Penulis Topik: 15 Tips Mengundurkan Diri  (Dibaca 1718 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

faritz

  • Moderator
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.805
  • Reputasi: 28
  • Jenis kelamin: Pria
  • It's Not Just Black & White...
    • Lihat Profil
15 Tips Mengundurkan Diri
« pada: September 01, 2008, 02:41:26 pm »
15 Tips Mengundurkan Diri


Apakah anda sedang melakukan persiapan untuk berhenti dari pekerjaan yang sekarang? Simaklah beberapa aturan umum, yang boleh dan tidak boleh dilakukan, saat mengajukan berhenti dari pekerjaan dengan penuh damai – dan hati-hati.

1. Pindahkan semua benda dan file-file pribadi dari kantor dan computer secepatnya, kalau-kalau atasan anda meminta anda untuk segera pergi begitu anda menyerahkan surat pengunduran diri.

2. Lakukanlah transfer pekerjaan selancar mungkin. Dan tawarkan bantuan untuk mencari atau melatih pengganti anda.

3. Jangan membuat pernyataan apapun yang nantinya akan anda sesali. Ingat pepatah lama: Jika kamu tidak memiliki sesuatu yang biak untuk diucapkan, jangan ucapkan apapun.

4. Yakinlah dan berikan pemberitahuan yang memadai kepada atasan anda.

5. Jangan “membakar jembatan”. Pergilah dengan tetap menjaga hubungan yang baik dengan rekan sekerja maupun atasan.

6. Lakukan “wawancara keluar” jika diminta. Tetapi jangan katakan apapun yang negative tentang atasan atau rekan kerja anda selama wawancara – betapapun inginnya anda.

7. Jangan menghilang di minggu-minggu terakhir. Tetaplah menjadi anggota kelompok yang produktif.

8. Pastikan bahwa anda menerima semua simpanan compensation & benefit, termasuk bonus (jika ada), cuti tahunan yang tidak terpakai, dsb.

9. Jangan mempertimbangkan tawaran balik dari perusahaan, kecuali jika anda benar-benar yakin tawaran itu jauh lebih baik. Penelitian menunjukkan persentase yang tinggi bahwa karyawan yang menerima tawaran balik, akan keluar juga pada akhirnya setelah satu tahun.

10. Buatlan rencana untuk selalu berhubungan dengan rekan kerja yang penting, untuk memperkuat networking.

11. Jangan merasa bersalah dengan kepergian anda. Mungkin memang berat untuk pergi, tetapi fokuslah terhadap kenyataan bahwa anda pergi untuk mendapatkan peluang yang lebih baik. Dan Janganlah menyombongkan diri dengan peluang bagus tersebut.

12. Lakukan sebaik-baiknya untuk mengumpulkan semua prestasi anda yang utama. Dan tinggalkan laporan perkembangan yang terinci untuk atasan atau rekan kerja anda.

13. Buatlah surat pengunduran diri yang professional.

14. Jangan merasa anda harus mengungkapkan yang sesungguhnya mengenai sebab mengapa anda pergi, tetapi sampaikan secara sopan bahwa anda berterima kasih telah diberi kesempatan bekerja di sana.

15. Serahkan surat pengunduran diri anda kepada atasan langsung anda dan satu copy ke bagian HRD.