Penulis Topik: darinya untukku... sebuah publikasi puisi  (Dibaca 3796 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« pada: Juli 28, 2008, 11:33:23 am »
LALU DAN SEKARANG


Masa silam yang datang
Hinggap membayang dalam ingat
Menciptakan ketakutan masa lalu
Aku terdiam
Jiwaku keruh
Penantianku tidak tertentu
Mengarap hanya sebuah kesedihan
Lama sudah aku mati
Tak sekarang saja sedih ini
Hanya menyanyikan sebuah nama yang sadarkanku
Tentang keberhasilan dunia gelap yang aku taklukan
Tapi itu dulu
Sekarang aku berdiri di tengah terang
Dan aku bingung senjata apa buatku berperang
Untuk menikam lawanku yang penuh pura pura
Dan menangkan pertempuran ini
Sebagai satria unuk hatiku sendiri
Kuatkan aku
Dan jadikan aku yakin dalam dunia yang tak aku ketahui

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #1 pada: Juli 28, 2008, 11:34:23 am »
TANAH BARU YANG AKU BELUM TAHU

Merangkak dalam dunia yang kering
Berenangku setelah dari masa gugur itu
Dimana jiwa jiwa yang dulu tersenyum
Oh tuhan tanah siapa ini
Wajah penuh dendam yang dalam
Melihat tajam ke arahku
Kemana lagi senyum manusia disini
Hilangkah kesopanan dalam bersosial
Ini hutan
Dan aku harus menjadi macan
Aku juga akan mengoyak lawan
Untuk takluan dunia baru yang kurang menawan

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #2 pada: Juli 28, 2008, 11:35:01 am »
APAKAH NYAWAKU SEHARGA KEBAHAGIAANMU??

Indah membuai raga
Terbang indah harumu membius sukma
Aku terkapar oleh aura aura cinta itu
Lidahku kelu tanpa ada kalimat yang sejukan
Airmataku dipaksa menentes oleh deritamu
Tak tahan lagi
Rasa hatiku tinggal sedikit nyali
Kemampuanku memandang kesedihanmu telah berahir
Cukuplah kau rasakan derita
Izinkan bebanmu tinggalkan di bahu
Membuatmu tersipu dan tersenyum adalah harapku
Segala salahku semoga di hapus nyawaku
Salamkan jiwaku untuk tebusan deritamu
Ingatkan hatimu pernah ada aku
Sedikit hati yang sayang
Mencintai bidadari bersayap kesedihan

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #3 pada: Juli 28, 2008, 11:35:47 am »
RASA SALAH YANG DALAM MENENGGELAMKANKU

Bayang itu masih jelas
Saat Kemarin Kamu masih tanyakan kabarku
Aku sangat heran dengan keangkuhanku
Hingga belum tersadar juga bahwa aku butuh
Sebuah semangat yang selalu keluar dari bibirmu
Maaf aku dalam jerat paksa yang menghasut
Keadaan tak pernah akurkan kita
Setiap kali aku buatmu kesal
Seringkali juga air matamu menetes
Dan tak jarang aku melihatmu murung
Aku harus bagaimana ?
Hati ini mencintaimu
Badan ini membutuhkan bimbinganmu
Aku tak tahu bagaimana menebusnya
Membayar semua apa yang sudah kulakukan
Maafkan...

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #4 pada: Juli 28, 2008, 11:37:43 am »
MENCIPTA BATAS DI LANGITKU


Berkendara angin kuraih atap dunia ini
Kucoba goreskan tinta angan di atas awan
Sedih, sepi, marah, kecewa dan benci ini tintaku
Untuk mencoreng perasaan yang telah hilang
Sia sia apa yang telah terlewati
Meski sudah kubuat batas dalam ujung perasaanku
Yang kaulukiskan itu ternyata harapan semu
Bertahun tahun mencoba untuk percaya
Tanpa harus kucurigai kecemburan
Dan tak pernah kubungkam rasa itu
Tapi kini sudah beda
Hatimu tak punya batas untuk mencintai
Bawalah kesan pergi
dan nikmatilah untuk kematian yang di cipta benci
Karna takan pernah bisa kamu untuk mengerti
Mencintai dan di cintai

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #5 pada: Juli 28, 2008, 11:38:43 am »
MUSIM DINGIN SEPANJANG TAHUN DI PERASAAN

Matahari bersiap pulang di peraduannya
Di pasanglah tirai gelap yang panjang
Terpenuhi langit oleh hitam sang malam
Binatang kegelapan menangis menyambut hadirnya
Terasa sekali sedih dan kebekuan
Airmata ini menetes untuk kepergian dari masa indah dulu
Sangat terasa aku kehilangan oleh kasih
Pagi takan pernah menyapaku lagi
Hanya butir salju yang bekukan hati
Dingin sepi
Kapankah musim ini selasai
Aku rindu matahari hidupku
Karena kamulah yang bisa luluhkan kebekuan hati

Angin sangat kencang meniupkan keputus asaan
Semakin tersa bahwa ini kesendirian yang mencekam
Satu satu daun jatuh
Bumi tak mampu mendengar ratapan
Meski di pangkunya hanya diam yang bisa dilakukan
Tanah yang tak bisa bebelas kasih
Melihat harapan yang pucat terombang abing
Adakah selimut yang bisa menghangat
Karna musim ini sungguh menyiksaku
Membelenggu dalam sedih dan kesepian tak berujung

apa nanti akan datang lagi musim bahagia
Yang akan membuat bunga bunga tumbuh lagi
Dan memaksa burung burung kecil menyanyi riang
Mengahiri sepi yang mencekam
semoga tumbuh lagi harapan ini di musim yang mencekam
« Edit Terakhir: Juli 28, 2008, 11:41:04 am oleh .::senyum chandra::. »

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #6 pada: Juli 28, 2008, 11:40:29 am »
UNTUKMU YANG DIHATIKU

Kusebut namaya dalam setiap doa doa
Engkau di gambarkan begitu indah dan sempurna oleh NYA
Wanita yang begitu ikhlas menyayangiku
Walau sebuah asa yang kita punya dihalang aral
Kucoba tulis namamu dengan sepenuh hati
Engkau yang selalu isi banyak cerita dihati
yang pula dibentuk tanpa cela olehNya
Dan bacalah dengan iklas bahwa itu sangat benar
Jika Surga disebut tempat indah bagi para bidadari
Aku berharap bisa kesana dengan bidadariku sendiri
Gadis yang bisa temani aku dalam segala suasana hati ini
Untuk nanti bersamaMelabuhkan harapan …
Kutuliskan sajak yang kutoreh dari lubuk hati
Dengan sejuta tanya tentang apa yang akan kita mau cipta
Apakah maqoomin aamin itu terbit di dunia
Dimana harapanku ku ukir disana
Aku diciptakan NYA dua puluh empat taun silam
Diriku pun sepenuh aku serahkan pada NYA
Dan DIA akan menetapkan pilihanku untuk memilihmu
Agar suatu hari pergi keselamatnmu DIA yang akan jaga
Walau sampai sekarang galau hatiku belum terjawab
Karna yang aku tau hanya mencintainya
Apa pandangan manusia selalu menilai cinta dengan sempurna
Apakah aku masih dalam alam saderku ?
Pastilah aku dinilai cela karena ucapan ucapan cinta
Biarkan hatiku senang dengan menyebut namamu
Engkau adalah yang terpilih
Dalam jelas yang tak terang akan ada
Karna aku akan hanya berharap
Untuk cinta bersambut dengan perasaanku
Kuharap temukan bahagia disana
Meski dengan pilihan yang mungkin tidak terbaca oleh hati
Semoga keridhoanNya mengantarkan pada kasih dan sayang
Wa ja’ala bainakum mawadah wa rahmah
Sehingga makin terbuka akal kita akan kesyukuran dan kesabaran
Karena sungguh
Inna fi dzalika la aayatin li qaumin yatafakkaruun
Kini biar kujaga diriku
Hingga asa itu datang bersamamu dalam sebuah mitsaqan ghaliza
Wahai bidadari di serambi hatiku
Khairaatun hisaan … huurun maqshuuraatun fiil khiyaam …

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #7 pada: Juli 28, 2008, 11:42:42 am »
TEMBOK TUA PRASASTI CINTA

Berdiri tegap walau hanya sisa sisa
Batu bata yang merah basah berkaca kaca
Bercerita bahasa bisu seribu makna
Saat beberapa orang lewat
Disapa dengan degup rona rona
Yang tidak setiap orang mengertinya
Disitu ada namaku
Ada nama dia juga
Yang pernah kita berjanji
Untuk membangun asa bersama
Sebersit perasaan yang lalai aku menjaga
Hingga harapan itu terbang
Pernah berfikir mengulang kembali
Untuk membangun sisa sisa asa
Walau sudah runtuh
Hancur tak tersisa reruntuhanya
Tapi masih ada yang akan bercerita
Karna tertulis parasasti
Di tembok tua saksi bisu
Yang bungkam dengan masa lalu
Meski aku tak pernah percaya
Kenapa kau meninggalkan ini
Seribu jeruji bahasa sudah menahan
Ratusan jebakan kesedihan tak pernah terbaca
Menjadi titik benci yang yang kebalikanya
Tapi aku punya saksi
Untuk setiap saat aku bertanya
Kenapa harus terjadi
Karena ingatan itu akan terus ada
dalam prasasti tembok tua

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #8 pada: Juli 28, 2008, 11:44:18 am »
IBU

Ibu sambutlah kerinduan ini
Kenangan itu selalu ingin membawaku lagi
Dipeluk mesra kasih dalam buai
Ingatan itu masih segar waktu Kau menimangku
Tangisku keras bangunkan keheningan malam
Sangat Jelas terlihat kekhawatiran diwajahmu
Kau cium aku dengan menitikan air mata
Aku masih begitu manja dan terus menangis
Begitu luas samudra kesabaranmu
Kidung cintamu mengantar hati dalam damai
Ibu ? bisakah jasamu aku lukiskan ?
Cukup umurkah aku untuk membalasnya ?
Kebanggaan ini takan ada ahir
Telah dikandung wanita dengan wewangian surga
Hariku penuh kenang dan kerinduan
Menumpang awan dalam kalbu
Tak bisa lagi terungkap rasa cintaku padamu
Waktu jari jarimu mengelus ubun ubunku
Dengan sejuta senyum bertanya hari depanku
Nak mau jadi apa kamu nanti...........?
Kujawab dengan polos sebagai bocah, aku mau jadi pilot Bu,
Aku menyesal dengan jawaban waktu itu
Kalau itu bisa terulang
Pasti dengan bangga aku menjawab
Aku mau jadi anakmu tanpa ada batas waktu
Ibu.........
Ijinkan anakmu mecium jari jemari mu
Memohon maaf untuk masa lalu atau nanti
Kasihmu adalah penyejuk kegundahan
Sejenak kuingin turunkan rembulan
Atau kuruntuhkan langit
Untuk sedikit membekukan durhaka atau dosaku
Ibu ................
Biarlah Tuhan bosan dengan doa dan syukurku
Karna Dia memberi seseorang yang tak pernah berhenti mencintaiku
Terima kasih Ibu untuk yang terlewat atau nanti
Takan pernah mati kasihmu dalam hatiku
Sungkem untuk Ibu.

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #9 pada: Juli 29, 2008, 06:39:39 pm »
KALAH

Wajahku tak terlihat lebam
Hatiku yang memar setelah semalam aku lawan di riku
Aku kalah dalam duel
Jiwaku terkoyak
Aku di bawa dalam keadaan tanpa ingat
Terkapar dimana aku juga tak tau
Aku telah kalah
Sering kali keadaannya begini
Mengekang nafsuku saja aku tak mampu
Sesal sesal dan sesal
Kenapa tak bisa kalahkan diriku

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #10 pada: Juli 29, 2008, 06:41:20 pm »
Menelan pahit kutukan
Menjadikan diri sehat dalam tekanan
Walau hari hari penuh hasut
Yang membiarkan sejengkal tanah hilang
Dimana nanti tubuh ini membusuk
Sampai terlupakan oleh nyanyian
Biarlah tanganku berdarah
Biarkan mukaku marah
Matahari akan meronta sakit dan sembunyi
Karena kebersalahannya mengganti hari itu
Dan langitpun akan sadar
Bahwa cintaku bisa menendang siangnya jadi malam
Meski itu hanya dalam hati
Luka ini akan terus kuingat
Untuk nantiku membalas dendam
Dengan merobek langit yang telah diam

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #11 pada: Juli 29, 2008, 06:47:38 pm »
KEMBANG MALAM

Merasuk angin menampar malam
Menjamu gelap dengan lipstick tebal
Datang dengan sayup senja dijalan tak bertapak
Mencari tuan dengan langkahseribu galau
Menambah kuncup yang mekar di pinggir trotoar
Dengan senyum binal dan senjata handal
Menebar wangi jerat asmara
Mengikat nafsu tanpa terbayang dosa

Di pupuk nista untuk sebuah harga
Kian subur dengan desahan malam yang ngilu
Bekas darah menjerit mengutuk dan memaki
Untuk sisa perbuatan yang Belum tau ujungnya
Gelegak tawa puas mengantar terbang rupiah kedada

Besok anaku bisa minum susu lagi
Itu jawaban yang pernah kutanyakan padanya
Ataupun lebih sedih lagi untuk didengarnya
Gurat malam menyembur tanya
Mengapa tumbuh kembang disaat senja
Berpayung gedung tua susuri lorong panjang

Akan tumbuh setiap hari
Dijalan jalan kota yang penuh daki
Suara malam menuju tengah
Antar gegap tenggelam dalam riuh
Semakin keras yang meringis mengaduh


Malam semakin teduh
Lebih sedikit raja yang berkunjung
Binatang malam saja yang bersuara penuh tanya
Menyanyi ragu dengan situasi penuh wajah murung
Garis garis pagi sudah mengintip
Memaksa tempat untuk di sulap
Berubah bersih tanpa najis
Yang seolah tak pernah terjadi

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
bunga abadi yang sempurna
« Jawab #12 pada: Agustus 28, 2008, 03:17:56 pm »
Berurai ombak hitam rambutnya
Merekah indah bak delima di taman surga
Sayup hembusan nafasnya seperti seruling jiwa
Hipnotis kesempurnaan untuk mata yang melihatnya
Warna kulit yang tak bisa diuraikan oleh rasa kagum
Suara merdumu membius malam dalam keabadian
Yang takkan terang tanpa kerdipan indah bola mata
Haruskah aku mati ditebas tajam sayu tatapanmu
Tak tahu lagi berapa ribu kata untuk menggambarkan semua
Jantungku bisa ribuan kali berdetak untuk menahan perasaan
Cukuplah aku berandai untuk bisa memelukmu
Karena keindahanmu cukup menyejukkan
Untuk jiwa gersang yang kering oleh sayang
Semoga bunga ini di petik dewa
Dan abadi selalu mekar disurga
Untuk menebar wangi damai dalam setiap jiwa

.::senyum chandra::.

  • from djogdja with love...
  • Moderators
  • Hero Member
  • *****
  • Tulisan: 1.610
  • Reputasi: 11
  • Jenis kelamin: Wanita
  • wong djogdja ^^
    • Lihat Profil
terjerat gundah
« Jawab #13 pada: Agustus 28, 2008, 03:19:47 pm »
Gelap memasang jerat pada kebimbangan
Langkah ragu gontai kembali pada masa lalu
Deburan ombak lemah tak mampu capai kenyataan
Pasir pantai pun gemerisik resah
Berat menelan gundah kehidupan
Terdiam dan memandang kosong renungan
Lama sudah tercipta rasa ini
Kepedulian hanya sebuah angin yang membelai sesaat
Aku ingin kembali
Di buai ribuan mimpi tentang keindahan masa depan
Tak yakin lagi apakah aku mampu melewati
Setelah beberapa cinta yang pergi
Dalam sadar ku berfikir tentang damai
Bila nanti waktu tiba semua akan selesai
Berhenti untuk nafas
Dan kembali tanah pada tanah ini

peLangi hati

  • Jr. Member
  • **
  • Tulisan: 92
  • Reputasi: 1
  • Jenis kelamin: Wanita
  • i love you my brightest star............^^
    • Lihat Profil
Re: darinya untukku... sebuah publikasi puisi
« Jawab #14 pada: September 03, 2008, 11:13:42 am »
hening menghentakkan buai keangkuhan
meregang ketimpangan rasa
                               antara aku dan dia
tak terampas asa yang terlanjur terlontar mesra
merajut dosa atas nama cinta
kesal
marah
tak terpinang egoku oleh harapnya
biar semua kembali percaya
biar asa kita bersujud pada pastiNYA
meski perih harus tertanggung jua
tak mengapa..
jika kelak luka kan terbalut ikatan suci
hingga antara cinta, asa dan memoar
tak lagi hitam berkubung dosa