, 09:04:31 am »
Nyuwun pangapunten...

thread ini saya lock adja yah. Soalnya replynya dah mulai ngelantur nih.
Meskipun ini thread cerita lucu, tetapi bukanlah sikap yang tepat ketika ketika seseorang memberikan nasihat dibalas dengan canda apalagi kalo sampe ngelantur.