Penulis Topik: tentang peristiwa isra' mi'raj  (Dibaca 81270 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

reSkyadi

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 344
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dream Relationship Project
    • Lihat Profil
    • Gamer Review Preview
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #15 pada: Agustus 14, 2008, 09:01:08 am »
subhanallah..

mantab dah!

add rep yant_138

reSkyadi

  • Sr. Member
  • ****
  • Tulisan: 344
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Pria
  • Dream Relationship Project
    • Lihat Profil
    • Gamer Review Preview
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #16 pada: Agustus 14, 2008, 09:01:26 am »
subhanallah..

mantab dah!

add rep yant_138

dark_elf

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 4.562
  • Reputasi: 32
  • Jenis kelamin: Pria
  • rule the world
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #17 pada: Agustus 14, 2008, 09:23:35 am »
^dobel postingan tuh

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #18 pada: Agustus 14, 2008, 02:21:30 pm »
Subhanallah, Maha Suci Allah...
Boleh ku tanggapi khan ukht ;)

Kutip
bahwa perjalanan nabi pada waktu itu adalah satu malam ( 12 jam ) bukan satu hari,
dan tidak boleh lebih dari 12 jam karena menyalahi kata 1 malam ( isra’ ),  berangkat dan pulang max 12 jam.
Yakin 12 jam? Dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi?

Bia gimanapun, maafkan atas segala khilaf kami(atas satu hari tersebut).

Kutip
(1)jarak yang ditempuh nabi sejalan sejauh 45 au. dan 1 au ( astonomical unit ) adalah 1 jarak matahari ke bumi. jadi nabi bergerak sejauh 2 x 45 au = 90 au.
(2)tetapi bergeraknya nabi bukan karena kehebatan nabi atau keinginnan nabi, tetapi atas kehendak ALLAH. (3)Maha suci ALLAH dapat diartikan Maha penggerak ALLAH.
(1)Aduh2x... ini asumsi siapa Ukh, jika langit ke 7 di asumsikan dengan 90 AU atau sama dengan 12 jam, lalu bagaimana dengan awan nebula yang jaraknya 1000 Tahun cahaya galaksi yang lebarnya 100.000 tahun cahaya atau langit yang radiusnya diatas 10 Milyar tahun cahaya :-??
(2)Yup saya setuju :)
(3)Hati2x dalam penafsiran suatu ayat, afwan. Bukannya apa, namun cenderung berbahaya.

Kutip
perhitungan para ahli tentang sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit atau 1 au = 8 menit cahaya. 8 menit X 90 = 720 menit atau 12 jam.. karena nabi singgah di suatu tempat yg bernama masjidil Aqsha di Muntaha sebagai planet ke 7 di atas bumi. (2)maka kecepatan gerak nabi harus lebih cepat dari gerak cahaya.
(1) Berhati2xlah atas pernyataan itu.
(2)Berarti 45 AU itu terpatahkan, bukan lantaran 45 AU itu diukur dari kecepatan cahaya dikalikan lama waktu tempuh. Harus melebihi kecepatan cahaya? Ko harus, apakah dengan kecepatan yang sebegitu kencang sang Nabi tidak rusak kulitnya dengan berbagai medan yang dilewatinya termasuk Atmosfer? Mengapa harus mengorbankan pesawat yang kencang untuk mencapai Sidratul Muntaha? Mengapa kita tidak berfikir tentang pemuluran waktu dan teleportasi(pemindahan dari alam manusia ke Alam Ghaib(baca: Sidratul Muntaha))?. Dan pastinya akan merawat sang nabi dalam keaadaan ini. Dan perlu diketahui apakah dengan kita bisa menembus langit dan tiba ditempat sidratul muntaha yang dimaksud ukhti berarti kita sudah sampai ke sana? Bukankah Sidratul Muntaha, Syurga dll adalah sesuatu yang Ghaib? Hal ini bisa diartikan, sehebat apapun jangkauan kendaraan yang dapat ditempuh, sehingga kita mendapatkan satu tempat terjauh yang kita beri nama langit ke 7 maka sebenarnya kita ngak sampai ke langit ke 7 yang Allah maksud,lantaran langit ke 7 dan apa yang ada “didalamnya” adalah Hal yang Ghaib. Kita seharusnya mengetahui bahwa Alam ghaib jelas berbeda dengan Alam manusia, bukan berarti dari alam ghaib itu sendiri terdapat alam manusia, melainkan keadua alam tersebut berada “ditempat” terpisah. Bagaikan Alam jin, apakah dengan kita mengendarai sesutu ke suatu tempat berarti kita sudah berada di alam jin? Bukan begitukan yang kita maksud, yang jelas alam jin itu ada di “tempat” lainnya selain dari alam kita di waktu yang sama, bukan?. Maaf, ada bantahan? 

Kutip
Makanya kalau nabi turun dan naik beberapa kali sambil menawar saya kurang yakin.
Loh ko bisa? :-O apa karena terori 45 AU itu yang menyebabkan ukhti ngak percaya? Mengapa ukhti tidak mencari “jalan keluar” lainnya untuk menyempurnakan pernyataan ukhti?

Kutip
dan nabi tidak berubah dari materi ke immateri dan kembali ke materi lagi, karena itu menyalahi  perkataan nabi sendiri.
Siapa bilang? Apakah mungkin tidak terjadi, sedngkan dari alam manusia ke alam gaib di butuhkan alat peng-konvert-asi, sehingga beliau dapat Melihat Allah?. Subhanallah...

Kutip
kalau mengenai alat atau pesawat apa yg dipakai maka ilmu kita sekarang belum sanggup menganalisanya. yg jelas nabi mendahului  di zamannya.

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)

Kutip
setiap bintang yg di langit yg jumlahnya jutaan bahkan mungkin milyaran adalah matahari bagi 1 solar sistem mereka. (1)setiap matahari mempunyai planet, (2)dan sebagian planet bersatelit.
Jawab:
(1) Yakin? Sedangkan ilmuan masih meragukan bahwa setiap matahari memiliki Planet.
(2)Yakin?. Sedangkan planet itu sendiri tidak membutuhkan satelit, jadi, darimana kita bisa tahu di setiap planet terdapat satelitnya?. Lalu bagaimana dengan Venus dan Merkurius? Dan bagaimana kita bisa menelaah bahwa di solar sistem lainnya terdapat planet yang eksemuanya memiliki satelit?

Kutip
(1)dimanapun planet yg ada maka ada daabahnya, ada kehidupan manusiannya. tetapi matahari dan satelitnya / bulan tidak ada kehidupannya. (2)itu yang dinamakan paralel.
(2)Masya Allah, bagaimana bisa hal tersebut dikatakan pararel jika planet tersebut masih berada pada alam semesta yang sama?. Yang dimaksud paralel disitu maksudnya adalah ini
   yang dimana paragraf atas menjelaskan bahwa:
   “Parallel universe or alternative reality is a self-contained separate reality coexisting with our own.”

Kutip
jarak bintang / matahari lain terdekat diperhitungkan 4.3 tahun cahaya.  sebegitu jauhnya maka manusia dulu, kini dan nanti tidak akan sanggup menjangkaunya. makanya kita tidak dapat memperhitungkan. Termasuk nebula dan teman-temannya.
Jawab
(1)Maaf, sampai pada kalimat ini aku merasa binun, Apakah itu sudah melewati langit ke tujuh kah? Sedangkan batas langit pertama adalah langit yang tidak ada bintangnya (saya pernah mendapatkan info ini beberapa waktu lalu, dan saya lupa akan hadist nya) sedangkan langit ke tujuh yang Ukhti usut disini adalah jarak 45 AU atau sama dengan 6.732.000.000 Km  dan 4 tahun 4 bulan tersebut berharga 40.792.896.000.000 km jika demikian bintang tersebut berada sidratul muntaha? Sedangkan batas langit pertama ngak ada bintangnya. Dan, jika Sateli Voyager yang berada di Kuiper Belt(berada disekitar daerah pluto(kira2x 80-90AU) sudah berada di Sidratul Muntaha(karena jaraknya sebanding dengan 12 jam perjalanan cahaya tersebut), begitukah menurut ukhti? Jika demikian berarti setiap org yang berada sampai daerah tersebut maka sudah berada di Sidratul Muntaha? Bagaimana Dengan istilah Ghaib atas Allah dan Segala Apa yang di ghaib-kan-Nya?
(2) Maaf ukh, apa yang harus di perhitungkan :-?

Kutip
(1)Yang dapat dijangkau atau dipelajari dan didatangi adalah planet-planet dalam solar sisitem matahari masing-masing. bila kita di bumi ardhi berarti cuma sekitar matahari kita, yaitu merkurius, venus bumi mars dst sampai (3)pluto dan (2)muntaha sbg planet terakhir.
(1)Bagaimana Bisa,sedangkan bintang pertama aja kita g "kesampaian" ;))
Kutip
sebegitu jauhnya maka manusia dulu, kini dan nanti tidak akan sanggup menjangkaunya.
masih ingat kan dengan kata2x ini ;)
(2)Afwan, ana takut nanti org bisa salah kaprah akan ini. Bagaimana dengan istilah Ghaib bagi Sidratul Muntaha tersebut, apakah hanya segitu sempitkah langit ini? Bagaimana dengan bintang, Nebula, Galaksi dan Superclusters?
(3) Apakah pluto planet ukht? Sedangkan pluto disebut sebagai Dwarf Planet(planet kerdil(dan tidak di klasifikasikan sebagai planet) lalu bagaimana dengan Sedna dan Quaoar jika diresmikan sebagai planet, apakah kita akan memaksakan kehendak jika langit ke 7 adalah salah satu diantara planet tersebut? :)

Kutip
cara belajar /  metode / manhaj dalam menyelesaikan masalah itu bagaimana?
Kalau saya caranya sbb. Misalnya langit ternyata aslinya sama dan langit jamak  samawat.. kemudian kata sama itu dicari dalam Al Qur’an. Nanti akan dapat beberapa ayat. Dari situ akan didapat pengertian yg pasti, dengan pengertian itu saya membandingkan dgn ayat ayat yg ada di alam , yg nyata bisa dilihat atau di bantu alat dpt dilihat. ( kecuali tentang yg ghaib dan abstrak )
Ngak bisa begitu, bukan artinya mirip berarti adalah hal tersebut, afwan. Misal mon*et makan pisang, lalu manusia makan nasi, bagimana jika mon*et makan nasi dan manusia makan pisang, apakah manusia adalah mon*et(lantaran memakan apa yang dimakan mon*et)? Ya ngak begitu bukan :)

Kutip
Karena dokter baca Al qur’an maka dia akan menemukan ttg kedokteran. Begitupun ahli laut ia akan menemukan kelautan dari Al Qur’an,  juga ahli kulit, juga ahli astronomi, juga ahli kimia.. dan semuanya.
Siapa yang tahu cara belajar yg lain, mudah , universal dan praktis?
Sip ;)

Sekali lagi saya tidak bermaksud untuk mematahkan semangat ukhti.. kita sama2x belajar ukh :)
Afwan.. sekali lagi,... jgn pernah trauma ya :) :D
Ana ngak bermaksud menjatuhkan ukhti.. plis deh.. jgn membenci saya... Plisss... :)
Semoga Allah Senantiasa Memberikan Keberkahan kepada kita Semua.. amiin.. aminn Ya Rabb
« Edit Terakhir: Agustus 14, 2008, 04:54:27 pm oleh Akhina Ifa »

arif budiman

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.392
  • Reputasi: 71
  • Jenis kelamin: Pria
  • My little angels
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #19 pada: Agustus 14, 2008, 04:08:42 pm »
kalau kita mempelajari tatasurya kita, nyatalah bahwa bahwa sesudah bumi itu ada tujuh planet.
dan satelit tidak dihitung
afwan, agak mundur sebentar..
saya pengen tau, tujuh planet sesudah bumi tu apa aja ya?
sebutin dong..

yant_138

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 195
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #20 pada: Agustus 14, 2008, 11:12:59 pm »
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
dan planet-planet tersebut adalah konkrit bukan ghaib.
konkrit adalah nyata seperti kita dgn segala keadaannya. ghaib adalah ALLAH dan roh atau pada masa yg jauh dan tidak teranalisakan. adalagi sebutan tersembunyi atau abstrak untuk malaikat dan jin.
dan mengenai yg ghaib maka nabi juga rasul tidak ada yg tahu, yg tahu cuma ALLAH,

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Al An'am: 59)

jadi nabi sendiri tidak tahu yg ghaib. 6/59, 27/65, 11/49, 6/50, 7/188, 2/33, 34/14
malaikat juga tdk tahu yg ghaib, demikian juga dgn jin. Apakah Nabi melihat dzat ALLAH?
jawabnya tidak krn ALLAH selalu dlm keadaan ghaib. kalau begitu apa yg dilihat ?
Ayat-ayat KAMI. KAMI di ayat ini maksudnya daerah kekuasaan ALLAH / arsy yg sangat luas besar takterkira, yg tersusun dgn planet-planet dan bumi dengan sempurna. ( tentunya planet-planet ada mataharinya sebagai sumber sinar )

jadi pada waktu miraj, nabi menuju tempat yg nyata/konkrit, yaitu muntaha.
apaan muntaha?
muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.
di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi, disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. disitu ada jannah tetapi artinya taman atau kebun.
Disana juga ada kabah seperti di bumi, kabahnya dilingkungan masjidil aqsha, inilah yang dikunjungi nabi, selain diperlihatkan ayat-ayat tentang susunan tatasurya yg rapi dgn ukuran yg sesuai. Nabi betul betul kesana dengan jasad dan ruhnya, tanpa kematian. karena mati itu cuma 2x dan hidup juga 2x.

53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui.  ingat tdk melampaui berarti batas terakhir.
mungkin ada ilmuwan yg lain pendapat tapi mereka tdk dijamin benar. Kalau Nabi Muhammad Rasulullah dengan Al Qur'annya dijamin pasti haq ( logis, benar,benar benar )


2)Yakin?. Sedangkan planet itu sendiri tidak membutuhkan satelit, jadi, darimana kita bisa tahu di setiap planet terdapat satelitnya?. Lalu bagaimana dengan Venus dan Merkurius? Dan bagaimana kita bisa menelaah bahwa di solar sistem lainnya terdapat planet yang eksemuanya memiliki satelit?

2)dan sebagian planet bersatelit.  ( sebagian berarti ada yg punya 1, 2,dst dan ada yg tdk )
makanya tdk bisa melampauinya, Nabi tdk bisa dan itu sebagai patokannya.

memang isra miraj ini adalah ujian bagi keimanan, ilmu dan pengetahuan kita.
tetapi jawabannya juga sudah ada dlm Al Quran, dan boleh open book.

maaf apakah bahasa saya sulit dipahami?

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #21 pada: Agustus 15, 2008, 12:09:18 am »
6/59, 27/65, 11/49, 6/50, 7/188, 2/33, 34/14 << What The means of this number?

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #22 pada: Agustus 15, 2008, 09:38:25 am »
Kutip
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
Lalu bagaimana dengan asteroid yang mengelilingi matahari? Dan Elektron yang mengelilingi Proton? Apakah ini juga di sebut langit itu sendiri?
Ok lah jika menganggap bisa dipecah hingga 30.000 pecahan meteorit, berarti setidaknya.. terdapat 30.000 langit, demikiankah menurut ukhti?

Kutip
dan planet-planet tersebut adalah konkrit bukan ghaib.
konkrit adalah nyata seperti kita dgn segala keadaannya.
ghaib adalah ALLAH dan roh atau pada masa yg jauh dan tidak teranalisakan. adalagi sebutan tersembunyi atau abstrak untuk malaikat dan jin. dan mengenai yg ghaib maka nabi juga rasul tidak ada yg tahu, yg tahu cuma ALLAH,
(1)Masya Allah...
(2)Masa yang jauh khan.. jika masa yang dimaksud adalah waktu lalu bagaimana dengan 45 AU itu(yang menyatakan jarak :-? ) apakah juga di sebut ghaib?

Kutip
jawabnya tidak krn ALLAH selalu dlm keadaan ghaib. kalau begitu apa yg dilihat ?
Ayat-ayat KAMI. KAMI di ayat ini maksudnya daerah kekuasaan ALLAH / arsy yg sangat luas besar takterkira, yg tersusun dgn planet-planet dan bumi dengan sempurna. ( tentunya planet-planet ada mataharinya sebagai sumber sinar )
Darimana ukhti bisa mnyimpulkan hal ini? Apakah dari hadist?Terutama saya masih binun terhadap “planet2x” yang ukhti maksud. Afwan

Kutip
(1)jadi pada waktu miraj, nabi menuju tempat yg nyata/konkrit, yaitu muntaha.
apaan muntaha?

(2)muntaha adalah planet terjauh dari matahari kita, besarnya minimal 415 x bumi. sejauh 45 au.(3)di muntaha ada kehidupan konkrit seperti di bumi, disanalah dulunya tempat tinggal Adam dan istrinya, sebelum turun ke bumi. (4)disitu ada jannah tetapi artinya taman atau kebun.
Disana juga ada kabah seperti di bumi, (5)kabahnya dilingkungan masjidil aqsha, inilah yang dikunjungi nabi, selain diperlihatkan ayat-ayat tentang susunan tatasurya yg rapi dgn ukuran yg sesuai. (6)Nabi betul betul kesana dengan jasad dan ruhnya, tanpa kematian. karena mati itu cuma 2x dan hidup juga 2x.
(1)Yakin ukht? Hati2x lo dalam berpendapat, cobalah membuka rujukan.. Afwan :)
(2)Yakin ukht? Apakah ukhti akan menyangkal jika pernah ditemukan sebuah plenet yang jaraknya kira2x 15 miliyar km atau sebesar 100 AU?
(3) ummm :-? Saya mencoba pahami...
(4)Yakin kah ukhti akan pernyataan tersebut? Darimana “planet” tersebut memiliki pepohonan dan kebun? Sedangkan cahaya matahari tidak “sanggup” untuk menghangatkan permukaan “planet” yang berjarak 45 AU tersebut(sehingga dapat memungkinkan manusia(baca:nabi adam) untuk dapat tinggal ke sana).. jgnkan demikian... hmm... kita lihat aja jupiter yang jaraknya sekitar 5 AU, ukhti tahu berapa suhu permukaannya? Suhu rata2x permukaan jupiter adalah sekitar 165 K, sedangkan bumi 287 K.. mungkinkah pepohonan dapat berfoto sintesis di planet “nyata”(tidak ghaib :whistle: ) yang jaraknya 45 AU itu? Mungkinkah :-?? atau mungkin planet tersebut dulunya pernah mendekat ke matahari? Jika demikian, bagaimana dengan teknologi atmosfernya, oksigennya, nitrogennya(yang jelas untuk bernafas) dll... dan bagaimana nabi adam dan siti hawa dapat melihat syait*n di planet yang ukhti anggap syurga tersebut?.
(5)Yakin? Sedangkan Al Aqsha itu ada di palestina(bumi(earth)), jika itu memng benar, maka adakah bukti atau hadist yang menjelaskan ayat tersebut?
(6)saya kira semuanya yang membaca thread ini sepakat bahwa memang Rasul tidak mengalami kematian, atau mungkin ukhti berfikir bahwa teleportasi dan konvertasi antara sesuatu yang nyata menjadi ghaib adalah proses kematian? Wew...

Kutip
53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan (1)melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan (2)Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui.  (3)ingat tdk melampaui berarti batas terakhir.
(4)mungkin ada ilmuwan yg lain pendapat tapi mereka tdk dijamin benar. Kalau Nabi (5)Muhammad Rasulullah dengan Al Qur'annya dijamin pasti haq ( logis, benar,benar benar ) 
(1)Yakin? Apa bahasa arabnya Solar System? Sekali lagi afwan ukh.. hati2x... bgt dalam masalah penelaahan suatu keadaan... apalagi menyangkut masalah Rasulullah.. Afwan..
(2)saya meyakininya ko... ;)
(3)Ukhti meyakini bahwa jarak yang rasul lihat pada jarak 45 AU tersebut adalah daerah terjauh? Bagaimana bisa? Sedangkan masih banyak objek2x langit yang diatas nilai 45 AU tersebut. Lalu bagaimana dengan sedna(jaraknya 100AU ) aja deh...
(4)Yup... namun apakah kita harus membantah apa yang telah di telaah oleh seorg ilmuan dengan memaksakan diri untuk meruntuhkannya? Mengapa tidak dengan ayat lain saja? Mengapa hanya berpatokan dengan satu ayat saja?
(5)Saya rasa kita semua ngak menyangkalnya, namun jika harus membawa alam semesta.. saya lebih baik cari ayat lain yang bisa mencocokkan, misal, tentang gugusan bintang:
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), (Al Hijr:16)
Afwan.. Afwan.. Afwan...

Kutip
(1)dan sebagian planet bersatelit.  ( sebagian berarti ada yg punya 1, 2,dst dan ada yg tdk )
makanya tdk bisa melampauinya, Nabi tdk bisa dan itu sebagai patokannya.
(1) Baiklah saya maklumi :)
(2)Masya Allah... bagaimana dengan ini:
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.(ArRahman:33)

Kutip
(1)memang isra miraj ini adalah ujian bagi keimanan, ilmu dan pengetahuan kita.
tetapi jawabannya juga sudah ada dlm Al Quran, dan boleh open book.
(1) Namun ngak memaksakan suatu pendapat khan ukh.. lantaran AlQuran itu luas :)
Afwan.. Afwan.. Afwan :)

arif budiman

  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 5.392
  • Reputasi: 71
  • Jenis kelamin: Pria
  • My little angels
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #23 pada: Agustus 15, 2008, 04:53:17 pm »
afwan, agak mundur sebentar..
saya pengen tau, tujuh planet sesudah bumi tu apa aja ya?
sebutin dong..
merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, pluto, muntaha.
ada pendapat pluto bukan planet...silahkan.  dan ada 1 planet yg pecah menjadi 30.000 meteorits. tetapi tetap mengorbit.
kalo ga termasuk bumi berarti ada 8 planet (termasuk pluto) + 1 muntaha
jadi bilangan 7-nya berasal dari mana ya?

yant_138

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 195
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #24 pada: Agustus 16, 2008, 12:31:58 am »
17/1 AL ISRA AYAT1...... linuriyahu minaayatinaa....
          Untuk KAMI perlihatkan kepada dia sebagian dari ayat-ayat KAMIi.
53/18 laqhod roaayati robbihilkubro
         sungguh betul dia telah melihat ayat-ayat Tuhannya yg paling besar
15/87 wa laqhod aa taynaka saban minalmatsaani wal quraanal adhiim
         dan sungguh betul Kami datangkan padamu tujuh dari yg berulang ulang dan alquran yg
         agung / besar
         Depag mengartikan tujuh ayat yg dibaca berulang-ulang ( fathihah )

karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. sementara untuk planet pecah tidak dihitung karena tdk untuk kehidupan. makanya langit shaf 7.  dan planet yg 7 itu berulang-ulang berkali-kali mengorbit diatas bumi

dan sebelum Muhammad yg nabi terakhir, sdh ada yg mengalami penerbangan antar planet. 2 orang turun Adam dan Isa. 2 orang naik dan turun Ibrahim 6/75 dan Muhammad.
6/75  Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan-kerajaan planet-planet dan
        bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk
        orang-orang yang yakin.

menurut sebagian ilmuwan bahwa 2 planet di bawah bumi tertalu panas dan 7 planet di atas bumi terlalu dingin. karena terlalu panas dan terlalu dingin seperti contoh jupiter maka tdk bisa untuk kehidupan. itu menurut mereka. mar kita bahas.

6/38
daabah diartikan binatang-binatang melata
22 /18
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di planet-planet, apa yg ada di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan adzab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

di depan kata samawat ada kata manfil/s, dan didepan kata ardhi ada manfil itu menunjukkan bahwa di samawat ada penghuninya.  juga ada kata dawaabu diartikan binatang-binatang melata. semua yg disamawat dan dibumi sujud untukNYA.

65/12
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. ....

.... ALLAH lah yg menciptakan tujuh planet dari bumi persamaannya, Akan simpang siur urusan diantara semuanya, agar kamu ketahui bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu, dan bahwa ALLAH sungguh menguasai ilmu tiap sesuatunya.


di semua langit / planet itu ada daabahnya perhatikan ayat ini.
16/49
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.

untuk ALLAH bersujud apa yg di planet-planet dan apa yg di bumi dari daabah / makhluk berjiwa serta malekat dan mereka tdk menyombong.


tentang jenis daabah diterangkan di ayat ini: 
24/45
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

daabah  ada yg berjalan atas perutnya, ada yg berjalan atas 2 kaki, dan ada yg berjalan atas 4 kaki.   dan daabah itu ada di langit / samawat dan bumi.
 
tetapi daabah ada yg kafir juga
8/55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

karena yg berbeban cuma 2 yaitu manusia dan jin maka daabah pada ayat diatas untuk 2 golongan itu.

inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, dan semua berbondong bondong masuk Islam. Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.
2. Ilmuwan tadi juga baru menduga-duga, dan kalau kita ikuti dugaan-dugaan mereka sangat besar resiko tersesatnya.
3. memang jupiter apalagi muntaha itu jauh dari matahari, tetapi mar'a yg melingkupi juga tdk setebal bumi selain itu rotasinya juga lebih lambat dari bumi , bahkan ada yg 1 kali rotasi 24 tahunan. walaupun demikian gravitasinya sama dgn bumi.
jangan dibandingkan dgn bulan yg memang tdk ada pemadatan, tanpa mar'a ( atmosfir ) , tanpa rotasi dan gravitasinya juga ringan.
4. maka 2 planet yg ada dibawah bumi beratmosfir tebal dan berotasi cepat. selain itu mereka berevolusi  / orbitnya juga lebih cepat karena lbh dkt matahari.
5. yg mereka ukur suhunya adalah luar planet atau atmosfir bagian terluar sehingga didapati hal demikian yaitu suhu 2 planet dibawah bumi panas dan planet-planet diatas bumi terlalu dingin. terbukti dgn pesawat yang mencoba memasuki 2 planet dibawah bumi tdk memberikan sinyal radio ketika memasuki atmosfir planet tsb. pesawat terbakar seperti meteorit yg memasuki bumi. 

Bila ada masalah seperti ini maka yg terbaik di kembalikan ke ALLAH.
maksud di kembalikan ke ALLah adalah ke Al Qur'an.

3/83
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di samawat / planet / langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

demikian uraian saya, semoga bahasanya mudah dimengerti.
bagaimana menurut anda apakah mira'j dan apakah  benar langit ada 7?
mengenai 4.3 tahun cahaya tdk ada pesawat yg mampu melaju sejauh itu. awak pesawat mati. bahan bakar habis. padahal itu bintang terdekat.
pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.

saya tdk memaksakan diri kok, diterima ya ada dasarnya, tdk diterima ya bukan menentang saya. bahkan karena pernah keluar angkasa ( miraj)  maka nabi juga tahu orbit bumi dan planet lain 16/15, 20 /53  . Bahwa bumi dan planet lain terayun 43/10. dan bahwa orbit bumi itu juga tdk selalu dititik inklinasi matahari, alias zig-zag 71/19, 71/20, gerak bumi bumi terulur keutara dan keselatan 16/48.  bahwa matahari bersinar tetapi bulan dan planet-planet cuma memantulkan sinar tadi. bahkan nabi juga tahu big bang sebagai terompet 1 dan lain lain masih sangat banyaak dan luas.

saya juga tahu kalau dimasyarakat umum isra miraj diartikan menjemput perintah shalat. mampir ke baitul magdis. baru kelangit ke 7. itu pun turun dan naik beberapa kali.
mereka lupa kalau nabi sebelumnya shalat seperti nabi Isa , risalah dan ajarannya sama. sebelum mirajpun nabi shalat bersama istrinya sebelum meninggal,  khadijah. bahkan ada yg menambahi kalau di baitul magdis nabi Muhammad me_imami shalat jamaah para nabi yg lain yg sdh meninggal  ( Lho mereka lupakan ).
juga mereka lupa kalau tdk ada untungnya mampir ke baitul magdis yg dipalestina, disana saat itu digunakan untuk menyembah selain ALLAH ( salib dan yesus ). Bahkan namanya juga bukan masjidil aqsho, tetapi tembok ratapan atau kuil Sulaiman. Entah mulai kapan diberi nama masjidil aqsho?
kalau miraj itu terjadinya sebelum hijrah ke madinah, maka kapan masjidil Aqsho yg skr dipalestina itu di bangun? Dalam catatan sejarah pasti sesudah hijrah, apa berarti saat itu nabi ke masjid khayalan. kalau  khayalan maka akan runtuh kepercayaan pada nabi Muhammad.
 
padahal aqsho itu artinya jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali,  bukan yag dekat.
Buka surat ar ruum( 30), disitu ada kata negeri yg dekat. 


silahkan dipertimbangkan tetapi maaf kalau menyinggung.

 
























Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #25 pada: Agustus 16, 2008, 12:47:14 pm »
Kutip
karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. (1)kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. sementara untuk planet pecah tidak dihitung karena tdk untuk kehidupan. makanya (1)langit shaf 7.  dan planet yg 7 itu berulang-ulang berkali-kali mengorbit diatas bumi
(1)Yakin bisa? Adakah makluk yang dapat hidup pada suhu kurang dari -60 Derajat Celsius? Dan makluk apakah itu, apakah manusia?Hati2x ukh, jgn lah mengada2x dalam masalah ini.. afwan :) Jgnkan demikian, udara saja tidak terdapat disana. Bagaimana bisa terjadi kehidupan.. masa harus bernafas dengan amoniak.. [-(
(2)Maaf saya kira kita sedang membahas masalah langit dan bukan masalah planet, lantas mengapa ukhti berpendapat bahwa langit = planet?. Atau mungkin ukhti menyamaratakan antara planet dan langit itu sendiri :-? Jika demikian.. lantas.. lalu apakah sebuatan bagi langit yang meneduhi planet2x tersebut? Atau anda tidak menganggap itu bukan langit?

Kutip
dan sebelum Muhammad yg nabi terakhir, sdh ada yg mengalami penerbangan antar planet. 2 orang turun Adam dan Isa. 2 orang naik dan turun Ibrahim 6/75 dan Muhammad.
6/75  Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim kerajaan-kerajaan planet-planet dan
        bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk
        orang-orang yang yakin.

Jika yang ukhti maksud ayat tersebut adalah surat Al An'am:75, sepertinya ukhti salah menerjemahkan.. Afwan.

Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin. (Al An'am:75) 
Adakah kata planet di dalam ayat tersebut? Atau mungkin, ukhti/sumber beranggapan bahwa di langit ini hanya ada planet saja, begitukah? :-? Berarti Matahari ngak ada dong :-? Sekali lagi.. hati2x :)

Kutip
6/38
daabah diartikan binatang-binatang melata
22 /18
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di planet-planet, apa yg ada di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan adzab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

Apakah yang ukhti maksud adalah ayat ini:
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.(AlHajj:18)

Mana kata “Planet” nya? Apakah sama antara planet dan Langit? Jika demikian, apakah mungkin langit ngak berZikir(karena “langit” diartikan “planet”, sehingga makna langit sendiri tidak ada.(oh ya satu lagi, bagaimana dengan dark matter, bintang2x, awan nebula terutama adalah energi?? apakah “mereka” tidak berzikir?))?

Klo masalah ada atau tidaknya daabah itu sendiri, (bagi saya)cukup ini saja yang bisa menjelaskan:

dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal[820] dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.(AnNahl: 8)

Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp? Karena didalam langit masih banyak materi2x selain planet yang “tinggal” disana selain matahari bumi bulan gunung pohon2x binatang2x melata.


Kutip
di depan kata samawat ada kata manfil/s, dan didepan kata ardhi ada manfil itu menunjukkan bahwa di samawat ada penghuninya.  juga ada kata dawaabu diartikan binatang-binatang melata. semua yg disamawat dan dibumi sujud untukNYA.
Yup...

Kutip
65/12
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. ....

.... ALLAH lah yg menciptakan tujuh planet (1)dari bumi persamaannya, Akan simpang siur urusan diantara semuanya, agar kamu ketahui bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu, dan bahwa ALLAH sungguh menguasai ilmu tiap sesuatunya.

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. (AtThalaq:12)

(1)Yakin, begitukah kalimatnya?


Kutip
di semua langit / planet itu ada daabahnya perhatikan ayat ini.
16/49
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.

untuk ALLAH bersujud apa yg di planet-planet dan apa yg di bumi dari daabah / makhluk berjiwa serta malekat dan mereka tdk menyombong.

tentang jenis daabah diterangkan di ayat ini: 
24/45
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

daabah  ada yg berjalan atas perutnya, ada yg berjalan atas 2 kaki, dan ada yg berjalan atas 4 kaki.   dan daabah itu ada di langit / samawat dan bumi.

tetapi daabah ada yg kafir juga
8/55
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

karena yg berbeban cuma 2 yaitu manusia dan jin maka daabah pada ayat diatas untuk 2 golongan itu.

inti dari semua uraian diatas adalah bahwa samawat adalah planet-planet  disana ada mahkluk berjiwanya, manusianya.

Saya setuju ko dengan ayat tersebut, namun yang dijelaskan pada ayat tersebut bukannya masalah tentang semua planet/suatu tempat memiliki daabah-nya... melainkan semua yang ada di langit dan bumi berzikir kepada Allah, bukan?

Kutip
bagaimana dgn pendapat ilmuwan tadi?
1. ilmuwan tadi takut kalau disana ada manusianya maka semua manusia akan mengetahui bahwa Islam benar, (2)dan semua berbondong bondong masuk Islam. (3)Mereka berpendapat bahwa  ALLAH punya anak tunggal yg turun di bumi. Pendapat ini akan terpatahkan dengan sendirinya  (4)kalau di tempat lain ada kehidupan apalagi ada menusianya.
(1)Ini namanya klaim. Hati2x berbicara, yang jadi ilmuan itu bukan hanya org2x nasoro atau yahudi saja, banyak ko Muslim yang menajdi Ilmuan. Masalah kebenaran apa yang telah di dapat oleh ilmuan tidak pernah mau menyembunyikannya, karena dia memang berkerja untuk menemukan apa yang belum di temukan, afwan.
(2)menurut mereka apakah masuk islam itu rugi?. Ukhti tahu klo salah satu pengurus Dicovery channel masuk islam ketika dia mengetahui bahwa ada air asin yang tidak tercampur dengan air air tawar pada surat ArRahman.. Ilmuan bukan komunis ukh :) Mereka menerima jika ternyata kenyataannya benar :)
(3) Klo ngak salah ini bukan “pemikiran” ilmuwan deh.. :-?
(4)Banyak ko ilmuwan yang menyetujui akan hal itu.. Justru akan terlihat aneh jika dengan adanya Milyaran galaksi yang didalamnya terdapat 200-400 Milyar bintang tidak memiliki planet yang menunjang kehidupan.

Kutip
2. Ilmuwan tadi juga baru menduga-duga, dan kalau kita ikuti dugaan-dugaan mereka sangat besar resiko tersesatnya.
Atau ukhti yang menduga2x bahwa mereka menduga2x ;;) Kita harus tahu bahwa para ilmuan tidak “akan” menerima suatu masukan jika hal tersebut belum terbukti. Jadi bagaimana mungkin dia mengatakan suatu planet tidak ada kehidupan jika mereka sendiri tidak menganalisa dan melakukan perjalanan ke planet tersebut. Afwan

Kutip
memang jupiter apalagi muntaha itu jauh dari matahari, (1)tetapi mar'a yg melingkupi juga tdk setebal bumi (2)selain itu rotasinya juga lebih lambat dari bumi , (3)bahkan ada yg 1 kali rotasi 24 tahunan. (4)walaupun demikian gravitasinya sama dgn bumi.
(1)Yakin?. Sedangkan tekanan atmosfernya jauh lebih extrim dari bumi ;))
(2)Yakin? Sedangkan jupiter berotasi selama kurang lebih 10 jam. ;))
(3)Jika boleh saya tahu, apakah itu ukht? Ya, saya ngak memaksakan ukhti untuk membuka2x data2x dari suatu planet.
(4)Yakin? Muntaha sama besar kekuatan grafitasinya, atau jupiter sama dengan bumi? Bagaimana bisa sedangkan jupiter 24.79 m/s²  dan bumi adalah 9.780327 m/s² > Apakah dengan cara ini ilmuan berusaha untuk membodohi seseorg dan menyebabkan banyak org tidak masuk islam? Jawabannya cuma satu, “ngak nyambung” ukhti [-(
Dan dari jawaban no 1,2,3 pendapat ukhti tersebut diambil dari mana?

Kutip
jangan dibandingkan dgn bulan yg memang tdk ada pemadatan, tanpa mar'a ( atmosfir ) , tanpa rotasi dan gravitasinya juga ringan.
Haduuuh ;)) [-( Setahu saya Rotasi bulan = (hampir sama) Revolusi bulan terhadap bumi sehingga bulan terlihat tidak berputar.

Kutip
(1)maka 2 planet yg ada dibawah bumi beratmosfir tebal (3)dan berotasi cepat. selain itu mereka berevolusi  / orbitnya juga lebih cepat karena lbh dkt matahari.[/b]

(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan atas?
(2)Ngak semuanya, merkurius hampir tidak ada sama sekali, afwan
(3)Kate siape, justru mereka berdua itulah yang paling lama berotasi ;)) Merkurius 58.646 day 1407.5 h; Venus −243.0185 day (minus karena berlawanan arah dari planet lainnya) sedangkan bumi hanya satu hari.. jgnkan bumi, pluto saja hanya 6.4 hari :) Afwan
(4)Yup

Kutip
(1)yg mereka ukur suhunya adalah luar planet atau atmosfir bagian terluar sehingga didapati hal demikian yaitu suhu 2 planet dibawah bumi panas dan planet-planet diatas bumi terlalu dingin. (2)terbukti dgn pesawat yang mencoba memasuki 2 planet dibawah bumi tdk memberikan sinyal radio ketika memasuki atmosfir planet tsb. pesawat terbakar seperti meteorit yg memasuki bumi.

(1)Setahu saya dengan adanya kita mengetahui kandungan suatu atmosfer, sehingga kita dapat mengetahui akan apa yang terdapat pada yang ada di bawahnya :)
(2)Kapan, dan pesawat apakah itu. Klo ngak salah tidak adanya sinyal radio dikarenakan adanya Solar Wind deh.. yang dimana sinyal radio akan tergangu,(Di bumi pun juga lumayan sering mengalami hal ini) dan kebetulan hal tersebut terjadi kepada dua planet tersebut dimana keduanya “lumayan” dekat dengan matahari. :)

Kutip
Bila ada masalah seperti ini maka yg terbaik di kembalikan ke ALLAH.
maksud di kembalikan ke ALLah adalah ke Al Qur'an.
Yup...

Kutip
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di samawat / planet / langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.
Masya Allah, apakah dengan saya mengajukan “gugatan” ini berarti saya durhaka kepada Allah :-/
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet :) ini yang membuat saya "kurang terima" :)

Kutip
bagaimana menurut anda apakah mira'j dan apakah  benar langit ada 7?
mengenai 4.3 tahun cahaya tdk ada pesawat yg mampu melaju sejauh itu. awak pesawat mati. bahan bakar habis. padahal itu bintang terdekat.
pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.
Kata siapa ilmu itu terbatas? Sedangkan Allah “menantang” kita untuk menembus langit dan bumi pada surah ArRahman:33Masa, menembus bintang sudah terbatas(terkesan ilmu ngak boleh melampaui bintang tersebut [-( )

Kutip
kalau miraj itu terjadinya sebelum hijrah ke madinah, maka kapan masjidil Aqsho yg skr dipalestina itu di bangun? Dalam catatan sejarah pasti sesudah hijrah, apa berarti saat itu nabi ke masjid khayalan. kalau  khayalan maka akan runtuh kepercayaan pada nabi Muhammad.
 
padahal aqsho itu artinya jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh sekali,  bukan yag dekat.
Buka surat ar ruum( 30), disitu ada kata negeri yg dekat. 

Ummmm....
di negeri yang terdekat[1162] dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang (ArRum:3)
[1162]. Maksudnya: terdekat ke negeri Arab yaitu Syria dan Palestina sewaktu menjadi jajahan kerajaan Rumawi Timur.

Afwan.. Afwan.. Afwan...
« Edit Terakhir: Agustus 16, 2008, 12:52:27 pm oleh Akhina Ifa »

yant_138

  • Full Member
  • ***
  • Tulisan: 195
  • Reputasi: 0
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #26 pada: Agustus 16, 2008, 06:54:21 pm »
lho gimana ini?  "naik k Langit k 7"

(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan atas?

lho kok nggak ada,  klau ada naik ya ada turun, kalau ada atas ya ada bawah. kalau ndak ada pengertian antara atas dan bawah nanti tdk ada miraj donk.

antara atas dan bawah itu ket nya sbb:
saya di jawa menginjak bumi maka bumi adalah bawah
george w bush di amerika menginjak bumi maka bumi dibawah.
walaupun arah kami berlawanan kami tetap mengatakan bumi dibawah.
begitupun benda jatuh didua tempat itu maka akan dikatakan kebawah walaupun berlawanan arah.

demikian pula matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.
yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst....


Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp?
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet , ini yang membuat saya "kurang terima"


kalau kurang terima.... ya ganti terangkan ttg
1. naik apaan tuh?
2. langit apaan tuh ? jumlah 7 sebutkan donk?
3. kondisi a) jasad dan ruh  b) jasad only c) ruh only

ada yg jawab begini.
" tuh " sambil nunjuk eternit
" namanya langit-langit kalau tingkat 7 namanya 7 langit "
ada yg nambahi.
" sejauh mata memandang"
" kalau dalam rumah langitnya ya eternit "
" kalau luar rumah langitnya ya angkasa "

memang ada data planet yg saya terangkan salah, untung dikoreksi, makasih yaa......


merdeka.......merdeka.......merdeka.......





mia_t

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 19
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Miaw...Miaw...Miaw...
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #27 pada: Agustus 17, 2008, 03:22:16 am »
Assalammualaikum...

Wah, Subhanallah, saudara-saudari yang ada di forum ini benar2 membuat mia kagum akan pengetahuannya. terasa banget bodohnya diri ini. Boleh ikut nimbrungkan (boleh...) *tanya sendiri jawab sendiri hehehe*. maaf kalo pengetahuan mia masih terasa sederhana banget dan ga mendalam kayak akhwan2 yang ada di sini. apalagi ilmu hitungnya, Maknyusss. jadi puyeng pas ngeliat angka-angka yang di post2 sebelumnya *maklum, mia kan matematikanya jeblok banget huks huks huks*

karena sederhananya pemikiran mia, maka maaf juga penjelasannya sederhana juga. maafkanlah kebodohan anggota baru ini.

1. Yang menjadi mengganjal di pikiran mia adalah persoalan planet yang diartikan sama dengan langit.

Anoo... Bukankah planet itu SANGAT BERBEDA ARTINYA DENGAN LANGIT.

Planet itu adalah salah satu bagian dari isi langit. sedangkan langit itu adalah yang menaungi seluruh penjuru isi langit, termasuk ruang angkasa (Di kutip dari buku Harun Yahya). Saking luasnya pengertian langit, alam semesta pun termasuk yang di naungi oleh langit. dengan pengertian yang sangat luas ini, tidak mungkinlah planet disamakan dengan langit. Kalo masih kurang jelas, mia jelaskan apa aja isi langit yang mia ketahui selama ini (kalo ada yang kurang lengkap, mohon maklum. ilmu Mia masih sampai di situ hehehe)

Langit. Isi langit adalah alam semesta. Isi dari alam semesta adalah Galaksi. Bahkan bukan satu Galaksi, Tapi di dalam alam semesta ada terdapat beribu-ribu Galaksi yang tak akan pernah secara pasti dapat di ketahui manusia berapa banyaknya (kecuali dengan izin Allah). Dalam satu Galaksi terdiri dari milyaran bintang-bintang. Terdapat sekitar tiga trilliun bintang dalam galaksi yang terbesar. Pada umumnya setiap galaksi berisi 200 hingga 300 milyar bintang, sementara galaksi kecil memiliki 100 milyar bintang.  Diperkirakan galaksi berumur 12-14 biliun tahun dan terdiri dari 100 biliun bintang. sejauh ini, inilah List Galaksi yang baru di temukan manusia

1. Galaksi Bima Sakti; 0; Rumah galaksi bagi Bumi
2. Canis Major Dwarf Galaxy; 25,000 ly; Satelit Bima Sakti
3. Virgo Stellar Stream; 30,000 ly; Ditemui Oktober 2005 astro-ph/0510589
4. Galaksi Sagittarius Elips Kerdil; 81,000 ly; Satelit Bima Sakti
5. Awan Magellanik Besar (LMC); 168,000 ly; Satelit Bima Sakti
6. Awan Magellanik Kecil (SMC); 200,000 ly; Satelit Bima Sakti
7. Galaksi Kerdil Ursa Minor; 240,000 ly; Satelit Bima Sakti
8. Galaksi Kerdil Sculptor; 254,000 ly; Satelit Bima Sakti
9. Galaksi Kerdil Draco; 280,000 ly; Satelit Bima Sakti
10. Galaksi Kerdil Sextans; 320,000 ly; Satelit Bima Sakti
11. Ursa Major Dwarf; 330,000 ly; Satelit Bima Sakti
12. Galaksi Kerdil Carina; 360,000 ly; Satelit Bima Sakti
13. Galaksi Kerdil Fornax; 460,000 ly; Satelit Bima Sakti
14. Galaksi Kerdil Leo II; 680,000 ly
15. Galaksi Kerdil Leo I; 820,000 ly
16. Galaksi Kerdil Phoenix; 1,300,000 ly
17. Galaksi Barnard (NGC 6822); 1,630,000 ly
18. NGC 185; 2,010,000 ly; Satelit Andromeda
19. Andromeda; II 2,130,000 ly; Satelit Andromeda
20. NGC 147; 2,200,000 ly; Satelit Andromeda
21. Leo A; 2,250,000 ly
22. IC 1613; 2,350,000 ly
23. Andromeda I; 2,430,000 ly; Satelit Andromeda
24. Andromeda III; 2,440,000 ly; Satelit Andromeda
25. Kerdil Cetus; 2,460,000 ly
26. M32 (NGC 221); 2,480,000 ly; Satelit Andromeda
27. Andromeda VII; 2,490,000 ly
28. Andromeda IX; 2,500,000 ly
29. LGS 3; 2,510,000 ly; Satelit Triangulum
30. Andromeda V; 2,520,000 ly
31. Andromeda VI; 2,550,000 ly
32. Galaksi Andromeda (M31); 2,560,000 ly
33. Galaksi Triangulum (M33); 2,640,000 ly; M33 is likely the most distant naked eye object.
34. M110 (NGC 205); 2,690,000 ly; Satelit Andromeda
35. Andromeda VIII; 2,700,000 ly
36. Galaksi Kerdil Tucana; 2,840,000 ly
37. Andromeda X; 2,900,000 ly
38. Galaksi Irregular Kerdil Pegasus; 3,000,000 ly
39. Galaksi Wolf-Lundmark-Melotte (WLM); 3,040,000 ly
40. Galaksi Kerdil Aquarius; 3,490,000 ly
41. IC 10; 4,200,000 ly
42. Galaksi Irregular Kerdil Sagittarius; 4,200,000 ly
43. Sextans A; 4,310,000 ly
44. NGC 3109; 4,500,000 ly
45. Kerdil Antila; 4,600,000 ly
46. Sextans B; 4,700,000 ly
47. UGCA 92; 4,700,000 ly
48. UKS 2323-326; 4,700,000 ly
49. IC 5152; 5,800,000 ly
50. NGC 55; 5,870,000 ly; ahli kumpulan Sculptor galaksi?
51. UGCA 86; 6,200,000 ly
52. ESO 294-010; 6,260,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
53. Camelopardalis A; 6,500,000 ly
54. IC 5152; 6,750,000 ly; ahli kumpulan Sculptor?
55. NGC 300; 7,010,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
56. UGCA 438 (ESO 407-018); 7,270,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
57. NGC 1560; 7,500,000 ly
58. NGC 1569; 7,500,000 ly
59. GR 8; 7,900,000 ly
60. NGC; 404 8,000,000 ly
61. UGC; 8508 8,350,000 ly
62. NGC 3741; 10,210,000 ly
63. NGC 2366; 10,400,000 ly; ahli kumpulan M81 galaksi
64. DDO 44; 10,400,000 ly; ahli kumpulan M81
65. UGC 4483; 10,470,000; ly; ahli kumpulan M81
66. UGCA 105; 10,630,000; ly
67. NGC 2403; 10,760,000 ;ly; ahli kumpulan M81
68. Camelopardalis B; 10,800,000 ly
69. DDO 6 (ESO 540-031); 10,900,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
70. NGC 1560; 10,960,000 ly
71. Holmberg II (DDO 50, UGC 4305); 11,060,000 ly; ahli kumpulan M81
72. ESO 540-030 (KDG 2); 11,100,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
73. FM1; 11,150,000 ly; ahli kumpulan M81
74. ESO 540-032; 11,200,000 ly; ahli kumpulan Sculptor
75. KK77; 11,350,000 ly; ahli kumpulan M81
76. DDO 71; 11,420,000 ly; ahli kumpulan M81
77. M82; 11,510,000 ly; ahli kumpulan M81
78. K52;11,580,000 ly; ahli kumpulan M81
79. NGC 2976; 11,610,000 ly; ahli kumpulan M81
80. DDO 53 (UGC 4459); 11,610,000 ly; ahli kumpulan M81
81. K61 11,740,000 ly[4] ahli kumpulan M81
82. M81 11,840,000 ly[4] ahli kumpulan M81
83. UGC 5442 (K64) 12,070,000 ly[4] ahli kumpulan M81
84. K73 12,070,000 ly[4] ahli kumpulan M81
85. DDO 78 12,130,000 ly[4] ahli kumpulan M81
86. F8D1 12,300,000 ly[4] ahli kumpulan M81
87. BK5N 12,330,000 ly[4] ahli kumpulan M81
88. Camelopardalis A 12,330,000 ly[4]
89. NGC 3077 12,460,000 ly[4] ahli kumpulan M81
90. Holmberg I (DDO 63, UGC 5139) 12,520,000 ly[4] ahli kumpulan M81
91. BK6N 12,560,000 ly[4] ahli kumpulan M81
92. NGC 7793 12,800,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
93. KKH57 12,820,000 ly[4] ahli kumpulan M81
94. NGC 253 12,900,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
95. UGC 6541 12,920,000 ly[4]
96. DDO 82 (UGC 5692) 13,050,000 ly[4] ahli kumpulan M81
97. BK3N 13,110,000 ly[4] ahli kumpulan M81
98. IC 2574 (DDO 81) 13,110,000 ly[4] ahli kumpulan M81
99. NGC 247 13,300,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
100. Galaksi Kerdil Irregular Sculptor 13,400,000 ly[5] | ahli kumpulan Sculptor
101. UGC 7298 13,600,000 ly[4]
102. Sc 22 13,700,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
103. ESO 471-06 (UGCA 442) 13,900,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
104. UGC 7242 14,000,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
105. ESO 245-005 14,400,000 ly[5] ahli kumpulan Sculptor
106. UGC 6456 14,450,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
107. NGC 4236 14,510,000 ly[4] ahli kumpulan M81?
108. NGC 5204 14,510,000 ly[4]
109. DDO 165 (UGC 8201) 14,910,000 ly[4] ahli kumpulan M81?

Okeh, agar ga pusing, mari kita persempit ilmunya dengan menjabarkan Galaksi 'kita' sendiri, rumah dari planet bumi; Jreng... Jreng... Jreng...*Background musik Doraemon* GALAKSI BIMASAKTI!!!
Seperti yang kita ketahui, bahwa dalam satu galaksi memiliki bertrilyun2 bintang. Dan Matahari termasuk Bintang. Jadi bisa di bayangkan ada berapa banyak jumlah matahari yang ada di dalam galaksi bimasakti kita ini. Lalu, di mana letak Matahari kita? Matahari terletak sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti. Matahari bukanlah bintang yang istimewa, tetapi hanyalah salah satu dari 200 milyar buah bintang anggota Bima Sakti. Bintang bintang anggota Bima Sakti ini tersebar dengan jarak dari satu bintang ke bintang lain berkisar 4 sampai 10 tahun cahaya. Bintang terdekat dengan matahari adalah Proxima Centauri (anggota dari sistem tiga bintang: Alpha Centauri), yang berjarak 4,23 tahun cahaya. Semakin ke arah pusat galaksi, jarak antar bintang semakin dekat, atau dengan kata lain kerapatan galaksi ke arah pusat semakin besar.

Pusing ya? sammmmaaa *mulut mulai berbusa-busa* hehehehe marilah kita persempit lagi ilmunya dengan membahas sistem tatasurya kita.Dalam Tata Surya, terdapat sembilan planet besar dengan 61 satelit dan asteroid yang tak terhitung jumlahnya, semuanya berevolusi mengelilingi satu bintang yang bernama matahari. Matahari terletak di pusat Tata Surya. Sembilan planet ini, yang merupakan bagian dari Solar system (Tata Surya), saling berevolusi mengelilingi matahari dalam sebuah keteraturan. nama-nama planet dari yang terdekat dengan matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto (Yang akhirnya di'kualifikasi' dari jabatannya sebagai planet, tetapi sebagai planet kerdil (dwarf planet) dan disamakan dengan Cheron).

Nah... dari sini saya akan mengutip postingan dari saudar/i yant_138

bila kita di bumi ardhi berarti cuma sekitar matahari kita, yaitu merkurius, venus bumi mars dst sampai pluto dan muntaha sbg planet terakhir.
 


Pluto sudah di klaim sebagai bukan Planet, hal ini berarti: Jika Muntaha adalah planet ketujuh dari 6 planet yang ada seperti pendapat anda, bukankah dengan tidak hadirnya pluto berarti Muntaha jadi planet yang ke 6 dari planet yang ada? Anda mengatakan juga: pasti bintang itu diatas langit ke 7 kita , karena langit ke7 / planet ke7 / planet muntaha sebagai batas jangkauan ilmu dll.

Dari sekian panjangnya saya menjelaskan apa saja yang terkandung dalam langit, apakah pantas, langit juga di sebut planet? Apakah dalam planet terkandung galaksi, bintang, dan 'planet' di dalam planet seperti halnya langit? Jelas Planet itu bukanlah langit. jadi muntaha itu bukanlah planet. jikalau pun muntaha itu sebuah planet. saya berpikir, planet Muntaha itu tidak berada di dalam sistem surya kita, tidak pula dalam gagasan bimasakti kita, tidak juga berada dalam ruang angkasa ini, tidak pula berada dalam langit ini. Kenapa saya berpikir demikian?

Allah berfirmann, langit itu mempunyai 7 lapisan. saya berpikir, langit yang membungkus alam semesta ini hanya merupakan lapisan langit yang pertama saja. Masih ada lapisan kedua,ketiga,keempat dan sampai ketujuh yang tidak bisa kita lihat. Kenapa? langit kita yang merupakan lapisan pertama dari langit saja kita ga tau sampai dimana batasnya, apalagi untuk melihat langit kedua dan seterusnya. Hanya Nabi Muhammad dan nabi yang telah di angkat Allah lah yang pernah melihat batas langit pertama ini, dan melihat langit kedua dan seterusnya. Tapi itu pemahaman saya. Wallahu'alam. Hanya Allah yang Maha Mengetahui. Tapi mia juga berpikir, sidharatul muntaha ini tidak juga berada di langit ke tujug. Tapi di atas langit ketujuh (langit ketujuh merupakan batas langit terakhir menuju sidharatul muntaha) dalilnya ada di postingan selanjutnya

untuk point pertama ini saya batasi pendapat saya dengan menyatakan. LANGIT TIDAK SAMA DENGAN PLANET.
« Edit Terakhir: Agustus 17, 2008, 08:28:33 am oleh mia_t »

mia_t

  • Newbie
  • *
  • Tulisan: 19
  • Reputasi: 2
  • Jenis kelamin: Wanita
  • Miaw...Miaw...Miaw...
    • Lihat Profil
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #28 pada: Agustus 17, 2008, 03:23:13 am »
2. Tentang pemahaman anda dimana planet di atas bumi dan di mana di bawah bumi. Inilah kutipan anda: 
demikian pula matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst..
Dan juga ini:
karena miraj itu khan naik berarti atas. Dibawah bumi ada 2 planet. kemudian bumi. sesudah itu diatas bumi ada 7 planet yg bisa untuk kehidupan. Saya ingin memperjelas maksud anda dengan 7 planet tersebut adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto dan Muntaha. Bener kan?

Bagaimana bisa anda mengatakan bahwa merkurius dan venus adalah plnet di'bawah' bumi? dan mars sampe pluto (apakah muntaha harus mia sertakan?) adalah para planet di atas bumi? biasanya hal yang dapat dikatan sebagai atas dan bawah karena adanya kedudukan yang vertikal. Apakah anda dapat memastikan letak para planet ini membentuk garis vertikal dengan posisi matahari terletak paling bawah kemudian di ikuti jajaran para planet yang membentuk garis vertikal keatas. Bagaimana jika mataharilah yang terletak di tempat yang teratas dengan di ikuti para planet membentuk garis vertikal kebawah. Bukankah jadinya ada 2 planet berada di atas bumi, dan enam (atau tujuh, KALAU saya menyertakan 'planet muntaha') berada di bawah bumi? Bukankah definisi langit anda adalah sesuatu yang berada di atas? dengan keadaan seperti itu tentu 'planet muntaha' anda berada di bawah, bukan di atas.

Dan bagaimana misalnya para planet mengelilingi matahari itu bergerak dalam garis horizontal, jadi bagaimana caranya kita mengetahui mana berada yang diatas dan mana yang di bawah. Jadi teori planet Merkuri, venus berada di bawah bumi dan selebihnya berada di atas bumi tidak dapat dipastikan.

Tapi... Ok. saya mengambil dari titik pemikiran anda yang mengatakan merkuri dan venus berada di bawah bumi dan 6 (atau 7) lainnya berada di atas bumi. saya kutip titik pemikiran anda:
...matahari sebagai pusat jatuh, maka ia dikatakan dibawah.
yg terdekat adalah merkurius kemudian venus dan bumi, makanya dikatakan dibawah bumi ada 2 planet. seterusnya di atas bumi berarti semakin jauh dari pusat jatuh , ada mars dst....


mungkin maksud anda pusat jatuh itu adalah tempat planet berputar atau berevolusi atau pusat yang di kelilingi oleh planet. para planet yang mengelilingi Matahari itu adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto (dan anggap saya setuju dengan anda) terakhir Muntaha.

Okeh dari sini... Saya mau bertanya sama siapa aja. karena ini adalah pendapat saya. tolong di berikan petunjuk kalo salah. Dimanakah Tuhan berada? inilah pertanyaan simple dan sederhana yang jawabannya mungkin jadi sederhana mungkin jadi rumit. Jawaban simpelnya adalah Tuhan berada di surga.

Di Manakah Surga Berada?

Allah subhanahu wata'ala berfirman, artinya,
"Dan sesungguhnya, dia (Muhammad) telah melihatnya(dalam rupanya yang
asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada
surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril)ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya dan tidak (pula) melampauinya. Sungguh, dia telah melihat sebagaian tanda-tanda(kebesaran) Tuhan-nya yang paling besar" (QS. 53:13-18)

Mia membuka langsung Al-Quran tafsir untuk ayat ini. pada ayat 14 ada catatan kaki. " Sidratul Muntaha yaitu tempat yang paling atas pada langit yang ke 7."
Ayat ini menunjukkan bahwa surga itu berada di atas langit, karena Sidratul
Muntaha berada di atas langit.

(oh ya, dengan adanya ayat ini saya ingin mengkoreksi artian ayat yang anda post. anda membuat: 53/13 sampai 18 menyatakan dia Muhammad pernah sampai ke Sidratil Muntaha, dan melihat susunan tata surya, dan melihat bumi dari tempat lain. dan pandangan Nabi tidak menipu ( berarti benar dan nyata ) dan tidak akan melampaui. 

Jelas di ayat ini tidak ada di jelaskan melihat susunan tata surya dan melihat bumi dari temppat lain. Mia udah nanya ke ustadz en ngacak2 internet buat mencari maksud dari surat an_Najm ayat ke 13. "Dan sungguh, dia (muhammad) telah melihatnya (dalam rupa aslinya) pada waktu yang lain". Siapakah yang di lihat Muhammad? dari pertanyaan mia ke ustadz dan jawaban yang mia temukan di internet (Untuk kepastiannya, saya melihat dari berbagai sumber. di sini akan saya cantumkan tiga dari sekian banyak hasil yang saya dapatkan yaitu; dari situs http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg00438.html dan http://www.hdn.or.id/index.php/artikel/2008/hikmah-dari-isra-mi-raj dan http://e-quran.sourceforge.net/chapter/053.html) kalo masih kurang puas dengan 3 situs ini, anda dapat mencarinya di google. dengan kata kunci. "arti Surat an-Najm ayat 13" di sana anda akan menemukan lebih banyak situs lagi.

Pada surat An Najm ayat 13 itu saya mendapat penjelasan bahwa yang di lihat Muhammad dalam rupanya yang asli itu adalah: JIBRIL. bukan tata surya atau bumi seperti yang telah anda katakan itu.
semoga untuk ke depannya anda berhati2 dalam menafsirkan Al-Quran karena satu kata saja salah tafsir dan salah mengartikan maka bahaya akibatnya. jika kurang jelas, carilah informasi lebih banyak agar ga terjadi kesalahtafsiran. Ini Ayat Al_quran Lho. Berhati2lah lain kali. Semoga Allah melindungi kita dari dan memaafkan atas kesalahan kita. Amieeen...)

Okeh kembali ke topik. Anoo... tadi sampai di mana ya? *ngeliat ke atas lagi* Oh ya, sampai ngomongin surga. Okeh... Tempat Tuhan adalah di surga. tapi di surga yang mana dulu? Bukankah ada bermacam2 tingkatan Surga? di Surga manakah Tuhan? Di sinilah kita mengenal kata Arasy yang sering di sebut di Al-Quran.

dimanakah Arasy itu?

Rasulullah bersabda: Surga itu ada seratus tingkat. Jarak tiap-tiap tingkat itu sama antara langit dan bumi. Jannatul Firdaus berada pada tingkat yang tinggi sekali. Dari sinilah terpancarnya empat buah sungai dalam surga. Dan di atasnya adalah arasy Tuhan. Kalau kamu ingin meminta pada Allah, mintalah Firdaus (HR. Bukhari)

Jadi Jelas, Tuhan ada di Arasy. dan Arasy itu di tingkatan surga yang paling atas. Arasy lah Rumah Allah

Di Bumi, tentu saja kita mengenal Ka'bah yang berada di Mekkah sana menjadi Rumah Allah. Ka'bahlah menjadi pusat kiblat kalo kita Shalat dan pusat orang-orang pergi haji melakukan thawaf, kita berputar mengelilingi ka'bah. Apakah ada yang tau, gerakan mengelilingi ka'bah atau rumah Allah ini mengingatkan kalian seperti gerakan apa?

Yah... Gerakan satelit yang mengelilingi planet sebagai pusatnya, gerakan planet yang mengelilingi Matahari sebagai pusatnya (coba teman-teman amati, arah pergerakan orang thawaf mengelilingi ka'bah, searah dengan gerakan Planet mengelilingi Matahari). pertanyaannya, jika Satelit mengelilingi planet dan planet mengelilingi matahari, lalu matahari mengelilingi apa?

“Tidakkah kamu perhatikan, bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, dan bintang-bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia?....QS: 22 ( Al Hajj:18)”

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, MATAHARI dan BULAN. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edar (Orbit) (QS 21 Al anbiyaa: 33)”

Nah dari ayat di atas jelas bahwa matahari juga mempunyai garis edar atau orbit, sama dengan bulan dan planet-panet lainnya.

Kalau bulan mengelilingi bumi selama 30 hari, dan bumi dan bulan secara bersama mengelilingi matahari (Heliosentris) selama lebih kurang lebih 365 hari (1 tahun). Dan kalau kita ketahui diperkirakan ukuran matahari 1.000.000 juta kali bumi, berapakah diameter orbit matahari? 364 hari X 1.000.000 = 1 juta tahun (ini paling sedikit? sebab mia ga tahu diameter orbit matahari pastinya)

Apakah yang dikelilingi oleh matahari dan seluruh benda langit itu? Apa yang menjadi “titik sentral dari orbit di alam semesta ini?

“Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan. Tumbuh-tumbuhan dan pepohonan sama-sama TUNDUK (kepadaNya). Allah meninggikan langit dan Dia Ciptakan keseimbangan (QS Ar Rahman:5-7)

Kalau kita ketahui malaikat di langit berputar mengelilingi (Thawaf) pada Arsy Allah yang Maha LUAS (super Makrokosmos) itu...dan karena sangat banyaknya jumlah malaikat itu, Allah menggantinya dengan Baitul Makmur.(bangunan mirip Ka’bah) dan sekali berthawaf setiap hari 70.000 malaikat, dan saking banyaknya setiap malaikat HANYA DAPAT BERTHAWAF SEKALI DALAM SEUMUR HIDUPNYA.

Berapakah banyaknya jumlah malaikat itu...apakah malaikat lebih banyak dari bintang (Renungkan sendiri) Demikian pula malaikat di bumi dan manusia di bumi juga Thawaf mengelili suatu poros tepat dibawah Baitul Makmur dan poros itu bernama Baitul Ka’bah.

Maka jelaslah tiada lain seluruh alam semesta ini pun harus thawaf juga (mengelilingi Arsy Allah), sebagai rasa tunduk dan mengagungkan KEMAHA PERKASAAN ALLAH. Dengan demikian titik sentral alam semesta ini pastilah Arsy Allah yang Maha Luas itu. Untuk itu lihatlah ayat Al Quran di bawah ini:

“Sesungguhnya Allah, Tuhan kamu yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang, yg mengikutinya dengan cepat. Begitu juga Tuhan menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang tuduk kepada perintah-Nya. Ingatlah!Segala PENCIPTAAN dan Urusan itu menjadi Hak-Nya, Maha Suci Allah, TUHAN SELURUH ALAM (QS Al Al A’raaf:54)

Dengan penjelasan ini, terbantahlah teori anda bahwa SIDARATUL MUNTAHA ADALAH PLANET KE 7 YANG BERADA DI ATAS BUMI. Jika planet ke 7 yang anda klaim sebagai Muntaha atau Surga, maka seharusnya seluruh PLANET, BINTANG, MATAHARI DAN SELURUH ISI LANGIT INI BERPUTAR MENGELILINGI PLANET MUNTAHA YANG ANDA SEBUTKAN ITU. Bukankah Allah berada di Arasy, yang kedudukannya di atas surga atau muntaha?

Dari sini... anda dapat mengerti point saya bukan?  ^_^

« Edit Terakhir: Agustus 17, 2008, 08:59:00 am oleh mia_t »

Akhina Ifa

  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 3.247
  • Reputasi: 30
  • Jenis kelamin: Pria
  • The Frame of My Deepest Heart...
    • Lihat Profil
    • Uhibbuka Fillah | Aku Mencintaimu Karena Allah
Re: tentang peristiwa isra' mi'raj
« Jawab #29 pada: Agustus 17, 2008, 04:59:15 am »
Kutip
lho gimana ini?  "naik k Langit k 7"
(1)Di bawah mana? Adakah di dalam alam semesta ini pengertian antara bawah dan lho kok nggak ada,  klau ada naik ya ada turun, kalau ada atas ya ada bawah. kalau ndak ada pengertian antara atas dan bawah nanti tdk ada miraj donk.
Iya tahu.. namun klo kita menjelajah keluar angkasa namanya bukan “naik” [-( Karena jika kita keluar dari bumi kita tidak tidak akan mengetahui lagi mana arajh mata angin.. yang jelas segala arah adalah tempat tertinggi(bisa dipahami dengan bentuk bumi yang bulat :) )....

Kutip
Kutip
Namun biar gimanapun ana ngak akan pernah rela jika langit yang begitu megah harus disamakan dengan planet(terkecuali jelas).. knp?
Karena masih banya
Bukan itu ukh.. namun langit ya langit dan ngak bisa disamakan dengan planet , ini yang membuat saya "kurang terima"
kalau kurang terima.... ya ganti terangkan ttg
1. naik apaan tuh?

Alat konvertasi dari muatan abstark manusia(baca: alam nyata) ke muatan Ghaib(mungkin gambarannya serupa dengan org yang pernah “bertamasya” ke alam jin). Biar gimanapun Syurga, Muntaha dll Adalah Sesuatu yang ghaib, atau sesuatu yang tidak dapat terlihat oleh manusia biasa. Lagi pula Langit ke tujuh itu khan tempat Arsy itu berada :-? Bukankah begitu? (anehnya, mengapa Arsy berada di tempat yang gelap dan dingin(baca: Sabuk Kuiper). Dan dari hal ini saya bisa menyimpulkan bahwa sejauh apapun kita bepergian keluar angkasa, tetap saja, itu adalah alam nyata dan bukannya alam ghaib(baca langit ke sekian setelah langit ke 2-7). Sekarang kita begini saja.. Misal sebagai patokannya adalah ayat ini:

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.(Al Isra:31)

Dari ayat tersebut kita dilarang berjalan di muka bumi dengan sombong, dan setiap makhluk yang sombong itu berdosa, bukan? Jika demikian maka nantinya org tersebut pasti akan dihisab, khan?. Nah bagaimana jika org tersebut menjadi astronot yang pergi suatu tempat, misal bulan, lalu apakah dia tidak dihisab lantaran dia tidak berdosa karena dia berjalan dengan sombong di bulan(bukan di bumi)? Apakah demikian? 

Ok deh, jika hal itu sulit untuk di cerna, misal gini aja, ada suatu larangan dalam agama yang menerangkan bahwa “Janganlah kamu berzinah di bumi ini”. Berarti jika ada org yang berzinah di planet lain(bukan di bumi) maka ngak dilarang? Begitukah?
Jadi maksud saya disini adalah, semua tempat abstrak yang dapat dilihat oleh manusia serta dapat ditinggali adalah sesuatu yang nyata alias tidak ghaib lantaran ghaib itu tidak dapat dilihat oleh manusia itu sendiri. Dan jika bukan ghaib berarti org tersebut masih ada di “alamnya”.

Justru akan terasa aneh jika planet2x tersebutlah yang disama ratakan dengan langit yang begitu besar. Mengapa? Karena jika memang benar plenet2x setelah bumi seperti mars, jupiter dst adalah “langit” maka apa yang akan terbayangkan jika Rasulullah pernah naik turun dari langit satu ke langit berikutnya untuk mempertimbangkan lagi masalah waktu shalat yang terasa masih terlihat berat bagi kaumnya, sesuai dengan usul dari para nabi yang “menghuni” masing2x langit tersebut. Lalu apakah Nabi2x tersebut “tinggal” di langit(baca:planet) tersebut(masuk akal kah :-/ hidup di planet yang memiliki atmosfer yang beracun? ) padahal hadist menjelaskan bahwa Rasulullah naik turun langit untuk mempertimbangkan masalah waktu shalat tersebut.

Kutip
2.langit apaan tuh ? jumlah 7 sebutkan donk?

[-( Hanya Allah Yang Maha Tahu... hanya saja saya memiliki konsep dimana saya meyakini akan adanya Alam semesta parallel yang ada di alam semesta lain selain alam semesta yang kita huni saat ini. Hal ini saya ambil dari rujukan bahwa adanya Alam Ghaib(bisa berupa alam jin alam malaikat, dan alam2x lainnya) dan Alam Absrak. Bisa jadi alam tersebut adalah alam bagi para makhluk Allah yang lain seperti Alam Jin, Alam Mailakat, Alam Syurga( wew ?? ) Atau alam yang lainnya, yang jumlahnya ada 7(atau mungkin bisa lebih dari itu) Nah karena setiap alam berbeda oleh karena itu dipisah2xkan "jenis"2xnya sehingga terciptalah sebuah karakteristik dari langit2x tersebut(baca: Alam paralel) Karakteristik yang saya maksud itu adalah alam semesta yang memang benar2x sama seperti kita, dimana disana ada suatu tempat yang dapat menunjang para nabi tinggal. Sehingga dapat memberikan masukan kepada Rasulullah untuk menawar perintah shalat bari kaum Beliau. Wallahu Alam, hanya segitu hasil yang saya peroleh sejauh ini.

Kutip
3.kondisi a) jasad dan ruh  b) jasad only c) ruh only
Yang jelas adalah Jasad dan ruh dapat terpindahkan oleh alat "konversi" tersebut(namany juga Alam Semesta Pararel), seperti peristiwa dimana ada org yang pernah "nyasar" ke alam jin. Pertanyaannya adalah, apakah org tersebut sedang tertidur(sehingga hanya ruhnya saja yang pergi)? Atau jasad dan ruhnya pun ikut juga?.
Setahu saya, yang berpindah dari alam dia ke alam jin itu adalah seluruhnya.(karena  setahu saya tidak ada bukti yang menjelaskan bahwa jasad yang sedang pingsan ataupun tertidur, selama ruh nya berpergian(kecuali sedang bermasalah dalam tidurnya)). Lalu apakah hal ini mustahil? Tidak... Hal ini saya klaim sebagai konversi dari suatu alam ke alam lain tanpa harus "menkorupsi" antara jasad dan ruh, lanatarn dasar saya memahami ini adalah masalah alam semesta parallel. :)

Alam2x yang dijadikan makna 7 langit tersebut lah yang disebut (≈) paralel, dimana alam tersebut ada di alam semesta lain selain dari Alam semesta kita. Dan dari “pemandangan” seperti ini Insya Allah justru makin membuka lebar pemikiran kita bahwa.. Allah tidak menciptakan hanya sebuah Alam semesta yaitu hanya alam semesta kita saja yang megah ini(Subhanallah), melainkan terdapat banyak alam semesta di luar alam Semesta kita. :)
 
Kutip
ada yg jawab begini.
" tuh " sambil nunjuk eternit
" namanya langit-langit kalau tingkat 7 namanya 7 langit "
ada yg nambahi.
" sejauh mata memandang"
" kalau dalam rumah langitnya ya eternit "
" kalau luar rumah langitnya ya angkasa "
Lalu saya bertanya lagi...  di atas angkasa tersebut ada apa lagi?

Kutip
memang ada data planet yg saya terangkan salah, untung dikoreksi, makasih yaa......
Terimakasihlah kepada Allah, karena telah menciptakan Wikipedia agar saya bisa meng copy-paste data2x tersebut. :D
« Edit Terakhir: Agustus 17, 2008, 10:47:02 am oleh Akhina Ifa »